Articles
Studi Kualitatif Kondisi Psikologis Pada Anak Jalanan Dengan Model Pendampingan Di Kelompok Belajar Suket Teki Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo Kota Kediri
Afifah, Aulia Zahrah;
Sutrisno, Joko;
Sari, Dhita Kurnia
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kondisi psikologis pada anak jalanan dikelompok belajar suket teki terdapat masalah keluarga, pergaulan bebas, masalah ekonomi, kurangnya pendidikan dan pengetahuan. Dari penyebab tersebut anak jalanan menjadi liar dan bebas yang berdampak pada psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi kondisi psikologis pada anak jalanan dengan model pendampingan dikelompok belajar Suket Teki Perumahan Bumi Asri Kelurahan Kaliombo kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kulitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Jumlah anak jalanan yang menjadi informan sebayak 6 anak. Instrumen yang digunakan adalah peneliti itu sendiri dan pedoman wawancara yang isinya adalah pertanyaan tentang kondisi psikologis pada anak jalanan. Untuk analisa tematik menghasilkan tema besar yaitu persepsi anak jalanan, perasaan dan pola pikir anak jalanan, dan kondisi perilaku anak jalanan. Penelitian ini ditemukan bahwa persepsi anak jalanan terdapat hal pengetahuan, pandangan masa depan, dan keyakinan untuk sukses terlihat baik. Untuk perasaan dan pola pikir yang dirasakan anak jalanan adanya perubahan baik dan memiliki pola pikir yang tertata. Dan untuk perilaku dalam hubungan sosialisasi anak jalanan dengan keluarga ada yang memiliki masalah dan ada yang tanpa masalah, lalu untuk sosialisasi anak jalanan dengan temanya tidak ada masalah tetapi menurut hasil observasi dilapangan menunjukkan adanya pembulian dan bercada yang keterlaluan sesama teman, dan untuk hubungan sosialisasi pada guru terjalin baik. Masyarakat dan pihak keluarga agar lebih memperhatikan kondisi psikologis pada anak dalam menanggulangi adanya anak terlantar dijalanan dikarenakan permasalahan yang dihadapi sehingga membuat anak menjadi nyaman hidup dijalanan
Pengaruh Konsumsi Makanan Siap Saji Dan Media Massa Terhadap Usia Menarche Pada Anak Usia 13-15 Tahun Di SMPK Petra Kediri
Jentika, Matildis Intan;
Sutrisno, Joko;
Korbafo, Anita Restu
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada saat ini terjadi penurunan Usia Menarche yang sebelumnya rata-rata usia 13 tahun dan kini terjadi di usia yang lebih muda. Hal ini dapat menyebabkan berbagai macam masalah yang akan terjadi pada Remaja seperti seks bebas dan kelainan-kelainan pada organ reproduksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Media Massa Terhadap Usia Menarche Pada Anak Usia 13-15 tahun di SMPK Petra Kediri. Desain Penelitian ini menggunakan observasional dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua siswi kelas 7 A dan B SMP Kristen Petra Kediri yang sudah mengalami menarche dan besar sampel 36 responden dengan tekhnik sampling simple random sampling, instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner. Uji yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value sebesar 0,000< α (0,05) yang artinya ada hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan Usia Menarche Pada Anak Usia 13-15 tahun di SMPK Petra Kediri, dan nilai p-value sebesar 0,000< α (0,05). Ada hubungan penggunaan media massa dengan Usia Menarche Pada Anak Usia 13-15 tahun di SMPK Petra Kediri
Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Pada Tatanan Rumah Tangga
Ifa, Ifdatul;
Sutrisno, Joko;
Rusmawati, Aprin
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PHBS merupakan program pemerintah yang diselenggarakan melalui puskesmas yang menjadi sasaran untuk pembangunan kesehatan. PHBS merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran anggota keluarga sehingga keluarga dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literature dan artikel hasil penelitian yang mengidentifikasi peran dukungan tenaga kesehatan dalam penerapan PHBS pada tatanan rumah tangga. Penelusuran artikel di beberapa database menggunakan kata kunci tertentu dalam periode tahun 2010-2020. Literature review yang ditelaah menunjukkan bahwa peran tenaga kesehatan dalam perilaku hidup bersih dan sehat sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesehatan dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat agar dapat merubah sikap dan perilaku kesehatan. Terdapat hubungan peran tenaga kesehatan dalam implementasi perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga.
Konsumsi Fastfood Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Pada Remaja
Biantoro, Andriyawan Wahyu;
Rusmawati, Aprin;
Sutrisno, Joko
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Obesitas merupakan suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secara berlebiha. Peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor penyebab terjadinya obesitas pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literature dan artikel hasil penelitian yang mengidentifikasi konsumsi fastfood dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja. Penelusuran artikel di beberapa database menggunakan kata kunci tertentu dalam periode tahun 2010-2020. Kegemukan bisa disebabkan oleh kebanyakan makan dalam jenis karbohidrat, lemak maupun protein tetapi juga karena kurang gerak. Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan banyak energi yang tersimpan sebagai lemak, sehingga cenderung pada remaja yang kurang aktivitas fisik akan mengalami obesitas. Dari artikel yang menjadi reverensi didapatkan bahwa terdapat hubungan konsumsi fastfood dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja
Analisis Beban Keluarga Dalam Merawat Penderita Gangguan Jiwa Ditinjau Dari Stigma Masyarakat Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Adan-Adan Kebupaten Kediri
Wahyuningsih, Rinda;
Wardani, Lingga Kusuma;
Sutrisno, Joko
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gangguan jiwa adalah penyakit kronis yang membutuhkan proses panjang dalam penyembuhannya. Stigma yang terus tumbuh di masyarakat dapat merugikan dan memperburuk bagi yang terkena label sosial ini. Adanya stigma yang negatif terhadap ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan keluarganya menyebabkan ODGJ dan keluarganya akan terkucilkan. Pada keluarga, stigma akan menyebabkan beban bagi keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beban keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa di tinjau dari stigma masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Adan-Adan Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling didapatkan sampel sebanyak 65 responden . populasi dalam penelitian ini semua keluarga yang merawat penderita gangguan jiwa. Hasil analisis dengan menggunakan uji statistik Regresi Ordinal. Hasil penelitian menunjukkan didapatkan nilai ρ=0,000 untuk beban keluarga, ρ-0,001 untuk stigma masyarakat, nilai signifikan ρ = 0,000<0,05 sehingga Ho ditolak H1 diterima artinya ada hubungan beban keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa ditinjau dari stigma masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Adan-Adan Kabupaten Kediri. Variabel stigma masyarakat dalam penelitian ini yang paling tinggi dialami oleh responden adalah kriteria keterasingan, hal ini disebabkan karena keluarga merasa dihindari, tidak dihargai, disalahkan, dihina akibatnya responden merasa malu tidak berharga dan membatasi hubungan sosial dengan masyarakat. Variabel beban keluarga dalam penelitian ini yang paling dominan adalah beban personal train (tekanan pribadi)
Analisis Kondisi Fisik Rumah Dan Perilaku Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita Di Desa Tebara Sumba Barat
Rewa, Yeni Rambu;
Sutrisno, Joko;
Ellina, Agusta Dian
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku pencegahan penyakit ISPA pada Balita sangat penting dilakukan oleh keluarga, kususnya ibu. Pencegahan kejadian ISPA tidak terlepas dari peran orang tua yang harus mengetahui cara-cara pencegahannya.Tindakan untuk mencegah penyakit, termasuk kedalam perilaku kesehatan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahuai hubungan Kondisi Fisik Rumah Dan Perilaku Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita di Desa Tebara Sumba Barat. Desain penelitian ini adalah observasi Analitik dengan pendekatan cross sectional Besaransampel88 responden. Sampling penelitianmenggunakanrandom sampling, Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji spearman rho dengan menggunakan SPSS 18.0 kesalahan α 0.05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hamper setengah 63 (71.6%) responden dengan kondisi rumah yang baik Sedangkan hasil tabulasi silang antara perilaku keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita menunjukan bahwa hamper setengah (61.4%) responden dengan perilaku yang baik dengan pencegahan ispa pada balita juga baik yaitu 54 responden dari total 88 responden. Berdasarkan hasil analisa data diatas menggunakan uji spearman rho diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 Diterima yang berarti dapat disimpulkan bahwa ada hubungan Kondisi Fisik Rumah Dan Perilaku Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita di DesaTebara Sumba Barat. Kondisi fisik rumah dan perilaku keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita baik. Ketika menjawab kuisioner responden dapat menjawab pertanyaan dan mendapatkan hasil yang baik. Sehingga responden alangkah baiknya mempertahankan dan memperhatikan kondisi fisik rumah dengan perilaku keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita sehingga angaka penularan ISPA di Desa Tebara Sumba Barat bisa berkurang
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepala Rumah Tangga Dengan Perilaku Merokok Dalam Rumah
Setiawan, Tri;
Sutrisno, Joko
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Faktor-faktor dalam hal perilaku merokok merupakan salah satu hal yang dapat menentukan meningkatnya penyakit yang disebabkan oleh rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literature dan artikel hasil penelitian yang mengidentifikasi faktor-faktor kepala rumah tangga dalam perilaku merokok didalam rumah dalam kegiatan pendidikan/promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan. Penelusuran artikel di beberapa database menggunakan kata kunci tertentu dalam periode tahun 2010-2020. Hasil penelusuran didapatkan 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari artikel yang menjadi reverensi didapatkan bahwa pengetahuan, sikap, perceived behavioral, peran keluarga dan pendidikan kesehatan sangat mempengaruhi kepala rumah tangga dalam berperilaku merokok didalam rumah karena dengan menganalisa apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kepala rumah tangga dengan perilaku merokok didalam rumah akan membentuk keluarga yang sehat bebas asap rokok. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepala rumah tangga dengan perilaku merokok didalam rumah
Perbedaan Teknik Clapping dan Vibrating terhadap Bersihan Jalan Nafas pada Anak dengan ISPA
Joko Sutrisno;
Sutrisno;
Dedi Saifulah;
Roslin Kono
Journal of Health Science Community Vol. 2 No. 4 (2022): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem often faced by children when experiencing ARI is that they cannot excrete sputum maximally, most of which is saliva.. Literature sourced from google scholar, google scholar and PubMed databases published from 2015 to 2020, and manually select articles relevant to the research question. The results were carried out on respondents from 9 reviewed journals, 7 journals were proven effective for expelling phlegm in children who experienced an ineffective airway. Respondents whose sputum did not come out was (26.7%) and sputum that did not come out was (73.3%). While in the control group, there were 5 patients (71.4%) who still had sputum. Cleansing the airway before being given clapping and vibration, it was found that 16 (100%) of the respondents had sputum, after giving clapping and vibration it was found that 13 (81.2%) respondents had no sputum. The results also found that the clapping technique was more effective in cleaning the airway. It was concluded that there were differences in clapping and vibrating techniques on airway clearance in children with ARI. The difference in clapping and vibrating techniques for clearing the airway in children with ARI is located in sputum production as sputum production can increase due to physical, chemical stimulation, or due to infection. It is hoped that the clapping and vibration action in children must be careful and slow because the strength of the bones and organs of the child is still growing. These clapping and vibrating techniques are carried out routinely for 2 times a day, in the morning to reduce secretions that accumulate at night and are done in the afternoon to reduce coughing at night.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dalam Pencegahan Penyakit Pedikulosis Kapitis Di Pondok Pesantren Al-Huda Desa Sragi Kecamata Songgon Kabupaten Banyuwangi
Elok Aqila Febriani;
Joko Sutrisno;
Prima Dewi Kusumawati;
Reni Nurhidayah
Journal of Health Science Community Vol. 2 No. 4 (2022): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/jhsc.v2i4.182
Factor from pediculosis capitis in the environment cottage usually caused by a lot teenager students who don't can look after self alone or a number of nature bad that doesn't reflect behavior life clean and healthy . So on study this conducted action gift education behavior life clean and healthy (PHBS) with method counseling . Study this aim for knowing influence gift education to prevention disease pediculosis Capitis at Pondok Islamic Boarding School . Study this held at Pondok Al-Huda Village Islamic Boarding School Sragi Subdistrict Songgon Regency Banyuwangi . Study use type study experiment with design quantitative experiment quasi experimental pre and post design , with sample using simple random sampling as many as 51 respondents . Data analysis using Paired Sample T- Test with condition test normality normally distributed (0.05), however if normality data distribution no fulfilled so will next with Test Wilcoxon.Result from Test Statistics obtained enhancement behavior life clean and healthy 27 respondents (53%) and enhancement behavior prevention disease pediculosis capitis there are 24 respondents (47%). seen that the value of 0.000 which can be interpreted that score not enough from 0.05, so that H1 is accepted means there is influence education behavior life clean and healthy in prevention disease pediculosis Capitis at Pondok Boarding school Giving education behavior live clean and healthy on Students is necessary thing _ conducted in effort prevention disease pediculosis capitis , so that beneficial for subtraction number incident pediculosis Capitis at Pondok Islamic Boarding School.
Knowledge Analysis And Family Support On Diet Compliance In Patients With Chronic Kidney Failure In The Hemodialysis Room, Mayapada Surabaya Hospital
Alfian Fawzi;
Adhyaksa Indrajid Putra;
Aprin Rusmawati;
Agusta Dian Ellina;
M. Asad Effendy;
Joko Sutrisno;
Sismulyanto
Journal of Health Science Community Vol. 4 No. 1 (2023): August
Publisher : Universitas STRADA Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30994/jhsc.v4i1.189
Long enough hemodialysis reduces the patient's enthusiasm for life so that it can affect adherence to the patient's dietary requirements. Diet non-compliance is a big problem, especially in hemodialysis patients. The impact of non-compliance can affect the quality of life of clients, and increasing healthcare costs can also affect compliance in undergoing hemodialysis therapy. therefore family support factors greatly affect the level of dietary adherence in patients. To determine the relationship between the level of knowledge analysis and family support with dietary adherence in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Mayapada Hospital in Surabaya. This type of research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. Sampling technique with purposive sampling. The measuring tool in this study used a questionnaire. The data test used is the Logistic Regression Test. The results of the logistic regression analysis of knowledge and family support with dietary adherence showed a ρ-value of 0.143 and 0.132 respectively, which means there was no relationship between knowledge and family support with dietary compliance in patients undergoing hemodialysis at Mayapada Hospital. The conclusion is no relationship between knowledge analysis and family support with dietary adherence of patients undergoing hemodialysis at Mayapada Hospital. Education and counseling by health workers on the importance of family support in the form of instrumental support, informational support, emotional support, and appraisal support are needed.