p-Index From 2021 - 2026
10.609
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Archive of Community Health JURNAL GIZI INDONESIA LINK Jurnal Berkala Epidemiologi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Jurnal Keperawatan Silampari Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Kesehatan Global JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jambura Journal of Educational Chemistry Jambura Journal of Chemistry Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya Health Information : Jurnal Penelitian Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat ASEAN Journal of Community Engagement Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Berdaya Mandiri Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia JOURNAL LA MEDIHEALTICO KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal EduHealth Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Jurnal Abdimas Terapan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Malahayati International Journal of Nursing and Health Science POLITICO Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Orang dengan Risiko Terinfeksi Virus HIV di Puskesmas Bukit Sangkal Kota Palembang Tahun 2024 Cahyani, Putri Aqmah; Najmah, Najmah; Khairunisa, Khaila Sugma; Febriyanti, Theresia Utpala; Perdana, Andi Gilang; Fahrizal, Muhammad; Maharani, Sasha Tiara; Harmadi, Harmadi; Putri, Rica Syafrida; Ismarini, Dinia
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i4.6256

Abstract

The increasing incidence of Human Immunodeficiency Virus (HIV) in Indonesia, especially among the productive age group, emphasizes the urgency of quality healthcare implementation. The government has set Minimum Service Standards (SPM) as mandatory guidelines for regions, including services for high-risk HIV groups. This study aimed to analyze the achievement level of HIV-related SPM and the quality of resources at Bukit Sangkal Health Center, Palembang, in 2024. A descriptive quantitative approach was used, based on secondary data from the health center’s HIV program report. The findings revealed varied levels of HIV service coverage: pregnant women (126.6%), TB patients (46.9%), STIs (54.2%), MSM (4.4%), and no coverage for transgender individuals and female sex workers. The availability of supporting facilities reached 96.6%, while human resources were only at 80% due to the absence of nursing staff. The overall service quality index stood at 88.3%. The study concludes that although some groups exceeded targets, substantial disparities persist among key populations. Community-based outreach strategies and strengthened intersectoral collaboration are needed to address these gaps and improve the overall quality of HIV services.
Enhancing nutritional status of stunted toddlers via supplementary feeding programs in Musi Banyuasin, 2023 Dariusmansyah, Azmi; Najmah, Najmah; Wulandari, Anggun Restu; Maryadi, Maryadi; Mayasari, Yesi; Lestari, Ayu Seftiani; Sukaesi, Elvi; Marelinda, Cesa; Mazidawati, Mazidawati; Syamsia, Salwa; Budi, Iwan Stia; Safitri, Wulandari Dwi; Zalzabila, Anisah
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 14, No 1 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgi.14.1.68-74

Abstract

ABSTRACTBackground: Stunting is caused by long-term malnutrition. To reduce this problem, the government has launched the Supplementary Feeding Program (SFP). In Musi Banyuasin Regency, this program is called “BUNDA AS (Bunda dan Anak Sehat)”.Objective: To provide an overview and compare the nutritional status of stunted and wasted toddlers before and after the intervention of supplementary feeding program in Musi Banyuasin Regency in 2023.Materials and Methods: This study employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach. The human subjects in the study were 107 stunted and wasted toddlers aged 6-59 months, all from low-income families in the working area of Primary Health Care Center Musi Banyuasin. Anthropometric parameters were used to assess nutritional status. The Supplementary Feeding Program was implemented for 90 days. There are three main meals, one animal protein snack, and two additional supplementary feeding servings for toddlers aged 6-24 months each day. Paired t-tests was used to analyze the data and evaluate the effectiveness of SFP on the nutritional status of stunted and wasted toddlers.Results: The results showed significant changes in the nutritional status of toddlers based on the indicators of weight for Age (WAZ), height for Age (HAZ), as well as the ratio of weight to height (WHZ) before and after the BUNDA AS intervention. The paired t-test revealed a significant difference mean weight and height of toddlers (p = <0.0001).Conclusion: There was an effectiveness of SPF on the nutritional status of stunted and wasted toddlers before and after the intervention of the BUNDA AS program in Musi Banyuasin Regency in 2023.Keywords: BUNDA AS; nutritional status; stunting; toddlers
Isu Generalisasi dalam Penelitan Kualitatif, Kritik Umum pada Penelitan Kualitatif di Bidang Ilmu Sosial dan Kesehatan Najmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan umumnya dilakukan untuk memperoleh hasil untuk diaplikasikan pada populasi luas. Ada dua metode penelitan; metode kuantitatif dan kualitatif. Pada metode kuantitatif, metode sampling dibutuhkan untuk mendapatkan responden penelitan secara random. Sehingga, hasil penelitan bisa diaplikasikan di populasi luas. Sedangkan, pada metode kualitatif, sample dipilih dalam jumlah yang kecil dengan kriteria tertentu. Sehingga, jika konsep generalisasi pada metode kuantitatif diterapkan pada metode kualitatif, hasil dari penelitan kualitatif tidak bisa diaplikasikan pada populasi luas. Pada tinjauan pustaka ini membahas bahwa generalisasi bukan merupakan target utama dalam penelitan kualitatif. Tujuan utama penelitan kualitatif adalah untuk mendapatkan informasi yang mendalam dan untuk medapatkan pemahaman yang lebih baik pada isu penelitan. Kemudian, beberapa bidang juga lebih sesuai jika diinvestigasi dengan metode kualitatif seperti, persepsi terhadap penyakit kronis, efektivitas program kesehatan, etnografi dan antropologi, dan persektif sosial. Pendapat lain menyatakan bahwa penelitan kualitatif bisa digeneralisasikan jika menggunakan desain penelitan yang komprehensif. Kesimpulan review ini bahwa generalisasi bukanlah isu utama pada penelitian kuallitatif ataupun kuantitatif. Metodologi yang akurat haruslah dipilih sesuai dengan pertanyaan penelitan sehingga validitas internal dan eksternal penelitan bisa menghasilkan penelitan yang bermanfaat pada populasi.Kata kunci: Kualitatif, kuantitatif, generalisasi, jumlah sampel, populasi
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Chikungunya di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya Kabupaten Ogan Komering Ilir Nuryasari Mahani; Misnaniarti; Najmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Demam Chikungunya disebabkan oleh virus famili Togaviridae, genus alfavirus yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pada September 2009, Kabupaten Ogan Komering Ilir terjadi KLB demam Chikungunya sebanyak 11.598 kasus. Berdasarkan data Puskesmas Kutaraya, demam Chikungunya selalu muncul dari September hingga Desember 2009 sebanyak 45 kasus. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam Chikungunya di wilayah kerja Puskesmas Kutaraya Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2010.Metode : Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan menggunakan studi kasus kontrol. Sampel yang dibutuhkan sebanyak 43 kasus dan 129 kontrol dengan perbandingan 1:3. Selanjutnya, data diolah dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square dengan á = 0,05.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat pendidikan (ñ-value = 0,017) dengan OR = 2,499 (CI 95% : 1,227-5,090), penggunaan obat anti nyamuk (ñ-value = 0,021) dengan OR = 2,416 (CI 95% : 1,192-4,898), dan kepadatan hunian rumah (ñ-value = <0,0001) dengan OR = 4,961 (CI 95% : 2,363-10,415) terhadap kejadian demam Chikungunya.Kesimpulan : Disarankan untuk meningkatkan hygiene perorangan dan menjaga sanitasi lingkungan yang baik sehingga dapat mengurangi dan mencegah terjadinya demam Chikungunya.Kata kunci : Demam Chikungunya, Sosioekonomi, Perilaku, Lingkungan
Studi Komparatif Perilaku Buang Air Besar pada Masyarakat yang Telah dan Belum Menerapkan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Inderalaya Resti Irmalasari; Najmah; Nur Alam Fajar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2011): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Sanitasi merupakan salah satu tantangan bagi negara berkembang. Menurut, laporan MDG tahun 2007, sekitar 70 juta orang masih mempraktikan buang air besar sembarangan. Hasil studi ISSDP 47% masyarakat berperilaku buang air besar ke tempat terbuka. Hal ini tentunya berkontribusi terhadap tingginya angka – penyakit berbasis sanitasi seperti diare. Sebagai bentuk intervensi yang telah dilakukan pemerintah adalah program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat(STBM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku buang air besar (BAB), antara masyarakat yang telah dan belum menerapkan program STBM di Kecamatan Inderalaya tahun 2010.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Metode penelitian yang digunakan dengan menyebarkan kuesioner pada masyarakat. Data dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan program SPSS dan dilakukan analisis univariat dan bivariat dan multivariat. Sampel penelitian adalah masyarakat Desa Ulak Segelung (STBM) yang berjumlah 74 orang dan masyarakat Desa Tanjung Agung (Non STBM) yang berjumlah 72 orang.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan,(Pvalue<0,0001), sikap(Pvalue<0,0001), ketersedian jamban (Pvalue<0,0001) dan perilaku (Pvalue<0,0001), antara masyarakat Desa Ulak Segelung (STBM) dan masyarakat Desa Tanjung Agung (Non STBM).Kesimpulan: Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa variabel pengetahuan (Pvalue<0,0001) merupakan variabel dominan yang mempengaruhi perilaku masyarakat.Kata kunci : STBM, pengetahuan, sikap, perilaku buang air besar, ketersedian jamban
Efektifitas Koagulan Ekstrak Biji Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Daya Hidup Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.) pada Pengolahan Air Limbah Minyak Goreng Restoran Cepat Saji X di Palembang Helen. K; Hamzah Hasyim; Najmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pencemaran air limbah minyak goreng bukan masalah yang ringan. Minyak goreng memiliki ikatan polimer kompleks yang dapat menutupi permukaan sungai kemudian menahan oksigen dan menghalangi sinar matahari yang akan masuk ke dalam sungai, sehingga fotosintesa pun terganggu.Metode : Desain penelitian adalah eksperimen sungguhan dengan rancangan pretes-postes kelompok kontrol, bertujuan mengetahui efektifitas ekstrak biji kelor (Moringa oleifera) pada pengolahan air limbah minyak goreng pada restoran cepat saji X di Palembang terhadap daya hidup ikan mas (Cyprinus carpio L.). Populasi adalah semua ikan mas ras kumpay. Sampel 6 ekor ikan mas, menggunakan analisa univariat dan bivariat.Hasil Penelitian : Secara ringkas hasil yang didapat ikan yang di intervensi dengan koagulan ekstrak biji kelor memiliki rata-rata daya hidup 4 kali lebih lama dibandingkan yang diintervensi dengan koagulan tawas. Pengujian dengan Efektifitas Treathment diperoleh t = 0,022 dengan harga kritis pada signifikansi 0,01 = 3,36 dan signifikansi 0,05 = 2,02 di dapat perbandingan (0,022 < 2,02 < 3,36), bermakna bahwa penelitian ini signifikan baik pada signifikasi 0,05. Hasil Uji T dengan SPSS for windows didapat 0,021 artinya hasil penelitian signifikan (t > 0,05). Dengan demikian, ekstrak biji kelor terbukti efektif membantu menggumpalkan pada pengolahan air limbah minyak goreng. Kesimpulan : Ekstrak biji kelor (Moringa oleifera) dapat digunakan sebagai koagulan alami yang aman bagi kehidupan ekosistem air tawar serta dapat menggumpalkan air limbah minyak goreng dalam lebih baik daripada koagulan tawas. Kata Kunci : Koagulan, Moringa oleifera, Air limbah minyak goreng
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masturbasi pada Remaja SMA di Kecamatan Indralaya Utara Tahun 2010 Indah Eliyanti; Nur Alam Fajar; Najmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Remaja adalah masa peralihan antara tahap anak dan dewasa yang dikenal dengan istilah pubertas. Perkembangan pada remaja meliputi perkembangan fisik, psikis dan pematangan fungsi seksual. Perubahan akibat kematangan seksual secara biologis yang dialami oleh remaja merupakan salah satu hal yang dapat menyebabkan remaja mengalami kebingungan dalam menghadapi dorongan seksualnya. Salah satu cara yang dilakukan remaja untuk menyalurkan dorongan seksualnya adalah dengan melakukan masturbasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masturbasi pada remaja SMA di Kecamatan Indralaya Utara tahun 2010.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara teknik proportional random sampling yakni siswa SMA yang akan menjadi sampel di setiap SMA dipilih secara proporsional berdasarkan jumlah total sampel yang diinginkan yaitu sebanyak 84 siswa. Faktor yang diteliti adalah variabel sikap, peran orang tua, persepsi atas kendali perilaku dan perilaku masturbasi pada remaja. Data tersebut diolah dengan menggunakan sistem komputerisasi kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa 57,1% responden mempunyai sikap negatif, 44,0% responden mempunyai orang tua yang tidak berperan, 29,8% responden mempunyai persepsi atas kendali perilaku yang tidak baik dan 27,4% responden mempunyai perilaku masturbasi abnormal. Dari hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap (p value = 0,031; RP = 3,7; CI 95%: 1,2- 11,3), peran orang tua (p value = 0,031; RP = 3,3; CI 95%: 1,2-9,1), dan persepsi atas kendali perilaku (p value = 0,013; RP = 4,0; CI 95%: 1,4-11,2) dengan perilaku masturbasi pada remaja.Kesimpulan : Ketiga variabel independen (sikap, peran orang tua, dan persepsi atas kendali perilaku) berhubungan secara signifikan dengan variabel dependen (perilaku masturbasi remaja). Kata kunci: Perilaku masturbasi, Remaja
Determinan Ibu dalam Memilih Tenaga Penolong Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Saling Kabupaten Empat Lawang Tahun 2010 Fanny Indriyani; Najmah; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia karena masih rendahnya cakupan pertolongan oleh tenaga kesehatan. Angka cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Muara Saling sebesar 78,09%, jadi sekitar 21,91% persalinan masih ditolong oleh dukun bayi. Pencapaian masih belum sesuai dengan target indikator Kabupaten yaitu sebesar 95 %. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui determinan ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan.Metode: Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah ibu yang pernah melakukan persalinan dilihat dari persalinan anak terakhir baik dalam keadaan hidup ataupun mati dan termasuk ke dalam sasaran ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Saling pada Tahun 2010. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 84 orang (faktor non respon 10%). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Simple Random Sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis data univariat dan bivariate.Hasil Penelitian: Variabel tingkat perekonomian keluarga (p=<0,001), pengetahuan (p=0,020), persepsi sehat sakit (p=0,049), peran keluarga (p=0,012) dan biaya persalinan sebelumnya pada ibu dengan paritas > 1 (p=,0,01) berpengaruh terhadap pemilihan tenaga penolong persalinan.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pemilihan tenaga penolong persalinan di wilayah kerja Puskesmas Muara Saling dipengaruhi oleh tingkat perekonomian keluarga, pengetahuan, persepsi sehat sakit, peran keluarga dan biaya persalinan sebelumnya. Kata Kunci: Tenaga penolong persalinan, persalinan
Hubungan Bauran Pemasaran terhadap Pemanfaatan Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang Nyayu Rahma; Iwan Stia Budi; Najmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Rumah Sakit Pelabuhan Palembang adalah Rumah Sakit tipe C dengan kapasitas 58 tempat tidur. Pemanfaatan instalasi rawat inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang masih kurang. Hal ini terlihat dari Bed Occupational Rate (BOR) pada tahun 2010-2011 sebesar 48,52% -51,65% dibawah standar DEPKES 60- 85%.Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional yang bersifat deskriptif dan analitik, dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi pasien rawat inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang. Jumlah sampel 80 orang. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan metode univariat, bivariat dengan uji analisa chi square dan multivariat dengan uji analisa regresi logistik program SPSS.Hasil Penelitian : Hasil analisis uji hubungan antara bauran pemasaran dengan pemanfaatan instalasi rawat inap Rumah Sakit Pelabuhan Palembang, dari 7 variabel bauran pemasaran, terdapat 6 variabel yang mempunyai hubungan dengan pemanfaatan instalasi rawat inap, yaitu variabel produk (OR=6, pvalue=<0,0001), harga (OR=10, p-value=0,0001), tempat (OR=5, p-value=0,001), orang (OR=5, pvalue=0,002), proses (OR=7, p-value=0,0001), dan bukti fisik (OR=8, p-value=0,0001). Berdasarkan hasil analisis regresi logistik multivariat, terdapat empat variabel bauran pemasaran yang paling berpengaruh, yaitu produk (OR=7, p-value=0,008), harga (OR=15, p-value=<0,0001), proses (OR=8, p-value=0,007), danbukti fisik (OR=18, p-value=<0,0001).Kesimpulan : Rumah Sakit Pelabuhan Palembang perlu meningkatkan pemasaran dengan memperhatikan variabel-variabel bauran pemasaran yang berpengaruh terhadap pemanfaatan instalasi rawat inap, terutama yang masih di nilai tidak baik oleh pasien rawat inap, yakni variabel orang dan bukti fisik. adapun tujuannya agar BOR BOR Rumah Sakit Pelabuhan Palembang meningkat sesuai dengan standar DEPKESKata Kunci : Bauran Pemasaran, Pemanfaatan Instalasi Rawat Inap.
Analisis Determinan Sosial Kesehatan dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Puput Vini Aristianti; Najmah; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Malaria adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan namun lebih dari satu juta orang meninggal karena malaria setiap tahun. Malaria adalah penyakit yang secara signifikan berpengaruh pada orang miskin yang mengalami kekurangan ekonomi, sosial dan pendidikan. Malaria juga merupakan penyakit yang tumbuh subur pada keadaan krisis dan perpindahan penduduk (Oxfam, 2008). Wilayah kerja puskesmas puput merupakan daerah endemis tinggi malaria dengan API 43,92‰ pada tahun 2011 dan merupakan yang tertinggi di kabupaten bangka barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar faktor risiko determinan sosial kesehatan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Puput Kabupaten Bangka Barat Tahun 2012.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode kasus kontrol tidak berpasangan, dengan besar sampel kelompok kasus 58 responden dan kontrol 58 responden, yang diambil berdasarkan populasi dengan teknik pengambilan sampel purposive dari data hasil pemeriksaan darah malaria pasien pada puskesmas puput tahun 2012. Data diolah dengan program SPSS 19 dan dilakukan analisis univariat, bivariate dan multivariate dengan α: 0,05.Hasil Penelitian : Variabel yang ternyata berpengaruh dengan kejadian malaria adalah kondisi rumah (p=<0,001), kondisi lingkungan luar rumah (p=<0,001), kondisi lingkungan kerja (p=0,001), kebiasaan keluar rumah pada malam hari (p=<0,001), perilaku pencegahan malaria (p=<0,001), pelayanan kesehatan (p=0,007) dan migrasi (p=0,004). Tidak ada hubungan yang bermakna antara status sosial ekonomi dengan kejadian malaria (p=0,266). Analisis regresi logistik berganda menunjukkan bahwa variabel yang merupakan faktor risiko malaria adalah kebiasaan keluar rumah pada malam hari (adjusted OR: 6,7; 95% CI: 1,6-28,4), kondisi lingkungan luar rumah (adjusted OR: 5,6; 95% CI: 1,2-25,5) dan perilaku pencegahan malaria (adjusted OR: 4,1; 95% CI: 1,4-11,9).Kesimpulan : Pengendalian malaria baik penyuluhan maupun penyemprotan (IRS) harus lebih ditingkatkan pada wilayah yang sangat berisiko sebagai tempat perkembangbiakkan dan peristirahatan nyamuk anopheles sebagai vektor malaria. Dibuat kebijakan mengenai penduduk pendatang yang berasal dari luar Provinsi Bangka Belitung agar diberikan obat pencegahan malaria dan informasi mengenai malaria sebelum memasuki Provinsi Bangka Belitung, karena Bangka Belitung merupakan daerah endemis malaria. Serta jaminan kesehatan yang juga mencangkup pendatang / imigran.Kata Kunci : malaria, determinan sosial kesehatan, determinan sosial malaria, Puput Bangka Barat
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Abdillah, Muhammad Yusuf Adawiyah, Putri Robiatul Adeleine Silva Vanessa Adelina Fitri Adhiani, Sylvia Aerosta, Danny Kusuma Afifah, Fachrina Akram, Muhammad Zulhady Alfha, Liese Margaretha Almandra, Gabriella Mariza Amiyarsih, Sri Amrina Rosyada Anita Rahmiwati Annisa Soraya Salsabila Aprina, Fenty Apritama , Faris Ar Rahma, Citra Ayu Ariqa, Nur Zihan Aristianti, Vini Arpansyah, Arpansyah Arviani Arviani Ashilah, Athiyah Asmaripa Ainy Auli Irfah Ayu, Fivi Tri Azizah, Shinta Azmiyah Rahma Zanjabila Batu, Annalisa Lumban Botutihe, Deasy N. Cahyani, Putri Aqmah Catherine Dwi Augusthi Putri Catherine Dwi Augusthi Putri Chairil Anwar Chairunnisah J Lamangantjo Citra Afny Sucirahayu Citra Afny Sucirahayu Dalimawati, Dalimawati Damai Kasih Waruwu, Prischila Danny Kusuma Aerosta Dariusmansyah, Azmi Daryanti, Edhita Putri Davies, Sharyn Graham Deasy Natalia Botutihe Dedis Oktaviani Denni Affandi Denny Ruliansyah Desmonda F, Maria Devi Bunga Pagalla Dewi Handayani DIMAS ANDRIANTO Dini Arista Putri Domu, Siti Afdianti Dwi Larasati, Dwi Dwi Septiawati Dwi Septiawati, Dwi Elvi Sunarsih Elwin, Ghani El Mughni Muhammad Hidayatullah Erga Kurniawati Erni Mohamad Esti Sri Ananingsih Fahrizal, Feri Fahrizal, Fery Falah, Samsul Fanny Indriyani Fanny Indriyani, Fanny Faturahmah, Erni Febria Mandeka Febria Mandeka Febriyanti, Theresia Utpala Fenny Etrawati Fenty Aprina Fenty Aprina Feranita Utama Feranita Utama Fitri Samsuri, Ullya Fitria, Rizki Habibi, B Y Habibulloh, Annisa Hadji, Fitri Haerawati Haerawati Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hamzah Hasyim Hanifah, Arindi Dinda Haris Munandar Harmadi Harmadi Helen K, Helen Helen. K Hendri Iyabu Henny Henny Heri Cahyono Hotmauli, Arnita Imam Much Ibnu Subroto Imat Rahmatilah Indah Eliyanti Indah Eliyanti, Indah Indah Puji Septeria Indah Purnama Sari Indahsari, Siti Rahmi Inoy Trisnaini Iqlima, Erni Irwantika, Nanda Ishak Isa Ismarini, Dinia Iswanto Iswanto Iswanto Iswanto Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jafar La Kilo Januar Sitorus, Rico Jordanti, Happy Mira Juariyah Juariyah Julhim S Tangio Julianti, Mita Jusna Ahmad Kelara, Anggun Khairunisa, Khaila Sugma Khoirunnisa, Salsabila Kostiawan Sukamto, Kostiawan La Ode Aman Lestari, Ayu Seftiani Liberty, Iche Andriany Lilis Suryani Lukman A. R. Laliyo M, Kornelia Rosvita Maharani, Azzahra Maharani, Sasha Tiara Malfiro, Anisa Mangara Sihaloho Mardiyatun Nasyidah Marelinda, Cesa Marisa Marisa Marniayati, Lisa Maryadi Maryadi Masrid Pikoli Maulaya, Najmah Mayasari, Yesi Mayel, M. Iqbal Mazidawati, Mazidawati Melanie Boursnell Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Miyarti, Sinta Mochammad Imron Awalludin Mohammad Zulkarnain Monica Tiara Samboina Mufarika, Rully Muhammad Fahrizal, Muhammad Muhammad Idrus Muhammad Ridho Sadewa Murniati, Happy Mutiara Wahyuliana Nabella, Luthfiana Najmah Maulaya Najwa Nurul Izzah Namirah Adelliani Naomi, Christara Cicelia Nengsih, Nengsih Neshy Sulung Netty Ino Ischak Ningsih, Windi Indah Fajar Nining Indah Sari Nita Suleman Novia Sri Anda Yani Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Umi Latifah, Nur Umi Nuraini, Mawar Nurannisyah , Rizky Nurhayati Bialangi Nurita, Yuni Nurlaili Nurlaili Nurmalia Ermi Nurmalia Ermi Nurqanita, Ajeng Fathia Nurul Rahma Nurul Rahma, Nurul Nuryasari Mahani Nuryasari Mahani, Nuryasari Nyayu Rahma Oktaviani, Dedis Opir Rumape Padi, Maryam Penatarita Penatarita Perdana, Andi Gilang Permana Putra, Dicky Pomuato, Sasmita Prasteyaji, Fidela Nailan Faza Prastykha Tri Wahyuni Pratami, Yunita pridamayanti, Arviana Putri, Debby Amanda Putri, Luthfi Septianti Artika Putri, Rica Syafrida Putri, Sarah Dwi Putrisha, Shantya Adeline Rachmawati, Aisyah Rahma, Nyayu Rahmat Fajri Rahmawati, Mala Ramadhani, Andi Indra Wulan Sari Ramanda, Dea Fadhilah Ramawati, Mala Ranjani, Intan Salsabila Putri Rapika Dianita, Nesya Resti Irmalasari Resti Irmalasari, Resti RIANTINA, ANITA Ricko, M. Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rimadona, Nia Rini Anggraini Rini Anggraini Rini Anggraini, Rini Rini Mutahar Rini Oktarina Ririn Yaumil Pratiwi Ririn Yaumil Pratiwi, Ririn Yaumil Risda Anjani Rizky, Irma Tiara Rizma Adlia Syakurah Rizma Adlia Syakurah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rozin, Abid Safirah, Salwa Safitri, Wulandari Dwi Salsabila, Gea Salwa Safirah Sangkota, Vivi Dia Afrianti Saphira, Bella Rino Sari Andajani Sari, Merry Afriliana Sari, Yoki Arum Saskia Rahma Irawan Savira, Mahwa Septeria, Indah Puji Sherin Andrea Putri Sijabat, Zoiw Michaela Giane Silva Vanessa, Adeleine Silvy Alvionita Siti Halimatul Munawarah Siti Mukholipah Siti Mukholipah, Siti Siti, Siti Halimatul Munawarah SRI RAHAYU Sri Yuliani Frisilia Dewi Sucirahayu, Citra Afny Suhendra, Ahmad Adi Sukaesi, Elvi SYADZA, EGA RAVA Syafitri, Syafitri Syafrida Putri, Rica Syamsia, Salwa Tari, Putri Inrian Thayban, Thayban Thiodoris, Fernando Trisnawarman, Trisnawarman Tukan, Maria Magdalena Nona Motu Utami, Tya Palpera Utari, Syahri Aulia Vanvie, Chynta Rahma Vanya Gita Purnamasari Vini Aristianti Waras Nurcholis Wardhani, Adelia Kesuma Weni, Mustika Wijangga, Putu Wiwin Rewini Kunusa Wulandari, Anggun Restu Yani, Novia Sri Anda Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yudhi Setiawan Yudhi Setiawan Yudhi Setiawan Yuliarni Yuliarni Yulyana Kusuma Dewi Yurizal Yurizal Yusri Yusri Yusri Yusri Yuszda K Salimi Zahara, Rahma Zahirah, Aliyyah Zalzabila, Anisah Zanjabila, Azmiya Rahma Zhafirah, Yunida Zico Ariesandi ZULAIHA ZULAIHA Zulkarnain, Mohammad