p-Index From 2021 - 2026
11.669
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUTAN LESTARI SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Supply Chain Management Journal on Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Mantik Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Enrichment : Journal of Management RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Minfo Polgan (JMP) Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora The Eastasouth Management and Business Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business West Science Journal Economic and Entrepreneurship Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science West Science Interdisciplinary Studies International Journal of Management Research and Economics Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research West Science Interdisciplinary Studies Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam The Eastasouth Journal of Information System and Computer Science GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of International Multidisciplinary Research Management Studies and Business Journal Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Precise: Journal of Economic Compile: Journal of Society Service Holistik Analisis Nexus Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
Claim Missing Document
Check
Articles

GAYA KEPEMIMPINAN KYAI DI PESANTREN AS’ADIYAH FOKUS PADA ERA KH. M. YUNUS MARTAN Faza Wasfiyah; Firanti Mandasari; Magfira Nurul Intan; Ilham Hunaifi; Ahmad Muktamar
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 7 (2024): Juli 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/nexus771

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan selama masa kepemimpinannya di Pesantren As'adiyah. Dengan fokus pada era ini, artikel menyoroti karakteristik, gaya kepemimpinan, dan metode kepemimpinan KH. M. Yunus Martan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pesantren. Penelitian ini mencakup analisis terhadap gaya karismatik dan strategi yang digunakan, termasuk bagaimana KH. M. Yunus Martan membangun hubungan dengan santri, staf, dan komunitas pesantren. Kajian ini menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan cara membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku teks, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan situs web terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan di Pesantren As'adiyah berhasil membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek pesantren. Inovasi-inovasi yang diperkenalkan telah meningkatkan kualitas manajemen pesantren, membangun infrastruktur, dan memperkuat budaya pesantren. Analisis literatur yang mendalam mengungkap bahwa gaya kepemimpinan KH. M. Yunus Martan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai tradisional dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Strategi Digital Leadership untuk Mendorong Innovation Work Behaviour di Lembaga Keuangan Koperasi Simpan Pinjam Reni Reni; Renaldi; Amri; Akhmad Dahlan; Ahmad Muktamar
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 3 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i3.1386

Abstract

This study aims to identify digital leadership strategies that are effective in improving employees' work innovation behavior at Sinar Murni Banten Savings and Loan Cooperative. Using a quantitative approach with survey techniques, data was collected from 100 cooperative employees who have at least one year of work experience and are involved in the use of digital technology in their daily work. The results showed that digital leadership has a significant influence on employees' creativity, proactivity, and ability to implement new ideas. Regression analysis revealed that digital leadership strategies contributed 37% to the variability of employees' innovative work behavior. Leaders who integrate digital technology in their managerial strategies can encourage employees to be more creative and proactive in completing their tasks. In conclusion, an effective digital leadership strategy can improve operational efficiency and create added value for cooperatives through the development of employee work innovation behavior. This research suggests that cooperatives should continue to develop technological infrastructure, initiatives to face challenges and capitalize on opportunities in the digital era
MERDEKA BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Alias; Ambo Tuo; Ahmad Muktamar
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 3 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/ezzph564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Merdeka Belajar dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan metode studi pustaka. Di mana penulis mengkajinya dengan menelusuri dan mencari bahan serta mengumpulkan informasi yang yang bersumber dari buku, jurnal, tulisan dan laporan peneltian sebelumnya yang menjelaskan pelaksanaan merdeka belajar. Referensi utama dalam penelitian ini ialah : Rangkaian kebijakan Pendidikan terbaru Kemendimbud RI, tentang Kurikulum Merdeka. Selain itu, peneltian ini juga memanfaatkan sumber data berupa peraturan perundang-undangan negara dan sumber-sumber lain yang relevan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa gagasan merdeka belajar oleh Kemendikbud adalah bentuk reformasi di bidang pendidikan, yang arahnya untuk memberikan kebebasan bagi siswa, guru dan satuan pendidikan dalam berinovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Sebagai mata pelajaran, Pendidikan Agama Islam dapat diimplementasikan dan sejalan dengan merdeka belajar, yang memberikan ruang serta keleluasaan pada peserta didik agar dapat berkeksplorasi sesuai dengan bakat dan minatnya. Karena itu diperlukan pembentukan peserta didik yang produktif, kreatif dan inovatif serta mempunyai keterampilan yang menunjang terhadap bidang yang diminati. Meskipun demikian kebebasan dalam arti harus konsisten menjaga agar tidak melanggar etika, norma serta nilai-nilai yang telah ditentukan oleh ajaran Islam.
TRANSFORMASI KURIKULUM: EKSPLORASI STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA KURIKULUM MERDEKA DI SETIAP PASE Ahmad Muktamar; Alfina Damayanti; Husnul Khatimah; Asmawati Tahang
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 3 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/cj6q9v58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam struktur Kurikulum Merdeka dalam perspektif Pendidikan Agama Islam pada setiap fase. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan analisis yang mendalam terhadap konsep-konsep yang terlibat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan fokus pada berbagai jenis literatur seperti buku, catatan, artikel jurnal nasional dan internasional, dan laporan penelitian sebelumnya yang relevan. Sumber utama informasi dalam penelitian ini adalah kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Kurikulum Merdeka pada setiap fase memberikan kesempatan bagi pendidik untuk mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan dan pencapaian para peserta didik. Struktur tersebut didasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu berbasis kompetensi, fleksibilitas dalam pembelajaran, dan penguatan karakter Pancasila. Secara khusus, struktur Kurikulum Merdeka untuk pendidikan agama Islam mencakup beberapa komponen esensial, seperti pembelajaran ajaran Islam, pemahaman nilai-nilai Islam, pengembangan keterampilan praktis, integrasi dengan konteks lokal, serta metode penilaian dan evaluasi yang relevan.
LEADERSHIP STYLES AND WORK ENGAGEMENT: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON EFFECTIVE LEADERSHIP PRACTICES Muktamar, Ahmad; Nurnaningsih, Nurnaningsih A
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 1 No. 11 (2024): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/egz2z305

Abstract

This research investigates the relationship between leadership styles and employee work engagement, with the aim of identifying the most effective leadership styles in increasing work engagement. Using approach Systematic Literature Review (SLR), this research analyzes various studies related to transformational, transactional, autocratic and participative leadership styles. The research results show that transformational and participative leadership styles significantly increase employee work engagement, while autocratic and transactional styles tend to reduce engagement. The implications of this research provide practical recommendations for organizations to adopt a leadership style that supports employee empowerment and intrinsic motivation.
Challenges to the implementation of assessment in the Merdeka Curriculum Ahmad Muktamar
Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/92kmbj90

Abstract

Assessment plays a central role in supporting the implementation of Merdeka Curriculum by bringing significant changes in the educational paradigm. The role of assessment in achieving learner competencies is no longer limited to measuring academic results, but also becomes a dynamic instrument for understanding students' skills, character, and creativity. Efforts to overcome challenges involve strategies such as increasing resources, comprehensive involvement of stakeholders, and education related to the Merdeka Curriculum. Innovation in assessment is a crucial solution in overcoming these challenges. The use of technology in developing assessment tools provides a new dimension in designing responsive, varied, and adaptive instruments. Best practices in designing assessments based on the Merdeka Curriculum include formative assessment, project-based approaches, and holistic assessment of student skills and character. Diversification of assessment types, including student involvement in peer assessment, provides an opportunity to create an inclusive and student-centered learning environment. Thus, the main conclusion of this discussion is that effective and innovative assessments can be a key driver of the successful implementation of Merdeka Curriculum. In navigating changes and challenges, assessment becomes a tool that guides and shapes education towards more adaptive and relevant goals. Through constant attention to innovation in assessment, the Merdeka Curriculum has the potential to create a generation that is not only academically intelligent, but also creative, independent and ready to face the demands of the future.  
Pelatihan Kepemimpinan Bagi Siswa Madrasah Aliyah As’ adiyah Kampiri Desa Pallawarukka Kec. Pammana Kab. Wajo Ahmad Muktamar; Muzakkir; Kori Hartono
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/c141jf82

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada siswa Madrasah Aliyah As'adiyah Kampiri dalam mengembangkan kemampuannya sebagai calon pemimpin, pengurus, dan anggota masyarakat. Pelatihan ini difasilitasi oleh para narasumber yang mendorong para siswa yang menduduki jabatan administratif dan anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk berpartisipasi aktif dan mengembangkan keterampilannya melalui pelatihan dan pendampingan. Sesuai dengan rencana yang diusulkan, sesi pelatihan ini memungkinkan peserta untuk terlibat penuh dengan topik yang disampaikan oleh masing-masing fasilitator. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kepuasan yang besar terhadap program pelatihan. Para peserta dilibatkan dalam studi tentang prinsip-prinsip dasar kepemimpinan, taktik komunikasi, keterampilan pemecahan masalah para pemimpin, dan strategi kepemimpinan kolaboratif. Dalam program ini, peserta akan diajarkan prinsip dasar administrasi dan manajemen, serta keterampilan berbicara di depan umum.
Problems of Implementing the Independent Learning Curriculum in the Digital Era Satriani, Satriani; Amiruddin, Amiruddin; Sakinah, Andi; Muktamar, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.934

Abstract

The use of technology and new approaches to learning is essential to facing the current digital era. This study aims to explore the challenges and opportunities of implementing this approach at the As'Adiyah Sengkang Islamic Institute, with a focus on the impact of digital transformation. This research used mixed methods, including surveys, interviews, focus groups, and document analysis. Data was collected from students, lecturers, and administrative staff to gain comprehensive insight into the challenges faced during the transition to independent learning in a digital environment. The research results identified a number of crucial challenges, namely limited technological infrastructure, lecturers' readiness to use technology, student motivation and independence, evaluation and assessment, and a lack of social interaction and collaboration. The discussion emphasized the importance of addressing these challenges through targeted strategies, including improving technological infrastructure, training and development of lecturers, promoting student motivation, more contextual assessment, facilitating social interaction and collaboration, and continuous evaluation and improvement. This is the key to the successful implementation of the Independent Learning Curriculum in the digital era at the As'Adiyah Sengkang Islamic Institute. This research provides valuable insight into the complexity of educational transformation in the digital era and provides guidance for higher education institutions facing similar transitions.
Implementation of Differentiated Learning in Indonesian Language Courses: Realizing Freedom of Learning Fatmawati, Fatmawati; Hardiyanti, Hardiyanti; Muktamar, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.935

Abstract

The low level of fulfillment of learning needs is an obstacle for students; besides that, the use of a curriculum that is still based on a rote system and the lack of diverse values result in students being passive in the teaching and learning process. As students have a variety of characteristics that must be met, one way of learning diversity is Indonesian. This research aims to see the results of differentiated learning in the implementation of the independent curriculum in Indonesian language subjects held in class IX-A at MAS As'adiyah Putri Sengkang as the subject of research. Then the approach taken is qualitative with a descriptive analysis method, which is carried out in two parts, namely activity analysis and other files. The results obtained show that differentiated learning is suitable for practice in the classroom environment at school as part of the learning requirements in Indonesian language lessons. So the hope is that students can develop their learning activities optimally. This can be seen in the evaluation section, which shows the diversity that exists within each student.
Islamic Religious Education Curriculum Development Model Hasriadi, Hasriadi; Siswanto, Siswanto; Muktamar, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 4 (2023): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v2i4.936

Abstract

The field of education is ever-evolving and always changing in the direction of perfection, both in terms of future readiness and adaptability to the environment and time in which it exists. In essence, the curriculum serves as a roadmap for carrying out the educational process in both schools and even colleges. There is no denying that curriculum implementation in the millennial era requires curriculum to change to meet the demands of the times. Islam itself strongly encourages movements for constructive development and change, believing that these are the keys to advancement and improvement. This problem served as the foundation for the formation of the research problem, which is the idea and framework for creating an Islamic religious education curriculum. Reference-based research—that is, observation centered on books, journals, or other publications—is the methodology employed. The study's findings demonstrate the curriculum's function in a number of areas that are important to educational activities, such as a) the school in question; b) schools or madrasas above it; and c) the community, which uses graduates. An eclectic method, or selecting the best of the four techniques listed below, can be used to build an Islamic religious education curriculum that fits its unique features. These methods include the following: a) subject-based methods; b) humanistic methods; c) technology methods; and d) social reconstruction methods. In the meantime, the Islamic education curriculum development model provides two alternatives for madrasas, including a competency-based and life skills-based curriculum development model and an Islamic Religious Universities competency-based curriculum development model.
Co-Authors A, Nurnaningsih A. Baso Umar AA Sudharmawan, AA Abas , Sofyan Abdul Jalil Abdul Kadir Sumardi Abjan, Wirawati Achmad Choerudin Adelia Putri Pratiwi Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Rafiq Sahibuddin Akbar Nuur Purnama Darma Wahana Akbar, Khoironi Fanana Akhmad Dahlan Akhmad Ramli Alda Faradila Aldi Setiawan Alfa Santoso Budiwidjojo Putra Alfan Bachtiar Alfina Damayanti Aliana Alias Ambar Kusuma Astuti Ambar Kusuma Astuti Ambo Tuo Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amirulla Amri Amri Amri Andi Bakti Andi Bakti Andi Sermayana Andi Yuniarti Anita Ninasari Annisa Marcellah Annisa Marcellah Anwari, M Sofwan Ardan Saputra Ardi Ardianto Aria Elshifa Aria Elshifa Arief Yanto Rukmana Arisman Sabir Ariswanto Ariswanto Ariswanto Ariswanto, Ariswanto Asmawati Tahang Astriana Baiti Sinaga Bambang Irawan Bashori Bashori Baso Muhammad Yassir Besse Friska Marina Besse Reski Amalia Budi Mardikawati Chasan Bisri Dandy iSaputra Dandy Saputra Dermawan Dewi Dodi Setiawan Riatmaja Elis Susanti ER. UMMI KALSUM Erlin Dolphina Faisal Faisal Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Faza Wasfiyah Firanti Mandasari Fitri Fitri Fitri Guntoro Guntoro Hairul Amri Hakidah Hakidah Hamson, Zulkarnain Hanifah Nurul Muthmainah Hardiyanti Hardiyanti Hardiyanti Hari Prayogo Hartini Haryati Haryati Hasmawati Hasmawati Hasriadi Hasriadi, Hasriadi Hatidja, St. Hendra Sudrajat Hendrawan Yusri Husnul Khatimah I Wayan Karang Utama Ilham Hunaifi Indo Esse Intan Nirwana, Intan Irma Suryani Irwan Ismayasari Darwis Iswanto Iswanto Jaja Miharja Jamaluddin Jamaluddin Jedithjah Naapia Tamedi Papia Jenita Jenita jenita jenita, jenita Joaquim Pinto Jumardi Awal Karang Utama, I Wayan Karina Arianti KMT Lasiatun Kori Hartono Kori Hartono Lola Malihah Magfira Nurul Intan Mardikawati, Budi Mayang Riyantie Mei Rani Amalia Meike Negawati Kesek Mirdan Kurniawan, Mirdan Mirna Moehamad Satiadharma Muh. Zali Muhammad Asbi MUHAMMAD HASBI Muhammad Syafrie Munisah, Eny Muria Maulana Musdalipah Musdalipah Musran Munizu Musran Munizu Muthi’atul Khasanah Muzakkir Muzakkir Nabila Batara Ugi Naldi Wiradana Naldi Wiradana Ni Luh Kardini Novianti Novita, Frinda Nur Faliza Nur Rahmah Wahyuddin Nur Ridwan Nurfadillah Nurfadillah Nurfadillah S Nurfitriani Nurfitriani Nurnaningsih , Nurnaningsih A Nurnaningsih A Nurnaningsih A Nurnaningsih A, Nurnaningsih A Nurnaninsih A Nurul Fajri Nurwahyudi Nurdin Olivia Sudirna Putri Rachmadi Setiawan Rachmat Susanto Rahma Rustam Rahmawati Renaldi Renaldi Reni Reni Reni, Reni Reska Agusnawati Reska Agusnawati Reza Resita Riyanti, Apriani Roosganda Elizabeth RR. Ella Evrita Hestiandari Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Rustang Bin Lapude S Siswanto Sabir, Arisman Sahria Ramadhani Sakinah, Andi Samiun, Aspiati A. Sari, Nidia Wulan Satriani Satriani Satriani Siardin Andi Djemma Siardin Andi Djemma Singgih Prastawa Siswanto Siti Annisa Wahdiniawati Siti Annisa Wahdiniawati, Siti Annisa Sitti Maryam Slamet Riyadi Slamet Riyadi Sri Wahyu Ningsi Sudadi Suesilowati Suesilowati Sukena Suparman Mekka Susanti Usman Susi Adiawaty Suwarno Suwarno Syahida Syahida Teddy Tjahyanto Tri Fenny Ramadani Tri Fenny Ramadani Trisna Safitri Wahana, Akbar Nuur Purnama Darma Wahyuddin Widarman, Agung Wijayanti, Tri Cicik Wisma, Nur Wiwit Agustina Wulan Safira Syam Yuliana Yuliana Yulistira Sari Yusril Ihza Mahendra Zainal Arifin Zulkarnain .