p-Index From 2021 - 2026
13.536
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Legalitas Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-'Adalah Jurnal KALAM Analisis: Jurnal Studi Keislaman Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Pranata Hukum Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Ijtimaiyya Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya INFORMAL: Informatics Journal Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Proceeding SENDI_U Jurnal Rekayasa Mesin Fountain of Informatics Journal JURNAL MAHKAMAH AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Mesin Konvergensi Distribusi JMM UNRAM (Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram) Jurnal Ilmu Hukum The Juris Nizham Journal of Islamic Studies Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Valid Jurnal Ilmiah Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (SIMIKA) Jurnal Ilmu Hukum KYADIREN Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan ADHKI: Journal of Islamic Family Law KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH Target : Jurnal Manajemen Bisnis Istinbath : Jurnal Hukum Journal of Islamic Law Syaksia : Jurnal Hukum Perdata Islam SOLID Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Jurnal Studi Islam Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Bulletin of Community Engagement JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law AS-SIYASI JOURNAL OF CONSTITUTIONAL LAW USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Smart: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah Business Management al-Mawarid Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH) Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Open Community Service Journal International Journal of Community Engagement Payungi Eduvest - Journal of Universal Studies JUDGE: Jurnal Hukum Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Mu'amalah : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik Riwayat: Educational Journal of History and Humanities MILRev: Metro Islamic Law Review Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Media Hukum Indonesia (MHI) Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial AL-UKHWAH Economics Development Analysis Journal At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Journal of Islamic Mubādalah Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah "Indonesian Journal of Devotion and Empowerment (IJDE) " Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi Proceedings of Jogjakarta Communication Conference (JCC) Jurnal Bahasa Rupa SAIBUMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Kontroversi Tradisi Shotel Dalam Perkawinan Masyarakat Adat Jawa Putri, Novia Dwi; Nur, Efa Rodiah; Hermanto, Agus
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v4i1.13746

Abstract

Tradisi Shotel adalah tradisi yang melarang menikahi wanita yang salah satu orang tuanya sudah meninggal dunia. Tradisi ini telah menempatkan perempuan sebagai pihak yang mengalami kerugian. Padahal ketentua hukum Islam dan hukum positif tidak ada larangan pernikahan antara laki-laki dengan perempuan yang salah satu orang tuanya sudah meninggal dunia. Penelitian ini fokus pada isu tentang kontroversi tradisi shotel yang dilihat dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan sumber data utama yaitu data primer. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan analisa dengen mengunakan deskriptif analitik. Tradisi shotel, dari segi hukum Islam dipandang sebagai urf fasid dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum positif. Masyarakat sebaiknya meninggal tradisi, selain karena bertentangan dengan hukum Islam dan hukum positif juga merugikan pihak perempuan
Monogami dalam Tinjauan Mubadalah Nur, Hanif Al-fauzi; Hermanto, Agus; Zaelani, Abdul Qodir
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v3i2.14281

Abstract

Abstrak : Artikel ini membahas monogami sebagai sebuah asas dalam perkawinan dari konsep mubadalah . Pada asas perkawinan monogami dijelaskan bahwa asas ini merupakan sebuah cara untuk mencapai tujuan pernikahan yaitu menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, dan sebagai cara untuk mencegah dampak buruk yang dapat merusak hubungan rumah tangga yang telah dibangun. Adapun permasalah yang diangkat adalah mengenai pengertian asas monogami, dan bagaimana penerapan asas monogami dalam perpsektif mubadalah. Adapun jenis penelitian ini adalah library research atau studi pustaka dengan menggunakan teknik deskriptis analisis. Sumber primer dalam penelitian ini adalah dari Qiraah Mubadalah  dan juga dari sumber-sumber yang dapat mendukung dalam pembahasan ini, sedangkan data sekunder disesuaikan dengan kebutuhan dari penelitian, baik berupa buku, jurnal, dan dokumen tertulis lainnya. Hasil dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa asas monogami adalah sebuah asas yang hanya memperbolehkan satu lelaki hanya memiliki satu wanita sebagai isterinya, dan juga sebaliknya. Penerapan monogami dalam konsep mubadalah  bahwa ayat yang menjelaskan mengenai poligami hanya diperkenankan pada kondisi sosial tertentu, yang mana pada ayat tersebut pada dasarnya menjelaskan mengenai keadilan dan juga agar tidak bersikap semena-mena terhadap para isteri dan lebih baik mempertahankan pernikahan monogami dan menjauhi poligami, hal ini guna untuk menghindari kemudhorotan yang akan terjadi dari dampak poligami, dan juga untuk menghindari rusaknya rumah tangga yang telah dibangun. 
Peran dan Kedudukan Mediasi di Pengadilan Agama Hermanto, Agus; Hidayat, Iman Nur; Hadaiyatullah, Syeh Sarip
As-Siyasi: Journal of Constitutional Law Vol. 1 No. 2 (2021): As-Siyasi: Journal of Constitutional Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as-siyasi.v1i2.11292

Abstract

Mediation is a Religious Court facility in the context of resolving disputes outside the court, however, it is often found that the phenomenon of cases that have not been completed from the handling of mediation is often found. What is interesting to study is, what is the role and position of mediation in the religious courts? This paper aims to describe and analyze the role and position of mediation in the religious court environment, with this type of qualitative research in the form of library research, this study aims to examine in depth matters relating to the role and position of mediation in the religious courts environment. The conclusion in this study is that the mediation process has so far been carried out by the court with the position of the judge as a mediator, while the judge is the main role as well as the policy maker, so it becomes a very difficult task to be able to resolve cases outside the court, plus that a case that has been entered in to in court are cases that have been screened through family, community and even customary approaches, and have not been thoroughly visited which then refer to court.
Problematika Implementasi Kebijakan Kota Bandar Lampung dalam Mewujudkan Ketentraman dan Ketertiban Umum: Perspektif Siyasah Dusturiyah Hutasuhut, Ullynta Mona; Zuhraini, Zuhraini; Hermanto, Agus; Triono, Triono
As-Siyasi: Journal of Constitutional Law Vol. 2 No. 2 (2022): As-Siyasi: Journal of Constitutional Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as-siyasi.v2i2.12961

Abstract

The local government of Bandar Lampung City has enacted Regional Regulation Number 1 of 2018 on Community Harmony and Public Order with the aim of creating a peaceful and orderly environment, especially for the people of Bandar Lampung. The government faces numerous challenges in addressing societal issues, such as the presence of informal businesses or street vendors (PKL) that disrupt public order, comfort, and the city's aesthetics. These vendors use public spaces like sidewalks meant for pedestrians, parking areas, and roadside areas for their businesses, causing disorder, traffic congestion, and littering due to waste disposal. This research is descriptive in nature, using qualitative methods. The findings indicate that the government has not been able to establish firm policies for implementing sanctions and providing guidance to the community and street vendors to achieve benefits without causing harm to any party. Therefore, the effectiveness of implementing Regional Regulation Number 1 of 2018 on Community Harmony and Public Order in Bandar Lampung City can be observed as functioning well. From a siyāsah dusturiyyāh perspective, the government has not been able to formulate clear policies to achieve benefits without causing harm to any party, as explained in the fiqh principles that all matters concerning the Muslim community should lead to what is good.
COMPARATIVE STUDY ON MARRIAGE PROMISES IN INDONESIA AND JORDAN IN OVERVIEW OF MASLAHAT Bunyamin, Mahmudin; Hermanto, Agus; Hidayat, Iman Nur
SMART: Journal of Sharia, Traditon, and Modernity Vol. 1 No. 1 June (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/smart.v1i1.10990

Abstract

The development of Islamic family law (al-Ahwal al-Syakhshiyah) in modern Islamic countries can be said to be a new format that accommodates the ideas of reforming Islamic law thought, including the position of marriage vows. The new thing in family law can be seen from the transition from fiqh law to positive law in the form of legislation in Muslim countries. Indonesia and Jordan, are one of the few Muslim countries that legalize marriage vows in legislation. The problem is how the form of marriage vows legislation in each of these countries. This study aims to determine the philosophical meaning and model of its renewal in each of these countries. The concept of maslahat that is applied in the legislation on marriage vows in Indonesia and Jordan is the concept of achieving a goal of Islamic law itself,  to achieve a legal benefit and reject harm or with the principle of preserving an existing law or rule that is considered good, and developing it by law, or more beneficial rules. The formation of marriage vows legislation in Indonesia and Jordan cannot be separated from the local wisdom possessed by each of these countries, so that the concept of maslahat applied in marriage covenant legislation in each country has its own characteristics, each country makes taklik talak a promise. marriage that must be obeyed by both parties.Keywords: Comparative, Marriage Promise, Indonesia, Jordan
Komodifikasi Ketiak dalam Pesan Deodoran Pada Iklan TV Komersial melalui pendekatan Brand Positioning Hermanto, Agus; Adawiyah, Sa’diyah El; Haryati, Farida; Idris, Indriyani; Septichia, Charrisa
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i2.9556

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada tahun 2023 dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis konstruktivis. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan 6 materi pesan iklan TV deodoran dari beragam brand ternama dan studi pustaka. Melakukan analisis satu persatu setiap frame dan durasi iklan serta menyeleksi dan mengelompokkan yang sesuai dengan fokus penelitian untuk penyajian data. Menggunakan triangulasi sumber (data), berupa dokumen dan arsip dalam proses analisisnya. Didapat kesimpulan bahwa ketiak sebagai visual kunci dalam pesan iklan TV yang menjadi alat tranformasi nilai melalui reproduksi kreatif tentang realitas dari keterkaitan antara ketiak dengan deodorant. Ditanamkan pengiklan kedalam pikiran konsumen dari realitas ekspresi pasar sasaran, implementasi dalam pengalihan nilai, dimensi dalam memberikan perbedaan nilai, signifikansi siasat dalam melahirkan nilai, kunci bagi pemeliharaan nilai dan sensasi nilai sebagai alat pemasaran bagi terciptanya keuntungan.
PERCERAIAN SEBAGAI UPAYA EMERGENCY EXIT DALAM TINJAUAN SADD AL DZARIAH Teresa, Teresa; Zaelani, Abdul Qodir; Hermanto, Agus
ADHKI: JOURNAL OF ISLAMIC FAMILY LAW Vol. 4 No. 1 (2022): ADHKI: Journal of Islamic Family Law
Publisher : Indonesian Association of Islamic Family Law Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37876/adhki.v4i1.105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang melatarbelakangi terjadinya perceraian, dampak dari percerain tersebut kemudian upaya apa saja yang dilakukan  untuk mencegah terjadinya perceraian sehingga angka perceraian tidak meningkat. Tujuan perkawinan dalam UU Perkawinan adalah membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal, sehingga seharusnya rumah tangga tersebut bisa seterusnya hingga maut yang memisahkan, jika perselisihan di dalam rumah tangga tidak dapat diselsaikan maka akan menjadi pemicu dalam percerain, Penelitian ini merupakan kajian pustaka, jenis penelitian kualitatif menggunakan pendekatan sadd al dzariah. Hasil penelitian ini adalah faktor yang melatarbelakangi perceraian ada 13 faktor terdapat pasal 116 Kompilasi Hukum Islam (KHI), banyak dampak dari perceraian bukan hanya pada suami dan isteri tetapi kepada anak-anak dari hasil pernikahan mulai dari perkembangan juga pendidikan anak, berbagai upaya yang dilakukan mulai dari keluarga, peran pemerintah, serta masyarakat yang harus mendukung untuk mengurangi terjadinya perceraian sehingga cerai bener-benar menjadi alternatif terakhir dalam permasalahan rumah tangga apabila tidak ditemukannya jalan lagi.
Pemikiran Imam Al-Ghazali Dalam Pembaruan Hukum Islam Siroj, Muhammad Sirojudin Sidiq; Siti Nurjanah; Siti Zulaikha; Agus Hermanto
Al Aqidah (Jurnal Studi Islam) Vol. 5 No. 1 (2025): Al Aqidah (Jurnal Studi Islam)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam AL Aqidah Al Hasyimiyyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran hukum Islam mengalami dinamika seiring perubahan sosial dan zaman. Imam Al-Ghazali merupakan salah satu tokoh kunci dalam sejarah keilmuan Islam yang memberikan kontribusi signifikan dalam pembaruan hukum Islam. Ia memadukan pendekatan normatif, rasional, dan sufistik dalam melihat hukum tidak hanya sebagai perangkat legal-formal, tetapi juga sebagai sarana pembentukan moral dan spiritual individu. Melalui karya-karyanya seperti Ihya’ ‘Ulum al-Din dan al-Mustashfa, Al-Ghazali menekankan pentingnya maqashid al-shariah dan maslahah dalam proses ijtihad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari karya primer Al-Ghazali serta literatur sekunder yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dan hermeneutik. Fokus utama kajian ini adalah pada bagaimana Al-Ghazali membangun kerangka hukum Islam yang fleksibel, kontekstual, dan tetap berakar kuat pada prinsip-prinsip syariat. Pendekatannya membuka ruang bagi integrasi antara dimensi hukum, akal, dan spiritualitas, menjadikannya relevan dalam menghadapi tantangan zaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembaruan hukum menurut Al-Ghazali tidak berarti merombak tradisi, melainkan menyegarkan kembali ruh syariat agar tetap kontekstual dan aplikatif. Kritiknya terhadap formalisme fiqh dan gagasannya tentang fiqh sufistik menunjukkan arah pembaruan yang menyeluruh—yang tidak hanya menyentuh aspek lahiriah hukum, tetapi juga dimensi batiniah dan etis. Dengan demikian, pemikiran Al-Ghazali dapat menjadi fondasi penting dalam merumuskan hukum Islam yang dinamis, responsif, dan berkeadilan. Keywords: Imam Al-Ghazali, Hukum Islam, Pembaruan Hukum Islam.
Analisis Framing Media Mengenai Pemberitaan Mobil Listrik dari Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) pada Pameran di JIExpo 2024 Muhammad, R Hiru; Tambunan, Resman Muharul; Ardia, Velda; Hermanto, Agus; Amri, Allsya; Saputri, Sabrina Zulfanova
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47903

Abstract

Penelitian ini berupaya mengetahui peran media massa khususnya online dalam membingkai pemberitaan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi modern yang tidak berpolusi. Langkah ini juga mendukung upaya pemerintah yang ingin membangun industri otomotif nasional yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan model framing Pan dan Kosicki dan empat elemen framing Entman (1993). Hasil penelitian menunjukkan media onlie seperti Setneg.go.id, industri.kontan.id, dan oto.detik.com konsisten memberitakan kendaraan listrik sebagai salah satu pemberitaan mereka dengan menjelaskan aspek ekonomi, lingkungan dan teknologi. Struktur sintaksis mampu menarik perhatian publik melalui kutipan, pemilihan judul maupun headline. struktur tematik dan retoris digunakan untuk pemilihan kata yang menggugah. Praktik framing sejalan dengan agenda setting karena pemerintah maupun industri sejalan dalam membentuk opini publik melalui media massa.
REINTERPRETING MUHAMMAD ABU ZAHRAH’S THOUGHT IN THE CONTEXT OF CONTEMPORARY ISLAMIC LAW Hendriyanto, Hendriyanto; Nurjanah, Siti; Zulaikha, Siti; Hermanto, Agus
PRANATA HUKUM Vol. 20 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Law Faculty of Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/pranatahukum.v20i2.399

Abstract

This study examines two central themes in Muhammad Abu Zahrah’s thought: the key concepts of ijtihad, maqashid al-shariah, and justice in Islamic law, and their application in contemporary contexts. These concepts underpin his legal philosophy and are particularly relevant in addressing current legal challenges, such as women's rights in inheritance. The main objective is to analyze the relevance and application of Abu Zahrah’s ideas in modern Islamic legal systems. Using a descriptive qualitative approach, the study draws on primary sources from Abu Zahrah’s writings and secondary data from current literature and scholarly journals. Data collection methods include literature review, content analysis, and comparative studies with other Islamic legal thinkers. Abu Zahrah advocates for dynamic ijtihad to address contemporary issues not explicitly regulated in classical texts, asserting that Islamic law must be adaptive and socially responsive. His ideas offer an alternative to rigid interpretations, especially in areas like family law and human rights. The study finds that Abu Zahrah’s thought provides a strong framework for developing more just, relevant, and context-sensitive Islamic legal systems in the face of globalization and legal dualism in many Muslim countries.
Co-Authors A. Kumedi Ja’far Aang Kisnu Darmawan Abdillah, Naufal Abdul Qodir Zaelani Abdurrachim Abdurrachim Abdurrachim Abdurrachim Adawiyah, Sa'diyah El Adawiyah, Sa’diyah El Adi Saputra, Fahmi Adlilulhak, Adlilulhak Afif Dhia Pratama Agus Setiawan Agustina, Fitria ika Agustiyara Ahmad Syahrul Fauzi Amir Yusuf Amiruddin Kalbuadi Amirudin Kalbuadi Amri, Allsya Anang Wahyu Eko Setianto andi hermawan Andi Mardiana Paduppai Andri, Kurniawan Annis Nurfitriana Nihayah APRILIA, REZA Ari D Pasek Ari Rohmawati Arsyad, Mufid Aryadi Suwono Aryadi Suwono Avi Budi Setiawan Baiq Nadia Nirwana Baiti Sinaga, Astriana Budi Suharto Bunyamin, Mahmudin Cecep Effendi Dani Amran Hakim Darmawan, Muh. Hilman Denny Wahyudi Dewi Lestari, Cici Dharmayani, Dharmayani Dicky Andriyanto Dwi Rahmayani, Dwi Dwi Wulandari Dyah Maya Nihayah Efa Rodiah Nur Effendy, Kelvin Eladawiyah, Sa'diyah Fadhilah Medy Putra Ramadhan Farha Farha Farha, Farha Farida Haryati Farisal, Umar Fatiha Dalila Putri Fikri, Arif Firdaus, Wihda Yanuar Firmansyah, M. Syafrie Fitri Yanti Fredericho Mego Sundoro Frenki Gesit Yudha Ghina Fitriyana Habib Ismail Habib Ismail, Habib Habib, Ahmad Habibi, Mohamad Ramadan Haikal Hanif Hanif Hendriyanto Hendriyanto Hilmawati Hutasuhut, Ullynta Mona Ibrahim, Isra Dewi Kuntary Idham Idham Ihda Shofiyatun Nisa’ Iman Nur Hidayat Indah Susilawati Indriyani Idris Iskandar Syukur Istisari Bulan Lageni Iwannudin Januantoro, Ardy Jeane Talakua Jihan Agustin Kalbuadi, Amirudin Kembang, Lale Puspita Khotimatun, Siti Kisto Kisto Kridoyono, Agung Kurniawan Layali Ihyani Liky Faizal M. Dzaki Indrawan M. Faqih Hidayat M. Yasin Al Arif Maretha Azzuhriyah Marsono Marsono Marwin May Roni Meriyati Meriyati Miftahul Fahmi Moh. Mukri Moh. Mukri Mohammad Yasir Fauzi Muallim, Lucky Muchlisin Saputra Mufid Arsyad Muflihah, Yusrida Muhamad Ilham, Lukman Muhammad Fuad Mubarok Muhammad, R Hiru Mutmainah Mutmainah Nagari, Intan Kusuma Natika Audy Nihayah, Annis Nurfitriana Ningsih, Anisa Wahyu novia dwi putri Novian, Hendra Ntoma, Vanesha Naifah Nur, Hanif Al-fauzi Nurnazli Nurnazli Nurul Fadilah, Nurul Nurul fadillah, Nurul Nurwijayanti Oktaviana Purnamasari Oktaviana Purnamasari Pangestika, Maulida Dewi Pasek, Ari D Pradana, Muhammad Danang Arif Fath Prasetyo Ari Bowo, Prasetyo Ari Purnama, Ririn Julia Putri Patria Kusuma putri, novia dwi Qodir Zaelani, Abdul Qori'ah, Maria Qurniawan, M. Rizqi Indra Rachman, Mohammad Aulia Rahma, Nabilatur Rahmadi , Agyl A. Rahmadi, Dwi Joko Rahmanita Ginting Rahmat Rahmat Rakhmat, Rakhmat Rian Indranopa Rimanto, Rimanto Rini Adriani Auliana Rita Zaharah Rochmad Rochmad - Rochmad Rochmad Rohmad Rohmad, Rohmad Rohmi Yuhani’ah Rudi Santoso Rudi Santoso, Rudi Sa'diyah El Aldawiyah Safitri, Nuri Sanggita, Assya Putri Saniyah, Eluiz Yansirus Saputera, Selamet Saputri, Sabrina Zulfanova Sari, Elsa Jeni Isma Sartono, Sandra Eka Septichia, Charrisa Shidqia, Dzu Dilla Sidqon, Mochamad Sidqon, Mochammad Siroj, Muhammad Sirojudin Sidiq SITI NURJANAH Siti Nurjanah Siti Zulaikha Siti Zulaikha Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti sukri Sukri, sukri Sulastri Sulastri supria, timan Surono, Yudi Susanto, Is Syarifuddin, Iqbal Musyaffa’ Syeh Sarip Hadaiyatullah Talakua, Jeane Fransina Diana Tambunan, Resman Muharul Teresa, Teresa Tony Ahmad Husein Al Mubarok Tria Patrianti Tria Patrianti Triono Triono Tutik Tutik Utama, Aditya Nanda Velda Ardia Villiana, Charly Octa Wahyu Hardyanto Wardi, Putri Amalia Wihda Yanuar Firdaus Wrahatnala, Ery Sadewa Yudha Wulan, Vieqi Rakhma Yasin, Daffa Malhotra Yesa Aprisa Yeyen, Rezana Yozi Aulia Rahman, Yozi Aulia Yudha, Gesit Yuhani'ah, Rohmi Yuhani’ah, Rohmi Yunita Sari Yusuf Baihaqi Zaharah, Rita Zuhraini Zumaroh Zumaroh