p-Index From 2021 - 2026
12.13
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal KALAM Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan BELIA LOKABASA Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Nature: National Academic Journal of Architecture Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Surya Abdimas Ensiklopedia of Journal JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) BENING Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Asatiza: Jurnal Pendidikan Journal On Teacher Education (Jote) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Indonesia Berdaya Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education The Avicenna Medical Journal Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan El-Jughrafiyah : Jurnal Geografi dan Terapannya Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Journal Of Human And Education (JAHE) Education and Counseling Journal TIMPALAJA: Architecture Student Journal JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya Jurnal Al-Qayyimah Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering Jurnal Sosial dan Sains Indonesian Research Journal on Education Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Kaloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Ecoducation Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Berita Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Arsitektur Ramah Lingkungan Pada Kawasan Peternakan Modern Di Kota Makassar Zul Abduh Arsi; Said, Ratriana; Alfiah, Alfiah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v5i2a4

Abstract

Abstrak_ Daging sapi adalah bahan pangan yang sangat penting di Indonesia, tetapi permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun sementara suplai daging sapi masih kurang. Para peternak menghadapi kesulitan dalam menemukan lahan yang cukup untuk peternakan dan juga kurangnya pemahaman tentang pemeliharaan ternak yang modern dan higienis. Kota Makassar, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dengan penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa, mengalami pertumbuhan penduduk yang cepat, yang mengakibatkan peningkatan konsumsi daging yang mencapai rata-rata 15-20 ton per tahun. Metode peternakan tradisional yang masih digunakan tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan daging di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Kawasan Peternakan Modern yang dapat meningkatkan pasokan daging di Kota Makassar dan menjaga populasi ternak yang ada melalui perbaikan proses pembibitan. Rancangan kawasan peternakan ini juga menerapkan konsep arsitektur ramah lingkungan dengan fokus pada pengolahan limbah, pencahayaan, dan penghawaan alami untuk mencapai tujuan zero waste dalam pengelolaan kawasan peternakan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder, serta melakukan studi perbandingan untuk menganalisis dan menyimpulkan hasil desain kawasan peternakan modern dengan pendekatan arsitektur ramah lingkungan di Kota Makassar. Hasil desain perancangan kawasan peternakan modern menfokuskan pada pengolahan limbah, pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan. Kata Kunci : Arsitektur Ramah Lingkungan; Kawasan Peternakan; Daging Abstract Beef is a vital food source in Indonesia, but its demand continues to rise year after year, while the supply of beef remains insufficient. Farmers face difficulties in finding adequate land for livestock farming, and there is also a lack of understanding of modern and hygienic livestock management practices. Makassar, as the capital of South Sulawesi Province with a population of over 1.5 million people, is experiencing rapid population growth, resulting in an increased consumption of beef, averaging 15-20 tons per year. The traditional farming methods still in use are no longer sufficient to meet the demand for beef in Makassar. This research aims to design a Modern Livestock Farming Area that can enhance the beef supply in Makassar and maintain the existing livestock population through improved breeding processes. The design of this livestock area also incorporates an eco-friendly architectural concept, with a focus on waste management, natural lighting, and ventilation, to achieve zero waste goals in the management of the livestock area. The research methodology employed is descriptive analysis, involving the collection of primary and secondary data, as well as comparative studies to analyze and conclude the results of the modern livestock farming area design with an eco-friendly architectural approach in Makassar. The design results primarily emphasize waste management, lighting, and natural ventilation in the buildings. Key Words : Eco-friendly Architecture; Farm; Beef
Penerapan Arsitektur Perilaku Dalam Redesain Lembaga Rehabilitasi Di Makassar Embong Bulan, Muhammad Erwin; Alfiah, Alfiah; Syuaib, Mayyadah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v5i2a11

Abstract

As imperfect living beings, humans sometimes do good deeds and sometimes do evil deeds based on the lust in their hearts and minds. Humans are not aware that they will grow old and are getting closer to death. After making mistakes, humans tend to have a sense of regret and want to improve themselves to be much better. The authorities and the community are needed as a comprehensive response effort by working together actively and continuously. In medical science, most classes of drug drugs are helpful for treatment, but they can also be misused if they are not by the dosage or standard of treatment that is circulating legally. The behavioral architecture approach as a method of designing rehabilitation designs becomes a vehicle for improving human behavior and requires good humanitarian support.
IDENTITAS ARSITEKTUR MANDAR PADA BANGUNAN TRADISIONAL DI KABUPATEN MAJENE Zamad, Nurmiati; Alfiah, Alfiah
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 4 No 1 (2017): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v4i1a1

Abstract

Abstrak_ Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1). Identitas Arsitektur Mandar Pada Bangunan di Kelurahan Banggae Kabupaten Majene berdasarkan nilai arsitekturalnya, agar bangunan dipahami secara visual (identity), kesesuaian bangunan ditinjau dari bentuk, pola ruang (compatibility) serta kejelasan struktur fisik sebagai orientasi (view) dan diterapkan melalui pemakaian ragam hias tradisional pada bagian-bagian tertentu yang bersifat ornamentasi, agar sesuai dengan penempatannya berdasarkan perkembangan bangunan tahun 1960-2015. (2) Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan identitas Arsitektur Mandar masih digunakan pada bangunan. Lokasi penelitian di Kelurahan Banggae Kabupaten Majene. Metode digunakan dalam penelitian adalah survey lapangan dengan mengidentifikasi 25 sampel bangunan tradisional dari 403 populasi di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dari satu kelurahan yang mewakili lokasi penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan identifikasi dan perbandingan sesuai fakta dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen bentuk atap khas Mandar dari segi fisik berupa penggunaan teppang atap (butung-butung) sebagian besar masih digunakan dengan nilai (±52%). Ornamen yang bermakna simbolik ini sangat signifikan mengapa identitas arsitektur Mandar masih digunakan pada bangunan etnis Mandar tahun 1960-2010, terutama pada bangunan arsitektur Mandar kontemporer, dan dari segi non fisik dipengaruhi oleh faktor status sosial dan faktor lingkungan. Out-Put dari penelitian diharapkan dapat menjadi strategi pemanfaatan Identitas Arsitektur Mandar pada bangunan modern vernacular.Kata kunci : Identitas, Tradisional, Arsitektur Kontemporer, Ornamen, Simbol.Abstract­_ The study aims to determine (1). Identity of Mandar Architecture In Building in Kelurahan Banggae Majene Regency based on its architectural value, so that building is understood visually (identity), suitability of building in terms of shape, pattern of compatibility and clarity of physical structure as orientation (view) and applied through traditional decorative usage In certain parts of an ornamentation, to fit the placement based on the development of the building in 1960-2015. (2) Identify the factors that caused the identity of Mandar Architecture still used in buildings. Research location in Kelurahan Banggae Majene Regency. The method used in the research is a field survey by identifying 25 samples of traditional buildings from 403 populations in Banggae District Majene District. Sampling was done randomly from one kelurahan representing the research location. Data were analyzed using identification and comparison according to the facts in the field. The result of the research shows that the ornament of roof shape typical of Mandar from the physical aspect in the form of the use of teppang roof (butung-butung) is still mostly used with the value (± 52%). This symbolic meaningful ornament is so significant why Mandar architectural identity is still used in the Mandar ethnic buildings of 1960-2010, especially in contemporary Mandar architectural buildings, and in non-physical terms influenced by social status factors and environmental factors. Out-Put from the research is expected to be a strategy of utilizing Mandar Architectural Identity in modern vernacular buildings.Keywords :  Identity, traditional, contemporary architecture, ornament, symbolc
TERITORIALITAS PADA RUANG PUBLIK DAN SEMI PUBLIK DI RUMAH SUSUN (STUDI KASUS : RUMAH SUSUN KECAMATAN MARISO MAKASSAR ) Said, Ratriana; Alfiah, Alfiah
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 4 No 2 (2017): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v4i2a5

Abstract

Abstrak_ Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya fenomena ketidaksesuaian jenis ruang yang tersedia di rumah susun dengan pemanfaatannya. Indikasi perubahan fungsi ruang ini terlihat dimana teritori publik dan semipublik banyak yang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.Hal ini berpotensi menimbulkan konflik spatial, menurunkan kualitas fisik ruang dan kualitas kehidupan penghuninya sendiri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik pemanfaatan ruang dan teritorialitas yang terdapat di ruang publik dan semi publik sebagai fasilitas rumah susun.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan pemetaan perilaku penghuni terhadap ruangnya (place centered map), interview dan diklasifikasi secara deskriptif.Berdasarkan penelitian teridentifikasi sebanyak sembilan pola territory yang terbentuk berdasarkan pemanfaatan ruang dan perletakan benda pribadi yang sebagian besarnya ternyata terjadi pada area territory yang terdekat dengan unit hunian penghuni.Kata kunci : Teritorialitas, Ruang Publik dan semipublik, Rumah Susun. Abstract_ The study is motivated by the phenomenon of mismatchingbetween the facilities available and the utilization. This is indicated by the deviation of space function, where the public and semipublic territory mostly used for other personal purposes. It is also potentially lead to conflicts of spatial, reduce the quality of space and the quality life of residents.  The study purpose is to describe the characteristics of the space utilization and territoriality contained in the public and semi-public space as facilities flats. The method used is by mapping the residents’ behavior towards a space (place centered map), interviews and classified descriptively. The results of identification, there are  nine patterns of territory formed based on the utilization of space and the placement of personal objects and mostly occurred on the territory area which is close to residential unit.Keywords : Territoriality, public and semipublic space, flats.
RUMAH PANGGUNG SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN TERHADAP BENCANA BANJIR, LAHAN PARKIR, AREA BERMAIN DAN BERSOSIALISASI Alfiah, Alfiah; Said, Ratriana
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 5 No 1 (2018): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v5i1a9

Abstract

Abstrak_ Perumahan di perkotaan hakekatnya mewujudkan kondisi yang layak huni, aman, nyaman, damai, sejahtera, berbudaya, berkeadilan sosial dan berkelanjutan. Permasalahan perumahan adalah perbaikan kualitas lingkungan tidak diimbangi dengan perbaikan kualitas unit rumah. Perbaikan jalan lingkungan tiap tahun menyebabkan tinggi permukaan jalan lebih tinggi dari lantai unit perumahan tersebut. Pertambahan tinggi permukaan jalan menyebabkan terjadinya genangan air pada tiap unit rumah pada musim hujan. Pertumbahan ekonomi penghuni menyebabkan bertambahnya kebutuhan akan fasilitas kendaraan atau garasi. Perencanaan garasi atau carport yang tidak terencana menyebabkan penguhi perumahan memarkir kendaraan di jalan lingkungan depan rumahnya. Perilaku tersebut sangat merugikan penghuni dan pelaku kegiatan dalam perumahan tersebut. Area bermain dan bersosialisasi pada perumahan yang jarang tersedia menyebabkan para penghuni dan anak-anak kerang peka terhadap lingkungannya. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dimana pendekatan pada kedua metode ini berbeda. Pada metode kualitatif digunakan dengan cara mempelajari beberapa literatur berupa teori-teori penanggulangan banjir pada area perumahan serta standar-standar luas untuk parkir. Kuantitif untuk menghitung dan mengukur standar ketinggian bangunan terhadap banjir dan luas yang diperlukan untuk parkir pada tiap unit rumah. Perencanaan desain rumah panggung area perumahan menjadi salah satu alternative solusi dalam memecahkan bencana banjir, perparkiran, area bermain dan area soliasilsasi pada perumahan di perkotaan yang dapat mewujudkan kondisi yang layak huni, aman, nyaman, damai, sejahtera, berbudaya, berkeadilan sosial dan berkelanjutanKata-kunci : Rumah Panggung; Bencana Banjir; Lahan Parkir. Abstrac_Urban housing in nature embodies conditions that are habitable, safe, comfortable, peaceful, prosperous, cultured, socially just and sustainable. The problem of housing is the improvement of environmental quality is not balanced with the improvement of the quality of housing units. Environmental road improvement each year causes the road surface height is higher than the floor of the housing unit. The increase in the height of the road surface causes the occurrence of water puddles in each unit of the house during the rainy season. The economic spill of the occupants caused an increase in the need for a vehicle or garage facility. Planning an unplanned garage or carport causes the housing to park in the street environment of his house. Such behavior is very detrimental to residents and actors in the housing. The area of play and socializing on rarely available housing causes residents and clam children to be sensitive to the environment. This research uses descriptive method with quantitative and qualitative approach where the approach in both methods is different. In qualitative methods used by studying some literature in the form of flood prevention theories on residential areas as well as wide standards for parking. Quantitative to calculate and measure the standard height of the building against the flood and area required for parking on each unit of the house. Housing stage design of residential area becomes an alternative solution in solving flood, parking, play area and soliasilsasi area in urban housing that can realize the condition of habitable, safe, comfortable, peaceful, prosperous, cultured, social justice and sustainableKeywords: Stage House; Floods; Parking lot.
WEBSITE SASTRA.ORG SEBAGAI ALTERNATIF MATERI PEMBELAJARAN TEMBANG DI SMA Iswahyudi, Rizky; Alfiah, Alfiah; Sulanjari, Bambang
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.5028

Abstract

Materi pembelajaran tembang yang saat ini diajarkan memiliki beberapa keterbatasan pada saat proses pembelajaran salah satunya masih banyak guru yang menggunakan metode pengajaran yang konvensional dan kurang interaktif. Dengan adanya pembelajaran yang monoton ini dapat membuat pembelajaran tembang menjadi membosankan bagi peserta didik. Selain itu media yang digunakan oleh guru hanya mengacu pada buku saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan website Sastra.Org sebagai alternatif materi pembelajaran tembang di SMA Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa website Sastra.Org menyediakan berbagai sumber sastra tradisional dan modern, termasuk tembang, yang dapat diakses dengan mudah oleh siswa dan guru. Website Sastra.Org memudahkan akses ke materi pelajaran tanpa harus bergantung pada buku teks fisik. Website Sastra.Org juga memiliki kelebihan antara lain adalah dari segi kemudahan akses, keberagaman materi, dan interaktivitas. Dengan adanya dukungan dan peran dari guru pada saat proses pembelajaran berlangsung, sehingga website Sastra.Org dapat menjadi alternatif materi pembelajaran tembang yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA
Antara Empirisme dan Nativisme; Makna Fthrah dalam Hadits Nabi Sulastri, Sulastri; Azizah, Azizah; Alfiah, Alfiah; Marlizayani, Marlizayani; Faridah, Faridah
Kutubkhanah Vol 24, No 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v24i2.35074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas komparasi antara Pendidikan Islam dengan aliran empirisme, dan pendidikan Islam dengan aliran nativisme dalam makna fithrah dalm Hadits Nabi. Secara khusus, tulisan ini membahas tentang fitrah seorang anak ketika sebelum dilahirkan ke dunia, dan perkembangannya ketika hidup di dunia dalam beragama. Hadis yang penulis gunakan dalam tulisan ini adalah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan lainnya. Dimana hadis tersebut adalah hadis yang sahih dan memiliki syahid dan mutabi’ sebagai penguat hadis tersebut Tulisan ini diproyeksian sebagai tinjauan bahwa agama (islam) itu fitrah dan bukan merupakan dari keturunan. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka. Data dikumpulkan melalui dokumentasi literatur dan dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: Persamaan dan perbedaan pendidikan Islam dan aliran empirisme antara lain: pertama, keduanya sepakat bahwa anak yang baru lahir adalah suci, ibarat kertas kosong yang siap ditulis oleh pendidik. Kedua, dengan adanya perbedaan konsep antara konsep fitrah dan teori empiris, maka peranan pendidik dalam konsep pendidikan Islam lebih terbatas dibandingkan dengan peranan pendidik dalam aliran empirisisme dalam membentuk serta mengembangkan kepribadian anak didik tersebut. Persamaan dan perbedaan pendidikan Islam dengan aliran nativisme yaitu: pertama, bahwa keduanya mengakui pentingnya faktor pembawaan, sehingga anak didik mempunyai peran besar dalam membentuk dan mengembangkan kepribadiaannya. Fungsi pendidik dalam hal ini hanya sebagai fasilitator. Kedua,dalam pendidikan Islam, disebabkan nilai agama memiliki kebenaran mutlak, maka pendidik bukan hanya sekedar fasilitator tetapi pendidik juga bertanggung jawab terbentuknya kepribadian muslim pada anak didik
Penerapan Arsitektur Islam pada Desain Pusat Thibbun Nabawi di Kota Makassar Ovy Uniarti Ananda; Alfiah, Alfiah; Sam, Mukhlishah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v6i2a3

Abstract

Abstract_non-medical diseases have become a common problem among people from various walks of life. From an Islamic perspective, Thibbun Nabawi therapy can treat this disease. The increasing number of visitors and the growth of Islamic alternative health facilities in Makassar City present an opportunity to enhance health facilities, specifically the Thibbun Nabawi medical center. The research method employs data collection methods such as journals, books, and information related to Thibbun Nabawi treatment. Additionally, field surveys are conducted to gather information about potential sites that could support the design of Thibbun Nabawi treatment centers. This research culminates in a site concept that aligns with the spatial plan of Makassar city, incorporating Islamic architectural concepts such as Habluminallah on the façade, Habluminnas in space processing, and Habluminal-nature in the Herb Garden. Keywords: Islamic Architecture, Makassar, Medicine, Therapy, Thibbun Nabawi.
Konsep Arsitektur Berkelanjutan pada Desain Sekolah Alam di Polewali Mandar Alfiansyah, Muhammad; Alfiah, Alfiah; Abdullah, Sudarman
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v6i2a10

Abstract

Natural schools are one of the alternative education models developing in Indonesia, different from the conventional education system. This approach aims to help students grow into individuals who have good morals. In contrast to conventional schools which tend to focus on learning in the classroom, natural schools encourage students to learn more outdoors by utilizing learning strategies that are fun and action-oriented. Through this direct learning approach, students at natural schools become more enthusiastic and enthusiastic in the learning process, which makes them less likely to get bored. The aim of this paper is to design a Natural School by utilizing the concept of sustainable architecture, with a focus on lighting, air circulation, and the use of environmentally friendly materials in building design. The research method used is a qualitative method, which aims to describe the potential for sustainable natural school development from an environmentally friendly perspective. The discussion process begins with data collection, which is then analyzed and synthesized to form a design concept. Data collection was carried out through qualitative descriptive methods. The results of this design include the implementation of sustainable architectural concepts with a focus on lighting efficiency and the use of environmentally friendly materials in the school building.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Persebaran dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Hapizah, Suci; Alfiah, Alfiah; Akmel, Muslim; Delita, Fitra; Arisona, Risma Dwi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 1 (2024): El-Jughrafiyah : February, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i1.32247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran relating experiencing applying cooperating transferring terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Kampar. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design yang dilakukan terhadap dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT) pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Kampar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 4 yang berjumlah 28 orang sebagai kelas kontrol, dalam penelitian ini sampel ditentukan berdasarkan rekomendasi dari guru mata pelajaran Geografi dan berdasarkan observasi awal. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik parametrik, dengan uji t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan dengan menggunakan model pembelajaran Relating Experiencing Applying Cooperating Transferring (REACT). Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest yaitu sebesar 70,87 menjadi 84,21 pada nilai postest. Maka terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran relating experiencing applying cooperating transferring terhadap hasil belajar siswa XI IPS di SMA Negeri 1 Kampar sebesar 18,8%.
Co-Authors A Yunikha Citra A. Tenri Rawe, Andi Nurjannah Abduh, Zul Abdullah, Sudarman Abrar, M. Dliyaul Adininggar, Melati Indira Afib Rulyansah Ahsyam, Muhammad Ramadhan Ajjahro, Alyya Syafira Qoirunisha Akmel, Muslim Aldri Frinaldi Amida, Ale Sandya Rindi Amin, Burhanuddin Amin, Hadriyani Andi Mariani Anggraini, Fitria Anisatullatif, Mashitoh Anton, Ulfa Aulianti Apandi, Apandi Ariani, Eva Arisona, Risma Dwi ARYUN MUHAMMAD AL FAARUUQ Aurora Nur Aini, Aurora Authar, Nailul Azis, Baso Muhammad Mudzar Azizah Azizah Azlina, Azlina Bambang Budiwiranto Bambang Sulanjari Berkatillah, Akhmad Budi Prasetyo Budiarti, Rizqi Putri Nourma Burhan, Muhammad Najih Chairunnisa, Aghnia Alivia Chatarina Umbul Wahyuni Christianty, Devy Darmawan Darmawan Edi Prasetyo Embong Bulan, Muhammad Erwin Endah Wulandari Endang Sulastri Fadhilah, Intan Nur Fahmyddin A'raaf Tauhid Faqihuddin, Ahmad fatimah Fatimah fauzia, nida farra Febriani, Gabriela Firman Firman Fitra Delita, Fitra Fitriani Putri, Fiky Syahrozad Gunade, Djayeng Turano Haerul, Haerul Hafsah Hafsah Hapizah, Suci Hapsari, Rr. Ayu Fitri Hari Bakti Mardikantoro Hasriany Arifin Hausdorf, Bernhard Hidayat, Amat HS, Nasrul Husnul Khotimah Huzain, Putra Ibnu Sina Idi Dimyati Ikhsan Ikhsan Ilyas Ilyas Iman Mukhroman Indriarto, Feri Indriarto Iqbal, Nur Irma Rahayu, Irma Isjoni Isjoni Iswahyudi, Rizky Jannah, Rodiatul Julaehah, Julaehah Khairina Khairina, Khairina Kurnia, Elvira Dewi Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Kusnadi Liawati, Liawati Lukman, Fitria Madaniah AS, Ida Mardhotillah, Rachma Rizqina Marlizayani, Marlizayani Marwati Marwati Mayyadah Syuaib Mazid, Fakhrul Merinta Sada Mohammad Irfan Mufti Muh. Aryanugraha Ismajaya Muhadi Muhadi, Muhadi muhammad afif Muhammad Ajwad Muzdar Muhammad Alfiansyah Mukhlishah Sam Mulyadi Mulyadi Mulyanti, Lisa Dewi Muniroh Munawar Musdar, Muhammad Ajwad Muslim Muslim Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Nana Supriatna Nanik Setyawati Nodjeng, Rizaldy NOVA MUJIONO Novtarianggi, Gina Nugroho, Sri Prihatin Nuning Zaidah, Nuning Nur Muharromah, Mega Nur, Muhammad Zulhaq Nuraini, Eviatun Nurhaman, Ujang Nurhayati, Putri Afin Nurinsiyah, Ayu Savitri Nurul Aziza, Nurul NURUL AZIZAH Nuryuningsih, Nuryuningsih Ovy Uniarti Ananda Perwita, Risma Pitaloka, Zanis Pitri, Calista Anindya Prameswari, Elfa Mahendra Pranata, Dandi Prasetyo, Daniel Dwi Prihandini, Riena Priyatna, Yayat Purwanti, Fhita Naurma Purwantoro, Handik Puspitanti, Maria Ana Dwi Putri, Shilfia Amalia Rachmatiyah, Rina Rafi, Muhamad Rahmad Rahmad Rajuna, Rajuna Ramadhan, Nurihsan Ramli Ramli Ratnasari, Ike Ratriana Said Renita Afriza Rinnjani, Wahyu Tia Riyandanti, Dian Lestari Rohyati, Rohyati Rusiah, Rusiah Sahabuddin, Wasilah Santi Aprilian Lestaluhu Santoso, Pramono Hery Sarino . Sauri, Sopian Sembiring, Rinawati Setyaningrum, Triska Ayudya Shodiq, Muhamad Nur Sholihah, Mar'atus Slamet Riadi Sofyani, Umar Solihat, Anisa Sri Winarni Suasa Suasa Subhan, Mhd Subyantoro Suhardono Suhardono Sulajari, Bambang Sulastri Sulastri Sulehah, Sulehah sumarni, nini Sunarmi, Atik Sunarya Sunarya Sunaryo Sunaryo Suparno Suparno Supyan, Ahmad Hunain Sutrisno, Mohammad Suyitno Suyitno Syafullah, Ahmad Syifa Fauziyah, Syifa Tajuddin, Irham Tajuddin, M. Irham Tommi Yuniawan Trilaksono, Wahyu Tugiman Tugiman Wahyudin, Mohamad Wahyumi, Ika Wasilah Wasilah Wibawanti, Luluk Widiyanti, Eka Wikanta, Hadi Wulandari, Arum Yana, A. Nova Yeni Mulyani Yuli Kurniati Werdiningsih, Yuli Kurniati Yuli Widiyono Yulita, Hendra Zamad, Nurmiati Zubaidah Amir MZ Zul Abduh Arsi Zulfitria Zulfitria, Zulfitria Zulkarnain AS