p-Index From 2021 - 2026
20.729
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Al-Turas Al-Lisan Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra ARABIYAT Shaut Al-'Arabiyah Jurnal Adabiyah ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Equilibrium: Jurnal Pendidikan Taqdir Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik Nady al-Adab Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Arabi : Journal of Arabic Studies Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) PENTAS : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ELS Journal On Interdisciplinary Studies in Humanities Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Esteem Journal of English Study Programme Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam Studi Arab Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA PHILOSOPHICA Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Pena Literasi SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al-Fathin: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Paradigm: Journal of Language and Literary Studies Jurnal Studi Agama Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan Kalamuna Lingua Susastra Journal of Arabic Literature (Jali) BASA Journal of Language & Literature Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan An-Nahdah Al-\'Arabiyah Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Kode : Jurnal Bahasa Al-Lisan: Jurnal Bahasa COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmu Komunikasi AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Journal of Comprehensive Science Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Jurnal Lektur Keagamaan El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Gunung Djati Conference Series Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Afshaha: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Journal of Arabic Language and Literature Studies Tadris al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Naskhi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab LISANIA: Journal of Arabic Education and Literature JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Dzil Majaz Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Ragam Pengabdian Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies Lughaat: Journal of Arabic Linguistics Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Rayah Al-Islam : Jurnal Ilmu Islam Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam Al-Musannif Indonesian Journal of Arabic Studies CMES (Center of Middle Eastern Studies)
Claim Missing Document
Check
Articles

Ilmu Nahwu Perspektif Filsafat Ilmu: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Dzikri Ahmad Fauzi; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam Vol 9, No 1 (2025): MEI
Publisher : Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v9i1.6870

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji ilmu nahwu dari perspektif filsafat ilmu, dengan fokus pada ontologi, epistemologi, dan aksiologi ilmu nahwu. Metode yang digunakan adalah metode deskripstif dengan teknik pengumpulan datanya dalam bentuk kualitatif dengan menggunakan metode pustaka yang mengacu pada sumber-sumber relevan dari jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, Ilmu Nahwu berfokus pada hakikat aturan tata bahasa Arab yang mendasari pemahaman teks suci. Secara epistemologis, ilmu ini berkembang melalui metode empiris (simā’i) dan logis (qiyas) untuk menyusun kaidah-kaidahnya. Sementara itu, secara aksiologis, Ilmu Nahwu memberikan manfaat besar dalam menjaga otentisitas teks keislaman, mendukung pendidikan bahasa Arab, dan memperkuat tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya khazanah keilmuan tentang Ilmu Nahwu dengan pendekatan filsafat ilmu. Penelitian ini hanya membahas Ilmu Nahwu dari perspektif filsafat ilmu, peneliti lain dapat melanjutkan studi ini dari perspektif yang berbeda. Kata Kunci : Ilmu Nahwu, Ontologi, Epistemologi, Aksiologi, Filsafat Ilmu ABSTRACTThis research aims to examine the science of Nahwu from the perspective of the philosophy of science, focusing on the ontology, epistemology, and axiology of Nahwu. The method used is a descriptive method with data collection techniques in a qualitative form using a literature method that refers to relevant sources from scientific journals. The results show that ontologically, Nahwu focuses on the nature of Arabic grammatical rules that underlie the understanding of sacred texts. Epistemologically, this science develops through empirical (simā'i) and logical (qiyas) methods to formulate its rules. Meanwhile, axiologically, Nahwu provides great benefits in maintaining the authenticity of Islamic texts, supporting Arabic language education, and strengthening the Islamic scholarly tradition. This research contributes to enriching the knowledge treasury of Nahwu with a philosophical approach to science. This research only discusses Nahwu from the perspective of the philosophy of science, other researchers can continue this study from a different perspective.Keywords: Nahwu, Ontology, Epistemology, Axiology, Philosophy of Science
Epistimologi Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif John Locke dan Al-ghazali Fadhli Hafizh; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v8i2.6764

Abstract

Abstract: This article discusses the epistemology of knowledge from the perspectives of John Locke and Al-Ghazali. It also examines three Western epistemological schools: rationalism, empiricism, and criticism, as well as three Islamic intellectual traditions: bayani, burhani, and irfani. The study conducts a comparative analysis of the epistemologies of Al-Ghazali and John Locke, aiming to provide a comprehensive overview of their thoughts and examine the epistemological implications for the dynamics of knowledge and religion.John Locke developed the empiricist school, emphasizing the importance of experience in acquiring knowledge. He criticized the rationalist view that relies solely on reason while still acknowledging reason's role in understanding the world. In contrast, according to Al-Ghazali, true epistemological understanding comes from knowledge directly granted by God, inherent within an individual, signifying a person's spiritual closeness to God.Keywords: Al-Ghazali, Epistimology, John Lock. Abstrak: Artikel ini membahas epistemologi ilmu pengetahuan dalam perspektif John Locke dan Al-Ghazali. John Locke, Artikel ini juga mengkaji tiga aliran epistemologi Barat: rasionalisme, empirisme, dan kritisisme, serta tiga tradisi pemikiran Islam: bayani, burhani, dan irfani. Penelitian ini melakukan kajian komparatif terhadap epistemologi al-Ghazali dan John Locke dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pemikiran keduanya, serta mengkaji konsekuensi epistemologis mereka terhadap dinamika ilmu pengetahuan dan agama.jonh Locke mengembangkan aliran empirisme yang menekankan pentingnya pengalaman dalam memperoleh pengetahuan. Ia mengkritik pandangan rasionalis yang terlalu mengandalkan akal semata, namun tetap mengakui peran akal dalam memahami dunia. Sedangkan Menurut Al-Ghazali, pemahaman epistimologi ilmu yang benar adalah hasil dari pengetahuan yang berasal langsung dari Allah dan telah melekat dalam diri seseorang. Hal ini menandakan kedekatan spiritual seseorang dengan Tuhan.Kata kunci: Epistimologi , John Locke , Al-Ghazali.
Membangun Paradigma Ilmu Berbasis Etika Cinta: Kajian Filsafat Ilmu pada Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Anneu Rosyanti Suryana; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4004

Abstract

Kajian filsafat ilmu tidak dapat dilepaskan dari tiga pilar utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Perkembangan ilmu pengetahuan modern yang cenderung bersifat rasional-instrumental sering kali mengabaikan dimensi etis dan kemanusiaan, sehingga menimbulkan berbagai krisis moral, sosial, dan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun paradigma ilmu berbasis etika cinta melalui kajian filsafat ilmu yang mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan filsafat, khususnya analisis konseptual dan reflektif terhadap pemikiran filsafat ilmu dan etika. Jenis data yang digunakan berupa data kepustakaan (library research), meliputi buku, jurnal ilmiah, dan karya filsafat yang relevan dengan tema etika, cinta, dan filsafat ilmu. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa secara ontologis etika cinta memandang realitas sebagai relasi yang saling terhubung dan bermakna; secara epistemologis cinta menjadi orientasi nilai dalam proses pencarian pengetahuan yang humanis dan bertanggung jawab; serta secara aksiologis etika cinta mengarahkan pemanfaatan ilmu bagi kemaslahatan manusia dan kelestarian kehidupan. Kesimpulannya, paradigma ilmu berbasis etika cinta dapat menjadi alternatif filosofis untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan intelektual dan teknologis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai moral dan kemanusiaan.
Struktur Cerita Dan Amanat Dalam Animasi ‘حسن المعاملة’: Kajian Strukturalisme: (Studi kasus pada cerita pendek animasi dalam channel youtube Sukardi Hasanudin) Allisya Rizky Islami; Rohanda Rohanda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.6639

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas bagaimana struktur cerita dan pesan moral disampaikan dalam animasi berbahasa Arab حسن المعاملة (Perilaku yang Baik) dengan menggunakan pendekatan strukturalisme intrinsik. Fokus utama terletak pada dua unsur penting dalam cerita, yaitu alur dan amanat, untuk melihat bagaimana keduanya bekerja sama menyampaikan nilai-nilai positif kepada penonton, khususnya anak-anak. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif, dengan data berupa transkrip dialog dari animasi yang dianalisis berdasarkan teori Burhan Nurgiyantoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita dibangun melalui alur yang sederhana namun efektif, serta karakter yang mencerminkan konflik moral nyata, seperti kejujuran, egoisme, dan kerja sama. Pesan moral yang disampaikan antara lain pentingnya bersikap jujur, saling menghargai, melayani dengan baik, dan belajar dari kesalahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa animasi tersebut memiliki potensi kuat sebagai media pembelajaran karakter yang menyenangkan dan mendidik.
Analisis Tingkat Kepuasan Peserta Ujian terhadap Layanan Seleksi Masuk PTKIN Tahun 2024 Tri Cahyanto; Zulfahmi Alwi; Komaruddin; Rohanda; Syahril Jamil; Mutmainah Juniawati; Syahbudin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1804

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat kepuasan peserta ujian terhadap layanan seleksi UM-PTKIN dan SPAN-PTKIN tahun 2024. Fokus penelitian adalah mengukur kepuasan peserta serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan melibatkan 50.000 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert lima poin dan wawancara mendalam untuk memperoleh perspektif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden merasa puas atau sangat puas dengan layanan seleksi, terutama pada aspek kemudahan penggunaan sistem, kejelasan informasi, kualitas layanan panitia, dan fasilitas pendukung. Analisis regresi menunjukkan bahwa kejelasan informasi, kemudahan akses sistem, kualitas layanan panitia, dan fasilitas pendukung adalah determinan utama kepuasan. Namun, kelemahan seperti aksesibilitas sistem selama waktu puncak dan kurangnya efektivitas komunikasi melalui media sosial memerlukan perhatian. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dan peningkatan kualitas layanan seleksi untuk meningkatkan pengalaman peserta serta memperkuat citra institusi. Rekomendasi strategis meliputi optimalisasi kapasitas sistem, pelatihan panitia, dan peningkatan komunikasi berbasis digital.
Representasi Pesan Moral Dalam Film “Racun Sangga” Karya Rizal Mantovani (Analisis Semiotika Roland Barthes) Putri Aulia Tauziah; Rohanda, Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3175

Abstract

Penelitian ini membahas representasi pengkhianatan dan pesan moral dalam film Racun Sangga karya Rizal Mantovani sebagai teks budaya yang sarat akan tanda dan simbol. Objek penelitian berupa adegan, dialog, gestur tokoh, serta simbol visual yang terdapat dalam film Racun Sangga (2024). Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes dengan kerangka analisis makna denotatif, makna konotatif, dan mitos. Teori ini dipilih karena mampu mengungkap makna berlapis serta ideologi budaya yang tersembunyi di balik representasi visual dan naratif film. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi tanda, pengelompokan data, analisis semiotik, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Racun Sangga merepresentasikan pengkhianatan sebagai konflik laten yang bekerja secara tersembunyi melalui simbol racun dan praktik mistis, yang berakar pada mitos dan kepercayaan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa film tersebut menyampaikan pesan moral berupa pentingnya keimanan, kesetiaan, tanggung jawab moral, serta bahaya dendam dan pengkhianatan dalam kehidupan rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Racun Sangga tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai medium reflektif yang mereproduksi mitos sosial dan nilai moral dalam masyarakat. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan kajian sastra dan film Indonesia, khususnya dalam penerapan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap hubungan antara mitos budaya, konflik sosial, dan pesan moral dalam karya sinematik lokal.
Epistemologi Hadis Ḍa‘īf Dan Mauḍū‘ : Perspektif Filsafat Ilmu Abdul Jabbar Mukhtar; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
Rayah Al-Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Rayah Al-Islam: Jurnal Ilmu Islam January 2026
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v10i1.145

Abstract

This study investigates ḍa‘īf (weak) and mauḍū‘  (fabricated) ḥadīṡ by integrating classical ḥadīṡ sciences (‘ulūm al-ḥadīṡ) with the perspective of the philosophy of science. The research is motivated by the concern over the prevalent use of ḍa‘īf and mauḍū‘  ḥadīṡ among muslims, particularly in religious activities. Employing a qualitative library research method, this study analyzes primary data consisting of classical texts on ḍa‘īf and mauḍū‘  ḥadīṡ, alongside secondary data covering epistemology and modern philosophy of science literature. The findings reveal a significant distinction between ḍa‘īf and mauḍū‘  ḥadīṡ from both ḥadīṡ science and epistemological perspectives, despite their shared failure to meet the requirements of authenticity (ṣahīh). Ḍa‘īf ḥadīṡ retains an empirical existence within the transmission chain that can be traced through the science of narrators (rijāl al-ḥadīṡ) and offers spiritual utility, albeit limited to virtuous deeds (faḍāīl al-a’māl). In contrast, mauḍū‘  ḥadīṡ is categorized as pseudo-knowledge or false information that threatens the purity of Islamic teachings.
Potret Corona dalam Novel Yauma Kunna Namsyi ala at-Thariq Karya Amer Hariri: Analisis Strukturalisme Genetik Nushrotun Nida; Yulianti; Rohanda
Taqdir Vol 10 No 1 (2024): TAQDIR
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ddkz6414

Abstract

This study aims to reveal the portrait of the corona virus depicted in Yauma Kunna Namsyi's novel Ala At-Thariq based on the perspective of Lucian Goldman's genetic structuralism. This type of research is descriptive qualitative research. Data analysis technique is formulated through three steps, namely, research on the study of intrinsic elements, social life and social and historical backgrounds. The results of this study are: a) the humanitarian facts depicted in this novel are social humanitarian facts, in the form of the response of people who feel anxious and frightened by the corona issue, and the positive impact of covid-19; b) the collective subjects depicted in this novel are two groups with different views. The views of children and adults on corona; c) the author's world view in this novel is more about how children respond when they know the issue of corona and the reality that occurs due to corona; d) the structure of literary works is described by the relationship between characters and characters and characters with objects; and e) the dialectic of understanding-explanations is formulated coherently in the concept of the story.   Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap potret virus Corona yang digambarkan dalam novel Yauma Kunna Namsyi Ala At-Thariq karya Amir Hariri berdasarkan perspektif strukturalisme genetik Lucian Goldman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis data dirumuskan melalui tiga langkah, yaitu, penelitian terhadap kajian unsur intrinsik, kehidupan sosial, dan latar belakang sosial dan sejarah. Hasil dari penelitian ini adalah: a) fakta kemanusiaan yang digambarkan dalam novel ini adalah fakta sosial kemanusiaan, berupa respon masyarakat yang merasa cemas dan takut dengan adanya isu Corona, dan dampak positif dari Covid-19; b) subjek kolektif yang digambarkan dalam novel ini adalah dua kelompok yang memiliki pandangan yang berbeda. Pandangan anak-anak dan orang dewasa terhadap Corona; c) pandangan dunia pengarang dalam novel ini lebih kepada bagaimana respon anak-anak ketika mengetahui isu Corona dan realitas yang terjadi akibat Corona; d) struktur karya sastra digambarkan melalui hubungan antara tokoh dengan tokoh dan tokoh dengan objek; dan e) dialektika pemahaman-penjelasan dirumuskan secara runtut dalam konsep cerita.
Representasi Konsep Cinta Dalam Film Aris wa Arusatain Karya Elie Semaan Aqila Fikriya Hamidah; Rohanda; Resa Restu Pauji
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Kode: Edisi Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/9wqqxy13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi konsep cinta dalam film Arab kontemporer Arīs wa Arusatain karya Elie Semaan dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memfokuskan analisis pada tanda-tanda visual dan verbal yang muncul dalam adegan film, seperti dialog, ekspresi wajah, gestur, dan simbol visual yang berkaitan dengan hubungan romantis. Analisis dilakukan melalui hubungan triadik representamen, objek, dan interpretant untuk mengungkap makna cinta yang dikonstruksi dalam film. Selanjutnya, makna tersebut diklasifikasikan ke dalam komponen intimacy, passion, dan commitment berdasarkan teori Segitiga Cinta Robert J. Sternberg sebagai kerangka konseptual dalam pemetaan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film merepresentasikan cinta sebagai proses relasional yang dibangun melalui kedekatan emosional, ketertarikan romantis, serta keputusan sadar dalam menjalin hubungan. Dengan demikian, film Arīs wa Arusatain dapat dipahami sebagai teks budaya yang mengonstruksi makna cinta secara kompleks melalui sistem tanda sinematik.  Kata Kunci: Film, Representasi cinta, Semiotika Charles Sanders Peirce, Teori segitiga cinta Sternberg  
Nilai-Nilai Moral dalam Film Min Wara Al-Mawj Karya Matty Brown Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce Ahmad Arif Septian; Yayan Rahtikawati; Rohanda Rohanda
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Kode: Edisi Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/k2trgp67

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam film Min Wara’ al-Mawj me-lalui analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk-bentuk representasi moral yang ditampil-kan melalui adegan, dialog, tindakan tokoh, serta simbol visual yang membangun pesan etis dalam alur cerita film bertema sur-vival keluarga tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi mendalam melalui proses menonton film secara berulang, pen-catatan adegan serta dialog yang mengandung unsur moral, dan pengklasifikasian data berdasarkan model triadik Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat sejumlah nilai moral, antara lain keteguhan, rasa syukur, kebersamaan, kepedulian, keimanan, kerja keras, pantang menyerah, solidaritas keluarga, dan tolong-menolong. Nilai-nilai tersebut muncul melalui para tokoh dalam menghadapi tantangan bertahan hidup ikatan keluarga dan keya-kinan kepada Tuhan. Temuan ini menegaskan bahwa Min Wara’ al-Mawj bukan hanya menghadirkan ketegangan dan drama pet-ualangan, tetapi juga menyampaikan pesan moral mendalam mengenai ketahanan, tanggung jawab, dan kemanusiaan. Penelitian ini membuktikan bahwa analisis semiotika Peirce efek-tif digunakan untuk mengungkap nilai-nilai moral dalam media film, terutama dalam menginterpretasikan tanda-tanda visual dan verbal sebagai sarana penyampai pesan etis kepada penonton.   Kata Kunci: Analisis Semiotika, Film, Nilai Moral, Peirce, Representamen, Tanda 
Co-Authors Abdul Jabbar Mukhtar Abdul Kodir Abdul Kodir Abdul Kodir Abdul Kodir Abdurahman, Rizki Acep Hermawan, Acep Ade Sopiah adhia nugraha Adi Supardi Adnan Maulana Yusuf Adya Wijaya, Naufal Aeni Lukviati Urbah Afrina Achmad Agni Nidaulhasanah Agnia, Ariel Husni Ahmad Arif Septian Ahmad Qonit Ad. Ahmad Suhaili Ahmad Yunani Akmal Hibatullah Ramadhan Akmaliyah Akmaliyah Akmaliyah Akmaliyah Al Maliki, Sayid Muhamad Aladdin, Ashinida Alandira, Palendika Alawi, Zamzam Mugni Alfina Hartono Putri Allisya Rizky Islami Alwi, Zulfami Amanda Siva Saepuloh Anggraini, Reza Anita Rahma Abdulah Anna Miftahul Khasanah Anneu Rosyanti Suryana Apip Ansurullah Sidiq Aqila Fikriya Hamidah Aqila Fikriya Hamidah Arianty, Monika Wulan Aripin, Amalul Aryanto, Redi Asep Majidi Tamam Asep Saefullah Asep Supianudin Atha, Yusuf Ali Shaleh Atoasi, Syahbudin Audryane Anindita Fadilla Audryane Anindita Fadilla Azahirah Mufidah Azzahra, Rachma Aini Bintang Helmi Putra budi, Firmansah Setia Budi Budiharjo, Imam Ghozali Cahya Mahesa, Dzikri Cahyadi, Indrawan Cahyani Wibowo, Aulia Choirunisa, Wanda Dadan Mardani Dayudin, Dayudin Dede Burhanudin, Dede Dede Sasa Nurjaman Deden Hidayat Dedi Supriadi Dedi Supriadi Dendi Yuda S Dendi Yuda S Dendi Yuda S. Dian Nurrachman Dian Nurrachman Dian Nurrachman, Dian Dika, Palen Diki Aminuloh Dini Fathiya Nur Shiyam Dira, Palen Dika Dwiki Kusuma Dyo Rusna Dzifriya Qatrun Nada Dzikri Ahmad Fauzi Fadhli Hafizh Fadlil Yani Ainusyamsi Faiz Abdul Aziz Al Hakim Fauziah, Resa Nurrahmah Firdaus, Rifqi Muhammad Gia Ramadhan Gia Ramadhan Habibah Haifa Lathifah Halim, Muhammad Abdul Hanifah Annisa Salsabila Hanifah Annisa Salsabila Haq, Iman Amirul Hartono, Alfina Hasbi Assiddiqi Hasna Afifah Yustiana Yunasa Hazim, Hana Heriady, Rifqi Zahran Azizi Hezam, Motea Naji Dabwan Hidayat, Deden Hikmah Maulani Hilmi, Irpan Hilya Sakinah Najah Hopi Silviani Igna Durotunnafisah Ihin Solihin Ilva Nurlatifah Imam Ghozali Budiharjo Imas Fatimah Setiawati Irdan Hildansyah Irdan Hildansyah Irfan Addriadi Irfan Adriadi Irfan Adriadi Isma Fauziah Isma Fauziah Ispa Ahwatul Muslimah Istiana Khotibatunnisa Izzat Fathin Hannawi Karima, Marista Aulia Khomisah Khomisah Khomisah Khomisah Kodir, Abdul - Komaruddin Komarudin Lilian Andriana M Abdul Halim M Ulul Azmi M. Fauzan Afsar Mahmud Mahmud Maila Nurul Izzati Mardi, Isra Marista Aulia Karima Masmedia Pinem Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Meisyaroh, Fitria Moch Mu'izzuddin Monika Wulan Arianty Muchammad Naufal Fauqi Adhiya Muhamad Faiz Al Fauzi Muhamad Nurhasan Muhamad Nurhasan Muhamad Robi Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Abdul Halim Muhammad Aceng Tata Muhammad Darda Diyaulhaq Muhammad Haritsah Rais Muhammad Syafiq Ziyad Muhimmatul Ulumia Mutmainah Juniawati Nafilatul Azza, Nawal Najwa Rifaron Nasywa Nur Aulian Nisaa Naufal Ahmad Al Irsyad Nining Maida Nisrina Zahrani Salsabila Noviana Yusanti Novianti, Wulan Suci Nur Amalia Muthmainah Nurahman Majid Nurfadilah Nurfadilah Nurhasan, Muhammad Nurhasanah, Aviah Nuri Rai Patimah Nurjaman, Andri Nurlatifah, Ilva Nurlinah Nurlinah Nurlinah Nurlinah, Nurlinah Nuryadi, Bagja Ghali Nuryana, Muhamad Rian Nushrotun Nida Ovi Siti Nuropikoh Palendika Alandira Pauji, Resa Restu Permana, Insan Priyawan, Pepen Putri Aulia Tauziah Putri Budikurnia Istiqomah Putri Salma febriana Qimanullah, Abdul Malik R. Edi Komarudin R. Edi Komarudin R. Edi Komarudin R. Edi `Komarudin R. Zamzami Aulia Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Sofia Laila Ramadhan, Gia Ramdhani, Diyan Rifky Ratu Anti Salimah Rendi Muhammad Fauzi Resa Nurrahmah Fauziah Resa Restu Pauji Resa Restu Pauji Resa Restu Pauji Restu Pauji, Resa Ridho Hidayat Ridho Hidayat Ridho Hidayat Rifa Mazin Aqillah Rifqi Muhammad Firdaus Rifqi Muhammad Firdaus Rika Rahmawati Rika Rahmawati Robiaah Al Adawiyyah, Annisa Siti Rohmani, Hadad Ropik Irpani Rosalita, Rosalita Ruhendi, Ateng Ruly Syaeful Azhar Rusna, Dyo Sabarudin, Ikbal Sabrina, Coriena Halwa Saidah, Siti Saidatul Fitriah Lailatul Badriah Saladin, Cundarojat Sidiq Salma, Inas Salsabillah, Ade Inas Santika, R. Gilang Sarah Khairunnisa Arifin Sayid Muhamad Al Maliki Selva Allaya Navika Septian, Ahmad Arif Setiawati, Imas Fatimah Shafirayanti, Marwa Shofwatul Maulidah Ridwan Siti Latifah Siti Muslikah Siti Qurotul Aenia Ramadhani Siti Shabrina Nur Ghassani Sofia Laila Rahmah Sukmawati, Wati Solihat Supardi, Adi Suparna, Ahmad Supianudin, Asep Surya Maulana Sutisna, Dede Syafei, Isop Syahbudin Syahril Jamil Syahril Jamil, Syahril Syarah Salsabila Syauqy Mujahid Fathurrohman Talia Salma Najihah Tamam, Asep M. Taufiq, Wildan Taufiq, Wildan Tb Muhammad Zuhal Wardhana Thaifur Rayya Difadrana Tri Cahyanto Tri Cahyanto Usep Abdul Matin Vina Latifah Wanda Choirunisa Wanda Choirunisa Wihandani Wihandani Wildan Rinanda Komara Wildan Taufiq Yadi Mardiansyah Yasmin Nurfadhila Nazmi Yasmin, Alia Yasril Ahmad Syairazi Yayan Rahtikawati Yosep Fatahudin Yulia Zulpathul Aizza Yulianti Yuliarti Mutiarsih Yunita, Novi Yuyun Rohmatul Uyuni Zahara Nabila Kurniawan Zaid Al Qowiyy Mudzakir Zamzam Mugni Alawi Zayyin Helmi Holil Zulfahmi Alwi