p-Index From 2021 - 2026
13.242
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Profesi Kependidikan SAINSMAT bionature Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Educational Studies Jurnal Nalar Pendidikan Jurnal EduBio Tropika Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) UNM Journal of Biological Education Biology Teaching and Learning Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Indonesian Journal of Educational Science (IJES) JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Dedikasi Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Papua SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Journal of Science and Education Research Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Abdi Negeriku Jurnal Edukasi Terkini Bionature International Journal of Educational Practice and Policy Barani: Journal of Community Service Learning
Claim Missing Document
Check
Articles

BOETTA: Sebuah Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan Mufliha, Nur; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3785

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama abad ke-21 yang sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan era society 5.0, namun berbagai hasil studi seperti PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata. Kondisi ini mengindikasikan perlunya inovasi strategi pembelajaran yang mampu memberdayakan peserta didik untuk menganalisis, menilai, dan memecahkan masalah secara mandiri maupun kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan model pembelajaran BOETTA (Briefing, Orientation, Exploration, Think Together, Transfer, Affirm) sebagai alternatif model berbasis konstruktivisme yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran biologi, khususnya pada materi perubahan lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka dengan menelaah buku, artikel jurnal, dan penelitian relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap tahap dalam BOETTA selaras dengan prinsip konstruktivisme Piaget dan Vygotsky, di mana peserta didik terlibat aktif dalam proses eksplorasi, diskusi, kolaborasi, argumentasi, penerapan konsep, dan refleksi. Model BOETTA dirancang guna memberikan struktur pembelajaran yang sistematis untuk mendorong kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, dan pemecahan masalah berbasis bukti ilmiah. Selain dampak instruksional tersebut, model ini juga menghasilkan dampak pengiring berupa meningkatnya literasi informasi, sikap peduli lingkungan, keterampilan kolaboratif, motivasi belajar, kreativitas, serta kemampuan komunikasi ilmiah. Dengan demikian, BOETTA merupakan model pembelajaran inovatif yang relevan diterapkan dalam pembelajaran biologi untuk mendukung tujuan Kurikulum Merdeka dan penguatan kompetensi abad ke-21.
PELATIHAN ASISTEN PRAKTIKUM LABORATORIUM BIOLOGI DASAR JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Lodang, Hamka; Palennari, Muhiddin; Amboupe, Dewi Sartika; Takdir, Nur Aisyah; Sa'diyah, Jamilatus
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i2.78667

Abstract

Pelaksanaan tridarma perguruan tinggi menuntut adanya kegiatan yang mampu memotivasi dan mengarahkan mahasiswa, khususnya dalam aspek pendidikan dan penelitian di laboratorium. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program pelatihan asisten praktikum di Laboratorium Biologi Jurusan Biologi FMIPA UNM, yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai asisten praktikum Biologi Dasar. Kegiatan ini bertujuan menguatkan kemampuan teknis, pemahaman keselamatan kerja, serta keterampilan pengelolaan praktikum agar mahasiswa mampu menjalankan peran asistensi secara profesional. Pelatihan diikuti oleh 21 asisten praktikum Biologi Dasar dan dilaksanakan dengan metode berbasis praktik dan simulasi yang dipadukan dengan penyampaian materi teoritis. Metode pelatihan terdiri atas persiapan kegiatan, pemberian materi teoritis, pelatihan praktek laboratorium, simulasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi teknis dan soft skills, seperti komunikasi, tanggung jawab, dan etika kerja, yang berdampak positif terhadap kualitas proses pembelajaran di laboratorium. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menjalankan prosedur praktikum secara mandiri, yang sebelumnya dikuasai oleh sekitar 62% peserta pada tahap pre-test meningkat menjadi 86% pada post-test. Program pelatihan ini berpotensi menjadi strategi berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jurusan Biologi UNM.
OPTIMALISASI KELOMPOK TANI PARANGREA DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH KOTORAN WALET MENJADI PAKAN IKAN DI KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA Muflihunna, Andi; Syamsu, Andi Mu'nisa; Kurnia, Nani; Palennari, Muhiddin; Suryani, A. Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i2.79982

Abstract

Kegiatan budidaya dengan pemenuhan pakan ikan adalah hal yang perlu diperhatikan secara serius. Menekan biaya pakan yang terus meningkat perlu dicarikan solusinya. Salah satu solusi alternatifnya adalah membuat pakan secara mandiri dengan bahan baku lokal yaitu dengaan memanfaaatkan limbah kotoran walet. Desa Maccini Baji, Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa memiliki potensi pertanian, perternakan, dan perikanan yang sangat bagus. Salah satu usaha peternakan masyarakat  adalah beternak burung walet. Tapi kotoran walet belum dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga menumpuk sebagai limbah di sekitar Desa. Untuk pemanfaatan limbah kotoran walet menjadi pakan ikan dilakukan dengaan metode pembuatan pakan ikan dengan memanfaatkan kotoran burung walet yang dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu: pengeringan bahan; pemasakan bahan; penggilingan bahan; pencetakan bahan menjadi butiran pellet dan pendinginan. Adapun mitra pengabdian masyarakat ini adalah Kelompok Tani Parangrea. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini  maka terbentuknya keterampilan masyarakat lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah limbah kotoran walet yang semula hanya sebagai bahan yang tidak termanfaatkan. Selain itu, terbentuk kemandiran masyarakat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat selain menjual sarang burung walet, karena dapat dimanfaatkan sendiri, produk pakan ikan berbahan kotoran walet yang bernutri tinggi serta dapat dipasarkan baik secara offline maupun secara online.  Kata kunci: Desa Maccini Baji, Pakan Ikan, Kotoran Walet AbstractFish farming activities with adequate fish feed are a matter that needs to be taken seriously. Finding a solution to reduce the cost of feed, which continues to increase, is necessary. One alternative solution is to produce feed independently using local raw materials, namely by utilizing swallow droppings. Maccini Baji Village, Bajeng District, Gowa Regency has excellent potential for agriculture, livestock, and fisheries. One of the community's livestock businesses is swallow farming. However, swallow droppings have not been utilized to their full potential, resulting in waste accumulation around the village. To utilize swallow droppings as fish feed, a method of fish feed production was developed through several stages, namely: drying the material; cooking the material; grinding the material; molding the material into pellets; and cooling. The community service partner for this project was the Parangrea Farmer Group. Through this community service activity, the community has developed more creative and innovative skills in processing swallow droppings, which were previously only considered as unused material. In addition, the community has become more independent in increasing their income beyond selling swallow nests, as they can now utilize the high-nutrient swallow droppings themselves to produce fish feed that can be marketed both offline and online. Keywords: Maccini Baji Village, Fish Feed, Swallow Feces 
Improving 11th-Grade Students’ Conceptual Understanding Of The Human Circulatory System Topic Using Multiple Representations In SMA Negeri 8 Makassar Wesra, Nur Khilal; Palennari, Muhiddin; L, Hamka; Faisal, Faisal
Biology Teaching and Learning Vol 8, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v8i2.78295

Abstract

Abstract. This study aims to enhance students’ conceptual understandings of the circulatory system topic by utilizing multiple representations. The method used is Classroom Action Research (CAR), with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were students in grade 11-Merdeka 6 at SMA Negeri 8 Makassar. The results showed that using multiple representations (macro, micro, sub-micro, and symbolic) significantly increased student understanding of the structure and function of the human circulatory system. The students’ score average increased from 63 in cycle-1 to 77 in cycle-2, with classical mastery increasing from 3.45% to 89.66%. The average N-Gain score of 0.375 falls into the moderate category. This study implies that the multiple representations strategy is effective in deepening students' understanding of abstract biological concepts.Keywords: multiple representations, knowledge of the circulatory system, action research.
Model Pembelajaran Tallasa Untuk Pembelajaran Biologi Yang Aktif, Kolaboratif, dan Reflektif Fajri, Nur; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan Model Pembelajaran TALLASA sebagai kerangka konseptual pembelajaran Biologi yang mengintegrasikan prinsip pembelajaran aktif, kolaboratif, dan reflektif. Model ini dikembangkan melalui kajian konseptual (conceptual study) yang menelaah teori konstruktivisme, behavioristik, dan kognitif-sosial, serta temuan empiris terkait pembelajaran sains abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa TALLASA terdiri atas tujuh tahapan pembelajaran, yaitu Trigger Curiosity, Analyze Scientifically, Learn Conceptually, Link Knowledge, Apply Reasoning, Share Understanding, dan Assess Transformation. Setiap tahap dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, memperkuat kolaborasi, dan mendorong refleksi mendalam terhadap proses belajar siswa. Integrasi pendekatan psikologi pembelajaran tersebut memungkinkan proses pembelajaran Biologi berlangsung lebih aktif, bermakna, dan kontekstual. Melalui aktivitas pemecahan masalah, eksplorasi fenomena, diskusi kelompok, serta integrasi konsep secara bertahap, TALLASA memberikan pengalaman belajar yang menekankan konstruksi pengetahuan secara mandiri maupun sosial. Selain itu, model ini juga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti komunikasi efektif, kolaborasi, kreativitas, literasi digital, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Relevansi TALLASA semakin kuat di era transformasi digital. Setiap tahap pembelajaran dapat dipadukan dengan media digital, simulasi virtual laboratorium, multimedia interaktif, sistem manajemen pembelajaran, serta platform kolaboratif daring. Hal ini membuka peluang penerapan TALLASA dalam pembelajaran digital, hybrid, maupun pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Dengan demikian, TALLASA dapat menjadi model pembelajaran yang adaptif dan kompatibel dengan kebutuhan pendidikan modern. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas TALLASA secara empiris serta mengembangkannya sebagai perangkat pembelajaran digital maupun program pelatihan guru.  
Model Pembelajaran Neuro-Konektif Reflektif Inovatif (NKR-Inovatif): Kajian Literatur dalam Pengembangan Pembelajaran Biologi di Perguruan Tinggi Ramadhan, Farhan; Palennari, Muhiddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4010

Abstract

Kemajuan pesat dalam teknologi pendidikan, neuroedukasi, dan teori konektivisme telah membuka peluang bagi lahirnya paradigma pembelajaran baru di perguruan tinggi yang lebih holistik dan adaptif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis literatur terkini (2020–2025) terkait integrasi neurosains, refleksi pribadi, dan konektivitas sosial-digital dalam konteks pembelajaran biologi. Berdasarkan tinjauan pustaka, diusulkan model konseptual Neuro-Konektif Reflektif Inovatif (NKR-Inovatif) yang menekankan sinergi antara proses otak, interaksi sosial, dan refleksi emosional, yang diperkuat melalui pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), realitas tertambah (AR), dan realitas virtual (VR). Model ini menawarkan pendekatan multidimensi yang melampaui fokus tradisional pada kognisi, dengan menekankan kesadaran diri, pemahaman emosional, dan kemampuan membangun jejaring pengetahuan digital. Penerapan NKR-Inovatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran biologi, menjadikan mahasiswa sebagai pembelajar reflektif, adaptif, dan terhubung secara digital, sekaligus mendorong pengembangan keterampilan kritis, kolaboratif, dan kreatif. Kajian ini juga menyoroti bahwa integrasi neurosains dengan teknologi interaktif dan strategi reflektif dapat memperkuat retensi konsep, memfasilitasi pemecahan masalah kompleks, dan meningkatkan motivasi intrinsik mahasiswa. Temuan ini diharapkan menjadi landasan empiris dan konseptual bagi perancang kurikulum dan pendidik dalam merancang strategi pembelajaran inovatif, efektif, dan berkelanjutan di pendidikan tinggi biologi, sekaligus memberikan perspektif baru bagi penelitian interdisipliner dalam pendidikan sains.
The Effect of Discovery Learning Model Assisted by Liveworksheet on Biology Learning Independence of Class XI SMA Ika Sri Wahyuni; Arsad Bahri; Muhiddin Palennari
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 16 No 2 (2024): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v16i2.316

Abstract

This research is a quasi-experimental research that aims to determine the effect of discovery learning model assisted by liveworksheets on the independence of biology learning of high school class XI students. The population in this study were all students of class XI MIPA SMAN 14 Makassar. The research sample was selected randomly (random sampling) so that two classes were obtained, namely class XI MIPA 6 as an experimental class that used the discovery learning model assisted by liveworksheets and class XI MIPA 1 as a control class with 33 students each. Data collection was carried out by giving a questionnaire of learning independence as many as 30 statement items with four answer choices. Data were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics. The results of descriptive statistical analysis showed that the average value of the posttest in the experimental class was 86.09 higher than the average value of the control posttest which was 73.48. This study used covariate analysis (Anacova). Based on the results of inferential analysis obtained sig 0.001 smaller than 0.05. It can be concluded that the discovery learning model assisted by liveworksheets has an effect on the learning independence of biology students in class XI SMA.
Model Pembelajaran MARD Untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Dalam Praktikum Biologi Mardewi; Palennari, Muhiddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran MARD (Meaningful, Active, Reflective, Discovery) sebagai solusi terhadap rendahnya kemampuan analisis siswa dalam praktikum biologi yang masih berorientasi pada hasil akhir. Pendekatan penelitian menggunakan kajian literatur (literature review) untuk merumuskan kerangka konseptual model pembelajaran berbasis teori dan hasil penelitian empiris sebelumnya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi konsep kunci, sintesis hasil penelitian terdahulu, serta integrasi teori dan praktik pembelajaran biologi. Analisis dilakukan terhadap literatur terbitan 2018-2025 yang relevan dengan pembelajaran aktif, reflektif, berbasis inkuiri, dan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Hasil penelitian menghasilkan desain konseptual Model MARD dengan empat tahapan utama, yaitu Meaningful, Active, Reflective, dan Discovery. Tahap Meaningful menumbuhkan kesadaran siswa terhadap tujuan dan relevansi praktikum. Tahap Active menekankan keterlibatan langsung dalam kegiatan ilmiah. Tahap Reflective mendorong evaluasi hasil eksperimen dan pengaitan teori dengan data empiris. Tahap Discovery menuntun siswa mengkomunikasikan hasil temuan secara ilmiah. Model MARD berpotensi meningkatkan kemampuan analisis, berpikir kritis, dan komunikasi ilmiah siswa melalui integrasi aspek keterampilan, sikap, dan pengetahuan secara simultan. Kajian ini menyimpulkan bahwa Model MARD dapat menjadi kerangka konseptual inovatif yang relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan layak diuji secara empiris untuk memperkuat kualitas pembelajaran biologi berbasis praktikum.
STRATEGI PBL-GREEN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS, KETERAMPILAN METAKOGNITIF, DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Kadir, St. Fatima; Muarifah, Muarifah; Muhiddin Palennari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.36610

Abstract

Biology learning in the 21st century faces challenges in enhancing students’ scientific literacy, metacognitive skills, and environmental awareness. Problem-Based Learning (PBL) and the Reading-Questioning-Answering (RQA) strategy have proven effective in empowering cognitive and metacognitive abilities; however, they have not explicitly integrated environmental education and ecolo-gical character formation. This article aims to synthesize relevant literature and introduce an innovative strategy called PBL-GREEN as an extension of PBL-RQA. The method employed is a literature study analyzing national and international journals and books related to PBL, RQA, scientific literacy, metacognition, and environmental education. PBL-GREEN integrates five key stages: Guided Rea-ding, Raising Questions-Answering, Exploring Problems, Environmental Action, and Nurturing Attitudes. This strategy has the potential to enhance scientific literacy through guided scientific reading, foster metacognitive skills through ques-tioning and reflection, and cultivate environmental care through real actions and ecological character development. Therefore, PBL-GREEN offers an integrative approach that connects knowledge, skills, and environment-based learning.
Model Pembelajaran SENTRIS (Student Engagment, Exploration, Nurturing Thinking, Transformation, Reflection Innovation, Synergy) Untuk Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Sains Taufiq, A. Muhammad Haerul; Kadir, St. Fatima; Palennari, Muhiddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36623

Abstract

Science education plays a crucial role in developing students' scientific thinkingskills and critical, creative, and innovative character. However, science learning inschools is still dominated by conventional, teacher-centered approaches, resultingin low student participation and engagement. Several learning models, such asInquiry Learning, Problem-Based Learning, and Discovery Learning, have beenimplemented, but they have not been able to comprehensively integrate emotionalengagement, reflection, and social collaboration. To address this, the CENTRIS(Student Engagement, Exploration, Nurturing Thinking, Transformation, Reflection,Innovation, Synergy) Learning Model was developed, emphasizing seven stages ofcontinuous learning. This model is oriented towards student-centered learning,facilitating active student involvement, exploration, reflection, innovation, and socialsynergy in science learning. This article was written using a literature study methodthrough analysis of various journals, books, and related articles. The results of thestudy indicate that the CENTRIS model can increase students' active participation,creativity, and scientific understanding, making science learning more meaningful,reflective, and collaborative.
Co-Authors . Faisal . hartati A. Agusniman H.P.N. A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir A.S. Alonemarera Abd Muis Abd. Muis Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Agustina Agustina Ahmad Ali Ahmad, Ammar Faris Ainurridho, Muhammad Akbar, Muh. Syaiful Al Banna, Hasan Ali, Alimudin Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alimuddin, Fatmawaty Alni Delfianti U Alyanra, Ananda Azzahra Amalia, Nurul Iffah Amaliah Amriani Amran Saru Amaliah, Anisatya Amboupe, Dewi Sartika Amelia Putri Andi Asmawati Azis Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Citra Pratiwi Andi Faridah Arsal Andi Muflihunna Andi Nur Safitri Any Fatmawati Ardiansyah Rachmayani, Ardiansyah Arhamar, A. S. Muhammad Arifah Novia Arifin Arifin, Arifah Novia Arini, Nurul Arni Arni Arsad Bahri Arsad Bahri Asham Bin Jamaluddin Ashari, Rijal Atirah, Nur Bahri, Husnaini Chaer, Muhammad Ainun Chaidir Anas Christina Aryanti Pada Soa Dainur, Nurul Mujahidah Dewi Permata Ayu Diantri Utari Dwiyanti. H., Ulfa Auliah Elli Erona Wafaretta EVRIALIANI ROSBA, EVRIALIANI Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Fajri, Nur Fajrianti, Nur Fatmawati, Any Firdaus Daud Firdaus Daud Fuad, Ainul H.M, Nurul Fadhilah HARTATI Hartati . Hartati . Hartati, Hartati Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hendra Simanjuntak Herlina Rante Herlina Rante Herpina Herpina Hidayah, Selfi Hilda Karim Hiola, Siti Fatmah HS, Syamsul Bahri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Sri Wahyuni Imamul Hak Irma Suryani Ismail . Jabbar, Asniati Jendri Mamangkey Jumiati Jumiati Junda, Muh Kadir, St. Fatima Kirana, Yulisia Rezky Lasmi, Lasmi Lodang, Hamka Magfirah, Andi Husna Mardewi Marsela, Alvioni Martiani, Andi Marwidayanti Marwidayanti Marwidayanti Marwidayanti Marzukah Marzukah Maulidya, Fakhirah Maya Putriwan Mega Fatimah Rosana MF, Aqilah Fauziyah Miftahul Janna Muarifah, Muarifah Mufliha, Nur Muh. Ashabul Kahfi Muh. Kahfi Muh. Rizal Kurniawan Yunus MUHAMMAD HASAN Muhammad Isrul Muhammad Jufri Muhammad Junda Muhammad Syaiful Akbar Muhammad, Fadil Muliana GH Mushawwir Taiyeb Musmuliadi, Nurazizah Nani Kurnia, Nani Nasir, Darmawati Nazhifah Adyputri Nia Febrianti Nugraha, Azmi Fathin Eka Nur Alamsyah, Nur Nur Annisa Nur Asma Nur Fajrianti Nur Nazhifah Adyputri Nur Syamsinah Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B. Nurlinah Nurlinah, Nurlinah Octavia, Nur Rezki Oktobianti, Andi Anisa Oslan Jumadi Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Paulus Rante Paulus Rante Permata Ayu, Dewi Pratiwi, Andi Citra Puspitasari, Andi Ririn R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahmawati Rahmawati Rahmayani Rahmayani Ramadhan, Farhan Ramadhani, Andi Annisa Putri Reski Sri Mulyani Reski, Fiska Indah Rezky Awalia Rosdiana Ngitung Rosyadi, Imran Sa'diyah, Jamilatus Sahodding, Sahodding Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Salsabila, Unik Hanifah Saparuddin Saparuddin Satirah, Siti Rana Saude, Sandi Sazkia Annisa Setiawan, Siti Ainunnisa Lingga Winari Sirniawan Sirniawan Sirniawan Sirniawan Sitti Saenab, Sitti Sri Febriani Masdi Sri Wahyuni St. Fatmah Hiola St. Rahma Stepanus Tonggroitou SUMARNI Sutarni, Sutarni Syamsiah Syamsiah Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Takdir, Nur Aisyah Taufiq, A. Muhammad Haerul Trully Sanuri Damayanti Wafaretta, Erona Wahdaniah Wahdaniah Wahidatul Munandar Wesra, Nur Khilal Widyani Wiharto, Muh Wirna Arsyad Yasma Yasma Yudiningsih, Yudiningsih Yusminah Hala Yusminah Hala Yusnaeni Yusuf Yusuf, Syahriani Zhalfariani Narsan