p-Index From 2021 - 2026
6.313
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BAHAN AJAR BIPA BERMUATAN BUDAYA LOKAL SUMATERA UTARA MELALUI PENDEKATAN KUALITATIF DESKRIPTIF Khadavi; Sunarti; Luci Epita Banjarnahor; Putri Enjel Tarigan; Yemima Rina Yanti Panjaitan; Rina Lusiana Pangaribuan; Ulfah Maulidiah Marwah Siregar; Tri Indah Prasasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisis bahan ajar BIPA dengan memuatkan budaya lokal Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan sumber data dari bahan ajar BIPA dengan memuatkan budaya lokal Sumatera Utara. Teknik analisis data menggunakan konsep teori Prastowo. Hasil penelitian ini yaitu bahan ajar BIPA dengan budaya etnis Batak Angkola sangat membantu penutur bahasa asing dalam memahami bahasa Indonesia dengan nuansa budaya dari suku etnis Batak Angkola, Adapun hal tersebut dapat diketahui dari materi yang disusun secara sistematis dan terstruktur.
Memahami Kekayaan Warisan Musik Melayu: Alat Musik Tradisional dan Fungsinya Intan Sri Devi Sitorus; Dinda Octafriyanda; Romauli Hutagaol; Putri Situmorang; Tata Azwa Faradillah; Pebryola Mahulae; Monika Rajagukguk; Tri Indah Prasasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik menjadi hak semua orang yang ingin berbagi tentang perasaannya ketika mendengarkan lantunan kata-kata indah. Dalam hidup, manusia selalu identik dengan kesenian, khususnya seni musik. Penciptaan seni pada umumnya berasal dari pengalaman imajinasi penciptanya. Musik terus berkembang mengikuti perubahan zaman sebagai wujud pemikiran manusia itu sendiri yang suka terhadap hal-hal baru. Dalam mengembangkan kesenian musik, masyarakat Melayu berupaya untuk menggali kesenian dari budaya asli mereka sehingga tidak dapat dipisahkan dari upaya pelestariannya. Salah satu dari rumpun budaya Melayu tersebut mempunyai ciri yang khas, seperti tari, teater rakyat, termasuk juga di antaranya musik. Musik Melayu mempunyai kekhasan tersendiri baik secara menyeluruh terhadap semua daerah yang melingkupinya, maupun secara khusus etnik pembagian daerah perkembangannya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pendekatan etnografi dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan secara mendalam tentang kekayaan warisan musik Melayu, khususnya alat musik tradisional dan fungsinya
Mengantisipasi Gegar Budaya Melalui Pembelajaran BIPA Alat Musik Tradisional Batak Toba Citra Riskya Simanjuntak; Maria Aulia Pratama Sinaga; Najwa Sabrina Putri; Ratih Susanti; Rika Trinawati Sinaga; Rut Dorma Silaban; Tri Indah Prasasti; Yesi Jesika Sitepu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman, pemahaman, dan interaksi siswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dengan alat musik tradisional Batak Toba dalam proses pembelajaran budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk memperoleh wawasan mendalam mengenai fenomena yang diselidiki. Menurut Bogdan dan Taylor (dalam Moleong, 2009), metode kualitatif menghasilkan informasi berupa penjelasan tulisan atau ucapan manusia serta tindakan mereka. Penelitian ini berfokus pada penginterpretasian informasi untuk menguraikan sifat-sifat, latar belakang, dan keterkaitan antara variabel yang diamati. Metode induktif digunakan dengan mengumpulkan informasi terlebih dahulu sebelum dianalisis dan diinterpretasikan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi digunakan untuk mengamati tindakan, komunikasi, dan keadaan dalam lingkungan penelitian. Wawancara memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam melalui interaksi langsung dengan subjek penelitian. Analisis dokumen mencakup sumber-sumber tulisan seperti jurnal, buku, dan dokumen resmi terkait subjek penelitian. Informasi yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif, termasuk pemetaan kode, pengelompokan tema, dan narasi deskriptif. Analisis ini bertujuan menemukan pola, tren, atau keterkaitan dari informasi yang dikumpulkan. Pendekatan deskriptif kualitatif mampu menciptakan pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti, dengan mengeksplorasi faktor-faktor sosial, budaya, dan situasional yang mempengaruhi fenomena tersebut. Namun, pendekatan ini juga mengandung subyektivitas peneliti dalam interpretasi dan generalisasi yang terbatas. Penelitian ini menyajikan informasi yang jelas mengenai respon dan pemahaman siswa BIPA terhadap penggunaan alat musik tradisional Batak Toba dalam pembelajaran budaya, dengan teknik pengumpulan informasi seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran BIPA yang lebih efektif dan kaya akan muatan budaya lokal.
Penerapan Media Bahan Ajar Smartbox Dalam Pembelajaran Bipa Pada Materi Pengenalan Kuliner Etnis Simalungun Siti Fatimah Handayani Hsb; Nurul Intan Humairah; Marini Joy Stella Simanjuntak; Fika Salsabilla Amar; Shopia Veronica Manurung; Putri Luthfiah Ritonga; Joy Firdaus Hamonangan Silalahi; Tri Indah Prasasti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pembelajaran BIPA yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran dapat menjadi sesuatu yang sangat membantu dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan media bahan ajar smartbox dalam pengenalan makanan etnis simalungun dapat memudahkan pemelajar BIPA dalam memahami dan menghafal materi dengan baik dan lebih aktif. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah Desain Quasi Experimental dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi pada pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena yang diselidiki. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini membahas tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki pada Media Smartbox dan pemelajar BIPA dalam mempelajari kuliner etnis simalungun serta memberikan solusi dari kekurangan-kekurangan tersebut. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari kelebihan- kelebihan yang dimiliki tentunya memiliki kekurangan yang dapat diatasi dengan berbagai solusi oleh pengajar BIPA.
Strategi Guru Dalam Menghadapi Rendahnya Penguasaan Teknologi di SMP Negeri 17 Medan Cicilia L. D Gultom; Enjelita N.H Hutagalung; Tri Indah Prasasti; Lentiar Gultom; Mayesa Rohayu Br Purba; Nazwa Salsabila Pasaribu; Sarah Sofyanti Br Siregar
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/th9ed022

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena rendahnya penguasaan teknologi pada siswa SMP serta strategi guru dalam menghadapinya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari berbagai sumber berupa jurnal, artikel ilmiah, dan buku yang relevan terbit dalam kurun waktu 5–10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya penguasaan teknologi pada siswa SMP dipengaruhi oleh keterbatasan akses perangkat, kurangnya keterampilan dasar, serta kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih berorientasi pada hiburan daripada pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada terhambatnya proses pembelajaran digital di sekolah. Guru menghadapi tantangan besar dalam menjembatani kesenjangan ini, terutama karena kondisi siswa yang heterogen dan sarana pendukung yang terbatas. Strategi yang dapat diterapkan guru meliputi pendekatan bertahap dalam mengenalkan teknologi, metode kolaboratif melalui tutor sebaya, penerapan pembelajaran berbasis proyek digital, serta pemberian motivasi agar siswa menggunakan teknologi secara produktif. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya sinergi antara guru, sekolah, pemerintah, dan orang tua dalam meningkatkan literasi digital siswa agar proses pembelajaran di era digital dapat berlangsung lebih efektif dan bermakna.    
Literasi Digital dan Keluarga: Dinamika Pembelajaran Siswa di SMP Negeri 12 Binjai Nopita Silaban; Pintauli Silaban; Tri Indah Prasasti; Febri Simamora; Grace Tampubolon; Osmer Nadeak
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9p7kty96

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on education, including at the secondary school level. Students' use of gadgets serves not only as a means of entertainment but also as a learning medium that can support digital literacy skills. However, the use of gadgets often presents challenges, especially when students receive little supervision from teachers or parents. This article aims to analyze the influence of gadget use, digital literacy, and family background on the learning dynamics and character education of students at SMP Negeri 12 Binjai. This study uses a descriptive qualitative approach with in-depth interviews. The main informant is Mrs. Juni, a Mathematics teacher and Vice Principal for Student Affairs, who plays a strategic role in student guidance and supervision. The results show that gadgets are not completely banned at school, but their use is regulated through coordination with teachers and the Guidance and Counseling Department. Digital literacy tends to be more attractive to students than library-based literacy, resulting in less than optimal library use. In addition, family background, especially for students from broken homes, influences their motivation, discipline, and character. These findings underscore the importance of synergy between technology utilization, literacy strengthening, and the role of families in achieving effective learning while simultaneously shaping student character in accordance with the Pancasila student profile.  
Pendidik Sebagai Salah Satu Aktor dalam Pembangunan Bangsa: Analisis Tanggapan Guru Terhadap Isu pada Pidato Menteri Keuangan Negara Indonesia Nila Angita Nasution; Diana Febrianty Silalahi; Tri Indah Prasasti; Dina Olivia Sidabutar; Juli Arihta; Regina Ronauli Situmorang; Wahyudi Difler Rambe
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9ce3gr53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisis tanggapan guru terhadap isu keuangan negara dalam konteks perannya sebagai aktor utama pembangunan bangsa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, data diperoleh dari wawancara mendalam terhadap guru. Lalu menggunakan teknik simak catat untuk menganalisis tanggapan dari guru tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang isu keuangan negara, khususnya alokasi anggaran pendidikan, bukan sebagai beban fiskal, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Tiga dimensi utama yang diidentifikasi adalah: kesejahteraan, profesionalisme, dan regenerasi profesi. Guru menekankan bahwa kesejahteraan yang layak, pelatihan berkelanjutan, serta insentif struktural sangat penting untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan profesi. Selain itu, guru menilai pentingnya keterlibatan masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki kesadaran kritis dan sikap proaktif terhadap isu fiskal, serta berperan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Membangun Integritas Akademik dan Data: Memahami, Menghindari, dan Mencegah Plagiarisme dalam Penulisan Akademik Arnila Pili; Alda Khafifah; Eveline Stephani; Taestin G Siboro; Nazwa Gadisa; Tri Indah Prasasti; Sri Ulina Br Sembiring
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7229

Abstract

Plagiarisme telah menjadi masalah krusial yang dapat merusak kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan. Makalah ini bertujuan untuk membahas permasalahan tersebut dengan mengeksplorasi risiko yang terkait dengan plagiarisme serta menguraikan strategi untuk memperkuat integritas akademik. Tujuan penelitian ini adalah menekankan tanggung jawab baik institusi maupun individu dalam mencegah praktik menulis yang tidak etis.Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis buku, jurnal, dan laporan resmi yang membahas plagiarisme serta etika ilmiah. Melalui metode ini, penelitian mengidentifikasi tidak hanya tantangan dalam menjaga keaslian karya, tetapi juga alat dan upaya edukatif yang diperlukan untuk meminimalkan plagiarisme. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan penyediaan panduan yang jelas merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik.Langkah efektif termasuk mengintegrasikan pelajaran tentang etika menulis ke dalam kurikulum, mendorong penggunaan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, serta membangun budaya yang menghargai orisinalitas dan kejujuran intelektual. Selain peraturan institusi, komitmen pribadi memiliki peran menentukan dalam memastikan karya akademik tetap autentik. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan bahwa membangun integritas akademik membutuhkan upaya yang seimbang: institusi harus menyediakan kebijakan dan sumber daya yang mendukung, sementara individu harus tetap bertanggung jawab atas tulisan mereka. Wawasan ini dimaksudkan sebagai panduan praktis bagi universitas dan peneliti dalam mengembangkan strategi pencegahan plagiarisme yang efektif serta meningkatkan kredibilitas karya akademik secara keseluruhan.
Strategi Endorsement Pendidikan Untuk Mendukung Penggunaan Deep Learning Dalam Proses Pembelajaran Zai, Ayu; Prasasti, Tri Indah; Sembiring, Sri Ulina Br; Sianturi, Juwita Theresia Bahari; Aminanda, Marsya; Hulu, Rafina Austin; Rahayu, Ramadhani Sri; Fauziah, Zahira
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7295

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi penerapan deep learning dalam proses pembelajaran yang lebih mendalam dan interaktif. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pemahaman pendidik, fasilitas digital, serta literasi mahasiswa yang belum merata. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi endorsement pendidikan yang dapat mendukung penerapan deep learning di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur terkait kebijakan pendidikan, pelatihan pendidik, dan implementasi teknologi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa endorsement yang efektif dapat diwujudkan melalui pelatihan guru dan dosen, penyediaan sarana digital, pendampingan teknis, serta kebijakan institusional yang mendorong inovasi pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan strategis dari lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan menjadi faktor kunci agar deep learning benar-benar memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran.
Analisis Efektivitas Quillbot Sebagai Solusi Pencegahan Plagiarisme Dalam Penulisan Akademik Mahasiswa (Studi Kasus di FBS UNIMED) Haryanti, Inggit; Muthia, Muzkia Al; Sinaga, Nisa Sweet; Ali, Siti Nur Alfath; Lombu, Sri Hartati; Prasasti, Tri Indah; Sembiring, Sri Ulina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7280

Abstract

Penulisan akademik merupakan kompetensi penting di perguruan tinggi yang menuntut integritas dan kemampuan parafrase untuk menghindari plagiarisme. QuillBot, sebagai alat bantu penulisan berbasis Artificial Intelligence, banyak digunakan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas tulisan dan mencegah plagiarisme, namun menimbulkan kekhawatiran terkait ketergantungan yang dapat menghambat kemampuan menulis mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan (FBS UNIMED) tentang QuillBot, menilai efektivitas penggunaannya dalam mencegah plagiarisme, mengidentifikasi fitur yang paling sering dipakai, posisi QuillBot dalam proses penulisan akademik, serta sikap rekomendasi mahasiswa terhadap alat ini. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 11 informan dan studi literatur dari sumber relevan selama lima tahun terakhir. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai peran dan dampak QuillBot dalam penulisan akademik mahasiswa FBS UNIMED.
Co-Authors Agussabeth Adelina Pasaribu Alamsyah, Ferdy Alan Mustaqim Nst Alda Khafifah Ali, Siti Nur Alfath Aminanda, Marsya Andini, Resti Angelnia Br Bukit Angga Pradana Anggaria, Lisa Anisah Situmorang Annisya Agustina Aprilla, Icut Arezsya, Rahma Andien Arnila Pili Asprina Br. Surbakti Banjarahor, Fonti Fai Barus, Frinawaty Lestarina Barus, Nuraini Br Betaria Sihaloho Billa, Salma Nursyah Bintang Purba Butar Butar, Michael Ivano Cavin Ananda Teguh S Chairunnisa, Hera Cicilia L. D Gultom Citra Riskya Simanjuntak Damanik, Diva Fitri Salsabila Daniel Happy Putra Deniela Yoshelyn S. Diana Febrianty Silalahi Dina Olivia Sidabutar Dinda Octafriyanda Diva Nayaka Siswadi Dwi Septi Anjas Wulan Efani Margareth G. Elyana Feronica Manurung Enjelita N.H Hutagalung Eny Sihite Eriansyah Saputra H Eskawana Nababan Ester Marga Retta Eveline Stephani Fadillah , Nadia Fauziah, Zahira Febri Simamora Fernando Purba Fika Salsabilla Amar frans frans Grace Fanesya G. Grace Mercy Epsilon Hia Grace Tampubolon Hafiza Saumi Ramadilla Halimah Br Surbakti Harry Marcel Wahyu Sihotang Haryanti, Inggit Helmi, Muthia Ayyuni Herman Fazri Napitupulu Hidayati, Isa Hidayati, Rahma Hulu, Rafina Austin Hutabarat, Mikael Hutabarat, Sarah Amelia INAYAH HANUM, INAYAH Intan Sri Devi Sitorus Izuddinsyah Siregar Jiratullah, Huraiyah Joy Firdaus Hamonangan Silalahi Juli Arihta Khadavi Khairana Zira L. Lutfiah Leli Sartika Lentiar Gultom Lira Mey Nisa Lombu, Sri Hartati Luci Epita Banjarnahor Lusinda Sigiro Manullang, Bonita Manurung, Erika Grace Juliana Maria Aulia Pratama Sinaga Marini Joy Stella Simanjuntak Marpaung, Nazwa Salsabila Mayesa Rohayu Br Purba Mentari Sukma Mhd Asa Arzaki Muiz Monika Rajagukguk Muhammad El Fahrizi Noor Muhammad Raihan Alfandi Simanjuntak Muhammad Rizky Fajar Munthe, Tiolina Maria Mustika Wati Siregar Muthia, Muzkia Al Mutia Alya Surianto Mutiara Aprilia Mutsyuhito Solin Nabilah Siti Haniyah Nafa Cleo Wulandari Tarigan Najwa Sabrina Putri Napitupulu, Lovita Christiani Natalia Debriyanti Siringoringo Natasya Banawati Natasya Kaila Putri Naufal Zuhri Siregar Nayla Apriani Lubis Nazlia Fahira Nazwa Gadisa Nazwa Salsabila Pasaribu Nijmal Adawiyah Nila Angita Nasution Nopita Silaban Novitri, Dwi Maya Nur Indah Lestari Nurinsani, Jiwana Nurrokhim, Trihana Nurul Annisa NURUL AZIZAH Nurul Intan Humairah Nurul Nabila L. Octavia Amelia Olly Risfa Sitohang Osmer Nadeak Pakpahan, Giovani Paulina Parasian, Halasson Parhusip, Alouisia Maristella A Pasaribu, Kristin Dwi Amsari Pebryola Mahulae Pintauli Silaban Poppy Amalia Popy Ardian Ningsih Zega Pratama, Rangga Kari Purba, Diva Lestari Purba, Fernando Putri Enjel Tarigan Putri Luthfiah Ritonga Putri Situmorang Putri, Dia Ananda Putri, Nuke Rinanda Rahayu, Ramadhani Sri Rahel Raphita Sinabutar Ramadani, Fadilla Aura Ramadani, Syafina Ratih Susanti Regar, Sarah Kiristiyaini Br Regina Ronauli Situmorang Resti CItra Dewi Rika Trinawati Sinaga Rina Lusiana Pangaribuan Rina Panggabean Rio Anggoro Rizky Adha Roberto Kaban Romauli Angelika Silitonga Romauli Hutagaol Rotua Lumbantoruan Rut Dorma Silaban Sagala, Reni Salmah Naelofaria Salsabil Putri Samosir, Martha Indah sandra dewi Sarah Sofyanti Br Siregar Sembiring, Etisa Rasinta Br Sembiring, Oktavlora Br. Sembiring, Sri Ulina Sembiring, Sri Ulina Br Shopia Veronica Manurung Siagian, Arlin Septia Basana Siallagan, Lasenna Sianturi, Juwita Theresia Bahari Sigit Hafiz Pranata Sihite, Mutiara Angelica Hasian Sihite, Vebry Oneta Rachel Sihombing, Thresia Veronika Sihotang, Harry Marcel Wahyu Sihotang, Roma Ulina Br Sihotang, Uhal Yedija Simangunsong, Erfriani Sekar Talenta Simbolon, Dina Sinabariba, Maya Herlina Sinaga, Daniel Christian Sinaga, Nisa Sweet Sipahutar, Rini Juliana Sipayung, Stephanie Br Sirait, Ela Emayusnita Siregar, Bianda Dzakira Muda Sitanggang, Dwikhana Lourdes Siti Fatimah Handayani Hsb Siti Sarah Siti Sarah, Siti Sitohang, Jhon Roger Sitohang, Tauriyan Sitorus, Grace Elicia Sitorus, Johannes Bagas Sitorus, Maya Ustia Sitorus, Nurhanifah Situmorang, Junus Situmorang, Samantha Yohana Soraya Firanti Nur Sri Sulastri Sitohang Sri Ulina Br Sembiring Sri Ulina Br Sembiring Sukma, Mentari Sunarti Supriadi Taestin G Siboro Talenta Sembiring Tamba, Anggreni Tanjung, July Yanty Tarigan, Nafa Cleo Wulandari Tasya Nasution Tata Azwa Faradillah Thresia Veronika Sihombing Tiodame Layupa Simanullang Turnip, Leonardo Ulfah Maulidiah Marwah Siregar Utami, Annisa Dea Wahyudi Difler Rambe Wan Nova Listia Wan Saddam Hasan Wisman Hadi Wulandari, Nadya Yana Melia Sari Sipayung Yanuardi Gulo Yasmin, Kaila Azzahra Yemima Rina Yanti Panjaitan Yesi Jesika Sitepu Yesika Simbolon Yolanda Marchella Yuliana Sari Zai, Ayu Zauzza Zahra Stabitah