p-Index From 2021 - 2026
9.342
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Publikasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Indonesia JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JURNAL IQRA´ Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran AL ISHLAH Jurnal Pendidikan FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Etika Demokrasi Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam Al-Qalam Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Khazanah Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Literatus Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial Ulumuna Didaktika: Jurnal Kependidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Kajian Peradaban Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Mimbar Agama Budaya Jurnal Iman dan Spiritualitas ZAD Al-Mufassirin Southeast Asian Journal of Islamic Education Jurnal At Taujih PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) I-PHILANTHROPY: A Research Journal on Management of Zakat and Waqf International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam ICON Islamic Communication and Contemporary Media Studies PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Eduprof Jurnal Pendidikan Nusantara Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Tarikh : Journal of Islamic History and Civilization Mauriduna: Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Moderasi Beragama Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Negara dan Pemerintahan zulfadli; Munawar Rahmat; Aceng Kosasih
Rayah Al-Islam Vol 7 No 1 (2023): Rayah Al Islam April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i1.699

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam adalah golongan yang paling rentan disusupi sikap intoleransi. Untuk mencegah hal itu nilai moderasi beragama perlu diinternalisasikan pada diri seorang guru. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui moderasi beragama guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Kota Pekanbaru terhadap negara dan pemerintahan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dan teknik pengumpulan data kuesioner. Populasi penelitian guru-guru PAI SMA di Kota Pekanbaru, sementara sampelnya 78 orang. Penelitian dilakukan bulan November 2022. Hasil penelitian sebagian besar responden cenderung moderat. Ini dapat dibuktikan dengan mayoritas guru PAI SMA Kota Pekanbaru sudah memahami moderasi beragama terhadap negara dan pemerintahan, hal ini dibuktikan dengan mayoritas guru PAI kota Pekanbaru taat kepada pemimpin yang sah meski bukan pilihannya, memiliki sikap cinta tanah air, bersedia untuk ikut serta dalam pesta demokrasi, mengakui ideologi negara Indonesia adalah Pancasila, tidak adanya jurang pemisah antara agama dan pemerintahan. Di sisi lain guru PAI SMA Kota Pekanbaru menolak untuk memilih pemimpin kredibel, karena pemimpin tersebut tidak seagama dengannya. Lebih parahnya lagi guru PAI lebih menerima pemimpin yang seagama dengannya, meski pemimpin tersebut tidak mampu untuk menjadi seorang pemimpin. Tampaknya responden kurang memahami konsep negara dan pemerintahan serta kriteria memilih pemimpin dali referensi yang kredibel Islamic Religious Education teachers are the group most vulnerable to being infiltrated by intolerance. To prevent this, the value of religious moderation needs to be internalized in a teacher. In this regard, this study aims to determine the religious moderation of Islamic Religious Education (PAI) teachers in Pekanbaru City High School towards the state and government. Quantitative descriptive research method, and questionnaire data collection techniques. The study population was high school PAI teachers in Pekanbaru City, while the sample was 78 people. The research was conducted in November 2022. The results of the research for the majority of respondents tended to be moderate. This can be proven by the fact that the majority of Pekanbaru City High School PAI teachers understand religious moderation towards the state and government. Admitting that the ideology of the Indonesian state is Pancasila, there is no gap between religion and government. On the other hand, the Pekanbaru City High School PAI teacher refused to choose a credible leader, because the leader did not share the same religion as him. Even worse, PAI teachers accept leaders who share the same religion as them, even though these leaders are unable to become leaders. It seems that respondents do not understand the concept of state and government as well as the criteria for selecting leaders from credible references
Religious Moderation of Islamic Religious Education Teacher in Pekanbaru City Against Minority of Islamic Mazhab Zulfadli Achmad; Munawar Rahmat; Aceng Kosasih
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.3168

Abstract

The research aims to determine the religious moderation of Islamic religious education (PAI) teachers towards minority Islamic schools of thought. Quantitative research methods, data collection techniques with questionnaires, and data analysis are descriptive-analytic with percentages (%). Three aspects are examined: views on majority Muslims, Shia Islam, and Ahmadiyya, each netted with seven items (total of 21 items). All items have high validity (minimum alpha 0.05) and high reliability (r = 0.94 significant at alpha 0.01). Respondents to the study were 78 high school PAI teachers in the city of Pekanbaru. The study's results showed that most of the Pekanbaru PAI teachers failed to maintain Islamic moderation. They also failed to become preservers of Sunni Islam, which is moderate towards Shia and Ahmadiyya. If this attitude also occurs among Islamic Religious Education teachers in other areas, it is only natural that most students and university students are intolerant of Muslim minorities. Researchers recommend looking for learning models to eliminate negative prejudices and develop religious moderation among Muslims from different schools of thought.
Metode Tafsir Tahlili Dalam Pengembangan Tafsir Tarbawi Reyza Farhatani; Aceng Kosasih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.275 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9962

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman umat Islam yang selalu relevan sepanjang masa. Al-Qur’an berkaitan erat dengan pendidikan. Pendidikan sendiri mempunyai tempat yang strategis dalam membentuk budaya dan peradaban manusia. Nilai sastra yang tinggi di dalamnya, membuat Al-Qur’an harus dipahami dengan ilmu yang mumpuni. Metode tafsir tahlili merupakan salah satu metode tafsir yang analitis dan komprehensif. Dalam pengembangannya dengan tafsir tarbawi, seorang mufasir harus lebih bisa menangkap setiap pesan ayat yang dikandungnya dan memahami suatu pendidikan yang sedang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya pada setiap ayat Al-Qur’an tersebut.
Penguatan Pendidikan Karakter: Tinjauan Desain Internalisasi Nilai Melalui Manajemen Kontrol Karakter di Sekolah M Naelul Mubarok; Kama Abdul Hakam; Aceng Kosasih; Momod Abdul Somad; Ade Abdul Muqit; Wildan Alwi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4186

Abstract

Penguatan pendidikan karakter di Indonesia menjadi prioritas utama untuk membangun bangsa. Dengan karakter generasi penerus yang baik, diharapkan dapat mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang maju, berbudaya dan bermartabat. Sekolah sebagai salah satu lembaga yang bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang berkarakter tersebut mengemban tugas berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain  manajemen kontrol karakter yang dapat dikembangkan di sekolah dalam upaya menginternalisasikan nilai-nilai karakter pada diri siswa. Serta bertujuan untuk merumuskan unsur-unsur manajemen kontrol yang memungkinkan untuk diimplementasikan pada aktivitas penguatan pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Data diperoleh melaui literatur riset dan ilmiah, sedangkan analisa hasil dijabarkan secara deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menjabarkan bahwa desain manajemen kontrol menghendaki optimalisasi dari aktivitas  dalam internalisasi nilai siswa. Adapun indikator-indikator dari aktivitas manajemen internmalisasi nilai karakter tersebut menghendaki seorang guru untuk bisa melakukan observasi, komunikasi, motivasi, supervisi, evaluasi, serta feed back atau memberikan umpan balik
MODEL PENDIDIKAN ENTREPRENEURSHIP SKILL PADA MATERI AJAR PAI DI SMK DAARUT TAUHIID Melda Nurul Huda; Syahidin Syahidin; Aceng Kosasih
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2022.10.2.365-381

Abstract

Fenomena yang terjadi saat ini di Indonesia, keterampilan siswa dalam berwirausaha masih rendah sedangkan dengan majunya teknologi dan perkembangan zaman, siswa dituntut untuk menguasasi segala bidang termasuk kewirausahaan atau entrepreneurship. Lebih miris lagi berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus 2021 menunjukkan jumlah pengangguran di Indonesia didominasi oleh lulusan SMK hal ini disebabkan banyaknya peserta didik yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya dan tidak mempunyai bekal yang cukup mereka hanya siap untuk mengisi lowongan pekerjaan dibanding menciptakan lapangan pekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami dan menelaah terkait perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi model pendidikan entrepreneurship skill pada materi ajar PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat empat model dalam pendidikan entrepreneurship skill pada materi ajar PAI di SMK Daarut Tauhiid yaitu, model PBL (Problem Based Learning), group small discussion, observasi dan praktik.
Internalisasi Nilai Karakter Disiplin Untuk Menumbuhkan Budaya Positif di Lingkungan Sekolah Akmal Rijal; Idrus Affandi; Aceng Kosasih; Momod Abdul Somad
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2023): JIPPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jippsd.v7i2.124710

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of internalizing disciplinary character values to foster a positive culture in the school environment. The type of this research was a Mixed-methods experimental design with the subjects SD Negeri 11 and 36 Lubuklinggau students to collect data by applying internalization of disciplinary character values in school. The instruments are interview forms, questionnaires of students' knowledge and attitudes, and questionnaires internalizing disciplinary character values. Data reduction, data presentation, data analysis, interpretation, conclusion drawing and verification are all steps in the analysis of qualitative data. Quantitative data from the experimental class to the control class were evaluated as descriptive statistics. The findings show that empirical models in the development of student disciplinary character require consistency because, in schools, teachers are not used to collaborating with students to correct existing mistakes but can only provide punishment. Respondents (75.00%) rated the interaction, internalization of discipline, class agreement criteria, teacher control, more than half of respondents (56.25%), and positive discipline (86.11%). The RAI Index score was 6.60. This study offers important insights into the roles of classroom agreement, teacher control, and positive discipline in predicting different types of value regulation, including external, introjection, identified, and integrated regulation. This is an intriguing finding.
Strengthening the Moderate Character of Students’ through the Co-curricular Islamic Education Tutorial Program at Public Universities Mokh. Iman Firmansyah; Encep Syarief Nurdin; Kama Abdul Hakam; Aceng Kosasih; Ahmad Hakam
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i2.3240

Abstract

This study aims to investigate the Co-curricular role of the Islamic Education (PAI) Tutorial Program in strengthening the moderate character of students at public universities from the perspective of Emile Durkheim's collective social theory. A qualitative approach and case study method were chosen to investigate information from participants through documentation, interviews and observation. The data were analyzed through the stages of reduction, display, and drawing conclusions. The results of the study found that within a collective social framework, the PAI Tutorial Program policy is part of social responsibility that is rolled out rationally and strategically as a control effort carried out by the university by considering facts of religious understanding and behavior, as well as the phenomenon of radicalism. To strengthen the moderate character of students, this program is carried out consistently in objectives, materials, and activity units so as to support social functions through explanation and sharing of religious knowledge, role models, discipline, attitudes and open views, mutual respect and appreciation for differences of opinion, the attitude of accepting or rejecting views is based on strong arguments, and the strengthening of adab in the era of globalization. Meanwhile, to strengthen these social responsibilities and functions, this program fulfills two moral elements, namely being binding with the application of strict discipline.       Keywords:  Moderat Character, Co-curricular, Strengthening the Moderate Character
Exploring the Concept of Wahdatul Wujud Ibn Arabi: Potential Solutions for Juvenile Delinquency in Indonesia Regita Ayu; Anggi Afrina Rambe; Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja; Annisa Ningtias Cevie Putri; Aceng Kosasih; Agus Fakhruddin
Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Vol. 21 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/klm.v21i1.11857

Abstract

This research aims to analyze the concept of Ibn Arabi's wahdatul wujud as a Muslim scientist so that it can become a reference in the world of education to shape the character of students. Then the method used in this research is qualitative with a literature study approach, to describe the results of Ibn Arabi's extraordinary thoughts as a guide in character education, data collection techniques using data collection taken from books, journals and writings related to the research. Next, the data that has been collected is analyzed using text content in the form of words, images, symbols, ideas and themes in the form of messages in SDN Kertamukti III. The research results show that the concept of wahdatul wujud is very helpful in shaping students' character, such as awareness of unity, tolerance and acceptance, personality development, involvement in goodness and development of spiritual awareness. With the concept of wadatul wujud which provides an understanding that the relationship between humans and God is a unity that cannot be separated. Therefore, it is important for teachers to provide the concept of wahdatu wujud in education so that students understand the meaning of existence as a creature and reality in the world which is a manifestation of God Almighty.
Internalization Model of Discipline Character Values to Foster a Positive Culture in the School Environment Akmal Rijal; Idrus Affandi; Aceng Kosasih; Momod Abdul Somad
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 12 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v12i3.60130

Abstract

The problem of indiscipline among students has an impact on learning outcomes and their progress at school. Effective discipline helps in the achievement of goals, expectations, and responsibilities in students and an attitude that is focused on the positive behavior of students to become respectful and responsible individuals. This study aims to analyze the effectiveness of the internalization model of disciplinary character values to foster a positive culture in the school environment. Mixed research method with a total of 60 students as subject. The instruments used are interview sheets and questionnaires internalizing disciplinary character values. Qualitative data are analyzed using data reduction steps, data presentation, interpretation, and verifying conclusions. Quantitative data were analyzed with descriptive statistics, RAI scores, and percentages using the SPSS program. In accordance with the findings of the study, external regulatory aspects were obtained by 72.22%, introjected regulations by 81.11%, identified regulations by 80.00%, and integrated regulations by 85.00% were very high. The experimental class's average RAI index score of 0.3933 was somewhat higher than the control class's average of -0.0333. The control class had an RAI index that ranged from -4.40 to 3.40 and the experimental class ranged from -2.60 to 4.60. It can be said that students are encouraged to behave disciplined autonomously, not because there are rewards, punishments or just self-esteem. At this stage, students' awareness of disciplined behavior grows from within them.
Implementasi pendidikan karakter disiplin di PAUD Bima Sakti Sumedang Pudin, Ofach; Kosasih, Aceng; Ganeswara, Ganjar Muhammad
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 18, No 1 (2020): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v18i1.28721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi karakter disiplin di PAUD. Ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triagulasi yang memeriksa atau membandingkan beberapa data, termasuk komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, tindakan yang diambil dalam mengimplementasikan karakter disiplin. Karakter ini tidak dapat berhasil selama tidak ada keberlanjutan dan keselarasan antara lingkungan pendidikan seperti rumah tangga dan keluarga sebagai pembentukan karakter dan lingkungan pendidikan pertama dan utama. Untuk meningkatkan kualitas karakter disiplin dalam pendidikan, implementasi dan evaluasi diperlukan di semua tingkat pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter disiplin dalam pendidikan dapat mengubah sikap dan perilaku guru dan siswa PAUD menjadi lebih baik, misalnya guru dan peserta didik akan berjabat tangan ketika mereka datang atau meninggalkan sekolah, menyelesaikan upacara secara bergantian, tidak ada lebih banyak peserta didik yang datang terlambat atau bolos sekolah. Pengembangan dan implementasi karakter disiplin merupakan tindakan yang harus dilakukan untuk menciptakan peserta didik yang terbiasa berperilaku lebih disiplin.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah, Abas Abdul Hakam Achmad Faqihuddin Achmad Ghiyats Setiawan Ade Abdul Muqit Agung Dwi Putra Agus Fakhruddin Ahmad Dimyati Ridwan Ahmad Hakam Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu Akmal Rijal Al Mubarok, Zulfa Muntaha Alwi, Wildan Amatullah, Zulfa Afifah Anggi Afrina Rambe Anjani, Ratna Dwi Annisa Ningtias Cevie Putri Ayu, Salsabilla Martina Azka, Ibnu Azka, Nur Rohmatul Bekti Bernardi Cucu Surahman Darisman, Dede Devina, Feri Djuniasih, Elisabeth Edi Suresman Eka Nur Hidayah Elan Sumarna Elia Anggraeni Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endis Firdaus, Endis Fahrudin Fahrudin Fakhrurrozi, Pupu Fakhrurrozi, Pupu Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah, Faqihatuddiniyah Ganeswara, Ganjar Muhammad Ghivari, Raditya Wilmar Gyan Puspa Lestari Hamrain, Fathur Baldan Haritsahrizal, Muhammad Zaid Henny Henny, Henny Herlina, Hani Herlina, N. Hani Hidayah, Eka Nur Hidayah, Tsabita Nawal Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hoerunisa, Elsa Hoerunisa, Elsa Huda, Melda Nurul Hyangsewu, Pandu Idrus Affandi Idrus Affandi Indah Sari Istianah Istianah Jamhari Jamhari Kama Abdulhakam Khansa Ufairah, Marsa Asy-Syifa Lanang, Tegarku Lestari, Gyan Puspa Lisyani, Nisa M Naelul Mubarok M. Naelul Mubarok M. Nur Faizin M. Ridwan Hidayatulloh, M. Ridwan Machmudah, Anisah Mariani, Naniek Maulidya Nisa Melda Nurul Huda Miftahul Haera Mokh. Iman Firmansyah Momod abdul Somad Mubarok, M Naelul Mubarok, Muhammad Ramdan Muhamad Mauris Faruqi Ali Muhamad Parhan Muhammad Fikri Muhammad Hizba Aulia Muhammad Naelul Mubarok Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja Muhammad Ridwan Hidayatulloh, Muhammad Ridwan Muhammad Thoriq Alfaiza Mujayapura, Muhammad Retsa Rizaldi Mukhlis, Zen Fuad Mulky Munawar Mulyana Abdullah Munawar Rahmat Mupid Hidayat Muqit, Ade Abdul Murfid, Bahy Rynar Nadri Taja Nasrudin, Ega Neng Rina Rahmawati Nofitayanti, Nofitayanti Novi Setiawatri Nugi Rizki Pritantia NUR FATIMAH Nurti Budiyanti Oki, Alber Oktari, Dian Popi Permana, Gumiwang Arkadia Putra Pudin, Ofach Qolbi Mujahidillah Adzimat Sukmayadi Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Roslan Abdur Rahmat Nur Rakhmat, Cece Ramdani, Ajang Ramdani, Alwan Husni Ramdani, Muhamad Ratnasari, Juni Regita Ayu Reyza Farhatani Ridho Fadhilah Rika Sartika Rinita Rosalinda Dewi Rosidin, Asep Rukmana, Anin Rust, Rustina Saepul Anwar Saptani, Entan Senjaya, Sutisna Shafa Aulia Az-Zahra Sigit Ruswinarsih Sigit Ruswinarsih Siti Komariah Siti Nurbayani Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Somad, Momod Abdul Sri Mulya Nurhakiky Suhendi Suhendi Sumarna, Andri Ramdani Sumarna, Andri Ramdani Supriyadi, Tedi Supriyono Supriyono Syafe'i, Makhmud Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Tatang Hidayat TATANG HIDAYAT, TATANG Tya Shofarina M. Nur Udin Supriadi Unanda, Mahaldi Uncu, Adeliza Eva Usup Romli Velinda, Azelia Velinda, Azelia Vena Dwi Oktaviani Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wildan Alwi Wilodati Yadi Ruyadi Yogi Setiawan Yuli Apriati Yulistiani, Yulinda Nurul Yulistiani, Yulinda Nurul Yulyana, Intan Luwih Yulyana, Intan Luwih zulfadli Zulfadli Achmad