Claim Missing Document
Check
Articles

THE INFLUENCE OF MATERNAL KNOWLEDGE, ATTITUDES AND PARENTING PRACTICES ON THE INCIDENCE OF STUNTING IN THE CAPITAL CITY OF CENTRAL LAMPUNG REGENCY, INDONESIA Zuraida, Reni; Angraini, Dian Isti; Yunianto, Andi Eka; Nurtandhee, Mutiara
Media Gizi Indonesia Vol. 20 No. 3 (2025): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v20i3.363-373

Abstract

The World Health Organization (WHO, 2021) classifies stunting as a major global health issue with a prevalence of 22% or around 149.2 million children in 2020. Factors such as maternal knowledge about nutrition, maternal attitudes towards meeting children's nutritional needs, and parenting practices are important in determining children's nutritional status and the risk of stunting, which can hurt adulthood. This study aims to examine the impact of maternal knowledge, attitudes, and childcare practices on the incidence of stunting in Central Lampung Regency. This study used a cross-sectional survey design involving 360 children aged 0–59 months selected by purposive sampling from six sub-districts. The data collected included child characteristics, nutritional status, maternal nutritional knowledge, attitudes, and practices using a validated questionnaire from previous studies. The LAZ/HAZ, WLZ/WHZ, and WAZ indicators measured children's nutritional status. Data analysis was done using the Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM) method with SmartPLS 3.0. The results showed maternal knowledge significantly affected attitudes (p = 0.001 for Attitude1; p = 0.026 for Attitude2) but not parenting practices (p = 0.986). Maternal parenting practices had a significant effect on children's meal frequency (p = 0.000) but not on the incidence of malnutrition (p = 0.259) and stunting (p = 0.174). These findings emphasize the importance of interventions that improve maternal knowledge and parenting practices to reduce the risk of stunting.
ANTOSIANIN BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) SEBAGAI ANTI DIABETES: SEBUAH TINJAUAN Yunianto, Andi Eka; Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i3.350

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) diketahui sebagai sumber antosianin yang memiliki warna biru alami yang tumbuh liar di kawasan Asia termasuk Indonesia. Bunga telang memiliki warna biru yang memiliki kandungan kaya antosianin. Bunga telang diketahui sebagai sumber antosianin, dan berpotensi sebagai pewarna biru alami yang tumbuh liar di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Senyawa utama berupa glukosida delphinidin merupakan antosianin yang bertanggung jawab atas warna biru bunga telang biru. Antosianin adalah pigmen yang larut dalam air, termasuk dalam flavonoid, dan terdapat di hampir semua buah-buahan, dan sayuran pada konsentrasi yang bervariasi. Terdapat 635 antosianin dibedakan berdasarkan posisi serta jumlah gugus metoksil dan hidroksil dalam struktur dasar antosianin. Studi ini bertujuan untuk membahas antosianin berasal dari bunga telang dapat menurunkan status glukosa darah penderita diabetes melitus. Salah satu manfaat biologis antosianin adalah sebagai antidiabetes. Ekstrak tumbuhan kaya antosianin dapat memperbaiki konsekuensi terkait diabetes dengan mengurangi penyerapan glukosa, stres oksidatif, sekresi insulin, sensitivitas insulin, toleransi glukosa, penyerapan glukosa, konsumsi glukosa, aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, kandungan antosianin bunga telang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia dalam upaya pencegahan dan sebagai terapi antidibetik bagi penderita diabetes melitus. Diperlukan pengembangan produk baru bunga telang dengan tidak mengurangi sifat fungsionalnya agar manfaat kesehatan bagi yang mengonsumsinya tetap terjaga.
Indeks Massa Tubuh, Persen Lemak Tubuh, Rasio Lingkar Pinggang dan Panggul dengan nilai VO2max Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Zuraida, Reni; Angraini, Dian Isti; Yunianto, Andi Eka
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i1.805

Abstract

Kebugaran kardiorespiratori merupakan salah satu cara dalam mengatasi masalah obesitas dan terjangkit penyakit kardiometabolik remaja di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan indeks massa tubuh (IMT), persen lemak tubuh (PLT), rasio lingkar pinggang dan panggul (RLPP) dengan nilai VO2max siswa SMA Negeri 12 bandar lampung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan subjek siswa kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung sebanyak 94 siswa. VO2max diukur dengan menggunakan Queens College Step Test. IMT dihitung dengan menggunakan rasio berat badan dan tinggi badan. Bioelectrical Impedance Analysis untuk mengukur PLT. Pita ukur dengan ketelitian 0,01 cm untuk mengukur RLPP. Uji Rank Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan IMT, PLT, dan RLPP dengan nilai VO2max. Terdapat hubungan indeks massa tubuh (p = 0,001, r =0,335) dan persen lemak tubuh (p = 0,000, r = -0,563) dengan nilai VO2max, namun tidak untuk rasio lingkar pinggang panggul (p = 0,284, r = 0,112). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan indeks massa tubuh dan persen lemak tubuh dengan nilai VO2max, namun tidak untuk RLPP.
Tingkat Kecukupan Protein dan Lemak dengan Kejadian Underweight pada Balita Listyawardhani, Yana; Yunianto, Andi Eka
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i1.1002

Abstract

Salah satu dari tiga kriteria malnutrisi yang menunjukkan kegagalan pertumbuhan adalah underweight. Asupan zat gizi yang tidak cukup, yang menyebabkan penurunan massa otot dan metabolisme basal, adalah salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya underweight. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecukupan protein, dan lemak dengan kejadian underweight pada balita. Studi cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Jumlah subjek balita sebanyak 56 subjek diambil secara proporsional dari semua peserta uji. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan food recall 3x24 jam tidak berurutan. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat kecukupan protein dengan kejadian underweight (p = 0,004), dan tingkat kecukupan lemak dengan kejadian underweight (p = 0,025). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat kecukupan protein dan lemak dengan kejadian underweight pada balita usia 24-59 bulan di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan peneliti selanjutnya mengenai faktor penyebab underweight.
Hubungan Kadar Asam Urat dengan Kadar Kolesterol HDL pada Peserta Prolanis di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Eka Yunianto, Andi; Sutrio
Journal of Dietetics Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Dietetics Science
Publisher : Nutrition Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jds.v1i2.5367

Abstract

ABSTRACT Uric acid and High-Density Lipoprotein (HDL) are important biomarkers associated with the risk of metabolic and cardiovascular diseases. Hyperuricemia is known to increase the risk of hypertension, metabolic syndrome, and heart disease, while low HDL levels contribute to atherosclerosis. However, the relationship between uric acid and HDL levels is still not entirely consistent in various studies. This study aims to analyze the relationship between uric acid and HDL levels in Prolanis patients at the Kedaton Community Health Center, Bandar Lampung. The study used a cross-sectional design involving 42 respondents aged 42–76 years. Data were collected through venous blood examination of 8 ml. HDL levels were measured using the Chod-Pap method, while uric acid levels were measured using the Uricase method. Data analysis used the Pearson test with a significance level of p <0.05. Based on the average HDL level of respondents was 49.79 ± 7.67 mg/dl, while uric acid levels were 7.17 ± 8.13 mg/dl. Correlation analysis showed a significant positive relationship between uric acid levels and HDL (r=0.339; p=0.028). There was a positive relationship between uric acid levels and HDL, indicating that uric acid, at certain levels, may act as an antioxidant that supports lipid metabolism. However, high uric acid levels remain a risk factor for metabolic disease. Further research with larger samples is needed to confirm these findings. ABSTRAK Asam urat dan High-Density Lipoprotein (HDL) merupakan biomarker penting yang berhubungan dengan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular. hiperurisemia diketahui meningkatkan risiko hipertensi, sindrom metabolik, dan penyakit jantung, sementara kadar hdl rendah berkontribusi pada aterosklerosis. namun, hubungan antara kadar asam urat dan HDL masih belum sepenuhnya konsisten dalam berbagai studi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar asam urat dan kadar HDL pada pasien prolanis di puskesmas kedaton, bandar lampung. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan 42 responden berusia 42–76 tahun. data dikumpulkan melalui pemeriksaan darah vena sebanyak 8 ml. kadar hdl diukur dengan metode chod-pap, sedangkan kadar asam urat dengan metode uricase. analisis data menggunakan uji pearson dengan tingkat signifikansi p<0,05. Berdasarkan rata-rata kadar HDL responden adalah 49,79 ± 7,67 mg/dl, sedangkan kadar asam urat 7,17 ± 8,13 mg/dl. analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kadar asam urat dan hdl (r=0,339; p=0,028). Terdapat hubungan positif antara kadar asam urat dan HDL, yang mengindikasikan bahwa asam urat pada kadar tertentu mungkin berperan sebagai antioksidan yang mendukung metabolisme lipid. namun, kadar asam urat yang tinggi tetap berisiko terhadap penyakit metabolik. penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini.
Old, New, and Future Food Policy Before and After the Covid-19 Pandemic in Indonesia Yunianto, Andi Eka; Martianto, Djarat; Husna, Arfah; Putri, Widya Ayu Kurnia; Puspitasari, Ikha Deviyanthi; Susilowati, Erna; Ardhian, David
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 10, No 2 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v10i2.7749

Abstract

This article aimed to identify aspects of Old, New, and Future Food Policy before and after the Covid-19 pandemic. before and after the COVID-19 pandemic.  The method used was a Narrative review using a comprehensive and descriptive approach through a literature search. Data searches were conducted through online instruments using Pubmed, ScienceDirect and Google Scholar published from 2003-2023. The search was conducted using keywords related to factors driving changes in the nature of food and nutrition policies based on Maxwell's theory. The COVID-19 pandemic has affected food insecurity supported by restrictions on economic activity and mobility imposed by the government which have led to economic contraction and job losses, which in turn can affect household access to food. Policies after the COVID-19 pandemic regarding food related to aspects of food availability, aspects of food access, and aspects of food utilization as well as the importance of stakeholders in the success of food policy programs in Indonesia.
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN KEBIASAAN MEROKOK, CUCI TANGAN DAN PERILAKU GIZI DI MASA PANDEMI COVID 19 yuliantini, emy; haya, miratul; yunianto, andi eka; sherly, sherly; antini, tri
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6226

Abstract

Background: Coronavirus 2019 (COVID-19) is a respiratory disease caused by corona virus. Smokers are the most vulnerable group form Covid-1. Dirty hands can spread disease by providing entry to pathogens, bacteria, or viruses. Handwashing could be effective and efficient prevention to prevent covid-19 infection.Objective: To determine the relationship between gender and smoking habits, handwashing and nutritional behavior among respondents.Methods: A descriptive-analytic study with a cross-sectional design. Respondents were 966 people who lived in Bengkulu Province. Data collection was carried out by online questionnaire which were distributed through WhatsApp media. Data analysis used the chi-square test.Results: There were significant relationship between gender and smoking habits (p = 0.003), gender and handwashing (p = 0.000), gender and nutritional behavior related with fresh food consumptions (p = 0.026). There were no relationship between gender and nutritional behavior related to preserved/instant foods consumption (p = 0.463), nutritional behavior and fruit-vegetable consumption habits (p = 0.090).Conclusion: There is a relationship between gender and smoking and handwashing habits.
HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT DENGAN STATUS GIZI : STUDI CROSS SECTIONAL Nur, Zuhra Tun; Suryana, Suryana; Yunianto, Andi Eka
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6755

Abstract

Background: Children who often suffered from diseases will affect their nutritional status.Purpose: To determine the risk factors of disease history with nutritional status among stunted children under-five in Pidie Jaya Regency.Methods: A descriptive-analytic study with a cross-sectional design. Total sample were 34 children. Weaning initiation patterns and disease history were obtained through interviews with questionnaire. The nutritional status among children under five were measured by anthropometric. Data were analyzed using chi-square test.Results: Children's disease history in the last three months were correlated with the nutritional status on the HAZ index (P-value = <0.015 (<0.05) with OR = 6.0. There was no correlation betweeen disease history with the nutritional status by WAZ and WHZ index (P-value> 0.05).Conclusion: The history of the disease in the last 3 months has a significant relationship with HAZ of children under five.
PENGARUH PEMBERIAN PUDING PISANG MELON DAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Eliza, Eliza; Lestari, Ayu; Sumarman, Sumarman; Yunianto, Andi Eka
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6769

Abstract

Background : Hypertension is a condition when systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure  ≥ 90 mmHg blood. One of herbal therapies to help lowering blood pressure is by utilizing foods which contain high potassium, such as bananas, melons, and young coconut water.Objective : To analyze the effect of banana melon and young coconut water pudding on lowering blood pressure levels of hypertensive patients at the Palembang Public Health Center.Method : A quasi-experimental study with pre and pos test control group design. The subjects were 60 hypertensive patients at Palembah PHC who were eagerly fulfilled inclusion and exclusion criteria. Data analysis were used t-dependent and t-independent tests to analyze the effect of melon banana pudding and young coconut water with blood pressure.Results : The results showed there was an average decrease in systolic and diastolic blood pressure in the treatment group of 13.07 mmHg (p= 0.000) and 6.93 mmHg (p= 0,000). Consumption of banana melon pudding and young coconut water showed a significant effect on reducing 6.1 mmHg systolic blood pressure (p=0.003) and 4.56 mmHg diastolic blood pressure (p=0,000). T-independent test showed that systolic blood pressure in the treatment and control groups obtained p-0.005 and diastolic blood pressure obtained p-value 0.048.Conclusion : Consumption of banana melon pudding and young coconut water could lower blood pressure levels f hypertensive patients
ANALISIS TOTAL COLIFORM DAN FECAL ESCHERICHIA COLI PADA SAMPEL AIR GALON DI PT. XYZ Fertiasari, Rini; Lasmono, Krisna Nurdin; Kristiandi, Kiki; Yunianto, Andi Eka
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v2i2.346

Abstract

Penggunaan air dalam kemasan mengalami peningkatan konsumsi di Indonesia, salah satunya adalah penggunaan air galon. Bentuk pencemaran yang dapat terjadi pada air galon isi ulang adalah karena saat proses pencucian yang rentan terhadap kontaminan dan menjadi peluang terjadinya penyebaran bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total coliform dan fecal E.coli pada sampel air galon di PT. XYZ. Pendekatan yang digunakan, yaitu secara kuantitatif deskpriptif. Dalam penelitian ini diberikan perlakuan pada dua suhu, yaitu 36 ˚C dan 40 ˚C dengan satu pengambilan hasil uji. Analisis yang digunakan dalam pengujian Total Coliform dan Fecal E-coli dengan menggunakan acuan MA PPOM 61/MIK/06, metode ini digunakan untuk dapat melihat adanya pertumbuhan koloni bakteri aerob mesofil setelah cuplikan diinokulasikan pada media lempeng agar dengan cara tuang dan diinkubasi pada suhu yang sesuai. Media padat yang digunakan dalam pengujian ini adalah ENDO dan MFC. Hasil dari penelitian dengan menggunakan suhu dengan Methode For Water and Waste Water 21th Edition Section 9100 tidak ditemukannya koloni bakteri E.coli pada air isi ulang galon atau hasil uji koloni nol (0). Sehingga air isi ulang dapat dikonsumsi dengan baik meskipun penelitian ini tidak mengambil sampel secara menyeluruh dari bagian lain, namun tidak menurunkan kewaspadaan terhadap indikator kualitas air minum isi ulang galon.  
Co-Authors Ahmad Faridi Ai Mahmudatusa’adah Aisyah, Iseu Siti Akbarini, Oon Fatonah Alam, Rafi Gustra Andy Muharry Ardhian, David Arfah Husna Arie Nugroho, Arie Arza, Putri Aulia Asep Rusyana Asep Suryana Abdurrahmat Astri, Desi Astriani, Aveny Septi Asyifa, Mega Atri Sri Ulandari Aviaty Dwina Aulia AYU LESTARI Ayu Lestari Betaditya, Dika Budi Setiawan Bustami Bustami Chandradewi, AASP. Daulay, Suryani A. Daulay, Suryani Agustina Dea Silvani Dian Isti Angraini DIan Siti Fatimah Diya Salsabila Dominikus Raditya Atmaka Dyah Raysa Laksitoresmi Eka Putri Rahmadhani Eliana Eliana Eliza - Sutarman Eliza Eliza Eliza Eliza Ellis Endang Nikmawati Elya, Elya Emy Yuliantini Emy Yuniantini Endang Sri Wahyuni Erna Susilowati Ernawaty, Tutik Fadly, Dzul Fajar Ningsih, Windi Indah Faridi, Ahmad Faridi, Ahmad Fertiasari, Rini Firdaus, Purna Hadibrata, Exsa Happy, Terza A Happy, Terza Aflika Hardiansyah, Angga Hasmar Fajrina Herdiansyah, Dadang Ike Anggraeni Ikeu Tanziha Ima Karimah Ima Saphira Indri Windarti Indriyani, Reni Irma Nuraeni Iseu Siti Aisyah Ismunandar, Helmi Ismunandar Isvari, Gusti Ayu Made Prathita Juliana, Risna Junita, Dini Kamsiah Kamsiah Kosnayani, Ai Sri Krisnasary, Arie Kristiandi, Kiki Larasati, Ratri M. Lasmono, Krisna Nurdin Lesi Oktiwanti Listyawardhani, Yana Lupiana, Mindo Lusina, Septia Eva M. Ridho Ulya Made Darawati Martianto, Djarat Masriani . Meiyanti Meiyanti, Meiyanti miratul haya Miratul Haya Miratul Haya Miratul Haya, Miratul Mubarak, Raka Anzil Muhammad Eka Asri Rizal Mulyani, Roza Muttalib, Yuges Saputri Nadia Chalida Nur Neni Neni Neni, Neni Ningsih, Windi Indah Fajar Noorlatifah Noorlatifah Nur, Zuhra Tun Nurlaili Nurlaili Nurtandhee, Mutiara Pardilawati, Citra Yuliyanda Pasambuna, Muksin Patrichia, Yolanda Pratiwi, Amali Rica Puji Laksmini Puspitasari, Ikha Deviyanthi Putri, Zakiah Meyra Rahmadi, Antun Ramadhana Komala Rauf Tamim Reni Zuraida Rian Diana Riduan, Alya Izzaty Rimbawan , Romdhona, Nur Rosyanne Kushargina Rosyanne Kushargina Roza Mulyani Rudiyanto, Waluyo Sanya Anda Lusiana Sari Khairinisa sherly sherly sherly sherly Siti Ratna Ningsih Sitti Syakira Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sri Anna Marliyati Sudarmi Sudarmi Suharmanto Sumarman Sumarman Sumarman Sumarman Suryana Suryana Suryana Suryana Suryana Suryana Susianti Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Sutrio Taufiq Firdaus Al-Ghifari Atmadja Tetty Herta Doloksaribu tri antini Tri Antini, Tri Tri Umiana Soleha Ulinnuha, Najwa Usdeka Muliani Usdeka Muliani Utama, Lalu Juntra Vira Paujiah Nuriyah Walliyana Kusumaningati Wardani, Yusrima Syamsina Wibowo, Muhammad Rafi Widya Ayu Kurnia Putri Windi Indah Fajar Ningsih Wiwi Febriani Yana Listyawardhani Yana, Risda Yuges Saputri Muttalib Yulia Fitri Yuningrum, Hesti Zahra Tazkianisa Hadi Zuhra Tun Nur