p-Index From 2021 - 2026
8.712
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia IPTEK Journal of Proceedings Series VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Buletin Keslingmas The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Kimia Riset Sari Pediatri Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Journal of Health Science and Prevention JURNAL PENELITIAN KESEHATAN Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Syntax Idea Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Prosiding Conference on Research and Community Services Media Gizi Kesmas Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Kesehatan Tambusai Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Tropical Health and Medical Research Journal Jurnal Kesehatan Public Health and Preventive Medicine Archive ABDIMAYUDA: Indonesian Journal of Community Empowerment for Health Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JKEMS (Jurnal Kesehatan Masyarakat)
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Higiene Perorangan Santri Ponpes Indhotun Nasyi'in Lamongan Sulistyorini, Lilis; Dwiyanti, Endang; Mahmudah, Mahmudah; Haqi, Dani Nasirul; Arfiani, Novi Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1026

Abstract

Environmental health and personal hygiene are important aspects in improving the quality of life of the community. Indhotun Nasyi'in Islamic Boarding School in Lamongan is an Islamic educational institution that functions to build the character and awareness of students about the importance of environmental health and personal hygiene. Therefore, it is necessary to conduct education to increase students' awareness and knowledge about environmental sanitation and personal hygiene. An educational and participatory approach, using posters, was used to increase students' knowledge. The average age of participants was 14.46±1.456 years, 63% were female, 67% were students in grades 7 and 8, and 84% were from Lamongan. There was a significant increase in students' knowledge (p-value 0.001) after receiving education. The average score of students increased, from 8.22 in the pre-test to 9.04 in the post-test. This program also successfully identified that most students did not understand the concept of waste management based on the 4R principle, namely Reduce, Reuse, Recycle, and Replace. Therefore, the community service team plans follow-up activities to develop habits that can be applied in the students' daily lives.
Inisiasi Pendampingan Pengelolaan Limbah B3 Domestik di Era Pandemi Covid-19 Prasasti, Corie Indria; Yudhastuti, Ririh; Sulistyorini, Lilis; Adriyani, Retno; Sudarmaji, Sudarmaji; Zahro, Alif Fatimatuz; Kurnia, Galuh Mega
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.987

Abstract

Increased volumes of domestic hazardous waste, especially during the pandemic, pose a serious challenge to health and the environment. In Medokan Ayu Village, Surabaya City, ineffective waste management has the potential to harm the community and the environment. Therefore, this community service activity aims to train housewives in identifying and managing domestic B3 waste in a safe and integrated manner. The method applied includes three stages: preparation, implementation, and evaluation. In the implementation stage, socialization, training on waste sorting and labeling, and assistance in establishing waste banks were conducted through lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice. The evaluation results showed that 90% of the participants could practice B3 waste management correctly. In addition, 7 waste banks were formed in each RT that support waste management and provide economic benefits, with an income of up to Rp300,000 per RT. In conclusion, this activity succeeded in increasing community awareness and skills in effectively managing hazardous waste. This model can be replicated to support sustainable waste management in other areas.
Climate Change, Environmental Components And Media, Climate Village Program (PROKLIM) And Covid-19 Azizah, R.; Sulistyorini, Lilis; Husnina, Zida; Salsabila, Zaneta Aaqilah; Naura, Zafira Nuha
VISIKES Vol. 24 No. 2 (2025): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60074/visikes.v24i2.11819

Abstract

Background: In early January 2020, the COVID-19 pandemic affected all countries globally. The resulting reduction in vehicular mobility during the pandemic period temporarily eased pressure on the environment by lowering greenhouse gas emissions. Consequently, attention to environmental components-particularly the physical and biological aspects of water and air media-has become increasingly important.Methods: This study employed a quantitative approach, gathering data through surveys distributed to participants of a webinar attended by 500 individuals. The survey was disseminated via a Google Form shared through the Zoom chat feature. Data were analyzed using SMART PLS Version 4 to determine the relationship between environmental components and environmental media.Results: Analysis of responses from 500 participants indicated that the majority prioritized water and air environmental media. This was supported by high loading factor values for the water environment (0.782) and air environment (0.760). The Structural Equation Modeling (SEM) analysis revealed that environmental components significantly influence environmental media, with a T-statistic value of 64.119 and a p-value of 0.000 (T > 1.96, p < 0.05).Conclusion: Environmental components have a significant effect on environmental media, underscoring the importance of environmental management. The Climate Village Program (Program Kampung Iklim) emerges as a potential community-based initiative to mitigate climate-related diseases, including airborne transmission of COVID-19.
Gambaran Inspeksi Kesehatan Lingkungan Puskesmas di Puskesmas Gading, Kota Surabaya Tahun 2023: Overview of Environmental Health Inspection at Gading Health Center in Surabaya City, 2023 Rosalia Nindy Prastika Sari; Lilis Sulistyorini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5: MAY 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5043

Abstract

Latar belakang: Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan harus memenuhi persyaratan kesehatan lingkungan yang baik mulai dari aspek lokasi, bangunan luar, bangunan dalam, dan sebagainya. Beberapa alasan utama mengapa inspeksi lingkungan di puskesmas sangat penting antara lain pencegahan penyakit menular. kualitas pelayanan yang lebih baik, kepatuhan terhadap standar regulasi, keamanan staf medis, lingkungan yang berkelanjutan serta meningkatkan kredibilitas puskesmas. Tujuan: Menganalisis gambaran inspeksi sanitasi kesehatan lingkungan puskesmas di Puskesmas Gading, Kota Surabaya tahun 2023. Metode: Merupakan jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan analisis dalam bentuk gambaran atau deskripsi. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Gading, Kota Surabaya pada tanggal 20 Desember 2023. Inspeksi sanitasi lingkungan di Puskesmas Gading menggunakan instrumen berupa formulir yang berisi komponen – komponen persyaratan sanitasi lingkungan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Gading, Kota Surabaya. Pengisian formulir dilakukan melalui observasi. Selain melalui metode observasi, penilaian inspeksi sanitasi lingkungan di puskesmas ini juga dilakukan dengan metode wawancara. Wawancara dilakukan kepada 2 petugas Tata Usaha (TU) Puskesmas Gading, Kota Surabaya. Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan inspeksi kesehatan lingkungan di Puskesmas Gading, Kota Surabaya dengan menggunakan 4 aspek yaitu bangunan luar, bangunan dalam dan material, sarana fasilitas dan sanitasi serta manajemen kebersihan dan ketertiban, diperoleh presentase skor akhir yaitu 97,6% Kesimpulan: Sanitasi lingkungan di Puskesmas Gading dikatakan memenuhi syarat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 dikarenakan skor yang diperoleh > 70%.
Risk Factor Analysis of the Incidence of Hepatitis A in Indonesia: A Meta-Analysis Cahyono, Yoyon Hariadi; Azizah, R.; Martini, Santi; Sulistyorini, Lilis
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.2614

Abstract

Hepatitis transmission is still a global public health issue, including in Indonesia. Low personal hygiene and environmental sanitation are the contributing factors to hepatitis A. This study aimed to analyze the impact of hand-washing habits, cutlery exchange, food and snack hygiene, and latrine use on the incidence of Hepatitis A. The study used meta-analysis with the PICOS technique. The data from Google Scholar, Mendeley, and Research Gate by looking at keywords such as “risk factors” and “hepatitis A”, which were then sorted according to the inclusion-exclusion criteria and obtained 16 full-text case-control articles. Data analysis used a fixed effect model through JASP software version 0.9.2. The meta-analysis found that hand-washing behavior had a risk of 1.131; food and snack hygiene had a risk of 6.233; the habit of exchanging cutlery had a risk of 10.17; and latrine utilization had the highest risk of 12.935 for the incidence of hepatitis A. The study found that the use of latrines is the most significant factor in the occurrence of hepatitis A due to open defecation. Furthermore, exchanging cutleries is rated as the second factor triggering hepatitis A transmission, followed by the consumption of snacks or other foods. The study also found that hand-washing behavior has the lowest risk of hepatitis A incidence. The study concludes that hand-washing behavior, latrine utilization, food and snack hygiene, and exchanges of cutlery increase the risk of hepatitis A at different levels. It is suggested that behavioral factors such as hand washing, the use of closed latrines, and the consumption of healthy snacks or foods are essential measures to educate the community about hepatitis A and reduce its transmission within the population.
ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KASUS PENYAKIT TUBERKULOSIS DI NEGARA BERKEMBANG : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Mukarromah, Nur Makkatul; Sulistyorini, Lilis; Puspikawati, Septa Indra; Sari, Jayanti Dian Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25380

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan Indonesia maupun dunia hingga saat ini, salah satu faktor peningkatan tuberkulosis adalah lingkungan rumah dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mereview faktor lingkungan (kelembapan, suhu ruang, ventilasi dan pencahayaan) dan perilaku masyarakat (perilaku membuka jendela dan perilaku merokok) yang berhubungan dengan kasus penyakit tuberkulosis di negara berkembang. Desain penelitian ini adalah literature review dengan metode PICO. Pencarian data ataupun hasil penelitian berupa artikel dan jurnal dapat menggunakan beberapa database, contoh seperti Pubmed, ScienceDirect, Google Scholar, dll. Hasil pencarian didapatkan 32 artikel yang relevan dan telah memenuhi kriteria inklusi penelitian dari tahun 2018-2023 dengan jumlah populasi sebanyak 4534.6 orang. Kelembapan berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis, dari 18 artikel yang telah diriview memberikan hasil bahwa 88.9% artikel. Suhu ruang berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis, dari 10 artikel yang telah diriview memberikan hasil bahwa 60% artikel. Pencahayaan berhubungan dengan kejadian kejadian penyakit tuberculosis 99.8% artikel, dan 100% artikel menunjukkan ada hubungan ventilasi dengan penyakit tuberculosis. Perilaku membuka jendela berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis 60% artikel. Perilaku merokok berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis 90%. Dari 32 artikel yang direview terbukti pencahayaan, kelembapan, ventilasi dan perilaku merokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kasus penyakit tuberkulosis.
Pengolahan Air Limbah Domestik Menggunakan Sewage Treatment Plant di PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Paiton Fadholi, Firda Azkiya Nisa'; Sulistyorini, Lilis; Arfiani, Novi Dian; Prasetyo, Purnomo Tri; Hafid, Indang Fauziah
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i4.12287

Abstract

Sewage Treatment Plant (STP) merupakan instalasi pengelolaan limbah cair domestik yang bertujuan untuk mengurangi kontaminan pada air buangan hasil kegiatan sehingga layak untuk dilepaskan ke badan air dan tidak menyebabkan kontaminasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengolahan limbah cair domestik, pemantauan dan pemeliharaan, serta hasil uji pengukuran parameter kualitas air limbah pada Sewage Treatment Plant (STP) di PT PLN Nusantara Unit Pembangkitan Paiton Unit 1 dan 2. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian artikel ini. Penelitian ini dilaksanakan di PT PLN Nusantara Unit Pembangkitan Paiton Unit 1&2 pada bulan Juli sampai Agustus 2024. Pengolahan limbah cair domestik melewati beberapa proses, diantaranya bak equalisasi, bak aerasi, bak pengendapan, bak filtrasi, dan bak effluent sebelum dibuang ke outfall. Pemantauan STP dilakukan dengan memonitoring secara visual ketinggian air pada bak equalisasi, blower, dan stok desinfektan dan memantau kualitas air sisa hasil kegiatan domestik yang dilepaskan ke laut. Selama setahun, limbah cair domestik yang dilepaskan ke laut telah memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. STP terbukti efektif dalam menjaga kadar mutu air limbah sehingga tidak pernah melebihi dari baku mutu lingkungan. Selanjutnya perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pengolahan limbah di masa mendatang.
Kesadahan Air Minum dengan Kadar Kalsium Urin dan Keluhan Kesehatan pada Masyarakat Samaran Barat Desa Samaran Sampang Sa'adah, Ulfa Lailatus; Mukono, J; Sulistyorini, Lilis; Setioningrum, Rica Naudita Krisna
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.246-253

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Delapan bulan terakhir pada tahun 2018 sebanyak 19 kasus penyakit batu saluran kemih ditemukan di Kabupaten Sampang. Peneliti melakukan studi pendahuluan pada Januari 2020, ditemukan empat kasus batu saluran kemih di masyarakat Samaran Barat. Daerah penelitian ini merupakan perbukitan kapur sehingga kesadahan air sumur tinggi, dapat menimbulkan gangguan kesehatan.Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis hubungan kesadahan air minum dengan kadar kalsium urin dan keluhan kesehatan pada masyarakat Samaran Barat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi analitik cross sectional. Penelitian dilakukan di Dukuh Samaran Barat, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Populasi penelitian adalah penduduk Dukuh Samaran Barat yang berjumlah 50 orang, dengan sampel 34 responden. Sampel yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian meliputi kesadahan air minum sumur gali, kadar kalsium urin responden dan keluhan kesehatannya. Data dianalisis menggunakan metode uji statsitik Chi-squareHasil: Hasil analisis data didapatkan bahwa kesadahan air minum tidak berhubungan dengan kadar kalsium urin (p = 0,945), dan kadar kalsium urin tidak berhubungan dengan keluhan kesehatan, keluhan mual (p = 0,07), keluhan muntah (p = 1,00), keluhan demam (p = 1,00), nyeri pinggang (p = 1,00), dan keluhan nyeri kemih pada saat buang air kecil (p = 0,143).Kesimpulan: Kesadahan air minum dan kadar kalsium urin tidak memiliki hubungan yang signifikan. Namun kadar rata-rata kalsium urin responden sebesar 17,6 mg/dL. Kadar tersebut terkumpul dalam waktu lama dan menjadi penyebab awal gejala penyakit batu saluran kemih. Tidak terdapat hubungan antara kadar kalsium urin dengan keluhan kesehatan. Keluhan akan muncul setelah terjadi sumbatan (obstruksi), infeksi ataupun kombinasi keduanya.Kata kunci: kesadahan air minum, kadar kalsium urin, keluhan kesehatan
Analisis Kualitatif Kandungan Boraks pada Makanan di Wilayah Kota Banyuwangi Nurlailia, Arifatul; Sulistyorini, Lilis; Puspikawati, Septa Indra
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.254-260

Abstract

Latar Belakang: Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia sehingga makanan aman untuk dikonsumsi. Pengolahan suatu makanan tidak terlepas dari adanya bahan tambahan pangan yang merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam pangan. Salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang penggunaanya adalah boraks karena sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam tubuh manusia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif kandungan boraks pada makanan yang dijual oleh pedagang yang ada di wilayah Kota Banyuwangi.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Februari tahun 2020 di Laboratorium Kesehatan Lingkungan PSDKU Universitas Airlangga Surabaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 15 makanan yang terdiri dari kerupuk, pentol, bakso, tahu walik dan cimol. Sampel didapatkan dari 15 pedagang makanan yang berbeda di daerah Kota Banyuwangi diantaranya wilayah Giri, Pakis, Glagah, Tukang Kayu, Sobo dan Kepatihan. Pengujian kandungan boraks ini dilakukan oleh mahasiswa Kesehatan Lingkungan yang salah satunya peneliti sendiri dengan menggunakan Test Kit Boraks.Hasil: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dari 15 sampel makanan yang dijual di wilayah Kota Banyuwangi sebanyak 10 sampel (66,7%) yaitu pada 5 sampel pentol, 3 sampel bakso serta satu sampel kerupuk dan tahu walik. Sementara sisanya yaitu 5 sampel (33,3%) yang negatif boraks diantaranya satu sampel kerupuk, 3 sampel bakso dan cimol.Kesimpulan: Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi atau membeli makanan dengan memperhatikan ciri-ciri yang ada pada makanan dan sebaiknya pengawasan serta pembinaan terhadap pedagang makanan yang ada di wilayah Kota Banyuwangi lebih ditingkatkan.Kata kunci: analisis kualitatif, keamanan pangan, pedagang, boraks
Hubungan Asupan Cairan dan Iklim Kerja dengan Status Hidrasi Pekerja Home Industry Keripik Pisang Lumajang Habibati, Amanda Fithri; Sa'adah, Ulfa Lailatus; Sulistyorini, Lilis
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.95-101

Abstract

Background: Most of the body is composed of water. Water is essential for the human body. If water reduction in the human body, dehydration will occur. Therefore it is crucial to meet the needs of fluid consumption. Environmental factors can also cause dehydration, one of which is the work climate. Not all home industries meet the requirements of the work environment and occupational safety and health (OSH) for workersObjectives: To analyze the relationship between fluid intake and work climate with the hydration status of workers in the banana chip home industry LumajangMethods: This research is an observational study. This study uses a quantitative research type as well as a cross-sectional design. Samples were taken by a simple random sampling method so that 26 workers obtained 34 workers in 13 home industries. Univariate analysis with frequency distribution and bivariate with Spearmen rank correlation testResults: There is a relationship between fluid intake (p=0.032) and work climate (p=0.001) with workers' hydration status. A work climate that exceeds the TLV and the need for fluid consumption of fewer than 3.7 liters/day (for men) and 2.7 liters/day (for women) can cause dehydration from mild to severe.  Conclusions: It concluded a significant relationship between work climate and fluid intake with workers' hydration status. Because of, hot working environment and insufficient fluid intake for workers, resulting in dehydration of workers. Recommendations are that employers can meet the fluid intake of workers and are easily accessible for workers and install local exhaust ventilation.
Co-Authors Aaqilah Salsabila, Zaneta Abela, Rindi Mei Aditya Sukma Pawitra Afriani, Novi Dian Agita, Agita Agustin, Avita Fitri Agustin, Avita Fitri Agustin Ahmad Luqmanul Hakim Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Aimmatus Shofifah Alchamdani Alif, Achmad Alifah Nurria Nastiti Amalia Layina Ulfa Amalia Layina Ulfa Anisa Lailatul Fitria Arfiani, Novi Arifatul Nurlailia Aris Putra Firdaus Aris Santjaka Arumdapta, Khansa Abida Asri Meidyah Agustin Avita Fitri Agustin Avita Fitri Agustin Ayly Soekanto Ayu Aulia Azizah Ajeng Pratiwi Balgis Putri Salindra Bening Kusuma Ramadhini Bhirawa Odie Prino Secaria Cahyono, Yoyon Hariadi Chatarina Umbul Wahyuni Corie Indria Prasasti Corie Indria Prasasti Corie Indria Prasasti Corie Prasasti Dani Nasirul Haqi Desi Listianingsih Devi Ditabeliana Rachmawati Devina Windy Mangiri Dominikus Raditya Atmaka Dwi Wahyuni, Sumarti Edi Winarko Edy Setiti Wida Utami Eka Mishbahatul Mar'ah Has Eka Ramadhan, Gaung Ekalina Atikasari Elida Ulfiana Elsya Kurniawati Emanuel, Endrayana Putut Laksminto Emillia Devi Dwi Rianti, Emillia Devi Dwi Endang Dwiyanti Eny Rohmawati Erna Maya Safa Evin Kenedyanti Fadholi, Firda Azkiya Nisa Fadholi, Firda Azkiya Nisa' Fairuz Haniyah Ramadhani Faradila, Putri Anisah Fatah, Mohammad Zainal Fatimatuz Zahroh, Fatimatuz Fetty Rhomdani Firda Azkiya Nisa&#039; Fadholi Franky Darmawan Fuad Ama Habibati, Amanda Fithri Hafid, Indang Fauziah Hagai, Steven Hana’ Izdihar Hardiyono Hardiyono Hari Basuki Notobroto Hari Basuki Notobroto Hari Rudjianto Indro Wardono Hasnur Z Arna Herlambang Yahya Yudhistira Husein Umarush Shiddiq Indang Fauziah Hafid Iva Rustanti Eri Wardojo Izdihar, Hana’ J Mukono J. Mukono J.Mukono Jassey, Babucarr Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Juliana Binti Jalaludin Juliana Binti Jalaludin Juliana Jalaludin Junairiah Junairiah Kahar Kahar Kartika Elisabet Krisnanti Kencana, Yulfa Tiara Khomsatun Khuliyah Candraning Diyanah Kresnaya, Wildy Ariabima Kurnia, Galuh Mega Kusnadi, Bunga Devita Putri Kusuma Scorpia Lestari Kusuma Scorpia Lestari Kusuma Scorpia Lestari Kusuma Scorpia Lestari, Kusuma Scorpia Kusuma Wardani, Ratnaningtyas Wahyu Kusumawati, Mifaidah Lagiono Latif, Mohd Talib Lestari, Kusuma Lisa Fitria Ningrum Listyawati, Agusniar Furkani Luckycia, Viela Lusno, Muhammad Lutiah, Siti Jubaida Mahmudah Mahmudah Mandagi, Ayik Mirayanti Metriana, Metriana Mohd Talib Latif Mohd Talib Latif Mohd Talib Latif Mufidah, Imro’atul Muhammad Addin Rizaldi Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhashonah, Izzuki Mukarromah, Nur Makkatul Mukono, Jojok Nabila Mutia Rahma Nabilah Istighfari Zuraidassanaaz Nabilah Istighfari Zuraidassanaaz Nabilah Istighfari Zuraidassanaaz Namira Kholifatul Pramudinta Naser, Mhd. Izzan Nasichatus Shofa Naura, Nuha Naura, Zafira Nuha Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh, Ni’matuzahroh Nisa Amira Nisa Amira Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh, Ni’matuzahroh Ni’matuzzahroh Ni’matuzahroh Novi Dian Arfiani Nur Hilal Nurachmawati Meindah Sari Nurlailia, Arifatul Nurul Sofi Amalia Nuzulul Kusuma Putri Nuzulul Kusuma Putri Octavian, Adelia Rizky Pradita Setiawan Prasetyo, Purnomo Tri Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Tri Prasetyo Puspikawati, Septa Indra Putri, Fitria Eka Qatrunnada Ramadhani, Nadhifah R Azizah R Azizah R Azizah R Azizah R Azizah R. Azizah R. Azizah R. Azizah R. Azizah R. Azizah R. Azizah, R. Azizah R.Azizah Rachmah, Artifa Rachmah, Qonita Rahayu, Wahyu Istining Ranimas Ayu Wulandari Ratih Zahratul Jannah Ratna Dwi Puji Astuti Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani Renita Diah Paramita Renticabella Praharanie Edytya Retno Adriyani Ria Ayu Dewanti Ridlo, Muhammad Rosyid Riesa Desy Ririh Yudhastuti Rizaldi, M Addin Rockmawati, Dliyau Rohmah, Shofiyatur Rokhmalia, Fitri Rosalia Nindy Prastika Sari Sa'adah, Ulfa Lailatus Sajidah Baswedan Saleh, Tania Ardiani Salim, Shafa Fikriyyah Salsabila Novianti Salsabila, Regina Salsabila, Zaneta Aaqilah Santi Martini Sarva Mangala Praveena Secaria, Bhirawa Odie Prino Setioningrum, Rica Naudita Krisna Shadilla Dilla Shofifah, Aimmatus Soedjajadi Soedjajadi - Soedjajadi Keman Soenarnatalina Melaniani Sudarmaji Sudarmaji Sudarmaji SUDARMAJI SUDARMAJI Sukma Sahadewa, Sukma Surahmaida, Surahmaida Syahrul R, Syahrul Tri Nurhariyati Ulfa Lailatus Sa’adah Wardani, Ratnaningtyas Widyartanto, Anggara Yeni Dhamayanti Yosephine Sri Wulan Manuhara Yudied Agung Mirasa Yulfa Tiara Kencana Yulia Yunara Yuliana Sarasati Zahra Oktavia Misbakh Zahra, Najwa Reisha Az Zahro, Alif Fatimatuz Zia Azuro Zuhairoh Zida Husnina Zida Husnina Zuraidassanaaz, Nabilah Istighfari