p-Index From 2021 - 2026
8.369
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Veteriner REKA RACANA Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) Research Journal of Life Science Jurnal Teknologi Pertanian Jurnal Ternak Tropika Nature: National Academic Journal of Architecture Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Journal of Science Education Research Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Journal of Information Systems and Informatics INFORMASI (Jurnal Informatika dan Sistem Informasi) Jurnal Ners Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) Journal of Community Service and Empowerment Bantara Journal of Animal Science Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Otonomi Jurnal Kolaboratif Sains PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) TRANSAKSI Jurnal Cendekia Keuangan Sambulugana Business Management Jurnal InterAct Prosidia Widya Saintek International Education Trend Issues Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Jurnal Riset Manajemen Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge) Commodities, Journal of Economic and Business Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan Jurnal Agripet Jurnal Surya Teknika
Claim Missing Document
Check
Articles

KANDUNGAN ENERGI METABOLIS SEMU PAKAN DAN ENERGI METABOLIS SEMU TERKOREKSI N PADA GANDUM DENGAN SUPLEMENTASI ENZIM SEBAGAI SUBSTITUSI JAGUNG Sandha Octavia; Irfan H. Junaidi; Eko Widodo
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.479 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v5i3.p68-71

Abstract

Feed broiler is one important factor that is very supportive of other factors when broiler maintenance. One way to reduce the use of maize is to use alternative raw materials of wheat. Wheat can be obtained and the price is cheaper than corn but contains a high Non Starch Polysaccharide, while the poultry digestive tool is not able to digest such crude fiber because it has no crude fiber-breaking enzymes so it needs enzyme addition to the efficient use of nutrient feed. The research method used is the experimental method using Completely Randomized Design consisting of 4 treatments 5 replications. The treatment is as follows P0 (without wheat and xylanase); P1 (substitution of maize with 20% wheat); P2 (maize substitution with 40% wheat) and P3 (substitution of maize with 60% wheat). The observed variables are metabolic energy of pseudo-feed and metabolically correlated false energy n. Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA) if there are differences among the treatments followed by Duncan's Test. The results showed that the use of wheat with a xylanase enzyme supplementation as a substitute corn provides highly significant effect (P<0.01) on the apparent metabolize energy of feed and apparent metabolize energy corrected N. The addition of xylanase enzymes in feed with the substitution of wheat by 20 percent produce the best feed metabolizable energy among other treatments.  Keywords : Broiler, Wheat, Enzymes, Energy, Feed
EFEK PROBIOTIK Candida utilis PENAMPILAN PRODUKSI BURUNG PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) Eko Widodo; Osfar Sjofjan; Roro Rianthie Jessieca A.G
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.889 KB) | DOI: 10.32503/fillia.v4i1.414

Abstract

The aim of this research was to examine effect of addition of Candida utilis probiotic into the feed on quail production performances. The materials used were layer quails of 3 months old, as many as 250 birds, each unit consisted of 10 birds. The method used in this research was feeding trial with 5 treatments and 5 replications. Feeds used were commercial concentrate and Candida utilis probiotic. The feed treatments consisted of P0 = based feed, P1 = based feed with 0,1% Candida utilis, P2 = based feed with 0,2% Candida utilis, P3 = based feed with 0,3% Candida utilis, P4 = based feed with 0,4% Candida utilis. The variables measured were production performances including feed intake, Hen Day Production (HDP), egg mass, feed conversion, and Income Over Feed Cost (IOFC). Data were tabulated in MS. Excel, and analyzed using ANOVA of Completely Randomized Design (CRD), if there were significant effect among the treatments then tested by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the addition of Candida utilis probiotic into the feed had no significant effect on quail production performances including feed intake, HDP, egg mass, feed conversion, and IOFC. It can be concluded that the effect of addition of Candida utilis probiotic did not improve quail production performance including feed intake, HDP, egg mass, feed conversion, and IOFC. It was suggested to use 0,1% Candida utilis in quail feed due to the highest IOFC (IDR 70,8756±15,815 /head/day).
Pengaruh Penggunaan Daun Mint (Mentha piperita L.) Bentuk Tepung Sebagai Pakan Tambahan Terhadap Kualitas Karkas Ayam Pedaging Irfan H. Djunaidi; Eko Widodo; Diyanti Ayu Apriana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan fitobiotik daun mint (Mentha piperita L.) bentuk tepung sebagai pakan tambahan terhadap karkas ayam pedaging. Materi yang digunakan adalah 200 ekor DOC jantan dengan koefisien keragaman 9,69%. Metode yang digunakan adalah percobaan lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan menggunakan 8 ekor ayam pedaging. Adapun perlakuan yang digunakan P0+ (pakan basal + 0,01% antibiotik Zn Bacitracin), P0- (pakan basal + 0 % tepung daun mint), P1 (pakan basal + 0,5% tepung daun mint), P2 (pakan basal + 1% tepung daun mint) dan P3 (pakan basal + 1,5% tepung daun mint). Variabel yang diamati meliputi persentase karkas, persentase lemak abdominal dan warna daging. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan apabila terdapat perbedaan dilanjutkan uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas, persentase lemak abdominal dan warna daging. Disimpulkan bahwa penambahan tepung daun mint sampai level 1,5% sebagai pakan tambahan belum dapat memperbaiki kualitas karkas ayam pedaging.
Pengaruh Penambahan Tepung Bonggol Pisang pada Pakan Terhadap Berat Karkas, Persentase Karkas, dan Lemak Abdominal Ayam Pedaging Dwi Kiat Puspitasari; Osfar Sjofjan; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 2, No 1 (2019): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret 2019
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2019.002.01.4

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung bonggol pisang terhadap berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi sebagai pakan alternatif untuk mengurangi biaya produksi pakan. Bahan yang digunakan adalah 100 DOC strain New Lohmann MB-202 yang diproduksi oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia dengan koefisien keragaman 8,41%. Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Terdapat 20 kelompok di mana setiap kelompok terdiri dari 5 ayam. Perlakuan yang digunakan sebagai berikut, P0: pakan basal, P1: pakan basal + 2,5% tepung bonggol pisang, P2: pakan basal + 5% tepung bonggol pisang, P3: pakan basal + 7,5% tepung bonggol pisang, P4: pakan basal + 10% tepung bonggol pisang. Variabel yang diukur adalah berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Data dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), apabila terdapat perbedaan pengaruh maka dilanjutkan dengan Uji jarak berganda Duncan’s (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) terhadap berat karkas, tetapi berpengaruh nyata  (P<0,05) terhadap persentase karkas dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lemak abdominal ayam pedaging. Kesimpulannya adalah penambahan tepung bonggol pisang di dalam pakan dapat diberikan maksimum sebanyak 10%.
Pengaruh Penambahan Probiotik Rhizopus Oligosporus Sebagai Aditif Pakan Terhadap Penampilan Produksi Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Danial Mukhtar Husada; Osfar Sjofjan; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan pada penampilan produksi burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini menggunakan burung puyuh petelur sebanyak 250 ekor yang berumur 90 hari yang setiap petak terdiri dari 10 ekor burung puyuh. Materi yang digunakan yaitu pakan komersial dan probiotik Rhizopus oligosporus. Pakan perlakuan yang digunakan yaitu P0= pakan basal tanpa probiotik, P1= pakan basal tanpa probiotik Rhizopus oligosporus, P2= Pakan basal + 0,5% probiotik Rhizopus oligosporus, P3= Pakan basal + 0,6% probiotik Rhizopus oligosporus, P4= Pakan basal + 0,7% probiotik Rhizopus oligosporus. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan lapang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, HDP (Hen Day Production), egg mass, konversi pakan, dan IOFC (Income Over Feed Cost). Data ditabulasikan ke dalam Microsoft Excel dan menggunakan analisis ANOVA dari Rancangan Acak Lengkap. Apabila diperoleh hasil yang berbeda nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan tetapi memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap HDP, egg mass, konversi pakan, dan IOFC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan probiotik Rhizopus oligosporus sebagai aditif pakan burung puyuh tidak dapat memperbaiki penampilan produksi yang meliputi konsumsi pakan, HDP, egg mass, konversi pakan dan IOFC. Saran dari penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penambahan probiotik Rhizopus oligosporus dengan menggunakan pakan basal self mixing.
Pengaruh Penggunaan Tepung Biji Kemiri Dalam Pakan Terhadap Kinerja Reproduksi Burung Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Koen M Afni Rahman; Sri Wahyuningsih; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung biji kemiri dalam pakan terhadap kinerja reproduksi burung puyuh yang meliputi umur pertama bertelur, jarak antar bertelur, konsumsi pakan, HDP (Hen Day Production) dan jumlah folikel sel telur. Penelitian ini menggunakan 120 ekor  burung puyuh umur 30 hari). Pakan basal yang digunakan adalah pakan lengkap yang diproduksi oleh PT. Charoen Phokpand Indonesia (BP104).  Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode percobaan dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan.Bahan. Perlakuan yang diberikan antara lain: P0 (pakan basal), P1 (pakan basal+1% tepung biji kemiri), P2 (pakan basal+2% tepung biji kemiri), dan P3 (pakan basal+3% tepung biji kemiri). Data dianalisis menggunakan ANOVA dari RAL dan jika perlakuan memberikan pengaruh berbeda dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap umur pertama bertelur dan jarak antar bertelur, dan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan dan HDP (Hen Day Production) dan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah folikel sel telur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian tepung biji kemiri sebanyak 3% memberikan hasil yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya.
Evaluasi Tepung Daun Katuk Sebagai Feed Additif pada Produktifitas Ayam Petelur Yuli Indriani; Eko Widodo; Muhammad Halim Natsir
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 2, No 2 (2019): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2019
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2019.002.02.7

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di peternakan ayam petelur Talang Farm KUD Sari Bumi Desa Talang Suko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada tanggal 23 Januari sampai 26 Februari 2009. Tujuan dari penelitian ini unutk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr) atau TDK dalam pakan ayam penyelur terhadap penampilan produksi ayam petelur. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur Strain Isa Brown umur 66-69 minggu produksi PT. Anwar Sierad sebanyak 100 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan antara lain pakan basal tanpa penambahan TDK (P0), Pakan basal+ 1,5 % TDK (P1), pakan basal + 3,0% TDK (P2), pakan basal + 4,5 % TDK (P3). Masing-masing perlakuan diulang 5 kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan dan setiap 1 unit percobaan terdiri dari 5 ekor ayam petelur. Variabel yang diamati antara lain konsumsi pakan (g/ekor/hari) Hen Day Production (%), Egg mass (g/ekor/hari), konversi pakan dan Income Over Feed Cost (Rp). Data hasil penelitian ini diolah secara statistik dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Apabila ada perbedaan pengaruh diantara perlakuan,maka akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TDK dalam pakan dengan persentase 0 - 4,5% memberikan perbedaan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan (g/ekor/hari), Hen Day Production (%), Egg mass (%) dan konversi pakan sedangkan pada penambahan TDK sebesar 1,5% dalam pakan ayam petelur dapat memberikan pengaruh yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan lainnya.  
Identifikasi Pengaruh Maksimal Level Bekatul Terhadap Penampilan Produksi Ayam Petelur Mohammad Farid; Eko Widodo; Muhammad Halim Natsir
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 2, No 2 (2019): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2019
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2019.002.02.5

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi tentang bagaimana pakan yang mengandung bekatul dapat mempengaruhi penampilan produksi ayam petelur. Kandungan serat kasar bekatul sangat tinggi dan bekatul mengandung asam fitat yang merupakan anti nutrisi, sehingga bekatul memiliki batas penggunaan pada level tertentu dalam pakan. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam petelur betina umur 30 minggu dan bahan pakan perlakuan. Metode yang digunakan adalah percobaan lapang dengan menggunakan empat perlakuan pakan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Variabel dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, berat telur, hen day production, egg mass, konversi pakan, dan Income Over Feed Cost (IOFC). Metode analisis statistik yang digunakan untuk mengolah data hasil penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan analisis ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bekatul berbagai level dalam pakan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, berat telur, hen day production, egg mass, konversi pakan dan IOFC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bekatul dapat digunakan dengan level tertinggi 30% dalam pakan dan tidak mempengaruhi perubahan performa produksi ayam petelur.
The Effect of Candlenut (Aleurites Moluccana I Willd.) Seed Flour in Native Chicken Feeding Toward the Internal Egg Quality and Cholesterol Contens Jein Rinny Leke; Florencia Sompie; Betty Bagau; Albert Podung; Cherlie Sarajar; Ratna Siahaan; Endang Pudjihastuti; Eko Widodo
Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak (JITEK) Vol. 17 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Animal Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitek.2022.017.02.1

Abstract

The research aimed to examine effects of Aleurites moluccana (L.) Willd. (Candlenut) Seed Flour used in feed toward egg quality and cholesterol contents of egg-laying native chicken. The research method used was Completely Randomized Design and was continued with Duncan’s test if significant different present. There were 5 treatments comprising of R0 = 100 % of Basal Diet (BD), R1 = 98.5% of Basal Diet (BD) + 1.5 % of Candlenut Seed Flour (CSF), R2 = 97 % of Basal Diet (BD) + 3% of CSF, R3 = 95.5% of Basal Diet (BD) + 4.5 % of CSF, R4 = 94% of Basal Diet (BD) + 6 % of CSF and replications, of which each replication consisted of 8 egg-laying native chickens. In addition, 50 eggs derived from egg-laying native chickens were taken weekly for quality analysis. Variables of this research were egg weight (g/egg), albumen (g/egg), yolk colour, yolk weight (g/egg), egg yolk cholesterol (mg/100g), blood cholesterol (ml/dl), blood LDL (ml/dl), blood HDL (ml/dl), and blood triglycerides (ml/dl), and egg shell’s weight (g/egg) and thickness (mm). As a result, the effects of CSF up to 6 percent of feeding had significant result (P<0.01) to egg’s weight, albumen, yolk colour, yolk weight, cholesterol, blood cholesterol, blood LDL, blood HDL and blood triglycerides, but not significant (p>0.05) on egg shell’s weight and thickness. Therefore, the use of 6 % of Candlenut) Seed Flour in feed had positive effects to improve egg quality and cholesterol contents of egg-laying native chicken.
Pengaruh Jenis Pakan Terhadap Pertumbuhan Bulu dan Performa Love Bird Drajad Adi Panggayu; Eko Widodo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 4 No. 1 (2021): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2021.004.01.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pakan terhadap pertumbuhan bulu, pertambahan bobot badan, konsumsi dan koversi pakan pada love bird serta memberi rekomendasi pakan yang terbaik dan efisien untuk digunakan oleh peternak. Rancangan penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap). Perlakuan terdiri dari 3 jenis pakan (Nutribird A21, Y, Z), masing-masing diulang 7x dan setiap ulangan 1 ekor sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Penelitian dilakukan selama 4 minggu. Data hasil penelitian diuji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kualitatif deskriptif ada perbedaan pertumbuhan bulu namun dari variabel bobot badan dan efisiensi pakan tidak ada pengaruh yang berbeda nyata. Kesimpulannya adalah P1 (Nutribird A21) dengan pertumbuhan bulu yang lebat, indah dan mengkilap, dapat disarankan untuk digunakan peternak.
Co-Authors A Halim Achmad Ridwan, Achmad Achmanu . Afifa, Faradya Yasmine Afriadi, Bambang Agus Erta Setyawan Ahmad Jauhari Ahmad, Syaiful Aisyah Nurul Janah Aji Sukoco Akhmad Zaenal Wijaya Albert Podung Allesius Maryanto Amalia, Enggar Nuzzulul Anang Widigdyo Andi Ariyanto Andy Hardianto Aprilia Dian Evasari Ariningsih, Yenny Arlangga, Moh. Nugar Army, Widya Lelisa Arrosyad, Muhammad Fauzan Arzal M. Zain Asri Widowati Astriana, Chusnul Awaluddin Tjalla Awang Tri Satria Betty Bagau Borhan, Mohamad Termizi Budi Purwanto Cakra Waritsu Candra Aldika Baidlowi Chauliah Fatma Putri Cherlie Sarajar Dadan Rosana Damayanti, Febry Aulia Danial Mukhtar Husada Daniel Janner Gurning Dasra, Muhamad Nur Agus David Kurniawan David Kurniawan Derana Tri Mustikawatie Diah Ayuningtyas Diahnisa Indriasari Dian Evasari, Aprilia Dian Rohmawati Diana Ambarwati Dicky Wahyudi Didik Setyawarno Diyah Astutik Diyanti Ayu Apriana Drajad Adi Panggayu Dwi Khoirunnisa A Dwi Kiat Puspitasari Dwi Sunarti Dwidjantoro, Muhammad Irma Sunu Edhy Sudjarwo Edhy Sudjarwo Edjeng Suprijatna Eko Widodo Ekosari Roektiningroem Endang Pudjihastuti, Endang Eriani Puspita Eva Maulia Mutvi Widodo Fahruda, Ansarul Faizal Andri Fanani, Malfin Zainul Fa’uzobihi, Fa’uzobihi Febriana Nur Halimah Firstyawati, Gabriella Florencia N. Sompie Frida Ariana Sukmanata Gohan Yuli Darmawan Guntur Kusuma Wardana Hafsah Hafsah Halim Natsir Handayani, Rani Harianto, Kukuh Hartutik (Hartutik) Hartutik Hartutik Hasanuddin Helda Arina Simatupang Heli Tistiana Hendratmoko, Suseno Heni Setyo Prayogi Hirmampuni Adinda Putri Hudan Allama I Gede Putu Suryadarama Ibnu Salman, Ibnu Idris, Ahmad Ika Nur Kholifah Imam Thohari Indah Puspita Sari Indah Yuni Astuti, Indah Irfan H. Djunaidi Irfan H. Junaidi Irfan Hadji Djunaidi Ismail, Akhmad Khudaifiakmalu Nufus Iva Sarifah Jein Rinny Leke Kartika Sari, Tyas Ken Siwi Kirana, Anisha Alsy Koen M Afni Rahman Komarudin Komarudin Kuncoro, Anis Meliani Laksono, Sonny Subroto Maheri laudita Setia Busta Liana Putri Agustin Lilik Wijayanto Linda Anggi Febri Yani Lisa Fitria Listina Widiastuti Lulik Rina Widyastutik M Halim Natsir M. Halim Natsir Mahfud , Lutfi Djauhari Marcillia, Syam Rachma Maria Yohanista MARIYATUL KIBTIYAH Maryanto, Allesius Maryati Maryati Maryati Ma’rifah, Binti Meylinda, Dona Mohamad Ardiansyah Mohammad Farid Muhammad Firdaus Muhammad Halim Natsir Muhammad Tahir Mustofa, Fatmawati Muttaqien, Zaenul Nining Haryuni Nirwana Sari Devy Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Novitasari, Violita Dewi Nurina Rahmawati Nurkhasanah, Ema Nurmaliasari, Nurmaliasari Osfar Sjofjan Osfar Sofjan Permata, Riska Ayu Pradipta, Dody Pramitasari, Diananta Puput Infiatul Ilma Purwanti Widhy Hastuti Putri Anjarsari Putri Handayani Rahayu Rahayu Ratih, Dian Ratna Siahaan Reza Choirun Nisa' Rico Jafar Sidiq Rina Muryani Rinawati Rinawati Ririn Wahyu Arida Rizki Arumning Tyas Romy Abdillah Ramadhan Roro Rianthie Jessieca A.G Roseanawati, Dessy Rositawati Indrati Ruli Nanda Pratama Rustomo Sabar Nurohman Sandha Octavia Sarjana, Teysar Adi Sebastian, Dick Perthino setianingsih, wita Setianingsih, Wita Setiawan, Ruben William Setiawati Setiawati Setyaningsih, Ari Setyowarno, Didik Shihah, Hanna Dzawish Shihaniati, Shihaniati Sholihin, Ustadus Siti Marwati Siti Noviani, Rizki Sofly Ceicar Mbayowoa Sofyan, Ariya Sri Kismiati, Sri Sri Wahjuningsih Sri Wahyuningsih Sujoko, Anang Sulfiati Susilowati Susilowati Sutapa, Heru Suyoso, - Tanaya, Cahya Akbar Tara Audina Tatap Pamuji Tengku Riza Zarzani N Titik Wulandari Tridiantoro, Dedy Trisnia Widuri Triyanti Anasiru Ustadus Sholihin Wahidin Mardiono Swantho Menggi Emma Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Nur Maulida Wardani Rahayu Wardani, Deandira Novita Wibowo, Imanuel Kevin Mahardika Widowati Pusporini, Widowati Widyaningsih, Selviya Windi Tarisa Januar Wita Setianingsih Y A Tribudi Yaqin, Mohammad Husein Ainul Yeni Pijayani Yerik Afrianto Singgalen Yohan, Lestiana Yonanda, Ide Engga Yuli Indriani Yuliani, Yuti Yunida, Helvy Zulfaidah Penata Gama