Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pembelajaran Melalui Program Kampus Mengajar di UPTD SD Negeri 55 BARRU, Kecamatan tanete Rilau kabupaten Barru Amran, Muhammad; Syawaluddin, Ahmad; Latri, Latri; Adnan,K, Adnan,K
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ja.v6i2.1049

Abstract

Kampus mengajar Angkatan 6 merupakan salah satu bentuk pelaksanaan MBKM berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) berbagai desa/kota di Indonesia. Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6 mencangkup pembelajaran di semua mata pelajaran yang berfokus literasi dan numerasi, adaptasi teknologi, dan bantuan administrasi sekolah. SD 55 BARRU, Kabupaten Barru merupakan salah satu sekolah penempatan dalam kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6. Melalui kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6 ini, mahasiswa membantu sekolah melaksanakan Proses Pembelajaran yang berfokus pada literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan juga pengelolaan perpustakaan. Telah dilakukan kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6 di UPTD SD Negeri 55 BARRU Kecematan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Kegiatan tersebut dimulai tanggal 14 Agustus 2023- 5 Desember 2023. Kegiatan ini di selenggarakan oleh kemendikbud melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Latar belakang dari kegiatan ini adalah untuk membantu siswa Sekolah Dasar yang berada di daerah 3T dalam meningkatkan minat Literasi dan numerasi siswa, adaptasi teknologi dan pengelolaan perpustakaan. . Melalui laporan akhir ini, mahasiswa menjelaskan secara rinci mengenai kegiatan pada program Kampus Mengajar Angkatan 6 yang telah dilaksanakan di UPTD SD Negeri 55 BARRU.
Lokakarya Optimalisasi Komunitas Belajar Guru-guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Barru Sayidiman Sayidiman; Hardianto Rahman; Muhammad Faisal; Ahmad Syawaluddin; Afdhal Fatawuri Syamsuddin
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 3, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v3i1.61894

Abstract

The objective of the Workshop "Optimizing Elementary School Teachers' Learning Communities in Barru District" is to enhance the quality of learning, foster innovation and creativity, and increase community participation. The method used involves delivering content and practice through the Free Learning Flow method developed by the Ministry of Education and Culture. The steps in the Free Learning Flow include: starting from oneself, exploring concepts, collaborative space, contextual demonstration, elaborating understanding, connecting between materials, and taking real action.The outcomes of this activity include: enhancing the quality of learning, where the workshop successfully facilitated improvements through collaboration among learning community members. Evaluation survey data shows that 90% of participants reported an improvement in learning quality in Barru District after participating in the workshop. Analysis of teacher competency test results also indicates a significant improvement in mastering teaching methods that are more responsive to student needs. Additionally, the workshop successfully encouraged innovation and creativity, resulting in over 15 innovative ideas related to developing new teaching methods tailored to local needs. 80% of these ideas have been effectively implemented in several schools in Barru District after the workshop concluded. Lastly, the high attendance rate in the workshop, averaging 95% of the total invited participants, demonstrates the community's high level of participation. Survey data also shows that 85% of respondents expressed willingness to participate in future educational development activities, indicating an increased community participation spirit after the workshop
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Di Pondok Pesantren DDI Galesong Baru Makassar Hardianto Rahman; Ahmad Syawaluddin; Latri Latri; Muhammad Faisal; Bahar Bahar
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 2, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v2i2.55948

Abstract

Islamic boarding schools play a central role in character education and the instillation of religious values in Indonesia. In the context of the Merdeka Curriculum, they hold great potential for integrating religious values with a broader curriculum, producing graduates who are skilled, ethical, and make positive contributions to society. The Implementation Workshop of the Merdeka Curriculum is conducted by delivering both theoretical and practical aspects through the Independent Learning Flow method developed by the Ministry of Education and Culture. The steps in the Independent Learning Flow used include: 1) self-awareness, 2) concept exploration, 3) collaborative space, 4) contextual demonstration, 5) understanding elaboration, 6) interconnection of materials, and 7) real action.The results of implementing the Merdeka Curriculum using the Independent Learning Flow demonstrate significant achievements with an implementation percentage of 86.79%. Each step in the flow contributes significantly to the overall implementation, creating a learning environment focused on active student engagement and the application of Merdeka Curriculum principles.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Sitimulyo 01 Sumarlan Sumarlan; Ahmad Syawaluddin; Muhammad Dahlan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i2.30648

Abstract

Rumusan masalah yang menjadi fokus perbaikan pembelajaran dalam penelitian ini adalah, “Apakah penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Tema 1 Indahnya Kebersamaan Subtema 1 Keberagaman Budaya Bangsaku Pembelajaran 3 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Sitimulyo 01 Materi Menentukan Gagasan pokok dan gagasan pendukung ” Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Teks visual. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari, Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi (Observing), dan Refleksi (Reflecting). Tahap Perencanaan (Planning) merupakan langkah pertama dalam penelitian dan merupakan acuan dalam melaksanakan tindakan. Hasil analisis data dan temuan yang diperoleh pada siklus I, dan II dapat ditarik kesimpulan penggunaan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada pembelajaran sebelumnya nilai rata-rata 67,42. Setelah dilaksanakan perbaikan menjadi 87,54. Jumlah siswa yang tuntas sebelumnya 35,33% menjadi 85,55% diakhir perbaikan.Kata Kunci: Problem Based learning; Mmodel pembelajaran; Hasil belajar siswa.
Pengembangan E-Modul Literasi Sains Berbasis Hypercontent pada Tema Indahnya Keragaman di Negeriku untuk Siswa Sekolah Dasar Ahmad Syawaluddin; Siti Raihan; Ika Wahyu Zekreningsih
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i1.32664

Abstract

Pendidikan abad 21 mempunyai ciri yakni adanya penyelenggaraan literasi di sekolah. Literasi dijadikan sebagai poros pendidikan sepanjang hayat. Literasi ada 6 salah satunya literasi sains. Literasi sains sangat penting karena dapat mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan global. Literasi sains di Indonesia mengalami kendala karena keterbatasan tersedianya bahan ajar yang mampu memfasilitasi literasi sains. Oleh sebab itu perlu adanya penelitian yang mengembangkan bahan ajar berliterasi sains. Tujuan penelitian ini yakni (1) Menghasilkan e-modul literasi sains berbasis hypercontent yang sesuai dengan kebutuhan siswa. (2) Mengetahui kelayakan penggunaan e-modul literasi sains berbasis hypercontent. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penelitian pengembangan ini menggunakan canva untuk menghasilkan e-modul literasi sains berbasis hypercontent yang sesuai dengan kebutuhan siswa yakni dengan memeperhatikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai serta gaya belajar siswa. (2) Berdasarkan hasil validasi oleh tim ahli media dan materi, uji coba one by one , uji coba kelompok kecil dan kelompok besar, serta uji coba oleh guru  kelas IV dapat disimpulkan yakni e-modul literasi sains berbasis hypercontent pada tema indahnya keragaman di negeriku dinyatakan sangat valid dan layak untuk digunakan.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Peningkatan Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Siswa Kelas III Sd Negeri 65 Bua Vera Sandra Supit; Ahmad Syawaluddin; Alphian Syahruddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i3.30528

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tanggung jawab dan hasil belajar pada materi Tema 7 Perkembangan Teknologi Sub Tema 2 Perkembangan Teknologi Produksi Sandang untuk siswa kelas III SD NEGERI 65 BUA Kabupaten Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan upaya peningkatan tanggung jawab dan hasil belajar melalui penggunaan model Problem Based Learning; (2) meningkatkan tanggung jawab dengan menggunakan model Problem Based Learning; (3) meningkatkan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD NEGERI 65 BUA tahun pelajaran 2020/2021. Variabel penelitian adalah peningkatan tanggung jawab dan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Upaya peningkatan tanggung jawab dan hasil belajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dengan langkah-langkah: mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual atau kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah; (2) Penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan tanggung jawab siswa dari data awal yaitu 49,7, siklus 1 menjadi 65, kemudian siklus 2 menjadi 81,8; (3) Penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari data awal yaitu 62,2, siklus 1 menjadi 71,9, kemudian siklus 2 menjadi 81,55. Kata Kunci: Tanggung Jawab; Hasil Belajar; Model Problem Based Learning (PBL)
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Soal Cerita Pecahan Melalui Penerapan Metode Diskusi Think Pair Share Elya Muasyaroh; Ahmad Syawaluddin; M. Dahlan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27179

Abstract

Peningkatan kemampuan memecahkan masalah soal cerita pecahan melalui penerapan metode diskusi Think Pair Share siswa kelas III SD Negeri 4 Jerukwangi Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Adapun tujuan dari penelitian untuk meningkatkan kemampuan siswa dengan metode diskusi dalam menyelesaikan soal cerita pecahan sederhana. Prosedur penelitian yang digunakan mengikuti prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dan diawali dengan kegiatan Pra siklus.. Penelitian ini menggunakan metode diskusi Think Pair Share dengan  Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 4 Jerukwangi yang terdiri dari 31 orang peserta didik. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran melalui empat tahap yaitu tahap perencannan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahap pra siklus,nilai rata-rata siswa 45, persentase anak yang tuntas 25,8% yang belum memenuhi  Kriteria Ketuntasan Minimal 74,2%. Pada  siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata siswa 54,   persentase anak yang tuntas 32,3%  dan peresentase Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 67,7%. Kemudian pada Siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83 dan persentase yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal 100%.Berdasarkan hasil penelitian,  dapat di simpulkan dengan menggunakan metode Think Pair Share dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam memecahkan masalah soal cerita pecahan.Kata Kunci: Hasil belajar; Think-Pair-Share.
Peningkatan Hasil Belajar Tentang Sistem Pencernaan Manusia Melalui Puzzle Game Siswa Kelas V Mei Kurniasih; Ahmad Syawaluddin; Alphian Sahruddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30595

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kenyataan bahwa prestasi belajar siswa kelas V SDN Bulusari 03 dalam tema makanan sehat materi sistem pencernaan pada manusia masih rendah. Salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar IPA siswa kelas V SDN Bulusari 03 adalah pemahaman siswa tentang materi alat pencernaan manusia masih relatif kurang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah puzzle game dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tentang sistem pencernaan? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA tentang sistem pencernaan manusia melalui puzzle game. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Bulusari 03 Kecamatan Gandrungmangu yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes formatif yang dilakukan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif, selajutnya dikonsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui ketercapaian KKM muatan pembelajaran IPA.Berdasarkan hasil tes formatif dari siklus I dan II didapatkan ketuntasan belajar siswa meningkat. Data awal menunjukkan siswa tuntas hanya 7 siswa ( 28% ). Pada siklus I terjadi peningkatan dari 25 siswa, 19 anak atau 76% yang sudah tuntas belajar, pada siklus II terjadi peningkatan dari 25 siswa, 23 siswa memperoleh nilai diatas 70 ke atas atau 92% sudah tuntas belajar. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat sebelum menggunakan puzzle game 28% menjadi 86% setelah menggunakan puzzle game system pencernaan manusia. Sarana untuk menindak lanjuti bahwa puzzle game telah mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sehingga hasil belajar meningkat. Namun perlu diperhatikan lagi tentang alokasi waktu, untuk itulah penelitian lebih lanjut harus memperhatikan waktu, untuk itu penelitian lebih lanjut diharapkan lebih memperhatikan masalah waktu untuk penerapan puzzle games.Kata Kunci: Puzzle Game; Keaktifan; Hasil Belajar
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IV Sumarlan Sumarlan; Ahmad Syawaluddin; Muhammad Dahlan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i1.28875

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gagasan pokok dan gagasan pendukung Teks visual. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari, Perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi  (Observing), dan Refleksi  (Reflecting). Tahap Perencanaan (Planning) merupakan langkah pertama dalam penelitian dan merupakan acuan dalam melaksanakan tindakan. Hasil analisis data dan temuan yang diperoleh pada siklus I, dan II dapat ditarik kesimpulan penggunaan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada pembelajaran sebelumnya nilai rata-rata 67,42. Setelah dilaksanakan perbaikan menjadi 87,54. Jumlah siswa yang tuntas sebelumnya 35,33% menjadi 85,55% diakhir perbaikan.
Pengembangan Media Video Pembelajaran interaktif Tema 2 Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan Pembelajaran 1 untuk Siswa Kelas VI SD St. Nur Jihan; Ahmad Syawaluddin; Hotimah Hotimah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i1.30445

Abstract

AbstrakSalah satu perangkat pembelajaran yang menjadi bagian tidak terpisahkan yang harus mampu dipilih dan digunakan serta dimanfaatkan oleh guru adalah media pembelajaran. Salah satu media yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran yaitu media video pembelajaran.. Penggunaan video dalam pembelajaran dapat melatih konsentrasi siswa dan focus siswa pada materi yang sedang diajarkan. Penayangan video, selain menarik perhatian siswa, focus perhatian siswa akan terpusat karena detik demi detik tidak akan dilewatkan siswa. Penayangan video pembelajaran mampu menghadirkan pengalaman nyata karena media tersebut dapat menampilkan realitas dari materi sehingga siswa terdorong untuk melakukan aktivitasnya sendiri. Sesuai demgan perkembangan teknologi, media video pembelajaran yang sekarang banyak dikembangkan adalah media video pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media video pembelajaran interaktif pada Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan Pembelajaran 1 untuk Siswa Kelas VI SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media yang dikembangkan telah melalui tahap validasi dan uji kelayakan melalui angket tanggapan guru dan siswa. Validasi digunakan sebanyak dua kali ooleh ahli materi dan ahli media. Penilaian pada proses validasi yang dilakukan oleh tim ahli materi dengan melihat tiga indikator yaitu relevansi materi dengan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar, kualitas matteri, bahan dan tipografi. Sedangkan pada proses validasi ahli media dengan melihat enam indicator yaitu fungsi dan manfaat,visual, audio, tipografi, Bahasa, dan pemograman. Media dinyatakan layak oleh guru karena telah mmemenuhi empat kriteria yaitu kesesuaian materi, kualitas, efektifitas, dan penyajian. Sedangkan media dinyatakan layak digunakan oleh siswa karena telah memenuhi kriteria konstruksi dan bahasa.
Co-Authors Abdal, Nurul Mukhlisah Adnan,K, adnan,K Afdhal Fatawuri Syamsuddin Afifah, Fadhilah Afifah, Fadhillah Agustin, Davira Syawalia Akhmad Harum, Akhmad Alphian Sahruddin Alphian Sahruddin Alphian Sahruddin Alphian Syahruddin Amal, Amri Amir Pada, Amir Amrah Amrah Amrah Amrah, Amrah Amri, Nur Alim Andi Dewi Riang Tati Andi Makkasau Andriany, Mega Awalia, Fitri Nur Bahar Bahar Bahri, Bahri BAKHRANI RAUF Bastiana Bastiana Burhan, Imron Desy Mawardhany Dwiyatmi Sulasminah Ekajayanti Putri, Julia Ananda Elya Muasyaroh Erma Sahabuddin Erma Suryani Sahabuddin Fadhila, Andi Fadila, Nurul Faidah Yusuf Faisal, Muhammad Fatahillah, Fatahillah Fathul, Fathul Fatmawati Gaffar Ferhad, Yasmin Gusnita Gusnita haedah, nur haedah, Nur Hajerah Halifah Pagarra Hamsu Abdul Gani Hamzah Pagarra Hardianto Rahman Hartoto Hartoto Hasan Hasni Haspiah, Haspiah Haspida Hatta, Andi Afrina Ramadani Hatta3 Afrina Ramadani Herlina Herlina Herman Hotimah Idul, Idul Ika Wahyu Zekreningsih Imran Imran Ina Fitrayani Jamal Indah, Nurfa Irfan , Muhammad Jamil Jamil Jumriah, Jumriah Kamaruddin Hasan Kamaruddin Kamaruddin Kartini Kartini Kasmawati, St. Kurnia. R, Rika Lala Agus Latif, Suciani Latri Aras, Latri Latri Latri Latri, Latri Lubis, Adilah Wirdhani Lutfi B Lu’mu, Lu’mu M Dahlan M. Dahlan Makmur Makmur Marhayati Maulina, Julia Mei Kurniasih Muh Irfan Muhammad Dahlan Muhammad Dahlan Muhammad Dahlan Muhammad Faisal Muhammad Faisal Muhammad Irfan Muhammad Irfan Musfirah Musfirah Nasaruddin Nasrah Natsir Nasrah Natsir Nawir, Zulyadi Nofi Tri Wahyuningsih Nur Afiah Nur Indah Sari Nurdewi, Nurdewi Nurfaizah AP, Nurfaizah Nurfidaris, Nurfidaris Nurhaedah Nurhaedah Nurhijrah, Nurhijrah Pada , Amir Padli, Feri Pagarra , Hamzah Paruku, Chytra Evantri Poerwanto Poerwanto Pratiwi, Nur Inda Putrawan, Muh Rizah Putri, Andi Ningrat Satria Putriani, Putriani Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Patta Rahmi, Nurazizah Raihan, Siti Rifal Risal Risal Rohman, Moh. Aziz Rusdi Ruslan Ruslan Sahade Salam, Rosdiah Salsabilla Nurzakinah Satrina Satrina SATRIYAS ILYAS Sayidiman Sayidiman Setialaksana, Wirawan - Shasliani Shasliani Siti Raihan SRI RAHAYU St. Fatmah Hiola St. Jauhar St. Nur Jihan St. Nursiah B Sulfadly, Sulfadly Sumarlan Sumarlan Syahriani S Syam, Pratiwi Syamsu Rijal Syamsuardi Saodi Syamsuardi Syamsuardi Tomo S, Arwan Usman, Hikmawati Vera Sandra Supit Vidya Fatmawati Wahyuni, Maya Sari Widya Karmila Sari Achmad Wijaksana, Aris Hadiyan Yudhistira, Rifqi Yusuf, Yusnaeni Zainal, Zaid Zainuddin, Zainuddin