Claim Missing Document
Check
Articles

FUNGSI SEMANTIK KOSAKATA ETNOBOTANI MELAYU SUKADANA Jupitasari, Mellisa; Saman, Sisilya; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsi semantik kosakata etnobotani khususnya pada pemanfaatan tumbuhan obat-obatan pada masyarakat Melayu di Kecamatan Sukadana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan kajian semantik leksikal untuk menganalisis fungsi semantik dari kosakata etnobotani Melayu Sukadana. Penelitian ini dilakukan pada empat desa di Kecamatan Sukadana yaitu Desa Benawai Agung, Desa Sutera, Desa Pangkalan Buton, dan Desa Harapan Mulia. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari penutur bahasa Melayu di Kecamatan Sukadana yang mengetahui mengenai kosakata etnobotani Melayu Sukadana yang khususnya dimanfaatkan dalam pengobatan. Penelitian ini berhasil menghimpun 161 kosakata tumbuhan etnobotani Melayu Sukadana. Hasil penelitian dengan kekhasan lokal kedaerahan ini diharapkan dapat terinventarisasi dan terdokumentasi dengan baik sehingga dapat bermanfaat terutama dalam pengayaaan bahan bantu ajar di sekolah dalam mengajarkan muatan lokal bahasa daerah. Kata Kunci: Fungsi Semantik, Kosakata Etnobotani, Melayu Sukadana. Abstrack: This research aims to describe semantic function of ethnobotanic vocabularies, especially on the usage of medical plants in malay society in Sukadana. This research use qualitative descriptive method and lexical semantic approach to analyze semantic function of Sukadana Malay ethnobotanic vocabulary. This research was done in four villages in Sukadana, i.e. Benawai Agung village, Sutera village, Pangkalan Buton village, and Harapan Mulia village. The source of data is native speakers of Malay in Sukadana who know about Sukadana Malay ethnobotanic vocabularies which are used in medical treatment. This research manages to collect 161 Sukadana Malay ethnobotanic vocabularies. The result of this research which contains local uniqueness is hoped to be inventoried and documented well so that it will be useful especially in enriching learning material in local language teaching. Key word: Function of Semantic, Ethnobotanic Vocabulary, Sukadana Malay
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VI SDS KRISTEN KANAAN KABUPATEN KUBU RAYA Kurniawati, Dewi; Salem, Laurensius; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Data dalam penelitian ini adalah daftar nilai hasil belajar siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Hasil analisis data menunjukkan keterampilan berbicara siswa meningkat dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe bercerita berpasangan.Kata kunci : keterampilan berbicara, pembelajaran kooperatif, bercerita berpasangaanAbstract : The purposes of this research are to investigate and describe the enhancement of students speaking skill on 6th grade students of SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. The method in form of qualitative. The data source of this research is the score list of students learning outcome or result on 6th grade students of SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. The finding of data analysis shows that students speaking skill improves with the implementation of storytelling in pair type of cooperative learning.Keywords : speaking skill, cooperative learning, storytelling in pair
LEKSIKON AMAIK DALAM RITUAL NAAH PADI PADA MASYARAKAT DAYAK SALAKO DI KECAMATAN SAJINGAN BESAR SAMBAS Iyon, Firminus; Amir, Amriani; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract Amazon's lexicon of rice is a component of language communication  that contains the meaning and usage of words in the language. Amaik rice is the rule of things prohibited and abstinent in the form of speech and action in rice farming activities. This is the reason the researchers chose amaik rice in Dayak Salako language. The wisdom of the Dayak Salako rice field traditions is a distinct characteristic of the other Dayak sub-groups. Rice is considered a sacred object that has a spirit that should be given special treatment through traditional ritual traditions. Amaik rice contains a meaning that has cultural aspects and culture of the culture owner's community. So amaik rice is maintained. Dayak Salako is one of the Dayak sub-villages area in Sajingan sub-district Sambas District. The research was conducted in Sasak village of Santaban village, Sajingan Besar sub-district of Sambas district, which is a residential area of indigenous Dayak Salako community. This study includes rice amaik's speech, lexicon form amaik rice, and cultural sense amaik rice. Keywords: lexicon, Amaik, Dayak Salako
KHAZANAH LEKSIKON KEPADIAN DALAM MASYARAKAT DAYAK KANAYATN BANANA’-AHE KABUPATEN LANDAK Selpiana, Selpiana; Madeten, Sisilya Saman; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 9 (2018): September 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                           AbstractThis study provides views on rice related to tools for planting and harvesting rice or even knowing the part of rice in Sabaka Village, Mempawah Hulu District, Landak Regency. The problem in this study is how the lingual lexicon unit forms, the lexical meaning, the cultural, and the level of understanding the rice lexicon. The purpose of this study describes the lexicon of occurrence. The method used is descriptive and qualitative research forms. The source of this research data is the informant and the data in the form of lexicon of the treasures of the Dayak Kanayatn Banana'-Ahe community of Landak Regency. The techniques used are interviews and data collection tools are recorders, cameras, pens and notebooks. Based on the results of data analysis found one hundred six (106) lexicon data that consists of the number of parts of rice plants, animals and plants disturbing rice plants, the process of rice cultivation, objects related to rice, tools used in rice farming, soil types, types of rice, the material used for completing the custom of paddy farming, the actors who play a role, the time of implementation, the flow of rice into rice, the tools used for planting and harvesting rice.                                                                                     Keywords: treasure, rice, lexicon, and sense 
PEMAKNAAN KATA-KATA MANTRA SEMBODOH (PENAKLUK) MASYARAKAT MELAYU BANJARSARI KECAMATAN KENDAWANGAN KAKABUPATEN KETAPANG: KAJIAN SEMIOTIK Rapika, .; Saman, Sisilya; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan dan mendeskripsikan kata-kata dalam Mantra Sembodoh (penakluk) masyarakat Melayu Banjarsari Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif berbentuk kualitatif, dengan pendekatan semiotik. Sumber data  adalah kata-kata dan kalimat-kalimat dalam mantra sembodoh (penakluk), sedangkan datany adalah mantra sembodoh (penakluk) yang diucapkan oleh kedua informan yaitu Ibu Nuraya dan Ibu Muliati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan perekaman. Alat pengumpul data penelitian ini adalah alat perekam dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data, bahwa pada pembacaan semiotika tingkat pertama (heuristik) yaitu menghasilkan sebuah heterogen yang tidak gramatikal, terkoyak-koyak dan tidak padu. Seolah-olah tidak ada kesinambungan baris demi baris atau bait demi bait dalam puisi tersebut, sedangkan pembacaan semiotika  tingkat kedua (hermeneutik) ini diperoleh sebuah makna secara keseluruhan antara kata-perkata, kalimat-perkalimat, serta menunjukan citraan visual dan lariknya terikat rima.   Kata kunci: semiotik, heuristik, hermeneutik, dan kata-kata mantra Abstract: This research purposed to classificating and descripting the words in Sembodoh Spell (conqueror) the people of Banjarsari Malay Kendawangan Subdistrict Ketapang District. The method used is descriptive method and qualitative form, with the semiotic approach. The data source is Sembodoh spell (conqueror) that said by two informant, they are Mrs. Nuraya and Mrs. Muliati. The data collecting technique using interview technique and recording. The data collecting instrument are video and sound recorder and interview guide. Based on data analyze result, the research result shows that at first level semiotic reading (heuristic), that is a heterogeneity that ungrammatical, ripped, unsolid. Looks like has no connection line by line or bait by bait in the poetry. While the second level semiotic reading (hermeneutic) gained all meanings and solid in words by words, sentence by sentence, and shows visual image and the line tied to the rhyme.   Keywords: Semiotic, heuristic, hermeneutic, and spell words
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA SURAT DINAS DI KANTOR KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Yulandari, Tiara; Muzammil, Ahmad Rabi ul; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 9 (2019): September 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Research on the use of language in official letters at the Pemangkat District office in Sambas City focuses on the use of language in letters issued by the government of Pemangkat District. The use of the language in question is the Indonesian Spelling, diction, and effective sentences used in outgoing letters in May, June, and July 2018. The focus is in accordance with the formulation of the problem directly related to the research objectives, namely: (1) Describe the use of Indonesian Spelling on official letters in the pemangkat sub-office, (2) Describing the use of diction on official letters in the pemangkat sub-office, (3) Describing the use of effective sentences in official letters in the Pemangkat sub-district office, and (4) describing plans for implementing research results about official letters and class VII Indonesian language learning based on the 2013 curriculum.This research uses descriptive method and is in the form of qualitative. The data of this study are written on a letter issued by the government of Pemangkat District. The data source of this research is the letter out of Pemangkat District office in May, June, and July 2018. Data collection techniques used in this study are documentation techniques. Keywords: Official Letters, Indonesian Spelling, Dictation, Effective Sentences, Pemangkat District.
PERISTILAHAN PERSENJATAAN TRADISIONAL MASYARAKAT MELAYU DI KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Siska; Susilo, Firman; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini penelitian adalah mendeskripsikan peristilahan persenjataan tradisional masyarakat Melayu di Kabupaten Sambas berdasarkan komponen makna peristilahan, makna leksikal peristilahan, dan fungsi peran persenjataan tradisional tersebut. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan kajian semantik leksikal. Sumber data dalam penelitian ini, peneliti ambil dari penutur bahasa Melayu Sambas yang mengetahui mengenai peristilahan persenjataan Melayu Sambas. Penelitian ini berhasil menghimpun peristilahan persenjataan tradisional Melayu Sambas. Keseluruhan data tersebut dihimpun dengan memperhatikan bagian senjata, bahan pembuatan senjata, motif dan desain, dan cara penggunaannya. Dari penelitian ini terkumpul  21 jenis senjata, 29 bagian senjata, 21 bahan dasar pembuatan senjata 19 motif dan desain senjata, 21 cara penggunannya. Hasil penelitian dengan mengangkat budaya lokal daerah ini diharapkan dapat terinventarisasi dan terdokumentasi dengan baik sehingga dapat bermanfaat terutama dalam pengayaaan bahan bantu ajar di sekolah dalam mengajarkan muatan lokal bahasa daerah. Kata Kunci: Peristilahan, Persenjataan Tradisional, Melayu  Sambas Abstract: The research objective of this study is to describe terminology traditional weapons Malay community in Sambas district based component of the meaning of terminology, terminology lexical meaning, and function of the role of traditional weaponry. Researchers using qualitative descriptive methods and assessment approaches lexical semantics. Source of data in this study, researchers took from Sambas Malay language speakers who know the terminology Sambas Malay weaponry. This study managed to collect terminology Sambas Malay traditional weaponry. Overall the data is collected with regard parts of weapons, weapons-making materials, motifs and designs, and how to use it. From this research collected 21 types of weapons, weapons parts 29, 21, 19 the manufacture of weapons and weapons design motif, 21 way consumer. Results of the research with the local culture of this region is expected to terinventarisasi and well documented to be useful especially in Enrichment materials teaching aids in schools to teach the local content of regional languages.   Keywords: Terminology, Traditional Weapons, Malay Sambas
ANALISIS POLA IKAT PADA TARI JEPIN TALI BUI KELURAHAN BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA Novitasari, Dewi; Istiandini, Winda; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya penulisan mengenai pola ikat pada suatu tarian Jepin Tali Bui, serta kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap kebudayaan tari tradisional daerah setempat yang mengalami kepunahan. Satu diantara tari tradisi tersebut ialah Tari Jepin Tali Bui yang berada di Batu Layang Kota Pontianak Kalimantan Barat. Bentuk metode yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk kualitatif bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskriptifkan yang terdapat pada pola ikat tari JepinTaliBui serta menganalisisnya. Pendekatan yang digunakan etnokoreologi.Data penelitian berupa hasil dari wawancara, video, dan foto tari Jepin Tali Bui sesuai dengan masalah penelitian yang dipaparkan. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data berupa teknik perpanjangan pengamatan dan teknik triangulasi. Adapun rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana pola ikat pada tari Jepin Tali Bui? 2) Bagaimana keterkaitan gerak tari dalam proses pola ikat pada tari Jepin Tali Bui? 3) Bagaimana rancangan implementasipembelajaran seni budaya kelas VII pada materi pola ikat tari Jepin Tali Bui terhadap seni tari?.   Kata Kunci: Pola Ikat, Jepin Tali Bui, Kelurahan Batu Layang.   Abstract:This research is motivated lack of research on the ligament pattern on a bui rope dance jepin, and lack of public awareness and government against the local traditional dance cultures that experienced extinction. One among the traditional dance is jepin rope dance bui who are in the Batu Layang city of Pontianak in west Kalimantan overpass. As for the formulation of research problems is: 1) how patterns strap fastening on the dance belt strap jepin bui? 2) how linkages dance movement in the patterns on the dance belt strap jepin bui? 3) how to learning design the implementation of cultural arts class VII the material the patterns on the dance belt strap jepin bui to dance?   Key words : Pattern Bunch, Rope Jepin Bui, Kelurahan Batu Layang.
UJARAN INTEROGATIF BAHASA MELAYU SAMBAS DALAM FILM JEMBATAN JODOH Hazela, Hesti; Muzammil, Ahmad Rabi’ul; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe background of this research problem is the interrogative utterance of the Sanbas Malay language in the film Jembatan Jodoh as a syntactic study. The problem in this study is how the types, markers, and interrogative sentence patterns in the film Jembatan Jodoh and drama text lesson plans in learning Indonesian in junior high school class 8. Descriptive method. Data collection techniques refer to note taking techniques and note taking techniques. Laptop data collection tools and stationery. Based on the results of the study found five interrogative utterances, namely interrogative sentences asking for acknowledgment of answers, asking for information about one of the elements (functions) of the sentence, asking for reasons, asking for opinions or ideas of others, and presenting. Two markers were found namely -lah and -kah. Four interrogative sentence patterns were found namely Intr + FN, Intr + FAdj, Intr + FNum, Intr + Adver. This research is used as teaching material for learning Indonesian curriculum 2013 in the seventh grade junior high school even semester. Keywords: Film Jembatan Jodoh, Interrogatif Speech, Sambas Malay
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PADA MEDIA LUAR RUANG DI KOTA SINGKAWANG Sari, Nilam; Amir, Amriani; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract The Research on the use of language on outdoor media in Singkawang City focuses on the physical variables, language variables, legal variables, and criteria of language situations in accordance with the formulation of problems related to research purposes that is to describe the use of language on outdoor media in Singkawang City based on physical variables and legal variables, describe the analysis of language usage on outdoor media in Singkawang City based on language variable, and describe the criteria of language situation of language use on outdoor media in Singkawang City based on assessment instrument. Data that can be collected amounted to 192 data. The data are grouped into 7 groups of monitoring objects and described in general. After that, the data is classified into 5 research objects and analyzed based on the formulation of the problem. Based on the results of data analysis of outdoor media in Singkawang get score 245,3.This result determines that Singkawang City is included in a controlled area criterion III, areas where the use of foreign languages is sufficiently under control, with more priority on the use of Indonesian language or the preservation of regional languages. Keywords: Outdoor Media, Physical Variables, Language Variables, Legal  Variables, Singkawang City.   Top of Form          
Co-Authors . Darmayani, . . Ermanto . Mursidin, . . Najua, . . Rapika . Septiandi ., A. R. Muzammil A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abrora, Nur Khansa Ade Safitri, Ade Agus Wartiningsih Ahadi Sulissusiawan Ahmad Rabiul Muzammil Ahmad Yani T Amriani Amir Ana, Meiliana Vena Anastasia, Indrayani Anderbeck, Karl Angeline, Brigita Agnes Anggraeni, Viola Nur Apriananda Ani Novela, Windi Anita Wulandari, Anita Antero, Pandu Aprialzen, Zanika Aprianto, Andika Apriyani, Tri Ardiansyah, Deki Prasetya Ari Asfar, Dedy Arianto, Anisa Maharani Arif, Nurul Latifah Arwani, Khozin Asfar Muniir, Asfar Asfar, Dedy Ari Asfar, Dedy Ary Asrica, Wirit Asrul Asrul Atika, Nur Auliawati, Sri Beny Beny Bernadetha Nadeak Binar Kurniasari Febrianti Cendi, Indah Putri Chairil Effendy Chania, Auly Christanto Syam Cristimorri, Wilhelmus Damayanti, Sisilia Yunita Darpid, Darpid Dazulli, M. de Vera, Rosemarie Virginia M. Dedy Ari Asfar Devi Rahmawati, Devi Deviyanti, Resty Dewantari, Resti Dewi Kurniawati Dewi Novitasari DEWI SARTIKA Diarty, Eny dini, Wardini Dira, Hyachinta Dwi Setiawan Eldine, Rezki Barida Ersa, Olyvia Gloria Erwansah, Erwansah Evin, Stepani Devia FEBRIANTI WULANDARI Fertisari, Imma Fidela, Raisa Firman Susilo Firmansyah Firmansyah Fitaliya, Fitaliya Fitri Jayanti, Fitri Fitrina, Yola Gamara, Jubilio Cesar Ganeta, Ghina Ghozali, Fajrin Goreti, Maria GS , Achmad Daengs Hakim, Uti M Fauzan Hanna Hanna Hardianita, Desia Hardianti, Vivi Havid Ardi Hazela, Hesti Henny Sanulita Hidayah, Dimas Nurul Hikmawati, Yaumil Hotma Simanjuntak Husen, Deary Pratama Ikasari, Ninsi Ikhwani, Muhammad Wahyuddin Imam Ghazali Imma Fretisari Indra Perdana Irvansyah, Alif Ismunandar Iswanto, Wawan Iyasena, Antonia Weni Iyon, Firminus Jamelia, Icha Nurma Janella, Tiara Januarti, Yohana Jesika, Jesika Juli, Reinada Kapaso, Kapaso Khairullah, Khairullah Kusdaryati, Kusdaryati Kusuma Putri, Indrie Sari Laurensius Salem Lavianasari, Rita Lestari, Meli Likhani, Mifthakhul Lisdawasari, . Lonika, Tessa Luh Putu Ratna Sundari Lukman Nul Hakim Madeten, Sesilya Saman Madeten, Sisilya Saman Maharani, Suci Mahmuda, Rifaatul Maria Fransiska Mariyadi Mariyadi mariyadi Mashudi, Jeffry Meika, Yesinta Yesinta Melda, Shelly Mellisa Jupitasari Muhammad Saiful Haq Bin Husin, Muhammad Saiful Haq Muhammad Syahdan Mulyani, Rida Mulyani, Tiya Mulyani, Wike Munggarani, Neni Murni Murni Murti, Dhea Pratiwi Dhea Muzammi, Ahmad Rabiul Muzammil, A. R. Muzammil, Ahmad Muzammil, Ahmad Rabi ul Muzammil, Ahmad Rabi’ul Muzammil Muzammil,, Ahmad Rabi ul Muzzamil, Ahmad Rabiul Nanang Heryana Nik Hafizah Binti Abd Rahman, Nik Hafizah Binti Nila Sari Norlia, . Norvadilah, Wiwin Nova, Erni Novialdi, Hafiz Noviani, Riska Novitasari, Heni Noviyanti, Anggi Nur Aisyah Nur Atikah Nur Indah, Nur Nurfitri, Desti Nurhaidah, Nurhaidah Nurmansyah Nurmansyah, Nurmansyah Paitingan, Oktaviana Pamela, Pamela Parlindungan Nadeak Partiantoro, Partiantoro Paternus Hanye Patriantoro . Pattiasina, Petrus Jacob Permata, Canty Permata, Indah Pertiwi, Poppy JJ Minang Petrus Jacob Pattiasina Pratiwi, Nadya Cahya Pribadi, Fajar Ary Purba, Darmaweni Purwaningsih, Dewi Ismu Putra, Ikhza Mahendra Putri, Indah Risa Putri, Rani Annisa Putri, Tri Febriyanti Rafi'i, Muhammad Rahmawati, Siska Rani Darmayanti ratih ratih Rizky Purwanti, Rizky Robiansyah, . Roh Fadlilatun, Roh Rosdiana, Eva Rusmidah, Rusmidah Rustam Rustam Sabaria, Sabaria Sahutni, Reza Utami Sakinah, . Salem, Lauriensius Saputra, Riko Sari, Novi Sasmita SATRIYAS ILYAS Selpiana, Selpiana Selva, Selva Septia Widya, Upik Riska Septianengrum, Dwi Setyaningsih, Eli Silaban, Chiristianl Yeri Silaban, Chiristianly Silaban, Christianly Yery Simatupang, Heru Darmawan Sisilya Saman Siska, Margareta Siti Komaria Siti Masita, Siti SITI ROHMAWATI Sri Maryuni, Sri Suhardi Suhardi Sulha Sulha Sulistyarini, Sulistyarini Sumaiyah, Sumaiyah Sumarno, Mahmuda Suryadi, Andi Suryana, Desi Liani Syahefti, Dela Syambasril . Syambasril, Syambasril Syamsul Arifin Syarifah Aminah Syarifah Lubna Tampubolon, Elisabeth Rusmaniar Taufik Surahman, Taufik Thover, Thover Tika Wulandari Utami, Wanda Vatria, Yuliana Vellia, Tengku Lisa Wahyu Ramadhan Wahyudi, Firli Wardania, Wardania Winardi, Bernadus Winda Istiandini Witri, . Wiyanda, Syarifah Shafara Wulan, Cici Sri Wulandari, Fitaloka Wulandari, Kinanti Yani, Marisa Fransiska Yesi, Kresensia Yoga, Stephanus Yulandari, Tiara Yundari, Yundari Yunisa, Fitri Yusriadi Yusriadi Yustira, Wani Zahra, Queena Az Zulfickhan, Rutin