p-Index From 2021 - 2026
5.139
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaan dan Keragaman Genetik Genotipe-genotipe F2:3 Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Tinggi Indonesia Cut Tia Mardi; Trikoesoemaningtyas; Yudiwanti Wahyu
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.624 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.37104

Abstract

Upaya untuk menghasilkan varietas gandum tropika dengan potensi hasil baik dan adaptif di agroekosistem Indonesia terus dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi tentang keragaan dan mengukur nilai parameter genetik genotipe F2:3 gandum, Materi genetik yang digunakan adalah galur-galur segregan transgresif putatif generasi F2:3 hasil seleksi pada generasi F2 dari famili G1/Se, G2/Se, G3/Se, dan Ja/Se. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2018 di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Hias, Cipanas, Jawa Barat (1,100 m dpl). Penelitian disusun dalam rancangan kelompok lengkap teracak dengan perbesaran. Lima varietas tetua digunakan sebagai pembanding. Pengamatan dilakukan pada karakter agronomi dan komponen hasil. Keempat famili F2:3 gandum menunjukkan keragaan yang melebihi tetua terbaiknya pada karakter panjang malai, jumlah biji per tanaman, dan jumlah anakan produktif. Nilai duga heritabilitas arti luas dan nilai koefisien keragaman genetik yang tinggi terdapat pada karakter jumlah anakan produktif, jumlah biji malai utama, bobot biji malai utama, bobot 100 butir, jumlah biji per tanaman dan bobot biji per tanaman. Hasil verifikasi menunjukkan tidak terdapat galur-galur yang terkonfirmasi sebagai segregan transgresif. Seleksi berdasarkan karakter bobot biji per tanaman menghasilkan 30 galur F2:3 dari empat famili dengan diferensial seleksi mencapai 59%. Kata kunci: diferensial seleksi, galur-galur F2:3, segregan transgresif
Analisis Keragaman Genetik Karakter Morfologi Populasi M2 Cabai Hasil Iradiasi Sinar Gamma Trikoesoemaningtyas; Nugroho, Kristianto; Muhamad Syukur; Puji Lestari
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 3 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.807 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i3.38448

Abstract

Mutasi merupakan teknik untuk meningkatkan keragaman genetik sebagai modal dasar perakitan varietas unggul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keragaman genetik populasi M2 cabai hasil iradiasi sinar gamma berdasarkan karakter morfologi. Analisis keragaman genetik dilakukan melalui pendugaan ragam genetik, heritabilitas arti luas, serta sidik lintas karakter-karakter yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap hasil. Sebanyak 350 tanaman M2 dievaluasi karakter morfologinya di Kebun Percobaan BB Biogen Bogor pada bulan Agustus 2020 hingga Januari 2021. Hasil analisis menunjukkan nilai keragaman genetik yang luas pada populasi M2 diperoleh pada karakter umur panen dan lebar tajuk. Nilai heritabilitas arti luas yang tinggi terdapat pada karakter panjang buah, diameter buah, bobot per buah, panjang daun, lebar daun, dan lebar tajuk. Sementara itu sidik lintas menunjukkan terdapat dua karakter yang memiliki nilai pengaruh langsung yang besar terhadap hasil yaitu diameter batang dan lebar tajuk. Kata kunci: heritabilitas, induksi mutasi, korelasi, ragam genetik, sidik lintas
Kendali Genetik Stay Greenness dan Hasil serta Identifikasi Segregan Transgresif pada Empat Populasi F2 Sorgum Munarti; Trikoesoemaningtyas; Muhamad Syukur; Sobir; Wirnas, Desta; Didy Sopandie
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.453 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.39067

Abstract

Karakter stay greenness pada sorgum berkaitan dengan kemampuan mempertahankan kehijauan daun dan laju fotosintesis pada kondisi cekaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi kendali genetik karakter agronomi, stay greenness serta identifikasi segregan transgresif empat populasi F2 sorgum. Penelitian telah dilaksanakan bulan Februari sampai Mei 2020 di Kebun Percobaan IPB University Leuwikopo, Dramaga, Bogor, dengan ketinggian 250 m di atas permukaan laut (dpl). Bahan genetik yang digunakan adalah populasi Numbu x Samurai 2, Kawali x Pahat, Kawali x B69, Super 2 x PI-150-20-A, dan tujuh genotipe tetuanya. Setiap populasi terdiri atas 300 tanaman F2 dan masing-masing tetua sebanyak 60 tanaman. Pendugaan kendali genetik berdasarkan nilai skewness dan kurtosis. Identifikasi segregan transgresif menggunakan karakter terpilih berdasarkan nilai parameter genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter bobot biji per tanaman dikendalikan banyak gen aditif pada populasi Numbu x Samurai 2 dan Kawali x Pahat, sedangkan karakter stay greenness pada semua populasi dikendalikan banyak gen aditif. Semua karakter yang diamati memiliki nilai heritabilitas arti luas sedang sampai tinggi. Delapan belas individu dari persilangan Kawali x B69 dan Super 2 x PI-150-20-A diduga sebagai segregan transgresif berdasarkan karakter bobot biji per tanaman dan stay greenness. Segregan yang diperoleh digalurkan dengan menerapkan metode pedigree. Kata kunci: aksi gen, aditif, indeks transgresif, keragaman genetik
Phosphorus deficiency tolerance in sorghum Sopandie, Didy; Trikoesoemaningtyas; Desta Wirnas
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 1 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.236 KB) | DOI: 10.24831/ija.v51i1.46535

Abstract

Sorghum is a globally important commodity for food, feed, and fuel, and is known to have a high tolerance to heat, drought, and other abiotic stresses, and have a large genetic variation for grain yield under low-P conditions. Agricultural land in Indonesia is dominated by acid soils with limited P availability, of a total of 144.5 million ha, around 107.3 million ha are acid soils. Information regarding the tolerance of sorghum to P deficiency conditions is still very limited. The review aimed to discuss the adaptation strategy of sorghum to P deficiency. Studies showed that sorghum has a moderate adaptation to Al3+ stress with low P. Under various P levels, the performance of sorghum was also very diverse following the wide genetic diversity. From evaluations of several varieties and inbred lines with high tolerance to P deficiency that has been obtained, sorghum tolerance strategies to low P conditions are: (1) increase root size (length, diameter, and volume), and root proteoid on several genotypes, (2) increase secretion of oxalic acid, particularly in tolerant genotypes, the secretion of which are higher when Al3+ is present, (3) higher P-use efficiency (PUE), eventhough the specific absorption ratio (SAR) was lower than the sensitive ones. The high PUE is thought to contribute to higher grain weight compared to sensitive genotypes under P starvation condition, and (4) higher stay green percentage, which has a high correlation to grain weight/plant. Such strategies should be considered in precission breeding program of sorghum to P deficiency. Keywords: adaptation strategy; oxalic acid; P-use efficiency; sorghum genotypes; sorghum low P; stay green
Evaluasi Produksi Kacang Tunggak dengan Perlakuan Pemetikan Daun dan Pemupukan NPK Siregar, Valdi Muhamad Rafiansyah; Purnamawati, Heni; Trikoesoemaningtyas
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48554

Abstract

Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L. Walp) merupakan tanaman Leguminosae yang bijinya dapat menjadi subsitusi bahan baku kedelai. Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh waktu pemetikan daun dan pemupukan NPK terhadap produksi biji kacang tunggak. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan IPB pada bulan Februari hingga Juni 2019 menggunakan kacang tunggak bertipe merambat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan petak terpisah. Petak utama pada percobaan adalah faktor pemupukan NPK dengan dosis 100 kg ha-1 diaplikasikan pada awal tanam, 50 kg ha- 1 diaplikasikan pada awal tanam dan 50 kg ha-1 pada tanaman umur 4 MST, serta perlakuan tanpa pemupukan. Anak petak pada percobaan adalah waktu pemetikan daun dengan perlakuan pemetikan daun pada umur 5 MST, dua kali pemetikan daun pada umur 5 dan 7 MST, tiga kali pemetikan daun pada umur 5, 7, dan 9 MST, serta tanpa perlakuan pemetikan daun. Data dianalisis menggunakan Uji F dan diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata α=5%. Pemupukan NPK 50-50 kg ha-1 menghasilkan hasil polong kering tertinggi sebesar 36.72 g per tanaman. Faktor waktu pemetikan daun tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah, kecuali pada jumlah tandan bunga tanaman umur 7 MST. Terdapat interaksi antara perlakuan pemupukan NPK dan waktu pemetikan daun terhadap total bobot polong kering dan indeks panen tanaman. Pemetikan daun dua kali pada 5 dan 7 MST dapat dilakukan tanpa mengurangi hasil polong dengan syarat adanya pemupukan NPK 50 kg ha-1 pada awal tanam dan NPK 50 kg ha-1 pada 4 MST dengan hasil sebesar 41.92 g bobot polong kering per tanaman. Kata kunci: hasil biji, konsumsi, pemupukan secara terpisah, subsitusi kedelai, waktu petik daun
Pewarisan Sifat Waxy Populasi F3 Sorgum Hasil Persilangan Pulut 3 x PI-150-20A Mardhiyyah, Rodhiyatan; Wirnas, Desta; Trikoesoemaningtyas
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.54529

Abstract

Sorgum dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif beras padi, namun beras dari biji sorgum kurang disukai masyarakat. Karena itu diperlukan adanya perbaikan terhadap kualitas biji sorgum untuk memperoleh biji sorgum yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan memperoleh pengetahuan tentang keragaman genetik dan seleksi pada karakter agronomi dan tipe waxy pada populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 hingga November 2022 di Kebun BSIP Biogen, Cimanggu, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi F3 memiliki nilai tengah yang cenderung lebih kecil daripada kedua tetuanya. Aksi gen yang muncul yaitu epistasis komplementer dan epistasis duplikat dengan jumlah gen yang terlibat banyak pada mayoritas karakter. Heritabilitas arti luas dan koefisien keragaman genetik termasuk tinggi. Pengamatan tipe sorgum berdasarkan kandungan amilosa. Hasil dari pewarnaan biji menunjukkan bahwa populasi F3 sorgum persilangan Pulut 3 x PI-150-20A mayoritas bertipe waxy atau memiliki kandungan amilosa yang rendah. Kata kunci: beras, epistasis, gen, pewarnaan, segregasi
Genetic Variability, Correlation, and Path Analysis in F2 Population of Sorghum Rahayu, Anita; Wirnas, Desta; Trikoesoemaningtyas, Trikoesoemaningtyas; Reflinur, Reflinur
Journal of Tropical Crop Science Vol. 13 No. 01 (2026): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.13.01.33-44

Abstract

Indonesian sorghum (Sorghum bicolor L.) germplasm with the highest genetic diversity can serve as a valuable resource for developing high-yielding cultivars. Therefore, the present research aimed to obtain information on genetic variability in the population and also determine the key traits associated with grain yield using correlation and path analysis in sorghum F2 population. The sorghum parental genotypes 'Demak 4' and 'Soraya 3', and a local high yielding IPB line, NS 19, NS 109, and NS 111, were used in the crosses. The F2 population was evaluated against parental cultivars and four check genotypes. The results showed that 64 individual plants were observed as transgressive segregants. Meanwhile, the number of leaves and plant height were controlled polygenically through additive genes. The traits of panicle diameter, dry panicle weight, and grain weight per panicle possessed the highest genotypic coefficient of variance. The traits dry panicle weight and diameter were significantly positively correlated with grain yield. The considerable positive correlation with dried panicle weight, panicle length, and diameter could be used as selection criteria. The path analysis reported that the observed agronomic traits explained 97.07% of the total variation in grain weight per panicle.
PEMBERDAYAAN ULAMA DAN TOKOH AGAMA DALAM MENANGGULANGI PERMASALAHAN SOSIAL, PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN DI MASYARAKAT Mukhtar Zaini Dahlan; St. Rahmah; Godlif Sianipar; Abubakar Abubakar; Mike Nurmalia Sari; Al Ikhlas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58417

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ulama dan tokoh agama dalam menanggulangi berbagai permasalahan sosial, Pendidikan dan keagamaan di masyarakat melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan melibatkan dosen dari Universitas PGRI Argopuro Jember, UIN Antasari Banjarmasin, Universitas Katolik Santo Thomas, Universitas Serambi Makkah, dan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, mediasi, dan advokasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait moderasi beragama, kemampuan penggunaan media digital, strategi dakwah berbasis digital, serta kemampuan penyelesaian konflik sosial-keagamaan. Secara kualitatif, kegiatan ini meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga harmonisasi sosial masyarakat dan menyebarkan nilai-nilai toleransi serta moderasi beragama. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan media daring efektif dalam memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat lintas daerah. Dengan demikian, pemberdayaan ulama dan tokoh agama berbasis digital dapat menjadi strategi efektif dalam menanggulangi berbagai persoalan sosial dan keagamaan di masyarakat.
Determinant Factors of Immunization Coverage in Toddlers Under 5 Years Old in Banda Aceh, Indonesia: Cross Sectional Study Masyudi Masyudi; Said Usman; Salfauqi Nurman; Ismail Ismail; Abubakar Abubakar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.5898

Abstract

The aim of this research is to determine the factors related to providing complete basic immunization to toddlers in the working area of ​​the Meuraxa Health Center, Banda Aceh. This research is analytical by design cross sectional. The population in this study were all mothers who had toddlers in the working area of ​​the Meuraxa Health Center in 2023, totaling 1860 people and a sample of 95 people. The research was conducted from 7 to 15 June 2023. Data was processed univariate and bivariate. The research results showed that there was a relationship between knowledge (P value = 0.006), there was a relationship between attitudes (P value = 0.000), there was a relationship between health education (P value = 0.003) and there was a relationship between the role of religious leaders (P value = 0.003) with the provision of complete basic immunization in toddlers at Meuraxa Community Health Center, Banda Aceh City in 2023. The Community Health Center can provide routine outreach to the community, especially mothers who have babies, either individually or in groups. Increase the support of religious figures for immunization by involving them in every immunization activity and making religious figures partners in disseminating immunization information
Respon Genotipe Padi Sawah terhadap Pemupukan Nitrogen Di Dataran Tinggi (Response of Rice Genotypes to Nitrogen Fertilizer in Highland) Yusuf La’lang Limbongan; Bambang Sapta Purwoko; , Trikoesoemaningtyas; Hajrial Aswidinnoor
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 37 No. 3 (2009): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.335 KB) | DOI: 10.24831/jai.v37i3.1232

Abstract

The objective of this experiment was to study the response of rice genotypes to nitrogen under low temperature stress condition.  This experiment was done at Sesean rural area, Tana Toraja Regency, South Sulawesi, 1500 m above sea level with mean temperature 18oC. Experiment was designed in Completely Randomized Block Design with two factors.  The first factor comprised of 3 levels of Nitrogen dosage (0, 50, and 100 kg N / ha) and the second factor was cultivar i.e. Pulu' Mandoti, Pinjan, Lambau, Fatmawati, Sintanur and Gilirang.  The results showed that at low temperature stress condition, nitrogen, cultivar and their interaction gave significant effect on percentage of pollen fertility, percentage of filled spikelet and weight of filled grain per spikelet, while interaction between nitrogen and cultivar did not significantly affect the flag leaf length and flowering date. Rice yield decreased with increasing N levels under low temperature stress condition. There were significant positive correlations between growth components (percentage of pollen fertility, flag leaf length and flowering date) and yield components (number of tiller and grain per panicle and weight of 1000 grain).   Key words:  low temperature stress,  nitrogen fertilizer, rice, highland, pollen fertility
Co-Authors , Kisman , Rusdiansyah , Suwarno , Syafruddin . Giyanto . SUWARNO A. Hairmansis A. Hairmansis Abraham Talahaturuson, Abraham ADEEL ABDUL KARIM ALTUHAISH Agus Zainudin AHMAD JUNAEDI Ainun Mardhiah, S. PdI, M. Pd Aksarah Pas, Aris Al Ikhlas Aldiansyah Aldiyat Luthfianda Amin Nur ANGELITA PUJI LESTARI Angelita Puji Lestari Anita Rahayu Anna Juliarti Anwar Anwar - Anwar Anwar Arfriani Maifizar Ari Fiki Aris Hairmansis Arisnaini Arvita Netti Sihaloho, Arvita Netti Asep Supriyanto Azis Rifianto Azrai, Muh. Azrai, Muh. Bakhtiar, Bakhtiar. Bambang S. Purwoko Bambang S. Purwoko Bambang Sapta Purwoko Basri Birrul Walidain Carolina Evelyn Casiana V. Cruz Cut Nurul Fahmi Cut Nya Dhin Cut Nya’dhin Cut Tia Mardi Danner Sagala Dasumiati Dessi Nur Adiska Desta Wirnas Dewi Andriani Diana Sofia Hanafiah Didy Sopandie DWI ANDREAS SANTOSA Dwi Astuti Edi Santosa Edi Santosa Efendi, Darda Ekasari Putri, Nurwanita Eny Widajati Faqih Udin Fitri Zulfidar Fuady Geubrina Maghfirah Giyanto Giyanto Godlif Sianipar Gunawan Gunawan HAJRIAL ASWIDINNOOR Halimatus Syahdia Hasibuan Herdhani, Mira Heri Junaedi Homma, and Koki Human, dan Soeranto Ilyas Ilyas Imam Widodo Indra Gunawan Irdika Mansur Irdika Mansur Iskandar Lubis Ismail Ismail Isnaini Iswari S. Dewi Iswari Saraswati Dewi Jaisyurahman, Usamah Jenuri Karlin Agustina Kartika Ning Tyas Khairul Aswadi Khairunnisa Lubis Kikin H Mutaqin Kikin H. Mutaqien Koki Homma Kristianto Nugroho KRISTIANTO NUGROHO, KRISTIANTO Kurniawan R. Trijatmiko La Muhuria Latifa Dinar Rahmani Hakim Leiwakabessy, Christoffol Lestari, Puji Loso Judijanto Lubis, Khairunnisa M. A. Chozin M. Chalis M. Ikhsan M. Nurrijal Mahpuzah, Marfiatun Maksalmina Maksalmina Mardhiyyah, Rodhiyatan Mariati MR Maryono, Marina Yuniawati Masdiar Bustamam Masyudi Masyudi Mawardini Mawardini Mayang Sari Mayasari Yamin, Mayasari Meity Suradji Sinaga Meity Suradji Sinaga Meliala, Merry Gloria Memen Surahman Miftahudin . Mike Nurmalia Sari Momongan, Jorex Daniel Mudinillah, Adam Muhamad Saleh Muhamad Syukur Muhammad Ahmad Chozin Muhammad Antony Jefri Pratama Muhammad Arif Nasution Muhammad Arif Yudiarto Muhammad Junaidi Muhammad Syukur Muhammad Zulfajri Mujiburrahman Mujiburrahman Mukhtar Zaini Dahlan Munarti Munif Ghulamahdi Muttaqin, Kikin Hamzah Najwa Mefya Azkia Nasruddin Nasruddin Neni Rohaeni Ni Made Armini Wiendi Nirwani Jumala Nirwani Jumala Nora Fitria Nugroho, Kristianto Nur, Amin Nur, Amin Nurheni Wijayanto Nurul Khumaida Nurul Khumaida Nurya Yuniyati Peni Lestari Permana, Fithri Angelia Puji Lestari PUJI LESTARI Putri Andini Mandasari RAGAPADMI PURNAMANINGSIH Rahmah Johar Rani Rahmayanti Ratna Mutia REFLINUR REFLINUR Rini Hermanasari Rini Hermanasari Rini, Erin Puspita Roedhy Poerwanto RUBIYO RUBIYO RUBIYO, RUBIYO Ryandi Ferdiannur Usman S. Human S. Human Said Usman Salfauqi Nurman Saniaty, Arina Saragih, Ery Leonardo Satya Nugroho Shiraiwa, Tatsuhiko Sihono Sihono Sinaga, Parlin H. Sintho Wahyuning Ardie Siregar, Valdi Muhamad Rafiansyah Siti Marwiyah Sobir Sobir Soeranto Human Soeranto Human Soeranto, Soeranto Sophi Abel Calita SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sri Suhesti Sriani Sujiprihati St Rahmah Subagio, Herman SUDARSONO SUDARSONO SUDARSONO, SUDARSONO Sudirman Yahya Sudirman Yahya Sudirman Yahya - Sugiono Moeljopawiro Sumiati, dan Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Supijatno Surjono H. Sudjahjo Surjono Hadi Sutjahjo Suryo Wiyono Sustiprajitno, Sustiprajitno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Suwarno Syarifah Iis Aisyah Tata Suryana , Aep Tatsuhiko Shiraiwa Tiara Sari Manik TRI JOKO SANTOSO Tri Lestari Tuti Rahmi Untung Susanto Usamah Jaisyurahman Usman Effendi Utut Widyastuti W. Puspitasari Wage Ratna Rohaeni Wage Ratna Rohaeni WAGE RATNA ROHAENI Wahyu Widiyono Wening Enggarini Wibawa, Rentang Fajar Cakra Widowati, Sartika Wijaya Murti Indriatama Wijaya Murti Indriatama Willy Bayuardi Suwarno Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yusuf L. Limbongan Zainuddin Zainuddin Zainuddin