p-Index From 2021 - 2026
9.389
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Attoriolong Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Jaffray Harmoni: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Seni Budaya QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Journal of Maritime Empowerment SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdiraja BIOCHEPHY: Journal of Science Education Indo-MathEdu Intellectuals Journal Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Waniambey: Journal of Islamic Education Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of General Education and Humanities Jurnal Citizenship Virtues Journal of Educational Sciences Journal of Innovation and Research in Primary Education Jambura Journal Civic Education QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Hukum Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Action Research Journal Indonesia (ARJI) Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa TEBAR SCIENCE (Jurnal Kajian Sosial dan Budaya) PESHUM Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Nilai Etika dan Karakter Pancasila pada Mahasiswa PPKn UNTIKA Luwuk dalam Arus Digitalisasi Ahmadin, Ahmadin; Noprianto, Noprianto; Ilham, M. Jayadin; Laadi, Mukhlish A.; Asmar, Andi
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 6 No. 1 (2026): (In Press) Transformasi Nilai Kewargaan, Karakter, dan Praktik Sosial dalam Din
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan mahasiswa, terutama dalam cara berinteraksi, memperoleh informasi, dan berpartisipasi dalam ruang publik digital. Kondisi ini menuntut mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga etika dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai etika dan karakter Pancasila pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Tompotika Luwuk dalam arus digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan enam mahasiswa PPKn Universitas Tompotika Luwuk sebagai partisipan penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi nilai etika Pancasila tercermin dalam pemahaman etika digital, kesadaran tanggung jawab digital, dan partisipasi kewargaan digital dalam penggunaan media sosial. Selain itu, transformasi nilai karakter Pancasila juga terlihat melalui praktik kolaborasi digital, kemandirian digital, dan integritas digital dalam aktivitas akademik dan interaksi daring mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya mempengaruhi pola komunikasi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang penting bagi internalisasi nilai-nilai Pancasila yang membentuk perilaku kewargaan digital yang etis, bertanggung jawab, dan partisipatif serta memberikan implikasi bagi pengembangan pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi digital.
The Massali Tradition in Bugis Society: Ritual Meaning, Cultural Health Beliefs, and Social Change in Bompo, Bone Regency Ruhushandy, Ichwan Erlangga; Bahri, Bahri; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v7i1.9532

Abstract

This study examines the Massali tradition in the Bugis community of Bompo Hamlet, Mattampa Bulu Village, Lamuru District, Bone Regency, Indonesia. Massali is a collective fasting tradition based on the restriction of animal-based foods and other customary prohibitions that continue to shape community life. The study aims to analyze the socio-cultural background of the tradition, explore the meanings attributed to the practice by community members, and examine the dynamics of its contemporary transformation. This research employed a qualitative design grounded in a sociological approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation involving fifteen informants, including customary leaders, religious figures, community leaders, health workers, and community members. The data were analyzed thematically through processes of data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation. The findings show that Massali originates from a long-standing customary tradition associated with ancestral authority and oral transmission within Bugis society. The tradition is understood by community members as a form of ritual discipline that expresses self-control, social responsibility, and bodily balance. It also reflects a locally grounded system of cultural health beliefs, especially through food restrictions, behavioral discipline, and ritual purification. The study further shows that Massali has undergone gradual reinterpretation in response to changing social and religious contexts, particularly through the incorporation of Islamic elements into the ritual process. These findings indicate that Massali continues to function as a cultural institution that connects ancestral heritage, social regulation, and contemporary religious life in the Bugis community of Bompo.
Konstruksi Sosial Praktik Konsumsi Vape dalam Ruang Pariwisata: Studi Sosiologi pada Wisatawan di Kawasan Legian Bali Arsyad, Ernawati; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7388

Abstract

Fenomena penggunaan rokok elektrik atau vape semakin berkembang dalam berbagai ruang sosial modern, termasuk dalam konteks pariwisata. Kawasan Legian di Bali sebagai salah satu destinasi wisata internasional menunjukkan meningkatnya praktik konsumsi vape di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Ruang pariwisata merupakan ruang sosial yang unik karena mempertemukan individu dari berbagai latar belakang budaya dan sosial. Interaksi antara wisatawan dengan masyarakat lokal menciptakan dinamika sosial yang memungkinkan munculnya praktik budaya baru. Dalam konteks ini, praktik konsumsi seperti vaping dapat berkembang menjadi bagian dari budaya wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik konsumsi vape dikonstruksi secara sosial dalam ruang pariwisata serta bagaimana interaksi sosial wisatawan mempengaruhi normalisasi perilaku tersebut.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan wisatawan pengguna vape, serta dokumentasi pada berbagai lokasi wisata di kawasan Legian. Analisis data menggunakan pendekatan konstruksi sosial dari Berger dan Luckmann yang menekankan proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam pembentukan realitas sosial.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik konsumsi vape di kawasan wisata Legian tidak hanya dipengaruhi oleh preferensi individu, tetapi juga oleh interaksi sosial dalam ruang pariwisata. Vape dipahami sebagai simbol gaya hidup modern, identitas wisatawan global, serta bentuk ekspresi kebebasan dalam ruang rekreasi. Selain itu, ruang pariwisata memberikan legitimasi sosial yang lebih longgar terhadap praktik tersebut dibandingkan ruang sosial lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi vape dalam konteks pariwisata merupakan bagian dari konstruksi budaya wisata kontemporer yang terbentuk melalui interaksi sosial, simbolisme konsumsi, dan dinamika ruang wisata.
Fenomena Sosial Masyarakat Desa Adat Legian Bali Sebagai Laboratorium Pendidikan Akhiruddin, Akhiruddin; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7431

Abstract

Masyarakat desa adat di Bali memiliki berbagai praktik sosial dan budaya yang mencerminkan nilai solidaritas, partisipasi, dan integrasi sosial yang kuat. Praktik-praktik sosial tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran kontekstual dalam pendidikan sosiologi. Salah satu komunitas yang memperlihatkan dinamika sosial tersebut adalah masyarakat Desa Adat Legian yang dikenal sebagai kawasan pariwisata dengan kehidupan sosial budaya yang masih terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena sosial masyarakat Desa Adat Legian sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam dinamika kehidupan sosial masyarakat desa adat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada februari 2026. Informan penelitian meliputi bendesa adat, tokoh masyarakat, pengurus banjar, pelaku pariwisata lokal, serta warga masyarakat yang terlibat dalam aktivitas sosial desa adat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa fenomena sosial utama dalam kehidupan masyarakat Desa Adat Legian, yaitu tradisi ngayah sebagai bentuk solidaritas sosial, keberadaan banjar sebagai ruang interaksi dan partisipasi masyarakat, ritual adat sebagai sarana integrasi sosial, serta perkembangan pariwisata yang mempengaruhi perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa berbagai praktik sosial tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai laboratorium pendidikan dalam pembelajaran sosiologi. Melalui pemanfaatan fenomena sosial masyarakat sebagai sumber belajar, peserta didik dapat memahami konsep-konsep sosiologi secara lebih kontekstual dan relevan dengan realitas kehidupan masyarakat.
Co-Authors Abd Rahman Abdul Haris Abdul Rahman Abdul Syukur Abni, Ahmad Ade S. Anhar Agusta Fahlevie, Rinaldi Ahmad, Amal hidayat Ahmad, M. Ridwan Said Akbar, Abyan Daffa Akhiruddin Akhiruddin Al Islami, Achmad Idrus Alam, Luktfy Alfiniyah, Cicik Alvira, Evi Amirullah -, Amirullah Ananda, Sri Devi Andryani , Yani ARIF FAUZI Arlin Adam, Arlin Arsaf, Nur Fajar Arsyad, Ernawati Ashari Ashari Asiah Asiah Asmar, Andi Asmunandar, Asmunandar Ayubi, Adim Isral Azis, Nurafifahtul Khasanah Bahri bahri Baiq Sri Handayani Bakhtiar Bakhtiar Baso Intang Sappaile, Baso Intang Cahyati, Cucu Dahlia Pinem Dandi Bahtiar Darminto, Ardianto Raharjo Desy Ningsih Komalasari Dewi Lestari Didit Haryadi Edy Wibowo Endang Kurniawati, Endang Fachry Abda El Rahman Farida Hariani Fatmawati, Fatmawati Fatwa, Magfirah Eka Firdaus, Muhammad Aryan Fitra Widya Wati Fitri, Novita Mariana Fitria Wulandari H, St Hasmawati Hajar, Nurfahmi Halfiah, Halfiah Haryono, Haryana Hasana , Fauziatul Hendra Hendra Hidayat, Sugih Akbar Ibrahim Ibrahim Ichwan Erlangga Ruhushandy Iftitah, Iftitah Ihlas, Ihlas Ishak, Wahyudi Ita Musfirowati Hanika Jamilah, Sri Jejen, Atep Jumadi Jumadi Junaeda, St. Junaedy Junaedy Kamaruddin, Syamsu A Kamaruddin, Syamsu A. karmila karmila Khaeruddin Khaeruddin La Ode Sidu Marafad, La Ode Sidu Laadi, Mukhlish A. Lajiba, Saipul Bachri S. Liana, Lastri Lindawati Lindawati LUKMAN, LUKMAN M. Jayadin Ilham M. Rasyid Ridha Malihu, La Mansur, Sri Indarwati MASITHA, DEWI Migu, Didimus Misbawati, Misbawati Muh. Akhyar Al Haris All Muhammad Rasyid Ridha Mulyadin, Wahyu Musfira, Nurul Muslim Muslim Mustari, Ulul Azmi Naim, Abdul Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Natri, Siti Nazifa, Syuhada Noprianto, Noprianto Nur, Ahmad Nuraini Nuraini Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurnenongsih, Nurnenongsih Nurul Fajri Nuryadin, AM. Alfauzan Paramitha, Dyan Patahuddin Patahuuddin Putri, Jovita Oktaviani Putri, Muspira Riana Radiatul, Radiatul Rahmat, Andika Ramadhan , Syahru Rampun, Gina Julyesta Rasyid Ridha Rasyid Ridha, Rasyid Ridha Rifal, Rifal Rifal, Rifal Rostinah Rostinah, Rostinah Ruhushandy, Ichwan Erlangga S, Nurul Dwiayu Sahi, Yayan Sanur, Ilham Samudra SATRIYAS ILYAS Setiamin, Asnah Sofyan, Hady Sri Jamilah sriwahyuni Sriwahyuni Stephen Laoemuri, Jhon Suhartini Salingkat Sujana, Jana Sukma, Izza Melati Sulfiah, Sulfiah sumardin, sumardin Syachrir, Khumaerah Syahru Ramadhan Syamsiar, Syamsiar Syamsu A Kamaruddin Syarief, Syarifuddin Tamrin, Sopian Tati, Andi Dewi Riang Torro, Supriadi Wahyudin, Mokhammad Wardani, Happy Kusuma Wulandari, Satria Yulia Hastuti, Yulia Zulkifli Zulkifli