p-Index From 2021 - 2026
13.241
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Metodik Didaktik Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Indonesian Journal of Primary Education JURNAL PAUD AGAPEDIA Jurnal Basicedu AT-TA`DIB International Journal of Elementary Education Jurnal Pendidikan Edutama COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang PAKAR Pendidikan Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (JELA) Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Dunia Pendidikan Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Indonesian Journal of Primary Education International Journal of Management, Innovation, and Education Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Sawerigading Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Studies in English Language and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis kondisi pohon literasi sebagai fasilitas gerakan literasi di sekolah dasar Kota Tasikmalaya Nurul Fajriyah, Herviani; Apriliya, Seni; Alia, Dwi; Nurzaman, Istikhoroh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25109

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi pohon literasi sebagai fasilitas penunjang gerakan literasi di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Peneliti memperoleh kesimpulan bahwa kondisi pohon literasi yang ada di tiga SD yaitu SDN A, SDN B, dan SDN C memiliki desain yang berbeda, ada yang dengan cara dilukis, ada yang terbuat dari bahan banner, dan ada yang terbuat dari bahan kertas karton. Perbedaan ini dihasilkan karena adanya keterlibatan orang tua dalam perencanaan dan pembuatan pohon literasi pada masing-masing kelas. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi pohon literasi di kelas terlihat bagus, menarik, dan membuat peserta termotivasi membaca. Media pohon literasi yang dibuat harus mengundang ketertarikan peserta didik untuk membaca supaya keberadaannya dapat lebih memberikan dampak positif bagi peserta didik. Media pohon literasi di tiga SD sudah sesuai dengan standar kondisi media pohon literasi, tetapi pohon literasi yang terbuat dari pohon asli akan memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan pohon literasi yang terbuat dari bahan kertas.
Membaca Sejak Dini: Kebiasaan Membaca di Kalangan Siswa Sekolah Dasar Hanum, Iklima Lutfiah; Apriliya, Seni; Respati, Resa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3605

Abstract

Kebiasaan membaca merupakan perilaku literasi yang terbentuk melalui prroses bertahap dan tidak terjadi secara instan. Untuk menumbuhkan kebiasaan tersebut, sekolah melaksanakan berbagai strategi, salah satunya melalui program Duta Baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pelaksanaan program Duta Baca dalam membentuk kebiasaan membaca siswa, yang ditinjau dari aspek frekuensi dan durasi membaca, ragam bacaan, strategi memperoleh bacaan, serta daya serap terhadap bacaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mixed methods dengan desain explanatory sequential. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, yang dilengkapi dengan observasi dan wawancara sebagai data pendukung. Subjek penelitian terdiri dari 38 siswa yang hadir pada saat pengambilan data dilakukan. Analasis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca siswa secara umum berada pada kategori sedang, dengan rincian: 33 siswa kategori sedang, 4 siswa kategori rendah, dan 1 orang siswa kategori tinggi. Setiap aspek kebiasaan membaca juga berada pada kategori sedang. Kesimpulannya, program Duta Baca cukup efektif dalam membentuk kebiasaan membaca siswa, meskipun sebagian siswa masih berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah memberikan penguatan program melalui pelatihan, dukungan, dan variasi literasi yang lebih menarik.
The Role of Student Parents' Community in School-Based Management in Elementary School Suryati, Elis; Apriliya, Seni; Saputra, Erwin Rahayu
International Journal of Management, Innovation, and Education Vol 2, No 2 (2023): International Journal of Management, Innovation, and Education
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/ijmie.v2i2.12749

Abstract

This study aims to analyze the role of the Parents’ Association (Paguyuban Orang Tua Siswa) in supporting the implementation of School-Based Management (SBM) at the elementary school level. The research adopts a qualitative descriptive approach, focusing on how parental participation contributes to decision-making, resource management, and the enhancement of educational quality. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving school principals, teachers, and active members of the Parents’ Association in several public elementary schools. The findings reveal that the Parents’ Association plays a significant role as a strategic partner in promoting school autonomy by participating in financial transparency, academic supervision, and community empowerment programs. Parents’ involvement encourages stronger collaboration between schools and communities, aligning with the principles of participatory leadership and accountability in SBM. However, challenges such as uneven parental engagement, limited understanding of managerial processes, and socio-economic disparities hinder the effectiveness of their contributions. The study concludes that strengthening communication, leadership support, and capacity-building initiatives for parents is essential to maximize their impact in achieving sustainable, community-driven school management practices.
The Role of Student Parents' Community in School-Based Management in Elementary School Suryati, Elis; Apriliya, Seni; Saputra, Erwin Rahayu
International Journal of Management, Innovation, and Education Vol 2, No 2 (2023): International Journal of Management, Innovation, and Education
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/ijmie.v2i2.12749

Abstract

This study aims to analyze the role of the Parents’ Association (Paguyuban Orang Tua Siswa) in supporting the implementation of School-Based Management (SBM) at the elementary school level. The research adopts a qualitative descriptive approach, focusing on how parental participation contributes to decision-making, resource management, and the enhancement of educational quality. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving school principals, teachers, and active members of the Parents’ Association in several public elementary schools. The findings reveal that the Parents’ Association plays a significant role as a strategic partner in promoting school autonomy by participating in financial transparency, academic supervision, and community empowerment programs. Parents’ involvement encourages stronger collaboration between schools and communities, aligning with the principles of participatory leadership and accountability in SBM. However, challenges such as uneven parental engagement, limited understanding of managerial processes, and socio-economic disparities hinder the effectiveness of their contributions. The study concludes that strengthening communication, leadership support, and capacity-building initiatives for parents is essential to maximize their impact in achieving sustainable, community-driven school management practices.
EVALUATING THE USE OF DIGITAL TECHNOLOGY FOR ENGLISH CLASSROOMS IN PRIMARY EDUCATION Vera Dewi, Agustin; Hidayat, Syarip; Babu M, Shameer; Apriliya, Seni
JELA (Journal of English Language Teaching, Literature and Applied Linguistics) Vol. 7 No. 2 (2025): The Journal of English Language Teaching, Literature, and Applied Linguistics (
Publisher : English Education Department of STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jela.v7i2.170

Abstract

In the 21st century, digital technology is becoming increasingly important in everyday life. Likewise, in the learning process in primary schools, technology has become an essential tool to support and improve the quality of education. However, the use of digital technology in education has not shown consistently good effectiveness, especially in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. This study aims to assess the effectiveness and identify the challenges and barriers of using technology in EFL learning in primary schools. The research method used is a mixed method with a sequential explanatory strategy. The results showed that 55% of digital technology use was considered effective, and 50% of teachers reported using digital technology several times a week. The most commonly used tools included laptops, projectors, and internet access, though usage patterns varied. Challenges frequently faced by teachers include limited access to devices, unstable internet connections, insufficient training, and lack of technical support. Despite these issues, many teachers demonstrated initiative and creativity in utilizing available resources, though their strategies often lacked structured pedagogical alignment. The findings highlight the importance of professional development focused on the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework, which supports teachers in integrating technology meaningfully within EFL instruction. While the overall use of digital technology in primary school learning has reached a moderately effective level, targeted support is needed to help educators align digital tools with language learning goals, especially in under-resourced settings. Addressing these gaps will enable more impactful and inclusive integration of digital technology in EFL education.
Needs Analysis Development Teaching Materials Google Sites Appreciation Fairy Tales in Elementary Schools Alwini, Selin Nadia; Apriliya, Seni; Putri, Agnestasia Ramadhani
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11 No 2 (2024): July 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v11i2.4466

Abstract

Learning to appreciate fairy tales has not yet led to appreciation activities. Then, the use of teaching materials is generally still printed teaching materials. This research aims to present the results of a needs analysis for the development of Google Sites teaching materials for fairy tale appreciation learning in elementary schools. The method used in research is qualitative and data was collected through observation, interviews, document study & literature study. The research findings (1) students are more interested in digital-based learning, (2) the number of textbooks for learning activities is limited, (3) the existing teaching materials are still incomplete in explaining material regarding learning that leads to an appreciation of fairy tales. The needs analysis shows that there is a need to develop Google Sites teaching materials in learning fairy tale appreciation which can facilitate students to learn appreciation, one of them is by adding stages in appreciating fairy tales.
ANALISIS KEBUTUHAN INSTRUMEN PENILAIAN APRESIASI PUISI BERBASIS MODEL P-IKADKA DI SEKOLAH DASAR Khairunnisa, Pathin Haifa; Seni Apriliya; Muhammad Rijal Wahid Muharram
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.17405

Abstract

The research was motivated by the unavailability of special assessment instruments to assess poetry appreciation learning in elementary schools (SD). This research explores the need for poetry appreciation assessment instruments to draft an assessment instrument development product that can facilitate educators in assessing poetry appreciation learning in elementary schools. The research method used was the descriptive qualitative method. Data collection techniques were carried out using observations and interviews conducted from 26 February to 4 March 2024 with three grade IV elementary school educators in Tasikmalaya City. The data obtained were then analyzed using thematic analysis. The findings of this study, are: (1) the learning of poetry appreciation carried out has not included appreciation activities, namely understanding, responding to, and assessing poetry; (2) there are educators‘ misconceptions about the concept of poetry appreciation; (3) two educators have developed assessment instruments independently for learning poetry, but have not included students’ appreciation activities of poetry; (4) the assessment instruments developed have not been prepared based on a special learning model for literature appreciation. Based on this, there is a need to develop a poetry appreciation assessment instrument based on a literary appreciation learning model to holistically measure students' understanding, response, and poetry assessment.
LITERASI EMOSI ASPEK BEREMPATI: STUDI ETNOGRAFI TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Sipa, Padilatul; Apriliya, Seni; Nuryadin, Asep
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25576

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya hasil riset yang secara spesifik menggambarkan literasi emosi peserta didik, khususnya pada aspek empati. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana literasi emosi peserta didik sekolah dasar, terutama dalam aspek berempati dengan tulus. Pada kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode classroom ethnography. Partisipan dalam penelitian ini adalah peserta didik dan guru di salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Instrumen pengumpulan data berikut analisis data penelitian ini didasarkan pada teori literasi emosi yang dikemukakan oleh Steiner, terdapat tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi emosi peserta didik pada aspek berempati dengan tulus masih tergolong belum memadai. Kondisi ini disebabkan belum dikenalnya konsep literasi emosi secara utuh serta kurangnya pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, secara umum peserta didik mulai mampu mengenali dan merespons perasaan orang lain di sekitarnya. Oleh karena itu, edukasi mengenai literasi emosi khususnya aspek berempati dengan tulus penting untuk mulai diterapkan kepada peserta didik melalui lembaga pendidikan formal, khususnya dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
LITERASI EMOSI ASPEK MAMPU MENGETAHUI PERASAAN DIRI: STUDI ETNOGRAFI KELAS V SEKOLAH DASAR Hilda Luthfiyah; Seni Apriliya; Muhammad Rijal Wahid Muharram
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26090

Abstract

This study aims to show the urgency of the importance of emotional literacy education through the results of emotional literacy analysis research on elementary school students. Therefore, The purpose of this study is to describe the results of the analysis of emotional literacy in the aspect of knowing one's own feelings of male students at an elementary school in Tasikmalaya City. The approach in this study is qualitative with a class ethnography method with a random participant selection technique, namely grade V students and elementary school teachers. The data collection technique is through observation and interviews. The data analysis of this study is based on Steiner's emotional literacy theory, with three stages including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that elementary school students experience various emotions; only knowing their feelings without knowing how to express them properly; lack of emotional management; some students express emotions by behaving negatively both verbally and physically. It can be concluded that the emotional literacy of these male students, especially in the aspect of knowing their own feelings, is still relatively low. The implication is that education about emotional literacy is needed for elementary school students to develop skills in managing emotions.
Pengembangan Kompetensi Menulis Buku Cerita Anak Bagi Calon Guru Sekolah Dasar Alia, Dwi; Yulianeta, Yulianeta; Mulyati, Yeti; Apriliya, Seni; Damaianti, Vismaia S.; Anshori, Dadang S.; Nuthihar, Rahmad
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1613

Abstract

This study aims to identify the challenges, learning needs, and weaknesses in the intrinsic elements of children’s storybooks written by prospective elementary school teachers. The research employed a mixed methods approach with data collected through questionnaires, interviews, and content analysis. Questionnaires were distributed to 122 students from the Primary School Teacher Education (PGSD) and Islamic Primary School Teacher Education (PGMI) programs to identify challenges and learning needs in writing children’s stories. Interviews were conducted with two lecturers teaching children’s literature to explore their perspectives on students’ difficulties. In addition, a content analysis was carried out on 13 student works, consisting of nine children’s storybooks and four educational books, to examine weaknesses in intrinsic elements. Data were analyzed descriptively through triangulation of survey, interview, and content analysis results. The findings reveal that the main challenges lie in narrative perspective (49.18%), plot development (39.35%), and characterisation (36.89%). In terms of learning needs, students require more training in language use (34.43%) and the development of creative originality (31.15%). The content analysis supports these findings, showing narrative weaknesses such as abrupt resolutions, static characters, and the use of unimaginative and non-contextual language. These results highlight the need for a more contextual, practical, and child-literacy-oriented model of story-writing instruction. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengungkap kendala, kebutuhan pembelajaran, dan kelemahan unsur intrinsik dalam karya cerita anak yang ditulis oleh mahasiswa calon guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods) dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 122 mahasiswa Program Studi PGSD dan PGMI, wawancara dengan dua dosen pengampu mata kuliah sastra anak, serta analisis isi terhadap 13 karya mahasiswa (9 buku cerita anak dan 4 buku pendidikan). Data dianalisis secara deskriptif melalui triangulasi hasil survei, wawancara, dan analisis karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama mahasiswa terletak pada aspek sudut pandang (49,18%), alur cerita (39,35%), dan pengembangan tokoh (36,89%). Dalam hal kebutuhan pembelajaran, mahasiswa memerlukan pelatihan dalam penggunaan bahasa (34,43%) dan pengembangan orisinalitas karya (31,15%). Analisis karya memperkuat temuan survei dengan ditemukannya kelemahan naratif berupa resolusi instan, karakter statis, serta penggunaan bahasa yang kurang imajinatif dan tidak kontekstual. Temuan ini menegaskan perlunya model pembelajaran menulis cerita anak yang lebih kontekstual, praktis, dan berorientasi pada literasi anak.
Co-Authors Aan Kusdiana Agnestasia Ramadhani Putri Agustin Vera Dewi Ahmad Mulyadiprana Ahmad Yuniar Aji Mustajin Akhmad Nugraha Akmal Rizki Wiguna Alwini, Selin Nadia Amelia Fitri Amelia, Nisa Aminah, Afiqa Aulia Ana Anggi Anggraini Anggie Lestari Anggit Merliana Ani Agustini Ani Hanipah Ani Robiatul Alawiyah Anindya, Arini Anis Nurjannah Annisa Srimaryanti Asep Nuryadin Atie Mujiarti Ayi Badruzaman Ayu Syarifatunnisa Azzahra, Syifa Babu M, Shameer Berliana Frysca Amelia Bhekti Wahyuningsih Cahyana, Cahyana Cyntia C Cyntia Cyntia Dadang S Anshori Darisman, Tendi Dea Sukmawati Dede Iskandar, Dede Denovi Luthfiyani Dewi Febrianita Br Ginting Dewi, Annisa Anita Dian Indihadi Dina Dinaryanti Dinaryanti, Dina Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Nur'andini Diniar Martiana Diniar Diyan Suprapti Dwi Alia Dwi Alia DWI ALIA, DWI E Kosasih E Kosasih Eis Masfiroh Eka Nurjamilah Elan Elfa Rahmawati Elin Marlina Elis Mulyati Ema Astri Muliasari Engken Nurhalimah Enung Siti Nurjanah Epon Nur'aeni Epon Nur’aeni Erwin Saputra Eva Andriyani Eva Purnamawati Fauzi Gusman Fitri Nur Yanti Ghullam Hamdu Gustini, Wantu Hani Hanifah Hanum, Iklima Lutfiah Hartini, Yanti Hestika Asri Rahmi Hidayat, Syarip Hilda Luthfiyah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Iklima Lutfiah Hanum Ilmi Azhar Purnama Indah Mafazatin Nailiah Inna Meilinda Intan Famela Intan Ristanti Jihan Sarah Irianti Karinta Utami Karlimah Karlimah Karmila Rafiqah Binti Mohd Rafiq Anbarasan Khairunnisa, Pathin Haifa Kholifah, Umul kulsum sumiarsih Latifa, Tiar Rizqi Lela Santikasari Liska Auliyani Daswati Luky Adrianto Lutfi Nur Manalu, Masrina Adelia Masrina Adelia Manalu Ma’arif, Robi Syamsul Mia Uswa Nugraha Mimin Rasmiati Muhammad Farhan Giadisa Muhammad Feri Muhammad Rijal Wahid Muharram Mulkan Azijul Haq Mulyana, Edi Hendri Mulyanti, Wina Muslihin, Heri Yusuf Nani Susilawati Nasrulloh, Andini Amalia Putri Niken Puji Astuti Nova Yunita Nugraha, Mia Uswa Nur'aini Nur'aini Nur, Lutfi Nuraeni, Weni Nurjanah, Yeyen nurmala, Mela Nursofa, Risma Nurul Fajriyah, Herviani Nurussaadah, Thiani Nurzaman, Istikhoroh Oyon Haki Pranata Permana, Ai Triyaningsih Lina Pidi Mohamad Setiadi Purnamawati, Eva Qikha Maulidhia Raden Mohamad Herdian Bhakti Radliya, Nizar Rabbi Rahmad Nuthihar Rahmi, Hestika Asri Rani Nuraeni Rani Nuraeni Respati, Resa Resti Amelia Restu Nana Irawan Rezaningrum Rezaningrum Ricca Pandu Kusuma Dewi Rina Suprihatin Risma Nursofa Rizki Siddiq Nugraha Rizky Pramudyas Ratri K Rizqi Abdul Majid Rizqi Latifa, Tiar Robi Kuswara Rosa Rahmawati Rosmawati , Erma Saadah, Endah Sadjaruddin Nurdin Saeful, Rachmawati Santo Santoso Saputra, Erwin Rahayu Sarah Fauziah Septarina, Osanita Sima Mulyadi, Sima Sipa, Padilatul Sisi Rahmatilah Siti Putri Indriani Siti Yuhanida Kurnia Sofi Mutiara Insani Sri Dewi Rahayu Sri Noviyanti Lestari Srimaryanti, Annisa Suryati, Elis Susy Febriya Syarif Hidayat Syarip Hidayat Syarip Hidayat Syifa, Shabrina Fadila Temmy Renaldi Setia Bakti Tesa Esti Rahayu Tita Kusmaya Vera Dewi, Agustin Veronicha, Riza Kharisma Vismania S. Damaianti, Vismania S. Weni Nuraeni Wili Karlina Ruhyati Wita Siti Mahmudah Yajid Nur Salim Yeyen Nurjanah Yulia, Raida Yuliandini, Tisya Annisa Yulianeta Yusuf Muslihin, Heri Yusuf Suryana Zahara Fajriati Nizar Zahra, Fia Shofia Zakiyyah, Tria Ramdhaniyah