p-Index From 2021 - 2026
9.355
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Jurnal Ilmu Lingkungan POSITRON PRISMA FISIKA Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Matematika & Sains Jurnal Perikanan dan Kelautan SEMIRATA 2015 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Jurnal Biologi Tropis Jurnal Laut Khatulistiwa Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) KABILAH : Journal of Social Community Etika Demokrasi YUME : Journal of Management Medica Hospitalia Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Jurnal Geocivic Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Physics Communication TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA Jurnal Digital Teknologi Informasi Jurnal Surya Teknika Bandar: Journal of Civil Engineering Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Media Informatika Journal of Instructional and Development Researches Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Brilliance: Research of Artificial Intelligence Jurnal Puan Indonesia Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Helium: Journal of Science and Applied Chemistry Barakuda 45 Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Unisia Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Manfish Journal Jurnal Sains dan Ilmu Terapan Jurnal Ilmiah Agritas Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Sipil Terapan Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM) @-Publik: Jurnal Administrasi Publik Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Oseanologia ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Kondisi musiman Arus Geostropik Permukaan di Perairan Laut Jawa Hingga Laut Arafuru Ramadhan, Muhammad; Jumarang, Muh. Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang kondisi musiman arus geostropik permukaan di sepanjang Laut Jawa hingga Laut Arafuru telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kecepatan arus geostropik di sepanjang Laut jawa hingga Laut Arafuru. Perhitungan arus geostropik menggunakan data Mean Dynamic Topography (MDT) dan Sea Level Anomaly (SLA).  Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan arus geostropik permukaan setiap musim. Arus geostropik permukaan paling tinggi terjadi pada musim barat dengan kecepatan rata –rata sebesar 0,49 m/s dan arus geostropik paling lemah terjadi pada peralihan musim barat ke musim timur dengan kecepatan sebesar 0,35 m/s. Kata Kunci: Arus Geostropik, MDT, SLA, ADT
Variabilitas Klorofil-a dan Suhu Permukaan Laut di Perairan Selat Karimata Intansari, Gayatri; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.275 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i1.23638

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengkaji variabilitas klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL) di Perairan Selat Karimata. Data yang digunakan adalah data bulanan level 3 selama 10 tahun dari tahun 2004 s.d 2013 yang diambil dari satelit Aqua MODIS (Moderate-Resolution Imaging Spectroradiometer).  Data tersebut diambil di 15 stasiun yang dibagi menjadi tiga zona penelitian kemudian diolah untuk mengetahui pola sebaran klorofil-a dan SPL yang terbentuk. Sebaran klorofil-a dan SPL menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil-a relatif tinggi  pada perairan pesisir yaitu Zona I (pesisir sumatera) dan Zona III (pesisir Kalimantan Barat) dan relatif rendah pada bagian tengah perairan yaitu Zona II. Nilai klorofil-a yang tinggi diduga karena mendapat aliran nutrisi dari daratan. Sebaran klorofil-a dan SPL rata-rata bulanan menunjukkan konsentrasi klorofil-a tertinggi terdapat pada bulan Mei yaitu sebesar 1,26 mg/m3, dan terendah pada bulan Desember yaitu sebesar 0,43 mg/m3. SPL tertinggi terdapat pada bulan Mei  yaitu sebesar 30,83 oC, dan terendah pada bulan Februari yaitu sebesar 26,82 oC. Kata Kunci: Klorofil-a, Suhu permukaan laut, Selat Karimata
Analisis Hujan Ekstrim Berdasarkan Parameter Angin dan Uap Air di Kototabang Sumatera Barat Nuraya, Tia; Ihwan, Andi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.158 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i1.14777

Abstract

Hujan ekstrim merupakan salah satu penyebab bencana alam di daerah Sumatera Barat. Angin dan uap air merupakan unsur yang diduga mempengaruhi terjadinya hujan ekstrim sehingga diperlukan analisis untuk melihat kondisi kecepatan angin, uap air dan pola osilasi pada Integrasi Uap Air (IUA) serta hubungan Precitable Water Vapor (PWV) dengan curah hujan. Pada penelitian ini data yang digunakan yaitu data angin zonal dan meridional dariEquatorial Atmosphere Radar (EAR) dan data radiometer berupa uap air ketingggian 2 km s.d 10 km, data IUA serta data curah hujan dari Optical Rain Gauge (ORG) dari Maret 2002 s.d Agustus 2004. Data kecepatandan arah angin, PWV dan CH dianalisis dengan analisis statistika. Hasil menunjukan bahwa kecepatan angin, arah angin dan uap air maksimum terjadi pada tanggal 29 Maret 2004 dengan kecepatan angin sebesar 4 m/sdominan ke arah barat dan uap air sebesar 8 gram/m3, serta PWV tertinggi terjadi pada bulan Maret. Dalam rentang waktu penelitian hujan ekstrim terjadi sebanyak 3 kejadian. Kecepatan angin dan uap air lebih besar terjadi saat hujan ekstrim serta arah angin saat hujan ekstrim dominan ke arah barat.Kata Kunci: Angin, Hujan Ekstrim, IUA, PWV, Uap AirHujan ekstrim merupakan salah satu penyebab bencana alam di daerah Sumatera Barat. Angin dan uap air merupakan unsur yang diduga mempengaruhi terjadinya hujan ekstrim sehingga diperlukan analisis untuk melihat kondisi kecepatan angin, uap air dan pola osilasi pada Integrasi Uap Air (IUA) serta hubungan Precitable Water Vapor (PWV) dengan curah hujan. Pada penelitian ini data yang digunakan yaitu data angin zonal dan meridional dariEquatorial Atmosphere Radar (EAR) dan data radiometer berupa uap air ketingggian 2 km s.d 10 km, data IUA serta data curah hujan dari Optical Rain Gauge (ORG) dari Maret 2002 s.d Agustus 2004. Data kecepatandan arah angin, PWV dan CH dianalisis dengan analisis statistika. Hasil menunjukan bahwa kecepatan angin, arah angin dan uap air maksimum terjadi pada tanggal 29 Maret 2004 dengan kecepatan angin sebesar 4 m/sdominan ke arah barat dan uap air sebesar 8 gram/m3, serta PWV tertinggi terjadi pada bulan Maret. Dalam rentang waktu penelitian hujan ekstrim terjadi sebanyak 3 kejadian. Kecepatan angin dan uap air lebih besar terjadi saat hujan ekstrim serta arah angin saat hujan ekstrim dominan ke arah barat.Kata Kunci: Angin, Hujan Ekstrim, IUA, PWV, Uap Air
Estimasi Arus Laut Permukaan Yang Dibangkitkan Oleh Angin Di Perairan Indonesia Octavia, Yollanda Pratama; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2408.065 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i1.11169

Abstract

Penelitian mengenai kondisi arus laut permukaan di perairan Indonesia telah dilakukan. Perhitungan arus laut permukaan menggunakan data kecepatan angin tahun 2013 s.d. 2015 yang diproses dengan menggunakan software surfer dengan menganalisis kecepatan arus laut permukaan selama empat musim. Nilai kecepatan arus laut permukaan rata-rata musiman tertinggi terjadi pada musim timur sebesar 0,19 m/s terjadi di Laut Halmahera dan Laut Arafuru. Nilai kecepatan arus laut permukaan rata-rata musiman terendah terjadi pada musim peralihan I dengan nilai 0,05 m/s terjadi di Selat Makasar. Verifikasi penelitian membandingkan  data spasial kecepatan angin dan kecepatan arus laut permukaan dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika(BMKG) dengan data hasil penelitian. Kata Kunci: Arus laut permukaan, Software Surfer
PERBANDINGAN KECEPATAN ARUS PASANG SURUT DIBEBERAPA LOKASI DI PANTAI BARAT KALIMANTAN BARAT Suryani, Dina; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, .
PRISMA FISIKA Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.165 KB) | DOI: 10.26418/pf.v4i2.15517

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan kecepatan arus pasang surut (pasut) pada beberapa lokasi di Perairan Pantai Barat Kalimantan Barat (Kalbar). Data yang digunakan adalah nilai elevasi pasut dan kecepatan arus  diperoleh dari  software Tidal Model Driver (TMD) selama 15 hari dengan interval waktu 1 jam.  Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tipe pasut di Perairan Pulau Lemukutan adalah campuran condong ke harian ganda, sementara di Perairan Sungai Duri memiliki tipe campuran condong ke harian tunggal, sedangkan di Perairan Jungkat, Kubu Raya, dan Selat Karimata bertipe harian  tunggal. Dari kelima lokasi penelitian didapatkan bahwa kecepatan arus pasut maksimum terjadi di Perairan Pulau Lemukutan sebesar 0,84 m/s yang terjadi pada kondisi surut terendah menuju pasang.Kata Kunci: Pasang surut, arus pasut, Pulau Lemukutan, Sungai Duri, Selat Karimata 
Prakiraan Kejadian Hujan di Kota Pontianak dengan Metode JST-Logika Fuzzy Winarti, Vina; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.596 KB)

Abstract

Hujan merupakan unsur iklim yang penting bagi kelangsungan kehidupan di bumi. Penelitian ini memprakirakan kejadian hujan di Kota Pontianak dengan metode JST-Logika Fuzzy. Parameter yang digunakan sebagai basis prakiraan adalah suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin bulanan periode 1996 s.d 2016. Ketiga parameter tersebut diprediksi menggunakan JST dan selanjutnya hasilnya digunakan sebagai variabel masukan pada sistem Fuzzy untuk memprakirakan kejadian hujan. Validasi tingkat keakuratan kejadian hujan sistem JST-Logika Fuzzy untuk Kota Pontianak yaitu 92%. Karakteristik pola curah hujan di Kota Pontianak berdasarkan sistem JST-Logika Fuzzy menunjukkan pola ekuatorial. Kata Kunci : Prakiraan Hujan, JST, Logika Fuzzy
Variabilitas Suhu dan Salinitas Perairan Selatan Jawa Timur Arisandi, Riska Candra; Jumarang, Muhammad Ishak; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.646 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian variabilitas suhu dan salinitas perairan Selatan Jawa Timur (8,5°LS s.d 15°LS dan 111°BT s.d 114,5°BT). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ENSO terhadap variabilitas suhu dan salinitas. Data SOI dan indeks SST Nino 3.4 diolah Ms. Excel sehingga menghasilkan grafik SOI dan indeks SST Nino 3.4. Penentuan tahun ENSO dilihat berdasarkan grafik SOI dan indeks SST Nino 3.4. Data suhu dan salinitas dari Argo Float diolah menggunakan Ocean Data View, kemudian setiap output dianalisis berdasarkan fenomena ENSO, selanjutnya dilakukan analisis korelasi SOI dan indeks SST Nino 3.4 terhadap suhu dan salinitas untuk melihat hubungan ENSO terhadap variabilitas suhu dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena ENSO berdasarkan SOI dan Indeks SST Nino 3.4 tidak mempengaruhi variabilitas suhu dan salinitas, sehingga variabilitas suhu dan salinitas pada kondisi El Niño  lebih tinggi daripada kondisi La Niña. Tingkat kekuatan SOI terhadap suhu dan salinitas lebih lemah daripada indeks SST Nino 3.4. Tingkat kekuatan SOI terhadap suhu adalah 0,141 dan -0,05 terhadap salinitas. Tingkat kekuatan indeks SST Nino 3.4 terhadap suhu adalah 0,557 dan 0,711 terhadap salinitas.Kata kunci : ENSO, Indeks SST Nino 3.4, Salinitas, SOI, Suhu
Estimasi Intensitas Radiasi Matahari di Wilayah Kota Makassar Octavianti, Angelia; Muliadi, Muliadi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.242 KB)

Abstract

Intensitas radiasi matahari sebagai salah satu parameter dari cuaca dan iklim dianalisis dengan menggunakan metode regresi non linier. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi intensitas radiasi matahari sehingga bisa dimanfaatkan sebagai energi terbaharukan. Data yang digunakan yaitu data intensitas radiasi matahari dari Automatic Weather Station (AWS) dari Januari 2012 s.d Desember 2015. Data intensitas radiasi matahari dianalisis dengan 3 metode regresi non linier yaitu metode exponential, metode logarithmic, dan metode power. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode exponential memberikan nilai error yang lebih kecil dibandingkan dua metode lainnya. Nilai error yang diperoleh berkisar antara 0,06% s.d 100%.
Estimasi Curah Hujan di Kota Pontianak Menggunakan Metode Propagasi Balik Berdasarkan Parameter Cuaca dan Suhu Permukaan Laut Oktavianingsih, Ika; Muliadi, Muliadi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.115 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i2.25247

Abstract

Seringkali muncul masalah saat melakukan penelitian karena adanya data curah hujan yang hilang atau kurang lengkap. Penelitian ini berusaha membuat algoritma menggunakan metode propagasi balik sehingga dapat mengestimasi curah hujan di Kota Pontianak berdasarkan data suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu permukaan laut. Algoritma propagasi balik yang digunakan adalah Gradient Descent Momentum dan Adaptive Learning Rate (traingdx) dengan arsitektur [20 30 1]. Fungsi aktivasi yang digunakan adalah fungsi sigmoid bipolar, sigmoid biner dan identitas. Tahap pengolahan data dimulai dengan mengelompokkan data ke dalam 2 kelompok, yaitu data latih dan data uji. Data latih memiliki 108 data (2007 s.d 2015) dan data uji menggunakan 10 data (2016).  Proses pelatihan dilakukan pada data latih dan menunjukkan nilai estimasi yang dihasilkan dapat mengikuti pola curah hujan, yakni dengan nilai MSE 9,996 × 10-7  pada iterasi ke 61.607. Nilai koefisien korelasi antara data keluaran dan masukan pada proses pelatihan adalah 1 (korelasi sempurna). Sedangkan pada tahap pengujian menggunakan data uji diperoleh bahwa hasil model mendekati pola curah hujan sebenarnya dengan nilai koefisien korelasi adalah 0,8333 (korelasi sangat kuat). Hal ini menunjukkan bahwa parameter cuaca dan suhu permukaan laut yang digunakan dalam penelitian ini merupakan prediktor yang baik untuk mengestimasi curah hujan di Kota Pontianak. Kata Kunci : Curah hujan, Propagasi Balik, Estimasi
Pemodelan Penyebaran Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Mempawah Menggunakan Metode Cellular Automata Sofiani, Maria; Sampurno, Joko; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1570.198 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i2.24419

Abstract

Metode cellular automata telah digunakan untuk memodelkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tutupan lahan Provinsi Kalimantan Barat dari citra satelit tahun 2012 dan peta yang memuat fire history tahun 2013 di Kabupaten Mempawah. Tahap pengolahan data dimulai dengan mengelompokkan data vegetasi ke dalam 2 kelompok vegetasi yaitu: vegetasi basah dan vegetasi kering. Peta yang telah disimpan sebelumnya dalam format “.jpg” dipotong ke dalam ukuran 250 x 250 piksel. Pemodelan kebakaran hutan dan lahan dengan metode cellular automata menggunakan geometri sel segi empat 2 dimensi. Jenis tetangga sel utama yang digunakan adalah jenis moore neighborhood (8 sel tetangga). Gambar hasil pemodelan dan data pembanding kemudian diolah melalui tahap grayscale dan thresholding, lalu kedua gambar diuji untuk diperoleh nilai koefisien korelasinya. Nilai koefisien korelasi tertinggi dari pengujian gambar hasil pemodelan terhadap 49 koordinat titik api yang berbeda sebesar 0,6850 (korelasi kuat) pada koordinat titik api (100,130). Hasil penelitian menunjukan bahwa metode cellular automata dapat digunakan untuk memodelkan penyebaran kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dengan baik. Kata Kunci :Cellular Automata, Kebakaran Hutan, Grayscale, Thresholding
Co-Authors . Mulyadi A. Kushadiwijayanto, Arie A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.Nurrahman, Yusuf AA Sudharmawan, AA Abdi Manaf Actuti, Niqki Ade Putra Adinur, Rizki Suanda Adityo Raynaldo Adlina, Zora Ulva Afdal Afdal Afif, Hasnan AGUNG PRIYONO Agung, Medha Pradipta Agus Atmadipoera Agustina, Sella Agustinawati, Putri Lovia Aji Wibowo, Nugroho Alfian, Putri Nurafifah Salwa Ali Ibrahim Alkadrie, Syarif Adrian Maulana alpiana, fila Amriani Amir Andi Ihwan ANDRIANSYAH, TRI Andryani, Semi Anggraini, Tri Zunika Ari Ansari, Aji Anthoni B Aritonang Anthoni B. Aritonang Ar, Irine Rahmani Utami Arie A. Kushadiwijayanto Arie A. Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arief Nurrahman, Yusuf Arif Fadillah Ariq, Muhammad Rizki Arisandi, Riska Candra Armedi, Rama Asiseh, Nur Asri Mulya Azhari Auliansyah, Auliansyah Bambang Kurniadi Bayu Wijaya Putra Berlin, Wisnu Sanjaya Boni Pahlanop Lapanporo Catur Purwanto, Catur Dedi Haryanto Dedi Haryanto Desriani Lestari Desriani Lestari Dewi, Anna Mailasari Kusuma Dheriessa Ayudhea Dilapanga, Raihan Retriansyah Dwi Retno Dwihastuty, Leny Dwiyoga Nugroho Dynova, Anindya Putrie Dzacky Nur Syachrani, Noval Endang Lestari Ruskan Enjella, Enjella Eva Tavita Evinda, Annisa Aulia Fachrul Rozy FADILAH FABIANY, NYAYU Farah Hendara Ningrum Farhaby, Arthur M Fawazi, Ilham Feri Tiona Pasaribu Fitri Novi Windu Fitriani Fitriani Fitriyawita, Mega Gapar Gapar, Gapar Ginting, Madi Juna Permalem Godja, Balduyanus Yosep Harianto Harianto Harianto Harianto Haris Kawarizmi Hariyanto, Surya Harmi, Hendra Hartati, Siti Hartono Hartono Helena, Shifa Heni Susiati Herni Suryani Idawati, Nora Ignatius Suprih Sudrajat Ikha Safitri Ilyas, Nail Radhy Imaniraga, Moh Tegar putra Indah Yuliastuti, Indah Indah, Amalia Nurul Indra Jaya Intansari, Gayatri Irawan, Suhardi Irfana Diah Faryuni Irma Ridhayani Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Iryani, Ani Isharianto, Isharianto Isragusra, Muhammad Ardi Jalanidi, Narendra Jesiani, Eka Mey Jimmie Jimmie Joko Sampurno Joko Sampurno Jordy, Roy Juniarti, Lita Kurniawati, Junia Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kusumardana, Setra Lelly Erlita Safitri Leoneto, Bambang A Lestari, Rita Dwi Ayu Linda Jati Kusumawardani Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lukman Nuzul Hakim Maharani, Khairy Yunda Manaf, Abdi Mardianto Mardianto Mardianto, Tomi Mariskha, Silvia Eka Marjusalinah, Anna D. Maulana, Adrian Mega Sari Juane Sofiana Mega SJ Sofiana Meidiana, Vivin Mihardja, Dadang Kurniadi Mimin Setiadi Minsas, Sukal Misrianto, Misrianto Mohd. Fadzil Akhir Muh Diah Fatur Ulhaq Muh. Ishak Jumarang Muhammad Alfatur Rakhman Muhammad Fathurrahman Muhammad Fauzan Ar-raafi Muhammad Ihsan Muhammad Yusuf Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Multazam, Multazam Neva Satyahadewi Nidya Wisudawati Nora Idiawati Novaria, Eva Novya Jovita, Ghita Nur Santy Asminaya Nurdiansyah, Sy Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurdin, Amalia Nurmal, Ifnaldi Nursalam, Lodri Khairul Octavia, Yollanda Pratama Octavianti, Angelia Oktavia Oktavianingsih, Ika Okviyani, Nur Pamenang, Unggul Pradana, Tedy Dian Prakoso, Muhamad Iqbal Pratama, Prasetya Rahmat Prayitno, Dwi Imam Puji Lestari, Jeni Purnama, Freddy Surya Purwita Sari, Purwita Putra, Yudha Perdana Putri, Intan Putri, Yelda Pertia Merlinda Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmatullah, Sigid Ranawudd, Uray Iffat Richi Riandi Riski Abdoli Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Riza Adriat Rohyati, Eny Romiyansah, Romiyansah Romli Romli, Romli Rudianto, Arif Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rusdi Efendi S.J Sofiana, Mega Saepudin, Miming Sainuddin, Sainuddin Sampera, Holland Sandy, Amiruddin Sanjaya, Obbi Saputra, Wandi Saudi, Akbar Indrawan Septianingrum, Rergisza Vika Priscilla Zudianty Serafi Yana Siti Khumaidatul Umaroh Sobrina, Khoirunnisa Nabila Sofiani, Maria Suci Handayani, Suci Suhardini, Indah Suharno Sukal Minsas Sulastri Arsad Sunardi Sunardi Suparta, Adrian Surya Darma Suryani, Dina Susi Widiatmi Sy. Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarifah Aini Syerly Klara Tahirah Hasan Tarigas, Meilinda Tria tedi, tedi Tia Nuraya Tria Gustiningsi Triningsih, Endang Triska, Indah Peggy Triyono Triyono Ummu Kalsum Basman Utami, Pratita Budi Utami, Ria Vietsaman, Dionisius Endy W. Kurniawan Wafha Fardiah Wailmi, Khil Wanto, Deri Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah warsidah Warsidah, Warsidah Waskito, Tejo Wicaksana, Arya Aji Widada Sulistya Winarti, Vina Wulandari, Apriani Yelli Ramalisa Yudha Arman Yulian Syahputri Yuliono, Agus Yuni, Wahyuni Yusman Yusman, Yusman Yusuf A. Nurrahman Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Nurrahman Yusuf, Hambali Zibar, Zan Zulfian Zulfian `B Aritonang, Anthoni ’Izza, Aminatul Fattachil