p-Index From 2021 - 2026
8.681
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Publikasi Pendidikan Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Paramita: Historical Studies Journal Cendekia Jurnal Ushuluddin Auladuna AT TA´DIB Conciencia Jurnal Sejarah Citra Lekha Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Udayana Journal of Law and Culture PARAMUROBI At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Al-Ta'lim Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini International Journal of Asian Education Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial jurnal dikdas bantara Awwaliyah Ngabari: Jurnal Studi Islam dan Sosial LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran BIOCHEPHY: Journal of Science Education Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Journal of the Community Development in Asia JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Ghaitsa: Islamic Education Journal Jurnal Pustaka Indonesia Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies attufula Al-Munawwarah Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam IJITL JPT : Jurnal Pendidikan Tematik
Claim Missing Document
Check
Articles

Video Animasi Interaktif Dalam Pembelajaran Matematika Di SMPN 7 Kota Bengkulu Anissa Putri Zaini; Suradi, Ahmad; Saltifa, Poni
JP2MS Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.2.225-234

Abstract

Penggunaan media pembelajaran sangat membantu proses pembelajaran didalam kelas. Media pembelajaran hendaknya mendukung terjadinya interaksi aktif dari peserta didik. Terlibatnya peserta didik secara langsung dalam pelajaran akan memudahkan mereka untuk memahami materi yang disampaikan. Salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan adalah video animasi interaktif. Dalam mengembangkan video ini diharapkan membantu peserta didik dalam memahami materi kesebangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pembuatan video animasi interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Reseach and Development dengan menggunakan desain ADDIE sebagai model penelitiannya. Model ini terdiri dari 5 tahapan yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa video animasi interaktif valid untuk digunakan di sekolah dengan nilai kevalidannya sebesar 92,33%. Hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan secara signifikan dengan nilai n gainnya adalah 78,63% sehingga dapat dikatakan bahwa video animasi interaktif efektif dijadikan sebagai media pembelajaran dalam menyampaikan materi kesebangunan.
The Politics of Islamophobia in Indonesia: Reacting Religious Issues in Politics Aryati, Ani; Suradi, Ahmad; Marpuah, Siti
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v8i1.11657

Abstract

This research analyses the political ramifications of Islamophobia in Indonesia, particularly how the apprehension linked to radical Islamic ideologies shapes the responses of government and political entities. Utilising a qualitative library research approach, this paper scrutinises an array of academic books, peer-reviewed journals, and scholarly articles to explore the interplay between religious anxieties and political measures. The findings indicate that the government's approach to combating perceived threats from Islamic movements involves strict enforcement of Pancasila, alleviation of fears regarding the replacement of national ideology by a caliphate, and promotion of religious moderation to deter extremism. The study highlights the politicisation of radicalism and Islamophobia, revealing the strategic use of these concerns to influence public policy and political discourse in Indonesia.
Penerapan Emosional Spiritual Questiont (ESQ) Pada Pendidikan Agama Islam Petorena, Refda; Suradi, Ahmad; Iqbal, Moch
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Ghazali tentang konsep emosional dan spiritual (ESQ) pada pendidikan agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen yaitu buku-buku dan jurnal penelitian tentang konsep emosional dan spiritual (ESQ) pada pendidikan agama Islam. sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emosional spiritual quetiont (ESQ) dalam Pendidikan Agama Islam menjadi menolong individu menguatkan iman, akidah, dan pengetahuan terhadap Tuhannya dengan hukum-hukum, ajaran-ajaran dan moral agamanya. Kecerdasan Emosional dalam pendidikan Agama Islam disebut dengan kognitif Qalbiyah karena hati merupakan pusat pendidikan akhlak. Selain itu Spiritual terdiri empat komponen yaitu, qalb (hati/jiwa), roh (al-ruh), an-nafs (nafsu) dan akal (al-‘aql). Keempat komponen yang menjadikan diri manusia memiliki kecerdasan spiritual question untuk mencapai kesempurnaan. sehingga emosional spiritual mampu mengubah setiap perilaku dan kegiatan berdasarkan keyakinannya (iman) kemampuan untuk memotivasi diri dan bertahan mengahadapi frustasi, mengendalikan dorongan hati, dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, berempati, dan berdoa. Emosional spiritual quetiont (ESQ) yang diterapkan pada pendidikan Agama Islam di Indonesia di masa saat ini masih berdasarkan pendidikan pada masa Al-ghazali di Nizhamiyah yaitu: adanya ruang kelas yang diatur dengan sistem jenjang sesuai dengan perkembangan usia anak. pola asrama, sebagaimana dikembangkan oleh pondok pesantren. Selain itu konsep pendidikan Imam Al-Ghazali di Indonesia adalah menekankan penguasaan materi pelajaran dengan cara menghafal pada tingkat dasar, dan memahami pada tingkat lebih lanjut (aspek kognitif), kemudian menekankan praktek terhadap materi pelajaran melalui sistem riyadhah (ibadah amaliyah) (aspek psikomotorik), dan menekankan penghayatan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari (aspek afektif).
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Berbasis Multikultural Untuk Menumbuhkan Budaya Toleransi Anak Di Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Gumai Kabupaten Kaur Ripi Anisa, Cintri; Suradi, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pada masyarakat multikultural diantaranya sikap etnosentris. Etnosentris merupakan sikap yang menganggap kebudayaannya, dan cara hidupnya yang paling benar dan paling baik, sehingga mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuaan, menghambat pertukaran budaya, menghambat proses asimilasi kelompok yang berbeda, sehingga memicu timbulnya konflik sosial dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai pendidikan Islam berbasis multikultural untuk menumbuhkan budaya toleransi anak dan kendala yang dihadapinya di Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Gumai Kabupaten Kaur. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: Proses Penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural di Desa Karang Dapo Petama, dengan melakukan komunikasi secara verbal yang merupakan tahap awal berupa penjelasan mengenai nilai-nilai pendidikan Islam berbasis multikultural seperti pentingnya kesatuan dalam keragaman etnis, agama, Bahasa dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat Kedua, melakukan komunikasi dua arah merupakan tahap kedua dengan interaksi langsung dengan anak tentang budaya toleransi seperti sikap atau perilaku yang menerima dan menghargai suatu perbedaan sosial budaya yang ada di lingkungan kehidupannya. Ketiga, tahap pembentukan budaya toleransi yang merupakan tahap akhir dari penanaman nilai-nilai pendidikan Islam multicultural dalam menumbuhkan budaya toleransi, baik interaksi fisik, interaksi batiniah, kepribadian maupun sikap mental, seperti sikap atau perilaku yang mengandung nilai-nilai toleransi, persatuan, kebersamaan, kesetaraan, dan nilai kekerabatan atau persaudaraan. Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai-nilai pendidikan Islam berbasis multikultural untuk membentuk budaya toleransi anak di Desa Karang Dapo, diantaranya kepribadian anak cuek, acuh, dan adanya perilaku kekerasan dan intoleran sesama anak, orang tua cuek, dan sibuk bekerja. Sehingga dapat disimpulkan untuk menumbuhkan budaya toleransi anak melalui penanaman nilai-nilai pendidikan Islam berbasis multicultural yaitu komunikasi dan penumbuhan budaya toleransi persatuan, kebersamaan, kesetaraan, dan persaudaraan. Dengan demikian dapat disarankan untuk menumbuhkan budaya toleransi anak, maka tingkatkanlah penanaman nilai-nilai pendidikan Islam berbasis multukultural.
Peranan Keteladanan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMP Islam Miftahul Ulum Kabupaten Mukomuko Mustika, Mustika; Suradi, Ahmad; Ismail, Ismail
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter siswa masih tergolong lemah, ditandai dengan masih ada siswa tidak disiplin masuk sekolah, tidak berpakaian rapi, buang sampah sembarangan, kurang sopan santun, kurang etika, masih sulit sholat duha dan dzuhur berjamaah bahkan masih terdapat siswa membolos dan merokok di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan keteladanan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter siswa SMP Islam Miftahul Ulum, dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat, serta solusinya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa sudah mulai terbentuk melalui peranan keteladanan guru Pendidikan Agama Islam terlihat dari perbuatan, tingkah laku, perkataan, kepribadian, sikap, integritas dan moral guru. Guru Pendidikan Agama Islam telah membentuk karakter siswa melalui pembiasaan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, toleransi, jujur, cinta tanah air, demokratis, dan semangat kebangsaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keteladanan guru PAI sangat berperan dalam membentuk karakter siswa khususnya karakter kedisiplinan dan religius, sehingga dapat disarankan untuk meningkatkan karakter religius dan kedisiplinan siswa, maka tingkatkanlah peranan keteladan guru PAI di sekolah.
Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Pada Generasi Abad 21 dan Implikasinya Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di MAN Kaur Fauzi, Isman; Suhirman, Suhirman; Suradi, Ahmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis internalisasi nilai-nilai agama Islam pada siswa MAN Kaur dan mengetahui faktor pendukung serta penghambatnya dalam proses membentuk karakter religius siswa pada abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif bersifat deskriptif dalam bentuk penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian penulis melakukan keabsahan dengan cara membandingkan data observasi dan wawancara, membandingkan data hasil wawancara dengan isi dokumen laluanalisis data melalui pengumpulan data, pengurangan data, penampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai-nilai religius yang dikembangkan di MAN Kaur adalah Mukhadarah dan sholat dzuhur berjamaah, namun mengenai kemampuan membaca Al-Qur’an dan menutup aurat (khususnya jilbab bagi perempuan) juga menjadi perhatian. Internalisasi yang dilaksanakan di MAN Kaur dengan cara pengenalan, penghayatan, penanaman, pembiasaan, dan pengamalan lalu dievaluasi pada buku tata tertib siswa. Pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, dan dewan guru bekerja sama menanamkan nilai-nilai religious pada siswa dengan berbagai cara dan sarana yang mendukung. Adapun faktor pendukung dan penghambat yakni faktor internal yang terdapat dalam diri peserta didik itu sendiri yang memunculkan motivasi dalam memperbaiki diri atau sebaliknya, factor eksternal yang menyangkut dorongan dari keluarga, teman atau kebiasaan sehari-hari semangat para pendidik dan tenaga pendidik sangat bertanggungjawab pada amanah yang di berikan serta pengaruh gadget apalagi abad-21 dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat akan membawa siswa pada arus yang lebih baik atau sebaliknya, sedangkan kendala yang dihadapi dalam proses internalisasi di sekolah yakni sedikitnya jumlah guru laki-laki dan sarana prasarana yang belum memadai, misalnya ukuran mushola yang masih kecil sehingga waktu sholat secara bergantian, dan lain-lain
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di Era Globalisasi di SMA IT Iqra’ Kota Bengkulu Umartin, Dodi; Suradi, Ahmad; Khairiah, Khairiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9135

Abstract

Penelitian ini bertujuan ujuan penelitian ini untuk memetakan dan mendeskripsikan strategi guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter religius siswa di era globalisasi di SMA IT Iqra" Kota Bengkulu, dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam pembentukan karakter religius siswa di era globalisasi. Jenis Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi karakter religius siswa di SMA IT Iqra" Kota Bengkulu terbilang bagus, hal itu ditunjukkan dengan sikap siswa yang mau diajak membenahi karakter religius, kemudian strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa terdiri dari 3 program, yaitu power strategi, persuasive strategi dan normative reduction dengan strategi yang digunakan masih terdapat beberapa kendala dari guru yang lain dan dukung kendala dari siswa itu sendiri. Untuk faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter religius dengan cara; pertama, menggerakkan orang dalam yaitu peran dari seorang guru, waka kesiswaan (tim kesiswaan), tata tertib sekolah, janji siswa, dan factor teman atau pergaulan siswa, kedua, menggerakkan orang luar yaitu peran orang tua atau wali murid. Kemudian faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa tentang pentingnya cinta damai, egoism peserta didik, dan pergaulan siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi guru pendidikan agama Islam sangat penting dalam pembentukan karakter religius siswa di era globalisasi. Sehingga dapat disarankan jika ingin membentuk karakter religius siswa, maka tingkatkan strategi guru di sekolah.
Strategi Guru PAI dalam Memanajemen Sarana dan Prasarana Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN Bingin Teluk Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan. Emiliana; Suradi, Ahmad; Nasution, Adam
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i2.538

Abstract

This research is motivated by Islamic education learning needs to be supported by good facilities and infrastructure. On this basis, the formulation of the problem in this study is how the strategy of PAI teachers in Facilities and Infrastructure Management in Islamic Religious Education Learning at SMPN Bingin Teluk and what obstacles are faced by PAI teachers in Management of Facilities and Infrastructure in Islamic Religious Education Learning at SMPN Bingin Teluk . The purpose of this study is to describe how the PAI teacher strategy in Facilities and Infrastructure Management in Islamic Religious Education Learning at SMPN Bingin Teluk and to describe what obstacles are faced by PAI teachers in PAI teacher strategy in Facilities and Infrastructure Management in Islamic Religious Education Learning at SMPN Bingin Bay. This type of research is field research with a qualitative descriptive approach. The results of the study concluded that the PAI teacher's strategy in managing facilities and infrastructure in Islamic Religious Education learning at SMP Negeri Bingin Teluk includes planning, namely preparing facilities and infrastructure used in the learning process, assessing the feasibility of facilities and infrastructure, mapping facilities and infrastructure by taking into account conditions. school funding, making preparations so that there are no obstacles when learning. Furthermore, in the implementation of learning the teacher shows a warm and enthusiastic attitude by showing concern and familiarity to students and giving rewards to students, using media that are in accordance with the material presented, varying teaching methods and carrying out assessments at the end of learning. Obstacles faced by PAI teachers in the management of facilities and infrastructure in Islamic Religious Education learning at SMPN Bingin Teluk such as old facilities and infrastructure, some have been damaged so that when they want to practice they experience obstacles. funding problems, limited location and space, and the lack of experts who handle the administration of educational facilities and infrastructure.
INTEGRASI NILAI AKHLAK DALAM PENDIDIKAN BUDI PEKERTI (Studi Tentang Karakter Tanggung Jawab dan Disiplin Siswa di SMP N 5 Kota Bengkulu) Nur Janah, Nuri; Zubaedi; Suradi, Ahmad
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v1i2.585

Abstract

The integration of moral value in character education is moral values regarding the character of the responsibility and discipline of the student. In the implementation of the integratation of moral values regarding the character of responsibility and discipline of students at SMP N 5 Bengkulu City it self, it is not entirely good, for example, there are still some students who are still stubborn about the rules at school, such as students who do not go to school on time and do not do the assignments from the teacher. Skipping school, not wearing a uniform according to school rules, and so on. The objectives of this study are: 1) To find out how the steps in planning the integration of moral values in character education are; 2) To find out how to implement the learning of moral values and integration in character education; 3) To find out how th learning out comes are integrated in character education the type of reaserch used in this reaserch is field reaserch, namely by direct reaserch in the field to obtain data and information and data sources. The results of the analysis carried out, it can be said that: 1) The integration of character education in character education learning at SMP N 5 Bengkulu City is contained in the RPP, the values are integration in the RPP komponen which include: core competancies, and attitudes: 2) The integration of character education in the implementation of learning is carried out the learning process both at the stage of implementing this activity from the introduction, core, and closing; 3) The integration of character education in the results of th evaluation of character education at SMP N 5 Bengkulu City through the provision of oral an non-verbal test.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kualitas Spiritual Dan Intelektual Siswa MTs Muhammadiyah Ngestiboga Ii Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan Yusuf Arifin, Latif; Noer Aly, Hery; Suradi, Ahmad
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2023): Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v9i2.5600

Abstract

This research aims to analyze Islamic Education Learning Strategies in Forming Students' Spiritual and Intellectual Qualities at MTs Muhmmadiyah Ngestiboga II. The research method used in this research is a qualitative descriptive method. The formulations of the problem in this research are: First, what is the Islamic Religious Education Learning Strategy in shaping the spiritual and intellectual qualities of students at MTs Muhammadiyah Ngestiboga? Second, what are the supporting factors in implementing Islamic education learning strategies in shaping the spiritual and intellectual qualities of students at MTs Muhammadiyah Ngestiboga II? Third, how to overcome the obstacles faced in implementing Islamic religious education learning strategies in shaping the spiritual and intellectual qualities of students at MTs Muhammadiyah Ngestiboga II? Data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation. The results of the research show that the Islamic Religious Education Learning strategies in forming the spiritual and intellectual qualities of MTS Muhammadiyah Ngesuboga II students are the Dhuha and Midday Prayer Agenda in congregation, Cultivating Exemplary Practice, Cultivating Murojaah Discipline in Reading the Al-Quran Before Starting Lessons, and Controlling teachers and homeroom teachers through daily agenda book. Supporting factors for the Islamic Religious Education Learning Strategy in Forming the Spiritual and Intellectual Qualities of Students at MTs Muhammadiyah Ngestiboga II Village, and how to overcome the obstacles faced in implementing Islamic religious education learning strategies in forming the spiritual and intellectual qualities of students at the MTs Muhammadiyah Ngestiboga II School, namely lack of personnel educators who can hinder the process of implementing student learning strategies at the Mts Muhammadiyah Ngestiboga II school. Steps to overcome these obstacles have been formulated jointly by the school. The final results of this activity need to be improved and reviewed to what extent the level of success has an impact on students, especially in terms of students' spiritual and intellectual aspects.
Co-Authors Abdullah Idi Adi Saputra Agustina, Rahma Ayu Ai Siti Hodijah Al Fauzan Amin Ali Akbarjono Amin, Al Fauzan Andrea, Cecen Angelica, Laura Anggita, Lonie Ani Aryati Ani Aryati Anissa Putri Zaini Anita, Putri Surya Aprianti, Nefi Aryati, Ani Astuti, Dina Putri Juni Atina Bintang, Putri Buyung Surahman Candra, Pasmah Cintia, Cintia Dayun Riadi Diniah, Diniah dusti tatri, Ema Dwi Ratnasari Eka Citra Dewi, Desy Ela Winda Sari Elvira Elvira Emiliana Eva Susanti Fanji Ramadhan Fauzi, Isman Fitri, Nurul Fitriani, Depi Furkan Maryedho Gustari A, Nopian Gustari, Nopian Hartobi, Suplimi Heni Pujiastuti Hery Noer Aly Ilusti, Ilusti Iqbal, Moch Ismail Ismail John Kenedi Jonian, Topan Jumadil Awali Habibullah Juni Astuti, Dina Putrsi Khairiah Khairiah Khoiri, Qolbi Khoiri, Qolbi Lailatul Mukaromah Lestari, Hemi Lestari, Rika Ayu M. Sukarno Mawardi Lubis Mawardi Mawardi Meliyana Meliyana, Meliyana Mindani Mindani Muharani, Diah Anisa Musolin, Mukhamad Hadi Mustika Mustika Nasrudin, Muhamad Nasution, Adam Ngaisah, Nur Cahyati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Ningsi Ningsi Noer Aly, Hery Nopian Gustari Nopian Gustari Nopian Gustari Nopita Lestari Norvaizi, Ikhrom Novita, Rahma Nur Janah, Nuri Nurfitria Dewi Nurlaili Nurlaili Nurlaili Pane, Mardiani Pasmah Chandra Petorena, Refda Putra, Erik Perdana putri Juni Astuti, Dina Putri, Indira Agleo Putri, Verti Emilia Qolbi Khoiri Rafika Dewi Septia Ria Rizki Ananda Riadi, Dayun Ripi Anisa, Cintri Riyadi, Dayun Rohimin Rohimin Rohimin Rohimin Roif, Miftahul Rossi Delta Fitrianah Rotul Mukasafah, Dhaqi Saltifa, Poni Sapruni, Sapruni Sari, Liza Nopita Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Satrisno, Hengki Sefti Triani Seprianti, Tike Siti Imroatul Latifah Siti Marpuah, Siti Sormin, Nurhaiyah Sriwanto, Windo SUHIRMAN SUHIRMAN Sukarno Sukarno Sulistri, Sulistri Suroso Suroso Tambudi, Debi Umartin, Dodi Ummi Kalsum Wahyuningsih, Linda Yani, Neni Putri Yusuf Arifin, Latif Zasrianita, Fera Zinora, Indi Zohro, Nailul Padhil Zubaedi