p-Index From 2021 - 2026
11.686
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan RAUDHAH JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Journal of Humanities and Social Studies JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan JURNAL RAUDHAH JURNAL EDUKASI NONFORMAL Bulletin of Counseling and Psychotherapy Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan dan Pendidikan G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Didaktika: Jurnal Kependidikan Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Fitrah: Journal of Islamic Education Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of General Education and Humanities NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Journal of Student Research Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Sublim: Jurnal Pendidikan IJESPG (International Journal of Engineering, Economic, Social Politic and Government) journal Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Science and Education Journal Jurnal Pema Tarbiyah MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Jurnal Nirta: Studi Inovasi Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Grief and trauma Effect : Jurnal Kajian Konseling Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

BENTUK-BENTUK DAN CARA MENGANALISIS KEBUTUHAN Yenti Arsini; Achfa Yusra Panjaitan; Ade Irma Ritonga; Miranda Syarianti Simamora
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v1i2.927

Abstract

Bimbingan dan Konseling di sekolah merupakan bagian penting dalam pendidikan, bertujuan untuk membantu siswa mencapai perkembangan pribadi, akademik, dan sosial yang optimal. Pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan individu adalah kunci dalam memastikan bahwa layanan BK yang diberikan efektif dan relevan. Jurnal ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih baik tentang berbagai bentuk kebutuhan dalam BK dan bagaimana cara melakukan analisis kebutuhan secara efektif. Dalam jurnal ini, kami mengidentifikasi berbagai bentuk analisis kebutuhan. Bentuk analisis yang dibahas mencakup instrument tes dan instrument non tes. Selain itu, jurnal ini menjelaskan langkah-langkah analisis kebutuhan yang diperlukan dalam praktik BK. Proses analisis yang terstruktur adalah kunci dalam memahami, merencanakan, dan memberikan bantuan yang sesuai kepada siswa. Hasil analisis kebutuhan ini digunakan untuk merancang program BK yang lebih efektif dan solusi yang lebih terpersonalisasi untuk mendukung perkembangan siswa.
MANFAAT MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELING Nahliyah Septi Zahrah Manik; Wirda Novita; Nurjannah, Nurjannah; Yenti Arsini
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v1i2.1067

Abstract

Manajemen Bimbingan dan Konseling adalah pendekatan yang digunakan dalam mengelola dan mengkoordinasikan berbagai aspek dalam bimbingan konseling. Integrasi manajemen dalam pelayanan bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan. Dengan adanya manajemen Bimbingan dan konseling program atau kegiatan dapat berjalan dengan baik dan kemanfaatan dari program tersebut dapat dirasakan oleh seluruh stakeholder. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode pendekatan literature review. Dimana peneliti mengumpulkan berbagai informasi dalam karya ilmiah melalui database seperti Google schollar. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya manajemen Bimbingan dan konseling akan membantu khususnya para Guru BK/Konselor Sekolah dalam mengimplementasikan program kerjanya, dan menentukan kegiatan yang akan membantu pengembangan karakter peserta didik, serta cara apa yang dapat digunakan dalam menyelesaikan masalah peserta didik tersebut.
TUJUAN DAN FUNGSI ANALISIS KEBUTUHAN DALAM MANAJEMEN BK Yenti Arsini; Helvirianti, Helvirianti; Mifta Hurriska Siregar; Nurhayati, Nurhayati
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v1i3.1200

Abstract

Manajemen BK memainkan peran utama dalam mengkoordinasikan dan memastikan efektivitas layanan konseling. Salah satu langkah krusial dalam proses manajemen BK adalah analisis kebutuhan, yang merupakan proses yang sistematis dan terencana untuk menilai dan memahami kebutuhan yang ada dalam layanan konseling. Dalam era yang terus berubah ini, analisis kebutuhan dalam manajemen BK menjadi semakin penting. analisis kebutuhan membantu konselor dalam merancang program konseling yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan klien. Dalam jurnal ini, kami akan menjelajahi secara lebih rinci bagaimana analisis kebutuhan memberikan landasan yang kuat untuk manajemen BK yang efektif dan bagaimana hal ini berdampak pada peningkatan kualitas hidup individu.. Diharapkan jurnal ini akan menjadi sumber pengetahuan yang berguna bagi praktisi dan peneliti di bidang manajemen BK untuk terus meningkatkan layann yang mereka berikan kepada klien mereka.
PERANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MANAJEMEN BIMBINGAN KONSELING Yenti Arsini; Mifta Salsabila; Nindy Rahma Qorina Syahbila Putri Ritonga
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v1i3.1557

Abstract

Manajemen adalah kegiatan mengatur organisasi, lembaga atau sekolah yang bersifat manusia maupun non manusia. Manajemen juga merupakan suatu proses untuk menyelenggarakan dan mengawasi suatu tujuan tertentu. Manajemen baik sebagai ilmu maupun sebagai seni, pada mulanya tumbuh dan berkembang dikalangan industri dan perusahaan. Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya ternyata sangat diperlukan dan bermanfaat bagi setiap usaha dalam berbagai lapangan. artikel jurnal ini menggunakan metode kualitatif yang hanya berfokus pada pengamatan yang Pada mendalam. Metode yang digunakan merupakan studi Pustaka (library research), pengumpulan data dengan mencari berbagai sumber seperti, buku, jurnal, dan riset yang sudah ada dan dipercaya. Dari pengertian manajemen dan bimbingan konseling diatas maka dapat disimpulkan bahwa manajemen bimbingan dan konseling merupakan seni atau ilmu dalam pengelolaan sumber daya. Bimbingan dan konseling merupakan suatu layanan yang sangat diperlukan di sekolah juga di masyarakat dimana dalam ruang lingkup sekolah bimbingan dan konseling memiliki peranan melayani permasalahan peserta didik. Disamping itu kegiatan bimbingan dan konseling akan berjalan dengan efektif dan efisien tergantung pada peran dan profesionalitas seorang guru BK. Peranan guru BK memiliki peran sangat penting dalam keberhasilan setiap peserta didik agar dapat menjalani proses Pendidikan di sekolah dengan baik. Guru bimbingan dan konseling berperan dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik agar dapat memahami, memcahkan, masalah dan mengambil keputusan serta menjadi manusia mandiri.
SASARAN BK DALAM PENDIDIKAN M. Galih Rian Pranata; M. Alvin Syahrin; Romi Ardian; Yenti Arsini
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v1i3.1713

Abstract

Pada dasarnya bimbingan dan konseling juga merupakan upaya bantuan untuk menunjukan perkembangan manusia secara optimal baik secara kelompok maupun idividu sesuia dengan hakekat kemanusiannya dengan berbagai potensi, kelebihan dan kekurangan, kelemahan serta permasalahannya. Penyelanggaraan layanan dan kegiatan bimbingan dan selain dimuati oleh fungsi, didasarkan juga pada prinsip-prinsip bimbingan dan memenuhi sejumlah asas bimbingan.Pemenuhan atas prinsip-prinsip dan asas-asas itu akan memperlancar pelakasanaan dan lebih menjamin keberhasilan layanan/kegiatan, sedangkan pengingkarannya akan dapat menghambat atau bahkan menggagalkan pelaksanaan serta mengurangi atau mengaburkan hasil layanan kegiatan.
Pendekatan Eksistensial Humanistik Untuk Menurunkan Prilaku Bullying Ginting, Siska Astria Br; Arsini, Yenti; Tarigan, Sofie Ahmira Rehgita Br
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is a form of bullying against peers by someone (a child) who is "inferior" or weaker with certain benefits or satisfaction. Bullying usually happens repeatedly. Some are even systematically similar. During the expansion, residence - cases of bullying in educational institutions, especially in school environments, the author takes topics related to bullying in schools at the educational level. The existential-humanistic approach focuses on the nature of the human condition which includes the ability to be self-aware, free to choose to determine one's own destiny, freedom and responsibility, anxiety as a basic element, the search for unique meaning in a meaningless world, being alone and existing. in relationships with others finitude and death, and the tendency to self-actualize. This research aims to describe the application of a humanistic existential counseling approach in reducing bullying behavior in students. This type of research is literature study research where the researcher selects several journals and books where each journal is analyzed and then put together.
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) Menggunakan Teknik Reinforcement Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pasaribu, Putri Dirgahayu; Arsini, Yenti; As Syifa, Salsabila
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10448718

Abstract

One important part of the learning process is motivation. Learning motivation is an encouragement that has a big influence on learning and learning outcomes. The level of strong and weak motivation to learn in students is indicated by persistence in facing assignments, independent learning, enthusiasm for learning, carrying out assignments, emotions towards the learning situation or atmosphere, confidence in a matter, and liking to search for and solve problems. This is based on the results of observations, interviews and questionnaires. Learning motivation scale as a pretest. Several introductory questions are also considered capable of fostering students' curiosity about related learning material, the aim of which is to make students more active, braver and able to learn better (Bahrudin, 2014). The REBT approach aims to change the client's irrational views and beliefs into rational ones, helping to change attitudes, ways of thinking and perceptions, therefore clients are expected to be able to develop and achieve optimal self-realization. The research method used is a literature review which is supported by data from several articles, source books and other supporting documents. The research results show that student motivation to learn is an important thing needed in the process of achieving optimal learning outcomes. One approach in guidance and counseling that can increase students' learning motivation is REBT which can help students open their horizons and have rational thinking in actions related to learning goals.
Keefektifan Konseling Kognitif Restructuring dalam Mengurangi Gejala Kecemasan Pada Remaja Arsini, Yenti; Aisyah, Siti; Nurfaridah, Kharisma
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a transition period from childhood to early adulthood.  According to Erik Erikson, adolescence is synonymous with the process of finding one’s identity versus identity confusion.  At this time, teenagers must decide who they are, what their circumstances are and what goals they want to achieve.  Teenagers deliberately carry out various experiments in an effort to find their compatibility with the world.  In this process, teenagers experience various identity conflicts.  Genetic factors play a role in a person’s susceptibility to experiencing anxiety, because if there is a history of anxiety in the family, the risk of experiencing anxiety disorders can be higher.  Traumatic experiences, especially in childhood, often trigger the development of anxiety.  Meanwhile, environmental stress such as financial, work or relationship problems can trigger anxiety.  According to Ellis, the cognitive restructuring technique is Cognitive Restructuring, which focuses on efforts to identify and change the client’s negative thoughts or irrational self-statements and beliefs into positive and rational thoughts.  The purpose of this discussion is how to change the way of thinking of a teenager who is currently experiencing increasing anxiety or stress, such as being unable to change his way of thinking and mental patterns properly so that his cognition can be straightened out positively using Cognitive Behavior Therapy (CBT),  a cognitive restructuring.
Penerapan Konseling Eksistensial Humanistik Teknik Pemodelan Untuk Meningkatkan Perilaku Tanggung Jawab Belajar Siswa Syahwitri, Febri Adhari; Arsini, Yenti; Febrianti, Sylvina
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10452066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perilaku tanggung jawab belajar siswa. Untuk membantu siswa dalam menghadapi permasalahan terkait dengan tanggung jawab belajar rendah. modeling sebagai proses belajar melalui observasi dimana tingkah laku dari individu atau kelompok, sebagai model, berperan sebagai rangsangan bagi pikiran, sikap, atau tingkah laku sebagai bagian dari individu yang lain yang mengobservasi model yang ditampilkan.Teknik pemodelan, individu mengamati seorang model dan kemudian diperkuat untuk mencontoh tingkah laku sang model. penelitian yang bersifat relatif oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan rasional, tanggung jawab dari tindakan-tindakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi dimana praktek-praktek pembelajaran tersebut dilakukan.Jadi untuk menumbuhkan perilaku tanggung jawab belajar siswa adanya model sangatlah efekftif guna menarik perhatian siswa sehingga perilaku siswa lebih tearah dengan baik. Melalui pemodelan siswa diarahkan memahami dan mengkondisikan dirinya agar mampu memahami menghadapi situasi tertentu.siswa diharapkan dapat meningkatkan perilaku tanggung jawab belajarnya sehingga mampu menjadi siswa yang berhasil.
Pendekatan Person Centered Yang Menggunakan Teknik Empati Dalam Menangani Body Shaming Annisa, Nur; Mahisani, Tiara Putri; Arsini, Yenti
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya teknik empati dalam proses konseling untuk menangai permasalahn bodyshaming. Teknik empati adalah menyelaraskan diri (peka) terhadap apa, bagaimana, dan latar belakang perasaan dan pikiran orang lain sebagaimana orang tersebut merasakan dan memikirkannya. Teknik empati merupakan salah satu dari berbagai teknik dalam proses konseling. Sedangkan Proses Konseling adalah proses bantuan yang dilakukan melalui wawancara, yang dilakukan oleh seorang ahli disebut konselor kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah disebut konseli apabila di lingkungan formal dan disebut klien apabila diluar lingkungan formal. Tujuan dari dilakukan konseling adalah bermuara pada teratasinya masalah yang sedang dialami. Individual atau sendiri adalah mengenai atau berhubungan dengan manusia secara pribadi yang bersifat perseorangan. Dimana Proses konseling individual hanya dapat dilakukan secara face to face dengan kata lain tidak ada orang lain atau orang ketiga selain dari konselor dan klien. Proses konseling individual tidak hanya dapat dilakukan didalam ruangan melainkan dapat dilakukan diluar ruangan seperti halaman, taman, dan lain-lain. Diharapkan setelah membaca artikel ini dapat melakukan proses konseling individual dengan menggunakan teknik empati secara maksimal dan efektif baik di lingkungan formal, non formal dan informal.
Co-Authors Abbas, Farhan Abdur Razak Achfa Yusra Panjaitan Ade Irma Ritonga Adelia Putri, Kayla Adinda Alvina Wahyuni Afnita Marni Siregar Afrillia, Tiara Ahmad Yasri Ahman Ahman, Ahman Aini, Nazwa Syafa Ainun Sina Aisyah Amelia Purba Aisyah Amini Aisyah Br Purba, Siti Akhmad Fajar Prasetya Alifah Dini Alifah Dini Almawaddah, Nurzakyah Alya Mahyani Amanda, Sesilia Andi Kesuma, Bima Andreansyah Siregar, Wahyu Anggraini, Syafira Anisa, Retno Arlina Arlina, Arlina Aryanti Devi Harahap As Syifa, Salsabila Asyham, Dymas Adietya Aulia Prayoga, Putri Ayu Lestari Nasution Ayu Rahmawati Siregar Ayustin, Syukri Azzahra Bagus Pribadi Bastothum Ikhsan Chairunnisa, Rahmah Chatarina Umbul Wahyuni Citra Dewi Utami Damanik, Emeliya Sukma Dara Daulay, Sholihatul Hamidah Destya Aulia Dewi, Emi Puspita Dhea Aulia Putri Dinda Tazkiyah Harahap Dwi Agustia Kurnianingsih Dwi Amalia Susilo Ely Armayani Fakhirah Batubara Fatalisa, Nazwa Fatin Az-Zahra Febrianti, Sylvina Ferren Audy Febina Sitompul Fitri Br Surbakti Fitri, Annisya Ginting, Siska Astria Br Gunawan Gunawan Hafizah Wichayani Rawi Handayani Siregar, Sri Hannisa Azzahra Helvirianti, Helvirianti Henrita Sari, Salsabila Hutasuhut, Yulia Sri Hikma Ihsani Harahap, Annisa Indri Ariani Irfan Azhari Irwan Irwan Irwan Irwan S Ismira Chofillah Isnaini, Siti R Nur Uli Jamilatul Khoiriah Hasibuan Junita Hanum Eka Putri Kaniya, Dira Karo-Karo, Imron Azhari Kartina Anggreini Nasution Khairan Syahputra Tarigan Khairunnisa Harahap Khairunnisa Khairunnisa Kirana, Putri Chandra Latifatma, Nadia Lesma Yoana Linri L Lisna Marselina Nasution M. Alvin Syahrin M. Galih Rian Pranata Mahisani, Tiara Putri Mahyuni Harahap Maila, Siti Maila Faiza Tanjung Manurung, Afwan Syahril Marpaung, Al Hudani Masyhuril Fajar Maulida Zahra Maulida, Nuri May Syaroh Harahap Meisyah Nurliza Lubis Meliala, Azra Liwani Bazla S. Mifta Hurriska Siregar Mifta Salsabila Miranda Miranda Syarianti Simamora Muda, Siti Nurhaliza Mufidah Harahap, Amira Muhammad Fiqri Ramadhan Muhammad Ridwan Munir, Kader Munte, Rohimatun Fadilah Mutia Adella Mutiara Salsabila Nadia Afrillia A.R Nafilah Lubis, Raisya Nafisha, Jihanda Nahliyah Septi Zahrah Manik Najwa Aulia Nakita Augydia Lesmana Nasution, Hikmatul Fadhilah Natasya, Noer Nefi Darmayanti Nerisa sa Nida, Khoirun Nidaul Ummah Nindy Rahma Qorina Syahbila Putri Ritonga Ningsih, Fitri Randia Noviani Noviani Nur Ainun Nur Annisa Nurdelita Anggraini Nurfaridah, Kharisma Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurhudaya, Nurhudaya Nurjannah Nurjannah Nurussakinah Daulay Olga Rizki Nadila Pasaribu, Ariyani Pasaribu, Putri Dirgahayu Pohan, Muhriana Polem, Ayu Muthmainah Puspita Sari, Reni Putri Wahyuni Sinaga Putri, Fadira Putri, Mandarin Rahmadani Rambe Rahmah Chairunnisa Rahmah Yani Raisya Nafilah Lubis Randianto Alfandi Rania Atikah Putri Rauhali, Alya Citra Rebeca Yamani Rika Nanda Hayani Rina Febriana Rindi Adelia, Rizky Rizky DLT4, Kurnia Robbi Asri Romi Ardian Rosi Panjaitan, Muhammad Fatih S.Ag. S. Pd. M.Ag, Deliati sa, Nerisa Saida Amini Thasfa Saiful Akhyar Lubis Salmia Haliza Salsabila Henrita Sari Sari, Wahyu Indah Shela Putri Nadhilah Harahap Shopiyyah Nazwa Sipahutar, Siti Komariah Siregar, Nova Susanti Br Siregar, Syafika Ripani Siska Melida Saragih Siti Aisyah Siti Fadilah Br Purba Siti Khadijah Lubis Siti Nurhaliza Muda Siti Nurhaliza Muda Suci Permata Hati Suganhi, Nani Sundari Siregar, Fika Sya'bi Abdillah, Rajus Syahda Aldi, Muhammad Syahriani, Lilis Syahvira Rachman Syahwitri, Febri Adhari Syanda Rabiatul Adwiya Syifa Nurahma Saragih Tambusai, Khairuddin Tara Latifah Nur Qulby Tarigan, Sofie Ahmira Rehgita Br Tiara Afrillia Titi Atifah Zahra Maha Ujung, Nursholihat Utami, Nabillah Putri Vemi Fadila Sari Wahyu Indah Sari Wahyuni Dazura Walidaini, Ichsani Willy Satria Wirda Novita Wirdaningsih, Ayuni Wirtati, Ira Yola Noperiyanti Yuda Prasatya Yulia Prastami Yulia Sri Hikma Hutasuhut Yuni Andriani Ritonga Yusutria Yusutria Yuzarion, Yuzarion Zachra Aulia Zadrian Ardi Zahra Nasution, Sasqia Salsa Zeny Novita Marpaung Zeny Novita Marpaung