Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : FORTE JOURNAL

PENENTUAN KADAR RHODAMIN B PADA LIPSTIK YANG DIJUAL DI KOTA BANDA ACEH SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DENSITOMETRI MANUAL Adyani Maulinda; Ridwanto Ridwanto; Anny Sartika Daulay; Haris Munandar Nasution; Zulmai Rani
FORTE JOURNAL Vol 4 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i1.763

Abstract

Rhodamin B dalam kosmetika tidak diperbolehkan sesuai No.445/MenKes/Per/V/1998. Penggunaan Rhodamin B dapat mengiritasi saluran pernapasan, penumpukannya dapat menyebabkan gangguan fungsi hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan Rhodamin B serta kadar Rhodamin B pada lipstik, untuk mengetahui cara analisis kualitatif dan kuantitatif Rhodamin B pada lipstik secara KLT Densitometri. Penelitian ini meliputi cara pengumpulan dan pembuatan larutan lipstik, pembuatan larutan Rhodamin B, pengujian Rhodamin B dan penetapan kadar Rhodamin B. Penelitian ini menggunakan 5  lipstik. Analisis kualitatif secara KLT menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak etil asetat : metanol : ammonia (15:3:3). Analisis kuantitatif menggunakan metode Densitometri. Hasil analisis kualitatif secara KLT didapat, 2 dari 5 sampel lipstik positif Rhodamin B ditandai dengan noda berwarna orange dan berfluoresensi kuning pada lampu UV 254 nm dan 366 nm, bewarna merah muda secara visual. Nilai Rf lipstik S1 (0,68), Rf lipstik S2 (0,45), Rf lipstik S3 (0,87), Rf lipstik S4 (0,87) dan Rf lipstik S5 (0,56) dengan Rf Rhodamin B (0,87). Lipstik positif Rhodamin B dilakukan penetapan kadar dengan metode Densitometri. Kurva Kalibrasi diperoleh persamaan y = 0,221x + 1,088. Kadar Rhodamin B pada lipstik S3 sebesar 1,505 mg/g dan lipstik S4 sebesar 3,118 mg/g. Kesimpulannya lipstik kode S3 dan S4 tidak memenuhi uji persyaratan.
FORMULATION AND PHYSICAL QUALITY TESTS HAIR FERTILIZER PREPARATIONS FROM LEMONGRASS (Chrysopogon zizanioides L.) AND VCO (VIRGIN COCONUT OIL) Junia Fitri Hayani; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis; Rapita Yuniarti
FORTE JOURNAL Vol 4 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i1.789

Abstract

Hair loss is the shedding of hair from the skin. The factor that causes hair loss is a lack of nutrition for hair growth. Pure coconut oil (VCO) and citronella oil contain saturated fatty acids with short and medium chains of carbon atoms, especially octanoic acid and decanoic acid and essential oils which can be used to nourish hair. The aim of this research is to determine the effectiveness of the combination of citronella oil and VCO oil as a hair-fertilizing oil. This research was carried out using experimental methods including collecting and identifying samples, evaluating oil preparations, then testing hair-fertilizing oil preparations on 3 rabbits which were divided into 6 groups, namely positive control, negative control, formula 1, formula 2, formula 3 and formula 4. Data on the percentage of hair growth length were analyzed using the ANOVA (Analysis of Variance) method using the SPSS (Statistical Program for the Social Sciences) program. The results of the preparation evaluation showed that the oil preparation was stable during storage. The results showed that hair growth on day 28 with the positive control was 8.3 mm, negative control 4.17 mm, F1 4.83 mm, F2 5.17 mm, F3 6.33 mm and F4 7.83 mm. Duncan's test on day 28 showed that the positive control was not significantly different from formula 4, but was significantly different from formula 1, formula 2 and formula 3.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN SARI PEPAYA (Carica papaya L) SEBAGAI PELEMBAB Gabena Indrayani Dalimunthe; BJ Sutrisna; Zulmai Rani; Ovalina Sylvia Br. Ginting
FORTE JOURNAL Vol 4 No 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i1.800

Abstract

Sabun adalah campuran senyawa natrium dan asam lemak yang digunakan untuk membersihkan tubuh, yang menghasilkan busa dengan atau tanpa bahan lain dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Penelitian ini memanfaatkan sari buah pepaya untuk pembuatan sabun padat. Tanaman pepaya mengandung vitamin C, polifenol, dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sari buah pepaya dapat digunakan untuk membuat sabun sari pepaya dengan berbagai konsentrasi. Uji organoleptis, homogenitas, stabilitas busa, uji pH, iritasi, dan penguji kulit adalah bagian dari penelitian ini. Hasil uji organoleptis terhadap sabun fisik termasuk warna, bau, dan bentuk memenuhi persyaratan. Setelah uji homogenitas, busa sediaan sabun sari pepaya yang dibuat memenuhi persyaratan 0,22-0,25%. Nilai pHnya adalah 9-11, dan tidak menyebabkan iritasi kulit. Sari pepaya (Carica papaya L) dapat diformulasikan menjadi sabun padat dengan konsentrasi 8 gram sari pepaya formula 1 dan 24 gram sari pepaya formula 2 sesuai dengan uji mutu fisik sabun menurut SNI 3532-2016.
EVALUASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR (MOUTHWASH) DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Yayuk Putri Rahayu; Gabena Indrayani Dalimunthe; Sri Wahyuni; Zulmai Rani
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.875

Abstract

Ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) famili Myrtaceae yang telah diformulasikan menjadi sediaan obat kumur dan memiliki daya antibakteri, dilakukan evaluasi selama penyimpanan terhadap stabilitas mutu fisik dan aktivitas antibakteri. Evaluasi terhadap stabilitas mutu fisik dan antibak-teri sediaan obat kumur ekstrak etanol daun salam dilakukan pada suhu ruangan selama 5 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas fisik sediaan obat kumur ekstrak daun salam serta aktivitas antibakterinya terhadap Streptococcus mutans. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan konsentrasi sediaan obat kumur ekstrak daun salam F1 2,5; F2 5; dan F3 (7,5%). Evaluasi karakteristik fisik sediaan obat kumur meliputi organoleptis (tekstur, warna, aroma, rasa), homogenitas, pemisahan fase (endapan), pH, dan daya antibakteri. Hasil karakter-istik fisik sediaan obat kumur semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun salam se-makin kuat aroma khas daun salam, dan semakin kuat rasa pahit dan kelat. Pada F1 tidak ada perubahan fisik bulan ke-0 sampai ke-5. Pada F2 dan F3 terjadi peru-bahan fisik bulan ke-1 sampai ke-3, dan stabil bulan ke-3 sampai ke-5. pH pada F1, F2, dan F3 memenuhi standar dan relatif stabil bulan ke-0 sampai ke-5. Karakteristik fisik sediaan obat kumur F1, F2, F3 tidak mengalami perubahan fisik lagi pada bulan ke-3 sampai ke-5 (bentuk cair, warna coklat muda hingga coklat tua, aroma dan rasa khas ekstrak daun salam dan mint), pH memenuhi standar, namun formula F1 lebih disukai karena tidak terlalu pahit dan tidak mengalami perubahan dari bulan ke-1 sampai ke-5. Nilai zona daerah hambat pada penyimpanan bulan ke-0 sampai ke-5 pada F1 berkisar 7,42-7,50 mm, pada F2 berkisar 8,45-8,50 mm, dan pada F3 berkisar 9,15-9,17 mm.
UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN TAHI AYAM (Tagetes erecta L.) DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Putri Khairani; Ridwanto Ridwanto; Anny Sartika Daulay; Haris Munandar Nasution; Zulmai Rani
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.921

Abstract

Uji sitotoksik adalah pemeriksaan yang menentukan tingkat kerusakan zat terhadap sel. Penyakit yang dikenal sebagai kanker dicirikan oleh pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya. Senyawa aktif tanaman herbal dapat berupa ekstrak tanaman atau ekstrak tanaman. Daun tahi ayam adalah salah satu tumbuhan yang mengandung banyak manfaat. Untuk mengetahui apakah larva udang Artemia salina Leach memiliki keidentikan dengan sel kanker manusia, uji pendahuluan dilakukan dengan metode BSLT.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang memiliki kemampuan efek sitotoksik pada ekstrak etanol daun tahi ayam. Dalam penelitian ini, ekstrak etanol daun tahi ayam dikarakterisasi, di skrining fitokimia, dan diuji untuk sitotoksisitas dengan menggunakan metode BSLT terhadap larva udang Artemia salina Leach, yang ditunjukkan dengan nilai LC50. Dalam berbagai konsentrasi, seperti 100, 200, 300, 400, 500, 600, 700, 800, 900, dan 1000 ppm, uji sitotoksisitas dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tahi ayam mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid, dan uji sitotoksisitas dengan probit menunjukkan nilai LC50 319,6686 g/ml. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tahi ayam bersifat toksik dan mungkin berfungsi sebagai antikanker.
PROFIL KROMATOGRAM DAN UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI TERHADAP Candida albicans DAN ANTIBAKTERI TERHADAP Pseudomonas aeruginosa EKSTRAKETANOL DAUN LEUNCA (Solanum nigrum L.) Aulia Sari; Haris Munandar Nasution; Yayuk Putri Rahayu; Muhammad Amin Nasution
FORTE JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i1.1180

Abstract

Perkembangan dan peningkatan  ketahanan  mikroorganisme terhadap infeksi terus terjadi pada manusia,Infeksi saluran kemih adalah istilah kolektif yang menggambarkan setiap infeksi yang melibatkan setiap bagian dari saluran kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra. Infeksi saluran kemih paling banyak disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa, serta infeksi jamur yaitu Candida albicans. Leunca (Solanum nigrum L.) dimanfaatkan sebagai obat  tradisional mengobati infeksi saluran kemih. Tahapan Penelitian ini dimulai dari pengelolaan Daun Leunca (Solanum nigrum L.) Karakterisasi simplisia, pembuatan ekstrak, uji skrining, uji analisis senyawa menggunakan Kromatografi lapis tipis, serta pengujian aktivitas antifungi dan antibakteri digunakan metode difusi agar.Dengan konsentrasi ekstrak etanol daun leunca (Solanum  nigrum L.) 10,  20,  30,  40,  dan  50%,  serta kontrol negatif menggunakan DMSO, dan kontrol positif antifungi menggunakan Ketokenazole 200 mg, kontrol positif bakteri menggukan ciprofloxacin 500 mg. Hasil dari penelitian pada uji Kromatografi  lapis tipis terdapat senyawa di dalam ekstrak etanol daun leunca (Solanum nigrum L), pada uji antibakteri menunjukkan hasil diameter zona hambat pada antifungi pada konsentrasi 10%, 10,5mm, konsentrasi 20% 12, 8mm, konsentrasi 30% 15,9mm, konsentrasi 40% 17,7mm, konsentrasi 50% 20,5mm, pada kontrol negatif tidak memberikan zona hambat, kontrol positif memberikan zona hambat sebesar 29,4 mm. Pada antibakteri konsentrasi 10%, 15,9mm, konsentrasi 20% 20,7mm, konsentrasi 30% 22,9mm, konsentrasi 40% 26,4mm, konsentrasi 50% 27,6mm, kontrol positif memberikan zona hambat sebesar 36,4mm. Dapat disimpulkan bahwa Ekstrak Etanol daun leunca (Solanum nigrum L.) memiliki profil Kromatogram memiliki aktivitas antifungi dan antibakteri.
Co-Authors Adelia Ramadani Adjelie, Tiara Adyani Maulinda Ahmad Rasyid Ridho Alaina, Nadila Alfi Wahyudi Nasution Amaliana, Amaliana Ananda , Nadia Andjelie, Tiara Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Anny Sartika Daulay Apmarja, Sarah Utami Aris Munandar Aryunda, Divia Asep Trizaldi Asmarani, Asmarani Aulia Fitri, Aulia Aulia Sari Auza , Maharani Ayu , Tri Indah Pagar Azhar, Gustika Barutu, Liza Anisa Shevia Basaniah Basaniah BJ Sutrisna Cici Andriani Cindy Priscilia Cindy Widya Rosa Br Simarmata Cut Dian Mala Luthfia Cut Erika Maulydya D Elysa Putri Mambang D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Daeng Elysa Putri Mambang Daulay , Anny Sartika Delvi Amira Hutagaol Dikki Miswanda Dina Agustia Parlin Dina Suciati Saragih Dinda Sari Utami Dini Rahmadani Ellyza, Chella Emmy Wiriandini Ercha Minanda Farida Yani Fathur Rahman Fatimah, Cut Fatma Dwi Jati fatur Rahman, fatur Febiyani, Rica Fithri Pulungan, Ainil Fitri Mulyani, Fitri Fitri, Nurul Fitri, Raissa Friyani, Lilah Gabena Indrayani Dalimunthe Gultom, Syarifah Elena Hafizha, Putri Hasanah, Qori Hasibuan , Nabila Hasim Hasibuan, Supia Indah Hastri Kholifah Hutagalung , Septi Ratna Cempaka Hutagalung, Riris Br Hutagaol, Delvi Amira Huzeila Nisa Siregar Ihsan Fadhilah Ika Yeni Siahaan Ilmi Widya Sari Imelda Natasia Br S Meliala Indah Nasution Indah Triutami Harahap Indrayani, Gabena Junia Fitri Hayani Khofifah , Nur Kiki Rawitri Krisna Juniharta Napitupulu Leni Safriani Lestari, Sri Indah Linda, Rosa Lubis, Minda Sari Lubis, Nadya Frestika Luthfianida, Arifna M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M Pandapotan Nasution M. Alfaruqi M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution M. Pandapotan Nasution Mambang , D.Elysa Putri Mambang, D. Elsya Putri Mambang, Elysa Putri Maya Syafira Meutia, Cut Miftahul Jannah Minda Sar Lubis Mohd. Bilal Muhammad Amin Nasution Muhammad Amin Nasution Muhammad Ari Mukhtizar Muhammad Hizbullah Muhammad Pandapotan Nasution Muhammad Wahyu Ikhsan Muhammad Wahyu Ikhsan Munaziatul Jannah Munthe, Herlina Nasution , Muhammad Amin Nasution, Kartika Zsaskia Nasution, M. Pandapotan Nasution, Nur Sahadah Natasya, Siti Adinda Nazirah, Nazirah Nazuhra, Oca Nelsa Fahira Ningtias, Anggitha Niswa, Khairun Nofa Lismandaria Novika Utami Nur Hanifah Nuraida Nuraida Nuratika, Eli Nurliansyah, Nurliansyah Nurul Hasanah Ovalina Sylvia Br. Ginting Pertiwi, Rahma Prasetyo , Healthy Aldriany Purba , Intan Sabila Putri Puteri, Cut Intan Annisa Putri , Adilla Putri Intan Sari Putri Khairani Putri Mambang, D. Elysa Putri Rahayu, Yayuk Putri, Nadya Iwani Rafika, Intan Maya Rafita Yuniari Rafita Yuniart Rafita Yuniarti Rafliza , Rista Rahayu , Yayuk Putri Rahmadani , Adevika Rapita Yuniarti Rati , Yuliandini Rati Satri Situmorang Rawitri, Kiki Ridho, Ahmad Rasyid Ridwanto Ridwanto Ridwanto Ridwanto Ridwanto Rina Azhari Ritonga , Septi Ani Riza Syafira RR. Ella Evrita Hestiandari Rukmana, Siti Sabila , Anisa Safira , Liyuza Safitri , Nurhaliza sahrianti, Hikmah Sari, Syilvi Rinda Sarmadansyah Sarmadansyah Sartika Daulay, Anny Sasnita, Merida Selfia Lestary Sepriani, Ananda Sinaga, Novita Yulianti Siregar , Anisah Siti Aisyah Jamil Situmorang, Lusi Grasia Situmorang, Rati Satri Sony , Suyefri Sri Harti Sri Natalia Saragih Sri Ria Ranti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulwiyatul K Sani Supiyani, Supiyani Syafira, Nona Syalsabila Putri Syara, Nurdiani Syarifah Elena Gultom Tawir Rina Rezeki Tri Damaiyanti Ummi Khairani Rambe Wahdaniati , Tri Widya Sari Widya Sari Widya, Rizka Yanti, Rahma Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Apriani Br.Lubis Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Zannah , Muhamad Zikra Maqfirah Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulmai Rani