p-Index From 2021 - 2026
8.681
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Publikasi Pendidikan Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Paramita: Historical Studies Journal Cendekia Jurnal Ushuluddin Auladuna AT TA´DIB Conciencia Jurnal Sejarah Citra Lekha Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) AL-IDARAH: JURNAL KEPENDIDIKAN ISLAM AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Jurnal Pendidikan Islam Iqra' Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Udayana Journal of Law and Culture PARAMUROBI At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Al-Ta'lim Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini International Journal of Asian Education Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial jurnal dikdas bantara Awwaliyah Ngabari: Jurnal Studi Islam dan Sosial LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran BIOCHEPHY: Journal of Science Education Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Journal of the Community Development in Asia JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Ghaitsa: Islamic Education Journal Jurnal Pustaka Indonesia Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies attufula Al-Munawwarah Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam IJITL JPT : Jurnal Pendidikan Tematik
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pantun Pada Pernikahan Etnik Lembak Di Dusun Besar Kecamatan Singaranpati Novita, Rahma; Suradi, Ahmad; Astuti, Dina Putri Juni
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i3.1093

Abstract

Tradisi pantun dalam pernikahan etnik Lembak memiliki nilai penting sebagai media komunikasi yang menyampaikan nasihat, pesan moral, dan memperkuat ikatan sosial serta budaya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh modernisasi, penggunaan pantun dalam prosesi pernikahan semakin berkurang. Generasi muda mulai kehilangan minat terhadap tradisi ini, dan pelestarian budaya lisan tersebut menghadapi tantangan serius. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan punahnya tradisi pantun sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Lembak dengan memahami struktur dan makna pantun dalam prosesi pernikahan etnik lembak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan makna pantun dalam prosesi pernikahan etnik Lembak di Dusun Besar, Kecamatan Singaranpati, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi prosesi pernikahan. Sumber data berasal dari penutur pantun tradisional serta dokumentasi acara pernikahan. Instrumen penelitian yang digunakan termasuk pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumen-dokumen terkait adat pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun yang digunakan dalam pernikahan etnik Lembak memiliki struktur yang unik, terdiri dari empat baris, baris 1 dan 2 dinamakan sampiran sedangkan baris 3 dan 4 dinamakan isi. Makna yang terkandung di dalam pantun merupakan makna tersirat dan tersurat. Pantun-pantun tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan spiritual, seperti harapan kebahagiaan, keharmonisan, dan nasihat kehidupan bagi pasangan pengantin. Meskipun tradisi ini mulai mengalami penurunan penggunaan akibat pengaruh modernisasi, masyarakat Lembak masih mempertahankan pantun sebagai bagian penting dari identitas budaya mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian budaya tradisional, khususnya pantun pernikahan, serta memperkaya khazanah literatur tentang seni lisan dan budaya etnik di Indonesia.
Pola pembiasaan guru dalam pembelajaran tahfidz Al-quran pada santri di pondok pesantren Al-mujahidin desa Ciptodadi kecamatan Suka Karya kabupaten Musi Rawas provinsi Sumatera Selatan Nasrudin, Muhamad; Suradi, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i1.5562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pola Pembiasaan Guru dalam Pembelajaran Tahfizd al Qur’an di Ponpes Al Mujahidin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Pertama, Bagaimanakah pola pembiasaan Guru dalam pembelajaran al Qur’an di pondok pesantren Al-Mujahidin? Kedua, Apa sajakah yang menjadi factor pendorong pada pola pembiasaan Guru dalam pembelajaran al Qur’an di pondok pesantren Al-Mujahidin? Ketiga, Bagaimanakah cara mengatasi hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan pola pembiasaan Guru dalam pembelajaran al Qur’an di pondok pesantren Al-Mujahidin? Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola pembiasaan yang diterapkan guru dalam pembelajaran tahfiz di pondok pesantren Al-Mujahidin menggunakan beberapa tahapan, yaitu tahap tahsin, tahfidz dan talaqqi. Faktor pendorong dari pola pembiasaan guru dalam pembelajaran tahfidz al Qur’an di pondok pesantren al Mujahidin. Dan Cara mengatasi hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan pola pembiasaan Guru dalam pembelajaran al Qur’an di pondok pesantren al Mujahidin yaitu Kurangnya alokasi menjadi hal yang menghambat dari proses berjalannya pembiasaan pembelajaran tahfizh santri di pesantren al Mujahidin ini. Sebagai langkah untuk mengatasi hambatan tersebut adalah, mencari solusi dari permasalahan tersebut telah dirumuskan bersama oleh pihak sekolah. Hasil akhir dari kegiatan ini perlu dikaji ulang sejauh mana tingkat keberhasilan itu membawa dampak bagi proses pembelajaran di pondok pesantren al Mujahidin dalam jangka panjang.
Pengaruh Metode Pembelajaran Learning Strats With A Question terhadap Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Membaca Teks Berita Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Seluma Lestari, Hemi; Suradi, Ahmad; Astuti, Dina Putri Juni
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol 5 No 1 (2024): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/literatur.v5i1.12660

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Learning Starts with a Question (LSQ) teaching method on the speaking skills of eighth-grade students at SMP Negeri 13 Seluma. The method used was an experimental study involving verbal reinforcement to enhance students' learning motivation. The research focused on news text learning using the LSQ method to evaluate its impact on students' speaking skills. Data analysis was conducted using statistical tests, showing a t-value of 5.248 compared to a t-table value of 2.042 at a 5% significance level. The results indicate that the Learning Starts with a Question (LSQ) teaching method has a significant effect on students' speaking skills. This is evidenced by the t-value being greater than the t-table value, leading to the acceptance of the working hypothesis stating that the LSQ method influences speaking skills, while the null hypothesis was rejected. In conclusion, the Learning Starts with a Question (LSQ) teaching method significantly contributes to improving students' speaking skills in news text learning and can serve as an effective alternative learning strategy. Keywords: Learning Starts with a Question (LSQ) Method, speaking skills
Pemberdayaan Guru dan Profesionalisme Tenaga Pendidik di Era Reformasi dan Pasca Reformasi: Sebuah Tinjauan Akademis Jumadil Awali Habibullah; Nopita Lestari; Ahmad Suradi; Dayun Riadi
Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aktivisme.v2i3.934

Abstract

This article examines teacher empowerment and the professionalism of educators in Indonesia during the Reformasi and post-Reform era, with a comprehensive academic review approach. The Reform era marked a significant change in education governance, particularly in terms of decentralization and autonomy that provided greater space for independent and contextual teacher capacity development. This research highlights various policies implemented to improve the quality of educators, such as teacher certification programs, continuous training, and welfare improvement which are the main focus of the government. However, real challenges still arise related to quality disparities between urban and rural areas and educational infrastructure constraints that affect the effectiveness of teacher empowerment. This article also discusses how teachers' professionalism is not only measured from the technical aspects of teaching, but also from the ability to adapt to new curricula and educational technology developments. Thus, teacher empowerment in the Reformasi era and post-Reformasi is an important foundation in efforts to improve the quality of national education in a sustainable manner. These findings are expected to be a reference for policymakers and education practitioners in formulating more effective and inclusive educator development strategies.
Acculturation of Modern Civilization for Jungle Tribes in Southeast Asia: The Case Study Kubu Tribe Suradi, Ahmad; Sukarno, Sukarno; Khoiri, Qolbi; Nilawati, Nilawati
Journal of The Community Development in Asia Vol 4, No 2 (2021): May 2021
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jcda.v4i2.1099

Abstract

The Kubu tribe life is governed by the rules, norms and customs that apply in accordance with their belief. With these conditions, the problem which need to be discussed is how to acculturate modern civilization in the Kubu tribe. This research method is descriptive qualitative, the research intended to investigate the circumstances, conditions or other things that have been mentioned, the results of which are presented in the form of research reports. In this study, data were obtained from interviews with community leaders, traditional leaders, and the Kubu community. The results show that the implementation of acculturation of modern civilization in the Kubu Tribe is approaching the Kubu Tribe group, because they are still ashamed and inferior about mingling with the outside community. One strategy used by community leaders in introducing modern civilization to the Kubu tribe groups is approaching and providing counseling and model community life patterns as usual such as providing counseling in the fields of law, politic, education, religion, trading and introducing other community cultures. Unfortunately, the percentage of the allocation of funds for the empowerment of Kubu tribe is still relatively small compared to other social problems such as unemployment, homeless people and education problems.
PENGEMBANGAN POP UP BOOK BERBASIS BARCODE PADA MATERI SISTEM TATA SURYA KELAS VII SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU Wahyuningsih, Linda; Sari, Meirita; Suradi, Ahmad
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1437

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pada saat pembelajaran IPA berlangsung di kelas, siswa masih kurang memahami materi dan merasa bosan sehingga kurang menarik dan efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan pop up book berbasis barcode materi sistem tata surya Kelas VII Di SMP. Adapun jenis penelitian ini menggunakan research and Development (R&D). Pada perhitungan dari hasil perhitungan uji-t sampel berpasangan yang membandingkan nilai posttest dan pretest pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (df) = 27, diperoleh thitung = 12.925 dan ttabel 0.3365. Karena thitung > ttabel maka (H0) ditolak dan (Ha) diterima. Ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pembelajaran posttest siswa kelas VII.9 yang menggunakan pop up book lebih tinggi dari nilai pretest sebelum menggunakan pop up book. Terdapat keefektifan pop up book materi sistem tata surya berbasis barcode pada hasil posttest siswa di kelas VII.9 SMP Negeri 21 Kota Bengkulu.
Interferensi Bahasa Jawa dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Lisan pada Kalangan Remaja di Desa Sukasari Kecamatan Air Priukan Kabupaten Seluma Agustina, Rahma Ayu; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.501

Abstract

Penelitian ini berjudul interferensi bahasa Jawa dalam penggunaan bahasa Indonesia bentuk-bentuk interferensi yang terjadi ketika remaja menggunakan bahasa Indonesia, yang dipengaruhi oleh bahasa Jawa sebagai bahasa ibu mereka.metode yang digunakan dalam lisan pada kalangan remaja di desa Sukasari kecamatan air priukan kabupaten Seluma tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penelitian ini mengunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di lapangan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interferensi bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia terjadi dalam Lima aspek kebahasaan yaitu interferensi fonologi, interferensi semantik, interferensi leksikal, interferensi sintaksis dan interferensi morfologi. Interferensi fonologi terjadi terlihat dari perubahan bunyi vokal dan konsonan sedangkan interferensi semantik muncul dari pergeseran makna kata dan interferensi listrik yang ditunjukkan dengan penggunaan kosakata bahasa Jawa dalam kalimat bahasa Indonesia dan interferensi sintesis terjadi akibat pengaruh pola susunan kalimat bahasa Jawa dan terakhir interferensi morfologi dilihat dari penyisipan atau perubahan imbuhan dari bahasa Jawa dalam kata-kata bahasa Indonesia.
Eksplorasi Bentuk dan Makna dalam Syair Meringit Masyarakat Suku Pasemah di Desa Tanjung Kemuning 1 Padang Guci Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu: Perspektif Pendidikan Bahasa Indonesia Putri, Verti Emilia; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan implikasi eksplorasi Syair Meringit dalam perspektif pendidikan Bahasa Indonesia. Syair Meringit merupakan salah satu bentuk sastra lisan khas masyarakat Desa Tanjung Kemuning 1, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang mengandung nilai-nilai budaya, spiritual, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Syair Meringit terdiri atas bait empat baris dengan pola rima dominan a-a-a-a dan variasi rima silang, diksi khas bahasa daerah Pasemah yang sarat makna simbolik dan reflektif, serta imaji kuat yang melibatkan unsur visual, auditif, dan emosional. Makna dalam Syair Meringit terbagi menjadi makna denotatif, yaitu makna literal terkait kondisi sosial dan alam sekitar, serta makna konotatif yang mencerminkan nilai moral, spiritualitas, dan pengalaman batin masyarakat. Eksplorasi terhadap syair ini menunjukkan potensi besar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan literasi sastra, pelestarian budaya lokal, dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Syair Meringit dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran puisi lama, pengembangan apresiasi sastra, serta refleksi nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
Implikatur Percakapan dalam Acara Adat Puka Purih di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Meliyana, Meliyana; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang terdapat dalam acara adat Puka Purih di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Tradisi Puka Purih merupakan upacara adat masyarakat Enggano yang dilaksanakan setelah masa berkabung, dan mengandung tuturan yang sarat makna budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat. Analisis dilakukan berdasarkan teori implikatur Grice, yang membedakan antara implikatur konvensional dan nonkonvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 data tuturan yang dianalisis, sebanyak 11 tuturan merupakan implikatur konvensional yang maknanya dapat dipahami secara eksplisit oleh masyarakat berdasarkan kesepakatan budaya, sedangkan 4 tuturan merupakan implikatur nonkonvensional yang maknanya bersifat tersirat dan bergantung pada konteks budaya lokal. Fungsi implikatur dalam tuturan tersebut meliputi fungsi representatif, ekspresif, direktif, dan isbati yang menunjukkan bahwa bahasa dalam tradisi adat Enggano bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai sosial dan spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pragmatik serta pelestarian budaya lokal.
Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Yani, Neni Putri; Suradi, Ahmad; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemertahanan bahasa Jawa di kalangan generasi muda pada era globalisasi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Bahasa Jawa sebagai warisan budaya lokal mengalami penurunan penggunaan di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa Indonesia maupun bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap berbagai informan, seperti generasi muda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan lima strategi utama dalam pemertahanan bahasa Jawa, yaitu pendekatan keluarga, pementasan seni dan festival budaya, pembentukan tim pelestarian budaya, pemanfaatan teknologi dan media sosial, serta integrasi dalam pendidikan formal dan informal. Strategi-strategi ini sesuai dengan teori pemertahanan bahasa Meko Mbete (2010), yang menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga, peran keluarga, serta pemanfaatan media dan pendidikan. Namun demikian, ditemukan sejumlah kendala seperti rendahnya minat generasi muda, kurangnya dukungan institusional dari pemerintah dan sekolah, terbatasnya kesempatan praktik berbahasa Jawa, serta pernikahan antar suku yang menggeser penggunaan bahasa daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai hambatan, masyarakat Desa Talang Sebaris memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya mempertahankan bahasa Jawa sebagai identitas budaya. Diperlukan upaya sinergis lintas sektor untuk memastikan bahasa Jawa tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Co-Authors Abdullah Idi Adi Saputra Agustina, Rahma Ayu Ai Siti Hodijah Al Fauzan Amin Ali Akbarjono Amin, Al Fauzan Andrea, Cecen Angelica, Laura Anggita, Lonie Ani Aryati Ani Aryati Anissa Putri Zaini Anita, Putri Surya Aprianti, Nefi Aryati, Ani Astuti, Dina Putri Juni Atina Bintang, Putri Buyung Surahman Candra, Pasmah Cintia, Cintia Dayun Riadi Diniah, Diniah dusti tatri, Ema Dwi Ratnasari Eka Citra Dewi, Desy Ela Winda Sari Elvira Elvira Emiliana Eva Susanti Fanji Ramadhan Fauzi, Isman Fitri, Nurul Fitriani, Depi Furkan Maryedho Gustari A, Nopian Gustari, Nopian Hartobi, Suplimi Heni Pujiastuti Hery Noer Aly Ilusti, Ilusti Iqbal, Moch Ismail Ismail John Kenedi Jonian, Topan Jumadil Awali Habibullah Juni Astuti, Dina Putrsi Khairiah Khairiah Khoiri, Qolbi Khoiri, Qolbi Lailatul Mukaromah Lestari, Hemi Lestari, Rika Ayu M. Sukarno Mawardi Lubis Mawardi Mawardi Meliyana Meliyana, Meliyana Mindani Mindani Muharani, Diah Anisa Musolin, Mukhamad Hadi Mustika Mustika Nasrudin, Muhamad Nasution, Adam Ngaisah, Nur Cahyati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Nilawati Ningsi Ningsi Noer Aly, Hery Nopian Gustari Nopian Gustari Nopian Gustari Nopita Lestari Norvaizi, Ikhrom Novita, Rahma Nur Janah, Nuri Nurfitria Dewi Nurlaili Nurlaili Nurlaili Pane, Mardiani Pasmah Chandra Petorena, Refda Putra, Erik Perdana putri Juni Astuti, Dina Putri, Indira Agleo Putri, Verti Emilia Qolbi Khoiri Rafika Dewi Septia Ria Rizki Ananda Riadi, Dayun Ripi Anisa, Cintri Riyadi, Dayun Rohimin Rohimin Rohimin Rohimin Roif, Miftahul Rossi Delta Fitrianah Rotul Mukasafah, Dhaqi Saltifa, Poni Sapruni, Sapruni Sari, Liza Nopita Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Satrisno, Hengki Sefti Triani Seprianti, Tike Siti Imroatul Latifah Siti Marpuah, Siti Sormin, Nurhaiyah Sriwanto, Windo SUHIRMAN SUHIRMAN Sukarno Sukarno Sulistri, Sulistri Suroso Suroso Tambudi, Debi Umartin, Dodi Ummi Kalsum Wahyuningsih, Linda Yani, Neni Putri Yusuf Arifin, Latif Zasrianita, Fera Zinora, Indi Zohro, Nailul Padhil Zubaedi