Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika di Sekolah Dasar Riyan Saputra; Nurhaswinda Nurhaswinda; Yenni Fitra Surya; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; M. Syahrul Rizal
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3955

Abstract

Kemampuan siswa kelas 5 dalam menyelesaikan soal cerita matematika masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang efektif, salah satunya Creative Problem Solving (CPS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 5 SDN 010 Teratak dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 yang berjumlah 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa. Pada siklus I, pertemuan pertama terdapat 6 siswa tuntas (55%) dengan rata-rata 70, dan pertemuan kedua meningkat menjadi 7 siswa tuntas (64%) dengan rata-rata 74. Pada siklus II, pertemuan pertama terdapat 8 siswa tuntas (73%) dengan rata-rata 78, dan pertemuan kedua meningkat menjadi 9 siswa tuntas (82%) dengan rata-rata 91. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 5 SDN 010 Teratak dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching Learning di Sekolah Dasar Nurmaniah Nurmaniah; Astuti Astuti; Nurhaswinda Nurhaswinda; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Rusdial Marta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4429

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 013 Kumantan menjadi permasalahan yang perlu segera diatasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) agar siswa lebih aktif dan mampu mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika melalui penerapan pendekatan CTL. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas IV yang terdiri atas 3 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh persentase berpikir kritis siswa sebelum tindakan sebesar 27,27%, meningkat pada siklus I menjadi 72,72%, dan kembali meningkat pada siklus II menjadi 90,90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Matematika di UPT SD Negeri 013 Kumantan.
Penerapan Model Open Ended untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Elviana Lestari; Rusdial Marta; Lusi Marleni; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Yanti Yandri Kusuma
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4437

Abstract

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 013 Muara Jalai menjadi permasalahan yang perlu segera diatasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah menerapkan model pembelajaran Open Ended. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan komunikasi matematis siswa melalui penerapan model Open Ended di kelas IV UPT SD Negeri 013 Muara Jalai. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada akhir bulan Oktober hingga awal November 2025. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 15 orang, terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi, lembar tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa, yaitu pada pratindakan sebesar 20%, meningkat pada siklus I pertemuan I menjadi 33%, dan pada siklus I pertemuan II menjadi 53%. Selanjutnya pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 67%, dan pada siklus II pertemuan II mencapai 80%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Open Ended dapat meningkatkan keterampilan komunikasi matematis siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 013 Muara Jalai.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Wahyuni Wahyuni; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Iis Aprinawati; Rusdial Marta; Sumianto Sumianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4439

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas II UPT SDN 008 Langgini pada materi pecahan masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari siswa yang belum mampu memahami masalah dengan baik, kesulitan menyusun rencana penyelesaian dalam bentuk model matematika, serta belum dapat melaksanakan rencana penyelesaian secara benar, lengkap, dan rinci. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 1 orang guru dan 15 orang siswa kelas II UPT SDN 008 Langgini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pada pratindakan, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa hanya mencapai 35% (kategori kurang). Setelah tindakan pada siklus I meningkat menjadi 53,33% (kategori kurang), dan pada siklus II meningkat menjadi 79,99% (kategori baik) serta telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi pecahan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas II UPT SDN 008 Langgini.
Pelatihan Guru SD dalam Menerapkan Pembelajaran Deep Learning untuk Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Kecemasan Belajar Anak Bagi Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Molly Wahyuni; Syafriani Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/t7x6s747

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran deep learning sebagai strategi pedagogis untuk mendukung kesehatan mental dan mengurangi kecemasan belajar anak. Program ini dilaksanakan pada Kelompok Kerja Guru Gugus Seroja Koto Kampar Hulu dengan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan implementasi di kelas, serta refleksi kolektif dalam forum komunitas profesional guru. Pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman guru mengenai kecemasan belajar sebagai emosi akademik yang dapat menghambat keterlibatan dan perkembangan siswa, serta penerapan strategi deep learning seperti pembelajaran berbasis inquiry, kolaborasi, refleksi, dan evaluasi formatif yang tidak menekan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan suportif, serta dampak awal berupa meningkatnya kepercayaan diri dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Selain itu, Kelompok Kerja Guru berperan penting sebagai komunitas profesional yang memperkuat keberlanjutan inovasi pedagogis. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya pembelajaran, program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan dasar yang lebih humanistik dan ramah kesehatan mental. Dengan demikian, pelatihan deep learning bagi guru SD dapat menjadi model intervensi pedagogis untuk mengurangi kecemasan belajar anak dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
Pelatihan Media Multisensori untuk Membantu Siswa Berkebutuhan Khusus Memahami Konsep Bilangan di Sekolah Dasar: Pengabdian Rusdial Marta; Molli Wahyuni; Fadhilaturrahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7324

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam merancang dan menggunakan media multisensori untuk membantu siswa berkebutuhan khusus memahami konsep bilangan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan media pembelajaran adaptif serta masih dominannya penggunaan metode verbal dan latihan tertulis dalam pembelajaran matematika. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, praktik pembuatan media, simulasi penggunaan media, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan refleksi. Peserta kegiatan adalah 30 guru sekolah dasar yang terlibat dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami pentingnya media multisensori dalam pembelajaran matematika inklusif, membuat media sederhana seperti kartu angka bertekstur, papan bilangan, stik hitung, dan kartu mencocokkan angka dengan jumlah benda, serta mensimulasikan penggunaannya dalam pembelajaran konsep bilangan. Penggunaan media multisensori juga memberikan respons positif karena siswa lebih tertarik, aktif, dan terlibat dalam aktivitas melihat, menyentuh, menghitung, menyusun, mencocokkan, dan menyebutkan bilangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan media multisensori dapat menjadi alternatif strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika yang konkret, adaptif, dan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar
Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Di Sekolah Dasar rahma ainur; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Putri Hana Pebriana; Yanti Yandri Kusuma; Mufarizuddin Mufarizuddin
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARY 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i1.3630

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil keterampilan membaca pemahaman siswa pada materi teks cerita anak di kelas III SDN 013 kumantan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menerapkan model CIRC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa pada materi teks cerita dengan menerapkan model CIRC pada siswa kelas III SDN 013 Kumantan. Design penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas, dengan jenis penelitian kualitatif.  Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 013 Kumantan yang berjumlah sebanyak 9 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi aktivitas guru dan siswa dan tes membaca pemahaman siswa yang berupa pemberian soal tertulis yang dikerjakan secara individu. Teknik analisis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah perpaduan dari data kuantitatif dan data kualitatif. Data kualiatatif digunakan untuk menganalisis data kemampuan pemecahan masalah selama proses pembelajaran berlangsung. Data kuantitatif dalam penelitian ini adalah nilai tes membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) dan peningkatan nilai rata-rata kelas dan klasikal. nilai rata-rata dan persentasi ketuntasan klasikal siklus I pertemuan I 44,44%, pada siklus I pertemuan II 55,55% dan siklus II pertemuan I 66,67% pada siklus II Pertemuan II 88,89%. Kesimpulannya penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MEDIA MULTISENSORI DALAM PEMBELAJARAN KONSEP BILANGAN BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA JENJANG SDLB: ANALISIS DENGAN PENDEKATAN GIOIA Rusdial Marta; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Molli Wahyuni; Zulfah Zulfah
Jurnal Riset Pendidikan Dasar Dan Karakter Vol 8 No 2 (2026): JURNAL RISET PENDIDIKAN DASAR DAN KARAKTER
Publisher : LP2M Universitas Adzkia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59701/pdk.v8i2.595

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan media multisensori dalam pembelajaran konsep bilangan bagi siswa dengan hambatan intelektual di SLB Negeri Bangkinang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Partisipan terdiri atas dua guru dan enam siswa kelas II–V SDLB berusia 8–12 tahun dengan hambatan intelektual ringan dan sedang. Data dikumpulkan melalui empat kali observasi nonpartisipatif selama 70 menit, wawancara semi-terstruktur dengan guru selama 35–50 menit, serta dokumentasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Gioia melalui first-order concepts, second-order themes, dan aggregate dimensions. Hasil penelitian menunjukkan empat dimensi utama: konkretisasi konsep bilangan, adaptasi strategi guru, respons siswa, dan tantangan implementasi. Kartu angka bertekstur, stik hitung, papan bilangan, serta benda konkret membantu siswa menghubungkan lambang bilangan dengan kuantitas melalui pengalaman visual, auditori, taktil, dan kinestetik. Sebagian siswa mampu mencocokkan lambang dengan jumlah benda setelah diberikan contoh, sedangkan lainnya memerlukan pengulangan dan pendampingan individual. Temuan menegaskan pentingnya pemodelan, instruksi bertahap, diferensiasi media, dan penyesuaian tingkat kesulitan.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun Sekolah Dasar Furi Intan Retna Mutia; Iis Aprinawati; Putri Hana Pebriana; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Rusdial Marta
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.644

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menulis pantun pada siswa sekolah dasar di kelas V UPT SD Negeri 020 Ridan Permai. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis pantun melalui penerapan model Think Talk Write (TTW) di kelas V SD Negeri 020 Ridan Permai.penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus 2 kali pertemuan. subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V UPT SD Negeri 020 Ridan Permai yang berjumlah 22 orang siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan.Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar tes, dan lembar dokumentasiBerdasarkan hasil penelitian peningkatan keterampilan menulis pantun siswa siklus II pertemuan I yang berjumlah 22 siswa, yang mencapai kategori yang telah ditentukan peneliti yaitu dengan kategori sangat baik dengan nilai 92-100 sebanyak 18 siswa dengan nilai 81,81% secara klasikal dan pada pertemuan II menjadi 95,45% secara klasikal. Siklus I dan Siklus II memiliki peningkatan, dan sudah mencapai kategori dengan nilai minimal 75% secara klasikal pada siklus II. Bagi penelitian Selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi yang baik bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan model Think Talk Write (TTW)di Sekolah Dasar lainnya, sehingga dapat meningkatkan keterampilan menulis pantun siswa di sekolah tersebut.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Metode Game Based Learning di Sekolah Dasar Annisya Ridhotulloh; Nurhaswinda Nurhaswinda; Iis Aprinawati; Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi; Putri Hana Pebriana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4930

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar. Penerapan metode pembelajaran yang inovatif, seperti Game Based Learning, dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan tersebut melalui pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode pembelajaran Game Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV di SDN 004 Sungai Jalau. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kemampuan pemecahan masalah, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan menggunakan lembar observasi sebagai instrumen utama. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui perhitungan rata-rata nilai dan ketuntasan klasikal, serta secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada setiap siklus. Pada Siklus I Pertemuan I, ketuntasan belajar diperoleh oleh 5 siswa dengan kategori sangat kurang. Pada Siklus I Pertemuan II meningkat menjadi 7 siswa. Pada Siklus II Pertemuan I meningkat menjadi 10 siswa dengan kategori cukup, dan pada Siklus II Pertemuan II meningkat menjadi 15 siswa dengan kategori baik. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa secara bertahap.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Game Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar serta menumbuhkan interaksi sosial dan kerja sama yang positif di kelas.
Co-Authors -, Sumianto -, Zulhendri Adelina, Sisilia Deli Adityawarman Hidayat Afib Rulyansah Agustina, Rahmadatun AINI HIDAYATI Ajeli, Fitri Aklilah Zulkifli Alfarisi, Hafis Alpi Subahan alsabila, Khairunnisa AMALIA, INTAN Ananda Pazila Anggi Sri Deva Annisa Auliyah Annisa Fitri, Annisa Annisa, Aulia Annisya Ridhotulloh Ar Ridha, Ar Ridha Aria Heldayani Arrahmah, Jestiwi Astuti Astuti Astuti - Aulia Mardatillah Auliyah, Annisa azzahra Bagas Rianto bayu saputra Besty Adella Cahya Putriani Citra , Mulya Citra Wibisono, Wulandari Della Afriana Tasya Deva, Anggi Sri Dina Amsari, Dina Dinita, Sonia Efendi, Nofriza ELSA FEBRIANI Elviana Lestari Ema Gusliani Erlinawati Erlinawati Etri Wahyuni Fitra Surya, Yenni Fitri Jannah Furi Intan Retna Mutia Geri Syahril Sidik Hana Pebriana, Putri Handika Handika Handika, Handika Haniva, Putri Hannisa Haris Hardi, Vitri Anggraini Hardi, Vitri Angraini Has Ramadhan, Rohanda Heldo Pratama Helpiana, Mira Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati Iis Aprinawati, Iis Imam Hanafi Imam Hanafi Indah Gilang Gumilar Indriyanto Irfan Ramadhani Joni Kasman Edi Putra Kasman Ediputra Khasanah, Yusnita Imlatul Kusuma , Yanti Yandri Kusuma, Yanti Yandri Laila Qurratun Nada Lestari, Elviana Lusi Marleni, Lusi M Syahrul Rizal M. Syahrul Rizal M. Syahrul Rizal Maidini Tamara Maisaroh Marina Sasmita Marshella Septi Zulefni Martha, Rusdial Masrul Djalal Melati Aulia Tannur Meynita Pratasya Mhd Iqbal Maulana Mimi Hariyani Mimi Rahmi Rosneli Miqkial Wirna Mira Helpiana Mohammad Fauziddin Mohd Khairul Aswadi Mohd. Fauziddin Molli Wahyuni Molly Wahyuni Mufarizuddin Muhayat, Badrul Mulya Musnar Indra Daulay Mutaqin, Alim Mutiara Najla Sulthanah Nasrul Nelsya Putri Zalianti Nikmatul Khoiriyah Novi Rahmadani Novi Rahmadani Nur Andini Nur Ilahi, Anisa Nur Widiatuljannah Nurhalisa, Siti Nurhaswinda Nurhaswinda Nurmaniah Nurmaniah Nurmaniah, Nurmaniah Nurpadila Nurul Fadhilah Nurul Wulandari Pracilia, Azirah Puspa Helmiati Putri Puspita, Sri Devi Putri Eliza Putri Hana Pebriana Putri Rahayu Putri, Era Pazira Putri, Sri Mulyani Sundari Qamariah, Elfita Radina Alfira Pratiwi Rafinur Fauzan Asbar Rahayu, Putri Rahma rahma ainur Rahma, Fadila Rahma, Mega Rahmayani, Putri Ramdhan Witarsa Rani, Afriza Rahma Rauza, M. Yahdi Ressyani Syafputri Rheinanda Nabilla Putri Maidy Riski Amelia, Riski Risma Tri Nanda Riyan Saputra Riyan Saputra, Riyan Riza Fatimah Zahrah Rizal, M. Syahrul Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizki Ananda Rizki Ananda Romi Laspita Rosanti Rusdial Marta Rusdial Marta Rusial Marta Safrianis, Serly Sagita, Helvina Saputri, Ana Sari, Dessy Kurnia Sari, Wilfi Septian Mulyadi Sisi Yolanda SITI HANIFAH Siti Nurjanah Siti, Nursiti Fatimah Soni Bernadus Masus Subariah Sularno Sularno Sularno Sularno, Sularno Sumianto Sumianto Sumianto Surani Oktavia Surya, Yenni Fitria Syafiri, Rahmi Syafriani Syalsa Riski Maulina Syamsul Ghufron Ulandari, Liska Ulpi Aprilia Vina Desri Rama Putri Viona Lorenza Vira Dahnia Wahida Asni Wahyuni Wahyuni wahyuni wahyuni Winarti Winarti Wirna, Miqkial Yandri Kusuma, Yanti Yanti Yandri Kusuma Yenni Fitra Surya Yolanda Pahrul Yolanda, Sisi Yunizal, Hayatul Fitri Yusnira Zakiyah ZULFAH Zulfah Zulfah Zulhendri Zulhendri Zulhendri