Articles
Beyond Engagement: Rethinking Media Effects in an Era of Infinite Feeds
Handoko, Handoko
Journal of Digital Sociohumanities Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jds.2.1.i-v.2025
Infinite feeds have conditioned us to think of engagement metrics — such as clicks, views, and watch time — as a shorthand for media efficacy. But participation is a behavioral proxy, not a societal endpoint. This editorial review reframes a media effects research agenda in terms more suitable for exposure–experience–effect and further proposes a pragmatic approach that incorporates equity and public value, in addition to impact. (1) situate engagement in historical and recent effects lines of thinking, (2) diagnose methodological and ethical limitations to a focus on one’s audience as a measurable object, (3) offer an alternative triad of measurement–mechanism–meaningful change and a four-family schema for outcomes including informational quality, personal well-being, civic capacity, and cultural agency; (4) provide mixed-methods designs along with subgroup approaches for causal inference and distributional harms; and (5) translate the rethinking into checklists for authors, reviewers, and designers. We contend that the role of media-effects research is to inform us about what changes, for whom, and at what cost, not just how long attention can be held. The article concludes with standards and statements that can be adopted directly into editorials.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Media Visual Word Search Puzzle Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Sani, Aisyah Mutiara;
Khairani, Fadilah;
Handoko, Handoko;
Surahman, Maman
JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2024): JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jmmp.v12.i1.2024.04
Masalah dalam penelitian adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis adanya pengaruh dan perbedaan yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran teams games tournament berbantuan media visual word search puzzle terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan jenis metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu non-equivalent control group design.Sampel dalam penelitian peserta didik kelas V dengan jumlah 17 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa fhitung=15,66 ≥ ftabel=4,54. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran teams games tournament berbantuan media visual word search puzzle terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia.Keywords: learning results, media word search puzzle, model teams games tournament DOI: 10.23960/jmmp .v12.i1.2024.04
SISTEM AGRIBISNIS TALAS BOGOR (Colocasia esculenta L.) SERTA KONTRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA SEBOKOR KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN
Handoko, Handoko;
Abubakar, Rafeah
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/jsct.v12i2.7752
ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the Bogor Taro Agribusiness System in Sebokor Village, Air Kumbang District in Banyuasin Regency and also to find out how big the contribution of Bogor taro farming to family income in Sebokor Village, Air Kumbang District, Banyuasin Regency. Data collection methods are interview observations and documentation. Data collection techniques are carried out by sharing the results of statements that have been made in the form of questionnaires to Bogor taro farmers in Sebokor Village, Air Kumbang District as respondents in the study. This study uses primary data obtained from the process of filling out the questionnaire statements and the analytical technique used is qualitative analysis techniques. The results of this study note that the Bogor taro agribusiness system in Sebokor Village includes 1. Subsystem for Procurement of agricultural infrastructure and facilities. 2. Farming subsystem. The average income obtained by Bogor taro farmers in this study is Rp. 18,666,250.,/Lg/Mt/ the planting period is 7 months and the contribution of Bogor taro business income to family income is 40.7%.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Agribisnis Talas Bogor di Desa Sebokor Kecamatan Air Kumbang di Kabupaten Banyuasin dan serta untuk mengetahui Berapa besar kontribusi usahatani talas bogor terhadap pendapatan Keluarga di Desa Sebokor Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Metode pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi, Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membagikan hasil pernyataan yang telah dibuat dalam bentuk kuisioner kepada petani talas bogor di Desa Sebokor Kecamatan Air Kumbang sebagai responden dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari proses pengisian pernyataan kuisioner dan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisa Kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa sistem agribisnis talas bogor di Desa Sebokor meliputi 1. Subsistem Pengadaan prasarana dan sarana pertanian. 2. Subsistem usahatani. Rata-rata pendapatan yang diperoleh petani talas bogor dalam penelitian ini yakni sebesar Rp. 18.666.250.,/Lg/Mt/ masa tanam selama 7 bulan dan besarnya kontribusi pendapatan usahaani talas bogor terhadap pendapatan keluarga sebesar 40,7%.
Sistem Manajemen Administrasi Dan Pengadaan Obat Di Klinik Budhi Pratama
Handoko, Handoko
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): SEMNAS RISTEK 2021
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/semnasristek.v5i1.4889
Permasalahan yang terdapat di Klinik Budhi Pratama ini kesulitannya admin dalam pencatatan proses pengadaan serta penjualan obat karena masih menggunakan sistem manual serta menjadi lambatnya proses pelaporan yang akan diberikan kepada Pimpinan Klinik. Dengan hal tersebut menjadikan sulitnya mengetahui stok obat yang ada saat ini dari proses mendapatkan obat dari pihak supplier hingga penjualan obat kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sistem aplikasi pengadaan obat yangdiharapkan mempermudah dalam mengolah stok obat, data pemesanan, data penjualan obat yang ada di Klinik Budhi Pratama, agar pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem aplikasi administrasi dan pengadaan obat ini adalah Grounded Research Dimana dalam membangun sistem ini digunakan alat bantu Perancangan Sistem yaitu Diagram Aliran Data (DAD), Konteks, Nol Dan Rinci serta menggunankan bahasa pemrograman Java dengan Netbeans dan Database MYSQL menggunakan Xampp. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan di Klinik Budhi Pratama dengan ada nya sistem aplikasi pengadaan obat menggantikan sistem yang lama, kinerja pegawai saat ini menjadi lebih efektif dan efisien. Admin tidak perlu melakukan penginputan stok barang maupun penjualan secara manual, karena sistem aplikasi penjualan menyediakan form penginputan data obat dan data penjualan dimana data tersebut ada jumlah stok dan akan berkurang secara otomatis oleh sistem ketika pasienmelakukan pemesanan obat.
ENHANCING STUDENTS' UNDERSTANDING OF CONFLICT MANAGEMENT STYLES IN THE RAILWAY SECTOR
Prasetiyo, Alfian Yuda;
Churniawan, Erifendi;
Handoko, Handoko;
Kurniawan, Safrudin
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37367/jpm.v5i2.484
This community service activity, conducted in the form of technical training, aims to enhance students' understanding of various conflict management styles possessed by each individual. In this activity, participants are given the opportunity to identify the conflict management styles they use in dealing with different situations. Once participants understand their respective conflict management styles, the speakers provide an in-depth explanation of the advantages and disadvantages of each style. Additionally, participants are given insights into strategies that can be applied to effectively manage conflicts based on their conflict management styles. This activity was attended by 118 participants from the railway sector. Its implementation consists of three main stages. The first stage is a pre-test aimed at identifying participants’ initial understanding of conflict management styles. The second stage involves measuring each participant’s conflict management style using the Rahim Organizational Conflict Inventory II (ROCI-II), a valid and reliable instrument for categorizing individual conflict management styles. The third stage is the material delivery session, which focuses on a deeper understanding of the characteristics, advantages, and limitations of each conflict management style. Based on the measurement results, it was found that the majority of participants, specifically 97.5%, tend to use the collaborating conflict management style, which emphasizes cooperation and finding mutually beneficial solutions. Meanwhile, 2.5% of participants exhibit a tendency to use the avoiding conflict management style, characterized by efforts to evade conflicts in certain situations. These findings provide an overview of students’ preferences in handling conflicts and serve as a foundation for developing strategies to improve conflict management skills more effectively in the future.
EVALUASI WEBSITE CARMUDI.CO.ID DAN MOMOBIL.ID DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEBUSE
Handoko, Handoko;
Joosten, Joosten
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Publikasi Artikel ZONAsi: Periode Mei 2024
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/zn.v6i2.15573
Carmudi.co.id sudah dikenal sebagai situs yang menawarkan jasa transaksi kendaraan dalam kondisi baru maupun bekas. Carmudi.co.id didirikan pada tahun 2013 di Berlin, Jerman oleh Stefan Haubold dan mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2014. Berada pada lini bisnis yang sejenis dengan Carmudi.co.id, Momobil.id juga menawarkan transaksi mobil baik dalam kondisi baru maupun bekas yang siap dijual. Dengan berada di bawah naungan Adira Finance yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang leasing, Momobil.id mulai dirilis sejak bulan Juni tahun 2017. Pada umumnya sebuah website dapat diukur keberhasilan pengembangannya berdasarkan aspek usability. Usability menekankan bagaimana pengguna dapat mempelajari, memahami dan menggunakan sebuah website untuk mencapai tujuannya dan seberapa puas mereka terhadap penggunaannya. Metode ini dipilih karena dapat digunakan untuk membantu mengevalui dan menemukan permasalahan dari aspek usability yang baik maupun buruk dari sebuah website. Metode ini dinilai cocok dalam mengurangi permasalahan. Metode ini memiliki 4 (empat) kriteria penilaian yang dapat mengevaluasi usability website yang selanjutnya digunakan untuk mengevaluasi website Carmudi.co.id dan website Momobil.id. Dari hasil analisis pada kategori usability pada variabel Content, Organization & Readability dan variabel Navigation and Links berada pada level Good. Sedangkan level usability untuk variabel Desain User Interface dapat dikatakan berada pada level Bad. Level usability untuk variabel Performance and Effectiveness berada pada level Moderate.
The Influence of EMU Driver Education and Training on Train Driver Competency Indonesian High Speed Rail “Whoosh”
Handoko, Handoko;
Atik Siti Kuswati;
Nanda Ahda Imron;
prasetiyo, Alfian yuda
Journal of Railway Transportation and Technology Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37367/jrtt.v3i1.36
The Jakarta Bandung High Speed Train is a mass transportation that is a long-term permanent solution that is expected to overcome road traffic congestion on urban roads and roads to Bandung, two areas that are projected in the future to become megapolitan areas, roads in the surrounding area, reduce carbon emissions and air pollution, as well as effective steps to shift private vehicle users to mass transportation effectively (Ministry of Transportation, 2022). In order to increase the competence of the crew of fast train railway facilities, PT Kereta Cepat Indonesia China (PT.KCIC) in collaboration with the Indonesian Railway Polytechnic in Madiun organized EMU Driver education and training. The following is the number of EMU Driver education and training participants who do not yet have a certificate of competence for the crew of fast train railway facilities. While the questionnaire results on the Railway Suggestion crew competency variable are also dominated by answers agreeing or with an average of 82.99%. With these results it can be interpreted that after attending EMU Driver education and training affects the Competence of the Railway Facilities Crew where the results of the regression analysis obtained Y21.323 + 0.412. The intercept value is 21,323 which means that without the X variable, the competence of the crew of the railway facilities remains the value, namely 21,323. The t test data has a t count of 5.821 while the t table at the 5% level for 32 respondents is 2.014. Because t count t table then Ho is rejected and Ha is accepted. with a significance value of 0.000 (0.0000.05) This can be interpreted that EMU Driver education and training has a positive and significant effect on the competence of the crew of railway facilities.
Simulasi Penanganan Keadaan Darurat pada Perlintasan Sebidang di JPL Kota Cilegon
Handoko, Handoko;
Churniawan, Erifendy;
Riyanta, Wawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/locus.v1i8.287
Keadaan darurat di perlintasan sebidang merupakan kejadian yang tidak normal dimana keadaan ini terjadi secaratiba-tiba kondis i darurat ini dapat menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa dan properti. Pada perlintasan sebidang berpotensi menjadikan perlintasan sebidang sebagai titik rawan kecelakaan. Pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pengendalian lalulintas diruas jalan pada lokasi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api dilakukan oleh direktur Jenderal Perkeretaapian, Gubernur, Bupati/walikota, sesuai dengan kewenangannya. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Antara Jalur Kereta Apidengan Jalan. Perlintasan sebidang adalah perpotongan antara jalan dengan jalur kereta api. Tingginya instensitas perjalanan kereta api dan lalu lintas jalan raya berkaitan dengan jalan rel kereta api sehingga terjadi persinggungan antara pengguna jalan raya dengan kereta api yang berpotensi terjadinya titik rawan kecelakaan. Tidak pernah dilakukannya simulasi keterampilan penjaga perlintasan terkait penanganan keadaan darurat di perlintasan sebidang menjadi dasar untuk dijadikan program simulasiini. Simulasi penanganan keaadaan darurat ini ditujukan kepada penjaga jalan lintasan (PJL) agar dapat mengantisipasi dan menangani ketika terjadi keadaan darurat di pintu perlintasan diantaranya sikap atau tindakan PJL apabila menghadapi kerusakan peralatan keselamatan perlintasan sebidang maupun gangguan dari kendaraan yang melintas pada perlintasan sebidang. Beberapa hal yang disampaikan kepada PJL diantaranya adalah beberapa contoh kasus jika dalam kondisi bahaya, resiko apa yang terjadi dan tindakan darurat apa yang harus dilakukan. Dengan dilakukan simulasi penanganan keadaan darurat ini maka PJL dapat mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan pada saat terjadinya keadaan darurat.
Perancangan Artificial Intelligence Dalam Bisnis Layanan Spesialis Gurah Mesin Mobil
Hariadi, Eko;
Rosyidi, Afnan;
Handoko, Handoko
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8818
Layanan Spesialis Gurah Mesin Mobil merupakan layanan jasa usaha membersihkan kerak dalam lubang piston tanpa membongkar mesin dengan cairan carbon cleaner. Banyak pengguna kendaraan motor dan mobil yang sering mengeluhkan performa kendaraannya semakin turun seperti tenaga yang tidak maksimal, tarikan turun, tarikan pada gas semakin berat sehingga membuat getaran pada mesin menjadi kasar. Untuk dapat menjangkau lebih banyak pelanggan serta memperluas memerlukan informasi melalui website sebagai sarana informasi pemasaran sekaligus promosi, maka diperlukan selain aplikasi whatsapp juga ditambahkan chatbot yang bisa menjawab pertanyaan secara cepat dengan system Artificial Intelegence. Chatbot artinya didefinisikan sebagai sebuah program komputer berbasis AI (Artificial Intelligence), alias robot virtual yang dapat mensimulasikan percakapan layaknya manusia. Teknologi ini juga dikenal sebagai asisten digital yang dapat memahami serta memproses permintaan pengguna, dan memberikan jawaban yang relevan dengan cepat. Itulah mengapa istilah ini dikenal dengan sebutan “bot”. Website dapat meningkatkan omset penjualan jasa atau layanan home service yang mereka miliki untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi serta dapat meminimalkan biaya-biaya operasional iklan dan biaya secara fisik. Metode yang digunakan dalam perancangan Chatbot berbasis web ini adalah siklus hidup pengembangan sistem atau yang biasa disebut System Development Life Cycle (SDLC). SDLC mempunyai beberapa tahapan yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, ujicoba, dan pemeliharaan. Website ini memberikan informasi baik terhadap pelanggan maupun masyarakat umum dalam memperoleh informasi yang jelas langsung dari chatbot sehingga mampu memberikan jawaban yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dengan ujicoba beberapa pertanyaan yang diberikan maka chatbot mampu menjawabnya sesuai dengan perintah yang dimasukkan. Bila ada yang kurang sesuai jawabannya maka masih diperlukan penambahan pertanyaan dan jawaban yang tepat. Abstrak merupakan ringkasan singkat dari makalah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama penelitian, solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan penelitian serta hasil penelitian yang bisa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan penelitian.
Contribution of Post-Pandemic Transformational Leadership towards Learning Loss
Rini, Riswanti;
Riswandi, Riswandi;
Izzatika, Amrina;
Ningtyas, Ika Wulandari Utami;
Azizah, Alif Luthvi;
Handoko, Handoko
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Post-pandemic Transformational leadership on Learning Loss Quality of Education. Objectives: The main problem of the research is a learning loss. The research aims to determine the effect of principal’s transformational leadership to solve learning loss problem. Methods: The research type was a quantitative. The population in this study was 1997 state junior high school teachers in Bandar Lampung. This research uses cluster random sampling with a total sample of 226 teachers. The data collection technique used questionnaire with a likert scale. The data were analyzed by using Pearson's Moment Product, Coefficient Correlation Pearson in SPSS and Kolmogorof Smirnov test. Findings: The results showed that each variable of transformational leadership could solve the problem of learning loss with a positive effect by 9,7%, while 90.3% was influenced by other unexamined variables. Conclusion: There was a positive effect of principal’s transformational leadership to solve learning loss problem. Keywords: principal’s transformational leadership, quality of education, learning loss.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v13.i2.202331