p-Index From 2021 - 2026
10.31
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pengasuh Membangun Komunikasi dan Kepercayaan Diri Anak di Panti Asuhan Rao Wati, Sri Nadia; Kamal, Muhiddinur; Afrinaldi, Afrinaldi; Ilmi, Darul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di lapangan yaitu beberapa anak yang belum mampu untuk berkomunikasi dan percaya diri dengan pengasuh di panti asuhan seperti susah untuk bersosialisasi, menghindari interaksi dengan orang lain, ragu untuk berbicara dengan orang lain, menyendiri, tidak mau tampil di depan umum, dan pesimis. Jadi dari fenomena tersebut dapat disimpulkan bahwa anak masih belum mampu untuk berkomunikasi dan tidak percaya diri di Panti Asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat, mengamati, membuat laporan mengenai bagaimana upaya pengasuh membangun komunikasi dan kepercayaan diri anak-anak di Panti Asuhan Rao. Jenis penelitian ini menggunakan strategi deskriptif kualitatif, yang mencakup pelaporan kejadian di lapangan atau upaya untuk menjelaskan, menjelaskan, dan menafsirkan suatu fenomena yang sedang muncul. Anak-anak berperan sebagai informan pendukung dan pengasuh berperan sebagai informan kunci dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Tiga jenis analisis data yang digunakan: verifikasi, display, dan reduksi data. Triangulasi data adalah suatu pendekatan verifikasi keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data untuk memverifikasi atau sebagai pembanding terhadap data guna menjamin kebenaran data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan pengasuh dalam membangun komunikasi anak yaitu upaya preventif, kuratif, dan pengembangan. Upaya preventif yaitu pemberian informasi kepada anak asuh apa itu komunikasi dan bagaimana cara mengatasinya. Upaya kuratif yaitu dengan cara pendekatan konseling individual antara pengasuh dengan anak asuh dengan cara tatap muka. Upaya pengembangan diberikan kepada anak asuh dengan memberikan penguatan, dorongan serta motivasi agar anak mampu mengeksplorasi kebebasannya dalam berkomunikasi. Adapun upaya pengasuh membangun kepercayaan diri anak yaitu dengan cara pemberian pujian dan perhatian kepada anak. Pemberian pujian dan perhatian pada anak memberikan pengasuh yang positif dalam proses menumbuhkan percaya diri. Pujian dan perhatian dari pengasuh dan juga lingkungannya menjadi motivator bagi anak untuk berani menampilkan dirinya dan terhindar dari rasa takut. Pujian dan perhatian juga sebagai pemenuhan atas kebutuhan dasarnya yang berupa penghargaan, perasaan tersebut yang akan membawa anak mampu untuk percaya diri.
Hubungan Pendidikan Dengan Stratifikasi Sosial Di Nagari Pakan Sinayan Kec. Banuhampu Kab. Agam Dona, Rahma; Putri, Lidia; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber utama stratifikasi sosial adalah pendidikan. Sebagaimana melalui pendidikan yang sudah jelas, mengembangkan potensi, fungsi dan tujuan yang dapat menjadikan siswa menjadi dewasa, atau mengenali diri dan pendidikannya yang akan menjadi alat untuk meningkatkan status sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu peneliti berupaya memaparkan hasil riset tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial serta dampak pendidikan terhadap masyarakat khususnya di nagari Pakan Sinayan jorong Ladang Lungguak Batu Kec. Banuhampu Kab. Agam. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam studi penelitian lapangan. Hasil penelitian yang penulis dapatkan setelah melakukan penelitian bahwa hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial dilihat dari aspek segi kekayaan, kehormatan, kekuasaan dan ilmu pengetahuan yaitu pendidikan dianggap sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan seseorang yang memberikan peluang ekonomi lebih baik, pendidikan juga dapat memperkuat posisi seseorang dalam masyarakat dalam masyarakat, politik dan organisasi. Pendidikan dan kehormatan masyarakat sering memberikan penghormatan kepada individu yang terdidik karena mereka dianggap memiliki kemampuan intelektual dan moral yang lebih tinggi. Selanjutnya hubungan pendidikan dengan ilmu pengetahuan dalam masyarakat adalah pondasi utama untuk mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di nagari Pakan Sinayan Kec.Banuhampu Kab. Agam. Jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan stratifikasi sosial bagi masyarakat di nagari Pakan Sinayan Kec. Banuhampu Kab. Agam. adalah sebagai alat utama untuk memberdayakan individu, menciptakan perubahan sosial yang akan mempengaruhi aspek ekonomi, sosial, politik dan intelektual dalam masyarakat.
Al-Qur'an sebagai Landasan Pendidikan Inklusif: Sebuah Kajian Sosiologis Pendidikan Agama Islam Fajri, Nurul; Halomoan Ritonga, Cipto; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pandangan dan sikap Alquran terhadap inklusi. Kajian dilakukan dengan menelusuri ayat-ayat yang berkaitan dengan inklusi, kemudian menghubungkannya dengan kondisi sosial saat ini. Meskipun Alquran menekankan pentingnya kesetaraan dan keragaman, respons umat Islam terhadap inklusi dapat bervariasi tergantung pada sudut pandang mereka serta konteks sosial yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan ini dipilih karena fokus penelitian adalah pada kajian teks Alquran serta konteks sosial yang relevan dengan inklusi dalam pendidikan. Penelitian ini juga berupaya mengungkap pesan-pesan sosial tersirat dalam Alquran mengenai inklusi, sehingga relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masa kini.
Hubungan Kematangan Emosi Dengan Resiliensi Siswa Di MTSn 6 Agam Annisa, Nur; Afrinaldi, Afrinaldi; Kamal, Muhiddinur; Yusri, Fadhilla
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 5 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i5.18354

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kematangan emosi dan resiliensi siswa laki-laki kelas VIII di MTsN 6 Agam. Kematangan emosi diukur melalui emosi yang tidak matang seperti mudah marah, frustasi, kesulitan menerima masukan, cemburu, sulit memaafkan, pengaruh orang lain, penilaian tergesa-gesa, dan kurangnya kemampuan menunda keinginan. Tantangan yang dihadapi siswa termasuk perlakuan orang tua, faktor ekonomi, waktu luang, pergaulan, lingkungan, perceraian orang tua, dan konflik keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi dan melibatkan 83 siswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan menggunakan skala guttman dan dianalisis menggunakan SPSS version 26 for windows. Hasilnya menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kematangan emosi dan resiliensi dengan koefisien korelasi 0,852 dan determinasi sebesar 72,6%. Sisanya, 27,4%, dapat dijelaskan oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Kata Kunci: Kematangan Emosi, Resiliensi, Siswa
Urgensi Pendidikan Multikultural : Tinjauan Pengembangan Sikap Toleransi Santri di Pondok Pesantren Gobah V Surau Yanti, Rahma; Dafirsam, Dafirsam; Kamal, Muhiddinur; Januar, Januar
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2207

Abstract

Pondok Pesantren dapat dijadikan sebagai altenatif dalam mentransformasikan nilai-nilai multikultural. Hal ini dikarenakan Pondok Pesantren memiliki semangat persaudaraan (ukhuwah) dalam interaksi. Kehidupan di Pesantren diliputi suasana persaudaraan yang akrab dengan jalinan perasaan keagamaan. Tidak ada penyekat yang memisahkan antara warga pesantren, walaupun mereka berbeda aliran, baik politik, sosial, dan ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Gobah V Surau. Penelitian ini menggunakan metode kualitataif deskriptif yang objek penelitiannya yaitu santri dan guru Pondok Pesantren Gobah V Surau. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk memudahkan penulis menyaring ide pokok dari berbagai sumber yang ada untuk dinarasikan kedalam fokus kajian. Hasil temuan dalam artikel ini yakni: (1)Urgensi Pendidikan Multikultural, (2)Pengembangan sikap Toleransi di Pondok Pesantren, (3)Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren, (4)Proses pembelajaran Multikultural di Pondok Pesantren.
Pengaruh Keadaan Ekonomi dan Latar Belakang Pendidikan Orang tua Terhadap Motivasi Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Siswa Di SMA N 1 Rao Utara Muharani, Riri; Kamal, Muhiddinur; Ilmi, Darul; Afrinaldi, Afrinaldi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7969

Abstract

Jurnal ini disertai dengan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi sehingga dapat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dan pendidikan generasi muda. Namun anggapan tersebut perlu diuji melalui penelitian agar terbukti salah. Tujuan dari penelitian ini adalah: Diakui bahwa tidak terdapat pengaruh status ekonomi orang tua terhadap motivasi anaknya untuk melanjutkan pendidikan di sekolah tingkat atas SMA N 1 Rao Utara. sebuah studi kuantitatif. Jumlah siswa dalam penelitian ini adalah 61 orang. Sebanyak enam puluh satu siswa berpartisipasi dalam proses purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan cuesioner. Uji penelitian meliputi uji instrumen dengan kriteria validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik dengan kriteria normalitas, autokorelasi, dan linieritas, serta uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa kondisi ekonomi dan latar belakang pendidikan orang tua berpengaruh terhadap motivasi. melanjutkan studi ke perguruan tinggi yaitu: dalam situasi ekonomi orang tua terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi melanjutkan studi ke perguruan tinggi dimana nilai 0,000 > 0,05 dan nilai T hitung 45,133 > 0,2521 maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan.
Dampak Game Online Mobile Legends Pada Emosi Remaja Di kelurahan Balik Alam Kecamatan Mandau Kota Duri Rasyidah, Hani; Afrinaldi, Afrinaldi; Yusri, Fadhilla; Kamal, Muhiddinur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10548

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah ditemukan remaja usia 16 sampai 18 tahun yang bermain game online mobile legends 2-3 jam di hari biasa dan pada hari libur biasanya dari jam 12 malam sampai jam 5 pagi. Bermain game tersebut membuat mereka melontarkan kata-kata kasar, setelah selesai bermain game mereka akan kesal dan marah ketika orang tua meminta tolong untuk melakukan sesuatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak game online mobile legends pada emosi remaja di Kelurahan Balik Alam Kecamatan Mandau Kota Duri.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengambil data di lapangan. Informan dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia 16 sampai 18 tahun, dan informan pendukung adalah orang tua dari remaja yang bermain game online mobile legends. Menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verivikasi. Dan teknik menguji keabsahan data menggunakan teknik tringulasi data.Berdasarkan hasil penelitian secara umum dapat dikatakan bahwa adanya dampak dari game online mobile legends pada emosi remaja yaitu pada emosi positif remaja setelah bermain game online mobile legends bersama dengan temannya, para remaja terlihat semangat, ceria, dan senang. Pada emosi negatif setelah para remaja bermain game online mobile legends, para remaja terlihat marah, kesal, dan benci karena kalah dan remaja akan pergi keluar rumah ketika orang tua atau kakak meminta tolong atau menyuruh untuk sholat, hal tersebut juga membuat mereka menjadi marah dan kesal.
METODE GURU DALAM MEWUJUDKAN GENERASI HAFIZH QUR’AN DAN BERAKHLAK MULIA Khairah, Tahnia Mafatihul; Kamal, Muhiddinur; Ningsih, Ayu Putri
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 6 No 2 (2023): El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54125/elbanar.v6i2.128

Abstract

Mendidik generasi muda untuk cinta kepada Al-Qur’an menjadi tanggung jawab setiap orang tua muslim. Maka dari itu kecintaan pada Al-Qur’an harus ditanamkan pada diri anak sejak dini. Untuk hal tersebut seorang pendidik harus memiliki cara dan metode supaya bisa mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif, yang mana penulis mengidentifikasi masalah melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 orang guru, 35 orang siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa untuk mewujudkan generasi yang Sholeh, Hafizh dan berprestasi maka diperlukan seorang guru yang professional. Guru dikatakan professional apabila dapat memenuhi 4 kompetensi yaitu: kompetensi pedagogic, personal, sosial dan professional. Untuk membina akhlak yang mulia ini ada beberapa metode yang bisa dilakukan diantaranya : metode keteladanan, pembiasaan, memberi Nasihat, motivasi dan intimidasi, persuasi dan metode kisah. Untuk menghafal Al-Qur’an metode yang bisa digunakan yaitu : metode wahdah, kitabah, sima’i, gabungan, jama’i.
The Cultured Islam: The Boundary of Islamic Identity between The Minangkabau and Mandailing Ethnics Kamal, Muhiddinur; Rozi, Syafwan
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 22, No 2 (2020): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v22i2.9021

Abstract

The relationship between Islam and culture was compatible and not antonym. Islam was a dynamic product and a long-term process of giving and receiving in the dynamics and social interaction of its people. The contradiction between the ideal demands of religion and the demands of tradition and the social reality of society was a crucial problem faced by any religion in the world, but adjustments to social reality always occurred. The Islamic community in the Minangkabau border area was a cultural community that had and continued to confirm genuinely and became accommodative openness in resolving the contradictions of adat and Islam which were in principle very apparent in their cultural systems. Through ethnographic research, this article revealed that conflicts and contradiction between the normative concepts of Islam and adat always occurred in societies inhabited by the Minangkabau and Mandailing ethnic groups, especially related to marriage, kinship, inheritance system and communal property ownership. But the process always ran elegantly and attractively through the dialectics and dynamics of the people. Thus, Islam was culturally acculturated with Minangkabau culture and Mandailing culture and formed a distinctive cultural Islamic identity in the border area. Relasi Islam dengan kebudayaan adalah sesuatu yang selaras dan bukan antonim. Islam adalah produk dinamis dan proses dalam jangka panjang, yang saling memberi dan menerima dalam dinamika dan interaksi sosial masyarakatnya. Kontradiksi antara tuntutan ideal agama dan tuntutan tradisi serta realitas sosial masyarakat merupakan persoalan krusial yang dihadapi agama apapun di dunia, namun penyesuaian realitas sosial selalu terjadi. Masyarakat Islam di daerah perbatasan Minangkabau adalah komunitas budaya yang telah dan terus melakukan konfirmitas secara genuine serta akomodatif terbuka dalam menyelesaikan kontradiksi adat dan Islam yang secara prinsip sangat kentara dalam sistem budaya mereka. Melalui penelitian etnografi, artikel ini mengungkap bahwa konflik dan pertentangan antara konsep normatif Islam dengan adat selalu terjadi dalam masyarakat yang dihuni oleh etnik Minangkabau dan etnik Mandailing, terutama masalah perkawinan, kekerabatan, sistem kewarisan dan kepemilikan harta komunal. Namun proses itu selalu berjalan secara elegan dan atraktif melalui dialektika dan dinamika masyarakatnya. Sehingga, Islam secara kultur berakulturasi dengan budaya Minangkabau dan budaya Mandailing dan membentuk identitas Islam kultur yang khas di daerah perbatasan.
Fostering Research Motivation for Students Through Learning Development with A Research-Based Flipped Classroom Model Kamal, Muhiddinur; Shafra, Shafra; Rahmiati, Rahmiati; Sulong, Abdul Ramae; Arriafdi, Muhammad Zainuddin bin; Aprison, Wedra; Kher, Dinovia Fannil
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 4 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i4.13129

Abstract

This research aims to foster research from an early age by developing the Research Based Flipped Classroom (RBFC) Learning model at Islamic High School. The method used was Research and Development (RnD) to produce specific products and test the effectiveness of these products by adapting the McKenny Model as a stage consisting of preliminary research, prototyping phase, and assessment stage. Through preliminary studies in the form of content analysis and literature studies, the activities carried out are to analyze the objectives within the limitations of the material developed, design learning, and test the validity, effectiveness and practicality of the designed model. The results of this study 1). The development of the Research-Based Flipped Classroom (RBFC) learning model has been proven to significantly improve student learning outcomes at MA Sjech Ibrahim-Koto Tuo- Pasaman; 2). This Research-Based Flipped Classroom (RBFC) learning model can be declared valid after being validated by the validator; and 3). There is a practical level of practical application of the Research-Based Flipped Classroom (RBFC) Learning model, with evidence of its development and increasing student creativity in learning. Thus, applying the Research-Based Flipped Classroom (RBFC) learning model can develop research literacy early and be an alternative in selecting learning models used in Madrasah Aliyah.
Co-Authors Adilman, Adilman Afrinaldi Afrinaldi Afrinaldi Aisyah Syafitri Aldila Rani Alfi Rahmi Alfi Rahmi, Alfi Alfionamora, Cindy Alif Rila Alimir, Alimir Amelia, Suci Riska Ananda, Arifan Andy Riski Pratama Arifmiboy, Arifmiboy Arman Husni Arriafdi, Muhammad Zainuddin bin Arrifaldi, Muhammad Zainuddin bin Asrina Mulyati Ayani, Misda Ayu Putri Ningsih Aziza, Nur Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa C, Charles Charles Charles Charles Charles Charles Charles Dafirsam, Dafirsam Darfius Darul Ilmi Darul Ilmi Desi Syafriani Dewita Purnama Sari Dinovia Fannil Kher Dodi Pasila Putra Dodi Pasila Putra Erfina, Sariaji Lina Fadhilla Yusri Fatmawati, Fatmawati Firman Firman Firman Firman Fitri Yatul Janah Fuadi, Hannah Gazali Gazali Gina Yuliani Haida Fitri Halomoan Ritonga, Cipto Hasan, Rahmat Hidayat Hawla, Nur Afni Hayati, Kasih Hayati, Mirna Hendrizal Hendrizal Hermaiza, Lisa Hilma Pami Putri Insany, M Habil Iswandi Iswandi Iswantir M Jahroida Jahroida Januar, Januar Jasmienti, Jasmienti Juliandari, Raisa Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kartina Kartina Kartina Khairah, Tahnia Mafatihul Khairina, Jamila Latifa, Maysa Lidia Putri Lili Sri Diana Rkt M. Imamuddin Maryani, Eka Mitri Safrianti Muaddyl Akhyar Muhammad Ridho Muharani, Aulia Muharani, Riri musnaini musnaini Nelmaya Nelmaya Nita Ervita Nofita, Elsa Nofri Andy Nofri Andy N Nova Yanti Novel, Ismail Nur Annisa Nuraisyah Nuraisyah Nurul Fajri Oktavia, Titin Pendi Hasibuan Penmardianto Pratiwi, Desi Dwi Putri, Etiya Putri, Yesi Eka Qori Maulida, Gusti Rahayu, Kiki Silvia Rahayu, Nuraini Putri Rahma Dona, Rahma Rahmiati Rahmiati Ramadani, Hani Ramadani, Rezki Rasyidah, Hani Refina Oktavianda Rezi, Muhamad Ririta, Ririta Rizal, Eka Rizki, Arif Aulia Rkt, Lili Sri Diana Rohdi, Nur Ulfa Salmi Wati Salmi Wati Salmiwati , Salmiwati Salmiwati Salmiwati Salmiwati, Salmiwati Sandi, Ahmad Egil Saputri, Silvia Sari, Dewita Purnama Sari, Monica Didola Sari, Novia Eka Sarwo Derta Septianto, Dio Shafra Shafra Silfia Hanani Silvia Angraini Fauzi Siregar, Agung Darmawan Siregar, Nurmawarni Siti Nurfatirah Sulong, Abdul Ramae Supratman Supratman Supratman, Supratman Syafitri, Aisyah Syafrin, Yulia Syafrio Roni Wirdayat Syafrudin Syafrudin Syafwan Rozi Taufik, Muhammad Taufina Taufik Uswatul Hasanah Vina Hermawati Wati, Salmi Wati, Sri Nadia Wedra Aprison Winanda, Tri Windha WINDHA WINDHA Yanti, Rahma Yarni, Linda Yelnita Putri Z. Mawardi Effendi Zakir, Supratman Zubir, Muhammad Zulfani Sesmiarni