Articles
PELATIHAN PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN PAUDPEDIA UNTUK PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL GURU DI KABUPATEN PASURUAN
Kartika Rinakit Adhe;
Nurhenti Dorlina Simantupang;
Sri Widayati;
Nenny Chanidatus Shofiyah
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Volume 2, Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Program Studi S1, S2, S3 Mananajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jpm.v2n2.p80-86
Digital literacy is one of the means of supporting the implementation of learning in the application of the independent learning curriculum. This is an effort to recover or recover from learning loss as a result of the Covid-19 pandemic. Improving digital literacy in teachers is expected to be able to optimize the learning process for children. There is a need for training in the use of current technology. The purpose of this study is to describe and explain the use of PAUDPEDIA applications for teachers. As well as improving teacher digital literacy through the use and utilization of PAUDPEDIA. The methods used in this training activity are (1) discussions or lectures; (2) direct guidance/demonstration; and (3) assignment. The results of this training show the enthusiasm of participants in participating in a series of events in the research carried out, this can be seen from the majority of participants who are active and participate in activities from beginning to end.
Pengembangan Media Lift The Flap Book untuk Meningkatkan Kemampuan Konsep Penjumlahan 1-5 pada Anak Usia Dini
Armia Vidatul Zummiasa;
Mas’udah Mas’udah;
Sri Widayati;
Muhammad Reza
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 9 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Program Studi PGRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/seling.v9i1.1512
Konsep penjumlahan merupakan bagian dari aritmetika dasar dan merupakan pembelajaran yang harus dipelajari oleh semua orang karena berkaitan dengan pemecahan permasalahan dalam kehidupan seharihari. Penelitian R&D ini bertujuan untuk mengembangkan media lift the flap book sebagai media untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung penjumlahan 1-5 pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan model 4-D : (Define, Design, Development, Disseminate). Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar angket dan observasi. Uji coba penggunaan media buku lift flap dilakukan pada anak usa 5-6 tahun dengan mengunakan metode One Group Pretest-Posttest Design yang didalamnya terdapat tahap Pretest-Treatment–Posttetst dan hanya dilakukan pada satu kelompok. Media lift the flap book layak digunakan sebagai media pembelajaran yang dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi dan media dengan perolehan presentase keseluruhan 89% dan dikategorikan sangat layak. Kepraktisan media lift the flap book mendapatkan presentase sebesar 95% dan berada pada kategori sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran. Adapun keefektifan media buku ini diperoleh melalui ujicoba kepada anak usia 5-6 tahun dengan analisis data mengunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perolehan signifikasi adalah 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media lift the flap book terhadap peningkatan kemampuan konsep penjumlahan 1-5 pada anak usia 5-6 tahun. Pengembangan media lift the flap book untuk anak usia dini selanjutnya diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan karakteristik peserta didik, sehingga dapat menciptakan pengembangan media pembelajaran yang layak, efektif, efisien, dan dapat mendukung terlaksananya proses pembelajaran yang optimal.
PELATIHAN READ ALOUD DENGAN MENGGUNAKAN BIG BOOK KALENDER MEJA UNTUK GURU TK DI WILAYAH WARU
Sri Widayati;
Kartika Rinakit Adhe;
Nurhenti Dorlina Simatupang;
Maryam Isnaini Damayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.8551
Kegiatan bercerita di lingkup pendidikan anak usia dini kerap dijadikan sebagai metode pembelajaran bagi guru untuk menyampaikan suatu materi tertentu. Bercerita dapat menjadi sebuah upaya untuk mengembangkan kemampuan literasi pada anak, didukung dengan karakteristik anak usia dini yang lebih sensitive dengan imajinasi dari pada materi yang membuat mereka fokus. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika bercerita mulai dari lingkungan belajar, situasi hati anak, kondisi lingkungan untuk belkajar dan salah satunya yaitu pemilihan media pembelajaran yang digunakan. Namun, masih sering ditemukan Guru di wilayah Waru, kabupaten Sidoarjo yang belum memperhatikan pemilihan media yang tepat untuk bercerita secara klasikal. Maka TIM PKM memberi solusi berupa pelatihan read aloud yang dilaksanakan dengan media BIG BOOK Kalender Meja. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru TK dalam melakukan kegiatan bercerita khususnya read aloud, juga untuk memudahkan para guru dalam pembelajaran literasi anak usia dini. Sasaran dari kegiatan pelatihan read aloud ini adalah guru TK gugus 5 Waru yang berjumlahkan 6 lembaga dibawah naungan IGTKI Kecamatan Waru, Sidoarjo. Program PKM ini memiliki tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan akhir. Laporan program pengabdian kepada masyarakat ini nantinya dilengkapi dengan sertifikat bagi peserta pelatihan, angket peserta, bukti dokumentasi pelaksanaan program pelatihan yang terunggah di Youtube, artikel media massa online serta artikel jurnal.
PERSEPSI CALON GURU ANAK USIA DINI MENGENAI KONSEP BILANGAN 1-10
Sri Widayati;
Tataq Siswono;
Wiryanto Wiryanto;
Suryanti Suryanti;
Budi Jatmiko
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36722/jaudhi.v5i2.1825
Konsep bilangan adalah salah satu materi Matematika yang harus dipahami dan dikuasai oleh setiap manusia. Memiliki penguasaan yang kuat pada konsep bilangan 1-10 akan berdampak terutama pada materi selanjutnya, yaitu Aritmatika serta pada materi Matematika lainnya. Penelitian kuantitatif deskriptif ini dilakukan melalui survey dengan cara menyebarkan lewat g-form. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui data awal persepsi 170 calon guru anak usia dini di Universitas Negeri Surabaya mengenai konsep bilangan 1-10 pada anak usia dini. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari lima puluh persen persepsi calon guru anak usia dini di Universitas Negeri Surabaya cara mengajarkan konsep bilangan 1-10 adalah dengan mengenalkan anak pada simbol bilangan 1-10 terlebih dahulu, cara mengajarkan berhitung pada anak usia dini dengan menggunakan gambar sebanyak sembilan puluh lima persen responden, mengenalkan simbol angka merupakan kegiatan pertama kali yang dikenalkan pada anak ketika masuk PAUD/ TK sebanyak tujuh puluh tiga persen, dan mengenalkan konsep penjumlahan dan pengurangan pada anak usia dini yang tepat adalah dengan cara langsung menggunakan simbol angka (operasi hitung) sebanyak enam puluh satu persen.
PELATIHAN FACE PAINTING DALAM MENGOPTIMALKAN PENTAS SENI ANAK USIA DINI
Sri Widayati;
Nurul Khotimah;
Nurhenti Dorlina;
Sri Setyowati;
Octaverina Kecvara Pritasari;
Novia Restu Windayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.11910
Kajian awal yakni hasil kegiatan praktek yang telah dilaksanakan pada lembaga sekolah anak usia dini. Seorang pendidik anak usia dini haruslah memiliki daya kreativitas dan inovasi pendidikan untuk anak usia dini. Salah satu seni, kreativitas dan inovasi yang kami ambil saat ini adalah tema pentas seni di lembaga TK. Terutama kemampuan face painting guru TK yang masih kurang sehingga pada kegiatan pentas seni menjadi kurang optimal. Selain itu tidak semua guru TK memiliki kemampuan dalam merias atau melukis wajah (face painting) anak. Tidak semua guru TK memiliki alat dan bahan untuk face painting. Kebutuhan guru TK dalam kemampuan face painting dalam mengoptimalkan pentas seni melatar belakangi TIM PKM (pengabdian kepada masyarakat) untuk memberikan pelatihan face painting. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim PKM memberikan solusi dengan mengadakan workshop dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep face painting serta cara pengaplikasian face painting pada anak dalam kegiatan pentas seni. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan Face Painting untuk meningkatkan kemampuan guru, serta mengoptimalkan kegiatan pentas seni anak. Pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri guru. Hal ini menguatkan pada pembentukan karakter guru, di mana ketika guru menggambar pada wajah partisipan maka guru akan menggambarkan karakter dirinya pada hasil lukisannya. Sasaran kegiatan pelatihan face painting adalah guru TK gugus 5 dibawah naungan IGTKI Kecamatan Waru. Program pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah, Tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, dan proyek.
Pengembangan Buku Cerita Big Book Kalender Meja dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Usia Dini
Nurhenti Dorlina Simatupang;
Sri Widayati;
Kartika Rinakit Adhe;
Sefy Amaliatus Sholichah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.4067
Permasalahan yang muncul adalah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal literasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan sebuah produk baru dengan mengembangkan produk yang sudah ada sebelumnya menjadi bentuk kalender meja dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan melibatkan validator yaitu 2 ahli materi, 1 ahli media, dan menguji kepraktisan penggunaan produk pada 7 guru PAUD. Uji coba produk dilakukan pada 10 anak kelompok A di TK Tunas Bangsa. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh dari validasi kedua ahli materi sebesar 86%, validasi ahli media 92% serta dari 7 responden guru sebesar 92%. Dari uji coba produk memperoleh nilai Asymp (2-tailed) sebesar 0,004 0,05 yang menunjukkan buku cerita big book kalender meja dapat berpengaruh secara signifikan serta efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak kelompok A di TK Tunas Bangsa
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Reza Aprilia Indrawan Putri;
Sri Widayati;
Muhammad Reza;
Masudah Masudah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32665/abata.v3i1.1426
Pendidikan usia dini merupakan waktu krusial bagi tumbuh dan kembang potensi diri anak. Salah satu potensi diri yang penting untuk dikembangkan sejak dini adalah rasa percaya diri. Memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi, membuat anak lebih dapat menyelesaikan tugas hingga selesai dengan berani dan mandiri. Salah satu langkah yang dapat mengoptimalkan perkembangan kepercayaan diri anak adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE), seperti media cermin ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media cermin ekspresi untuk meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian A-B-A yang dilakukan 15 kali. Pada tiap tahap, subjek akan diminta untuk memainkan media Cermin Ekspresi, menirukan ekspresi, dan mencocokkan kartu ekspresi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan dalam percaya diri anak pada setiap fase baseline-1, intervensi dan baseline-2, terutama pada fase baseline-2 dimana anak diminta untuk menirukan ekspresi dan anak percaya diri ketika menirukan ekspresi. Dapat disimpulkan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak usia 5-6 tahun
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CERMIN EKSPRESI UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Reza Aprilia Indrawan Putri;
Sri Widayati;
Muhammad Reza;
Masudah Masudah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32665/abata.v3i1.1426
Pendidikan usia dini merupakan waktu krusial bagi tumbuh dan kembang potensi diri anak. Salah satu potensi diri yang penting untuk dikembangkan sejak dini adalah rasa percaya diri. Memiliki tingkat rasa percaya diri yang tinggi, membuat anak lebih dapat menyelesaikan tugas hingga selesai dengan berani dan mandiri. Salah satu langkah yang dapat mengoptimalkan perkembangan kepercayaan diri anak adalah dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE), seperti media cermin ekspresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media cermin ekspresi untuk meningkatkan percaya diri anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian A-B-A yang dilakukan 15 kali. Pada tiap tahap, subjek akan diminta untuk memainkan media Cermin Ekspresi, menirukan ekspresi, dan mencocokkan kartu ekspresi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan dalam percaya diri anak pada setiap fase baseline-1, intervensi dan baseline-2, terutama pada fase baseline-2 dimana anak diminta untuk menirukan ekspresi dan anak percaya diri ketika menirukan ekspresi. Dapat disimpulkan bahwa media cermin ekspresi efektif untuk meningkatkan percaya diri pada anak usia 5-6 tahun
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA PAPAN PINTAR
Nurlina Ismawati;
Sri Widayati;
Lu'lu' Khumairoh
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.1986
The introduction of early literacy in early childhood should be done in a fun way. One fun way to improve literacy skills in early childhood is to use smart boards. The smart board is a square area that is used as a medium for pronouncing letter sounds. This study used the type of Classroom Action Research (CAR) and was conducted at the Surabaya State University (UNESA) 1 Labschool Kindergarten with research subjects children in group B2 consisting of 11 children, with 5 boys and 6 girls in the age range 5-6 years. The data collection technique used in this study was observation and documentation, while the data analysis technique used was quantitative descriptive. The results showed that there was an increase in the ability to recognize letters in group B2 TK Labschool Unesa 1. In cycle 1, children's initial literacy skills using smart boards were 63.63%. In cycle 2, the child's initial literacy skills through the smart board media in group B2 at TK Labschool Unesa 1 had reached a percentage of 81.81%, thus this study was successful. Therefore, it can be concluded that the use of smart board media can improve early literacy skills in children with an age range of 5-6 years in group B2 TK Labschool Unesa 1.Keywords - Smart Board Media; Early Literacy Ability; Classroom Action Research
Pengaruh Media Big Book Wordless Picture Book Bertema Kindness Terhadap Kemampuan Berbicara Anak
Nilnaa Qurrota A'yun Ar;
Sri Widayati;
Mallevi Agustin Ningrum;
Kartika Rinakit Adhe
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol 5 No 2 (2023): Volume 5, No 2 (2023) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/jieec.v5i2.5723
The ability to speak is a basic ability that must be mastered by every human being in order to be able to interact and take a role in social life. Speaking is a form of language skills so that in order for children to more easily convey their ideas and thoughts, educators should stimulate children's speaking abilities to the fullest. This pre-experimental quantitative research type of one group pretestposttest design aims to compare two variables, namely the influence of the media big book wordless picture book themed kindness on the speaking ability of children aged 3-4 years at Nada Ashobah Wiyung KB with a sample of 11 children. The data collection technique used was observation with indicators of phonology, morphology, syntax, semantics, and pragmatics. The analysis technique used in this study is non-parametric statistics using the Wilcoxon Match Pairs Test. The results showed that the Wilcoxon test obtained an Asymp (2-tailed) value of 0.003 <0.05 indicating the null hypothesis (H0) was rejected meaning there was an influence. This means that the big book wordless picture book media with the theme of kindness influences the speaking ability of children aged 3-4 years at the Nada Ashobah Wiyung KB Surabaya. Keywords: Wordless Picture Book, Speaking Ability