p-Index From 2021 - 2026
16.386
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Varidika Profesi Pendidikan Dasar Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SEJ (Science Education Journal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Early Childhood Research Journal (ECRJ) Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) FONDATIA Buletin KKN Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Community Empowerment Buletin Literasi Budaya Sekolah Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Abdi Psikonomi Berkala Ilmiah Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal of Educational Sciences Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Prosiding University Research Colloquium Journal of Innovation and Research in Primary Education At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Mutiara Pendidikan TOFEDU: The Future of Education Journal Indo Green Journal Jurnal Elementaria Edukasia JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar Profesi Pendidikan Dasar Indo Green Journal Early Childhood Research Journal (ECRJ) Journal of Elementary and Secondary School (JESS) Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESIAPAN GURU KELAS SEKOLAH DASAR DALAM MENGELOLA PENDIDIKAN INKLUSIF Warastuti, Wahyu; Wiwin Kurniyanti; Yustina Neny Hastuti; Choiriyah Widyasari; Minsih, Minsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.16550

Abstract

This study aims to analyze the readiness of classroom teachers in handling children with special needs at SDN 03 Gumeng and to identify the challenges faced in implementing inclusive education. The research method used is in-depth interviews with classroom teachers and field observations to evaluate inclusive education practices. The results of the study indicate that although classroom teachers at SDN 03 Gumeng understand their roles in inclusive education, their readiness to handle children with special needs is still lacking. The main factor influencing this lack of readiness is the absence of special education teachers at the school. Field observations revealed that classroom teachers often struggle to manage children with special needs, evidenced by discriminatory attitudes, lack of individualized education program (IEP) preparation, and inappropriate evaluation techniques. The study also found that classroom teachers' attention is often divided between children with special needs and regular students, resulting in inadequate special guidance for children with special needs. Based on these findings, it is recommended that there be increased training and support for classroom teachers to overcome the challenges faced and the placement of special education teachers at the school to support the more effective implementation of inclusive education.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR Lastini, Fitri; Sri Haryanti; Minsih, Minsih; Choiriyah Widyasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.16759

Abstract

This research aims to describe learning strategy inklusif for children with special needs in elementary school classes. This study employs a qualitative approach with field research methods. The research was conducted at SD Negeri 02 Wonokeling, Jatipuro, Karanganyar. The implementation of inclusive education at SD Negeri 02 Wonokeling shows significant efforts in accommodating the needs of special needs students through adaptive learning, the role of shadow teachers, and parental involvement. However, challenges such as teacher qualifications, curriculum adaptation, government support, and infrastructure still need to be addressed. Continuous professional development for teachers is crucial to enhance the effectiveness of inclusive education. This study underscores the importance of collaboration among schools, parents, and the government to achieve quality inclusive education for all students.
Efektifitas Peran Guru dalam pendidikan Inklusi Sekolah Dasar Papua Suherman, Suherman; Kristiono, Andris; Minsih, Minsih; Widyasari, Choiriyah
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i2.259

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas peran guru dalam pendidikan inklusif di sekolah dasar di Papua, Indonesia. Sistem pendidikan di Papua menghadapi tantangan besar dalam menyediakan kesempatan yang setara bagi semua siswa, khususnya penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan metode campuran, melibatkan 200 siswa dan 10 guru dari dua sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi guru, survei siswa, dan wawancara guru, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar, keterlibatan siswa, prestasi akademik, keterampilan sosial, dan sikap terhadap inklusi setelah intervensi guru. Analisis korelasi mengungkap hubungan positif yang kuat antara peran guru dan hasil belajar siswa, dengan nilai korelasi berkisar antara 0.607 hingga 0.642, semua signifikan secara statistik (p < 0.05). Penelitian ini mengisi kesenjangan literatur tentang pendidikan inklusif di Papua dan menekankan pentingnya pelatihan serta dukungan berkelanjutan bagi guru. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan inklusif di Papua dan menunjukkan bahwa peran guru yang efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.
ANALYSIS OF KURIKULUM MERDEKA IN SEKOLAH PENGGERAK Ali Muckromin; Anam Sutopo; Yulia Maftuhah Hidayati; Choiriyah Widyasari
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i4.5445

Abstract

Education cannot be limited by space and time as Ki Hajar Dewantara said: "anyone can become a teacher and anywhere can be a class". Education will continue to experience development along with the changes or progress of the times. Since the beginning of independence until now, the curriculum in Indonesia has undergone 12 changes, the first Curriculum 1947; the second Curriculum 1952; the third Curriculum 1964; the fourth Curriculum 1968; the the fifth Curriculum 1975; the sixth curriculum CBSA 1984; the seventh Curriculum 1994; the eighth Curriculum 1999; the ninth Curriculum 2004 (CBSA); the tenth Curriculum 2006 (KTSP); the eleventh Curriculum 2013; And the twelfth “Kurikulum Merdeka” (2022). None other than the occurrence of various kinds of changes that are for the sake of realizing the goals of national education. The curriculum is also a very important organ in the body of education and has a very important role in determining the progress of education in Indonesia. This study aims to analyze the strengths and weaknesses of the “Kurikulum Merdeka” in primary drive schools, Wonosamodro District, Boyolali Regency. The method in this research is qualitative through a case study approach. The research shows the following results: there are several advantages of the “Kurikulum Merdeka” in “Sekolah Penggerak”, including: (1) Improving the quality of learning outcomes within 3 years; (2) Improving the ability and qualifications of school principals and educators; (3) Acceleration of school digitization (received 16 chromebooks); (4) Ability to act as a catalyst for change in other educational units; (5) Accelerating the achievement of Pancasila student profiles; (6) receive intensive assistance; (7) Obtaining additional budget in the form of BOS Performance for 3 years with a nominal value of Rp80,000,000,-/year. The weaknesses are (1) in terms of implementing the curriculum it cannot be fully implemented; (2) lack of human resources and an unstructured system (shortage of PAI & PJOK teachers); (3) The facilities and infrastructures that are less adequate. Pendidikan tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu seperti yang dikatakan Ki Hajar Dewantara: “Siapapun bisa menjadi guru dan dimanapun bisa menjadi kelas”. Pendidikan akan terus mengalami perkembangan seiring dengan perubahan atau kemajuan zaman. Sejak awal kemerdekaan hingga saat ini, kurikulum di Indonesia telah mengalami 12 kali perubahan, yang pertama Kurikulum 1947; Kurikulum kedua tahun 1952; Kurikulum ketiga tahun 1964; Kurikulum keempat tahun 1968; Kurikulum Kelima 1975; kurikulum keenam CBSA 1984; Kurikulum ketujuh tahun 1994; Kurikulum kedelapan tahun 1999; Kurikulum Kesembilan 2004 (CBSA); Kesepuluh Kurikulum 2006 (KTSP); Kurikulum Kesebelas 2013; Dan yang kedua belas “Kurikulum Merdeka” (2022). Tidak lain adalah terjadinya berbagai macam perubahan demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional. Kurikulum juga merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh pendidikan dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan kemajuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan kelemahan “Kurikulum Merdeka” di sekolah dasar berkendara Kecamatan Wonosamodro Kabupaten Boyolali. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut: terdapat beberapa keunggulan Kurikulum Merdeka dalam “Sekolah Penggerak”, antara lain: (1) Meningkatkan kualitas hasil pembelajaran dalam waktu 3 tahun; (2) Peningkatan kemampuan dan kualifikasi kepala sekolah dan pendidik; (3) Percepatan digitalisasi sekolah (menerima 16 chromebook); (4) Kemampuan menjadi katalisator perubahan pada satuan pendidikan lainnya; (5) Percepatan pencapaian profil pelajar Pancasila; (6) mendapat pendampingan intensif; (7) Memperoleh tambahan anggaran berupa BOS Kinerja selama 3 tahun dengan nilai nominal Rp80.000.000,-/tahun. Kelemahannya adalah (1) dari segi implementasi kurikulum belum dapat dilaksanakan secara maksimal; (2) kurangnya sumber daya manusia dan sistem yang tidak terstruktur (kekurangan guru PAI & PJOK); (3) Sarana dan prasarana yang kurang memadai.
PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN EDUTAINMENT Rafika Dian Rahmawati; Yayuk Sumarni; Roni Subagya; Choiriyah Widyasari; Ernawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.3587

Abstract

Pendidikan dasar memainkan peran penting dalam membentuk fondasi kognitif siswa, yang mencakup kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman konsep-konsep dasar. Penelitian ini mengkaji implementasi strategi pembelajaran Edutainment dalam perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Edutainment, yang merupakan gabungan dari pendidikan dan hiburan, bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan sehingga siswa dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-kritis terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Edutainment dapat meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, daya ingat dan pemahaman siswa, serta kemampuan kolaborasi dan sosialisasi. Edutainment memanfaatkan berbagai media dan teknologi, seperti video edukatif, permainan interaktif, dan aktivitas kreatif, yang terbukti efektif dalam mendukung perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Edutainment di sekolah dasar dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan, serta mendukung perkembangan kognitif siswa secara optimal.
The Effectiveness of the Shadow Teacher’s Role for Slow Learner Students in the Learning Process at Elementary School Nurjanah, Siti Nurjanah; Vitri Astuti; Pina Indah Sayekti; Choiriyah Widyasari; Minsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.364

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the shadow teacher’s role in the learning process of slow learners in elementary school. The research design used was a pretest-posttest control group design involving four fifth-grade slow learner students who were selected through purposive sampling at MI Muhammadiyah Karanganyar. The research instruments consisted of academic tests, questionnaires, and observations to measure changes in academic achievement and students' perceptions of learning through shadow teachers. The analysis results showed a significant difference between pretest and posttest scores (t = -5.10, df = 3, p = 0.015), indicating that special assistance was effective in improving students' learning outcomes. Furthermore, the questionnaire results revealed that students experienced positive changes in understanding, motivation, and confidence in learning. This study provides strong empirical support for implementing shadow teachers as an effective strategy in inclusive education for slow learner students in elementary schools.  
Pendekatan Inklusif Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Untuk Menghadapi Tantangan Abad 21 Marantika, Sefina; Fatkhurohmah, Fatkhurohmah; Imania Pratidina; Choiriyah Widyasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i3.977

Abstract

Perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial menuntut sistem pendidikan untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh sistem pendidikan saat ini adalah bagaimana memastikan semua siswa, termasuk anak berkebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas dan relevan. Tujuan Penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan inklusif dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar, dengan fokus pada strategi-strategi yang dapat membantu mereka menghadapi tantangan abad 21, Abad 21 membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah Berdasarkan pemamparan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi tantangan abad 21 ada bebrapa yang perlu diperhatikan dalam penerapan Pendidikan inklufi di Sekolah Dasar yaitu: Pertama, Prinsip dan Praktik Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar meliputi Diferensiasi Pengajaran, Kolaborasi Guru dan staff, dan Pelibatan orangtua dan staff; Kedua, Memahami tantangan abad 21 bagi Anak Berkebutuhan Khusus meliputi perkembangan teknologi, kebutuhan keterampilam abad 21, dan dinamika sosial. Ketiga, Peran teknologi dalam mendukung Pendidikan inklusif meliputi, Alat Bantu dan Perangkat Lunak Pendidikan, Alat Bantu dan Perangkat Lunak Pendidikan. Keempat, Metode Pengajaran dan Strategi Adaptif yang Efektif meliputi Universal Design for Learning (UDL), Pembelajaran Kooperatif, dan Pembelajaran Berbasis Proyek. dan Kelima, Kebijakan Pendidikan dan Dukungan Institusional meliputi Pelatihan dan Pengembangan Profesional Guru, Pembiayaan dan Sumber Daya, dan Kebijakan Anti-Diskriminasi. Pada penelitian selanjutnya, peneliti dapat secara khusus membahas tantangan ABK secara khusus dalam menghadapi tantangan abad 21.
Peran Ekstrakurikuler Drumband dalam Mengembangkan Kemampuan Musikal Anak Prasetyo, Panji; Widyasari, Choiriyah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.989

Abstract

Kemampuan musikal anak memiliki peranan penting karena dapat memperkaya berbagai aspek perkembangan yaitu pengembangan kognitif, melatih motorik halus dan kasar, meningkatkan kemampuan bahasa, meningkatkan kreativitas dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ekstrakurikuler drumband dalam meningkatkan kemampuan musikal anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah pelatih ekstra drumband dan guru pendamping ekstra serta obyek dari penelitian ini adalah anak-anak TK B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 anak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drumband memiliki perkembangan secara signifikan tentang pemahaman konsep dasar musik yaitu ritme, tempo serta ketrampilan bermain alat musik. Sedangkan anak yang tidak mengikuti ekstrakurikuler drumband memiliki kecerdasan dan kemampuan yang kurang dibidang musik dibandingkan anak-anak yang mengikuti ekstrakurikuler drumband. Penggunaan teknik pengajaran yang sistematis, seperti teknik memegang stik yang benar dan penggunaan metronom, membantu anak-anak menyesuaikan kecepatan permainan sesuai dengan tempo yang ditetapkan. Proses seleksi yang dilakukan oleh pelatih dan guru pendamping memastikan penempatan anak sesuai dengan bakat masing-masing. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kegiatan ekstrakurikuler dalam mendukung perkembangan kemampuan musikal anak usia dini.
Teacher Strategies and Student Preferences in Overcoming Disruptive Behavior of Elementary School Students Khotimah, Nur; Endang Fauziati; Choiriyah Widyasari; Minsih
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i1.54320

Abstract

The background of this study is that there are still many students who carry out disruptive activities during the learning process. Disruptive behaviour in the classroom can adversely affect the learning process and affect the performance of students, teachers, and the class as a whole. This study is aim to analyse teacher's strategies and student preferences regarding disruptive behaviour in elementary school students. This method uses a qualitative approach with a case study design. The subjects included students and teachers of grade 4 at elementary school. The data collection techniques are using observation and interviews. The data analysis techniques include data reduction, data display, and data verification. The results of this study show that the teacher's strategy in overcoming disruptive behaviour uses three approaches, namely behavioristic, cognitive, and humanistic. Student preference in dealing with disruptive behaviour lies in the problem of learning styles that must be adapted to the way teachers teach their students. This has implications going forward so that in the learning process, teachers can use a variety of learning approaches in order to minimize disruptive behaviour by students in the classroom. If disruptive behaviour is ignored, it will be difficult to overcome it later.
The Role of Youth Organizations Village in Developing Talents for Slow Learning Students Fitria Ayu Aryanti; Minsih; Choiriyah Widyasari
International Journal of Elementary Education Vol 7 No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v7i1.54860

Abstract

Talent is a special potential that exists in every child, including children in the slow learner category. It takes efforts from various parties to develop a talent from slow learner students, one of which is Youth Organizations. The purpose of this study was to analyse the role of the Village Youth Organization in developing students' talents in the slow learner category. The method in this study uses a qualitative approach, with an exploratory descriptive design. The research subjects included slow learner students, teachers, and members of Youth Organizations. Data collection techniques are using observation and interviews. Data analysis techniques include data reduction, data display, and data verification. The results of the study show that the types of talents possessed by slow learners include football, painting, and singing. The role of Youth Organizations in efforts to develop the talents of slow learner children is to facilitate every activity that is needed to develop children's potential such as empowering soccer, volleyball activities, holding painting competitions, and calling to prayer competitions. The conclusion in this study is that most of the talents of slow learner children are in sports, where developing their talents is facilitated by holding several competitions and forming a sports team.
Co-Authors A'yyun, Aisyah Qurrota Achmad Fathoni Addini, Saifuna Nur Aditama, Madya Giri Adityarini, Heppy Agustina Wahyuningsih Agustina Widianti Ahmad Ahmad Ahmad Muhibbin Aisyah Rahmah I Alfina Mutiara Diaz Fernanda Ali Muckromin Alivia, Revina Aljawad, Havida Inaya Amalia Noviasari Anam Sutopo Anatri Desstya Ar Rasyid, Yazid Fadhil Ardhiansyah, Wildhan Ardiansyah Widya Pahlevi Ardianti, Amelia Rizki Ardianzah, Erwin Argita Imanning Tyas Arifah, Ika Nur Arifah, Irma Arista, Alfina Dian Arya Dani Rushertanto Asriyanto, Amrih Mulat Arif Aulia Luthfi Dewi Pramesta Azzahra, Fathiyah Bachtiar, Faisal Yusuf Bambang Sumardjoko Bayu Kurniawan Bima Putro Wijayanto Cahyaningtyas, Alief Laela Darwanti, Asri Dewi Arum, Revina Alivia Dewi, Febriyanti Sari Dian Wahyuningsih Digna, Dea Djalal Fuadi Dwi Nur Rahma Mardiyani, Rosa Dwi Wulan Sari Early Hari Nugrahini Eko Supriyanto Eko Supriyanto Elvyna Ana Sholikah Diah Kurnia Endang Fauziati Ernawati Ernawati Faizatulfitriyah, Qonitah Fajar Setyorini, Wulan Faridawati, Lina Fatimah, Hana Fatkhurohmah, Fatkhurohmah Firdastin Ruthnia Yudiningrum, Firdastin Ruthnia Fitri Puji Rahmawati Fitria Ayu Aryanti Fitria Purnamasari Gumgum Gumilar Handayani, Arifah Hanifa Hanifah Hanifah Harsono Harsono Hartanti, Riska Harun Joko Prayitno Helzi Helzi Helzi, Helzi Hermawan, Hengki Hidayat, Nashruddin Hilyatul Millah Imania Pratidina Indah Kusuma Wardani Irma Yuliana Ismiyasari, Fatimah Nur Isnaini Budi Hastuti Jihan Fatimah, Iis Joko Setiono Junita Dwi Wardhani Kartikasari, Sri Wahyuni Kasandra, Revalina Khassani Nur Amalinda Khotimah, Nur khusnul khotimah Kinasih, K Komara, Osfir Candikia Rara Kristiono, Andris Kuspini, Sri Kusyuliarto Kusyuliarto Laili Etika R Laili Etika Rahmawati Lanjar Sri Widodo Lastini, Fitri Latif, Azminudin Lilik Mustofiyah Lutfiyanti, Tri Widya Malaya, Krisma Anugra Marantika, Sefina Markhamah Masyhudah, Musfiroh Suci Meiliawati, Amanda Mentari Deka Handayani Miftahudin MILLAH, HILYATUL Mimin Vera Dwi Priyantini Minsih Mirmanto, Nurman Moh Suryo Hardiyat Monica Wahyu Pertiwi Muliadi Murdiani, Janti Murfiah Dewi Wulandari Nafiah Nur Shofia Rohmah Nafisah, Shafa Oktavia Nina Mekalungi Nisa, Asiyah Khoirun Nisriina Amiirah Faatin Nofita Retno Sari Novia Budhiarini Darmawati Novitasari, Dyan Ikawati Nugroho, Aviandri Cahya Nugroho, Bayu Sapto Nur Aini, Kharisma Risa Nur Azizah Rohmawati Nur Hidayat Nurjanah, Alya Rifa Nurjanah, Siti Nurjanah Nurmahfudhah, Salma Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nuryati Nuryati Panji Prasetyo Pina Indah Sayekti Prilya Shanty Andrianie Pristi, Eka Destriyanto Purnamasari, Fitria Puspita Anggraini, Puspita Putri, Adelia Kurnia Putri, Revalina Qaidatiningsih, Salmarani Putri Qonitah Faizatul Fitriyah Rafika Dian Rahmawati Rasyidah Refiana Hidayah Rellive Enka Banuvita Retno Handayani Ricky Darmawan Riky Bagus Permadi Rini Budiwati Rini Fatmawati Rohati, Feri Mamae Rohmah, Nanda Dwi Roni Subagya Ruslan, Safa Hanna Sabar Narimo Sabillatul Azizah Sakinah, Nadia Lia Salahuddin Salahuddin salamah salamah Salma Zhafirah Yasri Saputri, Aulia Indah Saputri, Lutfiana Ramadhania Saputri, Mona Monica Diky Sari, Novia Putri Mayang Septianingsih, Mia Aris Setiaji, Calista Amalia Shofia Rohmah, Nafiah Nur Sholeha, Vera Siti Aminuriyah Siti Marpuah Siti Uswatun Hasanah Siti Zuhriah Ariatmi Siti Zuriah Ariatmi Sri Haryanti Sri Katoningsih Sri Slamet Sri Suparti Sri Untari Sri Wahyuni Sri Widati Suherman, Suherman Sukartono Sukartono Sukartono Sularsih Sumardiani, Pety Sunaryo, Ilham SUPRIYONO Susanto, Ahsanul Huda Syaadah, Himatus Tahang, Heriyanti Tatang Herman, Tatang Tazkiyatunnafs Elhawwa Tiara Aprilia Dewi Tiara Dwi Rahma To Zahra Asegaf, Fatimah Tri Asmawulan Tri Widawati Ulfa Fauzizah Umar Seno Umi Nurhayati, Umi Untari, Dyah Tri Utami, Fajar Sri Utami, Trias Utsman, Arif Vitri Astuti Wahyu Nurul Mubarokah Warastuti, Wahyu Wardani, Alfina Oktavia Wardani, Indah Kusuma Widawati, Tri Widhyanti, Nugraheni Dwi Widodo, Lanjar Sri Widyastuti Widyastuti Widyawati, Yenny Wihida, Refianti Wisnu Sri Hertinjung wiwin kurniyanti Wulandari, Desi Tri Wulansari, Fauziah Yayuk Sumarni Yulia Maftuhah Hidayati Yumi Zakiyah Yuni Yati Yusrika Firda Isnaini Yustina Neny Hastuti yustri mindaryani, yustri Zaenal Abidin Zainuddin, Almuntaqo Zunan Azis