p-Index From 2021 - 2026
6.945
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Public Health of Indonesia SCIENTIA JOURNAL Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Jurnal Keperawatan Priority Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Dunia Gizi Pena Medika : Jurnal Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Jurnal Abdi Mas Adzkia Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Journal of Law, Administration, and Social Science Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Health Sciences and Medical Development Jurnal Abdimas Maduma JK Jurnal Kesehatan Media Gizi Ilmiah Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Hayat: Natural Sciences, Health & Environment Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Inovasi Kesehatan Global Sagita Academia Journal Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Cindoku: Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Journal of Nursing and Health Science Jurnal Kesehatan KOLABORASI: Journal of Multidisciplinary
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengorganisasian dan Pemberdayaan Masyarakat pada Posyandu Kamboja Desa Bandar Khalipah: Analysis of Community Organization and Empowerment at the Cambodian Integrated Health Post in Bandar Khalipah Village Nuri Khaira; Nurkholisah br Ginting; Annisa Nur Ardiani; Wahyu Annisyah; Naila Salsabilla Lubis; Rani Suraya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.6922

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat di Posyandu Kamboja, Desa Bandar Khalipah, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala program, kader, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan melalui penyusunan Plan of Action (POA) tahunan, pendekatan persuasif seperti jemput bola, dan evaluasi rutin telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya ibu dan balita. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Namun demikian, terdapat kendala berupa resistensi terhadap imunisasi, keterbatasan dana, dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor, pelatihan kader, dan edukasi yang berkelanjutan untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulannya, pendekatan berbasis kebutuhan yang didukung oleh pemerintah secara berkelanjutan sangat penting untuk menjamin keberlangsungan program kesehatan berbasis komunitas.
Penyuluhan Pencegahan Stunting (PENTING) Rani Suraya; Anggina Cucu Khetri Sianturi; Fahmi Ardiansyah Siregar; Marcella Permata Sari; Ninis Lestari; Nur Hanisah; Rizky Nanda Pratama
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.930

Abstract

Diketahui, menurut SSGI tahun 2021 prevalensi stunting di Kabupaten Batu Bara sebesar 30,9%, jauh diatas prevalensi stunting rata-rata provinsi Sumatera Utara yang mencapai 25,8%. Desa Bangun Sari merupakan salah satu desa yang terletak Di Kecamatan DatukTanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Jumlah seluruh populasi masyarakat Desa Bangun Sari sebanyak 4.100 jiwa dengan jumlah kartu keluarga sebanyak 1.148. tampak dari kehidupan masyarakatnya yang kini cenderung mengandalkan teknologi, baik untuk kehidupansehari-hari, maupun untuk memudahkan masyarakat dalam bertani, berkebun, beternak, berdagang, dan lain-lain. Kasus stunting pada Desa Bangun Sari masih minim. Namun pencegahan perlu dilakukan di desa tersebut agar terhindar dari dampak yang buruk bagi anak maupun ibu hamil. Salah satau program kerja kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU yaitu penuluhan terkait pencegahan stunting (penting). Adapun dilakukannya program penyuluhan pencegahan stunting (penting) yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat desa Bangun Sari terkait Pentingnya mencegah terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabian dilakukan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan berupa pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini dilakukan olek tim kuliah kerja nyata (KKN) 96 UINSU dan para kader posyandu. KKN 96 juga mendapatkan kesempatan untuk ikut andil dalam kegiatan posyandu dan pemberian makanan tambahan (PMT). Dengan adanya penyuluhan terkait pencegahan stunting (penting) diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada ibu maupun masyarakat desa Bangun Sari terkait pencegahan stunting (penting). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bangun Sari tentang stunting dan pentingnya gizi bagi anak. Melalui penyuluhan, masyarakat diharapkan lebih sadar akan bahaya stunting dan tahu cara pencegahannya, seperti memperhatikan asupan nutrisi anak sejak dini. Kegiatan ini juga bertujuan membekali kader desa dengan keterampilan penyuluhan berkelanjutan, sehingga mereka dapat melanjutkan edukasi mengenai stunting secara mandiri setelah program selesai, mendukung upaya pencegahan stunting secara berkesinambungan di masyarakat.
Analisis Peran dan Struktur Pengorganisasian di IPWL bukit Doa Rumahku Rehabilitasi Arifah Rkt, Azkyatul; Latipah Siahaan, Nur; Situmorang, Irsyad Baihaqi; Hasibuan, Seri Rosidah; Anggraini Siregar, Widya; Suraya, Rani
Cindoku : Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): Februari
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/cindoku.v2i1.296

Abstract

Rehabilitation is an activity that is intended to help everyone who is classified as a drug abuser or addict by providing them with treatment, both medically and socially. The aim of this research is to realize the role and organizational structure so that it has an impact on the community, especially residents at IPWL Bukit Doa Rumahku Rehabilitation. This research method is a type of qualitative research with an empirical approach. The empirical approach is an approach that researches and collects primary data obtained directly from the research object through interviews with respondents and sources related to the research. The results of research based on knowledge, programs implemented, the impact of programs implemented, and existing facilities in rehabilitation organizations, show a positive impact on both the community and residents.
Analysis of Food Intake and Nutritional Status Among Pregnant Women in Rural Areas Nurhayati Nurhayati; Rani Suraya; Romiza Arika; Putra Apriadi Siregar
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 4 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i4.17983

Abstract

Pregnancy is an important period for a mother to fulfil nutritional needs for herself and for the growth and development of the fetus because fetal nutrition depends on maternal nutrition, so the mother's nutritional needs must also be met. Inadequate energy and protein intake in pregnant women can cause Chronic Energy Deficiency (CED). This research aims to determine the food intake of pregnant women in Bagan Serdang Village Deli Serdang District. The sample was determined by purposive sampling, where pregnant women who became respondents were pregnant women with criteria experienced food insecurity, namely 20 people. Data on food intake was obtained using the 24-hour recall method and personal data through interviews with pregnant women. Data were analyzed by nutrisurvey tools to determine the amount of food intake. Chronic Energy Deficiency (CED) data was measured using an upper arm circumference tape. Data analysis was done descriptively to describe the food intake of pregnant women, including energy, carbohydrate, and protein intake. The results showed that 15% of pregnant women experienced Chronic Energy Deficiency (CED), and 60% of pregnant women's energy intake was still lacking. Intake of carbohydrates and protein still falls short of the nutritional requirements for pregnant women, with 55% and 75% falling into the deficient category, respectively. For pregnant women to avoid Chronic Energy Deficiency (CED), the public health center and cadres must increase their understanding of the importance of balanced nutrition during pregnancy. Keyword: Consumption, Food intake, Food, Pregnant women
Influence of Energy Intake and Nutritional Status on Work Productivity Among Construction Workers: A Case Study of the Merdeka Square Revitalization Project, Medan Mila Zahara; Rani Suraya; Nadya Ulfa Tanjung
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 4 No. 02 (2025): Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v4i02.1010

Abstract

Workers involved in revitalization projects are vulnerable to reduced productivity due to physically demanding tasks, time constraints, and challenging environmental conditions such as heat, noise, and long hours. These factors can lead to fatigue, stress, metabolic disorders, and poor nutritional intake, which in turn reduce endurance and focus. This study examines the influence of energy intake and nutritional status on work productivity among workers at the Merdeka Square Revitalization Project in Medan City. A quantitative cross-sectional design was used, involving 77 respondents. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate logistic regression tests. After controlling for confounders, both energy intake and nutritional status significantly affected work productivity (p < 0.05). Although excess energy intake was not statistically significant (Exp(B) = 1.319; 95% CI: 0.375–4.642), it still posed a 1.3 times greater risk of reduced productivity compared to adequate intake. In contrast, insufficient energy intake was significant (p = 0.030; Exp(B) = 5.375), with a 5.4 times greater risk of lower productivity. Nutritional status, both overnutrition (p = 0.009; Exp(B) = 10.039) and undernutrition (p = 0.002; Exp(B) = 14.898), significantly affected productivity. The Nagelkerke R² value of 0.354 indicates that these variables explain 35.4% of the variance in work productivity.
Implementasi Manajemen Diet untuk Pasien Diabetes Mellitus di Lingkungan Rumah Sakit Suraya, Rani; Suwayya , Alya; Daulay , Annisya Dwi Putri BR; Bainun , Muthia Faith Salsabilla; Zein, Nona Adilla Syafitri; Arrazy, Syafran; Pratiwi, Sabila
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i3.1105

Abstract

The issue of food management for Diabetes Mellitus (DM) patients is a critical concern as it involves patient safety, therapeutic effectiveness, cost efficiency, and the quality of hospital services. The main objective of food management is to regulate the patient's blood sugar levels by providing a balanced diet, low in glycemic index, and rich in fiber, protein, and healthy fats. The research method used is qualitative with a descriptive phenomenological approach, aiming to provide a clear and in-depth description of the implementation of food management activities at the Nutrition Installation of RSUD H. Bachtiar Djafar, Medan City. Data collection was conducted using primary data through interviews with informants at the nutrition installation of RSUD H. Bachtiar Djafar, Medan City. The participants in this study were 38 DM patients at RSUD H. Bachtiar Djafar. The instrument used in this study was an observation sheet, which was carried out directly to obtain the results. The implementation of food for Diabetes Mellitus patients at RSUD H. Bachtiar Djafar has been carried out systematically, covering menu planning, procurement, processing, and serving, while paying attention to balanced nutrition, cost efficiency, variety, and cooking skills. The five-day menu cycle showed that nutritional needs were met, although improvements are needed in variety, calorie balance, and kitchen staff competency. Overall, this approach supports patient recovery and improves the quality of hospital services.
Program Pemberian Obat Cacing Pada Anak Sekolah Dasar Di Puskesmas Tanjung Selamat Errisya, Muthia Khanza; Susanti, Nofi; Suraya, Rani
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1886

Abstract

Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan merupakan salah satu upaya strategis yang bertujuan mencegah dan mengendalikan penyakit cacingan. Puskesmas, sebagai unit pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat, berperan dalam pelaksanaan program POPM dikarenakan memiliki akses langsung kepada masyarakat, khususnya anak usia sekolah yang merupakan sasaran utama program ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program POPM Kecacingan pada anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selamat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri dari 1 Kepala Puskesmas, 4 petugas puskesmas, 2 guru, 4 siswa, dan 4 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Wawancara berpedoman pada teori George C. Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan POPM Kecacingan di Puskesmas Tanjung Selamat belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan Permenkes Nomor 15 Tahun 2017. Meskipun cakupan pemberian obat mencapai 93,2%, namun pelaksanaannya belum berjalanan dengan optimal akibat komunikasi yang kurang efektif, kurangnya keterlibatan sumber daya manusia, disposisi petugas yang belum maksimal, serta implementasi SOP yang belum sepenuhnya dijalankan. Pelaksanaan POPM kecacingan di Puskesmas Tanjung Selamat mash mengalami berbagai kendala dan memerlukan evaluasi, seperti perbaikan komunikasi resmi, penambahan petugas, peningkatan motivasi, dan revisi SOP untuk efektivitas program.
Analisis Faktor Risiko Stunting dan Implikasinya pada Program Gizi Rani Suraya; Ayu Sekar Wangi; Rini Alvionita; Sultan Faqih Muhammad Lubis; Yuskaini Hadijah Rambe
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i1.2783

Abstract

The condition known as stunting, which occurs when a toddler's height is significantly below the World Health Organization's (WHO) median growth standard, is a chronic nutritional issue impacted by a number of variables, including economic circumstances, maternal nutrition, infant health, and insufficient food intake. In Indonesia, where 36.4% of people suffer from stunting, national development priorities include measures to alleviate the issue, particularly under the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) for 2015–2019. Basic needs, education, and health are all included in the government's multi-sectoral strategy. Short-term effects of stunting include higher morbidity and growth deficiencies in children; long-term effects include changes in adult height, obesity risk, reproductive health, and productivity. One of Indonesia's Sustainable Development Goals (SDGs) is to cut stunting by 40% by 2025. At the Gunung Tinggi Community Health Centre, which runs initiatives like offering extra food and nutrition education to prevent stunting, a descriptive qualitative study was carried out. The primary initiatives include regular child development monitoring, supporting hygienic living practices, and providing food supplements to needy populations. Despite the encouraging outcomes of these programs, issues such as budget limitations, parental involvement, and population migration still exist. The program's success depends on the efforts of community health workers, or posyandu cadres, who assist families and enable the early identification of nutritional issues. In order to effectively address Indonesia's stunting epidemic, coordinated initiatives in prevention, education, and resource mobilization are necessary.
Food Security Program: Reducing Food Waste and Improving Food Access for Vulnerable Communities in Medan City Fahrica, Fharcha; Muhammad, Aditya; Siregar, Putra Apriadi; Larasati, Siti Suci; Suraya, Rani; Moon, Lisa
Jurnal Abdi Mas Adzkia Vol 5, No 2 (2025): Januari - Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/adzkia.v5i2.17429

Abstract

The Aksata Pangan program aims to reduce food waste by rescuing surplus food from restaurants, hotels, and bakeries that is still safe for consumption, and then distributing it to vulnerable communities in Medan City, such as orphanages and community centers. The program involves collaboration with the private sector and promotes public awareness of the importance of reducing food waste. During implementation, more than 500 kilograms of food were saved and distributed, providing direct benefits to over 10 orphanages and community centers. A social impact evaluation was conducted through observations, interviews, and questionnaires, which showed that the program succeeded in increasing access to food for people in need and raising awareness about more efficient food management. The results of this program indicate that collaboration between the private sector and non-profit organizations has great potential to reduce food waste and improve social welfare. This program is also expected to serve as a model for sustainable, community-based food management in other regions.
Factors Influencing Hypertension Incidence in Bangun Sari Village: A Cross-Sectional Study Sianturi, Anggina Cucu Khetri; Suraya, Rani; Maimunah, Putri; Lubis, Adelia Mazidah; Auzi, Shopiah; Septian, Maulana Randi; Manik, Hubban Fathani
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5681

Abstract

Hypertension is theoretically influenced by several risk factors. The first risk factors are those that cannot be changed such as age, gender, and genetics. Modifiable risk factors include education, knowledge, behavior, and attitude. This study aims to identify factors that contribute to hypertension in Bangun Sari Village, Datuk Tanah Datar Sub-district. This study used a quantitative approach with a cross-sectional analytic design. The study population consisted of all residents of Bangun Sari Village, with a total population of 4,099 people and 1,148 households. The sample was taken using a purposive sampling technique, with the Lameshow formula, resulting in 94 respondents. Data were collected through observation sheets. The results showed a statistically significant relationship between age, knowledge, behavior, attitude, and occupation with the incidence of hypertension (with a p-value of 0.001 for all variables except education). There was a statistically significant association between employment status and the incidence of hypertension (p-value = 0.002). However, no significant association was found between education level and the incidence of hypertension (p-value = 0.501). Therefore, there is a statistically significant relationship between age, knowledge, behavior, attitude, and occupation with the incidence of hypertension, but there is no significant relationship between education level with the incidence of hypertension in Bangun Sari Village.
Co-Authors Abellia Putri Abid Farhan Adinda, Desty Afriani Harahap Agustin, Ira Ahmadi, Dela Andika Ainun Jawahir Alfikri Syahtua Siregar Amanda Husnatul Nazli An'nas Tasya Ramadhani Anggina Cucu Khetri Sianturi Anggita, Dwi Anggraini Siregar, Widya Annisa Nur Ardiani Annisa, Rifa Apriliani, Apriliani Arifah Rkt, Azkyatul Arika, Romiza Ashela Risa Asnawi, Azi Athira Demitri Audiansyah, Wanda Aulia, Dinda Zalfa Aura Naysilla Auzi, Shopiah Ayu Sekar Wangi Azizi, Hilda Aprilia Bainun , Muthia Faith Salsabilla Bertha Nurlina Napitupulu Br Said, Nurhazizah Darmansyah, Rendi Daulay , Annisya Dwi Putri BR Dea Febrina Deli Syaputri Delina Yanti Dessy Nurfiani Dewi, Sentia Dina, Nirwana May Dinda Mutiara Dita Wahyuni Diva Nada Rizki Nuzlan Diwanta, Faradilla Dwi Ulandari Dwika, Amanda Eka Cahyani Eliska, Eliska Elsa Yoreina Purba Errisya, Muthia Khanza Eva Damayanti, Eva Fahmi Ardiansyah Siregar Fahrica, Fharcha Faiza Adinda Fatimah Azzahra Febrina, Dea Fika Ayu Cahaya Hsb Fitria Ulfah Hairul Hairul Hannari, Marysha Ikmaniar Harahap, Ramayani Anwar Harahap, Reni Agustina Harianja, Leoni Safitri Hasibuan, Hilwa Azkiya Hasibuan, Seri Rosidah Herviana Herviana Iman Kurnia Murni Laoli Imelita Rahyuni Ritonga Intan Farashati, Junaisa Iqbal Fathur Rifqy Iqbal, Mhd. Izmi Raditya Putri Jairani, Eka Nenni Jelita Suryani Siregar Khairunisa, Jeny Khairunisa, Jeny Khairunnisa Khairunnisa Larasati, Siti Suci Latipah Siahaan, Nur Lika, Natasya Putri Lubis, Adelia Mazidah Lutfiah Ramadhani M. Iqbal Firdaus Matondang M. Iqbal Haqiqi Zein Maharani, Aulia Mahira, Clarissa Bunga Maimunah, Putri Mami Azzahra Lubis Manik, Hubban Fathani Marcella Permata Sari Marina Valentia Putri Lubis Marito, Lily Putri Megarani, Sheila Melva Rinawati Butar-Butar Mely Febriani Mendriani, Putri Mila Zahara Moon, Lisa Mughni Muizza Muhammad Amru Siddiq Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Riyan Ramadhan Muhammad, Aditya Nababan, Agnes Sry Vera Nahar, Syamsu Naila Salsabilla Lubis Najla Fazila Windra Ninis Lestari Nofi Susanti Novi, Salwa Luthfiyyah Nur Atifah Nur Hanisah Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nuri Khaira Nurkholisah br Ginting Nurul Hidayah Octavia, Rizka Parapat, Ruqayah Salsabila Pratiwi, Sabila Prof. Dr. Ir Albiner Siagian M.Si Putra Apriadi Siregar Putra, Avio Andhra P Putri Suci Ramadiah Rabiatul Chazali Rahma Dilla, Nur Indah Rahmanda, Lily Ramadan, Novrizal Ramadhanu, Suhada Rani Ramadani Refiana, Revail Rezebri, Muhammad Rika Halimah Rini Alvionita Ritonga, Aulia Rahma Rizky Nanda Pratama Rizqi, Puan Maulida Syifa Romiza Arika Sabila, Widya Sakira Nabila Utami Siregar Salamuddin, Salamuddin Salamudin Salamudin Salianto Salianto, Salianto Salsabilla, Fahra Septian, Maulana Randi Sheila Megarani Siahaan, Dyva Patricia Sianturi, Anggina Cucu Khetri Siregar, Indah Risky Siregar, Nadia Hafifah Siregar, Nur hairini Siregar, Prima Yanti Siregar, Putra Apriadi Siti Halijah Situmorang, Irsyad Baihaqi Sopiah, Leli Suci Ramadiah , Putri Sultan Faqih Muhammad Lubis Suryani Siregar, Jelita Suwayya , Alya Syafran Arrazy Syafran Arrazy Syam, Abdi Mubarrak Syamsu Rizal Lubis Tanjung, Nadya Ulfa Tantri, Dinda Agus Tiara Putri Azzahra Tamin Tri Anggraini Tri Dela Puspita Tuty Hertati Purba Uswatul Hasanah, Uswatul Vazira Nurul Assyfa Wahyu Annisyah Wan Yara Yasmin Wanda Lestari Wanda Lestari Wanda Lestari, Wanda Wardani, Alya Warina, Yunita Wasiyem, Wasiyem Widia Lestari Widya Sari Witriani, Eca Yeni Sabariah Nasution Yulita Yulita Yulita, Yulita Yulita, Yulita Yuskaini Hadijah Rambe Zahrani Nabilah Zakwan, M Hadin Zein, Nona Adilla Syafitri Zuhrina Aidha Zulhaida Lubis