Claim Missing Document
Check
Articles

Innovative Strategies of SMEs in Alignment with Community Needs Sutrisno; Diawati, Prety; Muhamad, Lili Fadli; Permana, Riko Mersandro; Suparwata, Dewa Oka
Tirakat: Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): January 2024
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/j.tirakat.v1i1.103

Abstract

SMEs play a crucial role in a country's economy, contributing significantly to GDP, job creation, and income distribution. However, SMEs often face significant challenges, particularly in competing with large corporations and adapting to changing consumer needs. This research focuses on the identification and analysis of innovative strategies that can help SMEs align themselves with community needs. The study adopts a qualitative literature review approach, gathering data from Google Scholar for the period 2018-2023. The results indicate that, in facing challenges and opportunities in the economic landscape, innovative strategies for Micro, Small, and Medium Enterprises (SMEs) become a fundamental foundation to ensure their relevance and sustainability. A profound understanding of societal needs, the implementation of technology, collaboration, and the enhancement of management skills are key elements in formulating an effective innovative strategy. Through these steps, SMEs can become agents of change, not only meeting consumer expectations but also contributing to sustainable economic growth.
The Role of Business Incubators in Enhancing Human Resource Competence and Encouraging Entrepreneurship among Young People Sutrisno; Mustafa, Fahrina; Suparwata, Dewa Oka
Tirakat: Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): May 2024
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/j.tirakat.v1i2.184

Abstract

Quality human resources (HR) are one of the main pillars in the economic development of a country. The unemployment rate among young people remains relatively high in many areas. Lack of access to training and adequate resources often serves as a major barrier for youth to start their own businesses. Intervention is needed to boost entrepreneurship among young people. This research aims to examine the role of business incubators in enhancing HR competence and promoting entrepreneurship among young people in general. This study is a literature review with a qualitative approach. Data were collected from scholarly articles published during the period 2005-2024, primarily from Google Scholar, which is a credible platform for academic literature search. The study results indicate that business incubators play a central role in developing and accelerating the growth and success of startup companies in Indonesia, especially among young people. In this context, business incubators not only enhance human resource competence through training programs and mentoring but also encourage entrepreneurship by creating a conducive environment for the development of innovative ideas. Business incubators also serve as a link between various elements in the entrepreneurship ecosystem and have a positive impact on the local economy and society as a whole.
Peran Vegetasi dalam Mengurangi Risiko Pergerakan Tanah di Musim Hujan Judijanto, Loso; Suparwata, Dewa Oka
Jurnal Geosains West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v3i01.2048

Abstract

Pergerakan tanah, termasuk tanah longsor dan erosi tanah, menimbulkan risiko yang signifikan selama musim hujan, terutama di daerah dengan lereng yang curam dan curah hujan yang tinggi. Vegetasi telah dikenal luas sebagai solusi alami untuk mengurangi risiko ini dengan meningkatkan stabilitas tanah, mengurangi limpasan permukaan, dan meningkatkan penyerapan air. Studi ini melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap 33 artikel penelitian yang terindeks Scopus untuk menganalisis peran vegetasi dalam mencegah gerakan tanah. Temuan menunjukkan bahwa pohon berakar dalam (misalnya, Akasia, Eucalyptus), semak belukar (misalnya, rumput Vetiver, Bambu), dan tanaman penutup tanah (misalnya, rumput Napier) berkontribusi pada penguatan tanah dan pengendalian erosi melalui mekanisme mekanis dan hidrologi. Namun, efektivitas stabilisasi berbasis vegetasi bervariasi berdasarkan kondisi tanah, iklim, dan spesies tanaman. Studi ini juga menyoroti tantangan utama, termasuk waktu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, kebutuhan pemeliharaan, dan keterbatasan tanah. Untuk meningkatkan efektivitas vegetasi dalam mengurangi pergerakan tanah, solusi rekayasa bioteknologi yang mengintegrasikan solusi rekayasa bioteknologi, seperti vegetasi yang diperkuat secara geografis dan sistem drainase, direkomendasikan. Penelitian di masa depan harus berfokus pada pemantauan jangka panjang, evaluasi spesifik spesies, dan strategi adaptasi perubahan iklim.
Penggunaan Sumber Daya Terbarukan dalam Bentuk Implementasi Praktik Pertanian Berkelanjutan Judijanto, Loso; Hazmi, Muhammad; Harsono, Iwan; Suparwata, Dewa Oka
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i01.943

Abstract

Pemanfaatan sumber daya terbarukan dalam praktik pertanian berkelanjutan merupakan aspek kunci dalam upaya mengatasi tantangan global terkait perubahan iklim dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik komprehensif terhadap tren dan perkembangan dalam penggunaan sumber daya terbarukan dalam praktik pertanian berkelanjutan. Data bibliometrik dari berbagai sumber penelitian, seperti Google Scholar, Web of Science, Scopus, dan PubMed, digunakan untuk mengidentifikasi tren penelitian, kolaborasi peneliti, serta potensi penelitian masa depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa topik ini semakin mendapat perhatian dalam literatur ilmiah, dengan penekanan pada aspek-aspek lingkungan, sosio-ekonomi, dan geografis. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai potensi penelitian yang dapat mengarah pada pengembangan praktik pertanian berkelanjutan yang lebih efisien, terintegrasi dengan energi terbarukan, serta memperkuat ketersediaan pangan global.
Cultural Values Transformation of Momosad in the Management of Wetland Rice Fields in the Buffer Zoneof Bolaang-MongondowNational Park Mokoginta, Meity Melani; Suparwata, Dewa Oka
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 31 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/3jipi.1.1.50

Abstract

Momosad is a gotong royong activity in which a group of farmers work together to maintain their land. Currently, Momosad is transitioning from a labor-based to a wage-based Momosad (commercial). The research aims are (1) to uncover Momosad's cultural values, which are still relevant today, (2) to describe the elements that influence changes in the values in land management, and (3) to examine patterns of changes in the values. This study employed a qualitative technique using the Miles and Huberman Model, involving interviews, observations, and documentation. Data was processed using the triangulation rule. The results suggest that there are three types of Momosad agricultural production activities in Dumoga. (1) Pure-Momosad has family values; (2) Semi-Momosad values unity and dependence. (3) Non-Momosad (commercial) values include agreement and dependency. There are three variables that influence Momosad's change: (1) pre-colonial, (2) colonial, (3) development, and (4) regional autonomy. Cultural contact, development period, and regional autonomy all have a significant impact on the pattern of change in the value. The pattern of change began with cultural contact between transmigration and local residents, evolved into the power to form villages during Momosad construction, and the autonomy of the region became a political commodity used to rally the masses. Keywords: cultural values, Momosad, transformation  
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Usahatani Padi Sawah di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Mohamad, Asna Kasim; Gobel, Yusriyah Atikah; Djaini, Aditya; Suparwata, Dewa Oka
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja dan pengalaman berusahatani terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan April sampai dengan Bulan Mei 2025. Penelitian ini melibatkan 54 orang petani yang tersebar di Desa Dumati. Metode penelitian adalah survei. Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja, dan pengalaman berusahatani secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati, dengan koefisien determinasi sebesar 97,10%. Kemudian hasil pengujian secara parsial ditemukan bahwa Luas lahan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 17,90%, Benih berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 37,90%, Pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 40,40%, Tenaga kerja berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 0,70%, dan Pengalaman berusahatani berpengaruh positif tidak signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa dengan koefisien determinasi parsial sebesar 0,20%.
Analyzing the Impact of Land Resource Dimension on Konjac (Amorphophallus onchophyllus) Yield and Land Suitability Criteria Using PLS-SEM and Boundary Line Methods In Gorontalo, Indonesia Nurdin, Nurdin; Pembengo, Wawan; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Rahman, Rival; Suparwata, Dewa Oka; Angelia, Ika Okhtora; Azis, Muhammad Arief; Arsyad, Silviana; Dude, Suyono; Zakaria, Fauzan; Bagu, Fitria S.; Apriliani, Silvana; Mokoginta, Meity M.; Pade, Satriawati; Rajib, Md. Mijanur Rahman; Hakiman, Mansor
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i0.4861

Abstract

The current land suitability criteria for konjac are incomplete and fail to consider land dimensions and quality, which influence optimal yield. This research aims to develop criteria for konjac land suitability based on the dimensions, quality, and characteristics of selected land. In Gorontalo Province, Indonesia, 131 land units were surveyed to obtain data on the quality and characteristics. Selection of land dimensions, quality, and characteristics using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS). Meanwhile, the optimum yield and distinguished land suitability criteria for konjac plants using the boundary line method. The results indicated that intrinsic and extrinsic dimensions determined the new land suitability criteria. In the intrinsic dimension, land quality was assessed based on root conditions, oxygen availability, nutrient availability, nutrient retention, and sodicity. For the extrinsic dimension, land quality only comprised temperature, water availability, land preparation, and erosion hazard. Land characteristics in the intrinsic dimension consisted of soil drainage, texture, bulk density, particle density, porosity, pH, organic C, CEC, base saturation, total N, available P, and exchangeable K. For the extrinsic dimension, land characteristics included slope, soil erosion, surface rocks, and rock outcrops. The highest optimum yield of konjac was 9.17 t/ha, and the lowest was 6.69 t/ha, respectively.
KERENTANAN PANGAN DAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT LOKAL KARENA PAPARAN PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN BONE BOLANGO DAN BOLAANG MONGONDOW SELATAN: Vulnerability Of Food And Local Communities Livelihood Regarding The Exposure To Climate Change In Bone Bolango And South Bolaang Mongondow Regency Suparwata, Dewa Oka; Mokoginta, Meity Melani; Djibran, Moh. Muchlis; Ervandi, Mohamad; Koto, Arthur Gani; Nurdin; Rahman, Rival; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Fatmawati; Gomes, Lucio Marcel
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i2.632

Abstract

Variabilitas dan perubahan iklim mengakibatkan terjadinya kesenjangan pola penghidupan masyarakat khususnya dalam memproteksi ketersediaan pangan, kesehatan, jejaring sosial, dan bencana alam. Ada banyak hal yang telah direkomendasikan untuk masyarakat lokal, namun memahami pola kehidupannya sebagai bagian dari mitigasi dan adaptasi perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kerentanan penghidupan masyarakat lokal karena paparan perubahan iklim di kawasan Teluk Tomini. Penelitian menggunakan pendekatan survei yang dilaksanakan pada Agustus - Oktober 2024 di Bone Bolango Provinsi Gorontalo dan Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Sampel penelitian berjumlah 200 orang petani pada klaster komoditi pangan utama (padi dan jagung). Data penelitian dianalisis dengan analisis Livelihood Vulnerability Index-Intergovernmental Panel on Climate Change (LVI-IPCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kerentanan penghidupan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan lebih rentan dibandingkan dengan Kabupaten Bone Bolango, dengan nilai indeks LVI 0,343 (rentan) berbanding 0,294 (cukup rentan), yang ditunjukkan dari tingginya nilai indeks sub-komponen bencana alam dan keragaman iklim, kesehatan, pangan, dan sosio-demografi. Demikian juga LVI-IPCC memiliki kerentanan lebih tinggi dengan nilai indeks 0,026 berbanding -0,006 pada eksposur dan kapasitas adaptif; dan indeks ketahanan pangan Kabupaten Bone Bolango lebih tahan dibandingkan dengan Bolaang Mongondow Selatan. Meningkatnya eksposur terkait variabilitas iklim dan bencana alam yang dibarengi dengan menurunnya kapasitas adaptif masyarakat berdampak pada kerentanan pola penghidupan di Bolaang Mongondow Selatan yang terpengaruh paparan perubahan iklim. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan kapasitas adaptif sangat penting dalam mengurangi kerentanan penghidupan akibat peningkatan eksposur, olehnya pola penghidupan masyarakat lokal perlu terintegrasi strategis dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim setiap daerah di kawasan Teluk Tomini.
SWOT Analysis of the Strategy of Digital Transformation of SMEs Sihite, Mislan; Suparwata, Dewa Oka; Arafah, Muhammad Nur; Uhai, Sabalius
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v6i2.1318

Abstract

The rapid advancement of digital technologies has significantly influenced business environments, creating both opportunities and challenges for Small and Medium Enterprises (SMEs). This study aims to analyze the strategic position of SMEs in the context of digital transformation using a SWOT framework. A qualitative descriptive research method was employed, utilizing literature review and semi-structured interviews with SME owners and industry practitioners to identify key internal and external factors affecting digital adoption. The findings reveal that SMEs possess strategic strengths such as operational agility, strong customer relationships, and owner-driven decision-making that can support digital transformation initiatives. However, internal weaknesses including limited financial resources, low technological capability, and resistance to organizational change hinder implementation. External opportunities such as growing digital markets, government support programs, and accessible digital tools provide potential pathways for digital acceleration, while threats including cybersecurity risks, regulatory pressures, and increasing digital competition create strategic uncertainties. The study concludes that successful digital transformation for SMEs requires leveraging internal strengths, addressing capability gaps, capitalizing on emerging opportunities, and mitigating external risks through strategic planning. These insights provide valuable implications for SMEs, policymakers, and ecosystem actors in developing capacity-building frameworks and supportive policies to foster sustainable digital transformation.
Estimating Urban Land Surface Temperature Using Spatial Machine Learning in Gorontalo City Koto, Arthur Gani; Abas, Mohamad Ilyas; Syahrial, Syahrial; Suparwata, Dewa Oka
Jambura Geoscience Review Vol 8, No 1 (2026): Jambura Geoscience Review (JGEOSREV)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jgeosrev.v8i1.34308

Abstract

Urban expansion in tropical cities significantly alters surface thermal conditions, intensifying the urban heat island (UHI) phenomenon. This study aims to estimate and analyze the spatiotemporal dynamics of land surface temperature (LST) in Gorontalo City from 1995 to 2025 using a spatial machine learning (SML) approach based on the Random Forest (RF) algorithm. Multitemporal Landsat 5, 7, 8, and 9 images were processed in Google Earth Engine (GEE) to derive surface reflectance, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), emissivity, and brightness temperature, which were subsequently employed as predictor variables in the LST model. A total of 50 ground validation points were used to assess model performance. The RF model achieved high predictive accuracy with an R² of 0.833, RMSE of ±3.33 °C, and MAE of ±2.80 °C, outperforming conventional NDVI-based models. The long-term analysis revealed a consistent increase in LST across urbanized zones, particularly in the city center and northern districts, while areas with higher vegetation cover exhibited lower LST values. The negative correlation between NDVI and LST (R² = 0.3132) confirms the critical role of vegetation in mitigating urban thermal intensity. These findings highlight the applicability of the RF-based SML framework for accurate LST estimation and urban climate monitoring, providing a scientific basis for sustainable urban planning and green infrastructure development in tropical cities.
Co-Authors A. Hasan, Zuarni Abdul Rahman Gani Abu Muna Almaududi Ausat Aditya Djaini Adnani Adnani Agustinus Moonti Ahmad Junaidi Ahmad Syamsu Rijal S Ahmad Yani Amaludin, Moh. Baitullah Amruddin Amruddin, Amruddin Andriya Risdwiyanto Arafah, Muhammad Nur ARIEF SUDRAJAT Arief Sudrajat Arjang Arjang Arsyad, Silviana Azzaakiyyah, Hizbul Khootimah Bagu, Fitria S. Bakari, Dwinanda Bokingo, Zulkarnain Budi Sunarso Cakranegara, Pandu Adi Chatun, Sri Darmawan Listya Cahya Denny Bernardus Dewi Shinta Achmad Diawati, Prety Dien, Wawan Moh. R. Djaini, Aditya Djibran, Moh Muchlis Djibran, Moh. Muchlis Dude, Suyono Echan Adam Eko Sutrisno Eko Sutrisno, Eko Emmy Hamidah Ervandi, Mohamad Fahrullah Fahrullah Fatma Sarie Fatmawati Fatmawati Fauzan Zakaria Firmansyah Firmansyah Fitriah S. Jamin Frans Sudirjo Gifari S Pratama Gomes, Lucio Marcel Gusti Rusmayadi Hakiman, Mansor Hamka Hazmi, Muhammad Hendra Haipi Hertini, Etty Sri Ika Okhtora Angelia Imam Jayanto Imam Widodo Imam Widodo Indri Afriani Yasin Indri Afriyani Yasin Indrianti, Ayu Intes, Amina Irhamni Abdullah Irjanto, Bambang Ishak Korompot Ishak Korompot Iwan Harsono Judijanto, Loso Jumriaty Maleba Kadek Yadnyano Karma Karma Koto, Arthur Gani Laiko, Rizal Susanto Liz Yanti Andriyani Loso Judijanto Ma'rifani Fitri Arisa Madawi, Chandra Bahar Marjan, M Merita Ayu Indrianti Miskam Miskam Mislan Sihite, Mislan Mitra Musika Lubis Moh Muchlis Djibran Moh. Muchlis Djibran Mohamad Ilyas Abas Mohamad, Asna Kasim Mohammad Ervandi Mokoginta, Meity M Muchlis Djibran Muh. Saleh Nurdin Muhamad, Lili Fadli Muhammad Ade Kurnia Harahap Muhammad Arief Azis Muhammad Hazmi Mustafa, Fahrina Nasaru, Yurni Ninik Sri Rahayu, Ninik Sri Novaria, Rachmawati Nurdin . Nurhayati Nurhayati Nurhikmah Paddiyatu Nurwijayanti Ohara, Muammar Revnu Paddiyatu, Nurhikmah Putu Doddy Heka Ardana Rachmawati Novaria Rajib, Md. Mijanur Rahman Ramlan Pomolango Ramlan Pomolango Ratnawati Yuni Suryandari Riantin Hikmah Widi Riko Mersandro Permana Rival Rahman, Rival Robby D.J. Rempas, Robby D.J. Sabalius Uhai Safruddin Safruddin Sari, Ade Risna Sarie, Fatma Satria Wati Pade Silvana Apriliani Soelistianto, Farida Arinie Sri Chatun Sufa, Siska Armawati Suherlan Sulandjari, Kuswarini Supriandi Supriandi, Supriandi Supriyanto Bahuwa Susan Mokoolang SUTRISNO Sutrisno SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsu Rijal Tahrayani Purnama Sari A.N Haming Talha Dangkua Talha Dangkua Terri Repi Trimulyono Trimulyono Tusaban Tusaban Uloli, Fristawati Umi Salawati Utami, Cahyaning Rini Wahyu Sulistyo Wardani, Dini Tri Wawan Pembengo Widiastuti Ardiansyah Widiyanto, Sigit Wily Mohammad Winarto Ramlan Wisnujatia, Nugrahini Susantinah Wiwid Widianto Yanto Yanto Yohan Yohan Yusriyah Atikah Gobel Yuyan Mahmud Zainal Arifin