p-Index From 2021 - 2026
7.041
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Peer Tutor Berbantuan Short Movie dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi Siswa Pada Pelajaran Sosiologi Kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram Maulana, Muhammad Rizky; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Suryanti, Ni Made Novi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4394

Abstract

Partisipasi dan kolaborasi merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran sosiologi yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan interaksi sosial aktif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang pasif dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui implementasi model pembelajaran Peer Tutor berbantuan Short Movie. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket refleksi siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek terlaksana dengan persentase 67% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Persentase partisipasi siswa meningkat dari 68% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II, sedangkan kolaborasi siswa meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Kemudian persentase refleksi siswa pada siklus I yaitu 64% kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II dan persentase pada refleksi guru yaitu 44% meningkat menjadi 100%. Peningkatan ini terjadi karena adanya interaksi sejajar antar siswa dan penggunaan media audiovisual yang menarik dan kontekstual, sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram.
Penerapan Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Brosur Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI K di SMAN 1 Gerung Kamisa, Feni Aprilia; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Sukardi, Sukardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4494

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (ptk) dengan tahapan yang dilakukan melalui observasi awal, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik yang digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah adalah siswa kelas XI K di SMAN 1 Gerung, sementara informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sosiologi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur belum sepenuhnya terlaksana sebesar 62%, kekatifan siswa terlaksana sebesar 70%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur hampir sepenuhnya terlaksana sebesar 95%, berpikir kreatif siswa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model student facilitator and explaining berbantuan media brosur dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung.
Social Relations, Capital, and Power in the Tobacco Industry: A Bourdieusian Practice Theory Perspective Adhi, Rakhmat Nur; Sumitro , Sumitro; Utomo, Jepri; Febriani, Haniza
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 16 No 2 (2025): Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v16i2.11869

Abstract

Social relations in the tobacco industry demonstrate an unequal relationship between farmers and other actors in the production and distribution chain. Farmers, as primary producers, are often in a weak position in determining prices and market access, thus relying on intermediaries such as middlemen and cigarette companies. This study aims to describe and analyze the social relations of tobacco farmers within the tobacco industry system using Pierre Bourdieu's theoretical perspective. This study employed a qualitative method with a case study approach. Informants were selected through purposive sampling involving six informants: four tobacco farmers and two intermediary actors in tobacco product distribution. Data collection was conducted through in-depth interviews, field observations, and documentation. The obtained data were analyzed qualitatively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that social relations in the tobacco industry form a structure that tends to benefit downstream actors. Middlemen and cigarette companies have stronger access to economic capital and marketing networks, thus playing a dominant role in determining prices and quality standards. Meanwhile, farmers have limited capital and access to information, leading to dependence on middlemen. This condition shapes a pattern of economic practices among farmers that tends to accept market prices without a balanced bargaining process. The discussion of this research confirms that social relations in the tobacco industry are not only influenced by market mechanisms, but also by social structures that reproduce the unequal position of farmers.
MAKNA DAN FILOSOFI PERTUNJUKAN TRADISI PERESEAN PADA MASYARAKAT SASAK LOMBOK Husnul Khotimah; Abdad, Wajdi; Firman Agil, Wahyu; Aagin Artama Musa, Lalu; Juliana; ZM, Hamidsyukrie; Utomo, Jepri
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 1 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.9770

Abstract

Artikel ini meneliti makna dan filosofi tradisi Peresean, sebuah seni pertunjukan tradisional Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peresean, yang dulunya merupakan ungkapan emosional para raja setelah peperangan, kini menjadi ajang adu ketangkasan dan keberanian menggunakan tongkat rotan dan perisai. Penelitian kualitatif ini, dilakukan di Desa Merembu, Lombok Barat, menggunakan metode wawancara dan dokumentasi untuk menggali makna Peresean dari perspektif masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peresean memiliki nilai-nilai luhur seperti keberanian, sportivitas, dan persaudaraan, meskipun mengandung unsur kekerasan. Perubahan zaman telah mempengaruhi praktik Peresean, dari ritual memanggil hujan menjadi pertunjukan komersial. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman makna dan filosofi Peresean untuk pelestariannya.
TRADISI BAU NYALE: KEARIFAN LOKAL YANG TETAP HIDUP DI ERA MODERN widi, Widiyanti; Saniah, Siti; Astuti, Dian; Wahyu Febrianti, Duwiq; Zahraini, Yuliana; ZM, Hamidsyukrie; Utomo, Jepri
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i4.9791

Abstract

ABSTRAK Tradisi bau nyale merupakan salah satu warisan budaya masyarakat suku sasak di Lombok Tengah yang memiliki nilai spiritual, sejarah, dan budaya yang mendalam. Tradisi ini dilakukan secara rutin setiap tahun dengan tujuan untuk menghormati legenda Putri Mandalika, simbol pengorbanan dan keberkahan. Dalam perkembangannya, bau nyale tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga menjadi atraksi wisata yang menarik perhatian ribuan pengunjung local maupun internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literature (studi pustaka) untuk menggambarkan dinamika keberlanjutan tradisi bau nyale di tengah arus modernisasi serta upaya menjaga keaslian dan maknanya agar tetap relevan di era modern. Data dikumpulkan melalui sumber pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, tesis, dan sumber terpercaya lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bau nyale mengahdapi pergeseran makna dari yang sacral menjadi lebih profane dan konsumtif, upaya pelestarian melalui pendidikan dan promosi budaya mampu mempertahankan esensi nilai-nilai spiritual dan simbolik dari tradisi bau nyale. Selain itu, integrasi nilai-nilai lokal ke dalam pendidikan dan kegiatan budaya menjadi strategi penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi ini di era modern.
TRADISI NYELAMAK DI LAOK SEBAGAI REFLEKSI RASA SYUKUR DAN DOA KESELAMATAN NELAYAN DI DESA TANJUNG LUAR LOMBOK TIMUR Sri, Sri Wahyuni; Yanti, Febi; Ainushofa, Ilmi; Inggrid L, Grita; Adam Kamal , Alabani; ZM, Hamidsyukrie; Utomo, Jepri
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 1 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.9793

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas tradisi Nyelamak Dilaok yang dilaksanakan oleh masyarakat pesisir di Desa Tanjung Luar, Kabupaten Lombok Timur, sebagai refleksi rasa syukur dan doa keselamatan bagi nelayan. Tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya turun-temurun, tetapi juga memperlihatkan hubungan erat antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Nyelamak Dilaok memiliki makna religius, sosial, dan ekologis yang kuat. Nilai rasa syukur tercermin dalam persembahan sesajen dan pelarungan kepala kerbau ke laut, sementara doa keselamatan diwujudkan melalui ritual yang melibatkan seluruh komunitas. Tradisi ini juga memperkuat solidaritas sosial, gotong royong, serta pelestarian lingkungan laut. Di tengah arus modernisasi dan heterogenitas budaya di Tanjung Luar, Nyelamak Dilaok tetap dipertahankan sebagai identitas budaya lokal yang mencerminkan keharmonisan hidup manusia dengan alam.
NILAI SOSIAL DAN RELIGI PROSESI BISOQ MENIK (CUCI BERAS) DALAM TRADISI MAULID ADAT BAYAN hana, Hana Maulida Safitri; Maulida Afriani, Sukma; Kamalia, Ulfi; Sa’adah, Wardhatul; Nur Hafiz, Alfi; ZM, Hamidsyukrie; Utomo, Jepri
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 1 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.9796

Abstract

ABSTRAK Tradisi Bisoq Menik merupakan salah satu rangkaian dalam perayaan Maulid Adat Bayan di Desa Karang Bajo, Kabupaten Lombok Utara, yang mengandung nilai sosial dan religius yang tinggi. Prosesi mencuci beras oleh perempuan adat ini bukan sekadar ritual fisik, tetapi simbol kebersihan lahir dan batin serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur dan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna di balik ritual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bisoq Menik mencerminkan integrasi antara nilai spiritual, nilai sosial, dan kearifan lokal masyarakat Sasak. Tradisi ini memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas sosial, serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya melalui mekanisme kontrol sosial yang ketat. Didasarkan pada teori fungsionalisme struktural Emile Durkheim, prosesi ini berfungsi menjaga keteraturan sosial dan identitas kolektif masyarakat di tengah arus modernisasi.
Co-Authors Aagin Artama Musa, Lalu Abd Halim Abdad, Wajdi Abdul Hafid Abdullah, Subhan Adam Kamal , Alabani Adhi, Rakhmat Nur Adys, Himaya Praptani Agung Firmansyah Agustang, Andi Ainushofa, Ilmi Akbar, Ahmad Naufal Amrul Amrul Andi Muh Akbar Saputra Andriya Risdwiyanto Anggoro Dwi Cahyo Aniati Anas Arief Yanto Rukmana Arif Hidayat Arif Saefudin Arlin Adam, Arlin Arlini , Lidya Arsyad, Nursyam Aryo De Wibowo Astuti, Dian Ayi Abdurahman Burhan Burhan Dito Anurogo Farhan Ferian Farwita, Syurwana Febriani, Haniza Firman Agil, Wahyu Hadi, Mr. Samsul Hafiza, Nuril Hairil Wadi Hamidsyukrie ZM Hamran , Hamran hana, Hana Maulida Safitri Hegar Harini HENDRA GUNAWAN B11211055 Hestie Ariestina Hikmah, Nurul Hikmah HUSNUL KHOTIMAH I Putu Agus Dharma Hita Ibadurrahman , Ibadurrahman Ibadurrahman Ibadurrahman Ihsan, Andi Iklima Inayatul Mutmainnah Inggrid L, Grita Iriani, Nisma Ismail Ismail Iwan Ramadhan Izhar Salim Johana Nahuway Juliana Jusniati Kamalia, Ulfi Kamaruddin, Syamsu Kamaruddin, Syamsu Andi Kamisa, Feni Aprilia Kurnia, Ady Laili Savitri Noor Loso Judijanto Lukis Alam Maria Ulfa Marlina Marlina Marzuki Marzuki Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri, Zilly Arsyika Maulana, Muhammad Rizky Maulida Afriani, Sukma Mayasari Mayasari, Mayasari Mila Noviana, Mila Misbahul Munir MS Viktor Purhanudin Muhammad Ilyas Muhammad Syukur Mukhtar, Afiah Mutmainnah, Inayatul Ni Made Novi Suryanti Nur Adhi, Rakhmat Nur Hafiz, Alfi Nur Syariatin Nursida, Andi Purwaningsih - Rismar Julia Rohman, Prabu Rosyidah, Feryna Nur Rustiyarso . Salehuddin, Salehuddin Sanikurniati, Baiq Sarilah Sarilah Sa’adah, Wardhatul Sembiring, Rinawati Shermina Oruh Siti Chadijah Siti Chadijah Siti Saniah, Siti Sri Sudaryati Sri, Sri Wahyuni Suaebah Suhaeb, Firdaus W Sukardi Sukardi Sulistyo Andarmoyo Sumitro Sumitro , Sumitro Sumitro Sumitro Suprapto Suprapto Suroso Suroso Suud Suud Suud, Suud Syam, Andi Zulitsnayarti Mardhani Syariatin, Nur Tamher, Fatmah W. TEGUH ARIFIANTO, TEGUH Tri Velyna Wadi, Hairil Wahyu Febrianti, Duwiq Widi, Widiyanti Wira Parawangsa wira Yanti, Febi Yuli Rohmiyati Yuli Rohmiyati Zahraini, Yuliana ZM, Hamidsyukrie Zulvia, Ridho