p-Index From 2021 - 2026
12.935
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika) Jurnal Pengajaran MIPA Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Prima Edukasia Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Usia Dini AWLADY Jurnal Pendidikan Anak JURNAL IQRA´ Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan UNIGA MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JPI Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Dedicators Community Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Jurnal Educatio FKIP UNMA Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Journal of Innovation in Educational and Cultural Research MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Jurnal Elementaria Edukasia PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Progresif Exploration In Early Childhood Research Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Trends in Multicultural Education Publication Over a Four-Decade Period: A Bibliometric Review Roni Rodiyana; Bunyamin Maftuh; Sapriya Sapriya; Ernawulan Syaodih; Davi Sofyan
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.10254

Abstract

AbstractThe objective of this study is to systematically review academic works in the area of multicultural education. Publications were gathered using the Scopus database and a variety of bibliometric variables. The publishing mapping program VOS viewer was used to analyzing the collected data. There were 501 publications on intercultural and multicultural education that were published between 1973 to 2021. The results showed that between 1973 and 2021, the number of publications varied. With the addition of 12 publication documents, the number of publications has doubled starting in 1997. The most published documents amounted to 42 in 2020. The number of academic scientific papers published in the United States, which is recognized as the most productive nation, is 321. Constantine, M.G., of Columbia University in the United States, is the most prolific writer. With 14 publications, Columbia University in the US was the most productive university. The findings of this study imply that the main keyword is "multicultural training" which is grouped with "case conceptualization", "multicultural case conceptualization", "multicultural competency", "school psychology", and "supervision". This indicates that the topic of multicultural education is closely related to the keywords, and future researchers should investigate these keywords to have a deeper understanding of the field of multicultural education.Keywords: multicultural education, bibliometric review, publication trends, VOS viewerAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis karya akademis di bidang pendidikan multikultural. Publikasi dikumpulkan menggunakan database Scopus dan berbagai variabel bibliometrik. Program pemetaan penerbitan VOSviewer digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Ada 501 publikasi tentang pendidikan antar budaya dan multukultural yang ditemukan antara tahun 1973 hingga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara tahun 1973 hingga 2021, jumlah publikasi bervariasi. Dengan tambahan 12 dokumen publikasi jumlah publikasi menjadi dua kali lipat mulai tahun 1997. Dokumen paling banyak diterbitkan berjumlah 42 pada tahun 2020. Jumlah karya ilmiah akademik yang diterbitkan di Amerika Serikat, yang diakui sebagai negara paling produktif sebanyak 321 dokumen. Constantine, M.G., dari Universitas Columbia di Amerika Serikat, adalah penulis paling produktif. Dengan 14 publikasi, Universitas Columbia di AS adalah universitas paling produktif. Temuan penelitian ini menyiratkan bahwa kata kuncinya adalah "pelatihan multikultural", yang dikelompokkan dengan "konseptualisasi kasus", "konseptualisasi kasus multikultural", "kompetensi multikultural", "psikologi sekolah", dan "pengawasan". Hal ini menunjukkan bahwa topik pendidikan multikultural berkaitan erat dengan kata kunci yang dikemukakan, dan peneliti selanjutnya harus menyelidiki kata kunci tersebut agar memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang bidang pendidikan multikulturalKata kunci: pendidikan multikultural, tinjauan bibliometrik, tren publikasi, VOS viewer
Sustainable Awareness About Climate Change on Elementary School Pupils’ Perspective: What Wonderful Finding! Cucun Sutinah; Ari Widodo; Muslim Muslim; Ernawulan Syaodih
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 10 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.13037

Abstract

AbstractClimate change is a serious issue that has become a global problem, so it needs to be responded to and handled immediately. This study aims to obtain an overview of elementary school students' ongoing awareness of climate change. Sustainable awareness is the basis for someone to change their behavior in controlling climate change. This type of research is ex post facto with descriptive quantitative methods used in this study. The instrument for exploring sustainable awareness data is a questionnaire containing 27 statement items that integrate aspects of knowledge, attitudes, and behavior, with environmental, social, and economic dimensions. The questionnaire uses a Likert scale of 1-4, with the choices of strongly agree, agree, disagree and strongly disagree. Respondents were 467 grade 4 elementary school students in the city of Bandung, Indonesia. The questionnaire was filled out online via the Google form within one week. The data obtained was processed and analyzed descriptively quantitatively by calculating the average and percentage of each item, dimensions and aspects of sustainable awareness. The study results revealed that students have a high awareness of sustainability, especially regarding knowledge and environmental dimensions. The findings have implications for introducing students to other aspects and dimensions of sustainable awareness regarding climate change at the elementary school level.Keywords: sustainable awareness, climate change, elementary school students.AbstrakPerubahan iklim merupakan isu serius yang menjadi permasalahan global sehingga perlu direspon untuk segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kesadaran berkelanjutan siswa sekolah dasar akan perubahan iklim. Kesadaran berkelanjutan menjadi dasar untuk seseorang mengubah perilakunya dalam mengendalikan perubahan iklim. Jenis penelitian ex post facto dengan metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen untuk menggali data kesadaran berkelanjutan berupa angket yang berisi 27 item pernyataan yang merupakan integrasi aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku, dengan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Angket menggunakan skala Likert 1-4, dengan pilihan sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Responden adalah 467 siswa kelas 4 sekolah dasar di Kota Bandung, Indonesia. Pengisian angket dilaksanakan secara daring melalui google form dalam kurun waktu satu minggu. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara kuantitatif deskritptif dengan menghitung rata-rata dan persentase setiap item, dimensi, dan aspek kesadaran berkelanjutan. Hasil penelitian mengungkap bahwa siswa memiliki kesadaran berkelanjutan yang tinggi, terutama pada aspek pengetahuan dan dimensi lingkungan. Temuan berimplikasi pada pentingnya mengenalkan siswa pada aspek dan dimensi lainnya dalam konsep kesadaran berkelanjutan terkait perubahan iklim pada jenjang sekolah dasar.Kata kunci: kesadaran berkelanjutan, perubahan iklim, siswa sekolah dasar.
The Impact of the Pembina Learning Model on Elementary School Students' Understanding of Cultural Diversity Wina Dwi Puspitasari; Mubiar Agustin; Ernawulan Syaodih; Roni Rodiyana
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i1.16737

Abstract

AbstractMulticultural education is an important approach to making the spirit of Bhinneka Tunggal Ika the main foundation in elementary schools. By integrating the values of Bhinneka Tunggal Ika in learning, teachers can create a learning environment that respects differences, and forms citizens who are tolerant and respect diversity. The study aims to determine the impact of the Pembina learning model on elementary school students' understanding of cultural diversity. The research design uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The experimental group used a value inquiry-based multicultural education learning model  (Pembina), and the control group received ordinary learning. The research population was fourth-grade students in four elementary schools, while the control group was in three elementary schools. The results of the research show that the Pembina learning model provides an increase of 68.7% in providing an understanding of cultural diversity, and social and emotional skills of students. The findings show that this learning model contributes to forming characters who are more tolerant and respectful of cultural differences, as well as creating a deeper learning environment.Keywords:  Pembina learning model, understanding of cultural diversity, multicultural education.AbstrakPendidikan multikultural merupakan pendekatan penting untuk menjadikan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan utama di sekolah dasar. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam pembelajaran, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang menghargai perbedaan, membentuk warga negara yang toleran dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak model pembelajaran  Pembina terhadap pemahaman siswa sekolah dasar tentang keberagaman budaya. Desain penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran pendidikan multikultural berbasis inkuiri nilai (Pembina), dan kelompok kontrol menerima pembelajaran biasa. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di empat sekolah dasar, sedangkan kelompok kontrol di tiga sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran  Pembina memberikan peningkatan sebesar 68,7% dalam memberikan pemahaman tentang keberagaman budaya, keterampilan sosial dan emosional siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ini berkontribusi dalam membentuk karakter yang lebih toleran dan menghargai perbedaan budaya, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendalam.Kata kunci: model pembelajaran  Pembina, pemahaman keberagaman budaya, pendidikan multikultural.
Development of the Value Inquiry Learning Model to Improve Conceptual Understanding and Social Attitudes in Thematic Learning Ani Siti Anisah; Sapriya Sapriya; Kama Abdul Hakam; Ernawulan Syaodih; Nordin bin Mamat
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 12 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v12i1.18934

Abstract

AbstractSchool learning is seen as emphasizing the achievement of cognitive aspects, while affective aspects tend to be neglected. Thus causing imbalances in the formation of students' overall competence. To answer these challenges, a Value Inquiry learning model was developed that can balance cognitive and affective aspects integrated in thematic learning. This research used a modified Research & Development approach through three stages of implementation: preliminary study, model development, and model validation test. This research involved five elementary schools in Garut Regency. The instruments used included expert validation questionnaires, observation sheets, attitude questionnaires, and learning outcome tests. The limited and broad trials showed a significant increase in both concept understanding and students' social attitudes, it was shown by the results of the N-Gain analysis with an increase of 29.48% in the limited experimental class test with a low interpretation, 69.06% in the broad test phase I, 69.98% in phase II, and 70.10% in the validation test with a moderate interpretation. The effectiveness test results with a value of 0.701 which indicates that the Value Inquiry learning model is quite effective in improving students' concept understanding and social attitudes. Thus, this model is very relevant and practical to be applied.Keywords: learning models, value inquiry, social attitudes, characteristics of elementary school students.AbstrakPembelajaan di sekolah dipandang lebih menekankan pada pencapaian aspek kognitif, sementara aspek afektif cenderung terabaikan. Sehingga menyebabkan ketimpangan dalam pembentukan kompetensi utuh siswa. Untuk menjawab tantangan tersebut dikembangkan model pembelajaran Value Inquiry yang dapat menyeimbangkan aspek kognitif dan aektif yang terintegrasi dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development yang dimodifikasi melalui tiga tahap pelaksanaan: studi pendahuluan, pengembangan model, dan uji validasi model. Penelitian ini melibatkan lima sekolah dasar di Kabupaten Garut. Instrumen yang digunakan melipui angket validasi ahli, lembar observasi, angket sikap, dan tes hasil belajar. Pada uji coba terbatas dan luas menunjukkan peningkatan yang signifikan baik dalam pemahaman konsep maupun sikap sosial siswa, hal itu ditunjukkan oleh hasil analisis N-Gain dengan peningkatan sebesar 29,48% pada uji kelas eksperimen terbatas dengan interpretasi rendah, 69,06% pada uji luas tahap I, 69,98% pada tahap II, dan 70,10% pada uji validasi dengan interpretasi sedang. Hasil uji efektivitas dengan nilai 0,701 yang menunjukkan bahwa model pembelajaran Value Inquiry  cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan sikap sosial pesrta didik. Dengan demikian, model ini sangat relevan dan praktis untuk diterapkan.Kata kunci: model pembelajaran, value inquiry, sikap sosial, karakteristik siswa sekolah dasar.
Hambatan Sosial-Emosional Anak Gifted dan Strategi Pendampingan: Sebuah Systematic Literature Review Ghianda Kahlia Solihat; Ernawulan Syaodih; Nur Faizah Romadona
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2212

Abstract

Anak gifted memiliki kemampuan kognitif di atas rata-rata, namun sering disertai dengan hambatan dalam perkembangan sosial-emosional yang memerlukan pendampingan khusus sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis temuan-temuan penelitian mengenai hambatan sosial-emosional anak gifted usia dini hingga awal sekolah serta bentuk pendampingan yang dibahas dalam literatur. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan mengikuti pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan ERIC terhadap artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–April 2026 sekitar 535 teridentifikasi pada tahap awal. Hasil telaah terhadap dua belas artikel terpilih yang dianalisis secara tematik,  ditemukan dua tema utama yang relevan dengan rumusan masalah penelitian,bentuk dan karakteristik hambatan sosial-emosional yang dialami anak gifted pada masa kanak-kanak, dan peran lingkungan, khususnya keluarga dalam kaitannya dengan hambatan sosial-emosional tersebut. Penelitian ini tidak hanya memetakan bentuk hambatan sosial-emosional anak gifted, tetapi juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dan lingkungan pendidikan dalam proses identifikasi dini, pendampingan, serta pemberian dukungan sosial-emosional yang sesuai pada anak gifted usia dini, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan layanan pendidikan dan pengasuhan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak gifted.
Co-Authors - Sapriya A. Suhandi Aan Listiana Abdul Hakam Abdul Jabbar Abdullah, Khairul Hafezad Achmad Samsudin Ade Setiawan Agus Muharam Agustin, Mitha Kirana Ahmad Wahid Fudhaily Ai Tita Puspitasari Ali, Ghaisania Amanda Andi Suhandi Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah, Ani Ani Siti Anisah, Ani Siti Anisah, Ani Siti Ari Widodo Ari Widodo Ari Widodo Ari Yanto Arie Dharmawan Arie Dharmawan Arie Rakhmat Riyadi Ariesta, Freddy Widya Armelia Prakasa Aryanto, Sani Asih, Bimbi Lastri Prima Atep Sujana Awiria, Awiria Ayu Amalia AYU LESTARI Aziza, Ismi Babang Robandi Bin Mamat, Nordin Budi Iskandar Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cahya Karisma Pertiwi Cahya Karisma Pertiwi casini, Casini Chandra Chandra Chandra Chandra Citra, Aliva Cucun Sutinah Dadan Rusdiana Saputra Dadan Rusdiana Saputra Dadan Setiawan Dadan Setiawan Dariyanto, Dariyanto Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Davi Sofyan Desyanti Kemalasari Nurisman Dianasari Dinawati, Yuli Dinawati Erna Yuliana Evi Juliyani Esa Putri F Febriyanti Fadillah, Nida Nur Farhana, Husna Ghianda Kahlia Solihat Gumala, Yosi Gustiana, Asep Deni Handayani, Hany Hanfyah, Lisna Hany Handayani Hany Handayani Hany Handayani Hayati Dahlan, Tina Hayati, Lisa Kisma Heny Djoehaeni Herwina Herwina Idat Muqodas Ika Fitri Apriani Indra Suhendra Iskandar, Budi Jaenudin, Irfan Jaya, Aris Johar Permana Juwita, Resti Kama Abdulhakam Khabibur Rohman Kusmara, Eka Fitrianurddini Laili, Ilmi Nur LELI KURNIAWATI Lumbantobing, Panca Ma Arsenia C Gomez Ma Arsenia Gomez Maftuh , Bunyamin Mahardika, Karla Mahshulah, Zulma Aimmatul Mamat, Nordin bin Maulinasari, Fani Mayumi N, Ema Morrison, Richard Mubarok Somantri Mubiar Agustin Mubiar Mubiar Mubiar, Mubiar Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Mutiarasari, Airin Nana Supriatna Neni Hermita Ningtyas, Rani Kusuma Nordin Bin Mamat Nordin Bin Mamat Nunuy Nurkaeti Nur Fadillah, Nur Nur Faizah Romadona Nur Faizah Romadona Nurkholisoh, Diah Nurnaningsih A Nurul Fatonah Nurul Fatonah, Nurul Nury Yuniasih Nury Yuniasih, Nury Ocih Setiasih Pitriadi, Adi Pauji Prana Dwija Iswara Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pujianti, Tiara Puspitasari, Wina Dwi Rahayu, Alni Fitri Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Ratu Yustika Rini Risma Nuriyanti Rita Mariyana Rizki Hazazi Ali Rizkyani, Fatimah Roni Rodiyana Rosihon Anwar, Rosihon Rudianto, Apip Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Katmajaya Setiawan, Dadan Siti Nadia Herdianti siti rahmah Sofyan, Davi Solahudin, M. Nizan Sulastri, Tati Sutinah, Cucun Syahid Syahid Syahrial, Ghina Saniyah Turmudi Vina Adriany Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wahyu Sopandi Wardani, Duhita Savira Wihana, Hari Wina Dwi Puspitasari Wishfa Laeli Zakiyyah Wiwi Pratiwi Wollo, Stevanya Lucia Wety Yanto, Ari Yeni Rachmawati yohamintin, yohamintin Yosi Gumala Yulianto, Ade Zakir, Nordiana