p-Index From 2021 - 2026
9.813
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA BAHASA DAN SASTRA Attoriolong Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Humano: Research Journal LINK Phinisi Integration Review Jurnal Moral Kemasyarakatan Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya JEKPEND Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Riset: Jurnal Aplikasi Ekonomi Akuntansi dan Bisnis Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum International Journal of Social Learning (IJSL) JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial (JEMeS) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan Journal of Economic, Religious, and Entrepreneurship (JoERE) Danadyaksa Historica Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Digital Community Services Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Pinisi Journal of Community Service Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran Multidisciplinary Indonesian Center Journal Indonesian Journal of Education J-CEKI Ulil Albab PESHUM Journal of Sustainable Innovation Engineering Ethnography: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

I Mangadacinna Daeng Sitaba Sultan Mahmud Syah Karaeng Pattingngalloang: Raja, Mangkubumi dan Ilmuwan Abad XVII Meidiana Wahda, Aulya; Najamuddin, Najamuddin; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan bagaimana: latar belakang kehidupan Karaeng Pattingngalloang, kiprah Karaeng Pattingngalloang sebagai Raja dan mangkubumi, serta kiprahnya sebagai ilmuwan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan kerja yaitu melalui tahapan: Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karaeng Pattingngalloang adalah sosok raja dan mangkubumi kerajaan Gowa yang namanya berkibar tidak saja di Nusantara tetapi juga sampai ke Eropa karena kemampuannya berdiplomasi dikarekanakan menguasai berbagai bahasa Asing. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Karaeng Pattingngalloang besar pengaruhnya dalam perkembangan Kerajaan Gowa pada pertengahan abad ke XVII. Karaeng Pattingngalloang sukses menjadikan Kerajaan Gowa-Tallo menjadi salah satu kerajaan yang besar di Nusantara lewat sains yang dikuasai, secara otomatis membawa Makassar tercatat sebagai kota/bandar terbesar sebagai pusat ibu kota saat itu, telah berkembang menjadi bandar niaga yang amat ramai di kunjungi, baik oleh pedagang-pedagang kerajaan lain di Nusantara maupun oleh bangsa-bangsa asing.
Perbankan Syariah Pembiayaan Rakyat Syariah Surya Sejati Palleko Takalar, 1994-2019 Harjianty A.R, Suci Nurul; Bosra, Mustari; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan Bagaimana gambaran umum bank pembiayaan rakyat syariah di Indonesia, Bagaimana latar belakang berdirinya bank  pembiayaan rakyat syariah Palleko – Takalar, serta dampak keberadaan bank pembiayaan rakyat syariah surya sejati Palleko Takalar. Penulisan skripsi ini digolongkan sebagai Sejarah Perbankan Islam yang memusatkan Bank Islam Syariah sebagai bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak mulai dikembangkannya sistem perbankan syariah, dalam dua dekade pengembangan keuangan syariah, sudah banyak pencapaian kemajuan, baik dari aspek kelembagaan dan infrastruktur penunjang, perangkat regulasi dan sistem pengawasan, maupun kesadaran dan literasi masyarakat terhadap serta layanan jasa keuangan syariah dan lembaga keuangan sebagai intermediasi yang berprinsip Islam. Walaupun bank syariah masih baru, namun bank syariah memiliki peran penting dalam ekonomi. Tugas utamanya  adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana tersebut kepada peminjam, kemudian digunakan untuk ditanamkan pada sektor produksi atau investasi, disamping digunakan untuk aktivitas membeli barang dan jasa jasa sehingga aktivitas ekonomi dapat tumbuh dan berkembang serta meningkatkan standar kehidupan Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah  yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelitian lapangan dan penelitian pustaka. Adapun daftar Informan yang di wawancarai yaitu Bapak Mustari Bosra dan Ibu Junaedah selaku manager bank syariah beserta stafnya.
Pelabuhan Bima dalam Perdagangan Maritim Abad Ke XVII Yati, Suci; Najamuddin, Najamuddin; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 18, No 2 (2020): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang sejarah munculnya pelabuhan Bima, untuk mengetahui bagaimanakah dinamika pelabuhan Bima dalam kegiatan perdagangan Maritim abad XVII dan dampaknya terhadap bidang ekonomi, sosial dan budaya dengan mendiskripsikan bagaimana Bima sebagai kerajaan bahari lintas pulau. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa asal usul munculnya pelabuhan Bima pada dasarnya karena letak geografisnya, yang dimana Bima pada zaman tradisional menjadi tempat singgah kapal-kapal. Pelaut atau para pedagang yang berlayar diperairan nusantara yang mencari rempah-rempah di kepulauan Maluku pasti singgah di Bima untuk mengisi pasokan atau memenuhi kebutuhan lainya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Maluku untuk mencari rempah-rempah. Sehingga seiring berjalanya waktu berkembang pula aktivitas lainnya yang mendukung Bima menjadi pelabuhan penting di Nusantara. Tidak hanya itu adanya pelabuhan Bima merupakan bagian dari kebutuhan Kesultanan Bima yang pada saat itu memegang peranan penting dalam perkembangan daerah Bima. Dinamika perdaganganyang terjadi di Pelabuhan Bima tidak terlepas karena adanya Angin Muson. Angin Muson Timur Laut dan Barat Laut dimanfaatkan para pedagang yang dari arah Barat untuk berlayar ke Timur maupun sebaliknya dan Angin Muson Utara dan Tenggara yang membuat para pedagang dari Makassar semakin intens di Nusa Tenggara. Komoditi yang dihasilkan seperti beras, kayu sapan, kuda maupun budak sebagai hasil utama saat itu mampu menggaet para pedagang-pedagang dari daerah lain untuk datang melakukan perniagaan. Terutama hubungan dengan para pedagang dari Gowa. Hal ini pulalah yang mendorong niat dari kompeni untuk melakukan monopoli perdagangan di Bima dengan sebuah kontrak, dan dengan adanya aktivitas maritim di pelabuhan Bima tersebut mendorong tumbuh dan berkembangnya kehidupan yang mulitkultural dari segi sosial budaya serta pengembangan kehidupan ekonomi Kesultanan Bima pada abad ke XVII M.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode historis, melalui langkah-langkah yakni (1) heuristik, penelitian ini menggunakan kajian p ustaka,(2) Kritik,(3) Interpretasi, dan (4) Historiografi.
SOSIALISASI PEMAHAMAN SEJARAH DAN BUDAYA BAHARI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH PENCEMARAN LAUT PADA REMAJA Amiruddin, Amiruddin; Rifal, Rifal; Najamuddin, Najamuddin; Ahmadin, Ahmadin; Bahri, Bahri; Rahman, Abdul
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i3.2179

Abstract

Artikel ini merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan merekonstruksi pemahaman sejarah dan budaya bahari sebagai upaya mencegah pencemaran laut pada remaja di Pesisir Sungai Tuju-tuju, Sulawesi Selatan. Program ini menjadi sangat penting untuk dilakukan, berdasarkan observasi dan wawancara di lapangan, masalah pencemaran laut menjadi persoalan utama, biota laut yang hidup di sepanjang sungai tidak dapat bertahan hidup lama atau memilih bergesar ke daerah yang jauh dari garis pantai, akibatnya mengurangi pendapatan masyarakarat yang bekerja sebagai pemancing ikan (fa’mmeng), penangkap kepiting (faddakang), dan penjala ikan (fa’jala) di sungai. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah 1) melakukan identifikasi masalah, 2) menyiapan materi sosialisasi berupa penyediaan buku sejarah dan budaya bahari mengenai pentingnya laut sebagai sumber kehidupan, 3) memberikan penjelasan kepada remaja tentang bahaya pencemaran laut, 4) menghimpun para remaja dan aparat desa untuk menyusun dan mempraktekkan dampak pencemaran lingkungan. Dengan bermitra dengan aparat desa, produk yang dihasilkan berupa pemahaman mengenai pentingnya menjaga sungai, serta pembuatan tempat sampah yang mudah diakses oleh masyarakat.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMAN 2 Pinrang Jumriani, Jumriani; Bahri, Bahri; Jumadi, Jumadi
Attoriolong Vol 19, No 2 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas XI IPS SMAN 2 Pinrang pada Mata Pelajaran Sejarah melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 2 Pinrang dengan jumlah peserta didik 28 orang, yakni terdiri dari 11 orang laki-laki dan 17 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I dilaksanakan 3 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar sejarah peserta didik setelah melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick; yaitu pada siklus I menunjukkan skor rata-rata motivasi belajar peserta didik yaitu 68% berada pada kategori sedang. Siklus II menunjukkan skor rata-rata motivasi belajar peserta didik sebesar 84% pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 2 Pinrang.
Berau Masa Kolonialisme Belanda Abad XVIII-XX Risfiana, Ira; Patahuddin, Patahuddin; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 19, No 2 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Berau Masa Kolonialisme Berau Abad XVIII-XX dengan menguraikan tatanan Kerajaan Berau sebelum kedatangan Belanda, dinamika Kolonialisme Belanda di Berau, serta dampak keberadaan Kolonialisme Belanda di Berau. Penelitian ini disusun menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik yakni pengumpulan data atau sumber, kritik sumber untuk mengetahui keaslian sumber, interpretasi yakni penafsiran sumber agar relevan dengan penelitian, serta tahap historiografi yakni penulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum kedatangan Belanda, Berau merupakan suatu kerajaan yang memiliki sistem pemerintahan tersendiri, Sampai pada timbulnya perpecahan pada tahun 1800 yang menjadikan dua kesultanan yakni Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur. Hadirnya Kolonialisme Belanda di Berau secara tidak langsung memberikan dampak positif maupun negatif bagi masyarakat Berau. Selain itu, dampak yang diberikan pada saat Kolonialisme Belanda di Berau dapat dilihat dalam berbagai bidang yang juga melibatkan masyarakat Berau juga para transmigran yang datang ke daerah Berau pada saat itu. Misalnya dalam Pertumbuhan Berau sebagai daerah yang maju dengan berbagai fasilitas penunjang perekonomian dengan tumbuhnya kota pelabuhan yang memberikan andil besar bagi masyarakat pesisir untuk terlibat dalam aktivitas dan jasa hingga pembangunan jalan penghubung dari Kota Tanjung Redeb ke Kota Teluk Bayur yang masih digunakan sebagai jalur aktivitas perekonomian sampai saat ini.
Diaspora : Studi Tentang Peran Sosial Ekonomi Dan Politik Suku Bugis di Kabupaten Indragiri Hilir, 1998-2018. Aulia E.M, Andi; Bosra, Mustari; Bahri, Bahri
Attoriolong Vol 19, No 2 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi yang dilakukan oleh suku Bugis baik antar sesama suku Bugis maupun dengan suku lainnya, serta peran yang dihadirkan suku Bugis dalam bidang ekonomi dan politik di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan historis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Dari penelitian ini diketahui bahwa suku Bugis dapat beradaptasi dan berinteraksi secara baik dan damai dengan masyarakat Melayu yang merupakan suku asli di Kabupaten Indragiri Hilir, termasuk juga dengan masyarakat perantau lainnya yang berasal dari Pulau Jawa, Kalimantan dan sebagainya. Di Kabupaten Indragiri Hilir, suku Bugis sangat berperan penting dalam bidang ekonomi dan politik. Mereka menjadi pemilik lahan-lahan perkebunan dan menjadi pejabat-pejabat di pemerintahan daerah. Bagi suku Bugis, Siri’ merupakan jiwa dan harga diri mereka, budaya nilai-nilai luhur sebagai pendorong untuk bisa menetap dan sukses ditanah perantauan. Hal ini menegaskan bahwa suku Bugis tetap memegang teguh budaya dan nilai-nilai luhur dimanapun berada.
Perjuangan Baharuddin Lopa Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia ( 1982-2001) Irnawati, Irnawati; Mustari, Mustari; Bahri, Bahri
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i3.24437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: i) Bagaimana sosok Baharuddin Lopa ii) Bagaimana Prinsip Baharuddin Lopa dalam Penegakan hukum di Indonesia iii) Bagaimana peranan Baharuddin Lopa dalam Penegakan hukum di Indonesia Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kuantitatif menggunakan empat tahap yaitu; heuristik,kritik, interpretasi dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga temuan dalam penelitian ini: i) Baharuddin Lopa adalah sosok penegak hukum di Indonesia yang sangat disegani karena keberaniannya menegakan keadilan dan kebenaran ii)Prinsip penegakan hukum yang digunakan Baharuddin Lopa terbentuk dari pengaruh lingkungan keluarga seperti a) Prinsip agama yang terbentuk karena keluarga baharuddin lopa terkenal dengan religiusnya, ayahnya yang mempunyai pondok pengajian b) Prinsip Integritas yang kuat yang dimiliki Baharuddin lopa juga terbentuk sejak masa kecilnya hal ini berawal dari peristiwa pelanggaran hukum adat yang terjadi di kerajaan balanipa yang dilakukan oleh anak seorang raja. Dalam peristiwa itu baharuddin lopa mendapatkan pelajaran yang berharga bahwa sisapapun yang salah keadilan harus tetap ditegakkan. c) Prinsip Siri’ dalam adat mandar siri diartikan sebagai harga diri atu meninggikan rasa malu, Orang yang di dalam dirinya telah tertanam budaya siri' untuk melanggar norma-norma hukum dan agama, akan senantiasa berusaha melakukan perbuatan- perbuatan yang terpuji di hadapan Allah.iii) Karena hukum adalah fondasi utama sebuah negara, Jika hukum dapat ditegakkan maka negara akan tetap kokoh meski terjadi berbagai kerusakan subsitem.
Politik Etis Kerajaan Soppeng 1905-1942 Saputra, Irwansya; Patahuddin, Patahuddin; Bahri, Bahri
PATTINGALLOANG Vol. 7, No. 1, April 2020
Publisher : Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v7i1.12513

Abstract

Penelitian  ini membahas mengenai latar belakang penerapan politik etis di Kerajaan Soppeng, bentuk penerapan dan dampak dari politik etis di Kerajaan Soppeng.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber), kritik sumber (kritik intern dan ektern), interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelitian lapangan terdiri dari wawancara dan mengumpulkan sumber arsip serta literatur-literatur  yang berhubungan. Berdasarkan hasil pelitian ini menunjukkan bahwa masuknya pengaruh Hindia Belanda di Kerajaan Soppeng pertama kali Pada tanggal 25 September 1905 dan menenpatkan diri sebagai penguasa di Kerajaan Soppeng. Semenjak berkuasa, Belanda Menerapkan kebijakan politik etis, dimana kebijakan ini meliputi pembangunan 14 sekolah dan dibangunya 12 irigasi di Wilayah Kerajaan Soppeng. Wilayah ini menjadi perhatian pihak Belanda karena kondisi  masyarakat yang terbelakang dalam bidang pengetahuan dan potensi pertanahan dan pertanian yang subur di wilayah ini patut  untuk dikembangkan. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa masuknya Belanda di Kerajaan Soppeng telah memeberikan dampak positif bagi kaum pribumi, hal ini dikarenakan masuknya Belanda telah mengajarkan konsep pendidikan formal serta tata cara mengelola pertanian dengan moderen seperti, membangun irigasi di Kerjaan Soppeng pada saat itu. Adapun dampak negatif ialah banyaknya kebiasaan lokal yang berubah.             Kata Kunci : Politik, Etis, Kerajaan, dan Soppeng Abstract This research is discuss about the background of the application of Ethical Politics in the Kingdom of Soppeng, the terms of application and the impact of ethical politics in the Soppeng Kingdom. This research is using historical research method which consists of four stages, which is heuristics (searching and gathering sources), source criticism (internal and external criticism), interpretation (source interpretation) and historiography (history writing). The method of data collection is done by conducting field research consisting of interviews and collecting archives and related literatures. Based on the results of this research shows that the entry of the influence of the Dutch East Indies in the Kingdom of Soppeng was the first time on September 25th, 1905 and established itself as a ruler in the Kingdom of Soppeng. Since coming to power, the Netherlands has implemented an ethical political policy, which includes the construction of 14 schools and the construction of 12 irrigation systems in the Soppeng Kingdom Area. This region is concern to the Dutch because the backward condition of the community in the field of knowledge and the potential for fertile land and agriculture in this region deserves to be developed.From the results of this study, it can be concluded that the entry of the Netherlands in the Kingdom of Soppeng had a positive impact on the natives, this is because the Dutch entry had taught the concept of formal education and procedures for managing agriculture in a modern way, such as building irrigation in the Soppeng Work at that time. The negative impact is that many local habits have changed. Keyword : politics, Ethical, Kingdom, and Soppeng
Problematika Consumer Protection Dalam Kegiatan Usaha Asri, Cahya Purnama; Artha, Bhenu; Bahri, Bahri
Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/widyapranata.v4i1.545

Abstract

Problematika yang terjadi dalam consumer protection ialah kurangnya regulasi mengenai pengaturan standar minimal dan maksimal dalam nilai yang di keluarkan oleh setiap produk dan merek sehingga konsumen merasakan kebinggung dalam menentukan produk tersebut serta lemahnya pengawasan dapat mempengaruhi produsen dan pelaku usaha dalam menetapkan nilai sehingga berpotensi merugikan konsumen. komponen yang mempengaruhi consumer protection disebabkan oleh penerapan regulasi atau aturan consumer protection tidak komprehensif dan meninggalkan celah yang dapat merugikan hak-hak konsumen dalam ekosistem seluler, terutama jika melibatkan lembaga non-keuangan, dan perlindungan konsumen oleh lembaga non-keuangan jauh lebih lemah daripada perlindungan oleh layanan pembayaran bank 
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru Adelina Rajagukguk, Sry Aditya, Ascasaputra Adrian, Nour Muhammad Ahmad Ahmad Ahmadin Ahmadin Ahmadin Ahmadin Akbar, Muh Akbar, Muh. Al Haris All, Muh. Akhyar Alamsyah, Fikri Amiruddin Amiruddin Amirullah -, Amirullah Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Ima Kesuma Ansar, Mutakharah Ansyar, Ansyar Antonius Satria Hadi Ardhi Khairi, Ardhi Ardi Ardi Ariyani, A. Rina Armayani, Armayani Armin, Ahmad Artha, Bhenu Ashari, Siti Nurjannah Asmunandar, Asmunandar Asri, Cahya Purnama Aswan Aswan Aulia E.M, Andi Az Zahra, Khofifa Ba’asyir, Muhammad Rizal Bosra, Mustari Budiarti, Yumi Fitri Budy Wiryawan Bustan Bustan, Bustan Darman Manda Manda Dewi Lestari Dewi, Andi Dewi Riang Tati Dewi, Shabrina Syntha Elfira Elfira, Elfira Fachry Abda El Rahman Fadli Fadli Falihin, Dalilul Fatwa, Magfirah Eka Fitri Yanti Fitria Wulandari Hadi, Antonius Satria Harjianty A.R, Suci Nurul Hasana, Fauziatul Hasni Hasni HERI TAHIR HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Hertikasari, Ainun Hery, Riri Nurfaathirany Heryawanti, Eka Puji Hidayat, Irwan I Gusti Bagus Wiksuana Ibrahim Arifin Ibrahim, M Nur Idris, Muh. Irfan Imran, Siti Nurfadila Insani, Al Fajrin Irhamsah, Irhamsah Jamhari Jamhari Jumadi Jumadi Jumriani, Jumriani Junaeda, St. Kamaruddin, Syamsu A Khaeruddin Khaeruddin Kristiana Sri Utami Kurniawan, Agus Tri Lagiono Lagiono, Lagiono Latif, Abd. M, Muhammad Rafly Maemunah Maemunah Malihu, La Manggala, Kasma Marsuki, Zulfadli Masdayanti, Masdayanti Matipa, Tirsa Trisandi Maya Kasmita Meidiana Wahda, Aulya Mina Holilah, Mina Misnah Misnah Muh. Akbar Muhammad Amin Muhammad Syukur Mukli, M Muhyan Syahreza Fahrefi Mukmin, Hasan Muslika, Yulia Muslimin, Nurul Fadilah Mustari Mustari Nabila Nurul Insani Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Niken Permata Sari, Niken Permata Nuraeni Nuraeni Nurfadillah, Sabda Nurlela Nurlela Nurlina Nurlina Nuryanto Nuryanto Nuryanto Nuryanto Prasetya, Bangun Putra Prasetyo, Widodo Purnama Asri , Cahya Putri, Adelia Mahayani Putri, Sarah Arsitha Rahman, Rahmatullah Abdul Rahmawati, St. Raihan, Atha Ramli, Ilmardani Rince Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rezeki, Apriyani Putri Riang Tati, Andi Dewi Rifal, Rifal Risfiana, Ira Rufer Firma Harianja Sadewi, Juwita Putri Sadriani, Andi Saputra, Fery Ikhsan Saputra, Irwansya Sari, Utami Tunjung Sastia, Thesa Nur Satriadhi, Bintoro Sinring, Abdullah Subair Subair Subair, Ahmad Suhartini Suhartini Sulmi, Sulmi Sultan, Sulhani Purwanti Sumardin, Oschar Supranta, Virginia Amelia Suriani Abbas Susetya, Muh. Agil Syamsuridhawati, Syamsuridhawati Syarif, Nurul Hidayanti T, Riska Tati, Andi Dewi Riang Tati, Andi Dewi Ring Teguh Widiyanto, Teguh Tenriulan, Andi Theodorus Pangalila Tondy, Cicilia Julyani Widi Astuti Yati, Suci