p-Index From 2021 - 2026
13.552
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Mimbar Keadilan Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Unram Law Review Jurnal Akta Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Ius Constituendum JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Unes Law Review Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Syntax Idea JURNAL ILMIAH ADVOKASI JURNAL HUKUM MEDIA JUSTITIA NUSANTARA Jurnal Ilmiah Dunia Hukum Jurnal Ners Res Nullius Law Journal Legal Spirit jurnal syntax admiration LEGAL BRIEF Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Hukum Lex Generalis INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW (IJOSPL) JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Jurnal EduHealth Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Law Development Journal IBLAM Law Review Jurnal Impresi Indonesia COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pemuliaan Hukum Pakuan Justice Journal of Law (PAJOUL) Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR) Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan (JHEK) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Kesehatan Amanah Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Journal of Artificial Intelligence and Digital Business AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Jurnal Hukum Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Research Horizon Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Law and Justice Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Journal Delik Adpertisi Jurnal Hukum Mimbar Justitia Jurnal Siber Multi Disiplin IPSSJ Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Abdimas Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Legal Compliance Analysis of the BPJS Health Patient Referral Procedures at Primary Healthcare Facilities Widya; Prayuti, Yuyut
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.893

Abstract

This study analyzes the BPJS Health referral procedure at the Kimia Farma Sumber Cirebon Clinic through an empirical qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies to evaluate legal compliance, identify driving and inhibiting factors, and formulate recommendations for improvement. Findings indicate that, normatively, the clinic has complied with BPJS regulations, as demonstrated by staff’s good understanding of doctors’ authority and the use of the P-Care system. However, implementation in the field faces technical obstacles, such as the instability of the P-Care system, which triggers the use of temporary referral letters, as well as information gaps that cause patient confusion. It was concluded that legal compliance depends not only on normative compliance, but also on infrastructure support and effective communication. Strategic recommendations focused on three pillars: strengthening technological infrastructure, increasing human resource capacity through continuous training, and improving transparency and patient education on procedures to create synergy between legal compliance, service efficiency, and public accountability within the JKN framework.
Legal Implications of Law Number 17 of 2023 on Health for SOPs and Risk Management in Hospitals Rahma, Alfiyyah; Prayuti, Yuyut
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.894

Abstract

The promulgation of this law marks a paradigm shift in Indonesia’s health law system, emphasizing accountability, transparency, and patient safety as the core principles of healthcare service delivery. This study aims to analyze the legal implications of the enactment of Law Number 17 of 2023 on Health for the formulation of standard operating procedures and the implementation of risk management in hospitals. The method used in this research is library research with a normative juridical approach. The findings indicate that the changes in legal norms under Law Number 17 of 2023 have led to the necessity of adjusting hospital SOPs to be oriented toward risk analysis and patient safety. The implementation of risk management is now viewed as a legal obligation inherent in healthcare institutions rather than merely a managerial instrument. This research also reveals an urgent need for hospitals to establish legal risk management units to anticipate potential legal disputes and strengthen legal protection for medical personnel. The conclusion of this study emphasizes that the enforcement of the new Health Law brings positive implications in strengthening a legally grounded, professional, and equitable hospital governance system.
Analisis Yuridis Dugaan Malpraktek Medis Pada Kasus Infus Balita di Puskesmas Bolo Irma Dewi Dewi; Dessy Ekarini; Muhammad Yusuf; Yuyut Prayuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45669

Abstract

Kasus dugaan malpraktik medis yang terjadi di Puskesmas Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada tahun 2025, menarik perhatian publik setelah seorang balita bernama Aruni umur 1,5 Tahun mengalami pembengkakan hebat dan infeksi pada tangan kirinya pasca tindakan pemasangan infus. Menurut laporan keluarga, tindakan medis tersebut dilakukan tanpa persetujuan dan tidak sesuai dengan prosedur medis yang seharusnya. Kondisi korban yang memburuk ditandai dengan perubahan warna kulit dan pembengkakan, tidak ditindaklanjuti secara profesional oleh tenaga medis yang bertugas. Hal ini memicu laporan resmi ke pihak kepolisian dan audit internal oleh Dinas Kesehatan setempat. Sehingga memunculkan permasalahan yuridis terkait apakah tindakan tenaga medis tersebut dapat dikategorikan sebagai kelalaian dalam konteks hukum perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek pertanggungjawaban hukum, baik secara perdata maupun administratif, Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dan studi kasus. Dari analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur dan tidak terpenuhinya prinsip informed consent, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum, sehingga tenaga medis maupun pihak puskesmas dapat dimintai pertanggung jawaban atas dasar wanprestasi atau tort (delik) perdata, serta dikenai sanksi administratif dari instansi pembina. Studi ini menegaskan pentingnya penguatan sistem kontrol internal, peningkatan kompetensi tenaga medis.
Pendampingan Strategi Akademik melalui Sinergi Dosen dan Institusi bagi Mahasiswa Fakultas Hukum UNINUS Prayuti, Yuyut; Nuraeni, Yeni; Sihombing, L. Alfies; Herlina, Elis; Rasmiaty, Mia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8431

Abstract

Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan Fakultas Hukum Universitas Islam Nusantara untuk memperkuat capaian prestasi mahasiswa yang masih menghadapi kendala motivasi belajar, keterbatasan literasi digital dalam penyusunan karya ilmiah, serta kurangnya pemahaman terhadap prosedur kompetisi dan rekognisi prestasi. Permasalahan tersebut berdampak pada belum optimalnya konversi potensi mahasiswa menjadi capaian prestasi yang terstruktur. Kegiatan ini menawarkan penguatan sinergi antara peran dosen dan dukungan institusional melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan mentoring intensif, coaching clinic penulisan proposal, dan service learning. Pelaksanaan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pendampingan teknis, serta monitoring capaian prestasi mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti kompetisi, perbaikan kualitas karya ilmiah, serta meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Dampak konkret tercermin dari keterlibatan mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), perolehan penghargaan pada konferensi ilmiah mahasiswa, serta capaian prestasi olahraga tingkat regional dan nasional. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendampingan dosen dan kebijakan institusi yang suportif efektif dalam memperkuat ekosistem prestasi mahasiswa yang berkelanjutan di era Society 5.0.
Social Media, Fake News, Information Manipulation and Democracy and The Challenges of Finding Legal Truth in The Post-Truth Era Sihombing, Lasmin Alfies; Darmawan, Iwan; Prayuti, Yuyut
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4797

Abstract

The post-truth era creates uncertainty in the search for absolute truth, where objective facts are less influential in shaping public opinion than emotions and personal beliefs. This phenomenon has a negative impact on the democratic process, public perception of democratic institutions, and legal justice. The challenge of distinguishing facts from fabricated opinions affects law enforcement and the integrity of the democratic process. The research method used in this article is normative legal research that examines law as norms or rules that apply in society, focusing on document analysis and the use of legal sources. This research aims to find legal norms that are relevant in answering certain legal challenges or problems, as well as to produce arguments and theories as guidelines in resolving legal cases using secondary data (library research or document studies). In the post-truth era, law remains an important foundation in maintaining justice and order. Although challenges to political correctness can shake public confidence, the roots of law remain strong. The post-truth phenomenon is an irrational phenomenon, while legal truth (ontologically, epistemologically, and axiologically) is related to rational things, so it is quite difficult to debate and bring these two things together. Therefore, it is important to position the two different things in a position where we can find the most basic thing, both philosophically and legally.
Perception and Practices of Health Data Privacy Protection among Consumers: An Empirical Study in One of Indonesia's Major Cities Joni Yusufa; Dede Hermawan; Pradita Wuri Safitri; Ananda Sujati; Yuyut Prayuti; Arman Lany
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i6.1126

Abstract

Online information exchange has become commonplace in today's digital era, especially in the health sector. However, this also raises concerns regarding personal data privacy, especially health data. This study analyses consumers' perceptions and practices of health data privacy protection. The empirical method is used in this research. The data collection techniques used were literature studies, direct observation, and interviews. After the data is obtained, it is analysed through the stages of reduction, presentation of data, and conclusion. The results showed that consumers in Jakarta have a high level of perception of the importance of health data privacy; consumers understand that health data is sensitive information that needs to be protected. The law regarding the protection of consumer health data privacy in Indonesia is Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data Protection. Practices in carrying out the personal data protection function by officers involve providing information and consultation to those in control of personal data to ensure compliance with the Personal Data Protection Law, monitoring to ensure that the rules applied by those in control of individual data are by the provisions of the applicable requirements, providing advice regarding the impact of personal data protection as well as monitoring the performance of individual data controllers and coordinating and taking action on issues related to activities in processing personal data.
Legal Deconstruction of Digital Consumer Protection through the Potential Implementation of Data Portability Principles in Indonesia Raden Budi Nurjaman; Yuyut Prayuti
Jurnal Ilmiah Dunia Hukum VOLUME 10 ISSUE 1 OCTOBER 2025
Publisher : PDIH Untag Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jidh.v10i1.6559

Abstract

This research analyzes the effectiveness of legal protection for consumers in digital business transactions in Indonesia through the principle of data portability, focusing on the financial technology and electronic commerce sectors. Indonesia ranks thirteenth globally in data breaches, with around 156.8 million personal data records leaked from 2004 to April 2024. Since 2017, the Financial Services Authority has closed more than eleven thousand illegal financial entities, many of which misused consumer data. These problems show the urgent need for stronger rules to give consumers better control over their personal information. The study aims to examine how the principle of data portability is applied in practice and how the Consumer Protection Law and the Personal Data Protection Law can work together to create a safer digital environment. It uses a normative juridical method with statutory, comparative, and case study approaches. The findings reveal that most businesses lack proper systems for data transfer and have not reached international standards. The main obstacles are the absence of clear technical guidelines, limited supervision resources, and low awareness among companies. In conclusion, stronger government regulations, better infrastructure, multi-stakeholder support, and public education are needed to make data portability a real tool for protecting digital consumers and building trust in Indonesia’s growing digital economy.
Analisis Yuridis Iklan Klinik Mata Alternatif dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan Mohammad Aulia Molid Ogest Putra Calisanie; Yuyut Prayuti; Junaidi Malik; Kadarusman; Sobri
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.751

Abstract

Data tahun 2022 mencatat sedikitnya 8 juta kasus gangguan penglihatan di Indonesia. Di tengah kondisi ini, klinik mata alternatif tumbuh subur dan memanfaatkan iklan sebagai instrumen promosi utama, sering kali dengan klaim kesembuhan yang tidak memiliki landasan ilmiah yang memadai. Penelitian ini mengkaji pengaturan hukum atas praktik tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta menelaah tanggung jawab hukum pelaku usahanya. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini menemukan adanya disharmonisasi normatif antara pendekatan strict liability dalam hukum perlindungan konsumen dengan prinsip inspanningsverbintenis dalam hukum kesehatan, yang selama ini memberi celah bagi klinik mata alternatif untuk beroperasi tanpa pengawasan yang memadai. Tanggung jawab hukum pelaku usaha bersifat multidimensi, meliputi aspek administratif, perdata, dan pidana. Harmonisasi regulasi dan mekanisme pre-clearance iklan menjadi agenda mendesak, mengingat dampak yang dialami pasien kerap tidak dapat dipulihkan ke kondisi semula.
Perlindungan Hukum Konsumen dalam Transaksi Perdagangan di E-commerce di Indonesia Yuyut Prayuti; Elis Herlina; Mia Rasmiaty
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol. 10 No. 1 (2024): Published 30 Juni 2024
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v10i1.4086

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengevaluasi perlindungan hukum yang dapat diakses oleh konsumen dalam transaksi perdagangan elektronik dan metode penyelesaian sengketa yang diterapkan dalam kasus pelanggaran kontrak. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, menggunakan data sekunder yang mencakup hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai sumber informasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa regulasi hukum terkait perlindungan konsumen E-commerce diatur dalam Undang-Undang No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya pada pasal 19, 20, 21, 24, dan 26. Pelaksanaan perlindungan ini melibatkan kerja sama antara pemerintah, Badan Perlindungan Konsumen Nasional, dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat. Untuk menyelesaikan sengketa terkait wanprestasi, hukum menyediakan dua jalur, yaitu litigasi dan non-litigasi, sebagai solusi yang dapat ditempuh. AbstractThis research evaluates the legal protection accessible to consumers in electronic commerce transactions and the dispute resolution methods applied in cases of breach of contract. The method used is a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications, using secondary data that includes primary, secondary, and tertiary laws as sources of information. Data analysis was conducted qualitatively. The research findings show that legal regulations related to E-commerce consumer protection are regulated in Law No. 8/1999 on Consumer Protection, specifically in articles 19, 20, 21, 24, and 26. The implementation of this protection involves cooperation between the government, the National Consumer Protection Agency, and the Non-Governmental Consumer Protection Agency. To resolve disputes related to default, the law provides two paths, namely litigation and non-litigation, as solutions that can be pursued.
Tanggung Jawab Hukum Platform Telemedicine Atas Malpraktik atau Kesalahan Resep Bima Ariotejo; Ivanda Rian Pratama; Ergita Fujasari Hendratno; Erdawati; Yuyut Prayuti
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi pelayanan kesehatan melalui penggunaan telemedicine yang memungkinkan konsultasi, diagnosis, dan peresepan obat dilakukan secara daring. Kehadiran platform telemedicine sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) menimbulkan kompleksitas baru dalam menentukan batas tanggung jawab hukum, terutama ketika platform mencantumkan klausula eksonerasi yang membatasi atau mengalihkan tanggung jawabnya kepada dokter maupun pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan hubungan hukum antara pasien, tenaga medis, dan platform telemedicine, serta mengkaji batasan tanggung jawab hukum platform telemedicine terhadap dugaan malapraktik dan kesalahan resep yang dilakukan oleh dokter mitra. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum dalam layanan telemedicine melibatkan tiga pihak, yaitu pasien, dokter, dan platform telemedicine. Dokter tetap bertanggung jawab atas tindakan medis yang dilakukan sesuai standar profesi, sedangkan platform telemedicine sebagai penyelenggara sistem elektronik memiliki tanggung jawab terhadap keamanan, keandalan, dan perlindungan data dalam sistem yang diselenggarakannya. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih jelas mengenai pembagian tanggung jawab hukum antara dokter dan platform telemedicine guna menjamin kepastian hukum serta memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen layanan kesehatan digital.
Co-Authors Aan Supriyadi Abda Abda Agus Sudarya Agustina, ria Aguswahyudy Jeremy, Danny Ahmad Jamaludin Aji Prabowo Al Iman, Abi Hakim Alam, Chessa Rahadi Alfira Ulfa Alfiyyah Rahma Alfred Tigor Parulian Aliani Fauziyah Alyani Agustina Amarantha, Dessy Ambarwati, Erna Amelia Agustina Amelia Agustina Ananda Sujati Anas, Kamal Anatasya Auliya Azka Hamidah Anggit Wicaksono Giman Angkasa Ramatuan Hamdan Anindya Putri Permatasari Anindya Putri Permatsari Anisa Fitriyani Arfiyah, Gemah Aristiara, Adiwirya Arman Lany, Arman Asep Sapsudin Asfihani, Nadya Zhafira Astoyo, Libet Aswan Aswan Atmaja, Deni Atqia, Daris Yusyfa Auliansyah, Dicky Bayuaji Yudha Prajas Beni Ciptawan Bianda Adeti Patriajaya Bianda Adeti Patriajaya Bihar, Syamsul Bima Ariotejo Bomba, Ignasius Yulianus Jagkson Brilliant, Yusuf Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa Cahya Dewangga, Ridho Carla Pusparani Cepi Ariyanto Chandra Chandra Chatarina Umbul Wahyuni Christanto, Eunike Aryaningrum Cindy Armelia Karunia Ciptawan, Beni Cisilia Tyas Ikasari Danny Aguswahyudy Jeremy Darma Aprianda, Adi Davin Takaryanto Dede Hermawan Deden Ardiansyah Desi Gunawan Dessy Ekarini Dessy Ekarini Dewi, Marchelia Fitria Dicky Auliansyah Dilaga, Ramadhani Kurnia Dita Annisa Ramadhanti Dita Nur Wardani Dody Hendro Susilo Dwinijanti, Lenny Dwitamma, M. Adib Ekarini, Dessy Elis Herlina Enggar Adi Nugroho Erdawati Ergita Fujasari Hendratno Erus Rusman Esa Meirianna Esa Susanthy Meirianna Fachry Abda El Rahman Fahdika, Arnaz Fahrudin, Aziz Faisal Adam, Faisal Fakhri hamdi Farhan, M.Ibnu Fariska, Nurshela Fauzi Rahman Fauziyah, Aliani Fiter, Joni Fitria Fitria Fredy Dwi Satya Frengky Mahulette Gallant Akmal Triana Gunawan, Desi Gusti Ayu Marantika Hambrian Wijaya Handrian Parikesit, Kiagus Handrian Rahman Purawijaya Hangga Harinawantara Hangga Harinawantara Hanggono, Ario Bimo Happy Yulia Anggraeni Haryanto, Gladys Hehalatu, Alga Hendri Darma Putra Herjunaidi Herjunaidi Herjunaidi Hesti Apriliani Hikmah, Wilma Nurul Hutagaol, Roy Richardo Indra Parulian Indra Yutika IRMA DEWI Irma Dewi Irma Dewi Dewi Ivanda Rian Pratama Iwan Darmawan Jafar, Faozi Jagkson, Ignasius Yulianus Jauw Shinta Dewi Jayanti, Yeni Eka Jie, Elvin Shon Johan, Willy Joko Susilo Jollis Jollis Joni Aji Pangestu Joni Fiter Joni Yusufa Junaedi, Nurhadi Junaidi Malik Kadarusman Katmi, Katmi Katno Katno Korompot, Sitti Nariman Kristianti, Nunul Kusrini, Nita Kusumah, Yuda Laras Budiyani, Laras Lesmana, Lilis Christine Lestari, Ayang Prima Lidiawati, Meri Lilis Ratnaningsih Lorentzon, Elmend Lusiana Pratiwi Sukmajaya Lusiana Pratiwi Sukmajaya Maisyaroh, Sitti Manueke, Sherwin F. Mardianti, Alis Marpaung, Yohan Edward Maya Sari, Vera Meri Indriyani Meyland Citra Oktri Sienty Effendy Mia Rasmiaty Mistunah Mistunah Mohammad Aulia Molid Ogest Putra Calisanie Mohammad Muammar Zaky Muhafid Muhafid Muhafid Muhafid Muhammad Abdulhamid Muhammad Hazmi Adzhani Muhammad Rifani Muhammad Rifani Muhammad Rifani, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mutaqin, Imam Aulia Nadya Zhafira Asfihani Natalina, Ana Hodia Naungan Harahap Nella Septyani Suade Nella Septyani Suade Ni Nyoman Ratna Sri Dewi Nirmansyah, Sandy Nobel, Raden Muhammad Novita, Novita Anggraini Nugroho, Enggar Adi Nurul Amalia Nuryahyania Daniyati Pantja P, Emilia Saminoe Parulian, Indra Patriajaya, Bianda Adeti Perdana Akbar Pratama Perdana Akbar Pratama Piasti Sopandani Pradita Wuri Safitri Prajany, Joshua Jonah Pratama, Perdana Akbar Puja, Shinta Pujatilusari, Shinta Purawijaya, Handrian Rahman Pusparani, Carla Puspitasari, Ammi Amanda Putri, Junia Putri, Mega Amanda Putri, Radhita Sylvia Raden Budi Nurjaman Rahma, Alfiyyah Rahmat, Sandy Marzuqi Rahmawesih, Rahmawesih Ramadhani Kurnia Dilaga Ratnaningsih, Lilis Rendy Rahmawan Reni Susanti Risqi Antoni Rizkita Kurnia Sari Rsika Yulianti Sabrina Nuraini Sari sabrina nuraini Sari Sadroi, Ado Santi Widiasari Santika, Made Sari, Novia Eka Sari, Sabrina Nuraini Sartono Sartono, Sartono Satyaningrum, Diah Sella Romika Juliantary Setiawan , Leonathan Setiawan, Leonathan Sheilla Priyayi Yantini Shinta Puja Shinta Pujatilusari Sienty Effendy, Meyland Citra Oktri Sihombing, L. Alfies Silitonga, Lamria Siradjz, Derex Anoraga Sitti Nariman Korompot Sitti Nariman Korompot Sobri Sopandani, Piasti Srigantiny, Fivit Suade, Nella Septyani Subhan, Mochamad Sujana, I Kadek Eka Sukmajaya, Lusiana Pratiwi SUMITRA, SYAMSUL Suriyani Mansyur Suriyani Mansyur Syifa, Hilda Ainis Tamon, Oktavian Tigor Parulian, Alfred Tofan Halim Triyana, Yudhan Tuti Alawiyah Ulfa, Alfira Ummul Munawarah Verasonti Dersiana Wardani, Dita Nur Wawan Suprawan Waworuntu, Aprisia N. Westiartika, Dhira Taramadia Widya Widya Widya, Widya Wildan Wildan Wildan Wildan Wildan Wildan Wongso, Erni Suryani Yanuar, Ferdian Yea, Maria Oce Yendi Risdiana Yeni Arini Yeni Nuraeni Yuanita, Yuanita Yudhi Hertanto Yudiman, Twody Yulistiawati, Novitri Yusardi, Romi ZA, Nanang Fahruddin Zaenal Abidin Zainal Abidin