p-Index From 2021 - 2026
16.74
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrotrop : Journal on Agriculture Science Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Kappa Journal JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran PAKAR Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Gastronomi Indonesia Empiricism Journal International Journal Education and Computer Studies Widya Sandhi: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal of Sustainable Development Science Indonesian Journal of Instruction Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Arthaniti Studies SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Reflection Journal Media Bina Ilmiah Mamangan Social Science Journal International Journal of Contemporary Studies in Education PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Proceedings Series of Educational Studies Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Media Pendidikan Matematika Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Color Concept of Baju Bodo as Traditional Clothing at Schools in Makassar: Philosophical Perspective and Ethno-Policy Framework Adela, Dhea; Arnyana, Ida Bagus Putu; Dantes, Nyoman; Ng, Khar Thoe
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 15 No. 2 (2023): Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/dinamika.v15i2.18222

Abstract

This study aims to examine the philosophical perspective of the Bodo shirt as one of the traditional clothes of South Sulawesi, which will be applied in the regulations for the use of traditional clothes in schools in Makassar City. This is based on the Minister of Education and Culture Regulation Number 50 of 2022 concerning School Uniforms for Students at the Elementary and Secondary Education Levels. This study used a qualitative approach with an ethnomethodological research design. Data analysis used indexicality analysis and reflexivity analysis. This analysis is intended to provide an overview of group agreement regarding the use of Baju Bodo in elementary school policies as one of the local cultural assets as well as the implementation of ethno-policies for cultural literacy. Determination of informants was carried out by means of purposive sampling, namely researchers who determine the informants themselves to be interviewed based on representative considerations. The informants in this study included teachers, school principals, and community leaders who knew about the philosophy of the Baju Bodo and the color schemes used in the use of Baju Bodo for the Bugis people of South Sulawesi. The results of the study show that in a philosophical study the structure of the baju bodo represents the characteristics of Bugis-Makassar women in general. The distribution of colors in Baju Bodo is divided into two types, the first is in everyday life, such as children under the age of 10 wearing Baju Bodo which are usually called Waju Pella-Pella, this shirt is Ivory Yellow. This shirt is called waju pella-pella or butterfly because it depicts the world of small children who are full of joy. The yellow color of ivory is an analogy for the child to mature quickly and be ready to face life's challenges. Derived from the word maridi (ivory yellow) which means ripe.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Karakter Generasi Muda Kota Denpasar Luh De, Liska; Suastra, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu
Arthaniti Studies Vol. 6 No. 1 (2025): Arthaniti Studies
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/arthas.v6i1.4321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam strategi pengembangan karakter generasi muda di Kota Denpasar. Dalam konteks modernisasi, nilai-nilai budaya seperti Tri Hita Karana, gotong royong (ngayah), tata krama, dan adat istiadat Bali semakin relevan sebagai upaya pembentukan individu yang bermoral dan beridentitas budaya. Melalui hasil pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian kepustakaan (Library Research). Nilai-nilai kebudayaan yang dianut oleh masyarakat diidentifikasi sebagai landasan utama pengembangan karakter. Penelitian ini mengeksplorasi berbagai strategi integrasi, termasuk inklusi dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, kemitraan dengan tokoh adat, serta proyek lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal mampu memperkuat karakter siswa sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal. Dengan kolaborasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, generasi muda Denpasar dapat tumbuh menjadi individu yang berintegritas tanpa kehilangan akar budaya mereka. Implikasi dari penelitian ini yaitu mencakup peningkatan kolaborasi dengan berbagai elemen sosial dalam pengembangan pendidikan karakter berlandaskan kearifan lokal.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN INTEGRASI TRI HITA KARANA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF PADA PEMBELAJARAN IPS SD Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 2 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration in improving collaborative skills in elementary school students' social studies learning. This research method is an experimental study with a quasi-experimental research type, data collection methods with collaborative skills questionnaires. The population of the study were all sixth grade students of the Kelusa cluster. The research sample was taken by simple random sampling, namely SD N 1 Kelusa experimental group and SDN 2 Kelusa control group. The results of the study obtained an average of 81.5, a mean value of 81, and a mode of 78. While the control class data averaged 59, a middle value of 59, and a mode of 50 and the results of the t-test obtained a significance value of 0.001 which means that there is an effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration (THK) on the collaborative skills of elementary school students in social studies learning. The conclusion is that there is a significant effect of the PBL model with integrated Balinese local wisdom Tri Hita Karana on collaborative skills in elementary school social studies learning. Suggestions for further research include conducting research using the PBL model to measure other aspects of skills in accordance with the demands of the 21st century, such as communication skills, critical thinking, and inserting local wisdom from the surrounding area as a form of cultural responsiveness.
TRI HITA KARANA DALAM UPACARA RAMBU SOLO’: HARMONISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN DAN SPIRITUALITAS DI KALANGAN MASYARAKAT TORAJA Amos Patiung; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v15i1.10356

Abstract

Upacara Rambu Solo’ merupakan tradisi adat masyarakat Toraja yang memiliki nilai pendidikan sosial, budaya, dan spiritual yang mendalam. Nilai-nilai tersebut mencakup penghormatan terhadap leluhur, solidaritas sosial, dan keseimbangan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Rambu Solo’, menganalisis relevansi konsep Tri Hita Karana dalam mengharmoniskan aspek spiritual, sosial, dan ekologis, serta mengeksplorasi tantangan dan upaya pelestarian tradisi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur dan sumber yang relevan dengan topik tradisi Rambu Solo’ serta konsep Tri Hita Karana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rambu Solo’ mengajarkan nilai-nilai penting seperti gotong royong, penghormatan terhadap leluhur, dan keseimbangan alam, yang tercermin dalam setiap tahapan upacara. Selain itu, konsep Tri Hita Karana sangat relevan dalam menjelaskan keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan alam dalam tradisi ini. Tantangan terbesar dalam pelestariannya adalah pengaruh modernisasi yang mempengaruhi pemahaman generasi muda terhadap makna tradisi ini. Penelitian ini menyarankan pentingnya dokumentasi digital, pendidikan budaya, dan kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, serta lembaga pendidikan untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai tersebut.
Optimalisasi Peran Kepala Sekolah Manajemen Sekolah Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Struktur Manajemen Sekolah Ni Made Meliyawati; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89886

Abstract

Upaya dalam membangun hubungan yang harmonis antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat yang masih menjadi tantangan, ditambah dengan isu disiplin siswa serta kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah yang perlu segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kepala sekolah dalam menerapkan manajemen sekolah berbasis Tri Hita Karana (THK) guna meningkatkan struktur manajemen sekolah dan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam penerapan nilai-nilai THK dalam pengelolaan sekolah. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah SD. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan THK di sekolah ini berdampak positif pada peningkatan komunikasi antar warga sekolah, hubungan yang lebih harmonis antara kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar. Selain itu, nilai-nilai spiritual dalam bentuk kegiatan keagamaan berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa dan membentuk karakter yang lebih baik. Namun, tantangan masih muncul terkait pemahaman yang belum merata tentang nilai-nilai THK di kalangan staf sekolah. Penerapan program penghijauan dan pengelolaan lingkungan juga memperlihatkan hasil yang baik dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan mendukung kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal, yang dapat dijadikan model untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bali maupun di luar Bali.
Optimalisasi Pendidikan Karakter Berbasis Tri Hita Karana Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Ni Made Ari Saputri; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89888

Abstract

Tri Hita Karana berperan penting dalam pengembangan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Namun kenyataannya, implementasi di lapangan belum terlaksana secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana terhadap hasil belajar dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas V yang dipilih secara acak. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berbasis Tri Hita Karana, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pendekatan konvensional. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa tes. Kemudian, metode analisis data yang digunakan berupa uji statistik (uji-t) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Tri Hita Karana meningkatkan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, IPA, dan bahasa Indonesia secara signifikan. Selain itu, skor rata-rata karakter siswa dalam aspek kedisiplinan, empati, dan tanggung jawab meningkat dari 3,2 menjadi 4,5. Filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dapat menjadi solusi dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih baik. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai budaya lokal di sekolah dasar.
Peningkatan Manajemen Mutu Sekolah Melalui Pendekatan Kepemimpinan Berbasis Tri Hita Karana I Kadek Ardyawan Putra; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89894

Abstract

Kurang optimalnya pelibatan seluruh pemangku kepentingan dalam perencanaan dan evaluasi program sekolah, serta belum terintegrasinya nilai-nilai budaya lokal dalam praktik kepemimpinan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan berbasis Tri Hita Karana (THK) dalam meningkatkan manajemen mutu sekolah di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah, serta studi dokumentasi terhadap dokumen-dokumen terkait manajemen sekolah. Analisis data dilakukan secara induktif dengan langkah-langkah pengorganisasian data, pengodean, dan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi THK berhasil memperkuat hubungan antar pemangku kepentingan sekolah, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program lingkungan, dan mendukung kegiatan keagamaan yang memperkaya nilai spiritual di sekolah. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan kesulitan dalam mengintegrasikan nilai THK dalam pembelajaran perlu diatasi dengan dukungan kebijakan dan pelatihan bagi guru. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model kepemimpinan berbasis budaya lokal yang dapat diterapkan di sekolah lain di Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan secara holistik dan berkelanjutan.
Kontribusi Nilai-Nilai Tri Hita Karana terhadap Penguatan Karakter dan Literasi Budaya Siswa I Wayan Wirjanata; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89900

Abstract

Masih ditemukan tantangan dalam menginternalisasi nilai-nilai ini di lingkungan sekolah, terutama dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang cenderung menggeser budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pendidikan untuk memperkuat karakter dan literasi budaya siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan kegiatan ekstrakurikuler terkait. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan karakter siswa, meningkatkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Penerapan nilai parahyangan membantu siswa mengembangkan kesadaran spiritual, pawongan memperkuat keterampilan sosial dan kerja sama, sedangkan palemahan meningkatkan kesadaran ekologis melalui program penghijauan dan pengelolaan sampah. Meskipun penerapan nilai-nilai ini menunjukkan hasil positif, tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan bagi guru. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan yang signifikan bagi dunia pendidikan, terutama dalam upaya memperkuat karakter dan literasi budaya siswa melalui internalisasi nilai-nilai Tri Hita Karana.
Implementasi Tri Hita Karana Dalam Meningkatkan Karakter Siswa Di Sekolah Berbasis Kearifan Lokal I Wayan Widyastama; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i1.89906

Abstract

Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa, namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh penerapan pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana terhadap pembentukan karakter siswa. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari siswa sekolah dasar, dengan sampel sebanyak 25 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur pemahaman dan penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear untuk mengidentifikasi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Tri Hita Karana berkontribusi secara signifikan dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam aspek religiusitas, hubungan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Meskipun demikian, masih terdapat faktor eksternal lain yang turut memengaruhi pembentukan karakter siswa di luar penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana efektif dalam membangun kepribadian siswa yang harmonis dan berakhlak mulia. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kebijakan pendidikan berbasis nilai-nilai lokal sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pendidikan karakter secara berkelanjutan.
Dari Pura Ke Kelas: Menanamkan Nilai-Nilai Tri Hita Karana dalam Transformasi Pendidikan Nengah Kadek Selamet; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89917

Abstract

Tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai tersebut di kalangan peserta didik dan tenaga pendidik, serta keterbatasan kurikulum dalam mengakomodasi aspek spiritual, sosial, dan ekologis secara holistik. Selain itu, perkembangan teknologi dan globalisasi sering kali menyebabkan pergeseran nilai budaya, sehingga dikhawatirkan konsep Tri Hita Karana  tidak lagi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana  dalam pembelajaran di SD Negeri serta mengidentifikasi metode yang efektif untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut dalam proses pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan subjek yang terlibat adalah siswa dan guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, metode analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan materi ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Tri Hita Karana  dalam pembelajaran berhasil menciptakan suasana belajar yang harmonis, meningkatkan kesadaran siswa terhadap spiritualitas, hubungan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Tri Hita Karana  dapat menjadi model pendidikan berbasis budaya lokal yang efektif, tidak hanya di Bali, tetapi juga di wilayah lain di Indonesia, dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter, berbudaya, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Implikasi penelitian ini adalah ini dapat memperkaya kajian tentang pendidikan berbasis kearifan lokal serta memberikan wawasan baru mengenai bagaimana nilai-nilai spiritual, sosial, dan ekologis dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan modern.
Co-Authors - Khaeruman ., A.A.Istri Paramita ., Feni Ilma Hidayati ., Gede Rendra Widyotama ., Hema Alini Manihuruk ., I Gede Budiasa ., I GEDE DAKTARIANA U ., I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA ., Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti ., Ni Kadek Delis Tina ., Ni Kadek Mira Sapitri ., Ni Kadek Nanti ., Ni Made Ari Ryantini ., Ni Made Ayu Pratiwi ., Ni Made Diah Intan Purwanti ., Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi ., Ni Made Karmini Sridewi ., Ni Pt Novi Wulandari ., Ni Putu Febri Ardiantari ., Ni Putu Siswandari ., Ni Wayan Ning Sujati ., Ni Wayan Pradnyawati Kartika ., Ni Wayan Tiara Yasmantika ., NILUH PUTU PUTRI P D ., Safaratul Aini A.A.Istri Paramita . Adnyana , Putu Budi Ajeng Purnama Heny Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amos Patiung Anak Agung Purwa Antara, Anak Agung Purwa Andi Wapa Anton Santiasa, I Made Pasek Apriani, Luh Ariasih, I Gusti Agung Ayu Cinthya Meitri Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah candra prastya Damiati - Desak Made Citrawathi Desak Made Oka Purnawati Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Oka Dewi, Dewa Ayu Pramita Dewi, Ni Kadek Siwi Cipta Dewi, Resty Mutiara Dhea Adela Dimas Mahendra Wijaya Dina Apriana Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Dukha Yunitasari Eni Astuti Ni Putu Fachry Abda El Rahman Fadlurrahman, Muhammad Fatwini, Fatwini Febriani, Ismi Fitri Feni Ilma Hidayati . Firda Alani Fitri . Firda Alani Fitri ., Firda Alani Fitri Firman, Firmansah Fitriani, Herdiyana Fransiska Yunita Sembung Gede Rendra Widyotama . Gusti Ayu Putu Yanthi Widyantini Hadi, Mashal hanifah hanifah Hartono, Rudi Hasbullah Hasbullah Hema Alini Manihuruk . Heron Hidayat, Nuris Hunaepi, Hunaepi Husnul Mukti I Dewa Putu Partha I Gede Budiasa . I GEDE DAKTARIANA U . I Gede Margunayasa I Gede Sudirgayasa I Gede Wisnu Antara I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Agung Wiryanata I Gusti Ngurah Santika I GUSTI NGURAH WAHYU ANDITYARAMA . I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Ardyawan Putra I Kadek Edi Yudiana I Kadek Suartama I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Suma I Ketut Suparya I Komang Nudina I Made Aditya Dharma I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Ardana I Made Ardana I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Arsana I Made Candiasa I MADE JAYA . I Made Kartika I Made Kartika I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sila I Nengah Suastika I NYOMAN MASTIKA . I NYOMAN SRI YUDIANA . I NYOMAN SUTAMA . I Nyoman Wijana I Putu Hendra Wirawan I Putu Oktap Indrawan I Wayan Ade Yantika I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Putra Yasa I Wayan Redhana I Wayan Sadia I Wayan Suastra I Wayan Subagia I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata Ida Ayu Dian Citra Dewi Ida Ayu Kade Aprilia Darmasanti . Ida Ayu Purnama Bestari Ida Bagus Jelantik Swasta Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putu Mardana ILMA WIRYANTI . Indahwati, Christine Ismi Fitri Febriani Iwan Usma Wardani Jamaah, Jamaah JOHARI MARJAN . Juliana Tirza Juni Harta Kadek Idha Suarmayanti Kadek Meitasari . Kadek Meitasari ., Kadek Meitasari Kami, Kanisius Kanisius Kami Ketut Partami Ketut Sedana Arta Ketut Srie Marhaeni Julyasih Ketut Suma Ketut Susiani Ketut Susiani Komang Indah Suryati Komang Wina Ratnasari . Komang Wina Ratnasari ., Komang Wina Ratnasari Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kristoforus Dowa Bili, Kristoforus Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh De, Liska Luh Kompyang Sukewati . Luh Kompyang Sukewati ., Luh Kompyang Sukewati LUH MADE MAHAYU HANDAYANI . Luh Tu Selpi Wahyuni Luh Tu Selpi Wahyuni M. Deni Siregar Made Hery Santosa Made Padmarani Sudewiputri Mahayani, Luh Pt Oka Mahendra Data, I Gede Teguh Arya Marfuatun Marfuatun Masjudin, Masjudin Muhammad Romli Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Sururuddin Nadi, Desak Putu Merta Nengah Kadek Selamet Ng, Khar Thoe Ni Kadek Delis Tina . Ni Kadek Mira Sapitri . Ni Kadek Nanti . Ni Ketut Purniwantini Ni Ketut Suarni NI LUH MADE DIAH ERNAWATI . Ni Luh Yuni Merawati . Ni Luh Yuni Merawati ., Ni Luh Yuni Merawati Ni Made Ari Ryantini . Ni Made Ari Saputri Ni Made Ayu Pratiwi . Ni Made Diah Intan Purwanti . Ni Made Dwi Sintya Prabayanthi . Ni Made Karmini Sridewi . Ni Made Meliyawati Ni Made Pebriani Santika Dewi Ni Made Putri Dwi Apriliani NI NYOMAN AYU SUCIATI . Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Pt Novi Wulandari . Ni Putu Febri Ardiantari . Ni Putu Feni Sukmawati ni putu nadia pebiana Ni Putu Ristiati Ni Putu Siswandari . Ni Putu Sri Handayani Ni Putu Sri Indra d . Ni Putu Sri Indra d ., Ni Putu Sri Indra d Ni Putu Sri Pratiwi Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Putu Yuniari NI WAYAN MASIH . Ni Wayan Ning Sujati . Ni Wayan Pradnyawati Kartika . Ni Wayan Sri Santika Dewi . Ni Wayan Sri Santika Dewi ., Ni Wayan Sri Santika Dewi Ni Wayan Tiara Yasmantika . NILUH PUTU PUTRI P D . Nurhasanah Nurhasanah Nyoman Arysta Agustini Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Nyoman Dantes Nyoman Dantes Parista, Ni Made Sudiyasih pebiana, ni putu nadia Pratiwi Kubayan, Dian Priyadewi, Dewa Ayu Sri Hari Proditia Situmorang, Sanny Pujilestari, Pujilestari Purwa Antara, Anak Agung Puspasari, Yeni Dina Putra, I Made Ardinata Putu Artawan Putu Budi Adnyana Putu Diah Asparini PUTU EKA SASTRIKA AYU . Putu Gede Asnawa Dikta Putu Widiarini Resty Mutiara Dewi Rudi Hartono Safaratul Aini . Santika, Dewa Gede Alit Widya Sanusi Mulyadiharja Sariyasa . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Siagian, Yosua Marasi Parningotan Sinta Javani SITI MARIAM Siti Nurhidayati siti rabiatul fajri, siti rabiatul Suarkardini, Made Sugiantara, I Putu EKa Suhendra, I Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sulasmini, Ni Made Sulisthia, Putu Sri Suparya, I Ketut Supriani, Ni Made Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI TRIANA KARTIKA SANTI . Wahyuni, Luh Tu Selpi Widiartha, Komang Kurniawan Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiguna, I Nyoman Artha Wirawan, I Kadek Alit Yeni Dina Puspasari YOSEFINA UGE LAWE .