p-Index From 2021 - 2026
5.673
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Madrasah Principal Planning In Realizing The Quality Of Education At Madrasah Aliyah Yasti Sekura, Sambas Regency Jeprianto; Amrah Kasim; Baharuddin; Putra, Purniadi
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v6i1.3613

Abstract

Madrasahs as Islamic educational institutions have a strategic role in improving the quality of education through effective planning. In Madrasah Aliyah YASTI Sekura, the planning of the madrasah principal is a crucial factor in determining the success of education, but there are still challenges in its implementation and evaluation. Studies related to the role of madrasah principals in education quality planning are still limited, so more in-depth research is needed to understand effective strategies in the madrasah context. This study uses a qualitative approach with interview, observation and documentation methods to reveal the planning process, the factors that influence it and its impact on the quality of education. The results show that the madrasah principal plays a strategic role in developing the vision, mission and goals of the madrasah through SWOT analysis as the first step of effective planning. Implementation that involves various parties and periodic evaluation of the programs implemented has proven to be able to significantly improve the quality of education. In addition, the success of this planning depends on the competence of the madrasah head in managerial aspects and optimal resource management. The implications of this study emphasize the importance of strengthening the competence of madrasah principals in strategic leadership aspects to create a sustainable education management model that can be applied in other madrasahs.
Kesulitan Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berdasarkan Kurikulum 2013 Di MTs Negeri Gowa Salmawati, Salmawati; Syamsudduha, Syamsudduha; Kasim, Amrah
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.723 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang “Kesulitan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berdasarkan Kurikulum 2013 di MTS Negeri Gowa”. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan jenisnya adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yakni guru yang mengajarkan mata pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa dan sumber data sekunder berupa dokumentasi penting menyangkut profil sekolah, dokumen kurikulum, petunjuk teknis pengembangan silabus untuk mata pelajaran bahasa Arab. Adapun kesulitan Guru dalam pembelajaran Bahasa Arab berdasarkan Kurikulum 2013 di MTS Negeri Gowa antara lain: 1) kesulitan yang dialami dalam merencanakan pembelajaran adalah menganalisis Kompetensi inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Merumuskan Indikator, merumuskan tujuan pembelajaran, Media dan Metode yang akan digunakan, 2) Kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran adalah menerapkan pendekatan scientific yang mengarahkan pembelajaran berpusat kepada peserta didik, akan tetapi minimnya minat belajar bahasa Arab sehingga peserta didik kurang memperhatikan pelajaran serta menganggap bahwa bahasa Arab itu susah untuk dipelajari, dan 3) Kesulitan dalam menilai hasil pembelajaran yaitu pada tekhnik penilaian sikap sulit dalam menumbuhkan sikap mandiri dan gemar membaca dalam diri peserta didik. Kemudian pada tekhnik penilaian pengetahuan dan keterampilan yaitu karena dalam suatu ruangan terlalu banyak jumlah peserta didik sedangkan alokasi waktu yang disiapkan terbatas sehingga peserta didik tidak memiliki kesempatan melakukan unjuk kerja demikian juga halnya dengan proyek dan portofolio belum berjalan sesuai dengan langkah-langkah penilaian karena guru belum memahami tekhnik penilaian tersebut. Kata Kunci: Kesulitan Guru, Bahasa Arab, Kurikulum.
Arabic Learning Management; Methodological And Psychological Perspective Syamsuddin, Naidin; Garancang, Sabaruddin; Kasim, Amrah; Haniah, Haniah
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i1.3879

Abstract

This study aims to analyze the planning, implementation and evaluation of learning Arabic from a methodological and psychological perspective at UPT SMA Palopo City. This research is a type of field research whose study is descriptive-qualitative to reveal the meaning behind the reality of learning Arabic at UPT SMA Palopo City. The data collection method was through interviews which were then analyzed qualitatively using data reduction, data presentation and research conclusions. The results showed that: Learning Arabic at UPT SMA Palopo City includes three processes, namely: 1) The planning process for learning Arabic at UPT SMA Palopo City includes making syllabus, lesson plans and learning media to be used; 2) Implementation, learning Arabic at UPT SMA Palopo City includes initial activities, delivery of material and closing. Implementing learning Arabic at UPT SMA Palopo City could be more optimal; 3) Evaluation, which includes evaluation of students in the form of semester exams, assignments and so on.
Menjawab Tantangan Society 5.0 : Relevansi Pendekatan Mahmud Ismail Shini dalam Pembelajaran Bahasa Arab Kontekstual dan Komunikatif Nur Astilah Astin; Haniah; Amrah Kasim
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 2 No 2 (2025): Transformasi Pemikiran Islam di Era Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menuntut pembelajaran bahasa Arab yang kontekstual, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Mahmud Ismail Shini dalam kitab Al-‘Arabiyyah li an-Nāsyi’īn serta relevansinya dalam menjawab tantangan pembelajaran bahasa Arab di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Mahmud Ismail Shini menempatkan bahasa Arab sebagai sarana komunikasi bermakna melalui penyusunan materi bertahap, integrasi empat keterampilan berbahasa, dan penggunaan konteks kehidupan sehari-hari. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa pemikiran Mahmud Ismail Shini dapat dijadikan fondasi konseptual dalam pembelajaran bahasa Arab kontekstual dan komunikatif yang adaptif terhadap tuntutan Society 5.0 melalui integrasi teknologi pembelajaran secara humanistik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran bahasa Arab perlu diarahkan pada penguatan kompetensi komunikatif peserta didik, peningkatan keterlibatan aktif dalam proses belajar, serta perancangan pembelajaran yang relevan secara sosial dan pedagogis dalam kerangka kurikulum kontemporer.
Embedding Character Education through School Culture in Islamic Junior High Schools: A Qualitative Study of Religiosity, Honesty, Tolerance, and Discipline Chadija Chadija; Kasim, Amrah; Achruh, Andi; Syamsuddin Syamsuddin
International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis Vol. 3 No. 1 (2026): January: International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijeepa.v3i1.460

Abstract

This study investigates how character education is embedded into the school culture of an Indonesian Islamic junior high school (madrasah), focusing on four core values: religiosity, honesty, tolerance, and discipline. Using a qualitative naturalistic approach, the research was conducted at MTsN 3 Halmahera Utara through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving school leaders, teachers, and students. The findings reveal that character education at the madrasah is not a standalone program but is institutionalized through consistent routines, religious practices, and role modeling. Religiosity is fostered through structured worship, integration of Islamic values into lessons, and spiritual habits. Honesty is promoted via trust-based learning environments, teacher exemplarity, and reinforcement of moral norms. Tolerance is cultivated through inclusive social interactions and respect for religious and cultural differences, while discipline is internalized through habitual rule-following, punctuality, and self-regulation. These findings align with existing theories and regional character education frameworks, confirming that character is best formed through embedded cultural processes and consistent adult exemplarity. The study contributes to the understanding of how Islamic schools can function as moral communities and highlights the importance of alignment between school culture, family support, and wider social contexts in achieving sustainable moral development.
Curriculum Evaluation of Formal Diniyah Education Program at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School Using the Cipp Model Ismail; Nasir Mahmud; Amrah Kasim; ST. Syamsudduha
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i1.826

Abstract

This study evaluates the curriculum implementation program of the Formal Diniyah Education Unit (PDF) at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School, Bone Regency, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The research employs a qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. Results indicate that: (1) Context evaluation shows the environment and conditions of PDF Ulya Al-Junaidiyah Biru adequately support curriculum implementation, though teacher understanding of the PDF curriculum remains uneven due to lack of training; (2) Input evaluation reveals that while the institution uses four curriculum components (Islamic education, general education, local content, and i’dad), facilities and infrastructure have not met quality standards; (3) Process evaluation demonstrates that teacher preparation remains suboptimal, with conventional teaching models still dominant and limited innovation in learning approaches; (4) Product evaluation shows satisfactory academic achievement, with students ranking 3rd nationally in the 2024 National Examination among 59 PDF Ulya institutions across Indonesia. The study recommends enhancing teacher competencies through systematic training, improving infrastructure quality, developing varied learning methods, and strengthening collaboration between PDF leadership, Dewan Masyayikh, and the Ministry of Religious Affairs to optimize curriculum implementation.
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA ARAB PESERTA DIDIK DI MTS AL-IKHWAN BAUBAU Najam Ahmad, Fitratun; Usman, Syahruddin; Kasim, Amrah
Inspiratif Pendidikan Vol 11 No 1 (2022): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v11i1.31446

Abstract

This study aims to describe the self-efficacy and learning achievement of Arabic students at Mts Al-Ikhwan Baubau, as well as to examine the effect of self-efficacy on Arabic learning achievement of students at Mts Al-Ikhwan Baubau. This research uses quantitative method with causal associative type. The population of this study were all students at Mts Al-ikhwan Baubau who were in class VIII and IX as many as 46 students, the sample in this study were all members of the population. Data collection techniques were carried out using questionnaires and tests. The collected data were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis. The results obtained: 1) self-efficacy and Arabic learning achievement of students at Mts Al-Ikhwan Baubau are in the medium category. 2) the results of inferential statistical calculations obtained p-value <α (0.008 <0.05) and the regression coefficient (b) of 0.224 so that H0 is rejected and H1 is accepted, this means that self-efficacy has a positive effect on participants' Arabic learning achievement educate.
KONSEP MEDAN MAKNA DALAM PEMIKIRAN AHMAD MUKHTAR UMAR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Raodhatul Fitri; Haniah; Amrah Kasim
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2170

Abstract

This study aims to examine the concept of semantic fields in the thought of Ahmad Mukhtar Umar and its relevance to Arabic language learning. The research employs a qualitative approach with the library study method, which is based on theoretical analysis of relevant scholarly literature. The data consist of primary and secondary sources. The primary data are obtained from Ahmad Mukhtar Umar’s works discussing ‘ilm al-dalālah (semantics), while the secondary data come from books, journal articles, and websites related to semantics and Arabic language learning. The findings show that Ahmad Mukhtar Umar’s linguistic thought is built upon the integration of classical Arabic linguistic traditions and modern linguistic theories, emphasizing language as a dynamic and contextual system of meaning. The concept of the semantic field is understood as a network of semantic relations among vocabulary items, encompassing synonymy, hyponymy, part–whole relations, antonymy, and incompatibility. The study concludes that applying the concept of semantic fields in Arabic language learning enables thematic and conceptual vocabulary development, thereby supporting more meaningful, communicative, and contextual learning.
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN BAHASA ARAB DENGAN PEMAHAMAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN TERHADAP SISWA KELAS XII MADRSAHALIYAH AL-AMANAH KOTA BAUBAU Karim, Ahmad; Abubakar, Achmad; Kasim, Amrah
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 3 (2018): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i3.6546

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tingkat kemampuan bahasa Arab dan tingkat pemahaman ayat-ayat al-Qur’an serta korelasi antara keduanya terhadap siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al-Amanah Baubau. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) bersifat kuantitatif dalam bentuk ex-post facto atau kasual komparatif karena penelitian ini berusaha mencari informasi tentang hubungan sebab akibat dari suatu peristiwa. Data dikumpulkan melalui tes (soal) dari hasil jawaban Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Hasil penelitian dan pembahasan: (1) Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menjawab tes soal bahasa Arab dan al-Qur’an pada Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional. Tingkat pemahaman siswa kelas XII MA Al-Amanah Baubau dapat menerima/menyerap pelajaran al-Qur’an dengan sangat positif dan signifikan; (2) Korelasi antara tingkat kemampuan bahasa Arab dengan tingkat pemahaman ayat-ayat al-Qur’an dipengaruhi oleh kemampuan bahasa Arab siswa kelas XII MA Al-Amanah Baubau. Penelitian ini dapat memberi sumbangsih pemikiran dan pengetahuan bagi siswa dan guru agar lebih giat menguasai dan memahami pembelajaran bahasa Arab dan al-Qur’an, menjadi referensi atau rujukan yang relevan bagi kaum akademisi, lembaga pendidikan atau institusi penelitian lainnya dalam melakukan kajian dan penelitian yang terkait dengan tingkat kemampuan bahasa Arab dan tingkat pemahaman ayat-ayat al-Qur’an di MA Al-Amanah Baubau.
USLUB AL-INSYA DALAM QS. AL-MAIDAH (KAJIAN ANALISIS BALAGAH) Marhaban, Marhaban; Khalid, Rusydi; Kasim, Amrah
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 3 (2018): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i3.6557

Abstract

Artikel ini merupakan penilitian terhadap QS al-Maidah dengan memfokuskan kepada bentuk-bentuk analisis uslub insya dengan menjadikan disiplin ilmu balagah sebagai tolak ukur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: metode kualitatif melalui pendekatan bahasa yaitu kaidah bahasa Arab ilmu balagah untuk dianalisa dalam QS. al-Maidah. Pemilihan apsek ini menjadi fokus penelitian berangkat dari adanya fenomena pemisah kajian nahwu, sharaf dan balagah yang memiliki kemiripan pembahasan pada objek kajian uslub insya. Analisis terhadap qur’an surah al-Maidah tampak sangat memperhatikan makna yang terkandung dibalik uslub insya. Oleh sebab itu, penulis dalam mengkaji uslub tersebut tidak hanya melihat dari aspek struktur dan pola pembentukannya semata, akan tetapi lebih jauh mempertimbangkan aspek makna. Hasil penelitian ini, dapat dikemukakan bahwa uslub insya’  dalam Surat al-Maidah 68 ayat  yaitu  amar (perintah) 27, nahi (larangan) 14 ayat,  istifham (pertanyaan) 9, nida’ (panggilan) 16, dan tamanni (harapan) 2 ayat. Adapun  dilihat dari segi bentuknya,  ayat-ayat Surat al-Maidah terdapat berbagai bentuk uslub insya’ yang meliputi amar (perintah), nahi (larangan), istifham (pertanyaan), nida’ (panggilan), dan tamanni (harapan). Adapun dari segi makna uslub insya’ mempunyai makna haqiqi yaitu makna asli dan makna idhafi di antaranya adalah ta’jiz (melemahkan), iltimas (ungkapan kepada yang sebaya), tahdid (ancaman), irsyad (petunjuk), dan doa (permohonan), taubikh (menghina) dan taqrir (penegasan).ABSTRACTThe purpose of this reseach is to analyse form and meaning of uslub insya’ in surah al-maidah. This reseach is using the descriptive method of content analysis. The procedur of data analysis includes tables and classification of uslub insya’. The result of this reseach reveals that there are 68 verses of uslub insya’  in surah al-Maidah. Those are amar (command) 27 verses, nahi (prohibition) 14 verses, istifham (question) 9 verses, nida’ (call) 16 verses, and tamanni (hope) 2 verses. According to its form, uslub insya’ in surah al-Maidah has several forms including amar (command), nahi (prohibition), istifham (question), nida’ (call), and tamanni (hope). Based on the meaning, uslub insya’ has two meanings. The first is denotative (haqiqi) and the second is connotative (idhafi). Denotative means the sentence expression does not have a certain purpose, while connotative means the sentence has a certain purpose depends on the context and the situation expressed by the sentence. The other meanings of uslub insya’  that can be found in the verses of surah al-maidah are ta’jiz (weaken), iltimas (expression to the same age), tahdid (threat), irsyad (guidance), doa (prayer), taubikh (insult), and taqrir (confirmation).
Co-Authors Abdillah Abdul Hamid Abdul Rahim Abdul Rahim Abdul Rahim Abdul Rahman Sakka Abu Nawas, Kamal Abubakar, Achmad Achruh, Andi Adinda Fitrah Nirwana Ahmad Munawir Hamid Aliah, Abd. Rauf Amin, Muliaty Aminuyati Amir Amir Andi Achruh Andi Rasdiyanah Anwar Abd. Rahman Anwar Abd. Rahman arkal arkal arkal, arkal Arsyad, Berti Asyraf Mustamin Azhar Arsyad Azhar Arsyad Azizah, St Baharuddin Baharuddin Ali, Baharuddin Baso Pallawagau Chadija Chadija Chadijah Fajri, Ahmad Maulana Fatkhul Ulum Fauziah, St Fikri, Alfikri Rausen Aditya Galib, Muhammad Garancang, Sabaruddin Hamzah, A. Abdul Hamzah, Nur Afifah Hania Haniah Haniah Haniah Haniah Haniah Hijab, Zainal Abidin HS, Najamuddin Husain Nasir Ibnu Rawandhy N. Hula Ilolu, Roymanto Ilyas, Hamka Ismail Ismawati Ismawati Jeprianto Kamaluddin Abu Nawas Kamaluddin Abunawas Kamaluddin Abunawas, Kamaluddin Karim, Ahmad Khalid, Rusydi Lukman M Rusydi Khalid, M Rusydi Mahfudz, Muhsin Mahmud, Natsir Makduani, Rivai Makmur Jaya Nur Mappamasing, Andihaidir Mardan Mardan Mardan Marhaban, Marhaban Marjuni Midyan Surya Ishak Miolo, Mukhtar I Mirnawati Mirnawati MISYKAT MALIK IBRAHIM Muh. Khalifah Mustami Muhammad Irfan Hasanuddin, Muhammad Irfan Muhammad Irham Muhammad Zakir Husain Munawir K. Munir Munir Munir Munir, Munir Murliani Murliani Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muzakkir Muzakkir Najam Ahmad, Fitratun Nasir Mahmud Nur Astilah Astin Nurdin, Aulia Putra, Purniadi Raodhatul Fitri Rappe Rasna, Rasna Rifai, Mesrawati Rosdianah, Rosdianah Sabaruddin Garancang Sabaruddin Garancang Salmawati Salmawati, Salmawati Sam, Zulfiah Saprin Saprin Saprin, Saprin Sarifa Halija Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Soga, Zainuddin Sri Harjanti St. Syamsudduha Suaidah, Idah Suarni Suarni Sudirman Suhra, Sarifa Suriyati Suriyati Syafril Sunusi, Muhammad Syahruddin Usman, Syahruddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin, Naidin Syamsudduha, Syamsudduha Taufiq Nur Tola, Achmad Umar Sulaiman Wahida, Besse Yuspiani