Articles
Sosialisasi Pencegahan Radikalisme Pada Anak Usia Dini di RA Darussaadah Palangka Raya
Neela Afifah;
Muzakki Muzakki;
Aghanaita Aghanaita;
Sri Hidayati;
Setyawati Setyawati;
Khirunnisa Khairunnisa
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v6i3.808
Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan guru tentang radikalisme dan cara pencegahannya, terutama pada anak usia dini. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi mengenai radikalisme pada anak usia dini dan cara pencegahannya. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan kepada guru tentang pencegahan radikalisme pada anak usia dini. Adapun sasaran dari sosialisasi ini adalah guru-guru di RA Darussa’adah Palangka Raya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 25 November 2023 pada pukul 09.00 WIB sampai Selesai. Pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut menunjukan bahwa semua peserta sangat antusias dalam mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan dan aktif bertanya serta berdiskusi tentang radikalisme pada anak usia dini. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini terdiri dari 10 orang guru, 13 orang mahasiswa dan 4 orang dosen. Adapun hasil dari pengabdian dosen dan mahasiswa tentang sosialisasi pencegahan radikalisme pada anak usia dini di RA Darussa’adah Palangka Raya ialah guru dan mahasiswa yang berhadir dapat memahami tentang akibat, dampak atau bahaya dari radikalisme, serta mengetahui cara pencegahannya. Sehingga guru akan melakukan upaya penegahan radikalisme pada anak dengan cara membatasi penggunaan media sosial yang berlebihan, mengontrol tontonan anak-anak, dan pergaulan anak-anak.
Pendampingan Tadarus Juz Amma, Pembacaan Asmaul Husna, dan Bacaan Sholat dalam Membentuk Kedisiplinan Beribadah Siswa
Titania Amilia Putri;
Sri Hidayati;
Helnawaty Helnawaty
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2024): November: ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/aspirasi.v2i6.1151
Religious education plays a very important role in shaping the discipline and moral character of students, especially at the primary level. This community service aims to assist students of class VI A at MI Darul Ulum Palangka Raya in tadarus Juz Amma, reciting Asmaul Husna, and reciting the obligatory prayers, as an effort to improve the discipline of worship. This activity uses the ABCD (Asset-Based Community Development) method, which utilises school assets and the potential of students and teachers. MBKM Teaching Assistance programme students play an active role in collaboration with the VI A class teacher to accompany students during the activity. The results of this assistance show significant improvement in students, especially in the ability to read the Qur'an with tartil and correct tajweed, memorise Asmaul Husna, and recite prayer readings correctly. This activity, which is routinely carried out every morning, not only improves the understanding of worship techniques, but also familiarises students to carry out worship consistently. This assistance fosters students' sense of responsibility and discipline in carrying out worship obligations.
Pendampingan Pembacaan Iqro’ dan Al-Qur’an dengan Tajwid untuk Meningkatkan Kualitas Bacaan Siswa-Siswi di MI Darul Ulum Kota Palangka Raya
Norhidayah Norhidayah;
Sri Hidayati;
Sukirman Sukirman
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2024): November: ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/aspirasi.v2i6.1153
The purpose of writing this service article is to provide assistance to students in reading iqro and al-qur'an in order to improve the quality of reading in accordance with the rules of tajweed science. MI Darul Ulum Kota Palangka Raya has its own challenges, namely that there are still many students who are not fluent in reading iqro and al-qur'an so they need intense teaching. Assistance in reading iqro and al-qur'an with tajweed to improve the quality of students' reading with the Asset Based Community Development (ABCD) method is a suitable solution in order to develop the assets that each student already has. This service aims to explore the effectiveness of such assistance in the context of improving the quality of students' reading in reading Iqro' and Al-Qur'an. The ABCD method is used as a framework, where this approach emphasizes the use of local potential and existing resources in the community to overcome problems. The assistance was carried out by involving one of the teachers and also several students who were not fluent in reciting the Quran to support the assistance activities of reading Iqro' and Al-Qur'an with tajweed. The results of the service showed that the assistance of reading Iqro and Al-Qur'an with tajweed was able to improve the quality of MI Darul Ulum Palangka Raya students. The existence of this service program helps teachers to be more intense in teaching students to read Iqro' and the Qur'an, and makes students more eager to continue learning regularly every day to develop the quality of their reading in reading Iqro' and also the Qur'an. With the ABCD method, Iqro' and Al-Qur'an reading assistance has opened opportunities for teachers and students in improving the quality of religious learning, as well as empowering local communities in facing educational challenges.
Peran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Bergizi dan Vitamin Kepada Anak-Anak di Desa Bahaur
Ahmad Saufi;
Nor Elisa;
Ulma Aprilianti;
Annisa Utami;
Masita Nurul Aini;
Mayada Azzahra;
Muhammad Dzakil Amin;
Sri Hidayati
Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/bumi.v2i4.441
Stunting is a serious problem because it affects the growth of children. Various places experience stunting problems, one of which is Bahaur Village. In this village, stunting is an unresolved problem. Therefore, the purpose of this community service is for KKN students to collaborate with the village government to run stunting prevention programs such as posyandu, providing nutritious food and vitamins. The result of this service is that the community participates to help prevent the continuation of this stunting problem in children, and participates in posyandu activities regularly to get vitamins and nutritious food to prevent stunting.
Analisis Tingkat Pemahaman Konsep Siswa Pada Pembelajaran IPA: Analysis of Students' Concept Understanding Level in Science Learning
Ainul, Salsabila As Sa'adah;
Wakhidah , Nur;
Wahyuni Fajar Arum;
Sri Hidayati;
Tatik Indayati
Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 14 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jmpmipa.v14i1.39419
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis atau mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep pada pembelajaran IPA siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, tes, wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kemampuan pemahaman konsep siswa tergolong rendah pada materi IPA. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh nilai maksimum sebesar 70 dan nilai minimum sebesar 24 dengan rata-rata 46,67. Kemudian pemberian tes dengan acuan tes berdasarkan indikator menurut Anderson dan Krathwol, dimana terdapat 13 siswa dengan kriteria tingkat pemahaman konsep tergolong rendah dengan persentase sebesar 43,33%. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa disebabkan beberapa faktor di UPT SMP Negeri 14 Gresik diantaranya pertama, kurangnya minat dan motivasi belajar siswa; kedua guru masih dominan dalam proses pembelajaran IPA sehingga pembelajaran berpusat pada guru dan yang terakhir kurangnya inovasi dalam penggunaan media pembelajaran.
STUDI KOMPARATIF : PERAWATAN KATETER INDWELLING DENGAN 10% POVIDONE IODINE DAN 0,9 % NORMAL SALINE TERHADAP BAKTERIURIA DI RUANG ICU RSUD DR. SOESELO SLAWI
Sri Hidayati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perawatan kateter indwelling merupakan pembersihan daerah perineal dan kateter urine. Tindakan tersebut mencegah infeksi dan mempertahankan kelancaran aliran urine pada sistem drainase urine. Pembentukan sekresi atau krusta pada tempat insersi kateter indwelling merupakan sumber iritan dan potensial menyebabkan infeksi sehingga dalam perawatan kateter dilakukan dengan rutin dan harus memperhatikan prinsip aseptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perawatan kateter indwelling yang paling efektif terhadap penurunan kejadian bakteriuria antara 10% Providone Iodine dan 0,9% Normal saline.Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest one group. Responden penelitian ini sebanyak 14 responden. Analisis bivariat dan univariat menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan kateter indwelling menggunakan 10% Providone Iodine jauh lebih efektif jika di bandingkan menggunakan 0,9% Normal Saline (r= 0,910; p-value= 0,001). Peneliti selanjutnya juga bisa meneliti perawatan kateter indwelling menngunakan cairan yang lain seperti menggunakan air sabun atau meneliti terkait gambaran perawatan kateter indwelling.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI KEPALA RUANG DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT BHAKTI ASIH BREBES
Inayatul Aeni;
Sri Hidayati;
Arief Rakhman Hakim
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 3 No 1 (2013)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepemimpinan merupakan segala hal yang bersangkutan dengan pemimpin dalam menggerakkan, membimbing dan mengarahkan orang lain agar melaksanakan tugas dan mewujudkan sasaran yang ditetapkan. Seorang pemimpin harus mampu memilih perilaku kepemimpinan yang sekiranya tepat untuk dilaksanakan, dibutuhkan suatu gaya kepemimpinan (leadership style) dan kemampuan berkomunikasi (the communication capability) dalam bentuk komunikasi yang efektif bagi seorang pemimpin agar dapat menumbuhkan niat baik dan dukungan dari bawahannya. Kinerja merupakan penampilan hasil karya personel baik kuantitas maupun kualitas dalam suatu organisasi. Kinerja menjadi isu dunia saat ini. Hal tersebut terjadi sebagai konsekuensi tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan akan pelayanan prima atau pelayanan yang bermutu tinggi. Rendahnya suatu kinerja diakibatkan gagalnya pelaksanaan suatu hasil kerja secara optimal. Sebagian besar kegagalan bekerja diakibatkan oleh kegagalan komunikasi. Dan seringkali kegagalan kepemimpinan diakibatkan karena lemahnya kemampuan berkomunikasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan dan komunikasi kepala ruang dengan kinerja perawat pelaksana. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat pelaksana di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes yang berjumlah 66 orang. Sampel dalam penelitin ini dihitung dengan tekhnik purposive sampling sehingga didapat jumlah sampel sebanyak 42 perawat pelaksana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan dan komunikasi kepala ruang dengan kinerja perawat pelaksana dengan nilai F hitung > dari F tabel yaitu 111,647, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan untuk melakukan refreshing terhadap kemampuan kepemimpinan Kepala Ruang dalam mengelola pelayanan keperawatan serta meningkatkan kemampuan komunikasi bagi Kepala Ruang sehingga dapat terjadi transfer of knowledge di lingkup keperawatan.
STUDI KOMPARATIF : PERAWATAN KATETER INDWELLING DENGAN 10% POVIDONE IODINE DAN 0,9 % NORMAL SALINE TERHADAP BAKTERIURIA DI RUANG ICU RSUD DR. SOESELO SLAWI
Sri Hidayati;
Susi Muryani;
Ramadhan Putra Satria
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perawatan kateter indwelling merupakan pembersihan daerah perineal dan kateter urine. Tindakan tersebut mencegah infeksi dan mempertahankan kelancaran aliran urine pada sistem drainase urine. Pembentukan sekresi atau krusta pada tempat insersi kateter indwelling merupakan sumber iritan dan potensial menyebabkan infeksi sehingga dalam perawatan kateter dilakukan dengan rutin dan harus memperhatikan prinsip aseptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perawatan kateter indwelling yang paling efektif terhadap penurunan kejadian bakteriuria antara 10% Providone Iodine dan 0,9% Normal saline.Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretestposttest one group. Responden penelitian ini sebanyak 14 responden. Analisis bivariat dan univariat menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan kateter indwelling menggunakan 10% Providone Iodine jauh lebih efektif jika di bandingkan menggunakan 0,9% Normal Saline (r= 0,910; p-value= 0,001). Peneliti selanjutnya juga bisa meneliti perawatan kateter indwelling menngunakan cairan yang lain seperti menggunakan air sabun atau meneliti terkait gambaran perawatan kateter indwelling.
PENGARUH KARAKTERISTIK LANSIA DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA
Sri Hidayati;
Ahmad Baequny
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jik.v12i1.284
Lansia (lanjut usia) merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu. Organisasi Kesehatan Dunia menggolongkan lanjut usia menjadi 4 yaitu : usia pertengahan (45 -59 tahun), lanjut usia (60 -74 tahun), lanjut usia tua (75 – 90 tahun) dan usia sangat tua (diatas 90 tahun). Keberadaan lansia yang semakin meningkat menimbulkan berbagai polemik dewasa ini, salah satunya adalah depresi. Depresi merupakan masalah kesehatan yang paling banyak terjadi pada lansia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik lansia dan dukungan keluarga terhadap tingkat depresi lansia. Desain penelitian menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang ada di wilayah Puskesmas Tirto Pekalongan sebanyak 165 lansia. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh karakteristik lansia (umur p=0,005, status perkawinan p=0,015, pekerjaan p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,030) terhadap kejadian depresi lansia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian depresi lansia yaitu pekerjaan dengan OR sebesar 11,556. Keluarga mempunyai tugas memberikan dukungan agar lansia dapat beraktifitas secara teratur dan tidak berlebihan. Lansia yang masih mempunyai kegiatan/ pekerjaan cenderung lebih bahagia karena mempunyai penghasilan sendiri dan dapat bersosialisasi dengan orang lain sehingga tidak merasa kesepian.Disarankan kepada keluarga yang mempunyai lansia untuk lebih memberikan perhatian dan memberi kesempatan lansia untuk tetap bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya agar lansia terhindar dari depresi.
Focus Group Discussion (FGD) “Pencegahan Fatalitas
anisa oktiawati;
Ita Nur Itsna;
Sri Hidayati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36308/jabi.v1i2.209
The Ministry of Health is promoting community empowerment through the Community Movement (Germas) to care for health, one of which minimizes the death of accident victims, especially on the streets (traffic). Communities that are often exposed to traffic accidents need to gain knowledge and skills in handling emergency cases to minimize the fatality of traffic accident victims before victims get further assistance at the nearest health facility (puskesmas and or hospital). The method of implementation is done by the method of observation, coordination, program socialization, program implementation. From the evaluation results it was found that the success of the target number of FGD participants can be considered very good, given the target number of participants as many as 100 people, while in the implementation of activities that were present as many as 129 people. The ability of participants in mastering the material can be judged quite good (70%), this is because the delivery of material and simulations are short with limited time so that it can cause participants to not understand the material presented by the resource persons. This service program is expected to be sustainable to improve the understanding and skills of citizens from various circles to be able to handle traffic accident victims according to their competence.