p-Index From 2021 - 2026
10.621
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Taqdir Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ijtimaiyah: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Jurnal PAI Raden Fatah Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Jurnal Pendidikan dan Konseling Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Borneo Educational Journal (Borju) An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kolaboratif Sains Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru TOFEDU: The Future of Education Journal Journal of Contemporary Islamic Primary Education IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Journal of Innovative and Creativity JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Fatih: Journal of Contemporary Research Jurnal Pendidikan Nusantara NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Ulil Albab AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Cakrawala Akademika Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Jurnal Selaksa Makna Profetika: Jurnal Studi Islam Advances In Education Journal Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Hakikat Kurikulum Dalam Kurikulum Pendidikan Islam Nabila Alifah; Rina Ramadhani; Alihan Satra
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic Education Curriculum serves as a fundamental framework for shaping learners who excel academically while possessing strong moral character, spiritual resilience, and adaptability to contemporary challenges. In Islamic thought, the curriculum is understood as an integrated system of planning, implementation, and evaluation aimed at forming Muslims who are faithful, knowledgeable, and virtuous. The Qur’an and Hadith function as normative sources that require contextual interpretation to remain relevant in modern educational settings. Islamic education emphasizes the integration of cognitive development with moral and ethical values, positioning learning as a process of holistic character formation. This curriculum adopts a comprehensive approach that balances spiritual objectives, moral conduct, intellectual growth, and essential life skills. The integration of Islamic values with general sciences requires contextual and value-based pedagogical strategies rather than rote memorization. However, implementation faces challenges such as limited teacher competence and a lack of contextual teaching materials. Therefore, strengthening teacher capacity and developing adaptive learning resources are essential. As noted by Irmawati (2024), Islamic value integration must respond to contemporary social and technological demands to holistically develop students’ knowledge, skills, and moral attitudes.
The Concept of Islamic Education from the Perspective of Ontology, Epistemology, and Axiology Alihan Satra; Ezarryal Radditya; Rendy Hernawan
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In a culture where changes in human behavior are challenged by the advancement of the times, education is essential.  Therefore, we require new, comprehensive formulations of the idea of education, particularly Islamic education, which is the subject of this study.  This study aims to explain Islamic educational philosophy's ontology, epistemology, and axiology. When gathering data, a qualitative approach using literature study approaches is used, followed by descriptive analysis and a conclusion to address the problem.  The study's findings demonstrate that ontology encompasses examination, criticism, correction, and foundation. On the other hand, sources, methods, techniques, and objects are all part of epistemology. The ideals of worship, ihsan, future, mercy, trust, da'wah, and tabsyir are part of the axiology of Islamic educational philosophy.
Principles of Islamic Education Raysha Rahmani Fabillah; Sindi Umami; Alihan Satra
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Education represents a deliberate and structured effort to guide learners in developing their potential holistically as servants of Allah who fulfill the role of khalifah (steward) on earth. Contemporary Islamic education faces fundamental challenges, particularly the dichotomy between religious and secular knowledge and formalism in moral education. This article aims to clarify the philosophical foundations of Islamic education principles, formulate the core principles centered on Tauhid (Islamic monotheism), and systematically classify them into Fundamental, Methodological, and Operational categories. Through philosophical approach and literature review, this study demonstrates that Islamic education principles form an integrated framework where Tauhid serves as the central axis integrating all aspects of education. The findings reveal that sustainable implementation of these principles can overcome the fragmentation of knowledge and address formalism in character development. This systematic classification provides a clear reference framework for educational institutions, policymakers, and educators in implementing Islamic education more effectively, humanely, and in accordance with contemporary developments.
Hakikat Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Alihan Satra; Artisya Wulan Dini; Shofiani Januarsi Putri Raulih
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the nature of learners in Islamic education by highlighting their inherent potential, including fitrah, intellect, and spirituality, which must be developed holistically. Learners are viewed as active subjects who possess awareness, intention, and responsibility in the learning process. Islamic education emphasizes balanced intellectual, emotional, social, and spiritual development to shape the ideal human being (insan kamil). Understanding the nature of learners is essential for designing Islamic education that remains relevant to contemporary needs.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN DAUR ULANG CANGKIR PLASTIK BEKAS DI DESA SUNGAI DUREN Haza Triyunita; Syahla Kholizah; Ilma Wasilah; Sabitna Khoiriyah; Niken Novelia; Zikka Apriadi; Nadilia Permata Sari; Alihan Satra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56406

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui penguatan keterampilan produktif menjadi strategi penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di wilayah pedesaan. Di sisi lain, permasalahan limbah plastik rumah tangga, khususnya cangkir plastik bekas, masih belum dikelola secara optimal di Desa Sungai Duren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi perempuan melalui pelatihan kerajinan daur ulang berbasis pendekatan partisipatif learning by doing. Program diikuti oleh 15 perempuan usia produktif dan dilaksanakan melalui tahapan penyuluhan, praktik langsung, serta pendampingan produksi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56 menjadi 84, serta 80% peserta mampu mempraktikkan kembali proses produksi secara mandiri. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan keberanian peserta dalam memasarkan produk secara terbatas. Pelatihan ini menunjukkan bahwa integrasi antara pemberdayaan ekonomi dan pengelolaan limbah plastik dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, dan ekologis yang saling berkelanjutan di tingkat komunitas.
Problematika Implementasi Hadis tentang Tajhizul Jenazah (Pengurusan Jenazah) di Era Modern Regina Trismayanti; Berlianna Rahmawati; Meri Noktaria; Dedi Munawwar Yasin; Khoirul Aziz; Alihan Satra
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mrsefj90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi hadis tentang tajhizul jenazah (pengurusan jenazah) dalam konteks masyarakat modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ajaran normatif dalam hadis Nabi Muhammad SAW dengan praktik yang berkembang di masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap hadis-hadis terkait, kitab syarah hadis, serta literatur fikih klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika utama, yaitu dominasi tradisi lokal yang cenderung menggeser praktik sunnah, penundaan pengurusan jenazah karena alasan sosial dan administratif yang tidak selalu sejalan dengan prinsip penyegeraan, rendahnya literasi dan keterampilan masyarakat dalam pengurusan jenazah, serta munculnya tantangan kontemporer yang berkaitan dengan kondisi medis dan situasi khusus. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman hadits secara kontekstual dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariat, seperti kemaslahatan, kemudahan, dan pencegahan bahaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi keagamaan yang berkelanjutan agar praktik pengurusan jenazah tetap sesuai dengan ajaran Islam dan relevan dengan dinamika kehidupan modern.
Thaharah sebagai Fondasi Pendidikan Ibadah: Penguatan Literasi Fiqih Wudhu, Tayamum dan Mandi Wajib dalam Pendidikan Agama Islam Sadri Zulkiffli; Maila Rosyadah; Siti Dhea Luthfiyyah; M. Arridho; Rifqi Annas; Alihan Sastra
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/kg2ct733

Abstract

Thaharah (bersuci) merupakan aspek fundamental dalam Islam yang menjadi syarat sah berbagai bentuk ibadah. Namun, pemahaman peserta didik terhadap konsep dan praktik thaharah, khususnya wudu, tayamum, dan mandi wajib, masih perlu diperkuat melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sistematis dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran thaharah sebagai dasar pendidikan ibadah serta urgensi penguatan literasi fiqh peserta didik dalam memahami hukum, tata cara, dan hikmah pelaksanaan wudu, tayamum, dan mandi wajib. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fiqh, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi fiqh thaharah tidak hanya berorientasi pada penguasaan aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap religius, kesadaran spiritual, dan keterampilan dalam praktik ibadah yang benar. Integrasi materi thaharah dalam pembelajaran PAI berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik serta penguatan karakter disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab dalam beribadah. Dengan demikian, penguatan literasi fiqh thaharah menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan ibadah yang komprehensif dan berkelanjutan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KREATIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK DI TPQ SIROTUSSITAT AZ ZAHRA Alihan Satra; M. Rizky Padriansyah; Adisty Zaskia; Adelia Dwi Pareza; M. Dzaki Anoraga
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.10791

Abstract

This research is based on the fact that learning at the Al-Qur'an Education Park (TPQ) is dominated by conventional methods and lacks variety, and children's learning interest is low. TPQ Sirotussitat Az Zahra in Tapus Village, Lembak District, Muara Enim Regency, uses a creative learning approach to increase children's interest in learning. In a qualitative descriptive approach, data is collected through observation, interviews, and documentation. Data collection, data reduction, data delivery, and conclusion drawing are all stages of the research. The results show that creative learning through interactive methods such as playing, drawing, and question-and-answer sessions, along with supporting media such as Uno cards, flip bottles, videos, posters, singing techniques, and Educaplay-based educational games, can increase children's interest in learning. This improvement is demonstrated by students who are more engaged, active, involved, and interactive in the learning process. Students understand the material more easily because the learning atmosphere is more enjoyable and less monotonous. Therefore, creative learning has proven effective in increasing students' interest in learning by maximizing their cognitive, affective, and psychomotor involvement. ABSTRAK Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) didominasi oleh metode konvensional dan kurang variatif, dan minat belajar anak rendah. TPQ Sirotussitat Az Zahra di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, menggunakan pendekatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan minat anak dalam belajar. Dalam pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data, pengurangan data, pengiriman data, dan penarikan kesimpulan adalah semua tahapan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kreatif melalui metode interaktif seperti bermain, menggambar, dan tanya jawab, serta media pendukung seperti kartu Uno, botol flip, video, poster, teknik bernyanyi, dan game edukatif berbasis Educaplay dapat meningkatkan minat anak dalam belajar. Peningkatan ini ditunjukkan oleh siswa yang lebih terlibat, aktif, terlibat, dan berinteraksi dalam proses pembelajaran. Siswa lebih mudah memahami materi karena suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak monoton. Oleh karena itu, pembelajaran kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan minat siswa dalam belajar dengan memaksimalkan keterlibatan kognitif, afektif, dan psikomotorik mereka.    
Konsep Alam Semesta dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis (Kajian Tematik) Naila Zulfa Farrasah; Hardi Setiawan; Alihan Satra
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines the concept of the universe as described in the Qur'an and Hadith and analyzes its relationship with modern science. Using a library research method, this study explores Qur'anic verses and prophetic traditions that describe the creation, structure, and purpose of the universe. The findings reveal that the Qur'an presents the universe as an organized and purposeful creation of Allah SWT, referred to as ayat kauniyah (signs of God's greatness in the natural world). The creation process is described in stages from a unified state (ratq), its separation (fatq), the smoke phase (dukhan), the formation of seven heavens and the earth, to the ongoing expansion of the universe—showing remarkable convergence with modern cosmological theories such as the Big Bang. The study identifies four key wisdoms of creation: a stage for testing human deeds (ibtila'), a facility supporting humanity's stewardship role (taskhir), moral education on discipline and diligence (sunnatullah), and liberation from nihilism. The article concludes that the Qur'an and modern science are not contradictory but complementary, where science explains the mechanism of the universe and the Qur'an provides its meaning and moral direction.
Relevansi Dakwah Islam di Era Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Telaah Al-Qur’an dan Sunnah Sany Nurul Aini; Annissa Salsabilla Choirutunnisa; Alihan Satra
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of science and technology in the modern era has brought various conveniences as well as moral challenges to human life. Rapid technological advancement is often not balanced with the strengthening of spiritual and ethical values, resulting in moral crises, disinformation, and degradation of humanity. On the other hand, Muslims still face the problem of scientific dichotomy that separates religious knowledge from general sciences. This article aims to analyze the integration of Islamic da’wah with the development of science and technology through critical and logical thinking based on the Qur’an and Sunnah. This study employed a library research method using a descriptive-analytical approach toward various Islamic and modern scholarly sources. The findings indicate that da’wah in Islam is not limited to verbal preaching but can also be implemented through professionalism, scientific development, and ethical use of technology. The integration between revelation and science needs to be carried out through an interconnected approach so that technological advancement remains within the framework of human welfare. Therefore, the mastery of science and technology grounded in Islamic values can become a relevant instrument of da’wah in building modern civilization
Co-Authors Abdul Kher Ade Akhmad Saputra Ade Ariana Adelia Dwi Pareza Adelia Septiani Adis Margareta Adisty Zaskia Afrina Salsabilla Agustina, Rahma Ahmad Dimas Zulchoiri Ahmad Farhan Pratama Ahmad Fikri Ramahdoni Ahmad Yasin Ubaidillah Ahmad Zaid Mabruk Ahmad Ahnaf Nasihin Aida Imtihana, Aida Airin Rhoshellia Aisyah Aisyah Aisyah Wulandari Alda Oktaviana Aldani, Muhammad Fariz Ali Murtopo Aliah, Fatimah Aliyah Reyhana Naveeda Amalia Agustina Amelia Eka Pratiwi Amelia Vega Amilda Amilda Ana Nuryati Andieni Aprilyne Laurensia Andini Alexa Saputri Anggun Desta Maharani Anggun Risfiani Anjely Juniarti Annisa Zahro Annissa Salsabilla Choirutunnisa Antika, Rindi Antyesti Anugrah Putri Sakti Arin Setiani Arini Arini Ayu Soleha Aripan Zaldi Artisya Wulan Dini Assah, Hafidzah Aulia Azzahra Aulia Pravaita Hapsari J.M Aulia Rahmania Aulya Al Azahra Ayu Suci Lestari Ayu Wigati Azzahra, Aliffia Putri Bagas Baiti, Nur Baldi Anggara Balkis Adelia Berliana Azizah Berlianna Rahmawati Binasti Cahnia, Dian Cindy Dikara Cindy Dwi Julianti Cintiyah Margaliani Claudia Sintia Bella Dea Paramita Dedi Munawwar Yasin Devina Devina Dewa Nurkholis Diki Tantowi Dimas Seto Wardana Dwi Adelia Dwi Anggun Rahmawati Dwi Oktariani Dwi Yuliana Sari Efriliyanti, Lia Ega Chelsia Eka Rahma Prihatini Elsi Abelia Erni Rahmawati Ezarryal Radditya Fadilah, Nur Ainun Faiz Mubarok Fajri, Muhammad Imam Fajriansyah, Kautsar Farzanah, Alifah Putri Fatima Zulfa Fatimah Tuzahro Febi Amanda Kurnia Febianti, Aisyah Ferdiansyah, Muhammad Rivaldo Fitri Yani Fitri Yanti Fitriani, Dwi Okta Gegeh Baitu Rahmat Hakim, Aulia Hanna Nabila Hanni Nadila Hardi Setiawan Haza Triyunita Helena Anggraini Heli Intan Permata Sari Herwan Efendi Hidayah, Refiana Ayu Nurul Ibnu Rozali Ilma Wasilah Imada Baisisalam Imam Muarif Intan Ratnasari, Isdaria Mawarni Istiati Paulina Kohan Istin Novalia Khotima Izzati, Jovita Nurul Jamanuddin Jamanuddin Jayadi Ramadhan Jeny, Aliya Julia Wulandari Jumhur Jumhur KalisaYogi Septiya Karoma Karoma Karunia Hazyimara Keysia Vectrina Zahra Khasanah, Kharismatun Khofifatuzzahroh Khoirul Aziz Kisti Wulan Dari Kuswatun Hasana Laeli Fitriani Lailatus Sangadah Latifa, Anida Ummu Laura Dwi Saputri Leny Marlina Lesi Sri Rahmadona Lia Efriliyanti Lidia Lifia Fanessa Lili Rahmawati Lisa Karunia Lisyah Dwi Cahyani Lutfiyyah Lutfiyyah Lutfiyyah M. Arridho M. Dzaki Anoraga M. Fakhri Jani M. Ilham Febriansyah M. Rafli Juliandra M. Rizky Padriansyah M.Sarippudin Mahdor Maila Rosyadah Makmur Zakaria Ma’arif, Fahmi Meiliza Amelia Andariska Melia Amanda Putri Melinda Agustin Melly Kurnia Meri Noktaria Merza Kellyn Rahmadilla Meta Amelia Mezi Meilina Mia Prianti Mifta Ramadiah Migo Ahmad Syumus Shalahuddin Muhammad Fajar Salam Nugraha Muhammad Hadi Nugraha Muhammad Hafiz Alwan Muhammad Ihsan Sawaluddin Muhammad Ilham Darmawan Muhammad Mirza Naufal Muhammad Nurudin, Muhammad Muhammad Riza Fajrul Azhar Muhammad Rizki Muhammad Rizki Ramadhani Muhammad Yusuf Azzikri MUHAMMAD ZAKY Mujila Mukaromah, Indah Muslimah, Mona Muthi’ah Muthi'ah Mutia Nandini Mutiara Bintari Muzdhalifah, Muzdhalifah Nabila Alifah Nabila Putri Amalia Nadilah Nadilah Nadilia Permata Sari Nadirah Syafitri Nadiya Wulan Dari Naila Zulfa Farrasah Najwa Septiana Fahlawi Nasywa Yunisah Nazarmanto Nazhifah, Nazhifah Nazuwa Putri Khairunissa Nazwa Salsabillah Nelsa Ondiana Niken Novelia Novicha Salsabilla Novita Sari Nur Hidayah Adelia Nurhidayah Nurhidayah Nurkholiza, Hafizah Nurmalina Nursahida Nursahida Nursyahrani, Reka Juwarni Nurwijayanti Nuryudiasih Oka Putra Pradana Wahyuda Oktaviana, Alda Padlah, Ummul Prabu Santana Pratama , M. Andri Pratama, Irja Putra Putri Melati Rafika Agustiana Rahdian Novan Rifky Rahelita Astuti Rahma Alia El Zahra Rahma Yesi Rahmadani, Novi Rahmawati, Sabina Raisya Mayora Ramadhan, Rahmad Ramadon, Muhammad Ramba Pernanda Randi Gunawan Ranti Riani Nur Iffah Rantika Miranti Raysha Rahmani Fabillah Rebagus, Handi Reffa Muhammad Adedyo Regina Trismayanti Rendy Hernawan Repiana Repiana Revina Indriani Reza Anjani Rianto, Muhammad Ikbal Rifqi Annas Rihanatul Jannah Rina Ramadhani Ririn PermataSari Ririn Yuliani Risninda Aslamia Rizka Hidayatul Mubarokah Rizqa Zakiyah Rizqina Kautsaran ROMEINITA, ELFIRA Romli Romli, Romli Sabitna Khoiriyah Sadri Zulkiffli Saidatum Munawaroh SALSABILA, ANNISA Salsabilla, Riva Laila Salwa Pratiwi Sany Nurul Aini Saputra, Wildan Sari , Sella Mustika Sari, Ginanda Putri Indah Seli Purnama Sari Selia Anatasa Afriliani Septa Ellydza Septia Fahiroh Septiani, Eka Zahra Serhli Adellia Shendi Wahyu Safitri Sheren Rahmadanti Shofiani Januarsi Putri Raulih Silviana Annisa Silviana, Nadia Sindi Umami Sinta Sinta Siska Deka Sulistiya Siska Wulandari, Siska Siti Dhea Luthfiyyah Siti Holijah Siti Mariyah Siti Monalisa Siti Mutmainnah Siti Naila Arini Solihah, Maratun Sri Maharani Suwandi Syahla Kholizah Syamsi Ramadhan Syarnubi, Syarnubi Tria Amanda Uday Salman Uswatun Chasanah Via Dina Palenzia Vidyasari, Vivid Wahyuni, Retno Tri Wasilah Wiramayasari Yanti, Dewi Yuli Putri Yeni Kartika Yuni Aftarisyah Yunika Yunisa, Rahma Zaharah, Rezi Zapniya Putri Andani Zikka Apriadi Zilvi Syalsabillah Zulhijrah, Zulhijrah