p-Index From 2021 - 2026
10.389
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biologi Edukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Profesi Kependidikan SAINSMAT bionature Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Indonesian Journal of Educational Studies Jurnal Nalar Pendidikan Jurnal EduBio Tropika Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) UNM Journal of Biological Education Biology Teaching and Learning Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Dedikasi Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Papua SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Journal of Science and Education Research Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat Jurnal Abdi Negeriku Jurnal Edukasi Terkini Bionature
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Penyusunan Soal-Soal Higher Order Thinking Skills bagi Guru-Guru IPA Muhiddin Palennari; Hartono Hartono; Saparuddin Saparuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.279 KB)

Abstract

Abstrak. Pada era pengetahuan abad XXI diperlukan sumber daya manusia memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS sehingga diperlukan proses penilaian menggunakan soal-soal HOTS. Pada umumnya guru SMP di Kabupaten Gowa telah mengenal berbagai jenis dan bentuk soal-soal akan tetapi alat ukur berupa soal-soal HOTS belum maksimal. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan perakitan soal-soal HOTS. Secara umum permasalahan yang dihadapi oleh guru IPA Kabupaten Gowa adalah guru belum maksimal mengembangkan soal-soal HOTS. Penyelesaian permasalahan yang dialami oleh mitra dilakukan melalui dua pendekatan yakni pertama pendekatan klasikal dalam bentuk pemberian teori dan pelatihan kepada para guru sedangkan pendekatan individual dalam bentuk terbimbing. Metode yang digunakan adalah, metode ceramah, tanya jawab/diskusi, metode demonstrasi. Hasil kegiatan menyimpulkan bahwa (1) peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan keterampilan mengidentifikasi stimulus yang dapat dimasukkan pada soal-soal  dan (2) peserta pelatihan memiliki kompetensi dalam menyusun soal-soal HOTS. Dari hasil kegiatan ini, disarankan (1) untuk  menjamin keberlanjutan program maka dilakukan melalui  pendampingan secara berkala, (2) diharapkan menjadi bahan penilaian kinerja bagi guru dalam penyusunan soal-soal penilaian tengah atau akhir semester, dan (3) diharapkan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP dapat menerapkan hasil penyusunan soal-soal HOTS yang dibuat dalam penilaian pembelajaran. Kata-kata kunci: soal-soal penilaian, keterampilan berpikir, keterampilan berpikir tingkat tinggi
Pengaruh Umur Biakan Acetobacter Cylinum terhadap Rendemen Nata Aren Hartati .; Muhiddin Palennari
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.854 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v11i1.390

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur starter terhadap rendemen nata nira aren. Penelitian ini terdiri dari 3 perlakuan yaitu perlakuan A1 (umur biakan 4 hari), A2 (umur biakan 6 hari), A3 (umur biakan 8 hari). Data yang diperoleh dengan variasi (uji F) untuk melihat pengaruh pada taraf kepercayaan α = 0,01. Bila hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh perlakuan maka pengujian dilanjutkan dengan uji BNT α  = 0.01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur starter berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen nata yang dihasilkan  dengan rendemen tertinggi pada perlakuan A1 (umur starter 4 hari) = 34,64 %. Sedangkan A2 dan A3 menghasilkan rendemen lebih rendah masing-masing 24,45%  dan 26,19%. Hasil penelitian ini diharapkan memberi informasi kemasyarakat khususnya yang memiliki potensi daerah pohon aren, agar dapat membuat nata dengan bahan dasar aren. Jadi aren yang diperoleh bukan hanya sebagai minuman segar atau dibuat gula tapi dapat dihasilkan nata aren dalam rangka peningkatan pendapatan petani aren. Kata kunci; Umur biakan, Acetobacter cylinum, Nata ABSTRACT This research aim to know the influence old age the starter to rendemen nata nira of sugar palm. This research is consisted of 3 treatment that is treatment A1 (breeding age 4 day), A2 (breeding age 6 day), A3 (breeding age 8 day). Data obtained with the variation of test F to see the influence of at belief level α = 0,01. If result of research showing is existence of treatment influence hence examination continued with the test BNT α = 0,01. Result of research indicate that the starter age have an effect on very real to rendemen nata yielded by rendemen is highest at treatment A1 (starter age 4 day) = 34,64 %. While A2 and A3 yield the lower rendemen each 24,45 % and 26,19 %.Result if this research is expected to give the information to society specially which owning of potency of area of sugar palm tree, so that be can make the nata with the elementary substance of sugar palm. So the sugar palm obtained not merely as pick me up or made a sugar but can be yieled by nata of sugar palm in order to increase of earnings os sugar palm farmer. Key word: Old age the breeding, Acetobacter cylinum, nata
Profil Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik SMA Negeri 1 Tinambung Pada Mata Pelajaran Biologi Muhiddin Palennari; Rachmawaty Rachmawaty; Rahmawati Rahmawati
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111339372022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan pemecahan masalah peserta didik SMA Negeri 1 Tinambung pada mata pelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA yang terdiri dari 5 rombongan belajar dan masing-masing rombongan belajar diwakili oleh 11 orang, sehingga subjek penelitian berjumlah 55 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan soal tes keterampilan pemecahan masalah berbentuk essai dan wawancara terstruktur bersama guru mata pelajaran biologi, serta dokumentasi RPP dan soal yang digunakan oleh guru yang bertujuan untuk dijadikan sebagai informasi tambahan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah peserta didik berada pada kategori kurang dengan persentase memahami masalah sebesar 42,27%, merencanakan penyelesaian masalah sebesar 56,36%, menyelesaikan masalah sebesar 33,18%, memeriksa kembali proses dan hasil sebesar 53,18%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Tinambung masih kurang, sehingga perlu untuk ditingkatkan.
Pembelajaran Sistem Reproduksi Manusia Menggunakan Blended Learning Terintegrasi Discovery Learning Muhiddin Palennari; Adnan Adnan; Nur Fajrianti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7164762018

Abstract

Media pembelajaran moodle secara blended learning yang terintegrasi model discovery learning dibelajarkan dengan tujuan membelajarkan materi sistem reproduksi manusia yang berbasis online. Pembelajaran blended learning berbasis moodle (bioshare.my.id) dianalisis hingga bersifat valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penilaian produk dilakukan oleh dua validator ahli berupa instrumen penilaian silabus, instrumen penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), instrumen penilaian moodle, instrumen angket respon guru dan peserta didik. Hasil penilaian dari validator ahli menunjukkan bahwa produk yang akan dibelajarkan layak untuk digunakan karena nilai validitas silabus yaitu 4,86; RPP yaitu 4,70; LKPD yaitu 4,90; moodle yaitu 4,82; angket respon guru yaitu 4,93; dan angket respon peseta didik yaitu 4,90 (sangat valid). Kepraktisan media diperoleh respon guru dengan nilai 89,94 (sangat praktis) dan respon siswa dengan nilai 70,20 (praktis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dan media pembelajaran online berbasis moodle yang dikembangkan bersifat valid dan praktis.  
Hubungan Antara Self Regulated Learning dengan Self Efficacy Mahasiswa melalui Strategi Blended Learning pada Perkuliahan Biologi Dasar Muhiddin Palennari; Firdaus Daud; Nurhayati B
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102262232021

Abstract

Self regulated learning merupakan suatu kemandirian yang harus ditumbuhkan agar mahasiswa tidak hanya tergantung pada informasi yang berasal dari dosen. Sedangkan, Self efficacy merupakan keyakinan dan harapan mengenai kemampuan individu untuk menghadapi tugasnya. Keduanya dapat ditumbuhkan dengan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah strategi blended learning. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning dengan self efficacy mahasiswa pada Jurusan Biologi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Biologi angkatan tahun 2019 yang terdiri atas 158 orang. Sampel diambil secara acak sederhana yang terdiri atas 39 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket self regulated learning yang terdiri atas 30 item dan angket self efficacy yang terdiri dari 18 item. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh nilar r = 0,619 dengan nilai signifikansi p = 0.000 lebih kecil dari α = 0,05. Dengan demikian disimpulkan bahwa ada hubungan antara self regulated learning dengan self efficacy mahasiswa pada perkuliahan Biologi Dasar. Dari hasil penelitian tersebut, self regulated learning dan self efficacy mahasiswa sebaiknya ditumbuhkembangkan dalam pembelajaran. Kata-kata kunci: self regulated learning, self efficacy, blended learningSelf-regulated learning is an independence in learning that must be promoted in order that students do not only rely solely on the information provided by lecturers. While, Self efficacy is a belief and hope regarding the ability of individuals to deal with their duties. Both can can be promoted by implementing appropriate learning strategies. One of the learnings strategies that can be implemented is the blended learning strategy. Accordingly, this research is conducted to assess the relationship between self regulated learning and student self-efficacy in the Department of Biology. The population in this study was all students of the Department of Biology in 2019 consisting of 158 people. The sample was taken by simple random sampling consisting of 39 people. The instrument used was a self regulated learning questionnaire consisting of 30 items, and a self-efficacy questionnaire consisting of 18 items. The research data was analyzed product moment correlation. The results obtained by value r = 0.619 with a significance value of p = 0.000 smaller than α = 0.05. Thus, it was concluded there was a relationship between self regulated learning and student self-efficacy in Basic Biology Class. From the results of the study, students' self-regulated learning and self-efficacy should be developed in learning.Keywords: self regulated learning, self efficacy, blended learnin
PENGOLAHAN BAT GUANO MENJADI PUPUK HAYATI CAIR SEBAGAI UPAYA MENEKAN PENGGUNAAN PUPUK KIMIA SINTETIK BAGI PETANI JAGUNG DESA LAINUNGAN KABUPATEN SIDRAP, SULAWESI SELATAN Alimuddin Ali; Muhammad Hasan; Muhammad Junda; Muhiddin Palennari; Herlina Rante
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v6i3.2472

Abstract

The development of modern agriculture dynamic has contributed to encouraging the continuous utilizing of synthetic chemical fertilizers by farmers. On the other hand, the fertilization cost are increasing and scarcity occurs making its difficult for farmers to obtain, so its an impact to fertilization delays as well as production. In addition, the long-term impact of application of synthetic chemical fertilizers causing in a number of problems to crop cultivation. Therefore, the efforts are needed to reduce the utilization of synthetic chemical fertilizers, as well as reduce them by substitution of biological fertilizers. This effort was caused by the knowledge and skills of the farmer in making biofertilizers is lack. On the other hand, there are many materials sources to making biological fertilizers, thus encouraging efforts to training of target partners, especially corn farmers in Lainungan Village, Sidrap distric, South Sulawesi. This activity takes place from July to September 2022. This activity is not only attended by farmers, but also attended by community leaders. The results of this activity indicate that the target partners have the knowledge and skills to process guano bat into an biofertilizer. The results of the analysis of the use of biofertilizers are still in the field trial stage, so it is hoped that this product will be able to give a real impact in suppressing the use of biofertilizers and be able to achieve the target of corn farmers to substitute up to 50% of biofertilizers.Keywords: Guano bat; biofertilizer; corn farmer
Hubungan Pengetahuan Lingkungan Dan Status Sosial Ekonomi terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Masyarakat di Desa Nelayan Bontosunggu Kabupaten Kepulauan Selayar Nur Syamsinah; Yusminah Hala; Muhiddin Palennari
UNM Journal of Biological Education Vol 6, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v6i1.35258

Abstract

Good behavior in maintaining health can improve a person's quality of life for the better and more prosperous. One of them is by implementing clean and healthy living behavior. Clean and healthy living behavior (PHBS) can be influenced by several factors, including environmental knowledge factors and socioeconomic status factors. Knowing the relationship between environmental knowledge and socio-economic status on the clean and healthy behavior of the community in Bontosunggu Fisherman Village, Selayar Islands Regency. Research design Correlation descriptive method with cross sectional approach. random sampling technique, a total sample of 125 respondents is the Head of the Family of the Fisherman Village of Bontosunggu. based on the results of the Pearson correlation for environmental knowledge and socioeconomic status is 0.486. This implies that environmental knowledge and socioeconomic status have a significant relationship with the achievement of clean and healthy living behavior in the moderate category and form a positive relationship. The results of the study found that there was a relationship between environmental knowledge and socioeconomic status with Clean and Healthy Behavior of the Bontosunggu Fisherman Village community. It is hoped that the community will be more active in seeking health information related to Clean and Healthy Living Behavior so that they have good knowledge about Clean and Healthy Life Behavior and will be motivated to do or apply it in their family.
Mengidentifikasi Kesulitan Belajar Siswa pada Pelajaran Biologi secara Daring di SMAN 13 Takalar Yasma Yasma; Andi Faridah Arsal; Muhiddin Palennari
Biology Teaching and Learning Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v5i2.38783

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the profile of student learning difficulties and factors that affect student learning difficulties in online biology lessons at SMAN 13 Takalar. The research method uses a quantitative descriptive approach. The data collection technique is in the form of a questionnaire of student responses related to learning difficulties in biology lessons in online learning at SMAN 13 Takalar. The results of the descriptive analysis of the study showed that the profile of student learning difficulties in online biology lessons at SMAN 13 Takalar, namely mastery of student material is classified as a low category, student learning time is classified as a low category, student learning achievement achievement is classified as a medium category, student focus is classified as a medium category, student enthusiasm is classified as a medium category, student learning behavior is classified as a medium category and the use of online learning applications is classified as a medium category. Keywords: Learning difficulties, online learning, SMAN 13 Takalar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Melalui Pendekatan TPACK dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di Kelas VIII A SMPN 50 Batam Hendra Simanjuntak; Muhiddin Palennari; Paulus Rante
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 3, No 2 OKT (2022)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Stuktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di kelas VIII A SMPN 50 Batam. Model yang digunakan adalah Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui Pendekatan Technology, Pedagogical, Content and Knowledge (TPACK). Subjek penulisan PTK adalah Peserta didik SMPN 50 Batam 875 orang terdiri dari laki-laki 442 orang dan perempuan 433 orang dengan sample sebanyak 14 - 20 orang (diambil pada kondisi pandemic). Proses pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2020/2021. PTK dilaksanakan sebanyak III siklus. Pada siklus 1, keterampilan membuat poster sebesar 70 % dengan kategori Amat Baik. Keterampilan proses sains menunjukkan capaian 100 % dengan kategori Sangat Lengkap, dan keterampilan presentasi sebesar 67% dengan kategori Baik dan 33 % dengan kategori Baik Sekali. Pada Siklus 3, keterampilan membuat laporan sebesar 100 % dengan kategori Sangat Lengkap. Keterampilan presentasi juga sudah dicapai sebesar 100 % dengan kategori Baik Sekali.Kesimpulan dari penelitian tindakan kelas ini hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang sangat signifikan.Kata Kunci : IPA, PTK, Model Pembelajaran, PBL, TPACK
Hubungan Antara Self Regulated Learning dengan Self Efficacy Mahasiswa melalui Strategi Blended Learning pada Perkuliahan Biologi Dasar Muhiddin Palennari; Firdaus Daud; Nurhayati B
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102262232021

Abstract

Self regulated learning merupakan suatu kemandirian yang harus ditumbuhkan agar mahasiswa tidak hanya tergantung pada informasi yang berasal dari dosen. Sedangkan, Self efficacy merupakan keyakinan dan harapan mengenai kemampuan individu untuk menghadapi tugasnya. Keduanya dapat ditumbuhkan dengan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan adalah strategi blended learning. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning dengan self efficacy mahasiswa pada Jurusan Biologi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Biologi angkatan tahun 2019 yang terdiri atas 158 orang. Sampel diambil secara acak sederhana yang terdiri atas 39 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket self regulated learning yang terdiri atas 30 item dan angket self efficacy yang terdiri dari 18 item. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh nilar r = 0,619 dengan nilai signifikansi p = 0.000 lebih kecil dari α = 0,05. Dengan demikian disimpulkan bahwa ada hubungan antara self regulated learning dengan self efficacy mahasiswa pada perkuliahan Biologi Dasar. Dari hasil penelitian tersebut, self regulated learning dan self efficacy mahasiswa sebaiknya ditumbuhkembangkan dalam pembelajaran. Kata-kata kunci: self regulated learning, self efficacy, blended learningSelf-regulated learning is an independence in learning that must be promoted in order that students do not only rely solely on the information provided by lecturers. While, Self efficacy is a belief and hope regarding the ability of individuals to deal with their duties. Both can can be promoted by implementing appropriate learning strategies. One of the learnings strategies that can be implemented is the blended learning strategy. Accordingly, this research is conducted to assess the relationship between self regulated learning and student self-efficacy in the Department of Biology. The population in this study was all students of the Department of Biology in 2019 consisting of 158 people. The sample was taken by simple random sampling consisting of 39 people. The instrument used was a self regulated learning questionnaire consisting of 30 items, and a self-efficacy questionnaire consisting of 18 items. The research data was analyzed product moment correlation. The results obtained by value r = 0.619 with a significance value of p = 0.000 smaller than α = 0.05. Thus, it was concluded there was a relationship between self regulated learning and student self-efficacy in Basic Biology Class. From the results of the study, students' self-regulated learning and self-efficacy should be developed in learning.Keywords: self regulated learning, self efficacy, blended learnin
Co-Authors . Faisal . hartati A. Agusniman H.P.N. A. Irma Suryani A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir A.S. Alonemarera Abd Muis Abd. Muis Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Agustina Agustina Ahmad Ali Ahmad, Ammar Faris Ainurridho, Muhammad Ali, Alimudin Alimuddin Ali Alimuddin Ali Alimuddin, Fatmawaty Alyanra, Ananda Azzahra Amaliah, Anisatya Amboupe, Dewi Sartika Andi Asmawati Azis Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Andi Faridah Arsal Andi Muflihunna Andi Nur Safitri Ardiansyah Rachmayani, Ardiansyah Arhamar, A. S. Muhammad Arifah Novia Arifin Arifin, Arifah Novia Arini, Nurul Arni Arni Arsad Bahri Arsad Bahri Asham Bin Jamaluddin Ashari, Rijal Atirah, Nur Bahri, Husnaini Chaer, Muhammad Ainun Chaidir Anas Dainur, Nurul Mujahidah Dwiyanti. H., Ulfa Auliah Elli EVRIALIANI ROSBA, EVRIALIANI Faisal Faisal Faisal Fajri, Nur Fajrianti, Nur Fatmawati, Any Firdaus Daud Fuad, Ainul H.M, Nurul Fadhilah HARTATI Hartati . Hartati . Hartati, Hartati Hartono Hartono Hartono Hartono Hendra Simanjuntak Herlina Rante Herlina Rante Hidayah, Selfi Hilda Karim Hiola, Siti Fatmah HS, Syamsul Bahri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Sri Wahyuni Irma Suryani Ismail . Jabbar, Asniati Jumiati Jumiati Junda, Muh Lasmi, Lasmi Lodang, Hamka Magfirah, Andi Husna Martiani, Andi Marwidayanti, Marwidayanti Maulidya, Fakhirah Maya Putriwan MF, Aqilah Fauziyah Muarifah, Muarifah Mufliha, Nur Muh. Rizal Kurniawan Yunus MUHAMMAD HASAN Muhammad Jufri Muhammad Junda Muhammad Kurniawan Muhammad, Fadil Muliana GH Mushawwir Taiyeb Musmuliadi, Nurazizah Nani Kurnia, Nani Nasir, Darmawati Nugraha, Azmi Fathin Eka Nur Alamsyah, Nur Nur Asma Nur Fajrianti Nur Syamsinah Nurhayati B Nurhayati B Nurhayati B Nurlinah Nurlinah, Nurlinah Octavia, Nur Rezki Oktobianti, Andi Anisa Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Paulus Rante Paulus Rante Pratiwi, Andi Citra Puspitasari, Andi Ririn R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rachmawaty, Rachmawaty Rahmawati Rahmawati Rahmayani Rahmayani Ramadhan, Farhan Ramadhani, Andi Annisa Putri Reski, Fiska Indah Rosdiana Ngitung Rosyadi, Imran Sa'diyah, Jamilatus Sahodding, Sahodding Sahribulan Sahribulan Sahribulan, Sahribulan Saleh, Andi Rahmat Salsabila, Unik Hanifah Saparuddin Saparuddin Saparuddin Saparuddin Saude, Sandi Setiawan, Siti Ainunnisa Lingga Winari Sirniawan, Sirniawan Sitti Saenab, Sitti Sri Febriani Masdi St. Fatmah Hiola Stepanus Tonggroitou SUMARNI Sutarni, Sutarni Syamsiah, Syamsiah Syamsu, Andi Mu'nisa Takdir, Nur Aisyah Trully Sanuri Damayanti Wahdaniah Wahdaniah Wahidatul Munandar Wesra, Nur Khilal Wiharto, Muh Yasma Yasma Yudiningsih, Yudiningsih Yusminah Hala Yusminah Hala Yusuf, Syahriani