p-Index From 2021 - 2026
17.308
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Adabiyah SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah IQRO: Journal of Islamic Education At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Madinah: Jurnal Studi Islam FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business JURNAL EKONOMI SYARIAH Mu'amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies El-kahfi : Journal of Islamic economics El-Iqtishady TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Al-I'jaz: Jurnal Studi Al-Qur'an, Falsafah, dan Keislaman Jurnal Ar-Ribh Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Islamic Economic and Business Journal Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Robust: Research of Business and Economics Studies AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah dan Ekonomi Islam Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking Journal of Management and Social Sciences Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Sighat : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Madani: Multidisciplinary Scientific Journal An Nuqud: Journal of Islamic Economics SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Socius: Social Sciences Research Journal JSE: Jurnal Sharia Economica Southeast Asia Journal of Graduate of Islamic Business and Economics Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam IIJSE JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Innovative and Creativity Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences Media Hukum Indonesia (MHI) Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Adpertens ; Jurnal Ekonomi dan Manjemen Jurnal Intelek Insan Cendikia Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Multidisciplinary Indonesian Center Journal Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ) Jurnal Ekonomi dan Bisnis (Jebi) Advances In Education Journal Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Ekonomi Islam Pada Masa Bani Umayyah Bakti, Andi Adi Prabowo Putra; Sapa, Nasrullah Bin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran ekonomi Islam pada masa Dinasti Bani Umayyah (661-750 M), yang merupakan periode penting dalam sejarah perkembangan eknomi Islam. Setelah wafatnya Nabi Muhammmad SAW, kepimimpinan umat Islam dilanjutkan oleh khulafaur Rasyidin, diikuti oleh transisi menuju sistem monarki dibawah Dinasti Umayyah. Dibawah kepemimpinan khalifah-khalifah seperti Muawiyyah bin Abi Sofyan, Abdul Malik bin Marwan, dan Umar bin Abdul Azis, berbagai kebijakan ekonomi yang inovatif diterapkan, termasuk reformasi fiskal, sistem perpajakn yang adil, dan pengelolaan zakat yang optimal. Kebijakan-kebijakan ini tidak hanya memperkuat perekonomian, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi.Melalui pendekatan kualitatif yang dilihat dari data historis dan analisis literatur, penelitian ini memberikan pemahaman komprehensuf tentang sistem ekonomi yang dikembangakan pada masa Dinasti Bani Umayyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran dan kebijakan ekonomi pada masa ini memiliki dampak yang signifikan terhadap peradaban Islam dan dapat menjadi referensi dalam konteks ekonomi saat ini . Pemikiran ekonomi Islam pada masa Bani Umayyah lebih berorientasi pada implementasi kebijakan praktis untuk mengelola kekayaan negara yang melimpah akibat ekspansi wilayah, daripada perumusan teori ekonomi yang sistematis. Praktik ekonomi dan kebijakan fiskal yang diterapkan pada masa ini menjadi landasan penting bagi pengembangan pemikiran ekonomi Islam yang lebih terstruktur di masa Dinasti Abbasiyah selanjutnya.
Islamic Microfinance Innovation: BMT Strategies for Enhancing Financial Inclusion and Economic Empowerment Affandi, Ahmad Zulkifli; Syatar, Abdul; Sapa, Nasrullah Bin
JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jes.v10i2.15881

Abstract

Baitul Mal wa Tamwil (BMT), as an Islamic microfinance institution, plays a pivotal role in providing fair and inclusive financial access to micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. This study aims to comprehensively analyze the functions, product variations, and socio-economic roles of BMT, while also identifying the opportunities and challenges for BMT development in the modern era. Employing a qualitative descriptive approach through literature review, this research examines various sources related to Islamic microfinance and BMT. The analysis reveals that BMT not only serves as a provider of Sharia-compliant financing and manager of religious social funds, but also acts as an agent of community economic empowerment. In the digital era, BMT has significant opportunities to expand its services through product innovation and technology integration; however, it also faces challenges such as limited human resources, the need for stronger governance, and adaptation to evolving regulations and technologies. These findings highlight the importance of enhancing institutional capacity, strengthening Sharia financial literacy, and fostering collaboration with various stakeholders to optimize BMT’s role in supporting community economic empowerment and advancing sustainable Islamic financial inclusion.
Dampak Perbedaan Ilmu Qiraat Terhadap Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia Rosmila; Nasrullah Bin Sapa; Muhammad Amin Sahib
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 1 No. 4 (2025): Riksa Cendikia Nusantara-Desember 2025
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18006967

Abstract

Indonesia merepresentasikan realitas sosial yang plural, baik secara etnis, budaya, maupun agama, sehingga menuntut kerangka keberagamaan yang mampu mengelola perbedaan secara konstruktif. Sejumlah peristiwa intoleransi menunjukkan masih lemahnya kesadaran terhadap pluralitas sebagai keniscayaan sosial. Artikel ini mengkaji perbedaan ilmu qirāʾāt sebagai fondasi epistemologis Islam yang menegaskan legitimasi keberagaman pemahaman teks suci serta relevansinya bagi penguatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Kajian ini bertumpu pada riset kepustakaan melalui pendekatan analitis-deskriptif atas literatur klasik dan kontemporer terkait ʿilm al-qirāʾāt, toleransi (tasāmuḥ), dan wacana moderasi beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan qirāʾāt lahir melalui transmisi riwayat yang sahih dan mutawātir, mencerminkan fleksibilitas ajaran Islam terhadap variasi bahasa, dialek, serta ekspresi bacaan Al-Qur’an. Tradisi penerimaan terhadap keragaman bacaan tersebut menegaskan bahwa perbedaan tidak dimaknai sebagai ancaman terhadap autentisitas wahyu, melainkan sebagai kekayaan metodologis yang memperkuat sikap inklusif. Pemahaman komprehensif atas ilmu qirāʾāt berkontribusi pada pembentukan paradigma keberagamaan moderat, menolak eksklusivisme, serta menopang nilai Islam tasāmuḥ pada relasi antarumat beragama. Kajian ini menegaskan bahwa internalisasi nilai-nilai pluralitas tekstual Islam memiliki signifikansi strategis bagi penguatan harmoni sosial dan kerukunan umat beragama pada konteks Indonesia yang multikultural.
The Effect of Sharia Financial Literacy and Risk Perception on the Intention to Use Shopee Paylater in Generation Z with Religiosity as a Moderating Variable (A Study on UIN Alauddin Makassar Students) Nurhidayah Nurhidayah; Saiful Muchlis; Nasrullah Bin Sapa
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 3 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i3.7806

Abstract

This study aims to analyze the influence of Sharia financial literacy and risk perception on the intention to use Shopee PayLater among Generation Z students at UIN Alauddin Makassar, as well as to evaluate the role of religiosity as a moderating variable in this relationship. A quantitative approach using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method was employed. The sample consisted of 210 respondents, determined based on Hair’s conservative sample size approach. Data were collected through a questionnaire covering the variables of Sharia financial literacy, risk perception, intention to use, and religiosity. The results showed that Sharia financial literacy had no significant effect on the intention to use Shopee PayLater. In contrast, risk perception had a significant negative effect, indicating that the higher the risk perception, the lower the intention to use the service. The interaction between religiosity and Sharia financial literacy, as well as between religiosity and risk perception, did not show a significant moderating effect on the intention to use Shopee PayLater. Therefore, religiosity does not moderate the relationship between Sharia financial literacy or risk perception and the intention to use Shopee PayLater. This study provides theoretical contributions to the development and deeper understanding of Sharia financial literacy, risk perception, intention to use, and religiosity in the context of using PayLater-based digital financial services.
USER INTEREST IN MASLAHAH-BASED MOBILE BANKING FOR MAINTAINING CUSTOMER LOYALTY Zulika Zulika; Irwan Misbach; Nasrullah Bin Sapa; Heri Irawan; Muhammad Afif Qubais
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2025): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/finansia.v8i2.10256

Abstract

The development of digital services in Islamic banking demands alignment between technological convenience and the values of maqashid al-shariah. This study aims to identify user interest in the Muamalat DIN Mobile Banking application based on maslahah and to analyze the role of its features in building customer loyalty. The research uses a qualitative approach with a case study design grounded in Islamic consumer behavior theory and the concept of maqashid al-shariah. The results show that interest in using the Muamalat DIN application is influenced by the need for Islamic banking services, religious trust, social demands, and institutional regulatory support. The main features that drive customer loyalty include security, ease of transactions, service benefits, and the function of distributing social funds. All of these features reflect the values of maqashid al-shariah in preserving religion, wealth, and social welfare. These findings confirm that applying the principle of maslahah in mobile banking can enhance the trust and loyalty of Islamic banking customers.
Geopolitik, Ekonomi, dan Digitalisasi dalam Sistem Halal Global: Tantangan Interoperabilitas dan Kepercayaan Konsumen Amir, Andi Muhammad Nur Atma; Sapa, Nasrullah bin; Muthiadin, Cut
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i2.10730

Abstract

Penelitian ini mengkaji kompleksitas sistem halal global melalui perspektif geopolitik fragmentasi standar, struktur ekonomi paradoksal, dan transformasi digital yang disruptif, dengan fokus pada tantangan interoperabilitas dan kepercayaan konsumen. Sistem halal global melibatkan lebih dari 80 negara dengan regulasi berbeda yang menciptakan hambatan perdagangan signifikan meskipun pasar halal global mencapai USD 2,4 triliun pada 2024. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis komparatif, memanfaatkan data sekunder dari jurnal nasional (Sinta) dan internasional (Scopus), dokumen kebijakan, serta laporan organisasi internasional periode 2020-2025. Analisis tematik terhadap dimensi geopolitik, struktur ekonomi, transformasi digital, interoperabilitas teknis-regulasi, dan kepercayaan konsumen mengungkapkan bahwa fragmentasi standar mencerminkan ketegangan antara harmonisasi global dan standar lokal yang berakar pada kedaulatan nasional dan interpretasi fiqih. Digitalisasi melalui blockchain, IoT, dan AI menawarkan solusi untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi namun menghadapi tantangan ketimpangan digital dan kompatibilitas sistem. Interoperabilitas teknis dan regulasi muncul sebagai bottleneck krusial yang menghambat integrasi rantai pasokan halal lintas batas. Kepercayaan konsumen dipengaruhi oleh kredibilitas badan sertifikasi, transparansi proses, dan ketertelusuran digital. Rekomendasi mencakup harmonisasi standar bertahap, investasi infrastruktur digital, pengembangan API gateway terintegrasi, dan capacity building komprehensif untuk stakeholder.
Sinergi dan Oposisi Biner dalam Praktik Halal Industri Kosmetik dan Farmasi: Kajian Kepustakaan Terstruktur Ikram, Abdi Dzul Jalal; Sapa, Nasrullah Bin
Bisei : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 10 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bisei.v10i2.10744

Abstract

This study examines how the concept of halal in the cosmetic and pharmaceutical industries is shaped through the synergy and tension of binary oppositions such as pure–impure, natural–synthetic, scientific–spiritual, and commercial–ethical. Using a structured literature review, the research analyzes academic publications, industrial reports, and halal regulatory frameworks to identify discursive patterns that influence the production and legitimization of halal products. The analysis reveals that halal has undergone a process of meaning commodification, in which religious values are intertwined with narratives of safety, quality, and scientific validation. The findings also show the emergence of hybrid rationalities within certification practices, where fiqh considerations, medical necessity, and industrial logic are negotiated simultaneously. Overall, the study demonstrates that binary oppositions do not operate as fixed boundaries but as flexible mechanisms that shape the identity, justification, and strategic positioning of halal products in the global market.
Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer: Analisis Tokoh Dan Relevansinya Terhadap Sistem Ekonomi Modern Nurhidayat Nurhidayat; Andhini Putri Novianti; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam kontemporer berkembang sebagai respons terhadap kelemahan sistem ekonomi konvensional yang sarat dengan riba, ketimpangan, dan krisis moral. Artikel ini bertujuan menganalisis pemikiran enam tokoh ekonomi Islam kontemporer, yaitu Muhammad Abdul Mannan, M. Nejatullah Siddiqi, Monzer Kahf, Muhammad Baqir al-Shadr, M. Umer Chapra, dan Yusuf al-Qardhawi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran para tokoh tersebut memiliki benang merah berupa penegakan keadilan, pelarangan riba, penguatan peran negara, dan orientasi pada maqashid al-syari’ah. Pemikiran ekonomi Islam kontemporer relevan sebagai alternatif sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan di era modern.
The Concept of I'jaz Al-Qur'an and Its Various Manifestations: A Study of I‘jaz Lughawi, Tasyri‘i, ‘Ilmi, and Ghaibi Sabili, Sabili; Nasrullah Bin Sapa; Muhammad Amin Sahib
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v1i4.39

Abstract

This research aims to comprehensively examine the concept of I'jaz Al-Qur'an (the Miraculousness of the Qur'an) by analyzing its definition, various forms, and primary content, to affirm its status as the sole and eternal proof of the truth of the message of Prophet Muhammad ﷺ. The method employed is descriptive qualitative, utilizing a library research approach, which involves content analysis of classical Ulumul Qur'an works and contemporary literature. The findings indicate that I'jaz is a multidimensional phenomenon that renders all human attempts to imitate the Qur'an incapable (a'jaza). The forms of I'jaz are classified into three main aspects: I'jaz al-Lughawi (linguistic), as the foundation of its miraculousness, which lies in its unparalleled nazhm (composition) and balaghah (eloquence); I'jaz at-Tasyri'i (legislative and moral), which guarantees the perfection and relevance of the Qur'an's universal and eternal laws; and I'jaz al-'Ilmi (scientific), which serves as a modern confirmation of its scientific allusions. It is concluded that the content of the Qur'an—comprising Aqidah (creed), Ibadah (worship), Muamalah (social transactions), and Akhlak (ethics)—is integrated, and its coherence is part of the miraculousness itself. Overall, I'jaz Al-Qur'an is an integration of the beauty of form (language), the perfection of function (law), and the truth of content (scientific), making it a miracle that continues to speak to the mind and heart in every era
Karakteristik Ayat Makkiyah Dan Madaniyah: Studi Komparatif Dan Implikasinya Dalam Penafsiran Al-Quran Mirnawati, Mirnawati; bin Sapa, Nasrullah; Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Sahib
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik ayat Makkiyah dan Madaniyah., 2) Mengetahui hikmah pembagian wahyu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan elemen kuantitatif, mengadopsi metodologi tafsir kontekstual (tafsir maudhu'i) yang dikembangkan oleh ulama modern seperti Muhammad Husayn Thabathaba'i, yang menekankan analisis ayat dalam kerangka historis dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ayat Makkiyah dan Madaniyah sangat berbeda sesuai waktu dan tempat wahyu diturunkan. Ayat Makkiyah diturunkan sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW di Mekkah; lebih pendek, padat, bersifat puitis dengan fokus pada keimanan, tauhid, serta ajaran universal. Sedangkan ayat Madaniyah turun setelah hijrah di Madinah, cenderung lebih panjang, prosaik, berisi regulasi sosial, hukum syariat, dan tata kehidupan masyarakat Islam yang sudah terbentuk. Perbedaan ini menunjukkan peran ayat Makkiyah sebagai fondasi keimanan dan ayat Madaniyah sebagai pengatur kehidupan sosial umat. Hikmah pembagian wahyu ini adalah menyediakan kerangka berpikir bertahap dan sistematis dalam memahami Al-Qur’an agar tafsir tetap kontekstual dan aplikatif. Wahyu Makkiyah membangun pondasi keimanan, sedangkan wahyu Madaniyah mengatur tata sosial dan hukum demi terciptanya keadilan dan harmoni. Pembagian ini juga membantu menghindari kekeliruan penafsiran serta mendukung integrasi teknologi digital dalam analisis Al-Qur’an untuk pendidikan agama yang lebih relevan dan dialog antaragama yang bertanggung jawab. Penelitian ini penting dilakukan berdasarkan hasil literature, maka studi komparatif ayat Makkiyah-Madaniyah penting dilakukan untuk penafsiran yang akurat, tetapi penelitian lanjutan diperlukan untuk mengatasi tantangan interpretasi modern. Penelitian ini membangun atas temuan ini dengan analisis mendalam dan implikasi praktis. 
Co-Authors - Trimulato, - A. Ika Fahrika AA Sudharmawan, AA Abd. Hafid Abdi Widjaja Abdi Wijaya, Abdi Abdul Chadjib Halik Abdul Husain Natsir Abdul Rizal, Abdul Abdul Wahab Abdul Wahid Haddade Adriani Affandi, Ahmad Zulkifli AGUS AGUS Ahmad Sandi Ahmad Zikri Dwiatmaja Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Alda Septiana Ali Ambo Asse Amir, Andi Muhammad Nur Atma Amiruddin K Amiruddin, Muhammad Majdy Andhini Putri Novianti Andi Intan Cahyani Andi Sompa Andi Wawan Mulyawan Anisa Utami Novianty Anisa Utami Novianty Annisa Fuziyah Anugrah Arif Mashuri Arsyadi, Baso Asriadi Arifin Adi Asyraf Mustamin Atika, Atika Rizki Azwar, Azwar Bakti, Andi Adi Prabowo Putra Baso Arsyadi Baso R Basse, Rahman Ambo Caya, Rosdiyana Chairunnisa Chairunnisa Cut Muthiadin Cut Muthiadin Cut Mutiadin Cut Mutihiadin Darmawati H Darmawati H, Darmawati Darmawati Hanafi DARYANTI DARYANTI Dedi Susanto Devy Wulandari Devy Wulandari Devy Wulandari Dian Sari Dliyauddin, Dliyauddin Eka Febrianti, Eka Erniawati, Erniawati Ervina Hijrah Nirwana Fasiha Fasiha Fatimah, Emi Sri Rahayu Fatmawati Fatmawati Fatur Baldan Haramain Fitri, Nurul Amalia Fitriah Ningsih, Fitriah Fitriani Fitriani Gunawan Gunawan H, Herianti H. Muhtar Lutfi Habibi Habibi Habibi Habibi HAERIANTI HERIANTI Halik, Abdul Chadjib Halima Basri Halima Basri Halimah B Halimah Basri Hamzah, Muh. Nasir Hannanong, Ismail Harni Hasbiullah Hasbiullah, Hasbiullah Hasma Hasmah Hasyim Haddade Heri Irawan Heri Iswandi Herman, M. Aras Husain, Muhammad Zakir I Nyoman, Budiono Ihwan Wahid Minu Ikhsan, Muh Ikram, Abdi Dzul Jalal Indradewa, Rhian Irwan Misbach Irwan Misbach Ismawati Ismawati Jailuddin, Syuaib Jamaluddin Jamaluddin Majid Jamaluddin Majid Jayawarsa, A.A. Ketut Jumriani J Kamaruddin Kamaruddin Kamaruddin Kartika Khaliza Lutfia Khalizah Lutfia Khofifah Magfirah Kholid Albar Kurnaemi Anita Lince Bulutoding M Yusuf K Mardiah, Nur Ainun Marwah, Andi Maulana Maulana Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Mirnawati Mirnawati Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Misbahuddin Mohamad Subli Muaz Dhiyaulhaq Imran Mubasysyyratul Ummah Sapsuha Muh. Sa’ad Said Muh. Samsunar Muh. Samsunar Muhamad, Mar’ie Muhammad Affandi AR Muhammad Afief Mubayyin Muhammad Afif Muhammad Afif Qubais Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Sahib Muhammad Awaluddin, Muhammad Muhammad Fadel Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Imam Dhiya’ul Haq Muhammad Imran Muhammad Jumaidi Pamalingan Muhammad, Nurcholis Muhlis Masin Muhlis Muhlis MUHTAR LUTFI Mujahidin Mujahidin Mukhtar Galib Mukhtar Galib Mukhtar Lutfi Mukhtar Lutfi Muntu, Andi Tenri Sri Murtiadi Awaluddin Musfirah HR Muslimin Kara Mustakim Muchlis Nafisya, Zahwah Aulia Nur Annisa Nur Haslin, Muh Ilham Nuraulia Aco Dahrul Nurbaeti Nurchalisa Nurfakhruddin Al Mubarak Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayat Nurhidayat Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurul Magfiratullah Putri Ayu Ramadhani R, Randy Rachma Febriyanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman Ambo Masse Rahman R., Abd. Rahmawati, Rahmawati Ramdhani ilham, Rizky Amaliyah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Ramlah Rasnawati Rika Dwi Ayu Parmitasari Rizki Rahim Rizky Amaliyah Rizky Amaliyah Rosmila Rostinawati Manaf Sabili, Sabili Sahrul Gunawan Saiful Muchlis Samsul Samsul Sapinah Sastri Ayu Wiranitania Selmiana Salam Siradjuddin Sitti Aisya Solly Aryza Sri Wahyuni St Hafsah Umar Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudirman Sufiani Zahra Sufiani Zahra Sulfiani Sulfiani Sumarlin Sumarlin Sumarni S Supriadi Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syahruddin Kadir Syam, Agus Syamsul Bahri Syamsurianto, Syamsurianto Syarif As'ad, Muhammad Syarif, Magfira Syaripuddin Syaripuddin Syatar, Abdul Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tarmizi Tengku Riza Zarzani N Titin Hardianti Titin Hardianti Titin Hardianti Trisno Wardy Putra Umar Sulaiman Wulandari, Devy Zulfa Amani Zulika Zulika Zulkifli