p-Index From 2021 - 2026
11.12
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Ilmiah WUNY E-SOSPOL JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Komunikasi Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan SOSIOLOGI NUSANTARA Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Tourism & Hospitality Essentials Journal INVOTEC Jurnal Civicus E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun International Journal Pedagogy of Social Studies Jurnal Analisa Sosiologi JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme The Journal of Society and Media JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Jurnal Eduscience (JES) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Edukasi IPS Jurnal Educatio FKIP UNMA Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Studi Kasus Inovasi Ekonomi International Journal of Educational Review Jurnal Paedagogy The Innovation of Social Studies Journal BUDGETING : Journal of Business, Management and Accounting Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Didaktika: Jurnal Kependidikan Ilomata International Journal of Management Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Absorbent Mind Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Brawijaya Journal of Social Science De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Progresif Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Gawi: Journal of Action Research JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Regeneration of Speakers Of The Basiacuong Oral Tradition in Alam Panjang Village, Kampar Regency Tiffany Yolanda; Siti Nurbayani; Wilodati
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i1.2569

Abstract

Indonesia is a country rich in oral traditions. Oral traditions currently face serious challenges due to modernization and globalization. One oral tradition that still survives but faces the challenge of regeneration is Basiacuong, which is embodied in the Kampar Malay community. This study aims to analyze the regeneration process of Basiacuong oral tradition speakers in Alam Panjang Village, Kampar Regency. The study used a qualitative case study design. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation studies. Data analysis was carried out through reduction, thematic categorization, narrative presentation, and triangulation of sources and techniques to maintain the validity of the findings. The results show that the regeneration of Basiacuong speakers in Alam Panjang Village is driven by the self-reliance of traditional leaders (niniok mamak) who built halls as routine training centers. The regeneration process takes place dialogically and gradually, with an emphasis on mastering the core structure (batang) before language ornamentation (bunga). This model creates an inclusive and consistent space for cultural reproduction. However, regeneration still tends to be reactive because the motivation to learn often arises after someone obtains a traditional title.
Pendidikan Multikultural berbasis Kearifan Lokal untuk menumbuhkan Karakter Toleransi Nurlaili Handayani; Elly Malihah; Kokom Komalasari; Siti Nurbayani
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v6i1.4301

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis internalisasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya berbasis kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik triangulasi. Temuan pertama, internalisasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) inklusif dan program sabtu budaya. Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, pemahaman multikultural guru, kerja sama sekolah dengan lintas organisasi eksternal. Faktor penghambat: program pelatihan guru belum maksimal, minimnya sumber belajar (teks book) yang menginterasikan kearifan lokal secara kontekstual, serta kesenjangan sarana prasarana antar sekolah. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal agar siswa siap menjadi global citizenship yang  berkakter, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk mewujudkan karakter toleransi.
IMPLEMENTATION OF PERMENDIKDASMEN NUMBER 4 OF 2026 IN STRENGTHENING TEACHER PROFESSIONALISM IN CHARACTER DEVELOPMENT OF SENIOR HIGH SCHOOL Raihana Hisan Taqiyyah; Siti Nurbayani; Siti Komariah
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 4 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from South Africa, Philippines, and Indonesia
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i4.9669

Abstract

Purpose – This article examines the implementation of the Regulation of the Minister of Primary and Secondary Education (Permendikdasmen) Number 4 of 2026 concerning Protection for Educators and Education Personnel and its contribution to strengthening teacher professionalism in fostering the character of high school students, as well as developing a conceptual model that explains the causal mechanism between legal protection, psychological security, teacher professional agency, and character education.Methodology – The research used a qualitative approach with a case study design in one State High School, involving in-depth interviews with sixteen informants, participant observation, and document study. It analyzed the data thematically, with data validity strengthened through source triangulation and member checking.Findings – Legal certainty has been proven to form psychological security and self-efficacy of teachers that encourage the courage to uphold discipline, but this change in attitude only manifests into real action when supported by contextual resources in the form of principal's leadership and collegial solidarity; On the other hand, the gap in advocacy literacy and the residual concern about social-digital pressures show the structural limitations of legal instruments in reaching risks beyond the legal-formal realm.Contribution – This research fills the gap that has separated the study of teachers' legal protection from the theory of professionalism and character education, with the main contribution being the PELITA Model (Strengthening Regulatory Understanding, Continuous Education and Socialization, Structural Advocacy Services, Collegial Interaction, Transparency and Documentation, and Public Communication Adaptation), a cyclical framework that synthesizes the causal chain of legal protection–psychological safety–teacher agency–character education also offers practical guidance for other high school education units.
IRONI SEBAGAI BENTUK PERUNDUNGAN SIBER PADA KOMENTAR DI TIKTOK TERHADAP INFLUENCER SKINCARE Adistirana Putty; Siti Nurbayani; Rika Sartika
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i2.6818

Abstract

Fenomena perundungan siber di media sosial saat ini masih marak ditemukan. Seiring dengan bertambahnya pengguna media sosial, bertambah pula perundungan siber di media sosial. Salah satu pengguna yang beresiko menjadi korban perundungan siber yaitu influencer skincare sebagai pengguna yang aktif menunjukkan diri di media sosial. Komentar yang ditemukan sebagai komentar perundungan bukan hanya yang bersifat secara langsung namun terdapat juga yang berbentuk halus dan sulit dikenali. Komentar tersebut dapat kita sebut sebagai komentar ironi mengacu pada gaya bahasa sindiran yang dikemukakan oleh Groys Keraf. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik dan pemaknaan kalimat ironi dalam komentar perundungan terhadap influencer skincare di platform Tiktok. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan analisis wacana. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap akun influencer skincare @ratu.ghania, ditemukannya 35 komentar ironi pada 21 video yang diunggah mulai dari pertengahan tahun 2024 hingga Juli 2025. Komentar yang ditemukan sesuai dengan sifat dari gaya bahasa ironi dan mayoritas berbentuk sindiran halus terhadap influencer skincare tersebut. Kemudian komentar yang ditemukan mengarah pada kondisi fisik influencer tersebut terutama pada kondisi kulit wajahnya. Selain itu, komentar yang ditemukan juga mengarah pada ketidaksetujuan hasil ulasan produk yang dipromosikan namun berkaitan pula dengan kondisi kulitnya. Contoh komentar perundungan berbentuk kalimat ironi yang ditemukan yaitu seperti “perasaan ga ilang-ilang tuh jerawat” yang memiliki maksud untuk menyatakan secara halus bahwa wajah korban tetap saja berjerawat dan “jerawatan aja ttp cantik” kalimat tersebut terlihat seperti pujian namun diiringi dengan diksi bermakna negatif.
Co-Authors - Sapriya Aceng Kosasih, Aceng Acep Supriadi Achmad Hufad Ade Budhi Salira Adhiani Nur Arifah Adira Ismi Wahyuni Adistirana Putty Ahmad Hudaiby Galikusumah Aisiah Aisiah Ajeng Gayatri Oktorani Putri, Ajeng Gayatri Alia Abdullah, Mirna Nur Amaliya, Rizki Amanah, Dini Asmiatul Andreian Yusup Andreian Yusup Andreian Yusup Andriana, Novik Anik Widiastuti Anik Widiastuti Annuraini, A. Anwar Soleh Purba Arindini Ayu Kisvi Rizkia Arini Cantika Dewi Armi Alzzaini Alkautzhar Asalia, Nadia Asep Dahliyana Asep Mahpudz Aswili, Lalu Wahyu Harits Asyahidda, Fajar Nugraha Aulia, Nevia Ayu Ariyana Mulyani Azzahra, Traztha Shifa Bangkit Alamsyah Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cecep Darmawan Dadang Sundawa, Dadang Darisman, Dede Dasim Budimansyah Denada Ferita Sihite Denada Sihite Denadi Kusnandar Sudrajat Desi Astuti Dinar Hargono Dini Miftakhul Jannah Disman Disman Disman, Disman Eka Anggreni, Eka Elis Solihat Elly Malihah Elsa Puji Juwita, Elsa Puji Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erni Mardiati, Erni Eva Precilia Lukman Eva Precilia Lukman Fadhillah, Faiq Akmal Faiq Akmal Fadhillah Fajar Nugraha Asyahidda Farhana, Husna Faturochman, Rizky Febi Febriyanti Febrianti, Adinda Aulya Firdaus Aulia Rahman Frismayanti Fitrianingrum Ghisa Aulia Rahmah Hamdan Hamdan, Hamdan Hana Nur Farida Haryadi, Rahma Nur Isnaini Hermawan, Ibnu Ibrahim, Intan Maharani Idrus Affandi Ilma Kesumaningsih Imam Malik Ismail, Mail Jalu Rafli Ismail Juzika, Olline Kamil, Ibrahim Karim Suryadi Karim Suryadi Kasihani, Ni Nyoman Kokom Komalasari Kokom Komalasari Leni Anggraeni Lesmana, Fanji Lestari, Syifa Yulia Linda Sari Lingga Utami Lukman, Eva Precilia Lusiana, Lisa Ma'krufi, Jamiatul Midya Aulia Nisak Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alya, Mirna Nur Moh. Dede Muhamad Iqbal Muhamad Jidan Andhika Faturrohman Muhammad Ilham Mudin Muhammad Nur Muliawati, Dian Munggaran, Rengga Akbar Mutiani Mutiani N, Deyana Zenita Nadhila Zulfa Khairani Najamunnisa, Anis Najamunnisa, Anis Nana Supriatna Nana Supriatna Ngatemi Ngatemi, Ngatemi Nindita Fajria Utami Nisrina Syifa Syauqiyah Nita Noviani, Nita Novik Andriana Nugraha, Muhammad Adhitya Nugraha, Restu Adi Nur Farida, Hana Nur'aeni, Eneng Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman Nurilawati, Vitri Nurlaili Handayani Nurul Qomariah Pardede, Adinda Jennifer Peggi Pratiwi Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Prastiwi, Nadhya Indah Pratama, Rexa Putra Puji Siswanto Puji Siswanto Puji Siswanto Purba, Nurwidyastuti Setiamanah Purnama, Tedi Puspita Wulandari, Puspita Rahmat Rahmat Raihana Hisan Taqiyyah Rama Wijaya Abdul Rozak Ramadhan, Moch. Gilang RE, Pudentiana Rr Rengga Akbar Munggaran Rexa Putra Pratama Rika Sartika Rizal Fahmi Rizkia Amalia Rizkia, Arindini Ayu Kisvi Sabirina Hajarani Salma Fauziyyah Fadlullah Sardin Sarita, Saras Sarita, Saras Setiadi, Elly Malihah Shafira Dewi Faza Shahibah Yuliani Shahibah Yuliani Siriat, Lisken Sisdiana, Etty Siti Komariah Siti Komariah Siti Komariah Siti Komariyah Siti Komariyah Sofian, Rizki Solihat, Elis Somantri, Asep Risman Sri Nurhayati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Supriyono Supriyono Susan Fitriasari Syifa Fauziah Tanshzil, Sri Wahyuni Tiffany Yolanda Tresna Rahayu Tutin Aryanti Ujang Kusnadi Adam Usmaedi Usmaedi Usmaedi Utami, Lingga Wahidah, Ananda Wahyudi, Sandra Wilodati Wilodati Wirda, Yendri Yanuarita Nur Hanifa Yeni Kurniawati Yuliani, Shahibah Yusup, Andreian