Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Vegetasi dalam Mengurangi Risiko Pergerakan Tanah di Musim Hujan Judijanto, Loso; Suparwata, Dewa Oka
Jurnal Geosains West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v3i01.2048

Abstract

Pergerakan tanah, termasuk tanah longsor dan erosi tanah, menimbulkan risiko yang signifikan selama musim hujan, terutama di daerah dengan lereng yang curam dan curah hujan yang tinggi. Vegetasi telah dikenal luas sebagai solusi alami untuk mengurangi risiko ini dengan meningkatkan stabilitas tanah, mengurangi limpasan permukaan, dan meningkatkan penyerapan air. Studi ini melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap 33 artikel penelitian yang terindeks Scopus untuk menganalisis peran vegetasi dalam mencegah gerakan tanah. Temuan menunjukkan bahwa pohon berakar dalam (misalnya, Akasia, Eucalyptus), semak belukar (misalnya, rumput Vetiver, Bambu), dan tanaman penutup tanah (misalnya, rumput Napier) berkontribusi pada penguatan tanah dan pengendalian erosi melalui mekanisme mekanis dan hidrologi. Namun, efektivitas stabilisasi berbasis vegetasi bervariasi berdasarkan kondisi tanah, iklim, dan spesies tanaman. Studi ini juga menyoroti tantangan utama, termasuk waktu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, kebutuhan pemeliharaan, dan keterbatasan tanah. Untuk meningkatkan efektivitas vegetasi dalam mengurangi pergerakan tanah, solusi rekayasa bioteknologi yang mengintegrasikan solusi rekayasa bioteknologi, seperti vegetasi yang diperkuat secara geografis dan sistem drainase, direkomendasikan. Penelitian di masa depan harus berfokus pada pemantauan jangka panjang, evaluasi spesifik spesies, dan strategi adaptasi perubahan iklim.
Penggunaan Sumber Daya Terbarukan dalam Bentuk Implementasi Praktik Pertanian Berkelanjutan Judijanto, Loso; Hazmi, Muhammad; Harsono, Iwan; Suparwata, Dewa Oka
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i01.943

Abstract

Pemanfaatan sumber daya terbarukan dalam praktik pertanian berkelanjutan merupakan aspek kunci dalam upaya mengatasi tantangan global terkait perubahan iklim dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik komprehensif terhadap tren dan perkembangan dalam penggunaan sumber daya terbarukan dalam praktik pertanian berkelanjutan. Data bibliometrik dari berbagai sumber penelitian, seperti Google Scholar, Web of Science, Scopus, dan PubMed, digunakan untuk mengidentifikasi tren penelitian, kolaborasi peneliti, serta potensi penelitian masa depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa topik ini semakin mendapat perhatian dalam literatur ilmiah, dengan penekanan pada aspek-aspek lingkungan, sosio-ekonomi, dan geografis. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai potensi penelitian yang dapat mengarah pada pengembangan praktik pertanian berkelanjutan yang lebih efisien, terintegrasi dengan energi terbarukan, serta memperkuat ketersediaan pangan global.
Analyzing the Impact of Land Resource Dimension on Konjac (Amorphophallus onchophyllus) Yield and Land Suitability Criteria Using PLS-SEM and Boundary Line Methods In Gorontalo, Indonesia Nurdin, Nurdin; Pembengo, Wawan; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Rahman, Rival; Suparwata, Dewa Oka; Angelia, Ika Okhtora; Azis, Muhammad Arief; Arsyad, Silviana; Dude, Suyono; Zakaria, Fauzan; Bagu, Fitria S.; Apriliani, Silvana; Mokoginta, Meity M.; Pade, Satriawati; Rajib, Md. Mijanur Rahman; Hakiman, Mansor
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i0.4861

Abstract

The current land suitability criteria for konjac are incomplete and fail to consider land dimensions and quality, which influence optimal yield. This research aims to develop criteria for konjac land suitability based on the dimensions, quality, and characteristics of selected land. In Gorontalo Province, Indonesia, 131 land units were surveyed to obtain data on the quality and characteristics. Selection of land dimensions, quality, and characteristics using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS). Meanwhile, the optimum yield and distinguished land suitability criteria for konjac plants using the boundary line method. The results indicated that intrinsic and extrinsic dimensions determined the new land suitability criteria. In the intrinsic dimension, land quality was assessed based on root conditions, oxygen availability, nutrient availability, nutrient retention, and sodicity. For the extrinsic dimension, land quality only comprised temperature, water availability, land preparation, and erosion hazard. Land characteristics in the intrinsic dimension consisted of soil drainage, texture, bulk density, particle density, porosity, pH, organic C, CEC, base saturation, total N, available P, and exchangeable K. For the extrinsic dimension, land characteristics included slope, soil erosion, surface rocks, and rock outcrops. The highest optimum yield of konjac was 9.17 t/ha, and the lowest was 6.69 t/ha, respectively.
KERENTANAN PANGAN DAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT LOKAL KARENA PAPARAN PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN BONE BOLANGO DAN BOLAANG MONGONDOW SELATAN: Vulnerability Of Food And Local Communities Livelihood Regarding The Exposure To Climate Change In Bone Bolango And South Bolaang Mongondow Regency Suparwata, Dewa Oka; Mokoginta, Meity Melani; Djibran, Moh. Muchlis; Ervandi, Mohamad; Koto, Arthur Gani; Nurdin; Rahman, Rival; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Fatmawati; Gomes, Lucio Marcel
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i2.632

Abstract

Variabilitas dan perubahan iklim mengakibatkan terjadinya kesenjangan pola penghidupan masyarakat khususnya dalam memproteksi ketersediaan pangan, kesehatan, jejaring sosial, dan bencana alam. Ada banyak hal yang telah direkomendasikan untuk masyarakat lokal, namun memahami pola kehidupannya sebagai bagian dari mitigasi dan adaptasi perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kerentanan penghidupan masyarakat lokal karena paparan perubahan iklim di kawasan Teluk Tomini. Penelitian menggunakan pendekatan survei yang dilaksanakan pada Agustus - Oktober 2024 di Bone Bolango Provinsi Gorontalo dan Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Sampel penelitian berjumlah 200 orang petani pada klaster komoditi pangan utama (padi dan jagung). Data penelitian dianalisis dengan analisis Livelihood Vulnerability Index-Intergovernmental Panel on Climate Change (LVI-IPCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kerentanan penghidupan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan lebih rentan dibandingkan dengan Kabupaten Bone Bolango, dengan nilai indeks LVI 0,343 (rentan) berbanding 0,294 (cukup rentan), yang ditunjukkan dari tingginya nilai indeks sub-komponen bencana alam dan keragaman iklim, kesehatan, pangan, dan sosio-demografi. Demikian juga LVI-IPCC memiliki kerentanan lebih tinggi dengan nilai indeks 0,026 berbanding -0,006 pada eksposur dan kapasitas adaptif; dan indeks ketahanan pangan Kabupaten Bone Bolango lebih tahan dibandingkan dengan Bolaang Mongondow Selatan. Meningkatnya eksposur terkait variabilitas iklim dan bencana alam yang dibarengi dengan menurunnya kapasitas adaptif masyarakat berdampak pada kerentanan pola penghidupan di Bolaang Mongondow Selatan yang terpengaruh paparan perubahan iklim. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan kapasitas adaptif sangat penting dalam mengurangi kerentanan penghidupan akibat peningkatan eksposur, olehnya pola penghidupan masyarakat lokal perlu terintegrasi strategis dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim setiap daerah di kawasan Teluk Tomini.
SWOT Analysis of the Strategy of Digital Transformation of SMEs Sihite, Mislan; Suparwata, Dewa Oka; Arafah, Muhammad Nur; Uhai, Sabalius
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v6i2.1318

Abstract

The rapid advancement of digital technologies has significantly influenced business environments, creating both opportunities and challenges for Small and Medium Enterprises (SMEs). This study aims to analyze the strategic position of SMEs in the context of digital transformation using a SWOT framework. A qualitative descriptive research method was employed, utilizing literature review and semi-structured interviews with SME owners and industry practitioners to identify key internal and external factors affecting digital adoption. The findings reveal that SMEs possess strategic strengths such as operational agility, strong customer relationships, and owner-driven decision-making that can support digital transformation initiatives. However, internal weaknesses including limited financial resources, low technological capability, and resistance to organizational change hinder implementation. External opportunities such as growing digital markets, government support programs, and accessible digital tools provide potential pathways for digital acceleration, while threats including cybersecurity risks, regulatory pressures, and increasing digital competition create strategic uncertainties. The study concludes that successful digital transformation for SMEs requires leveraging internal strengths, addressing capability gaps, capitalizing on emerging opportunities, and mitigating external risks through strategic planning. These insights provide valuable implications for SMEs, policymakers, and ecosystem actors in developing capacity-building frameworks and supportive policies to foster sustainable digital transformation.
Estimating Urban Land Surface Temperature Using Spatial Machine Learning in Gorontalo City Koto, Arthur Gani; Abas, Mohamad Ilyas; Syahrial, Syahrial; Suparwata, Dewa Oka
Jambura Geoscience Review Vol 8, No 1 (2026): Jambura Geoscience Review (JGEOSREV)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jgeosrev.v8i1.34308

Abstract

Urban expansion in tropical cities significantly alters surface thermal conditions, intensifying the urban heat island (UHI) phenomenon. This study aims to estimate and analyze the spatiotemporal dynamics of land surface temperature (LST) in Gorontalo City from 1995 to 2025 using a spatial machine learning (SML) approach based on the Random Forest (RF) algorithm. Multitemporal Landsat 5, 7, 8, and 9 images were processed in Google Earth Engine (GEE) to derive surface reflectance, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), emissivity, and brightness temperature, which were subsequently employed as predictor variables in the LST model. A total of 50 ground validation points were used to assess model performance. The RF model achieved high predictive accuracy with an R² of 0.833, RMSE of ±3.33 °C, and MAE of ±2.80 °C, outperforming conventional NDVI-based models. The long-term analysis revealed a consistent increase in LST across urbanized zones, particularly in the city center and northern districts, while areas with higher vegetation cover exhibited lower LST values. The negative correlation between NDVI and LST (R² = 0.3132) confirms the critical role of vegetation in mitigating urban thermal intensity. These findings highlight the applicability of the RF-based SML framework for accurate LST estimation and urban climate monitoring, providing a scientific basis for sustainable urban planning and green infrastructure development in tropical cities.
DOMINASI FAKTOR SOSIAL ATAS FAKTOR EKONOMI DALAM USAHATANI CABAI DI PESISIR BONEPANTAI Uloli, Fristawati; Suparwata, Dewa Oka; Mokoginta, Meity Melani; Indrianti, Merita Ayu
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22434

Abstract

Usahatani cabai di Indonesia kerap dihadapkan pada volatilitas harga dan risiko produksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan faktor ekonomi (biaya produksi dan harga jual) dan faktor sosial (pendidikan dan pengalaman) terhadap pendapatan petani cabai di wilayah pesisir Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dari 56 petani sampel dianalisis dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian mengungkap bahwa faktor ekonomi secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Sig. 0,392), mengindikasikan posisi petani sebagai price taker yang rentan distorsi pasar. Sebaliknya, faktor sosial berpengaruh positif dan sangat signifikan (Sig. 0,001) dengan koefisien elastisitas dominan sebesar 1,167. Usahatani berada pada kondisi Increasing Returns to Scale (1,400). Temuan ini menyimpulkan bahwa kapasitas manajerial dan pengalaman lebih menentukan keberhasilan ekonomi dibandingkan modal finansial. Rekomendasi kebijakan harus bergeser dari fokus subsidi fisik menuju investasi penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyuluhan intensif. Kata Kunci : Cabai, Cobb-Douglas, Faktor Ekonomi, Faktor Sosial, Pendapatan Petani
ANALISIS KELAYAKAN DAN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAGUNG (ZEA MAYS) DI DESA KOPI KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO Laiko, Rizal Susanto; Suparwata, Dewa Oka; Djibran, Moh Muchlis; Mokoginta, Meity M.
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan finansial dan kontribusi ekonomi dari agribisnis jagung di Desa Kopi, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis rasio penerimaan terhadap biaya (R/C ratio) dan Location Quotient (LQ). Data diperoleh melalui survei terhadap 41 petani jagung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R/C ratio sebesar 2,56 mengindikasikan bahwa usaha tani jagung di Desa Kopi layak secara finansial, dengan total pendapatan yang lebih besar daripada biaya produksi. Nilai LQ sebesar 1,25 menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditas unggulan di daerah tersebut, dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor seperti akses terhadap input, teknologi budidaya, dan informasi pasar mempengaruhi profitabilitas petani. Kebijakan pemerintah yang mendukung penyuluhan dan akses pembiayaan diperlukan untuk memperkuat kelayakan dan daya saing agribisnis jagung di tingkat pedesaan.  
Spatial Pattern Analysis of Schmidt–Ferguson Climate Classification in Gorontalo Province Based on Rainfall Data Gifari S Pratama; Ahmad Syamsu Rijal S; Talha Dangkua; Dewa Oka Suparwata
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14568

Abstract

Climate change has altered rainfall patterns in Indonesia; however, spatially detailed climate classification in Gorontalo Province remains limited. This study aims to identify climate patterns using the Schmidt–Ferguson method combined with spatial analysis. The novelty lies in integrating data consistency testing, quantitative Q index analysis, and GIS-based interpolation to produce spatial climate zoning. This study uses monthly rainfall data from 41 consistent observation stations (out of 48 stations) during 2015–2024, obtained from BWS Sulawesi II and BMKG. Data consistency was tested using the Double Mass Curve method, followed by calculation of the Q index and spatial interpolation using the Inverse Distance Weighting (IDW) method. Results show that rainfall data are highly consistent (R² ≈ 1). The Q index ranges from 7.6 to 119, indicating diverse climate types: very wet (A), wet (B), moderately wet (C), moderate (D), and slightly dry (E). Spatially, wet climates dominate mountainous areas, while relatively drier conditions occur in coastal regions. These findings are applicable for crop calendar planning, irrigation management, and disaster mitigation such as flood-prone and drought-prone zoning. However, the study is limited by uneven station distribution and a 10-year observation period. In conclusion, Gorontalo Province exhibits high spatial variability of climate influenced by topography and geographic location.
Review Progres Agropolitan pada Strategi dan Trend Ekspor Jagung di Gorontalo Hendra Haipi; Dewa Oka Suparwata; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini
Student Scientific Creativity Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v4i3.6125

Abstract

. The Agropolitan Program based on corn commodities in Gorontalo Province aims to enhance agricultural productivity, improve farmers’ welfare, and strengthen the competitiveness of corn. This study examines the progress of program implementation and its impact on production, quality, export volume, and competitiveness. A quantitative approach was employed, utilizing SWOT analysis and the Revealed Comparative Advantage (RCA) method. Data were obtained from the Central Bureau of Statistics, relevant institutions, as well as limited observations and interviews.The results indicate that the Agropolitan Program has contributed positively to the expansion of harvested areas and increased corn production, particularly during the 2020–2024 period. This increase is not only evident in terms of quantity but has also begun to show improvements in the quality of yields, although these improvements are not yet evenly distributed across regions. However, export performance remains fluctuating, with unstable RCA values, indicating that the competitiveness of corn in the international market still faces various challenges.This condition is influenced by limitations in logistics infrastructure, weak farmer institutions, dependence on middlemen, and the suboptimal integration of the value chain from upstream to downstream. In addition, access to technology, financing, and market information remains a significant constraint that needs to be addressed. It is concluded that the success of the program requires strengthening institutional capacity, improving distribution efficiency, and implementing sustainable and integrated export policies to support the stability and long-term competitiveness of corn.
Co-Authors A. Hasan, Zuarni Abdul Rahman Gani Abu Muna Almaududi Ausat Aditya Djaini Adnani Adnani Agustinus Moonti Ahmad Junaidi Ahmad Syamsu Rijal S Ahmad Yani Amaludin, Moh. Baitullah Amina Intes Amruddin Amruddin, Amruddin Andriya Risdwiyanto Arafah, Muhammad Nur ARIEF SUDRAJAT Arief Sudrajat Arjang Arjang Arsyad, Silviana Azzaakiyyah, Hizbul Khootimah Bagu, Fitria S. Budi Sunarso Cakranegara, Pandu Adi Chatun, Sri Darmawan Listya Cahya Denny Bernardus Dewi Shinta Achmad Diawati, Prety Djibran, Moh Muchlis Djibran, Moh. Muchlis Dude, Suyono Dwinanda Bakari Echan Adam Eko Sutrisno Eko Sutrisno, Eko Eliyas Kau Emmy Hamidah Ervandi, Mohamad Fahrullah Fahrullah Fatma Sarie Fatmawati Fatmawati Fauzan Zakaria Firmansyah Firmansyah Fitriah S. Jamin Frans Sudirjo Frans Sudirjo Fristawati Uloli Gifari S Pratama Gomes, Lucio Marcel Gusti Rusmayadi Hakiman, Mansor Hamka Hendra Haipi Hertini, Etty Sri Ika Okhtora Angelia Imam Jayanto Imam Widodo Imam Widodo Indri Afriani Yasin Indri Afriyani Yasin Indrianti, Ayu Intes, Amina Irhamni Abdullah Irjanto, Bambang Ishak Korompot Ishak Korompot Iwan Harsono Judijanto, Loso Jufri Harun Jumriaty Maleba Kadek Yadnyano Karma Karma Koto, Arthur Gani Laiko, Rizal Susanto Lili Fadli Muhamad Liz Yanti Andriyani Loso Judijanto Ma'rifani Fitri Arisa Marjan, M Merita Ayu Indrianti Miskam Miskam Mislan Sihite, Mislan Mitra Musika Lubis Moh Muchlis Djibran Moh. Muchlis Djibran Mohamad Ilyas Abas Mohammad Ervandi Mokoginta, Meity M Muchlis Djibran Muh. Saleh Nurdin Muhamad, Lili Fadli Muhammad Ade Kurnia Harahap Muhammad Arief Azis Muhammad Hazmi Mustafa, Fahrina Nasaru, Yurni Ninik Sri Rahayu Wilujeng Ninik Sri Rahayu, Ninik Sri Novaria, Rachmawati Nurdin . Nurhayati Nurhayati Nurhikmah Paddiyatu Nurlia Ripo Nurwijayanti Ohara, Muammar Revnu Paddiyatu, Nurhikmah Prayoga Setiawan Putu Doddy Heka Ardana Rachmawati Novaria Rahmat Bano Rajib, Md. Mijanur Rahman Ramlan Pomolango Ramlan Pomolango Ratnawati Yuni Suryandari Riantin Hikmah Widi Riko Mersandro Permana Rival Rahman, Rival Rizal Susanto Laiko Sabalius Uhai Safruddin Safruddin Sari, Ade Risna Sarie, Fatma Satria Wati Pade Silvana Apriliani Siswanto Kusni Soelistianto, Farida Arinie Sri Chatun Sufa, Siska Armawati Suherlan Suherlan Sulandjari, Kuswarini Supriandi Supriandi Supriyanto Bahuwa Susan Mokoolang SUTRISNO Sutrisno Sutrisno SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsu Rijal Syamsuri Muntalip Tahrayani Purnama Sari A.N Haming Talha Dangkua Talha Dangkua Terri Repi Trimulyono Trimulyono Tusaban, Tusaban Uloli, Fristawati Umi Salawati Utami, Cahyaning Rini Wahyu Sulistyo Wardani, Dini Tri Wawan Moh. R. Dien Wawan Pembengo Widiastuti Ardiansyah Widiyanto, Sigit Wily Mohammad Winarto Ramlan Wisnujatia, Nugrahini Susantinah Wiwid Widianto Yanto Yanto Yohan Yohan Yusriyah Atikah Gobel Yuyan Mahmud Zainal Arifin