p-Index From 2021 - 2026
11.181
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Paedagogia: Jurnal Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan dan Konseling Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Academia Open Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal Evaluation in Education (JEE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Jurnal Kolaboratif Sains Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Jurnal Pendidikan Islam All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Madani: Multidisciplinary Scientific Journal SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Pendidikan Islam VISA: Journal of Vision and Ideas Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Jurnal Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN SAINTIFIK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU Asnil Aidah Ritonga
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 41, No 1 (2017)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v41i1.339

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendekatan saintifik pembelajaran PAI pada SDIT di Kota Medan, berdasarkan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyusun RPP pembelajaran PAI pada SDIT di kota Medan sudah melakukan variasi pencapaian dalam berbagai aspek yaitu dalam aspek pencapaian tujuan pembelajaran, pencapaian karakter yang diharapkan dalam pembelajaran PAI. Kemudian dalam menyusun kalimat dalam langkah-langkah pembelajaran sesuai dengan tuntutan pendekatan saintifik telah dituangkan dengan terurai meskipun indikator pencapaiannya belum terlihat secara jelas, dan juga sudah diterapkan meskipun ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan konsep pendidikan dan perlu mendapat perhatian yang lebih serius. Penulis menyimpulkan bahwa kendala yang dihadapi di SDIT kota Medan (al-Fityan, Bunayya dan An-Nizam) tidak jauh berbeda antara yang satu dengan yang lainnya.   Abstract: Scietific Approach of Islamic Religious Learning in Islamic Integrated Primary School. This study aims to examine the application of scientific approach of PAI learning at SDIT in the city of Medan, based on qualitative approach with phenomenology method. Data analysis was performed using qualitative techniques of Miles and Huberman models. The results showed that in preparing the RPP of learning PAI at SDIT in Medan city has done variation of achievement in various aspect that is in aspect of achievement of learning goal, achievement of character expected in learning of PAI. Then in composing the sentences in the learning steps in accordance with the demands of the scientific approach has been poured down even though the indicators of achievement have not been clearly seen, and also applied even though there are some things that are not in accordance with the concept of education and need to get more serious attention. The author concludes that the obstacles encountered in SDIT Medan in such schools as Al-Fityan, Bunayya and An-Nizam, are not much different from one another.   Kata Kunci: pendidikan Islam, pendekatan saintifik, SDIT
Pengaruh Permainan Terompah Terhadap Motorik Kasar, Bahasa, dan Sosial-emosional Anak Khadijah Khadijah; Dinul Akbar Nasution; Maisarah Maisarah; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.1762

Abstract

Aktivitas keseharian anak tidak terlepas dari kegiatan bermain. Siswa TK sering menerapkan kegiatan bermain dalam proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai alat permainan, khususnya permainan terompah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari permainan terompah terhadap motorik kasar, bahasa, dan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen tipe one group pretest-postest. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: lembar observasi. Sampel pada penelitian ini yaitu: 14 orang anak usia 5-6 tahun. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan rumus regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh dan persentase pengaruhnya. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh permainan terompah terhadap motorik kasar, bahasa, dan sosial emosional anak. Permainan terompah memiliki banyak manfaat terhadap aspek perkembangan anak secara terintegrasi, jika guru mampu menggunakan dalam proses pembelajaran secara optimal. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika guru atau pihak sekolah memenuhi kebutuhan anak dalam proses belajar, khususnya penyediaan alat permainan atau media yang mendukung pengembangan potensi anak, seperti permainan terompah
Manajemen Pendidikan Islam: Konsep Planning Ditinjau dalam Ayat Al-Qur’an Asnil Aidah Ritonga; Zulfahmi Lubis; April Lidan; Erwinsah Putra; Syarifuddin Nasution; Yuliana Yuliana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.564 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2170

Abstract

Perencanaan adalah tahapan awal dalam implementasi fungsi manajemen pada suatu instansi/organisasi, termasuk lembaga pendidikan. Fungsi perencanaan sangat menentukan pencapaian target dan tahap awal pengukuran capaian. Al-Qur’an sebagai pedoman umat Islam, di dalamnya mengajarkan tentang bagaimana konsep utuh suatu perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konsep planning ditinjau dalam ayat al-Qur’an. Adapun metode yang digunakan yaitu studi deskriptif analitis, melalui pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan telaah ayat al-Qur’an. Selanjutnya, dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil analisa diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam fungsi manajemen Islam, peran perencanaan sangat penting. Sebab, perencanaan merupakan langkah awal atau strategi yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Berbagai konsep perencanaan dijelaskan di dalam Al-qur’an, sehingga menjadi pedoman umat manusia untuk melakukan sebuah perencanaan dalam upaya mencapai target atau tujuan yang telah direncanakan. Setidaknya ada 3 (tiga) ayat yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu QS. Al-Hasyr: 18, QS. Al-Anfal: 60, serta QS. Al-Insyirah: 7.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT UMAR BIN AHMAD BARAJA DALAM KITAB AL-AKHLAQI LIL BANIN Meriyanti Nasution; Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.135 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.831

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I karya Umar bin Ahmad Baraja.Penelitian ini adalah penelitian Library research dan menggunakan pendekatan studi tokoh (life History) dengan metode penelitian kualitatif, menggunakan data berupa membaca kitab Al-Akhlaqi Lil Banin (sebagai data primer), mengumpulkan data menyelusuri buku Akhlak Islam serta sumber lainnya sebagai data skunder.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I ini merupakan referensi pendidikan akhlak klasik yang berbahasa Arab yang disajikan sederhana dan mudah dipahami. Nilai-nilai Pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I diantaranya adalah religius, sopan santun, dermawan, dan rendah hati, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan. Khususnya tentang penerapan nilai-nilai pendidikan akhlak untuk anak.Kata kunci: Nilai-nilai Pendidikan Akhlak, Umar bin Ahmad Baraja
PERSEPSI JAMAAH MAJELIS TAKLIM AL-ITTIHADIYAH KABUPATEN DELI SERDANG TENTANG PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2018): Juli - Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.015 KB) | DOI: 10.30829/taz.v7i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Persepsi jamaah Majelis Taklim Al-Ittihadiyah tentang pendidikan seumur hidup (2) Pelaksanaan pendidikan di Majelis Taklim Al-Itihadiyah (3) Kontribusi Majelis Taklim Al-Ittihadiyah Kabupaten Deli Serdang terkait pendidikan seumur hidup bagi jamaah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknikkeabsahan data denganmenggunakanderajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian.Hasil penelitian menunjukkan: (1)  Persepsi jamaah Majelis Taklim Al-Ittihadiyah Kabupaten Deli Serdang tentang pendidikan seumur hidup hampir sama, yakni menganggap bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup di tiga pusat pendidikan, namun terdapat sedikit perbedaan persepsi mengenai proses berawalnya pendidikan. (2) Pelaksanaan pendidikan di Majelis Taklim Al-Ittihadiyah dilakukan sekali dalam seminggu yaitu di setiap hari Sabtu yang dapat digolongkan kepada 3 aspek, yaitu: (a) Aspek kemampuan membaca Alquran, (b) Aspek kajian agama secara kontinu,dan (c) Aspek ibadah.(3) Kontribusi Majelis Taklim Al-Ittihadiyah terkait pendidikan seumur hidup bagi jamaah yakni memberikan perubahan yang baik terhadap diri jamaah dan juga orang lainseperti meningkatnyakemampuan membaca Alquran, bertambahnya pemahaman terhadap ilmu agama disertai dengan pengamalan dalam kehidupannya sehari-hari. Kata Kunci:Persepsi jamaah, pendidikan seumur hidup
PENANAMAN NILAI KARAKTER MENURUT IMAM AL-GHAZALI DALAM KITAB MINHAJUL ABIDIN Asnil Aidah Ritonga; Latifatul Hasanh RKT
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.254 KB) | DOI: 10.30829/taz.v8i2.568

Abstract

Penanaman nilai karakter dizaman sekarang mutlak diperlukan dikarenakan banyaknya peerilaku yang sudah menganggap hal-hal yang tabuh dan tidak patut untuk ditiru untuk mendorong pendidikan menjadi jalan untuk memperbaiki dan menanamkan nilai-nilai karakter terhadap peserta didik. Namun dari hal tersebut perbedaan perilaku orang dizaman sekarang dengan yang terdahulu dapat dinilai sama atau tidak dengan mengkaji lagi kitab-kitab terdahulu sehingga memberikan solusi untuk mengatasi masalah dizaman sekarang. Oleh karena itu, alGhazali sebagai tokoh terkenal dizaman memberikan penjelasan-penjelasan yang mengarahkan pada penanaman nilai karakter. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengetahui nilainilai karakter yang terkandung dalam kitab Minhajul Abidin serta untuk mengetahui penanaman nilai yang terdapat dalm kitab Minhajul Abdin karangan Imam al-Ghazali. Tulisan ini menggunakan literatur-literatur yang mendukung pembahasan yakni seputar nilai-nilai karakter dan penanaman nilai karakter dan menggunakan buku atau data primer kitab Minhajul Abidin karangan Imam al-Ghazali serta menggunakan buku dan sumber literaturnya dengan menggunakan kitab lain sebagai bahan kekayaan dalam pengembangan skripsi tentang masalah yang terkait, seperti Tanqihul Qaul (Pribadi Muslim), Kitab Syarah Ta’limu Muta’allim, Hifzul Lisan & Penuntun Akhlak Keluarga (Min Kunuzis Sunnah Fil Akhlaqi Was Suluki Wa Usrati), adab-adab Penuntut Ilmu dan Pengajar (Adab ad-Darsi wal Mudarris) serta buku-buku lainnya. Tulisan ini adalah Library Research atau tempat penelitiannya di perpustakaan UIN-SU Medan dengan kajian content analisis atau kajian isi dengan konsentrasi studi tokoh dan tentu saja penelitian ini adalah metodologi kualitatif. Hasil penelitian ini mangungkapkan bahwa ada 20 nilai karakter dalam kitab Minhajul Abidin karangan Imam al-Ghazali yaitu : bersyukur, religiusitas, sabar, menuntut ilmu, ikhlas, raja’ dan khauf, demokrasi, tawakkal, rajin, teladan, suka menolong, tahan ujian, bergaul/bersahabat dengan yang lain, tanggungjawab, bersungguh-sungguh, taqwa, menjaga lisan, uzlah, menjaga pendengaran, nasihah tawaquf mukaddimah ta’anni tanni. Dalam penanaman nilai karakternya terdapat enam tahapan yaitu : adanya pendidik/pembimbing, menanamkan iman dalam hati, memberikan pengarahan tentang kisah-kisah nabi dan orang-orang terdahulu, introspeksi diri/muhasabah, mampu membedakan mana yang baik dan buruk, memberikan lingkungan yang mendukung mengaplikasikan nilai karakter. Kata Kunci : Penanaman Nilai Karakter, Imam al-Ghazali, Minhajul Abidin
POTRET BURAM PENDIDIKAN NASIONAL Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2016): Januari - Juni 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.158 KB) | DOI: 10.30829/taz.v5i1.44

Abstract

Pendidikan nasional hingga saat ini tetap menjadi perhatian khusus pemerintah. ini dikarenakan  indeks pembangunan pendidikan untuk semua atau education for all (EFA) di Indonesia menurun tiap tahunnya. Potret pendidikan Indonesia, selain sebagai kontribusi positif yang telah dimainkan, juga sarat dengan persoalan yang kian hari kian kompleks dan sulit diurai. Ada jurang yang lebar antara tujuan ideal dengan realitas di lapangan. Potret buram pendidikan nasional tersebut di antaranya; sistem pendidikan nasional bersifat parsial, tidak utuh dan tidak sistematis. Implikasi dari sistem yang semacam ini adalah dihasilkannya out put yang memiliki karakteristik yang terpecah. Selanjutnya kurikulum yang kurang mencerdaskan, kelemahan lain dari sistem pendidikan nasional dapat kita cermati dari kontruksi kurikulum yang ditawarkan. Karakteristik kurikulum yang dikembangkan nampaknya kurang progresif. Rumusannya masih berkisar menjawab berbagai persoalan dalam jangka waktu 5 atau 10 tahun kedepan. Di samping kurikulum yang kurang mencerdaskan, nalar egoisme yaitu egoisme kedua orang tua yang memaksa anak untuk masuk disuatu sekolah atau belajar suatu pelajaran yang tidak diminati dan tidak disukai si anak sehingga belajar menjadi terpaksa. Ini menimbulkan dampak negatif dalam pencapaian pembelajaran. Potret buram pendidikan berikutnya adalah masyarakat yang mabuk gelar. Gelar dapat diperjual belikan, tanpa harus kuliah di Perguruan Tinggi seseorang dapat gelar asalkan membayar dengan sejumlah uang, ini adalah suatu pembohongan terhadap diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Makalah ini akan membahas persoalan-persoalan di atas, selanjutnya di diskusikan untuk mencari solusi demi kemajuan pendidikan nasional Indonesia
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INSTITUSI PENDIDIKAN AWAL DI INDONESIA: PESANTREN, SURAU DAN DAYAH Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2017): Januari - Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.696 KB) | DOI: 10.30829/taz.v6i1.147

Abstract

Proses pencarian ilmu pengetahuan ini semakin lama semakin terorganisir dan tertata dengan baik, sehingga muncullah lembaga pendidikan secara formal. Awal mula pendidikan Islam di Indonesia ditandai dengan berdirinya pesantren yang diyakini sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Seiring dengan perkembangan waktu bermunculan pula madrasah. Dan tidak ketinggalan juga peran surau dan dayah. Untuk memahami lembaga-lembaga pendidikan Islam ini di Indonesia, Penulis akan membahasnya satu persatu, mulai dari asal usul masuknya pesantren ke Indonesia berikut perkembangannya, dan pola pendidikan melalui lembaga surau dan dayah, yang menjadi lembaga pendidikan awal di Indonesia.
Internalization of Islamic Religious Education Values in Scouting Extracurricular Activities in Forming Student Character in Public Middle School 2 Peunaron East Aceh Zarkasyi Zarkasyi; Asnil Aidah Ritonga; Wahyudin Nur Nasution
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 3, No 2 (2020): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v3i2.911

Abstract

This research is motivated by problems related to moral degradation that still often occurs everywhere. Various efforts from the government have been made to address this problem, one of them is by promoting character education. Many programs that have been launched by the government related to the improvement of the character of this nation, one of them through the mandatory extracurricular scout program in schools. Not only must that, learning in schools also contain character education. Mainly Islamic Religious Education as its goal is to form human beings. For this reason, the inclusion of Islamic Religious Education values in scouting activities is expected to produce quality characters, both in the mind, physical and spiritual aspects. The data of this study were compiled from residents of Public Middle School 2 Peunaron, East Aceh, who could provid Existing problems were answered through qualitative research with data collection methods such as observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed qualitatively by the Miles & Huberman interactive analysis model with data collection schemes, data reduction, data display and conclusions.e data related to the internalization of Islamic Education values as research objects. Existing problems were answered through qualitative research with data collection methods such as observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed qualitatively by the Miles & Huberman interactive analysis model with data collection schemes, data reduction, data display and conclusions.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI BANGUN DATAR PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG KELAS VII-2 MTSN BINJAI T. A. 2016/2017 Asnil Aidah Ritonga
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.301 KB) | DOI: 10.30821/axiom.v6i1.761

Abstract

This type of research is a classroom action research. The purpose of the research is 1) To know how the communication ability of students before applied mathematics jigsaw type cooperative learning. 2) Describe the students' mathematical communication skills after implementing jigsaw type cooperative learning. 3) To know whether there is improvement of students' mathematical communication ability after doing jigsaw type cooperative learning. The study was conducted in two cycles with the subjects of all students of class VII-2 MTs Negeri Binjai which amounted to 40 students. To obtain data in this research used post test, observation sheet of student mathematics communication, interview and documentation. After the data collected and analyzed it is obtained: 1) The result of the initial ability of students' mathematics communication through the post test obtained 31 students or 77.50% of learning completeness level did not reach KKM (≥ 75), while only 9 students or 22.50 % Of learning completeness level reached KKM (≥ 75). 2) The improvement of students' mathematical communication ability is seen from the percentage of learning result that is on the pre cycle of 22,50%, increase in cycle I become 67,50%, and in cycle II increase to 87,50%. 3) The result of observation of student mathematics communication in cycle I obtained 51,12% with "Good" criteria, and increase in cycle II with percentage 71,16% with "Very Good" criteria. Based on the results of this classroom action research it can be concluded that the application of cooperative learning model jigsaw type can improve students' mathematical communication skills on square and rectangular building materials in class VII-2 MTs Negeri Binjai T.A. 2016/2017.
Co-Authors Abdillah Abdillah Abdul Hafizh Azizi Azizi Ade Ilfah Adela, Nur Ahfadh, Zuhri Ahmad Darlis Ahmad Darlis, Ahmad Ahmad Mustaqim Akmal Walad Ahkas, Akmal Walad Al Ashari, Abu Hasan Alwi Ridho Amelia Putri Ansyari, Rija April Lidan Aqilla, Najla Puteri Arini Siregar Ayuningtyas, Nanda Azhar Azhar Azmatul Kholila Azyana Alda Sirait A’yuni, Nur Bahri, Al Fajri Berampu, Wantri Anggraini Br Ginting, Nur Sya'adah Chichi Paramita Harahap Dahlan, Zaini Daulay, Raden Fadli Dermawan Saragih, Muhammad Rizki Dinul Akbar Nasution Dzul Fadhli Sya’bana Ernawati, Tuti Ertani Daulay, Anisya Putri Erwinsah Putra Fahrur Rozy Faisal Faisal Farhaini, Nurul Fatma Ramadani Harahap Fehbrina, Novia Firjatullah Lubis, Rasikah Ginting, Budi Setiawan Gunawan, Mhd Alfat Hairil Anwar Harahap, Chichi Paramita Harahap, Hasda Nami Hasibuan, Ilhamuddin Hendriyal, Hendriyal Hidayani, Cut Eliza Hotmasarih Harahap Hutagaol, Abdul Latif Hutasuhut, Sartika Ika Wirdani Ikhsan Akbar Handinata Ilba, Hafridah Ilhamuddin Hasibuan Indah Syafiqah Lubis Indah Widya Jaya Putri Nasution Indra Jaya Irwansya, Muhammd Ismiatun, Siti Rahma Jarkasih Harahap, Ibnu Alwi Jerohmi, Mardhiah Putri Kartika Sari Putri Khadijah Khadijah Khofifah Indar Rahman Khofifah Indra Maya Khurniawan, Deni Laili, Husni Latifatul Hasanh RKT Lingga, Salman Al-Farisi Lubis, Qomaruddin Lubis, Syaiful Akhyar Lubis, Yudha Wijaya Lubis, Zulfahmi M. Agil Febrian M. Hafiz Ma’ruf, Rizqan Manurung, Asfia Ramadhani Manurung, Rafiqah Wardah Mariyati Mariyati Masitha, Siti Ma’ruf, Rizqan Meriyanti Nasution Mohammad Al Farabi Mohammad Al Farabi Muammar Muas Muas Muas, Muas Muhammad Hidayat Muhammad Irfansyah Siregar Muhammad Isa Mukti, Abd Nanda Nurul Baiti Nasution, Indah Widya Jaya Putri Nasution, Sakholid Nazri, Elfin Ningsih, Dwi Setia Ningsih, Titik Nur, Rizka Nurhaliza, Laila Nurmawati NURUL ANNISA Predi Ari Repi Priantono, Djody Pringadi, Retno Pulungan, Juli Julaiha Putra Apriadi Siregar Putri Halimaini K Radhinal Abdullah Rahma Safitri Barus Rahmah Fadilah Tanjung Rahman, Mhd Fazlul Ramadhani, Three Wulan Ratih Pebrianti Rizka Amalia Rahmadhani Rizki Utami, Siti Rianti RR. Ella Evrita Hestiandari Sabilla Hidayani Br. Tarigan Sagita Br Sembiring, Regina Evi Sahkholid Nasution Said Salim Daulay Sakti Ritonga Sakti Ritonga Salamuddin Salamuddin Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Saragih, Elida Saripah Aini Shela Fahra Dilla Sindi Pramita Siti Ardianti Siti Masitha Siti Nur Annisa Siti Nur Haliza Siti Qamariah Siti Syamsiah Siti Zahara Sitorus, Nur Aisyah Sri Wahyuni Harahap Sukandi Sukandi Suyatmika, Yulita Syahputra, Agil Syarifuddin Nasution Tarigan, Ira Wahyuni Br Tasya Amelia Putri Siregar Tri Abdi Syahputra Tri Niswati Utami Ulwan, Mishiyyah Nashih Ummi Nadrah Nasution Uswatun Hasanah Wahyu Agung Daulay Wahyu Sakban Wahyudin Nur Nasution Yahfizham Yahfizham Yahfizham Yahfizham Yudha Wijaya Lubis Yulia Khairina Ashar Yuliana Yuliana Yusuf Hadijaya Zarkasyi Zarkasyi Zaskia, Namira Zulfahmi Lubis Zulham Lubis