p-Index From 2021 - 2026
12.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JCES (Journal of Character Education Society) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal on Education Journal of Civic Education Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Scientia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL PENDIDIKAN IPS Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Teori dan Praktik Deep Learning Berbasis Pesan Moral pada Guru di Kabupaten Mempawah Atmaja, Thomy Sastra; Bistari, Bistari; Sulistyarini, Sulistyarini; Purnama, Shilmy; Utami, Tri
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 2 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i2.25225

Abstract

Guru sebagai agen transformasi pendidikan perlu memahami konsep deep learning tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga bagaimana penerapannya dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai moral dan Pancasila. Kabupaten Mempawah dipilih karena masih terdapat keterbatasan guru dalam mengaplikasikan pembelajaran bermakna yang berorientasi pada penguatan karakter. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta melaksanakan deep learning berbasis pesan moral. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi pembelajaran. Peserta kegiatan terdiri dari guru-guru PPKn dari jenjang pendidikan SMP dan SMA di Kabupaten Mempawah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep deep learning meningkat secara signifikan. Sebelum pelatihan, guru mengenal deep learning hanya sebagai pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, namun setelah mengikuti kegiatan, mereka mampu memahami bahwa deep learning dapat menjadi sarana internalisasi nilai moral, seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan toleransi. Guru juga mampu merancang pembelajaran yang memadukan aspek intelektual, emosional, dan spiritual secara holistik. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan kapasitas pedagogik guru dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran PPKn yang berorientasi pada karakter dan moral. PKM ini menjadi model pembelajaran yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan perkembangan teknologi pendidikan saat ini. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berhasil mencapai tujuannya, yakni memperluas wawasan dan kompetensi guru dalam menerapkan deep learning berbasis pesan moral sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, reflektif, dan berkarakter.
Motivasi Belajar Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19 dalam Pembelajaran IPS di SMP Negeri 11 Pontianak Awaludin Awaludin; Sri Buwono; Hadi Wiyono; Aminuyati Aminuyati; Thomy Sastra Atmaja
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3161

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik peserta didik dalam pembelajaran IPS masa pandemi Covid-19 kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskritif dengan bentuk penelitian studi survei (survey studies). Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 219 peserta didik dan sampel 70 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa teknik komunikasi tidak langsung yaitu teknik angket. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan penyebaran angket melalui Google Form. Teknk analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan motivasi intrinsik peserta didik dalam pembelajaran IPS masa pandemi Covid-19 kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak  termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan motivasi ekstrinsik peserta didik kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak termasuk dalam kategori tinggi pula. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar baik motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik peserta didik masa pandemi Covid-19 kelas VIII SMP Negeri 11 Pontianak termasuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Pembelajaran IPS, Pandemi Covid-19. AbstractThis study aims to determine the intrinsic motivation and extrinsic motivation of students in social studies learning during the Covid-19 pandemic in class VIII of SMP Negeri 11 Pontianak. The method used in this research is descriptive quantitative method in the form of survey studies. This study used a population of 219 students and a sample of 70 students. Data collection techniques in the form of indirect communication techniques, namely questionnaire techniques. The tool used to collect data by distributing questionnaires through Google Forms. Data analysis technique using descriptive statistics. The results showed that the intrinsic motivation of students in social studies learning during the Covid-19 pandemic class VIII of SMP Negeri 11 Pontianak was included in the high category. Meanwhile, the extrinsic motivation of class VIII students of SMP Negeri 11 Pontianak is included in the high category as well. Thus, it can be concluded that the learning motivation, both intrinsic motivation and extrinsic motivation of students during the Covid-19 pandemic class VIII SMP Negeri 11 Pontianak is included in the high category.Keywords: Learning Motivation, Social Science Learnng, Pandemic Covid-19
Analisis Pendidikan Multikultural pada Peserta Didik di SMP Negeri 18 Pontianak Jepri Saputra; Sri Buwono; Hadi Wiyono; Aminuyati Aminuyati; Thomy Sastra Atmaja
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3447

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan pendidikan multikultural pada peserta didik di SMP Negeri 18 Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan bentuk penelitian ini adalah bentuk penelitian studi survei. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 95 responden dari kelas VII, VIII & IX SMP Negeri 18 Pontianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan alat pengumpulan datanya adalah angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap toleransi antar perbedaan agama pada peserta didik di SMP Negeri 18 Pontianak yaitu persentase 82,56% dalam kategori Tinggi. Sikap multikultural saling menghormati dan menghargai perbedaan suku dan budaya pada peserta didik SMP Negeri 18 Pontianak mencapai persentase sebesar 80,79% sehingga termasuk dalam kategori Tinggi. Kesimpulan penelitian ini bahwa pendidikan multikultural berhasil dilaksanakan dengan persentase sebesar 81,67%.Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Peserta Didik, Sikap Toleransi, Sikap Menghormati AbstractThis study aims to determine the success of multicultural education for students at SMP Negeri 18 Pontianak. This research uses descriptive method and the form of this research is survey study research. The number of samples in this study were 95 respondents from class VII, VIII & IX of SMP Negeri 18 Pontianak. The data collection technique used is an indirect communication technique and the data collection tool is a questionnaire. While the data analysis technique uses the percentage formula. The results showed that the attitude of tolerance between religious differences in students at SMP Negeri 18 Pontianak was 82.56% in the High category. The multicultural attitude of mutual respect and respect for ethnic and cultural differences in the students of SMP Negeri 18 Pontianak reached a percentage of 80.79% so that it was included in the High category. The conclusion of this study is that multicultural education was successfully implemented with a percentage of 81.67%.Keywords: Multicultural Education, Students, Tolerance, Respect
A The Indonesia-Malaysia border as a simulacrum of nationalism: A hyperreality study of the Jagoi Babang community in West Kalimantan Thomy Sastra Atmaja; Bistari; Muhammad Jailani; Nina Ayuni
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v23i1.90302

Abstract

This article seeks to investigate how simulacra are carried out by Malaysia and the efforts of the border community in Jagoi Babang to maintain their identity with a spirit of nationalism towards Indonesia. Using Baudrillard's theory of hyperreality and simulacra, this study explores how the border community filters various simulacra efforts carried out by Malaysia to change the reality of the border community towards Indonesia. This study uses a case study approach involving observation, documentation, and interviews with 15 informants from various backgrounds. The findings show that Malaysia creates simulacra by giving Indonesian communities in the border region free access to Malaysian state facilities. Meanwhile, the border communities make two efforts to maintain their national identity and avoid being influenced by Malaysian simulacra. First, they strengthen nationalism by using the Indonesian language. Second, they defend their culture through cultural activities and training for the younger generation. The research has theoretical and practical implications because the community has the active ability (agency) to reject simulacra, thereby enriching Baudrillard's theory. In practice, strengthening language and culture at the border is a vital form of non-military national resilience that must be integrated into border policy alongside security and economic approaches.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BERMUATAN INTOLERAN TERHADAP SIKAP TOLERANSI MAHASISWA PPKn UNIVERSITAS TANJUNGPURA Herma Suriyani Sianturi; Sulistyarini Sulistyarini; Thomy Sastra Atmaja; Amrazi Zakso; Syamsuri Syamsuri
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13647

Abstract

ABSTRACT The rapid development of social media among university students has increased the potential exposure to intolerant content, while studies examining its impact on the tolerance attitudes of PPKn students still need to be strengthened, particularly within the context of socio-cultural diversity in higher education environments. This study aims to analyze the impact of exposure to intolerant content on social media on the tolerance attitudes of students in the Pancasila and Civic Education (PPKn) Study Program at Tanjungpura University. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, documentation, and questionnaires distributed to 100 students from diverse religious, ethnic, and cultural backgrounds. The findings reveal that the social media platforms most frequently accessed by students are Instagram, TikTok, WhatsApp, and YouTube. While using these platforms, students often encounter various forms of intolerant content, including hate speech, ethnicity, religion, race, and intergroup-based stereotypes, provocative messages, discriminatory memes, and misinformation circulating in digital spaces. Nevertheless, most students continue to demonstrate positive attitudes of tolerance despite being exposed to such content. These attitudes are reflected in their ability to respect differences, refrain from imposing their views on others, and maintain harmonious relationships with individuals from diverse backgrounds. The study concludes that social media plays a dual role: it serves as a platform for promoting values of tolerance while also functioning as a channel for the dissemination of intolerant and harmful content. Therefore, strengthening digital literacy, social media ethics education, and multicultural dialogue within the university environment is essential to enhance students’ ability to critically evaluate information and reinforce tolerant character in the digital era. ABSTRAK Perkembangan media sosial yang semakin masif di kalangan mahasiswa telah membuka peluang meningkatnya paparan konten intoleran, sementara kajian mengenai dampaknya terhadap sikap toleransi mahasiswa PPKn masih perlu diperkuat dalam konteks keberagaman sosial budaya di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial bermuatan intoleran terhadap sikap toleransi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada 100 mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling sering diakses mahasiswa meliputi Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube. Dalam penggunaannya, mahasiswa masih menemukan berbagai konten bermuatan intoleran, seperti ujaran kebencian, stereotip berbasis SARA, provokasi, meme diskriminatif, dan hoaks yang beredar di ruang digital. Meskipun demikian, mayoritas mahasiswa tetap menunjukkan sikap toleransi yang baik setelah terpapar konten tersebut. Sikap tersebut tercermin dalam kemampuan menghargai perbedaan, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan individu dari latar belakang yang berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki peran ganda, yaitu sebagai sarana penyebaran nilai-nilai toleransi sekaligus media yang berpotensi menyebarkan konten negatif bermuatan intoleran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, pendidikan etika bermedia sosial, dan pengembangan dialog multikultural di lingkungan kampus guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi serta memperkuat karakter toleran di era digital.
Co-Authors Abdul Latief Abl, Peni Achmadi Achmadi , Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Afandi Afandi Agus Sastrawan Noor Aldi Imanula Aldian Tomia Alfiani, Alma Aminuyati Aminuyati Aminuyati Aminuyati Amrazi Zakso Anggreni, Adetiya Ardita, Lilis Ariya Winandar Arjon, Viktorianus Marterik Astrini Eka Putri Aulia Andika Rukman Auliah Andika Rukman Awaludin Awaludin Ayu Andini AYU LESTARI Ayuni, Nina Bambang Budi Utomo Bambang Budi Utomo Bambang Genjik Sutomo Bela Febriyanti Bistari Daim, Ahmad Daniel Daniel Daniel Daniel Darmawan Darmawan Dea Tami Restu Bumi Desi Ratnasari Desky, Handoko Devi, Visensia Dewantara, Jagad Aditya Dwi Lestari, Syhinta Bella Eko Wahyu Junaidi Elly Hasan Sadeli EMI EMI, EMI Emita Emita Emita, Emita Endang Purwaningsih Endang Susilowati Erwin Erwin Erwin Evan, Teoderus Fachry Abda El Rahman Fahira, Nurul Fandi, Fandi Zahri Firmansyah, Haris Fitri Wulandari fitriani, nani Fusnika Fusnika, Fusnika Gita Oktavianti Hadi Wiyono Hamidah . Hamidia Hamidia Haris Firmansyah Haris Firmansyah Hazirawati Hazirawati Heni Kuswati Herdianty Ramlan Herdiyati, Nur Herma Suriyani Sianturi Husni Syahrudin Ika Rahmatika Chalimi Ilham Fajar Suhendar Imelda Yanti Imran Imran Imran Imran Indah Ainun Mutiara Indah Sari Putri Isma Dewi Ismiyani, Nining Iwan Ramadhan Jasmine, Khariza Arnita Jepri Saputra Jumarni Jumarni Karolina, Venny Kurita Ayunina Kurniawati, E Titin Lala, Lala Latipa Latipa Leonardus Leonardus Lona, Urai Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah Maria Ulfah Mariatul Kiptiah Mariatul Kiptiah Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Melisa Melisa Merry Krisdayanti Mikaria, Mikaria Mohammad Mathuro Muhajir Muhajir Muhamad Supriadi Muhammad Fachrurrozi Bafadal Muhammad Iqbal Muhammad Jailani Muhammad Nur imanulyaqin Muhammad Supriadi, Muhammad Muhammad Syawaludin Nadiah Nadiah Nina Ayuni Nining Ismiyani Novia Elisabet Nurkhotimah, Siti Nurul Fadilah Nurul Fahira Okianna Okianna Okianna Okianna Oktapiani Risti Pamilu, Suryo Pandu, Kristian Trikurnianto Pina Pina Pudjiastuti, Sri Rahayu Purnama, Shilmy Putra, Dede Yas Putri Meiensi Rahayu, Novia Sri Restu Bumi, Dea Tami Ria Andriani Ria, Hildegardis Rini Musdalifah Rokiaske Rokiaske Rokiaske, Rokiaske Rub’i, Muhammad Anwar Rum Rosyid Rum Rosyid Rum Rosyid Rustiyarso Rustiyarso Rustiyarso, Rustiyarso Sari, Iga Fiolita Scolastika, Gracia Efra Shilmy Siska Rahayu Sisna Sisna Soni Harsono Sri Buwono . Sri Hartini Suardi Suardi Sulanda, Sulanda Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini, Sulistyarini Sulviani, Sulviani Superman Superman Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa, Suriyanisa Sutoyo Budiharto SYAMSURI Syamsuri Syamsuri Syamsuri Syariefudin, Muhammad Tenggon, Tenggon Tomi, Tomi Tri Utami Tri Utami Tri Utami Venny Karolina Venny Karolina Vhiasyah Raeinady Vhicka Cantika Vincent Obedly Wisely Wahyudi, Subhi Wahyuni, Fauziah Sri Wela Sri Ardian Wisely, Vincent Obedly Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa, Witarsa Yohanes Bahari Yudhistira Oscar Olendo Yumiantika Yusawinur Barella Yuver Kusnoto