p-Index From 2021 - 2026
10.992
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Teknik Sipil Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL Jurnal Diskursus Islam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan/Journal of Fishery and Innovation (JSIPi) Jurnal Sapa Laut Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Jurnal Politik Profetik Jurnal Penelitian Geosains JURNAL ILMU BUDAYA EDUCATIO : Journal of Education Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Journal TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan GANEC SWARA Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas Journal of Islam and Science AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran Enrichment : Journal of Management Vox Populi SOLID ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Diversity: Disease Preventive of Research Integrity International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Al-Fikru: Jurnal Ilmiah LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jenius: Journal Education Policy and Elementary Education Issues Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Prosiding University Research Colloquium Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi West Science Interdisciplinary Studies Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar West Science Interdisciplinary Studies Coastal and Marine Journal West Science Social and Humanities Studies Journal of Management, Entrepreneurship and Tourism Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Soedirman Law Review Berkala Arkeologi SEARCH: Science Education Research Journal of Sustainable Economic and Business International Journal of Research in Counseling Madrasah : Jurnal Pendidikan Madrasah Jurnal Pengabdian Dosen Republik Indonesia (JPDRI) Jurnal Pendidikan Dasar Journal of Computer Science and Information Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

KEPADATAN DAN POLA DISTRIBUSI GASTROPODA DAN BIVALVIA PADA KAWASAN LAMUN DI PANTAI MARINA KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI Safirudin, .; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 2: Mei 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i2.19422

Abstract

Kepadatan gastropoda dan bivalvia mempengaruhi pola distribusi gastropoda dan bivalvia di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan, distribusi, kondisi tutupan lamun dan hubungan kepadatan gastropoda dan bilavalvia dengan komdisi tutupan lamun. Penelitian ini dilaksanalan pada bulan Oktober 2019 sampai Maret 2020, di Pantai Marina Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah purposif sampling dengan mengunakan transek kuadrat yang dilakukan tiga kali pengulangan pada masing-masing stasiun. Penentuan stasiun didasarkan pada persen penutupan lamun yang berbeda. Hasil pengukuran parameter lingkungan dan organisme yang ditemukan selama penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif. Jenis gastropoda yang ditemukan enam jenis yaitu Conomurex luhuanus, Cymbiola vespertilio, Canarium  labiatum, Gibberulus gibosus, Trochus niloticns, Turbo chrysostomus. dan tiga jenis bivalvia yaitu Anadara granosa, Anadara gubernaculum dan Callista erycina. Kepadatan gastropoda tertinggi diperoleh pada stasiun III yaitu sebesar 2,37 ind/m² dan kepadatan terendah pada stasiun I yaitu sebesar 0,97 ind/m². Kepadatann bivalvia tertinggi diperoleh pada stasiun II yaitu sebesar 2,37 ind/m² dan kepadatan terendah pada stasiun I yaitu sebesar 1,17 ind/m². Pola distribusi gastropoda selama penelitian pada stasiun I dan II yaitu mengelompok (id>1) sedangkan pada stasiun III seragam (id>1). Pola distribusi bivalvia selama penelitian pada stasiun I dan III yaitu mengelompok (id>1) sedangkan pada stasiun II seragam (id<1). Hubungan kondisi tutupan lamun dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia yaitu 0,98 dengan kriteria hubungan sangat kuat.Kata Kunci: Gastropoda, Bivalvia, Kepadatan, Pola Distribusi, Pantai Marina, Wakatobi.
KOMPOSISI DAN KEPADATAN JENIS KEPITING PADA EKOSISTEM MANGROVE BERDASARKAN FASE BULAN DI DESA LAMONTOLI KECAMATAN BUNGKU SELATAN Sofyan, Muh. Abu; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut Vol 6, No 4: November 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i4.21860

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan daerah pemijahan, daerah pembesaran dan tempat berlindung bagi berbagai jenis kepiting.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan kepadatan jenis kepiting pada ekosistem mangrove  berdasarkan fase bulan gelap dan fase bulan terang. Penelitian ini dilaksanakan di  perairan Desa Lamontoli selama 3 bulan. Pengambilan data mangrove dan kepiting dilakukan dengan menggunakan transek kuadrat yang ditempatkan tegak lurus garis pantai pada tiga stasiun penelitian di kawasan mangrove. Data pendukung yaitu data parameter lingkungan menunjukkan nilai parameter kualitas prairan masih mendukung kehidupan kepiting di kawasan mangrove.  Hasil penelitian didapatkan 11 spesies kepiting.  Selama penelitian ditemukan 413 ekor kepiting pada fase bulan gelap, pada fase bulan terang 256 ekor.  Komposisi jenis tertinggi pada fase bulan gelap dan bulan terang ditemukan pada spesies Uca dussumieri.  Kepadatan jenis kepiting pada fase bulan gelap berkisar 0.02 – 0.39 ind./m2 dan pada fase bulan terang berkisar 0.01 – 0.31 ind./m2, dimana kepadatan jenis tertinggi ditemukan pada Uca Dussumieri dan kepadatan jenis terendah pada Scylla serrata.Kata Kunci :Komposisi jenis, Kepadatan , Kepiting, Mangrove, Lamontoli.
HUBUNGAN PERSENTASE TUTUPAN LAMUN DENGAN KELIMPAHAN IKAN DI PERAIRAN UTARA KECAMATAN SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN Jaludin, .; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut Vol 6, No 4: November 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i4.21849

Abstract

Lamun menyerupai tumbuhan berpembuluh yang hidup di darat.  Lamun memiliki ciri berbiji satu (monokotil), memiliki akar, rimpang (rhizoma), daun, bunga, dan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  persentase tutupan lamun, kelimpahan ikan, dan hubungan persentase tutupan lamun dengan kelimpahan ikan di Perairan Utara Kecamatan Siompu, Kabupaten buton selatan.  Pengambilan Data dilakukan dari bulan April sampai dengan Agustus 2020. Lokasi penelitian berada di perairan pantai utara Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.  Persentase tutupan lamun di Perairan Utara Kecamatan Siompu berada pada Kondisi padat, sedang dan jarang.  Kelimpahan ikan pada stasiun dengan persentase tutupan lamun padat sebesar 106 ind/75 m2, stasiun dengan persentase tutupan lamun sedang sebesar 83 ind/75 m2, dan stasiun dengan persentase tutupan lamun jarang diperoleh kelimpahan ikan sebesar 63 ind/75 m2. Persentase tutupan lamun tidak berpengaruh nyata terhadap kelimpahan ikan pada fase bulan gelap, sedangkan persentase tutupan lamun berpengaruh terhadap kelimpahan ikan pada fase bulan terang.Kata Kunci: Lamun, Ikan, Perairan Utara Kecamatan Siompu.
PENEMPELAN TERITIP AMPHIBALANUS AMPHITRITE PADA SEMAI MANGROVE RHIZOPORA MUCRONATA DI AREA REHABILITASI MANGROVE DESA BASULE KABUPATEN KONAWE UTARA Noer, Fachrijal; Ramli, Muhammad; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20986

Abstract

AbstrakTeritip merupakan hama yang melekat pada batang maupun akar. Hal itu dapat merusak kulit batang mangrove dan mengakibatkan kematian mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter kualitas perairan terhadap kepadatan biofouling (teritip), kepadatan dan jenis biofouling (teritip) pada area rehabilitasi mangrove di Desa Basule Kabupaten Konawe Utara. Penentuan stasiun dilakukan secara purposive sampling yang berjumlah 3 stasiun. Pada masing-masing stasiun terdiri dari 3 sub stasiun sepanjang 100 meter dengan interval jarak 10 meter. Pemilihan stasiun ini didasarkan pada perbedaan karakteristik kerapatan mangrove. Penghitungan teritip dilakukan saat air menjelang surut dengan metode plot transek kuadrat. Pada setiap ulangan diletakkan petak ukuran 5x5 meter untuk kategori anakan dan  plot 1 x 1 meter yang ditempatkan dalam petak ukuran 5x 5 meter secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tertinggi berada pada stasiun III yang mencapai 17,22 ind/m2 sementara kepadatan terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai 12,66 ind/m2 . Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tinggi kerapatan mangrove maka semakin tinggi kepadatan teritip.Kata Kunci: Amphibalanus amphitrite, penempelan, kepadatan, mangrove, Desa Basule
KEPADATAN JENIS SACCOSTREA CUCULLATA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PULAU KAPOTA KECAMATAN WANGI - WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Pratama, Charli; Ramli, Muhammad; Ira, .
Jurnal Sapa Laut Vol 6, No 4: November 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i4.21858

Abstract

Biofouling merupakan organisme yang menghabiskan serluruh hidupnya dilingkungan perairan laut, dan bersiafat   menempel dan dapat menyebabkan masalah serius karena merupakan penghambat kelangsungan hidup anakan mangrove contohnya seperti teritip  merupakan faktor penyebab stres ekofisiologis seperti reduksi fotosintesis dan penghambat pertukaran gas pada anakan dan tumbuhan dewasa Pulau kapota merupakan salah satu pulau yang terletak di bagian barat pulau wangi wangi selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Pulau kapota memiliki keanekaragaman hayati laut yang melimpah terutatama pada ekosistem mangrove yang mempunyai peran penting dalam kelangsungan rantai makanan bahan organik, serta tempat berllindung berbagai organisme yang berasosiasi di ekosistem  mangrove salah  satunya orgnisme Biofouling yang menenpel pada mangrove yang dapat menimbulkan kerusakan akibat biota penempet yang di sebut biofouling. Tujuan peneltn ini adalah mengetahui jenis biofouling, kepadatan biofouling, dan kualitas perairan pada ekosisitem manggrove di Pulau Kapota. Peneltian ini dilaksanakan bulan November 2020. Hasil penelitian ini ditemukan jenis biofouling  S. cucullata yang memiliki sepasang cangkang tidak sama. Dengan kepadatan S. cucullata pada Ekosistem mangrove mencapai 0,04 – 0,70 ind/m², yang terdapat pada anakan. Sedangkan pada pohon mencapai 0,06 – 0,15 ind/m². dan kualitas perairan pada ekosistem Manggrove berdasarkan pH, Salinitas, Suhu, Kecepatan Arus dan kecerahan masih dapat dikatakan menunjang untuk pertubuhan biofouling S. cucullata.Kata Kunci : Manggrove, Biofouling, S. cucullata  
STRUKTUR KOMUNITAS BRACHIURA (KEPITING) PADA KAWASAN MANGROVE DI DESA LAWEY KECAMATAN WAWONII SELATAN KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN Firmansyah, .; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 6, No 3: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v6i3.20983

Abstract

Kepiting merupakan salah satu dari beragam jenis hewan avertebrata yang hidup berasosiasi dengan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis, kepadatan jenis dan struktur komunitas kepiting pada ekosistem mangrove di Desa Lawey Kecamatan, Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan. Pengambilan data kepiting dilakukan pada 3 stasiun pengamatan dengan menggunakan metode transek kuadrat. Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukann 6 jenis kepiting yakni Uca forcipata, Uca vocans, Scylla sp., Parasesarma sp., Thalamita crenata, dan Portunus pelagicus. Kepadatan jenis tertinggi pada jenis Uca vocans, sedangkan kepadatan jenis terendah pada jenis Portunus pelagicus. Nilai indeks keanekaragaman pada semua stasiun penelitian termasuk dalam kategori rendah. Indeks keseragaman pada semua stasiun termasuk dalam kategori tinggi dan indeks dominansi masuk dalam kategori rendah. Jenis kepiting yang umum ditemukan pada lokasi penelitian dari genus Uca. Kerapatan jenis mangrove dilokasi penelitian tergolong dalam kategori sedang dan padat.Kata kunci: Kepiting, Struktur Komunitas, Mangrove, Desa Lawey, Konawe Kepulauan
KEANEKARAGAMAN BIOTA PENEMPEL (BIOFOULING) PADA SUBSTRAT KAYU DAN FIBER YANG DIGUNAKAN OLEH KAPAL DI PERAIRAN WOLO KABUPATEN KOLAKA Wulandari, Antika; Ramli, Muhammad; Nurgayah, Wa
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 7, No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v7i1.24334

Abstract

Biofouling ada jenis biota yang menempel pada suatu substrat. Banyaknya biofouling yang menempel pada badan kapal akan menyebabkan kerusakan dan memperpendek usia pakai kapal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biofouling pada kapal kayu dan kapal fiber milik nelayan di Wolo, Kabupaten Kolaka. Pengambilan data biofouling dilakukan pada Bulan Oktober 2020 di di pesisir pantai Wolo, Kabupaten Kolaka menggunakan metode transek kuadrat yang meliputi data keanekaragam dan keseragaman biofouling pada dua jenis kapal serta parameter perairan. Hasil yang diperoleh yaitu biofouling jenis Balanus sp. ditemukan paling dominan pada kedua jenis kapal dan jenis Littorina scabra dan M. withersii ditemukan sebagai jenis minoritas pada kapal fiber. Hasil yang diperoleh yaitu pada kayu ditemukan jenis Balanus sp dan L. scabra dengan nilai keanekaragaman 0,009 dan keseragaman 0,013. Sedangkan pada fiber ditemukan jenis Balanus sp., L. Scabra dan M. withersii dengan nilai keanekaragaman 0,223 dan nilai keseragaman 0,203. Secara keseluruhan, ditemukan lebih banyak jenis biofouling pada kapal fiber namun ditemukan lebih banyak individu pada kapal kayu.Kata kunci: Keanekaragaman, Biofouling, Kapal Kayu, Kapal Fiber, Wolo.
STRUKTUR KOMUNITAS HOLOTHUROIDEA DI PERAIRAN DESA SOMBU KABUPATEN WAKATOBI Hasnia, Wa Ode; Ramli, Muhammad; Rahmadani, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 7, No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v7i1.24340

Abstract

Holothuridae atau Teripang merupakan salah satu komponen utama dalam rantai makanan pada ekosistem perairan. Banyak spesies Holothuridae memiliki nilai ekonomis tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan.  Perairan pantai Desa Sombu di Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut yang  besar untuk dikelola secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis, kepadatan jenis dan struktur komunitas Holothuroidea di Perairan  Desa Sombu Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi. Pengambilan data dilakukan pada bulan September - November 2020. Metode penelitian menggunakan metode belt transek dengan bentang garis transek sepanjang 70 m sejajar garis pantai.   Pengambilan data pada tiga stasiun dilakukan dengan 3 kali pengulangan di setiap stasiun.  Hasil penelitian menemukan ada enam jenis Holothuroidea yaitu jenis H. leucospilota, H. atra, E. godeffroyi, O. spectabilis,  H. fuscopunctata dan  H. Whitmaei.  Jenis Holothuroidea yang paling banyak ditemukan adalah  jenis H. Leucospilotaya. Kepadatan jenis Holothuroidea sebesar 0,366 individu/m2. Struktur komunitas pada penelitian ini dengan nilai indeks keanekaragaman tergolong kategori sedang, indeks keseragaman masuk dalam kategori tinggi, dan indeks dominansi masuk dalam kategori rendah.Kata kunci: Holothuroidea, Desa Sombu, Keanekaragaman, Kepadatan, Struktur Komunitas
Optimasi Penggunaan Dosis Koagulan Alum dan Poly Aluminium Chloride (PAC) dalam Pengelolaan Limbah Cair Batubara Nur Ramadhan, Aditya Anugrah; Ramli, Muhammad; Hatta, Asta Arjunoarwan
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 26 No 1 (2022)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052022.01

Abstract

Setiap pertambangan batubara diharuskan mengolah terlebih dahulu air limbah yang dihasilkan sebelum dibuang ke lingkungan. Proses pengelolaan limbah cair batubara yang umum digunakan untuk memenuhi baku mutu tersebut adalah pengendapan padatan tersuspensi dengan penambahan koagulan. Penggunaan dosis koagulan yang tidak tepat dapat mempengaruhi keefektifan koagulan dalam membuat parameter pada air sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang tepat dari beberapa koagulan dalam pengelolaan limbah cair batubara. Pada studi ini, dilakukan jar test untuk mengetahui nilai TSS dan pH akhir pada sampel yang telah diberi perlakuan berupa penambahan variasi dosis koagulan alum dan PAC, yaitu 50, 100 dan 150 ppm. Dosis optimum diperoleh dengan menggunakan analisis interpolasi kuadratik. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosis optimum Dosis optimal pada Alum adalah 25 ppm sedangkan pada PAC adalah 23 ppm. Dosis koagulan dan nilai TSS memiliki hubungan yang signifikan dimana penambahan jumlah dosis akan menurunkan nilai TSS dengan rata-rata presentasi penurunan TSS sebesar 94,55% pada Alum dan 98,88% pada PAC. Dosis koagulan dan nilai pH memiliki hubungan yang signifikan dimana penambahan jumlah dosis akan menurunkan nilai pH dengan presentasi penurunan pH sebesar 9,74% pada Alum dan 16,41% pada PAC
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SARANA PRASARANA DI SEKOLAH SMP MUHAMMADIYAH 6 MAKASSAR MAULINA, MAULINA; RAMLI, MUHAMMAD; MUSDALIFAH, MUSDALIFAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i2.2898

Abstract

Facilities and infrastructure are one of the components of education that need more attention, this is because educational facilities and infrastructure that are well met can support the implementation of education effectively and efficiently. Management, facilities and infrastructure are the responsibility of managers, education and education stakeholder both internally and externally, one of which is the school principal and school commitee. However, in reality, this is not in accordancewith the current reality. This research was conducted at SMP Muhammadiyah 6 Makassar with the aim of researching the strategies of the principal and school committe in developing infrastructure at SMP Muhammadiyah 6 Makassar. The results of this research show: (1) the efforts of the principal and school committe in improving the quality of learning through infrastructure with approach Dines by submitting proposals, the community and parents. (2) supporting factors, namely having the same vision and mision and good communication. Inhibiting factors, namely the parent’s economy, late disbursed aid funds, and lack of time and coordination between school committe members. (3) the strategy of the principal and school district in developing infrastructure at SMP Muhammadiyah 6 Makassar can be seen from their activeness. The existence and implementation of all its roles, the school principal as planning, organizing, mobilizing and supervising, the school committee as a consideration provider, controlling, supporter, and mediator. ABSTRAKSarana dan prasarana merupakan salah satu komponen pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian lebih, hal ini dikarenakan sarana dan prasarana pendidikan yang terpenuhi dengan baik dapat menunjang penyelenggaraan pendidikan secara efektif dan efisien. Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan tanggung jawab manajer pendidikan dan stakeholder pendidikan baik dari segi internal maupun eksternal salah satunya adalah kepala sekolah dan komite sekolah. Namun pada kenyataannya, hal tersebut belum sesuai dengan realita yang ada pada saat ini. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 6 Makassar dengan tujuan penelitian strategi kepala sekolah dan komite sekolah dalam pengembangan sarana prasarana di sekolah SMP Muhammadiyah 6 Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) upaya kepala sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan kualitas pemebelajaran melalui sarana prasarana dengan melakukan pendekatan kepada Dines dengan cara mengajukan proposal, masyarakat serta orang tua. (2) faktor pendukung yaitu mempunyai visi misi yang sama dan komunikasi yang baik. Faktor penghambat yaitu ekonomi orang tua, dana bantuan yang terlambat cair, serta kurangnya waktu dan koordinasi antar sesama anggota komite sekolah. (3) strategi kepala sekolah dan kote sekolah dalam pengembangan sarana prasarana di SMP Muhammadiyah 6 Makassar dapat dilihat dari keaktifan, eksistensi dan pelaksanaan seluruh perannya, kepala sekolah sebagai perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, serta pengawasan. Komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator.
Co-Authors . Firmansyah . Fitri . Suparman . Yusnaini, . ., Sufriadin A, M. Fadhil Fajar Abda Abda Abdul Malik Adelia R, Nella Adi Atmoko Aditya, Dzulkifli AFRIWAN, OKKY Agus Supriyadi Agusriati Muliyana Ahmad Fathoni Ahmad Nuryanto, Ahmad Ali, Anees Janee Alif, Akbar Almuqarram, Aswad Alvionita, A. Febbi Amrullah Amrullah Andi Halimah Andi Irwan Nur, Andi Irwan Anggraini, Nisa Juniar Anwar Arif Rahman, Anwar Arif Arami, Hasnia Ardiansyah, M. Ipal Arfani, Egi Septi Putra Arifah, Kuni Nasihatun Arini Arini Aryanti Virtanti Anas Asriyana, . Asyari Ayu Wandira Ayu, . Azainil Azainil Baharuddin Baharuddin Bahtiar, . Baru Sadarun Basri Basri Basri, Masripa Bimantoro, Krisno Birana, Yelsi Budianto Budianto Budiarto Budiarto Budiyanto, Ryan Christian Kuswibowo Dadang Aryanda, Dadang Daud, Brian Septiadi Desmari, Tti desvitasari, valestine fitria Fadhila Dhia Malihah Fajar Fajar Fatih, Amri Firdaus Chairuddin Firli Afriantoni Firmansyah, Kukuh Fitri Wahyuni Fitriansyah, Idul Gunawan Giu, La Ode Muh. Gunawan, Syahrul H Djamaluddin, H Hadrawi, Muhlis Haeruddin Haeruddin Hafidzi, Anwar Halili Halili Harimudin, Jamal Hasan Basri Hasan Eldin Adimu Hasanuddin, nfn. Hasnia, Wa Ode Hasyim Hatta, Asta Arjunoarwan Herman Supriadi Hilmi Mizani Himayah Himayah Hute, Endang Rahmi Huzain, Muh. Huzair, Muhammad Imran Iba, Wa Ida, Aida Idris, Muhram Sula Iha, Lisa Indria Nur Iqbal Nur Aswad ira Ira Ira, Ira Ira, . Irdam Riani, Irdam Irwansah Irzal Nur, Irzal Iskandar Iskandar Iskandar, Muhammad Jali, Wa Jaludin, . Jamaluddin Jamaluddin Jawadin, . Jefriyono, Jefriyono Johannes Patanduk Kaserero, Subira Nahemia Khaerunnisa, Hamdana La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Baytul Abidin Lamun Bathara Lasefeati, M. Alfian Lutfi Lutfi Mahariyanti, Ermila Mahmud, Akilah Makhdumuddin, Teuku Ali Makmur Makmur Malasari, Novita Manege, Lidya Widiyanti Mardhiah Mardhiah Mardyawati Mardyawati Marhaeni Saleh Maulina Maulina, Maulina Mawalina, Mawalina Mohammad Irfan Mohzana Mudin, Pupun Amalia Muh. Fahrurrozi Muhammad Adi Junaidi Muhammad Aminuddin, Muhammad Muhammad Fajar Purnama Muhammad Idris Muhammad Idris Muhammad Ruslin, Muhammad Muhammad Thamrin Muhdi Muhdi Muhu, Rusham Munier, Muhammad Taswin Musdalifah Musdalifah Musdalifah, Sri Muslihati Musni, La Ode Nasihin, nfn. Nasrul Fauzi Nildawati, Nildawati Noer, Fachrijal Nugraha, Rizki Nurul Nur Amelia, Riska Nur Hidayah Nur Ramadhan, Aditya Anugrah Nur, Irzal - Nuraini, Novita Dwi Nurgayah, Wa Nurhikmah Nurhikmah Ode, Muhammad Fajrin Oki Sandra Agnesa Owu, Chorgi Rahman Pallawagau, Andi Panjaitan, Ratna Wati Patadjai, Andi Besse Pramudyani, Aulia Pratama, Aan Pratama, Charli Pratikino, A. Ginong Purnamasari, Nurul Adliyah Purwanto . Purwoko Purwoko Rahmad, Noor Rahmadani, . Rahman, Arwan Arif Rahman, Nurhayati Rahman, Sandy Aulia Rahmat Hidayat WB Rahmat Sholihin Rahyudin, Edi Ratnawati, Eny Ricky Ricky Rifai Lubis, Rahmat Rini Novrianti Sutardjo Tui Riomattajang Rivaldy, Muh. Rizki Amalia Rizqi, Aditya Maulana Rochmi, Evilia Rony, Zahara Tussoleha Roslindah Daeng Siang S. Tui, Rini Novrianti Safirudin, . Sahidin, . Saida, Saida Sainal, Sainal Saleh, Sadhriany Pertiwi Samsul Hadi Sangaji, Faisal Sari, Mira SARINAH, LISA Sarman Sarman Sartinayanti Saswini, Andi Ade Ula Sentot, Bambang Jati Setiyawan, Deni Shafie, Amin Al-Haadi Siregar, Juhriah Sitti Mania, Sitti Situru, Nur Ilham Soeprijono, Bambang Sofyan, Muh. Abu Solata, Indra Soraya, Icha Sri Widodo Sriwulan, Desy Subhan Subhan Sudirman Sudirman Suriyanti, Suriyanti Syamsul Alam, Syamsul Tine Yuliantini Ulinamarbun, Sri Umar Sulaiman Wihardi Tjaronge Wihdah, Wihdah Wiyono, Bambang Dibyo Wulandari, Antika Yahya, Muhammad Nurfauzi Yartono, Nungki Yuslan, Yuslan Yusnaini Yusnaini Yuspiani, Yuspiani Zainuddin Saenong, Zainuddin