p-Index From 2021 - 2026
15.426
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Adabiyah SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah IQRO: Journal of Islamic Education Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Madinah: Jurnal Studi Islam FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL EKONOMI SYARIAH Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies El-kahfi : Journal of Islamic economics El-Iqtishady TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Al-I'jaz: Jurnal Studi Al-Qur'an, Falsafah, dan Keislaman Jurnal Ar-Ribh Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economic and Business Journal Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Robust: Research of Business and Economics Studies Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Sighat : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Madani: Multidisciplinary Scientific Journal An Nuqud: Journal of Islamic Economics Jurnal Ekonomi dan Bisnis SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Socius: Social Sciences Research Journal JSE: Jurnal Sharia Economica Southeast Asia Journal of Graduate of Islamic Business and Economics Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam IIJSE JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Innovative and Creativity Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences Media Hukum Indonesia (MHI) Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Adpertens ; Jurnal Ekonomi dan Manjemen Jurnal Intelek Insan Cendikia Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Agency Journal of Management and Business TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Multidisciplinary Indonesian Center Journal Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Bankruptcy and the Concept of Hiwalah (Debt Transfer) in Islamic Economic Law Magfirah, Khofifah; Fuziyah, Annisa; Sapa, Nasrullah Bin; H, Darmawati
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18136753

Abstract

This study examines the concepts of bankruptcy (al-Ifl?s) and ?iw?lah from the perspective of Islamic economic law. Bankruptcy has become an important issue in modern economic activities when an individual or institution is unable to fulfill its financial obligations, while hiwalah is an instrument in fiqh muamalah that can serve as a solution for debt transfer. The research employs a normative-juridical approach by analyzing evidences from the Qur’an, Hadith, as well as the views of classical and contemporary scholars. The findings show that Islam regulates bankruptcy based on principles of justice and protection for weaker parties without causing injustice to creditors. Meanwhile, huwalah is a sharia-compliant instrument that can be used to lawfully transfer debt obligations under Islamic law while also reducing risk in financial transactions. The implications of this study affirm that the concepts of bankruptcy and hiwalah in Islamic law are not merely classical doctrines but have strong relevance within the modern Islamic economic legal system, including Islamic banking and financial institutions.
USER INTEREST IN MASLAHAH-BASED MOBILE BANKING FOR MAINTAINING CUSTOMER LOYALTY Zulika Zulika; Irwan Misbach; Nasrullah Bin Sapa; Heri Irawan; Muhammad Afif Qubais
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2025): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v8i2.10256

Abstract

The development of digital services in Islamic banking demands alignment between technological convenience and the values of maqashid al-shariah. This study aims to identify user interest in the Muamalat DIN Mobile Banking application based on maslahah and to analyze the role of its features in building customer loyalty. The research uses a qualitative approach with a case study design grounded in Islamic consumer behavior theory and the concept of maqashid al-shariah. The results show that interest in using the Muamalat DIN application is influenced by the need for Islamic banking services, religious trust, social demands, and institutional regulatory support. The main features that drive customer loyalty include security, ease of transactions, service benefits, and the function of distributing social funds. All of these features reflect the values of maqashid al-shariah in preserving religion, wealth, and social welfare. These findings confirm that applying the principle of maslahah in mobile banking can enhance the trust and loyalty of Islamic banking customers.
Geopolitik, Ekonomi, dan Digitalisasi dalam Sistem Halal Global: Tantangan Interoperabilitas dan Kepercayaan Konsumen Amir, Andi Muhammad Nur Atma; Sapa, Nasrullah bin; Muthiadin, Cut
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i2.10730

Abstract

Penelitian ini mengkaji kompleksitas sistem halal global melalui perspektif geopolitik fragmentasi standar, struktur ekonomi paradoksal, dan transformasi digital yang disruptif, dengan fokus pada tantangan interoperabilitas dan kepercayaan konsumen. Sistem halal global melibatkan lebih dari 80 negara dengan regulasi berbeda yang menciptakan hambatan perdagangan signifikan meskipun pasar halal global mencapai USD 2,4 triliun pada 2024. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis komparatif, memanfaatkan data sekunder dari jurnal nasional (Sinta) dan internasional (Scopus), dokumen kebijakan, serta laporan organisasi internasional periode 2020-2025. Analisis tematik terhadap dimensi geopolitik, struktur ekonomi, transformasi digital, interoperabilitas teknis-regulasi, dan kepercayaan konsumen mengungkapkan bahwa fragmentasi standar mencerminkan ketegangan antara harmonisasi global dan standar lokal yang berakar pada kedaulatan nasional dan interpretasi fiqih. Digitalisasi melalui blockchain, IoT, dan AI menawarkan solusi untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi namun menghadapi tantangan ketimpangan digital dan kompatibilitas sistem. Interoperabilitas teknis dan regulasi muncul sebagai bottleneck krusial yang menghambat integrasi rantai pasokan halal lintas batas. Kepercayaan konsumen dipengaruhi oleh kredibilitas badan sertifikasi, transparansi proses, dan ketertelusuran digital. Rekomendasi mencakup harmonisasi standar bertahap, investasi infrastruktur digital, pengembangan API gateway terintegrasi, dan capacity building komprehensif untuk stakeholder.
Sinergi dan Oposisi Biner dalam Praktik Halal Industri Kosmetik dan Farmasi: Kajian Kepustakaan Terstruktur Ikram, Abdi Dzul Jalal; Sapa, Nasrullah Bin
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i2.10744

Abstract

This study examines how the concept of halal in the cosmetic and pharmaceutical industries is shaped through the synergy and tension of binary oppositions such as pure–impure, natural–synthetic, scientific–spiritual, and commercial–ethical. Using a structured literature review, the research analyzes academic publications, industrial reports, and halal regulatory frameworks to identify discursive patterns that influence the production and legitimization of halal products. The analysis reveals that halal has undergone a process of meaning commodification, in which religious values are intertwined with narratives of safety, quality, and scientific validation. The findings also show the emergence of hybrid rationalities within certification practices, where fiqh considerations, medical necessity, and industrial logic are negotiated simultaneously. Overall, the study demonstrates that binary oppositions do not operate as fixed boundaries but as flexible mechanisms that shape the identity, justification, and strategic positioning of halal products in the global market.
LANDASAN HUKUM DAN REGULASI JAMINAN HALAL DI INDONESIA Hafid, Abd; Sapa, Nasrullah Bin Sapa; Cut Muthiadin
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 17 No. 2 (2025): AL-IQTISHAD: JURNAL EKONOMI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v17i2.11234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam landasan hukum dan kerangka regulasi Sistem Jaminan Produk Halal di Indonesia, serta membedah peran kelembagaan tripartit yang menyelenggarakannya. Penelitian ini berfokus pada transformasi tata kelola halal dari inisiatif sukarela berbasis komunitas menjadi rezim hukum wajib (mandatory) yang diatur oleh negara.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis yuridis-teologis (fiqh dan hukum positif) untuk mengkaji fondasi JPH di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif analitis, yang menelaah dua sumber utama: Hukum Primer (Al-Qur'an dan Al-Hadits) sebagai landasan teologis, serta Hukum Positif (UUD 1945, UU No. 33 Tahun 2014 tentang JPH, dan peraturan pelaksanaannya, khususnya PP No. 39 Tahun 2021) sebagai kerangka regulasi. Analisis juga melibatkan pembahasan metodologi ijtihad (Mashlahah Mursalah) sebagai justifikasi hukum negara untuk mewajibkan sertifikasi.Sistem JPH didirikan di atas landasan ganda: Landasan Syariah yang diatur oleh prinsip halalan thayyiban dan Hadits tentang syubhat (samar-samar), yang menuntut prinsip kehati-hatian (ihtiyat) ; dan Landasan Konstitusional pada Pasal 29 ayat (2) UUD 1945, yang menjamin hak beribadah dan menjadi justifikasi negara untuk intervensi JPH. Transformasi Regulasi: UU No. 33 Tahun 2014 mengubah sistem JPH menjadi wajib, dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Peraturan Pelaksana, seperti PP No. 39 Tahun 2021, merinci aspek prosedur, jenis produk wajib, dan sanksi.Tata kelola JPH diselenggarakan melalui sinergi tripartit: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai regulator dan penerbit Sertifikat Halal; Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang melakukan audit teknis dan pengujian ; dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mempertahankan otoritas tunggal untuk menerbitkan Ketetapan Halal (Fatwa tertulis), yang bersifat pra-syarat bagi BPJPH.Sinkronisasi dan Konflik: Terdapat sinkronisasi substansi (otoritas fatwa di MUI sejalan dengan syariah), namun perbedaan mendasar pada aspek formal-prosedural, di mana hukum positif memperkenalkan unsur kewajiban dan sanksi tegas. UU JPH dipandang sebagai manifestasi Maqashid al-Shari'ah dalam skala nasional, melindungi agama, jiwa, dan harta (hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-mal)
Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer: Analisis Tokoh Dan Relevansinya Terhadap Sistem Ekonomi Modern Nurhidayat Nurhidayat; Andhini Putri Novianti; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam kontemporer berkembang sebagai respons terhadap kelemahan sistem ekonomi konvensional yang sarat dengan riba, ketimpangan, dan krisis moral. Artikel ini bertujuan menganalisis pemikiran enam tokoh ekonomi Islam kontemporer, yaitu Muhammad Abdul Mannan, M. Nejatullah Siddiqi, Monzer Kahf, Muhammad Baqir al-Shadr, M. Umer Chapra, dan Yusuf al-Qardhawi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran para tokoh tersebut memiliki benang merah berupa penegakan keadilan, pelarangan riba, penguatan peran negara, dan orientasi pada maqashid al-syari’ah. Pemikiran ekonomi Islam kontemporer relevan sebagai alternatif sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan di era modern.
The Concept of I'jaz Al-Qur'an and Its Various Manifestations: A Study of I‘jaz Lughawi, Tasyri‘i, ‘Ilmi, and Ghaibi Sabili, Sabili; Nasrullah Bin Sapa; Muhammad Amin Sahib
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v1i4.39

Abstract

This research aims to comprehensively examine the concept of I'jaz Al-Qur'an (the Miraculousness of the Qur'an) by analyzing its definition, various forms, and primary content, to affirm its status as the sole and eternal proof of the truth of the message of Prophet Muhammad ﷺ. The method employed is descriptive qualitative, utilizing a library research approach, which involves content analysis of classical Ulumul Qur'an works and contemporary literature. The findings indicate that I'jaz is a multidimensional phenomenon that renders all human attempts to imitate the Qur'an incapable (a'jaza). The forms of I'jaz are classified into three main aspects: I'jaz al-Lughawi (linguistic), as the foundation of its miraculousness, which lies in its unparalleled nazhm (composition) and balaghah (eloquence); I'jaz at-Tasyri'i (legislative and moral), which guarantees the perfection and relevance of the Qur'an's universal and eternal laws; and I'jaz al-'Ilmi (scientific), which serves as a modern confirmation of its scientific allusions. It is concluded that the content of the Qur'an—comprising Aqidah (creed), Ibadah (worship), Muamalah (social transactions), and Akhlak (ethics)—is integrated, and its coherence is part of the miraculousness itself. Overall, I'jaz Al-Qur'an is an integration of the beauty of form (language), the perfection of function (law), and the truth of content (scientific), making it a miracle that continues to speak to the mind and heart in every era
KRITIK DAN PROSPEK PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DALAM ERA DIGITALISASI DAN EKONOMI HIJAU Sahrul Gunawan; Nuraulia Aco Dahrul; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kritik dan prospek pemikiran ekonomi Islam kontemporer dalam merespons tantangan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis literatur klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan ekonomi Islam, metodologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memiliki landasan normatif yang kuat, namun masih menghadapi tantangan metodologis, khususnya dominasi pendekatan normatif dan ketergantungan pada metodologi ekonomi konvensional. Dalam era digitalisasi, ekonomi Islam memiliki peluang untuk meningkatkan inklusi dan efisiensi ekonomi dengan tetap menjaga prinsip-prinsip syariah. Selain itu, ekonomi Islam memiliki prospek besar dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan melalui prinsip etika dan instrumen keuangan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan metodologi integratif antara nilai normatif dan analisis empiris menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan ekonomi Islam ke depan.
TRANSFORMASI AL-QUR’AN DARI TRADISI LISAN KE KODIFIKASI MUSHAF: Kajian Filologis dan Historis Ramlah; Sapa, Nasrullah Bin; Basri, Halimah
Jurnal Al I'jaz Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53563/psjsza98

Abstract

  This article aims to examine the transformation of the Qur’an from oral tradition to written manuscript as a pivotal event in the history of Islamic civilization. This process involved rigorous methodological steps and visionary strategic decisions, particularly during the caliphates of Abu Bakr and Uthman ibn Affan. Using a qualitative approach based on library research, this study explores the methods of compilation, verification, and standardization of the Qur’anic manuscripts, as well as their impact on the development of Islamic sciences and the unity of the Muslim community. The codification of the Qur’an not only preserved the authenticity of divine revelation across generations but also facilitated the spread of Islamic civilization to diverse regions worldwide. In the modern context, the digitalization of the Qur’an enhances accessibility but presents new challenges, such as ensuring the authenticity of texts in the digital era. This study provides a profound understanding of the relevance of Qur’anic codification as a foundation for Islamic scholarship and identity.
Karakteristik Ayat Makkiyah Dan Madaniyah: Studi Komparatif Dan Implikasinya Dalam Penafsiran Al-Quran Mirnawati, Mirnawati; bin Sapa, Nasrullah; Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Sahib
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik ayat Makkiyah dan Madaniyah., 2) Mengetahui hikmah pembagian wahyu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan elemen kuantitatif, mengadopsi metodologi tafsir kontekstual (tafsir maudhu'i) yang dikembangkan oleh ulama modern seperti Muhammad Husayn Thabathaba'i, yang menekankan analisis ayat dalam kerangka historis dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ayat Makkiyah dan Madaniyah sangat berbeda sesuai waktu dan tempat wahyu diturunkan. Ayat Makkiyah diturunkan sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW di Mekkah; lebih pendek, padat, bersifat puitis dengan fokus pada keimanan, tauhid, serta ajaran universal. Sedangkan ayat Madaniyah turun setelah hijrah di Madinah, cenderung lebih panjang, prosaik, berisi regulasi sosial, hukum syariat, dan tata kehidupan masyarakat Islam yang sudah terbentuk. Perbedaan ini menunjukkan peran ayat Makkiyah sebagai fondasi keimanan dan ayat Madaniyah sebagai pengatur kehidupan sosial umat. Hikmah pembagian wahyu ini adalah menyediakan kerangka berpikir bertahap dan sistematis dalam memahami Al-Qur’an agar tafsir tetap kontekstual dan aplikatif. Wahyu Makkiyah membangun pondasi keimanan, sedangkan wahyu Madaniyah mengatur tata sosial dan hukum demi terciptanya keadilan dan harmoni. Pembagian ini juga membantu menghindari kekeliruan penafsiran serta mendukung integrasi teknologi digital dalam analisis Al-Qur’an untuk pendidikan agama yang lebih relevan dan dialog antaragama yang bertanggung jawab. Penelitian ini penting dilakukan berdasarkan hasil literature, maka studi komparatif ayat Makkiyah-Madaniyah penting dilakukan untuk penafsiran yang akurat, tetapi penelitian lanjutan diperlukan untuk mengatasi tantangan interpretasi modern. Penelitian ini membangun atas temuan ini dengan analisis mendalam dan implikasi praktis. 
Co-Authors A. Ika Fahrika AA Sudharmawan, AA Abd. Hafid Abdi Wijaya Abdi Wijaya, Abdi Abdul Chadjib Halik Abdul Rizal, Abdul Abdul Wahab Adriani Affandi, Ahmad Zulkifli AGUS AGUS Ahmad Sandi Aisyah Aisyah Amir, Andi Muhammad Nur Atma Amiruddin K Amiruddin, Muhammad Majdy Andhini Putri Novianti Andi Intan Cahyani Andi Wawan Mulyawan Anisa Utami Novianty Arief, Fitriani Arif Mashuri Arsyadi, Baso Asriadi Arifin Adi Asse, Ambo Asyraf Mustamim Asyraf Mustamin Atika, Atika Rizki Azwar Azwar Bakti, Andi Adi Prabowo Putra Baso R Basse, Rahman Ambo Caya, Rosdiyana Chairunnisa Chairunnisa Cut Muthiadin Cut Mutiadin Cut Mutihiadin Darmawati H Darmawati H, Darmawati DARYANTI DARYANTI Dedi Susanto Devy Wulandari Dian Sari Dliyauddin, Dliyauddin Dwiatmaja, Ahmad Zikri Eka Febrianti, Eka Erniawati, Erniawati Ervina Hijrah Nirwana Fatimah, Emi Sri Rahayu Fatmawati Fatmawati Fitri, Nurul Amalia Fitriah Ningsih, Fitriah Fuziyah, Annisa Gunawan Gunawan H, Herianti H. Muhtar Lutfi Habibi Habibi Habibi Habibi Haddade, Abdul Wahid Haddade, Hasyim Hafid, Abd Halik, Abdul Chadjib Halima Basri Halimah Basri Halimah Basri Halimah Basri Hamzah, Muh. Nasir Hannanong, Ismail Hargiani, Fransisca Xaveria Harni Hasbiullah Hasbiullah, Hasbiullah Heri Irawan Heri Iswandi Herianti Herman, M. Aras Husain, Muhammad Zakir I Nyoman, Budiono Ihwan Wahid Minu Ikhsan, Muh Ikram, Abdi Dzul Jalal Indradewa, Rhian Irwan Misbach Irwan Misbach Ismawati Ismawati J, Jumriani Jailuddin, Syuaib Jamaluddin Jamaluddin Majid Jamaluddin Majid Jayawarsa, A.A. Ketut Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Kartika Kholid Albar Kurnaemi Anita Lince Bulutoding Lutfi, Mukhtar M Yusuf K Magfirah, Khofifah Mardiah, Nur Ainun Marwah, Andi Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Mirnawati Mirnawati Misbahuddin Misbahuddin Mohamad Subli Muaz Dhiyaulhaq Imran Muh Affandi Muh. Samsunar Muhamad, Mar’ie Muhammad Affandi AR Muhammad Afief Mubayyin Muhammad Afif Muhammad Afif Qubais Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Sahib Muhammad Awaluddin, Muhammad Muhammad Fadel Muhammad Ilham Muhammad Jumaidi Pamalingan Muhammad Samsunar Muhammad, Nurcholis Muhlis Muhlis Muhlis Muhlis MUHTAR LUTFI Mukhlis Mukhtar Galib Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Muntu, Andi Tenri Sri Murtiadi Awaluddin Muslimin H. Kara Muslimin Kara Muslimin Kara Muslimin Kara Mustakim Muchlis Nafisya, Zahwah Aulia Nur Annisa Nur Haslin, Muh Ilham Nuraulia Aco Dahrul Nurbaeti Nurchalisa Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayat Nurhidayat Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Paramata, Adhayani Mentari Parmitasari, Rika Dwi Ayu Putra, Trisno Wardy Putri Ayu Ramadhani R, Randy Rachma Febriyanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman Ambo Masse Rahman R., Abd. Rahmawati Muin Rahmawati, Rahmawati Ramdhani ilham, Rizky Amaliyah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Rasnawati Rika Dwi Ayu Parmitasari Rizki Rahim Rizky Amaliyah Rosmila Sabili, Sabili Safri Haliding Sahrul Gunawan Said, Muh. Sa’ad Saiful Muchlis Samsul Samsul Sapinah Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Sastri Ayu Wiranitania Selmiana Salam Siradjuddin, Siradjuddin Solly Aryza Sri Wahyuni St Hafsah Umar Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudirman Sufiani Zahra Sumarlin Sumarlin Sumarni S Supriadi Supriadi Supriadi Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syahruddin Kadir Syam, Agus Syamsul Bahri Syamsurianto, Syamsurianto Syarif As'ad, Muhammad Syarif, Magfira Syaripuddin Syaripuddin Syatar, Abdul Tarmizi Tengku Riza Zarzani N Titin Hardianti Titin Hardianti Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato Trimulato, Trimulato Umar Sulaiman Widjaja, Abdi Wijaya, Abdi Wulandari, Devy Zulfa Amani Zulika Zulika Zulkifli