Claim Missing Document
Check
Articles

Community Based Tourism Mendorong Pariwisata Berkelanjutan Wisata Kapalo Banda Nagari Taram Kabupaten Lima Puluh Kota Qavka Navisa; Nurhaliza Maharani; Mutiara , Mutiara; Najwa Rosyidah; Letta Maharani; Muhammad Rifat Armensyah; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Fauzanah Fauzan El Muhammady
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.263

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana keterlibatan masyarakat lokal dan dukungan pemerintah dalam pengelolaan wisata Kapalo Banda atau yang dikenal dengan Wakanda (Wisata Alam Kapalo Banda) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan wisata serta dukungan pemerintah dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Teori yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini adalah teori agency Anthony Giddens.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, ditemukan masyarakat berperan sebagai agen penggerak kegiatan wisata, sedangkan pemerintah berperan sebagai stakeholder utama yang memberikan arahan dan dukungan terhadap pembangunan dan pengelolaan wisata kapalo banda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat khususnya pemuda Jorong Tanjung Ateh  memiliki inisiatif dan tanggung jawab dalam membangun serta mengelola  kawasan wisata secara mandiri melalui sistem bagi hasil dan kegiatan gotong royong rutin yang dilakukan. Community Based Tourism tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat tetapi juga dampak lingkungan dan juga meningkatkan hubungan sosial diantara masyarakat.
Objektivitas Penilaian Guru Pamong Pada Kompetensi Mahasiswa PLK Sosiologi 2021/2022 Universitas Negeri Padang di Kota Padang Mellnia E, Dinda; Nurlizawati, Nurlizawati; Syafrini, Delmira
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i2.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis objektivitas guru pamong dalam memeberikan penilaian pada mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022 Universitas Negeri Padang Di Kota Padang. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini dikarenakan masalah objektivitas penilaian guru pamong pada mahasiswa PLK ini menjadi permasalahan yang terjadi setiap periode PLK dilaksanakan, hingga hal tersebut membuat proses penilaian kepada mahasiswa PLK ini menjadi tidak objektif karena guru pamong melakukan penilaian yang timpang tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa PLK hingga akhirnya hal ini mempengaruhi objektivitas penilaian guru pamong pada kompetensi mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan tipe studi kasus, pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan 7 orang informan yaitu guru pamong sosiologi, 5 orang mahasiswa PLK. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian di SMAN 1 Padang, SMAN 2 Padang, SMAN 5 Padang, SMAN 7 Padang, SMA Pembangunan Laboratorium UNP, SMA Pertiwi 1 Padang. Hasil penelitian ini menunjukan objektivitas penilaian yang dilakukan oleh guru pamong ketika memberikan penilaian pada mahasiswa PLK sosiologi 2021/2022 dapat dikatakan timpang karena guru pamong melakukan penilaian tidak sesusai dengan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa PLK yang artinya penilaian yang dilakukan guru pamong tersebut mempengaruhi objektivitas. Dilihat dari 3 aspek dan 5 faktor penilaian yang di lakukan oleh guru pamong yaitu aspek profesional yang meliputi; 2 faktor yaitu: Pemberian nilai PLK didasarkan keterlibatan membantu merancang perangkat pembelajaran guru pamong, penilaian dilakukan oleh mahasiswa bersangkutan. Aspek emosional dan keperibadian yang meliputi; Rasa simpati dan empati guru pamong dalam memberikan penilaian, sikap patuh dan kedisiplinan mahasiswa mempengaruhi penilaian, toleransi terhadap kesalahan sebagai proses belajar serta aspek sosial.
Konstruksi Gaya Hidup Skena Kalcer di Kalangan Remaja Kota Padang Kurnia, Muhammad Reza; Syafrini, Delmira
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1508

Abstract

Artikel ini tentang fenomena skena kalcer sebagai bentuk ekspresi diri dan identitas baru di kalangan remaja urban, khususnya di Kota Padang. Gaya hidup ini tidak hanya mencakup aspek fashion dan musik, tetapi juga menjadi media untuk pembentukan identitas sosial dan pencarian pengakuan di lingkungan sebaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konstruksi gaya hidup skena kalcer terbentuk dengan menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, teknik snowball, dan melibatkan 10 informan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi gaya hidup skena kalcer berlangsung melalui tiga tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Eksternalisasi tampak melalui ekspresi remaja dalam fashion, musik, dan aktivitas nongkrong di coffee shop, objektivasi muncul ketika simbol-simbol tersebut diterima sebagai ciri khas anak skena kalcer; dan internalisasi terjadi ketika nilai-nilai skena kalcer melekat sebagai bagian dari identitas diri. Temuan ini memperlihatkan dinamika sosial dan kultural remaja dalam membangun identitas di tengah budaya populer dan media digital.
Beyond the binary: a rational choice analysis of women's agency in marriages with transgender women in Indonesia Rina Minita Gusliana; Delmira Syafrini; Fatmariza Fatmariza; Wirdanengsih Wirdanengsih
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1205000

Abstract

Research on non-normative family forms has largely focused on same-sex relationships or transgender individuals’ personal identities, while little attention has been given to marriages between transgender women and women in socially conservative settings. This study examines women’s motives for marrying transgender women, the strategies couples use to sustain their households, and community responses to these unions in Kaur Regency, Indonesia. The research employs an interpretive phenomenological approach to explore how women interpret and rationalize their marital decisions within a context characterized by strong marital expectations, limited relational options, and persistent social stigma. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and document analysis involving seven transgender women–women couples and several supporting informants. The findings reveal that women’s marital decisions were shaped by reflective evaluations of relational safety, emotional stability, and prior experiences in heterosexual relationships. Household sustainability was maintained through adaptive practices such as open communication, negotiated economic responsibilities, and flexible gender roles. Community reactions were characterized by ambivalence, combining normative stigma with pragmatic tolerance when couples were perceived as maintaining social harmony. These findings extend rational choice perspectives by demonstrating how emotional security and relational stability function as central criteria in marital decision-making under socially constrained conditions.
Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Peningkatan Inovasi Pengelolaan Sampah Menjadi Barang Bernilai Guna di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh Kabupaten Solok Syafrini, Delmira; Fadilah , Muhyiatul; Amelia, Lia; Susilawati, Nora; Sylvia, Ike; Permata, Bunga Dinda; Yolanda, May Nessa; Rahman, Sabar Aulia
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1731

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi strategi penting dalam mewujudkan pembangunan desa berkelanjutan, khususnya pada wilayah dengan potensi wisata seperti Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. Nagari ini menyimpan keindahan alam yang memukau dan berpotensi sebagai Kawasan wisata. Namun memiliki permasalahan utama yang seringkali dihadapi yaitu tingginya volume sampah rumah tangga, pertanian, dan aktivitas pasar yang tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana pengelolaan yang memadai, termasuk tidak tersedianya tempat pengumpulan sampah permanen. Akibatnya sampah banyak ditumpuk di pinggir jalan, area permukiman, bahkan dibuang ke sungai yang menyebabkan pencemaran lingkungan dan banjir. Padahal sampah tersebut merupakan sumber daya penting yang dapat diolah menjadi barang bernilai guna dan bernilai jual. Permasalahan ini menjadi alasan pentingnya pemberdayaan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh. Sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra, dilakukan pelatihan pada tanggal 14- 28 Juli 2025 pengelolaan sampah berbasis masyarakat sesuai dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dengan memanfaatkan sampah organik dan anorganik yang dihasilkan masyarakat. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dan hasil tani menjadi barang bernilai guna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik, pembuatan pupuk kompos dan ekoenzim, serta pengolahan sampah anorganik menjadi produk kerajinan yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Nagari Tangguh Bencana Berbasis Modal Sosial dan Kearifan Lokal Syafrini, Delmira; Mardhiah, Desy; Ikhwan; Fahmi, Khairul; Hasmira, Mira Hasti; Nora, Desri; Saputra, Hanafi; Kartika, Rani; Deptiana Sari, Manya; Saputri, Fadilla; Arone, Chikita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1732

Abstract

Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, adalah sebuah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam. Dengan ketinggian 900–1.200 meter di atas permukaan laut, nagari ini memiliki tanah yang subur, membuat sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan. Namun, di balik keindahan alamnya, nagari ini juga menyimpan potensi kerentanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, erupsi gunung, longsor, dan banjir bandang. Sayangnya, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan dan mitigasi bencana masih sangat rendah. Permasalahan ini mendorong pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan nagari tangguh bencana berbasis modal sosial dan kearifan lokal. Sebagai solusi, dilakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jenis dan karakteristik bencana di wilayah perbukitan dan pegunungan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai gejala alam yang menjadi pertanda bencana, serta tindakan spontan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Edukasi ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai panduan dalam memperkuat tindakan kolektif. Pengetahuan ini sangat krusial karena dapat memengaruhi keselamatan masyarakat. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana, tanda-tanda alam, risiko, serta aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan di Desa Wisata Pariangan Havizah Permata. S; Delmira Syafrini; Harsellya Humayrrah; Hanna Alifia Handi; Fathia Elkhaira; Carina Rianto; Intan Amanda Wulandari; Jihan Afifah; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.8

Abstract

Desa Wisata Pariangan diakui sebagai salah satu desa terindah di dunia, seperti yang tertulis pada artikel World’s 16 Most Picturesque Village. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan di Nagari Tuo Pariangan. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena keindahan Desa Pariangan ini membuka peluang ekonomi yang besar bagi masyarakat, maka penelitian ini melihat keterlibatan masyarakat dalam tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan desa wisata, serta dampaknya terhadap pelestarian nilai-nilai sosial, budaya, kearifan lokal, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori struktural fungsional oleh Talcot Parson, asumsinya yaitu masyarakat merupakan suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bagian atau elemen yang saling berkaitan dan saling menyatu dalam keseimbangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kasus. Kriteria informan penelitian ini adalah masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam perencanaan sampai evaluasi dalam pembangunan wisata Pariangan. Observasi dilakukan untuk mengamati peninggalan budaya dan cafe. Dokumentasi dilakukan untuk memotret penemuan yang berkaitan dengan upaya masyarakat untuk meningkatkan wisata desa Pariangan. Studi kepustakaan digunakan untuk memperkaya sumber data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Partisipasi aktif masyarakat dimulai dari perencanaan yakni melibatkan seluruh masyarakat dalam perencanaan desa wisata Pariangan, dalam pelaksanaan masyarakat membuat cafe-cafe, wisata peninggalan budaya, dan pemandian air panas, dan pada evaluasi dengan keikutsertaan masyarakat dalam menilai serta mengawasi kegiatan wisata desa Pariangan. Kerjasama antara masyarakat, pemerintah dan akademisi menjadikan Pariangan sebagai contoh sukses pembangunan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata Silfia Rahmi; Delmira Syafrini; Nara Ramadani; Ririn Desti Putri; Salma Hayati; Siti Roziana; Salsabila Muhadi; , Siti Nurhaliza; Nathania, Callista Salma; Tiara Syabrina Wulandari; Syarah Maulina Putri; Permata, Bunga Dinda
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan partisipasi masyarakat Kota Sawahlunto dalam melestarikan cagar budaya. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena partisipasi lokal dalam pelestarian Cagar Budaya sangat krusial untuk keberlanjutan pariwisata sehingga partisipasi masyarakat sangat penting sebagai upaya keberhasilan wisata cagar budaya Kota Lama Sawahlunto. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah Teori Asset Based Community Develovment oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Adapun kriteria informan dalam penelitian ini diantaranya masyarakat lokal, pemerintah, dan pedagang.  Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dimana peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan pelestarian cagar budaya. wawancara yaitu mengumpulkan informasi-informasi mengenai partisipasi masyarakat dalam pelestarian cagar budaya Kota Lama Sawahlunto, dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data-data terkait pelaku wisata pendirian cagar budaya.  Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, partisipasi masyakarat Kota Sawahlunto adalah ikut serta dalam melestarikan cagar budaya, kedua, menjaga warisan budaya tersebut dengan tidak mengubah bentuk fisik bangunan atau melakukan konservasi, ketiga, adanya peran dan dukungan dari pemerintah, seperti memberikan dana dan menyediakan fasilitas.
Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat: Pengelolaan Wisata di Kawasan Danau Atas Sumatra Barat Dwi Kurnia Putri; Delmira Syafrini; Gustila Hasanah; Enjhel Tyara; Maitri Pinta; Fitri Yulianti; Jannatul Arifa; Jessica Devani; Diella Nanda Paramitha; Diah Handayani Lubis; Permata, Bunga Dinda
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengelolaan wisata berbasis masyarakat di kawasan Danau Atas, Alahan Panjang. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena pengelolaan berbasis pariwisata masyarakat masih jarang diterapkan secara optimal sehingga berdampak kepada pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori AGIL oleh Talcott Parsons. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang yang terdiri dari pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi yang diamati adalah kegiatan di kawasan wisata Danau Atas, termasuk interaksi antara pengunjung, pedagang, pengelola, dan petugas kebersihan, serta upaya masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Wawancara dilakukan dengan pengelola wisata, pedagang, wisatawan, dan petugas kebersihan untuk menggali pandangan mereka tentang peran dalam pengelolaan wisata, dampaknya terhadap ekonomi lokal, dan upaya menjaga lingkungan. Dokumentasi yang dikumpulkan mencakup foto-foto kegiatan wisata, kondisi kawasan, serta catatan dari observasi dan wawancara yang mendukung temuan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kawasan danau atas Alahan Panjang yang pertama, Peran Aktif Dalam Pengelolaan Wisata. Kedua, Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Ekonomi Lokal. Ketiga, Kolaborasi Dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan.
Rendahnya Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Jembat-an Lolong di Lolong Belanti Kota Padang Fitri Yanti; Delmira Syafrini; Rosidah Rosidah; Hana Thalia Puspita; Khaira Nisa; Khoirin Yelnisa; Shinta Rahmadhani; Hamila Yatursi; Rara Amanda; Ratna Juwita; Selvia Putri Darni; Fadilla Saputri
Social Empirical Vol. 1 No. 2 (2024): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v1i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan Jembatan Lolong di Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena realitanya keterlibatan masyarakat berpengaruh terhadap proses pembangunan. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Lolong Belanti, yang merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Padang Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Teori yang digunakan sebagai dasar analisis temuan adalah Teori Modernisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan teknik analisis interaktif dari Miles dan Huberman dengan tahapan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor, meliputi sistem tender yang tidak melibatkan masyarakat, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, minimnya komunikasi dalam proses pembangunan, dan tidak adanya musyawarah yang partisipatif. Masyarakat merasa tidak dilibatkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, yang berdampak pada rendahnya rasa memiliki dan kepercayaan terhadap proyek pembangunan.
Co-Authors , Siti Nurhaliza Achmad, Nadyan Adellia Mutiara Putri Adinda Larashati Azzahra Adiyalmon Adiyalmon Adri Febrianto Adzmy Altha Azkiya Afifah, Nurul Muthia Afriva Khaidir Aget Sepriadi Agriza, Muhammad Rivaldo Agus Ramanda Ahmad Yusuf Ahmad Zia Fadelzi Aisyah Zahra Ajeya Tymalfin Radasa Al Hakim, Muhammad Falih Al Mustakim, Muhammad Gauvi Aldya Andhika Adlan Alfarozi, Zikri Alifia Izmi Azzahra Aliya Rhamadani Aliya Syaputry Alpin Muhardika Alya Farhani Alycia Safana Milanda Ameydea Nisratil Wahyuni Ananta, Chelly Andari, Shifa Hulqha Andrianus Andrianus Andrianus Andrianus, Andrianus Anggara Surya Pratama Anggita Mutia Sari Anggraini, Tiara Putri Ani Gustina Annisa Febriana Yasmin Annisa Khomsi Rahmawati Annisya Sukma Dewi Ardiani Fadila Arieska Dwi Asmil Arone, Chikita Arrafly, Zaki Mubarok Artha Yudilla Asifa Zahwa Asifa Zahwa Atiqah Mufidah Aulia Agustina Wardianti Aulia Mailiana Aulia Nabila Sarweni Aulia Uzzaki Avisenna Jemika Aziza Zakiah Azkia, Rice Yunica Azmi Fitrsia Azzrany, Rizky Baehaqi Bima Hesadiwana Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Permata Bunga Dinda Pertama Carina Rianto Catur Widiatmoko Catur Widiatmoko Daffaa Febryan Darwas, Rahmadini Dendy Marta Putra Deo Antoni Pratama Deptiana Sari, Manya Dewi Sartika Nainggolan Dewi, Susi Fitria Diah Handayani Lubis Dian Aulia Purnama Dicky Aulia Perdana Dicky Aulia Perdana Diella Nanda Paramitha Difa Afriani Salsabila Dila Aulia Dimas Alji Prasetyo Dira April Indria Dira April Indria Dwi Kurnia Putri Dwi Sulistia Wati Dwiyuliana Putri Dyanatul Arsyi Eka Asih Febriani Elank Jatadris Elbunia Untari Elsa Putri Hardyanti Elsa Rahayu Elvaririn, Elvaririn Elvina Rusma Nengsih Elvira Gustia Ema Oktavia Ramadhani Enjhel Tyara Erda Fitriani Erda Fitriani Eri Sakinah Piliang Erianjoni Erianjoni Exelly Ananda Rinzzy Eza Permata Sari Fadilah , Muhyiatul Fadilla Saputri Fadilla Saputri Fahrishal Pratama, Putra FAJRINA, SUCI Fanny Pratiwi, Fanny Fara Aisyah Zalma Farhan Alhi Linadri Farisa Farisa Aulia Fathia Elkhaira Fatima Natasha, Putri Fatmariza Fatmariza Fauzanah Fauzan El Muhammady Fauziah Nadila Nelson Putri Febi Dwi Lianda Fira Fadila Firsty, Nadya Komala Fitri Arsih Fitri Yanti Fitri Yulianti Fitria Afifah Fitrisia Munir Fitrisia, Azmi Frischa, Nadinda Jeehan Ghina Asyifa Rahmadani Gustila Hasanah Hafid Pradana Halimahtusyadiah Liszar Awalni Awalni Hamila Yatursi Hana Thalia Puspita Hanafi Saputra Hanafi Saputra, Hanafi Hanifa Yulia Putri Hanna Alifia Handi Harahap, Elina Wasila Harsellya Humayrrah Havizah Permata. S Husnatul Ayni Ika Sandra Ika Sandra Ike Sylvia Ikhwan Ikhwan Ikhwan Indah Syafitri Indrawadi, Junaidi Indriasari, Ratna Intan Amanda Wulandari Intan Wulan Dari Irvan Rasyid Irwan Saputra Isnarmi Moeis Iwata, Muhammad Raihan Jannatul Arifa Jessica Devani Jihan Afifah Kartika, Rani Khair, Otti Ilham Khaira Nisa Khairah Fadlah Nasifa Khairani, Zil Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khairul Fahmi Khoirin Yelnisa Kiki Amalia Citra Kurnia, Muhammad Reza Laras Andira Larasta Agustina Leona Saskia Letta Maharani Lia Amelia Lia Amelia Lia Amelia Lidya Lastuti Lirra Dwinaya Rachma Lovia Phica Yola Emilza M. Arkhan Rodhiah M. Yogi Riyantama Isjoni Maisa, Nazwa Luthfia Maitri Pinta Mardhiah, Desy Maria Montesossori Marlina, Yayuk Marsya Fitri Sazali Marwatil Husna Meilany Putri, Sausan Mela Yuliana Melia Susanti Susanti Mellnia E, Dinda Metra Alvionita Mila Gusnita Mira Hasti Hasmira Mitzy Metaria Situmorang Monatio siregar Mona Monica Putri Muhammad Aidil Muhammad Aidil Muhammad Alfian Muhammad Alfian Muhammad Arif Muhammad David Hendra Muhammad Rif'an Muhammad Rifat Armensyah Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Rizki Alvarizi Muhammad Satria Zaky Muhammad Satria Zaky Muhammad Yahya Muhyiatul Fadilah Muhyiatul Fadilah Muliati Sukma Munir, Fitrisia Mutia Puspita Sari Mutiara , Mutiara Mutiara Qolbuna Mutiara, Rara Indah Nabila Prisyairin, Syaluna Nabila Zavrilia Nabilah, Nada Nafisa Reva Arianto Nahdah Kamilia Nailatul Husna Najwa Rosyidah Nara Ramadani Nata, Rizki Hardi Natasya Epriline Alvin Natasya Permata Guselsa Nathania, Callista Salma Nazifa Neysha Gumanti Neza Rahma Dianti Niken ayu Pratiwi Ningsih, Tri Zahra Niswani Rahmi Nora Susilawati Nora, Desri Novran Juliandri Bhakti Nur Aini Nur Aisyah Nurhaliza Maharani Nurlizawati Nurlizawati, Nurlizawati Octari, Feby Tria Ofianto, Ofianto Oktarina, Sherly OTTI ILHAM KHAIR Permata, Bunga Dinda Priskila Natasia Br. Saragih Pujawulan Dari Putra, Dendy Marta Putri Cindy Clarissa Putri Cindy Clarissa Clarissa Putri Rahma Dani Putri, Naysila Berliandri Putri, Syadza Hanifa Qavka Navisa Raditia, Rasya Dwi Rafif Aradhi, Muhammad Rahimullaily Rahimullaily Rahma Juita Rahman, Sabar Aulia Rahmat Maulana Kurniawan Rahmi, Ulfia Raihani Sava Alzena Raihani Sava Alzena Ramadani Fitriyah Harahap Ramadani Fitriyah Harahap Rani Kartika Rara Amanda Rasyadah Karimah Rasyid, Zaki Ibnu Ratih Haifa Putri Ratna Indriasari Ratna Juwita Ratu Fitri Aisyah Refni Junita Sari Renaldi Aprinel Putra Reno Fernandes Reri Damai Gea Restian Oktavia Reza Mai Saputri Saputri Rezki Amelia Rezki Amelia Safitri Rezki Rinaldi Rhavy Ferdyan Ridha Alma Rijani, Zahara Rina Minita Gusliana Rina Rasyada Rasyada Ririn Desti Putri Roni Ramadani Rosidah Rosidah Rosmadi bin Fauzi Rustam, Raudhah Binti Sabar Aulia Rahman Sabrina Asyifa U Nabila Sabrina, Syifah Ayu Lia Sakina Rihadatul ‘Aisa Syasfa Salina Salina Salma Azzahra Nabila Salma Hayati Salsa Martavena Salsabila Luthfiyana Salsabila Muhadi Salsabila Ramadani Sitompul Salsabila, Ghina Salsabila, Nada Nafisyah Salsabilla Ummara Sandro J.O Tampubolon Saputri, Fadilla Sari, Rosalina Mustika Selfira Cania Selvia Putri Darni Septrian Ramadhani Shilva Putri Mahendra Shinta Rahmadhani Silfia Rahmi Siti Faizah Atika Maisyah Siti Nurusyifa Yasmin Rinandi Siti Roziana Sonia Sonia Stefani Karina Syafitri Sufia Amini Sukma Puspita Sawitri Syahira, Puti Syahputri, Rima Syaiful Wahid Syarah Maulina Putri Syifa Al-Mira, Siti Jasmine Syiva Rezki Tasya Afridani Tasya Martasari Tiara Sabrina Wulandari Tiara Syabrina Wulandari Tri Sandy Mareta Ufhira Nizea Vioni Siti Nurhadijah Waafirah, Najwa Izzatul Wahyuni, Nazwa Wahyuni, Sri Welasari Welasari Welasari, Welasari Wirdanengsih Wirdanengsih Wirdanengsih Wita, Gusmira Yanti, Refny Yolanda, May Nessa Yosi Azari Yuanda, Tazkiyah Yudrison Yulia Rahmadona Yunita, Intan Afri Zahra Najla Zhaskiah Amelia Zoya Anandhita Ifwan Zusmelia Zusmelia