p-Index From 2021 - 2026
15.042
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Profesi Kependidikan SAINSMAT bionature Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Educational Studies Jurnal Nalar Pendidikan Jurnal EduBio Tropika Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) UNM Journal of Biological Education Biology Teaching and Learning Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Dedikasi Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Papua Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Pendidikan Terapan Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Journal of Science and Education Research Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Abdi Negeriku Jurnal Edukasi Terkini Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Bionature International Journal of Educational Practice and Policy Barani: Journal of Community Service Learning SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBELAJARAN MACCA SEBAGAI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK UNTUK PEMBELAJARAN EKOSISTEM YANG REFLEKTIF, KOLABORATIF, DAN KONTEKSTUAL Sumarni; Muhiddin Palennari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35890

Abstract

Science learning in the 21st century requires strategies that can foster active thinking, reflective ability, collaboration, and contextual application of concepts. This article conceptually reviews the MACCA (Mindful Analysis, Collaboration, Creation, and Application) learning model as a constructivist approach grounded in the macca cultural values of the Bugis people in South Sulawesi. The macca value reflects wisdom, prudence, and careful reasoning, which align with the reflective character emphasized in ecosystem learning. This study employs a literature review method by examining various works related to constructivist theory, reflective and collaborative learning, as well as the integration of local wisdom in science education. The findings indicate that MACCA adapts Vygotsky’s principles of social constructivism to a local cultural context through four interconnected stages: Mindful Analysis, Collaboration, Creation, and Application. These four syntaxes create a learning process that is reflective, creative, collaborative, and applicative, contributing to the development of students’ critical thinking, social responsibility, and ecological awareness. Thus, the MACCA model not only offers a culture-based pedagogical innovation but also strengthens the linkage between constructivist theory and contextual learning practices in supporting the Merdeka Curriculum and the advancement of sustainable scientific literacy.
BOETTA: Sebuah Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan Mufliha, Nur; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3785

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama abad ke-21 yang sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan era society 5.0, namun berbagai hasil studi seperti PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata. Kondisi ini mengindikasikan perlunya inovasi strategi pembelajaran yang mampu memberdayakan peserta didik untuk menganalisis, menilai, dan memecahkan masalah secara mandiri maupun kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan model pembelajaran BOETTA (Briefing, Orientation, Exploration, Think Together, Transfer, Affirm) sebagai alternatif model berbasis konstruktivisme yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran biologi, khususnya pada materi perubahan lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka dengan menelaah buku, artikel jurnal, dan penelitian relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap tahap dalam BOETTA selaras dengan prinsip konstruktivisme Piaget dan Vygotsky, di mana peserta didik terlibat aktif dalam proses eksplorasi, diskusi, kolaborasi, argumentasi, penerapan konsep, dan refleksi. Model BOETTA dirancang guna memberikan struktur pembelajaran yang sistematis untuk mendorong kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, dan pemecahan masalah berbasis bukti ilmiah. Selain dampak instruksional tersebut, model ini juga menghasilkan dampak pengiring berupa meningkatnya literasi informasi, sikap peduli lingkungan, keterampilan kolaboratif, motivasi belajar, kreativitas, serta kemampuan komunikasi ilmiah. Dengan demikian, BOETTA merupakan model pembelajaran inovatif yang relevan diterapkan dalam pembelajaran biologi untuk mendukung tujuan Kurikulum Merdeka dan penguatan kompetensi abad ke-21.
Improving 11th-Grade Students’ Conceptual Understanding Of The Human Circulatory System Topic Using Multiple Representations In SMA Negeri 8 Makassar Wesra, Nur Khilal; Palennari, Muhiddin; L, Hamka; Faisal, Faisal
Biology Teaching and Learning Vol 8, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v8i2.78295

Abstract

Abstract. This study aims to enhance students’ conceptual understandings of the circulatory system topic by utilizing multiple representations. The method used is Classroom Action Research (CAR), with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were students in grade 11-Merdeka 6 at SMA Negeri 8 Makassar. The results showed that using multiple representations (macro, micro, sub-micro, and symbolic) significantly increased student understanding of the structure and function of the human circulatory system. The students’ score average increased from 63 in cycle-1 to 77 in cycle-2, with classical mastery increasing from 3.45% to 89.66%. The average N-Gain score of 0.375 falls into the moderate category. This study implies that the multiple representations strategy is effective in deepening students' understanding of abstract biological concepts.Keywords: multiple representations, knowledge of the circulatory system, action research.
Model Pembelajaran Tallasa Untuk Pembelajaran Biologi Yang Aktif, Kolaboratif, dan Reflektif Fajri, Nur; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan Model Pembelajaran TALLASA sebagai kerangka konseptual pembelajaran Biologi yang mengintegrasikan prinsip pembelajaran aktif, kolaboratif, dan reflektif. Model ini dikembangkan melalui kajian konseptual (conceptual study) yang menelaah teori konstruktivisme, behavioristik, dan kognitif-sosial, serta temuan empiris terkait pembelajaran sains abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa TALLASA terdiri atas tujuh tahapan pembelajaran, yaitu Trigger Curiosity, Analyze Scientifically, Learn Conceptually, Link Knowledge, Apply Reasoning, Share Understanding, dan Assess Transformation. Setiap tahap dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, memperkuat kolaborasi, dan mendorong refleksi mendalam terhadap proses belajar siswa. Integrasi pendekatan psikologi pembelajaran tersebut memungkinkan proses pembelajaran Biologi berlangsung lebih aktif, bermakna, dan kontekstual. Melalui aktivitas pemecahan masalah, eksplorasi fenomena, diskusi kelompok, serta integrasi konsep secara bertahap, TALLASA memberikan pengalaman belajar yang menekankan konstruksi pengetahuan secara mandiri maupun sosial. Selain itu, model ini juga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti komunikasi efektif, kolaborasi, kreativitas, literasi digital, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Relevansi TALLASA semakin kuat di era transformasi digital. Setiap tahap pembelajaran dapat dipadukan dengan media digital, simulasi virtual laboratorium, multimedia interaktif, sistem manajemen pembelajaran, serta platform kolaboratif daring. Hal ini membuka peluang penerapan TALLASA dalam pembelajaran digital, hybrid, maupun pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Dengan demikian, TALLASA dapat menjadi model pembelajaran yang adaptif dan kompatibel dengan kebutuhan pendidikan modern. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas TALLASA secara empiris serta mengembangkannya sebagai perangkat pembelajaran digital maupun program pelatihan guru.  
Model Pembelajaran Neuro-Konektif Reflektif Inovatif (NKR-Inovatif): Kajian Literatur dalam Pengembangan Pembelajaran Biologi di Perguruan Tinggi Ramadhan, Farhan; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4010

Abstract

Kemajuan pesat dalam teknologi pendidikan, neuroedukasi, dan teori konektivisme telah membuka peluang bagi lahirnya paradigma pembelajaran baru di perguruan tinggi yang lebih holistik dan adaptif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis literatur terkini (2020–2025) terkait integrasi neurosains, refleksi pribadi, dan konektivitas sosial-digital dalam konteks pembelajaran biologi. Berdasarkan tinjauan pustaka, diusulkan model konseptual Neuro-Konektif Reflektif Inovatif (NKR-Inovatif) yang menekankan sinergi antara proses otak, interaksi sosial, dan refleksi emosional, yang diperkuat melalui pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), realitas tertambah (AR), dan realitas virtual (VR). Model ini menawarkan pendekatan multidimensi yang melampaui fokus tradisional pada kognisi, dengan menekankan kesadaran diri, pemahaman emosional, dan kemampuan membangun jejaring pengetahuan digital. Penerapan NKR-Inovatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran biologi, menjadikan mahasiswa sebagai pembelajar reflektif, adaptif, dan terhubung secara digital, sekaligus mendorong pengembangan keterampilan kritis, kolaboratif, dan kreatif. Kajian ini juga menyoroti bahwa integrasi neurosains dengan teknologi interaktif dan strategi reflektif dapat memperkuat retensi konsep, memfasilitasi pemecahan masalah kompleks, dan meningkatkan motivasi intrinsik mahasiswa. Temuan ini diharapkan menjadi landasan empiris dan konseptual bagi perancang kurikulum dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran inovatif, efektif, dan berkelanjutan di pendidikan tinggi biologi, sekaligus memberikan perspektif baru bagi penelitian interdisipliner dalam pendidikan sains.
The Effect of Discovery Learning Model Assisted by Liveworksheet on Biology Learning Independence of Class XI SMA Ika Sri Wahyuni; Arsad Bahri; Muhiddin Palennari
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 16 No 2 (2024): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v16i2.316

Abstract

This research is a quasi-experimental research that aims to determine the effect of discovery learning model assisted by liveworksheets on the independence of biology learning of high school class XI students. The population in this study were all students of class XI MIPA SMAN 14 Makassar. The research sample was selected randomly (random sampling) so that two classes were obtained, namely class XI MIPA 6 as an experimental class that used the discovery learning model assisted by liveworksheets and class XI MIPA 1 as a control class with 33 students each. Data collection was carried out by giving a questionnaire of learning independence as many as 30 statement items with four answer choices. Data were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics. The results of descriptive statistical analysis showed that the average value of the posttest in the experimental class was 86.09 higher than the average value of the control posttest which was 73.48. This study used covariate analysis (Anacova). Based on the results of inferential analysis obtained sig 0.001 smaller than 0.05. It can be concluded that the discovery learning model assisted by liveworksheets has an effect on the learning independence of biology students in class XI SMA.
Model Pembelajaran MARD Untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Dalam Praktikum Biologi Mardewi; Palennari, Muhiddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran MARD (Meaningful, Active, Reflective, Discovery) sebagai solusi terhadap rendahnya kemampuan analisis siswa dalam praktikum biologi yang masih berorientasi pada hasil akhir. Pendekatan penelitian menggunakan kajian literatur (literature review) untuk merumuskan kerangka konseptual model pembelajaran berbasis teori dan hasil penelitian empiris sebelumnya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi konsep kunci, sintesis hasil penelitian terdahulu, serta integrasi teori dan praktik pembelajaran biologi. Analisis dilakukan terhadap literatur terbitan 2018-2025 yang relevan dengan pembelajaran aktif, reflektif, berbasis inkuiri, dan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Hasil penelitian menghasilkan desain konseptual Model MARD dengan empat tahapan utama, yaitu Meaningful, Active, Reflective, dan Discovery. Tahap Meaningful menumbuhkan kesadaran siswa terhadap tujuan dan relevansi praktikum. Tahap Active menekankan keterlibatan langsung dalam kegiatan ilmiah. Tahap Reflective mendorong evaluasi hasil eksperimen dan pengaitan teori dengan data empiris. Tahap Discovery menuntun siswa mengkomunikasikan hasil temuan secara ilmiah. Model MARD berpotensi meningkatkan kemampuan analisis, berpikir kritis, dan komunikasi ilmiah siswa melalui integrasi aspek keterampilan, sikap, dan pengetahuan secara simultan. Kajian ini menyimpulkan bahwa Model MARD dapat menjadi kerangka konseptual inovatif yang relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan layak diuji secara empiris untuk memperkuat kualitas pembelajaran biologi berbasis praktikum.
STRATEGI PBL-GREEN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS, KETERAMPILAN METAKOGNITIF, DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Kadir, St. Fatima; Muarifah, Muarifah; Muhiddin Palennari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.36610

Abstract

Biology learning in the 21st century faces challenges in enhancing students’ scientific literacy, metacognitive skills, and environmental awareness. Problem-Based Learning (PBL) and the Reading-Questioning-Answering (RQA) strategy have proven effective in empowering cognitive and metacognitive abilities; however, they have not explicitly integrated environmental education and ecolo-gical character formation. This article aims to synthesize relevant literature and introduce an innovative strategy called PBL-GREEN as an extension of PBL-RQA. The method employed is a literature study analyzing national and international journals and books related to PBL, RQA, scientific literacy, metacognition, and environmental education. PBL-GREEN integrates five key stages: Guided Rea-ding, Raising Questions-Answering, Exploring Problems, Environmental Action, and Nurturing Attitudes. This strategy has the potential to enhance scientific literacy through guided scientific reading, foster metacognitive skills through ques-tioning and reflection, and cultivate environmental care through real actions and ecological character development. Therefore, PBL-GREEN offers an integrative approach that connects knowledge, skills, and environment-based learning.
Model Pembelajaran SENTRIS (Student Engagment, Exploration, Nurturing Thinking, Transformation, Reflection Innovation, Synergy) Untuk Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Sains Taufiq, A. Muhammad Haerul; Kadir, St. Fatima; Palennari, Muhiddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36623

Abstract

Science education plays a crucial role in developing students' scientific thinkingskills and critical, creative, and innovative character. However, science learning inschools is still dominated by conventional, teacher-centered approaches, resultingin low student participation and engagement. Several learning models, such asInquiry Learning, Problem-Based Learning, and Discovery Learning, have beenimplemented, but they have not been able to comprehensively integrate emotionalengagement, reflection, and social collaboration. To address this, the CENTRIS(Student Engagement, Exploration, Nurturing Thinking, Transformation, Reflection,Innovation, Synergy) Learning Model was developed, emphasizing seven stages ofcontinuous learning. This model is oriented towards student-centered learning,facilitating active student involvement, exploration, reflection, innovation, and socialsynergy in science learning. This article was written using a literature study methodthrough analysis of various journals, books, and related articles. The results of thestudy indicate that the CENTRIS model can increase students' active participation,creativity, and scientific understanding, making science learning more meaningful,reflective, and collaborative.
MODEL PEMBELAJARAN SILAJARA BERBASIS CTL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Kirana, Yulisia Rezky; Palennari, Muhiddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36744

Abstract

Conceptual understanding of food and the human digestive system remains a challenge in biology education because learning activities often rely on memorization and fail to meaningfully connect scientific concepts with real-life contexts. This literature study aims to examine and formulate the SILAJARA learning model (Observe, Identify, Perform, Analyze, Explain, Reflect, Apply) as an innovation based on Contextual Teaching and Learning (CTL), emphasizing contextual, reflective, and applicative learning experiences. The model was developed through an analysis of constructivist theory, CTL principles, and recent research findings related to contextual biology learning. The results of the review show that SILAJARA consists of seven structured learning stages that guide students from contextual observation to the application of values in daily life. The model is supported by essential components, including the social system, reaction principles, support system, and instructional as well as nurturant effects. Conceptually, SILAJARA has the potential to improve conceptual understanding, learning engagement, analytical skills, and reflective awareness of digestive health. Therefore, SILAJARA can serve as an adaptive and meaningful alternative learning model relevant to the needs of 21st-century biology education.
Co-Authors . Faisal . hartati A Aida Ariya A. Agusniman H.P.N. A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir A.S. Alonemarera Abd Muis Abd. Muis Adinda Maharani Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Agustina Agustina Ahmad Ali Ahmad, Ammar Faris Ainurridho, Muhammad Ali, Alimudin Alifya Suci Poetry Naf'an Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alni Delfianti U Alvioni Marsela Alyanra, Ananda Azzahra Amaliah Amriani Amran Saru Amaliah, Anisatya Amelia Putri Andi Asmawati Azis Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Citra Pratiwi Andi Faridah Arsal Andi Martiani Andi Mu'nisa Syamsu Andi Muflihunna Andi Muflihunna Andi Nur Safitri Andi papada Andi Ririn Puspitasari Any Fatmawati Ardiansyah Rachmayani, Ardiansyah Arhamar, A. S. Muhammad Arifah Novia Arifin Arifin, Arifah Novia Arini, Nurul Arni Arni Arsad Bahri Arsad Bahri Asham Bin Jamaluddin Ashari, Rijal Asmawaty Azis Atirah, Nur Bahri, Husnaini Chaer, Muhammad Ainun Chaidir Anas Christina Aryanti Pada Soa Dainur, Nurul Mujahidah Dewi Permata Ayu Dewi Yuyun Diantri Utari Dwiyanti. H., Ulfa Auliah Elli Epit H. Magai Erona Wafaretta Erona Wafaretta EVRIALIANI ROSBA, EVRIALIANI Fadhilah Utami A Fadila Harifa, Nur Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Fajri, Nur Fajrianti, Nur Fatmawati, Any Fatmawaty Alimuddin Firdaus Daud Firdaus Daud Fuad, Ainul H.M, Nurul Fadhilah Halimah Husain HARTATI Hartati . Hartati . Hartati, Hartati Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hasan Al Banna Hendra Simanjuntak Herlina Rante Herlina Rante Herpina Herpina Hidayah, Selfi Hilda Karim Hiola, Siti Fatmah HS, Syamsul Bahri Husniarti Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Sri Wahyuni Imamul Hak Imran Rosyadi Irma Suryani Ismail . Jabbar, Asniati Jendri Mamangkey Jumiati Jumiati Junda, Muh Kadir, St. Fatima Kirana, Yulisia Rezky Lasmi, Lasmi Lodang, Hamka Magfirah, Andi Husna Mardewi Martiani, Andi Marwidayanti Marwidayanti Marwidayanti Marwidayanti Marzukah Marzukah Maulidya, Fakhirah Maya Putriwan Mega Fatimah Rosana MF, Aqilah Fauziyah Miftahul Janna Muarifah, Muarifah Mufliha, Nur Muh. Ashabul Kahfi Muh. Kahfi Muh. Rizal Kurniawan Yunus Muh. Syaiful Akbar Muhammad Arsyad MUHAMMAD HASAN Muhammad Isrul Muhammad Jufri Muhammad Junda Muhammad Syaiful Akbar Muhammad, Fadil Muliana GH Mushawwir Taiyeb Musmuliadi, Nurazizah Nabila Nur Syahirah Nani Kurnia, Nani Nasir, Darmawati Nazhifah Adyputri Nia Febrianti Nikma Amin Nugraha, Azmi Fathin Eka Nur Aisyah Takdir Nur Alamsyah, Nur Nur Annisa Nur Asma Nur Fajrianti Nur Fajrianti Nur Nazhifah Adyputri Nur Syamsinah Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B. Nurlinah Nurlinah, Nurlinah Nurul Iffah Amalia Octavia, Nur Rezki Oktobianti, Andi Anisa Oslan Jumadi Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Paulus Rante Paulus Rante Permata Ayu, Dewi Pratiwi, Andi Citra R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rachamaty Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahmawati Rahmawati Rahmayani Rahmayani Ramadhan, Farhan Ramadhani, Andi Annisa Putri Reski Sri Mulyani Reski, Fiska Indah Rezky Awalia Risnawati Rosdiana Ngitung Sahodding Sahodding Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Salsabila, Unik Hanifah Saparuddin Saparuddin Saude, Sandi Sazkia Annisa Setiawan, Siti Ainunnisa Lingga Winari Sirniawan Sirniawan Sirniawan Sirniawan Siti Rana Satirah Sitti Saenab, Sitti Sri Febriani Masdi Sri Wahyuni St. Fatmah Hiola St. Nuryati R St. Rahma Stepanus Tonggroitou SUMARNI Sutarni, Sutarni Syahriani Yusuf Syamsiah Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Syamsuriyani Taufiq, A. Muhammad Haerul Tri Widya Ramadhani AY Trully Sanuri Damayanti Ummu Salamah B. Hi. Muhammad Wahdaniah Wahdaniah Wahidatul Munandar Wesra, Nur Khilal Widyani Wiharto, Muh Wirna Arsyad Yasma Yasma Yudiningsih, Yudiningsih Yusminah Hala Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Zhalfariani Narsan