p-Index From 2021 - 2026
13.02
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Auladuna Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam JURNAL IQRA´ Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Jurnal Basicedu Journal on Education Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Journal of Humanities and Social Studies PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-MUNZIR Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan Jurnal Mu'allim Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Tsamratul Fikri (TF) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Journal of Digital Learning and Education LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Religio Education (RE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Journal of Education Research Mimbar Agama Budaya Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Iman dan Spiritualitas Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran ZAD Al-Mufassirin Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Basicedu Analisa: Journal of Social Science and Religion Jurnal Pendidikan Terapan at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Civilization Research: Journal of Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) Jurnal Pendidikan Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES) Action Research Journal Eduprof Halaqa: Journal of Islamic Education Hadara : Journal of Da'wah and Islamic Civilization EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Abmas Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Internalisasi nilai harapan: Strategi integratif guru PAI dalam mengembangkan kultur sekolah berbasis karakter di Sekolah Dasar Negeri Tjian, Melinda Khaila Nurfadilla; Supriadi, Udin; Komariah, Kokom Siti
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i2.22864

Abstract

Character education in elementary schools often remains mere administrative jargon due to the gap between ideal school visions and actual classroom practices. This study aims to explore the internalization strategy of the "HARAPAN" school vision into Islamic Religious Education (PAI) learning to bridge this gap. Employing a qualitative case study design at a public elementary school in Bandung, this study collected data through in-depth interviews and participant observation, validated through source triangulation, and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model (data condensation, data display, and verification). The results demonstrate that value internalization was successfully achieved through a "Hybrid Approach" synergizing school rituals with creative teaching methods. While "Harmonious" and "Religious" values were deeply embedded through social engineering, this study reveals a critical failure in internalizing the "Amanah" (responsibility) value. A "moral knowing-doing gap" was observed, where students understood obligations but failed to execute them without supervision. This study concludes that macro-level school culture does not automatically shape micro-level independence without measurable behavioral conditioning. Abstrak Pendidikan karakter di sekolah dasar sering kali terjebak pada jargon administratif akibat kesenjangan antara visi ideal sekolah dan praktik nyata di kelas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi internalisasi visi sekolah "HARAPAN" (Harmonis, Aktif, Religius, Amanah, Peduli, Aman, Nyaman) ke dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) guna menjembatani kesenjangan tersebut. Menggunakan desain studi kasus kualitatif di sebuah SDN di Bandung, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, divalidasi melalui triangulasi sumber, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berhasil dicapai melalui "Pendekatan Hibrida" yang menyinergikan ritual sekolah dengan metode kreatif guru. Nilai "Harmonis" dan "Religius" tertanam kuat melalui rekayasa sosial, namun ditemukan kegagalan kritis pada internalisasi nilai "Amanah" (tanggung jawab). Terjadi fenomena moral knowing-doing gap, di mana siswa memahami kewajiban namun gagal melaksanakannya tanpa pengawasan. Studi ini menyimpulkan bahwa budaya sekolah makro tidak serta-merta membentuk karakter mandiri tanpa adanya pengkondisian perilaku yang terukur.
Percepatan ketrampilan membaca Al-Qur’an di sekolah melalui metode Bil Hikmah Udin Supriadi; Munawar Rahmat
Jurnal Abmas Vol. 2 No. 1 (2002): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v2i1.57

Abstract

Banyaknya siswa yang buta huruf Al-Qur'an, tidak adanya metode cepat membaca Al-Qur'an, dan tidak adanya model manajemen pemberantasan buta huruf Al-Qur'an, merupakan masalah akut sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Belakangan terdapat metode Bil-Hikmah, suatu metode cepat membaca Al-Qur'an bagi segala umur. Metode Bil-Hikmah mengambil keunggulan dua metode induknya. Dari Baghdadiyyah diambil keunggulan "struktur huruf dan bacaan", dan dari Shautiyyah diambil keunggulan "bacaan langsung tanpa mengeja". Dengan menggunakan prinsip pedagogis, psikologi belajar, dan manajemen model Kutab, hasilnya terbukti sangat efektif dan efisien. Dalam waktu yang relatif singkat, para siswa terbukti cepat pintar membaca Al-Qur'an.
Comparative Study of Religious Understandings of Persatuan Umat Islam (PUI) and Al-Irsyad Al-Islamiyyah (Review of Similarities and Differences in Building Ukhuwah Islamiyah) Tatang Hidayat; Udin Supriadi
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol. 5 No. 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v5i2.2092

Abstract

The phenomenon of the diversity of religious understandings of Islamic mass organizations in Indonesia promotes a variety of attitudes in the midst of society.  The purpose of this study was to analyze the results of a comparative study of religious understanding of Persatuan Umat Islam (PUI) and Al-Irsyad al-Islamiyyah reviewing the similarities and differences in building ukhuwah Islamiyah. This study employed a qualitative approach and a descriptive method.  In relation to the data collection techniques, this study employed several techniques such as interviews, observation, and documentation study. Furthermore, the collected data were analyzed using a descriptive analysis.  Based on the results of the study, it is obvious that the historical background of the establishment of PUI and Al-Irsyad was definitely different with each other. PUI was established as a result of blending the two different Islamic organizations. On the other hand, al-Irsyad was established as the continuation of the former organization called Jamiatul Khair. With respect to the faith understandings, both PUI and al-Irsyad adopted the same understanding, Aqidah ahlus Sunnah wal Jama'ah.  In the realm of worship practices, PUI adopted the understanding of the Shafi'i schools of thought, while Al-Irsyad al-Islamiyyah referred directly to the Qur'an and the Sunnah through the understanding of their scholars. In addition, in understanding Tasawwuf, PUI provided flexibility to each individual in regard to the tarekat involvement, while Al-Irsyad al-Islamiyyah in principle did not adopt the concept of Tasawwuf.  Al-Salam, Ishlah al-Samaniyah, santri asromo, santri lucu and intisab were considered as a series of unique concepts adopted by PUI.  On the other hand, the initial basic principle of the Al-Irsyad Al-Islamiyyah movement was to realize equality in the lives of fellow Muslims based on the understandings as postulated within the Quran and the Sunnah, and to remove the innovation practices (bid'ah) in terms of the faith as stated in the mabadi of Al-Irsyad.  In terms of the charitable efforts, these two organizations put more concern primarily on the realms of religion, education, economy, and social. Therefore, as the implication of this issue, the society will behave wisely in regard to the differences in Islamic understandings of Islamic mass organizations in the midst of society.Fenomena beragamnya paham keagamaan organisasi massa Islam yang ada di Indonesia menimbulkan beragam sikap di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hasil studi komparasi pemahaman keagamaan Persatuan Umat Islam dan Al-Irsyad al-Islamiyyah tinjauan persamaan dan perbedaan dalam membangun ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengambilan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi.  Data-data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan sejarah berdirinya PUI dan Al-Irsyad. PUI terlahir dari gabungan 2 ormas Islam yang berbeda, adapun Al-Irsyad terlahir dari ormas Jamiatul Khair. Dalam pemahaman ‘aqidah, PUI dan Al-Irsyad sama-sama menganut paham ‘aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Dalam pengamalan ibadah, PUI mengadopsi pemahaman madzhab Syafi’i rahimahullah, adapun Al-Irsyad al-Islamiyyah merujuk langsung kepada al-Qur’an dan Sunnah melalui pemahaman ulama mereka. Dalam pemahaman Tasawuf, PUI memberikan keleluasaan kepada pribadi masing-masing untuk mengikuti tarekat manapun, adapun Al-Irsyad al-Islamiyyah secara pemahaman tidak mengadopsi konsep tasawuf. PUI memiliki prinsip khas yakni konsep al-Salam, Ishlah al-Samaniyah, santri asromo, santri lucu dan intisab. Adapun prinsip pokok awal gerakan Al-Irsyad al-Islamiyyah yakni mewujudkan kesetaraan dalam kehidupan sesama muslim berdasar pemahaman yang bersumber dari al-Quran dan sunnah, menumpas praktik bid’ah dalam hal akidah sebagaimana yang tercantum dalam mabadi Al-Irsyad al-Islamiyyah.  Dari segi amal usaha kedua ormas ini memiliki kesamaan dalam bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial. Implikasinya dalam menyikapi perbedaan paham keagamaan ormas Islam di tengah-tengah masyarakat akan semakin bijaksana.
HAKIKAT MANUSIA DALAM AL-QUR`AN DAN PANCASILA: IMPLIKASI TERHADAP PENDEKATAN HOLISTIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Muhammad Hizba Aulia; Udin Supriadi; Nurti Budiyanti
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2024): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v13i2.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hakikat manusia melalui lensa Al-Qur'an dan Pancasila serta menganalisis dampaknya terhadap pendidikan Islam secara holistik. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan analisis konten, mengumpulkan data dari teks Al-Qur'an, dokumen resmi Pancasila, dan literatur akademik yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Pancasila memberikan kontribusi signifikan terhadap pendekatan pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak, karakter, dan tanggung jawab sosial. Al-Qur'an mendeskripsikan hakikat manusia dalam dimensi fisik, spiritual, moral, dan intelektual, sedangkan Pancasila menekankan nilai-nilai kemanusiaan seperti religiositas, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis untuk mengembangkan pendidikan Islam yang lebih efektif dan relevan dalam menghadapi tantangan kontemporer
Analisis Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PAI dengan Metode Ceramah di SD Kelas Tinggi Ega Nasrudin; Udin Supriadi; Mokh. Iman Firmansyah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i22023p152-161

Abstract

Motivasi belajar adalah aspek penting dalam pendidikan. Penelitian ini berfokus pada analisis motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan metode ceramah di kelas tinggi SD Laboratorium Percontohan UPI. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan sampel dari kelas 4B dan 4C. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Aspek perhatian, kepercayaan diri, kepuasan, dan relevansi digunakan untuk membangun instrumen motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ceramah dalam pembelajaran PAI efektif menjaga motivasi siswa. Aspek perhatian, kepercayaan diri, kepuasan, dan hubungan mencapai persentase masing-masing sebesar 78,37persen; 73,69 persen; 79,72 persen; 81,83 persen. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa melalui penerapan metode ceramah. Namun, guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kondusif, dan menarik. Dalam hal ini, guru perlu meningkatkan kemampuan bertutur kata yang baik dan meningkatkan kreativitasnya. Selain itu, guru juga sebaiknya lebih sering memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU TERHADAP GAME BASED LEARNING NON-DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAHDENGAN KEBIJAKAN RESTRIKSI GAWAI: PERSPEKTIF MODEL ARCS Safira Puspa Nugraha; Udin Supriadi; Achmad Faqihuddin
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi ideal pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menuntut partisipasi aktif siswa, namun temuan empiris menunjukkan adanya penurunan drastis tingkat konsentrasi akibat keletihan fisik dan mental pada penjadwalan jam rawan (siang hari). Di sisi lain, upaya inovasi pedagogis pendidik melalui Game-Based Learning (GBL) digital terhambat oleh regulasi sekolah yang membatasi penggunaan gawai oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kondisi aktual penggunaan media PAI terhadap tingkat fokus siswa, (2) mengidentifikasi kendala regulasi gawai, dan (3) menganalisis tingkat kebutuhan perancangan media permainan non-digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui inkuiri wawancara mendalam terhadap Guru PAI di salah satu SMAN di Kota Bandung, dan dianalisis menggunakan kerangka ARCS Model of Motivational Design. Hasil penelitian menunjukkan adanya tingkat kebutuhan yang tinggi dari pendidik terhadap pengembangan media GBL non-digital. Fenomena ini dilatarbelakangi oleh inefisiensi metode stimulasi konvensional di jam siang, diferensiasi krisis kepercayaan diri siswa terutama diantara materi Sejarah Islam dan Tajwid/Al-Qur’an, serta kebutuhan efisiensi stamina mengajar pendidik. Penelitian ini merekomendasikan tindak lanjut berupa perancangan purwarupa permainan edukatif fisik yang praktis, mengakomodasi mekanika kegagalan berisiko rendah, dan mengintegrasikan penanaman nilai adab Islami secara organik ke dalam aturan permainannya
Sinergitas Kemampuan Pedagogik Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Sikap Sosial-Spiritual Peserta Didik pada Pendidikan Agama Islam Utami Qonita Rahmi; Salma Rahmasari Alfalah; Udin Supriadi; Hanifatun Jamil; Zetri Setiawan
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i1.14958

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia memegang peranan penting dalam membentuk sikap sosial-spiritual peserta didik. Namun, pengembangan nilai-nilai ini sering terhambat oleh ketidakseimbangan kemampuan pedagogik antara guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergitas kemampuan pedagogik guru dan orang tua serta dampaknya terhadap sikap sosial-spiritual peserta didik. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait sinergi antara guru dan orang tua dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara guru dan orang tua dapat meningkatkan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari anak, berkontribusi pada pengembangan karakter dan moralitas mereka. Dengan implementasi program sinergi yang melibatkan komunikasi timbal balik dan partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah, serta integrasi nilai-nilai budaya yang dominan, sinergi ini terbukti dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama. Temuan ini menegaskan bahwa sinergitas kemampuan pedagogik guru dan orang tua adalah kunci untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan agama, tetapi juga memiliki sikap sosial-spiritual yang positif, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur pendidikan Islam dan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan mutu pendidikan agama di Indonesia.
Students' and Teachers' Perceptions of Moral-Spiritual Values in Ta'lim Muta'allim: A Qualitative Study in Pesantren and Non-Pesantren Schools Zilva Raihan Nazir Ali Alfathimy; Udin Supriadi; Syahidin Syahidin; Cucu Surahman
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 3 July (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i3.1327

Abstract

Purpose This study aims to examine the moral-spiritual values embedded in the book Ta'lim Muta'allim and their relevance in addressing the crisis of students' courtesy towards teachers in the contemporary era. Methods This research employs a qualitative approach. The primary data source is the book Ta'lim Muta'allim, analyzed through the perspective of moral and spiritual education. Secondary data were acquired through in-depth interviews with high school teachers and students to explore their perceptions regarding students' moral-spiritual attitudes toward teachers. Findings The results indicate that students possess a highly positive perception of the moral-spiritual values derived from the book Ta’lim Muta’allim. Similarly, teachers also demonstrated a high perception regarding these values. Research Implications Integrating the teachings of Ta'lim Muta'allim into the modern educational system, specifically within moral-spiritual education, can serve as a viable solution to overcome the moral crisis among students. This study recommends implementing the moral-spiritual values from Ta'lim Muta'allim as an integral component of the character-based education curriculum in schools to strengthen students' moral and spiritual attitudes towards their teachers. Originality The decline in students' respect and courtesy towards teachers in the modern era has emerged as a serious issue within the educational sphere. Cultural shifts driven by digital technological advancements have displaced moral-spiritual values, particularly concerning student-teacher interactions. The book Ta'lim Muta'allim by Sheikh Az-Zarnuji offers a relevant solution through its moral and spiritual teachings on the pursuit of knowledge.
Religious Character Resilience: Dissecting the Roots of Students' Noble Character through Tri-Center of Education Habituation Adinda Hasna Sheleisya; Udin Supriadi; Agus Fakhruddin
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2026): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v12i2.2507

Abstract

The cultivation of noble character is often solely attributed to formal educational institutions, whereas student character resilience is fundamentally rooted in the consistency of habituation beyond the school environment. This study aims to analyze the origins of noble character formation through the lens of the Tri-Center of Education, focusing on the integration of family and community environments. Employing a descriptive qualitative method, research subjects at SMKN 1 Bandung were selected using a purposive sampling technique with multi-source validation involving Islamic Education (PAI) teachers, Guidance and Counseling (BK) teachers, student affairs coordinators, and leaders of student organizations. Data were collected through recommendation instruments based on the Pancasila Student Profile indicators and screening questionnaires to capture the balance of student behavior, which were analyzed qualitatively as non-test instruments for initial subject selection without statistical testing. The scientific findings indicate that the religious character resilience of students with noble character at school is sustained by the synergy of specific external factors: morning discipline and role modeling by teachers at school, coupled with maternal trust and dialogic parenting at home. The findings also highlight the consistency of religious habituation and responsiveness to guidance within the family environment, as well as active involvement in socio-religious contributions within the community. The study concludes that character development is the manifestation of behavioral consistency, where moral actions in the domestic sphere align with public actions at school, remaining stable even when free from external surveillance. This research implies the importance of standardizing character criteria that are integrated across school, home, and social environments.
ANALISIS KONTEN DALAM GALERI RASULULLAH di MASJID AL- JABBAR SEBAGAI MATERI AJAR SEJARAH DALAM MATA PELAJARAN PAI Muhammad Wahyu Daffa Dien; Udin Supriadi; Mohamad Rindu Fajar Islamy
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8026

Abstract

This research aims to analyze the content contained in the Rasulullah Gallery at the Al-Jabbar Mosque, one of the well-known mosques in West Java, especially in Gedebage District, Bandung City. This research also examines the relevance of gallery content as history teaching material in Islamic Religious Education (PAI) subjects. Using a qualitative approach and descriptive analysis, the main data was obtained through direct observation at the Rasulullah Gallery, interviews with gallery managers, visitors and education experts. This research is also supported by secondary data in the form of gallery catalog documents, literature on the history of the Prophet, as well as literature reviews from books, journals and articles related to history teaching methods in PAI subjects. The collected data was analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the Rasulullah Gallery presents educational content that is relevant to PAI's Basic Competency and Competency Standards (SKKD). Apart from that, this gallery has the potential to become an interactive history learning medium that can increase students' understanding of the history of the Prophet. This research recommends integrating the Rasulullah Gallery into PAI learning to enrich students' learning experiences. Thus, the Rasulullah Gallery can function as an effective learning resource in supporting the learning of Islamic history. ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konten yang terdapat pada Galeri Rasulullah di Masjid Al-Jabbar, sebuah masjid yang cukup dikenal luas di Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Penelitian ini juga menilai relevansi konten galeri tersebut sebagai materi ajar sejarah dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, data utama diperoleh melalui observasi langsung di Galeri Rasulullah, wawancara dengan Tim kreatif Pt.Sembilan Matahari,  murid dan ahli pendidikan. Penelitian ini juga didukung oleh data sekunder berupa dokumen katalog galeri, literatur tentang sejarah Rasulullah, serta kajian pustaka dari buku, jurnal, dan artikel terkait metode pengajaran sejarah dalam PAI. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galeri Rasulullah menyajikan konten edukatif yang relevan dengan Capaian Pembelajaran. Selain itu, galeri ini memiliki potensi sebagai media pembelajaran sejarah interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah Rasulullah. Penelitian ini merekomendasikan integrasi Galeri Rasulullah ke dalam pembelajaran PAI untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Dengan demikian, Galeri Rasulullah dapat berfungsi sebagai sumber belajar yang efektif dalam mendukung pembelajaran sejarah Islam  
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah, Abas Abbas, Hafizh Muzhaffar Abdul Mun'im Amaly Abid Nurhuda Abu Warasy Batula Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Achmad Ghiyats Setiawan Achmad Hufad Adinda Hasna Sheleisya Adrian, Syntia Afrina Rambe, Anggi Agus Fakhruddin ahmad rasyid, ahmad Ahmad Syamsu Rizal Ahmad Syamsu Rizal Ahmad Syamsu Rizal, Ahmad Syamsu Aisy, Salwa Rihadatul Alfalah, Salma Rahmasari Ali Anhar Syi'bul Huda Amanda, Restu Rizki Annisa Ningtias Cevie Putri Anugrah, Eri Ariasti, Widya Arvin Efriani Arvin Efriani Asraf Kurnia Asrianti, Putri Utami Aulia Nurul Insani Aulia Nurul Insani Aulya, Ghina Khoirunnisa Aulya, Ghina Khoirunnisa Azizah Azizah Dzikrina, Azizah Bahrudin Basrawy, Joyce Bulan Batula, Abu Warasy Bella Moriska, Bella Bildan Muhammad Sya'ban Bujang, Bujang Cucu Surahman Dien, Muhammad Wahyu Daffa Edi Suresman Ega Nasrudin Eka Dudy Meinura Ermis Suryana Ermis Suryana Fadhilah Sukmawati Tanjung Fahmi Fazar Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fajriyanur, Ikbal Fazar, Fahmi Fikri, Miftahul Ganjar Eka Subakti Haikal, Muhammad Fajrin Hakim, Faisol Hanifatun Jamil Helmy, Helmy Abdullah Heri Effendi Heriansah, Heriansah Husniah, Lu'Lu' Hyangsewu, Pandu I Gusti Wayan Murjana Yasa Ibrohim, Muhammad Maulana Malik Iffah, Izzatul Ika Parlina, Ika Ildira Az Zahra Ilyasa, Faisal Fauzan Iqbal Syahrijar Irfan Rizkiana Raja Nugraha Irfandi Islamy, Mohamad Rindu Fajar Islamy, Muhammad Ruqy Faishal Jamil, Hanifatun Julia, J Junaidi Marbun Kardiyah, Kardiyah Kardiyah, Kardiyah Khoirunnisa, Hawa Khosihan, Aan Komariah, Kokom Siti Langputeh, Sukree Lukman Affandi M. Ihsan Abdul Ghani Maknun, Lulu Maknun, Lulu Marwa, Najla Kamilia Maswar, Rezi Mawadda, Mita Miftahul Fikri Miptah Parid Mohamad Rindu Fajar Islamy Mohd Zohdi Bin Said Mokh. Iman Firmansyah Muchamad Rifki Muflih, Abdillah Muhamad Imam Pamungkas Muhamad Parhan Muhammad Hizba Aulia Muhammad Hizba Aulia Muhammad Maulana Malik Ibrohim Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja Muhammad Rivai Muhammad Wahyu Daffa Dien Muhammad Yusuf Ihsan Muhammad Zulfikar Muhammadun Muhammadun Mulyana Abdullah Munawar Rahmat Muslim Muslim Nabila Putri Sholahudin Nan Rahminawati Nasrudin, Ega Nofitayanti Nofitayanti Nofitayanti, Nofitayanti Nur Fadhillah Mukarrami Nur Muhammad Lathif Nur Rohmatul Azka Nuri Sri Handayani Nurti Budiyanti Nurti Budiyanti oʻgʻli, Sodiqov Ulugʻbek Gʻulomjon Pratiwi, Puji Oktavia Pratiwi, Puji Oktavia Putri, Fauzah Kartika Putri, Fauzah Kartika Rachmadilla Indah Maulidina Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Roslan Abdur Rahmi, Utami Qonita Rama Wijaya Abdul Rojak Rambe, Anggi Afrina Ramdani, Febriant Musyaqori Ramdani, Febriant Musyaqori Regita Ayu Dwietama Risa Haelani, Risa Risris Hari Nugraha Ritonga, Mhd. Aksaril Huda Rodey Hamza Bin Hamzah Saepul Anwar Safira Puspa Nugraha Salma Rahmasari Alfalah Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Setiawan, Achmad Ghiyats Setiawan, Zetri Shopiani, Bunga Suci Siti Aisyah Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Solihin, Arip Sukree Langputeh Sulastri Sulastri Supriyadi, Tedi Syafarina, Syafarina Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syaripudin, Ahmad Syntia Adrian Tantowi, Yusuf Ali Tatang Hidayat Tatang Hidayat Thahariyah Thahariyah Tjian, Melinda Khaila Nurfadilla Toto Suryana, Toto Usup Romli Utami Qonita Rahmi Wati, Desi Erna Wawan Hermawan Wilodati Yuli Wahyuliani, Yuli Zaakiyah, Eneng Dewi Zaakiyah, Eneng Dewi Zahara, Mila Nabila Zahara, Mila Nabila Zahwa, Randira Naja Zakaria Zakaria Zetri Setiawan Zilva Raihan Nazir Ali Alfathimy