p-Index From 2021 - 2026
9.105
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Harmonia: Journal of Research and Education Ringkang Jurnal Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Riset Pendidikan Matematika Program Kreativitas Mahasiswa - Karsa Cipta AT TA´DIB Jurnal Riset Industri Jurnal Al-Tadzkiyyah Abjadia, International Journal of Education Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Dinamika Teknik Mesin : Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Panggung QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Educan : Jurnal Pendidikan Islam Anterior Jurnal Jurnal Basicedu Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Artefak Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Sisfotek Global Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Paedagogy Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Academic Journal of Computer Science Research (AJCSR) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Community Development Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Journal of Dance and Dance Education Studies Bandung Conference Series: Psychology Science Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research @-Publik: Jurnal Administrasi Publik An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah Journal of Automotive Technology and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

The Implementation Problem Solving Methods of Learning Arabic Lesson Budiman, Agus; Aprilia, Ayu; Zain, Auriza Luthfiah
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 4 No 2 (2023): Geographical Coverage: Indonesia, Nigeria, and Iran
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v3i2.3462

Abstract

This study examines the process problem-solving method of Arabic lessons at Gontor for the girl's first campus, which is suitable for his students to get good results and according to expectations.The Problem-Solving method provides understanding by stimulating students to pay attention, examine, and think about a problem to analyze the problem further to solve the problem. Analyzing is the concept of combining thoughts with motor activities to solve problems. Sources of data used in this study are primary and secondary data sources. This study uses data collection techniques with interview methods, observation methods, and documentation methods. The technique of guaranteeing the validity of the data in this study is the triangulation of sources and data collection techniques. Qualitative data analysis in this study is descriptive data consisting of three activities simultaneously. Namely data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the results of research and analysis, it can be found that the use of problem-solving methods in Arabic lessons in one intensive 2021-2022 is in the problem-solving method, the teacher uses steps such as problem clarification, expression of opinion, evaluation, and implementation. Then, the supporting factors for learning Arabic using problem-solving methods are knowledge, understanding, and application, while the inhibiting factors for learning Arabic using problem-solving methods are time, learning difficulties, and use.
Al-Idārāh al-Istirātījiyyah fī Ta’līm al-Lugah al-‘Arabiyyah bi al-Ma’had Budiman, Agus; Wibowo, Safrudin
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 5 No 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia and Iraq
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v5i1.4820

Abstract

This research aims to explain (1) the formulation of strategic management and (2) the implementation of strategic management in teaching Arabic at the Mumtaza Islamic Boarding School. This research is qualitative. In collecting data, researchers used 3 methods, namely the document method, interview method, and observation method. According to Miles and Huberman, the data analysis used is data induction, presentation, inference, and verification. From this research, it was found that the Mumtaza Islamic Boarding School: (1) has specifically formulated its strategy so that its organization operates effectively, productively and efficiently; (2) implements systematic and detailed operational strategies in Arabic Language Teaching, including (a) making the teaching of Arabic and the Koran a single unit in education; (b) cut the number of subjects to 8, (c) allocate more class hours; (d) teach Arabic based on language competency, (e) use activity-based teaching methods.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill) Terhadap Kompetensi Akademik Materi Fiqh Pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah Sista, Taufik Rizki; Budiman, Agus; Firmansah, Defi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4600

Abstract

Penggunaan asesmen evaluasi pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu perkembangan pendidikan dalam mewujudkan kompetensi berfikir tingkat tinggi para siswa. Akan tetapi pada prakteknya banyak siswa tidak siap dikarenakan tidak mendapatkan pola pembelajaran berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah, (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kompetensi akademik materi Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah. Lokasi penelitian bertempat pada MIN 13 Magetan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Eksperimen dengan menggunakan pendekatan True Eksperimentas Design dengan jenis Post-test Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan eksperimen berlangsung selama 5 jam pelajaran dengan rincian jam pelajaran pertama untuk capaian pembelajaran  1 sampai 3, jam pelajaran kedua untuk capaian pembelajaran 4, jam pelajaran ketiga untuk capaian pembelajaran 5, jam pelajaran keempat untuk capaian pembelajaran 6, dan jam pelajaran kelima untuk capaian pembelajaran 7. Uji hipotesis menggunakan pendekatan statistic non-parametrik dikarenakan data berdistribusi tidak normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan rumsu Mann-Whitney U-test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan penafsiran bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian disimpulkn bahwa pembelajaran berbasis HOTS berpengaruh terhadap kompetensis siswa pada materi Fiqh
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VIII SEMESTER 1 Budiman, Agus; Jailani, Jailani
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2: November 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.942 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i2.2671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen matematika berupa soal tes HOTS yang valid dan reliabel, dan mendeskripsikan kualitas soal tes HOTS untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik SMP kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen HOTS berupa soal tes HOTSyang terdiri dari 24 butir soal pilihan ganda dan 19 butir soal uraian dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa dinyatakan valid dan layak digunakan. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,713 (soal pilihan ganda) dan sebesar 0,920 (soal uraian). Soal pilihan ganda memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,406 (sedang), rata-rata daya pembeda 0,330 (baik), dan semua pengecoh berfungsi baik. Soal uraian memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,373 (sedang) dengan rata-rata daya pembeda 0,508 (baik).Kata kunci: pengembangan, instrumen asesmen, Higher Order Thinking Skills (HOTS), matematika SMP
Hubungan antara Adversity Quotient dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Semester Akhir Universitas Islam Bandung Iqlima Nurfadhila Aulia; Budiman, Agus
Bandung Conference Series: Psychology Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Psychology Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v4i1.9951

Abstract

Abstract. Students are required to have critical thinking and be able to act quickly and precisely. Students will be faced with various demands and obstacles during the lecture process. These include coursework that must be completed at the same time, practicums, achievement of study load, and thesis up to the final semester stage. The various task demands faced can make students feel uncomfortable so they do not enjoy academic activities and have difficulty concentrating. The aim of the research is to describe adversity qoutient and academic stress in Final Semester Students at Bandung Islamic University and to find out how big the relationship is between adversity qoutient and academic stress among Final Semester Students at Bandung Islamic University. The research method is a quantitative research approach. The population used by researchers was 792 final semester students at Bandung Islamic University. A sample of 90 respondents filled out the Google form research questionnaire. So the researcher took everything as a research sample, namely 90 respondents. Based on the calculated T and calculated F, the Sig value is known. (2-tailed) between the two variables is 0.000, smaller than 0.05. So it can be concluded that there is a significant correlation or relationship between the Adversity Quotient variable and the academic stress variable in Final Semester Students at Bandung Islamic University. Abstrak.Mahasiswa dituntut memiliki pemikiran kritis dan dapat bertindak dengan cepat dan tepat. Mahasiswa akan dihadapkan dengan berbagai tuntutan maupun hambatan selama proses perkuliahan. Diantaranya tugas kuliah yang harus diselesaikan dalam waktu bersamaan, praktikum, pencapaian beban studi, hingga skripsi untuk ke tahap semester akhir. Berbagai tuntutan tugas yang dihadapi dapat membuat mahasiswa merasa tidak nyaman sehingga tidak menikmati kegiatan akademik dan sulit berkonsentrasi. Tujuan penelitian untuk gambaran adversity qoutient serta stres akademik pada Mahasiswa Semester Akhir Universitas Islam Bandung serta juga untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara adversity qoutient dengan stres akademik pada Mahasiswa Semester Akhir Universitas Islam Bandung. Metode penelitian adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan peneliti sebesar 792 Mahasiswa Semester Akhir Universitas Islam Bandung Sampel 90 orang responden yang mengisi google form kuesioner penelitian. Maka peneliti mengambil semua menjadi sampel penelitian yaitu 90 orang responden. Berdasarkan T hitung dan F hitung diketahui nilai Sig. (2-tailed) antara kedua variabel adalah sebesar 0,000 lebih kecil 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi atau hubungan yang signifikan antara variabel Adversity Quotient dengan variabel stres akademik pada Mahasiswa Semester Akhir Universitas Islam Bandung.
The Relationship Between Social Support and Subjective Well Being in Early College Students at Bandung Islamic University Kamilah, Nadiefa; Budiman, Agus
Bandung Conference Series: Psychology Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Psychology Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v4i1.12478

Abstract

Abstract. Early college students are faced with changes such as moving to a higher education structure, a new learning system, and interaction with a wider environment. Early college students are also in the transition from late adolescence to early adulthood. The changes that occur in these students cause various feelings ranging from happy, sad to lonely, this can be a threat to students because subjective well being helps them to perform well. Subjective well being is related to social support, where with social support students are expected to have good subjective well being. The problems in this study are: (1) How’s the description of subjective well being in early level students at faculty of psychology UNISBA? (2) How’s the description of social support in early level students at faculty of psychology UNISBA? (3) How’s the level of relationship between social support and subjective well being in early level students at UNISBA?. The research design uses a quantitative method approach with a correlational type.The population in this study were early semester active students at the faculty of psychology UNISBA with 70 active students in 2nd semester as the sample, with simple random sampling technique. Data collection techniques used were questionnaires and observations. Data analysis technique used is simple regression analysis technique. The results of this study are: there is a positive relationship between social support and subjective well being. There are 31% of students have a high level of social support and subjective well being. Abstrak. Mahasiswa tingkat awal dihadapkan pada perubahan seperti perpindahan ke struktur pendidikan yang lebih tinggi, sistem pendidikan yang baru, hingga interaksi lingkungan yang lebih luas. Mahasiswa tingkat awal juga berada pada masa transisi dari remaja akhir menuju dewasa awal. Adanya perubahan pada mahasiswa ini bisa menimbulkan berbagai perasaan dari mulai bahagia, sedih hingga kesepian. Hal ini dapat menjadi ancaman bagi subjective well being mahasiswa karena subjective well being membantu untuk berprestasi dengan baik. Subjective well being berkaitan dengan dukungan sosial. Adanya dukungan sosial mahasiswa diharapkan memiliki subjective well being yang baik. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana gambaran subjective well being pada mahasiswa tingkat awal di fakultas psikologi UNISBA? (2)Bagaimana gambaran dukungan sosial pada mahasiswa tingkat awal di fakultas psikologi UNISBA? (3)Bagaimana tingkat hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well being pada mahasiswa tingkat awal di UNISBA?. Desain penelitian menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian merupakan mahasiswa aktif fakultas psikologi semester awal di UNISBA dengan 70 orang mahasiswa aktif semester 2 sebagai sampelnya, menggunakan teknik sampel simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat hubungan positif antara social support dengan subjective well being. Sebanyak 31% mahasiswa memiliki tingkat social support dan tingkat subjective well being yang tinggi.
Implementation of Gender and Ecology Mainstreaming Policies at Sekolah Penggerak and Eco Green Schools in Surabaya: Ecofeminism Study Hendarwati, Endah; Setiyawan, Radius; Ichda Wahyuni, Holy; Budiman, Agus; Uswatun Hasanah, Siti; Azmi Fauzia, Faiz; Rahayu Roisiah, Riska; Nastainul Firdaus, Akhlis
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 6 (2023): December 2023 (Indonesia - Morocco - Angola)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i6.705

Abstract

This research aims to discuss the implementation of gender and ecology mainstreaming policies in Sekolah penggerak in elementary schools and eco-green schools in Surabaya through an ecofeminist approach. This research uses a qualitative multi-case study approach, with the research subjects being four schools, namely SD Negeri 2 Benowo, SD Muhammadiyah 4 Surabaya, SD Al Khairiyah Surabaya, and SD Kristen Kalam Kudus Surabaya. The research results show that schools with the Adiwiyata or similar labels can better implement ecological awareness programs such as green and eco-green schools. They adopt programs such as hydroponics, recycling, and zero-waste healthy canteens and integrate them into the curriculum with relevant themes. Apart from that, these schools also apply the principles of gender-oriented, child-friendly schools. This research examines how gender mainstreaming and ecology are practised in schools. Both in the form of policies, learning design and related infrastructure. The results of this research illustrate that although there has been progress in implementing gender mainstreaming and ecology policies in schools, further efforts are still needed to increase students' understanding and awareness of these issues. In some aspects, gender and ecological approaches still seem symbolic and insubstantial.  
PERANAN SYEKH ABDUL WAJAH DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM DI GALUH IMBANAGARA (CIAMIS) PADA ABAD XVII Irfanul Hakim, Muhammad Fadlan; Brata, Yat Rospia; Budiman, Agus
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11718

Abstract

Syekh Haji Abdul Wajah yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Tatar Sunda, khususnya di Tatar Galuh. Beliau merupakan salah satu Waliyulloh keturunan Rosululloh SAW ke-29, dari ayah Syekh Khotib Muwahid dan ibu dari Nyai Raden Sembah Qudrot. Syekh Haji Abdul Wajah selain menyebarkan Islam ke Tatar Galuh, melakukan hal yang sama ke Tatar Sukapura. Perjuangan dan pengorbanannya dalam menyebarkan Islam di Tatar Galuh sangat besar karena dari tangannya banyak lahir tokoh-tokoh Galuh yang berakhlak mulia, selain itu pesantrennya juga melahirkan ulama-ulama besar pada masanya yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara mendalam dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Syekh H. Abdul Wajah dalam menyebarkan agama Islam menggunakan metode pendidikan pesantren dan berdakwah langsung kepada masyarakat. Melalui para penyebar inilah Islam dapat berkembang pesat di Nusantara dan Tatar Galuh. Karena Syekh Abdul Wajah, adalah seorang kiyai yang menyebarkan agama Islam di tanah Sukapura dan Galuh Ciamis, khususnya daerah pusat Imbanagara. Peran lain Syekh H. Abdul Facial adalah dalam kehidupan sosial masyarakat, beliau hidup sangat sederhana, sangat peduli terhadap lingkungan.Kata Kunci: Peranan Agama Islam, Syekh Haji Abdul Wajah, Tatar Galuh. 
NILAI NILAI KEARIFAN LOKAL KESENIAN SINTREN DI DESA JADIKARYA KEAMATAN LANGKAP LANCAR KABUPATEN PANGANDARAN Musadad, Nur Anwar; Brata, Yat Rospia; Budiman, Agus
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i1.8871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kesenian Sintren di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dan untuk mengungkapkan nilai-nilai kearifan lokal kesenian Sintren di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Metode pada penelitian ini menggunakan metode Kualitatif yaitu (1) Heuristik, (2) Kritik, (3) Interpretasi, dan (4) Historiografi. Pengumpulan data yang dilakukan penelitian ini adalah (1) Studi Pustaka; dan (2) studi lapangan, yang terdiri dari (a) teknik observasi, (b) teknik wawancara atau interview. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Sintren telah berkembang, sedangkan nilai-nilai kearifan lokal dari kesenian Sintren adalah (1) Nilai religi, (2) Nilai Sosial Kemasyarakatan. (3) Nilai Seni. (4) Nilai Sejarah. (5) Nilai Budaya. (6) Nilai Ekonomi. (7) Nilai Pengetahuan dan Pendidikan. (8) Nilai Hiburan Adapun manfaat dari hasi penelitian ini adalah sebagi bahan informasi  sejarah budaya tentang Kesenian Sintren di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dan diharapkan agar masyarakat sepatutnya merasa bangga memiliki, mencintai dan selalu melestarikannya sebagai ketahanan dan entitas budaya lokal suatu daerah atau wilayah.
Perubahan Sistem Pemerintahan Kadaleman Kawasen Mendadi Desa Kawasen (1628-1811 M.) Fadilah, Fadilah; Brata, Yat Rospia; Budiman, Agus
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.8912

Abstract

ABSTRACTIn the 16th century, Kadaleman Kawasen became one of the government systems that was influenced by Mataram. The change of the kadaleman system into a village was influenced by colonial policies that spread its power to Priangan. This study aims is to describe the process of changing the Kadaleman Kawasen government system into a village named Kawasen Village and to describe the comparison of the two systems. The method is using the historical method with for steps. The first is heuristic, it means the source collection stage. The second is criticism, it means researching the source, criticism is divided into external critism and internal criticism. The third is interpretations, it means interpreting the source and the fourth is historiography, it means writing of history. Kadaleman Kawasen  that had a district level position was abolished by the colonial government for some reason. Kadaleman Kawasen runs a government system under the reign of the Mataram Kingdom hegemony. The regent gains the position and power as a minor king who reigns in his territory with inherent privilages. While the Village Government systems was from changes in colonial policies that became their superiors. The form and structure of government is determined based on the customary law of each region.   Keywords: Government, Kadaleman, Kawasen, and Village
Co-Authors Abdul Aziz Abdullah Idi Abu Darda Afiful Ikhwan Agusli, Rahmat Agustin, Ashri Rahmawati Aisyah, Della Puspita Akasyah Kunthum Choirunnisa Akbar, Nugroho Arif Al Amin, Mukayat Al-afghani, Mohammad Tajuddin Al-Askary, Azkiyatul Adawiyah Farid Hasem Allaudi, Iqbal Al Hafis Antonius Antonius Aprilia, Ayu Apriyanti, Santi Ardiansyah, Ryan Ariani, Desy Austi, Zhilaluha Azizah, Aprilya Azkiyatul Adawiyah Farid Hasem Al-Askary Azmi Fauzia, Faiz Azmi Zarkasyi Bambang Sulistyo Chandra Sukrisna Choirunnisa, Akasyah Kunthum Choliq, Idham Dedi Dedi Defi Firmansah Defitriani, Karina Dendi, Dendi Dewi Karyati, Dewi Egi Nurholis Elmi Tri Yuliandari Endah Hendarwati, Endah Euis Riska Sari Fadil, Muhammad Abdul Fadilah Fadilah, Fadilah Fahma Ismatullah FAJAR SETIAWAN Fata Hilman Fatkur Huda Fauzia, Fa'iz Azmi Fauzia, Nur Rista Fauzy, Ahmad Ali Fery Efendi, Junaidi Firdaus, Akhlis Nastainul Firdaus, Satria Miftahul Fitri Kurniati, Fitri Fuad, Hilmi Ghaida, Regina Gina, Ahmad Al Qodril Gustiaji, Gaung Rizki Hanafri, Muhammad Iqbal Herminarto Sofyan Heryanto, Agus Holy Ichda Wahyuni Hutabarat, Zuhri Saputra Ichda Wahyuni, Holy Ilham Nopida, Tio Iqlima Nurfadhila Aulia Irfan Islami, Irfan Irfanul Hakim, Muhammad Fadlan Ismail, Muhammad Rifqi Nur Isnadar, Rizaldi Jailani Jailani Joko Sriyanto Julianti, M. Ramaddan Julianti, Muhammad Ramaddan Kamilah, Nadiefa Karmina, Ira Kartono Wibowo, Kartono KHOIRUL ANAM Kurniasari, Dessy Kustianingrum, Ajeng Retno Labib, Mayzia Khusnul Laili Mauliddah, Nurul Lateh, Afifi Lusi Lathifatul Qolbi M. Ihsan Dacholfany M. Munfarid M. Ridlwan, M. Maha, Marheni Br Mardianto Mardianto Marheni Br Maha Mariana, Arni Retno Moh. Al-Ahyar Mohammad Ismail Muh Barid Nizarudin Wajdi Muhammad Abdu Syakur Fadlillah Muhammad Ikrom Muhammad Zaki Munsan, Sri Dinar Muqri, Al Musadad, Nur Anwar Muttaqin, Rokhmat Nabila, Wardah Hani Nafisah, Mafazatun Nastainul Firdaus, Akhlis Neri Wijayanti Ngatma'in, Ngatma'in Ngatmain, Ngatmain Ngatma’in, Ngatma’in Nia Nuraini, Nia Nidya Fairuz Zanaya Nugroho, Wawi Setyo Nurfalah, Asep Rizwan Nurul Azizah Otong Husni Taufiq Otto Fajarianto Pamungkas, Vendi Dwi Pangestu, Satria Patriosa, Agil Pawoko, Laksono Tejo Piazul, Muhammad Fahmi Afiq Din Bin Pramanova, Intan Ardinda Pratama, Feri Dian Primadani, Eka Wahyu Priti, Priti Purnomo Purnomo Radiansyah, Ryesta Radius Setiyawan, Radius Rahayu Roisiah, Riska Rahmawati, Uci Ramdani, Soni Ratno Abidin Rauf, Alfian Nugraha Reza Zanjabila Riza Ashari Rizali, Rizki Rizky Maulana, Rizky Rochman, Abdur Rohayani, Heni Rohayani, Heny Roisiah, Riska Rahayu Rozaq, Muhammad Ilham Abdul Rumbiati Rumbiati Sabaria, Ria Saiful Anwar Sakinah, Khoirus Salsabil Retnawulan, Raden Nurul Sanjaya, Hendra Sanjaya, Sansan Sansayto, Maston Akbar Sekarningsih, Frahma Septiana, Nina Setiyowati, Arin Shoukat, Nadia SIHABUDIN, AAN ANWAR Sirait, Rosana Junita Sirumapea, Agustinus Siti Anne Barkah Nur Fauziah Slamet, Deni Sofyan, Asep Abdul Sondarika, Wulan Sudarto Sudarto Sugiman Sugiman Sujinah Sujinah Sukrisna, Chandra Suryana, Dede Ahmad Sutarman Sutarman Suwarno Suwarno Syamsul Arifin Taryana, Tatang Tati Narawati Taufik Rizki Sista Trianti Nugraheni Triono Triono Umul Lathifah Uswatun Hasanah, Siti Utama, Olga Satria Tri Veronica, Nina Vippy Dharmawan Wahono Wahono Wajdi, Muh Barid Nizarudin Wardan Suyanto Wibowo, Safrudin Wijaya, M. Febrianto Yat Rospia Brata Yeni Wijayanti Yudi Sukmayadi Yulia, Ulfa Yulyawati, Rizka Khumaira Zain, Auriza Luthfiah