p-Index From 2021 - 2026
12.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JCES (Journal of Character Education Society) Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal on Education Journal of Civic Education Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Scientia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL PENDIDIKAN IPS Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai – Nilai Dalam Tradisi Notok Ompong Perkawinan Adat Dayak Ransa Di Desa Nusa Poring Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi Mikaria, Mikaria; Bahari, Yohanes; Shilmy; Zakso, Amrazi; Sastra Atmaja, Thomy
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 11 No SpecialIssue(1) (2026): Edisi Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Multikultural
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(1).12915

Abstract

This study aims to describe the values contained in the Notok Ompong tradition of marriage ceremonies within the Dayak Ransa indigenous community in Nusa Poring Village, Menukung District, Melawi Regency, West Kalimantan. Notok Ompong is a tradition for welcoming guests within the Dayak Ransa community. This research is a qualitative descriptive study involving research subjects such as the Tumenggung (customary leader), village head, customary officials, community leaders, and the general public. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this study indicate that Notok Ompong is a tradition to welcome guests entering the bride's residence or those visiting the village for the first time. The values embedded in the Notok Ompong marriage tradition of the Dayak Ransa include religious values, mutual cooperation (gotong-royong), social values, solidarity, and local wisdom. Furthermore, the factors influencing the shift in values within the Notok Ompong tradition are social, temporal, and economic factors. Despite these influencing factors, the community continues to maintain and preserve the Notok Ompong tradition in Dayak Ransa traditional marriages in Nusa Poring Village, Menukung District, Melawi Regency
Implementation of Multicultural Education Strategies in Fostering Tolerance and Intercultural Interaction in Senior High Schools: A Case Study Firmansyah, Haris; Sastra Atmaja, Thomy; Wiyono, Hadi
Edukasi Vol 12 No 01 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/skr14753

Abstract

Multicultural education is a crucial strategy for fostering tolerance and intercultural interaction within school environments, particularly in highly diverse regions such as Singkawang City. This study aimed to identify the strategies employed by teachers to integrate multicultural education into the curriculum and classroom practices at the senior high school level, analyze the supporting and inhibiting factors in its implementation, and evaluate its impact on students’ attitudes toward diversity, tolerance, and cross-cultural engagement. Employing a qualitative approach with a case study method, this research was conducted in three senior high schools in Singkawang. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observations, and document analysis. The data analysis technique followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, encompassing data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that teachers applied three main strategies: curriculum integration based on local wisdom, the implementation of participatory learning methods, and the use of multicultural digital and visual media. Key supporting factors included principal commitment, regional policy support, and a socially pluralistic context. However, challenges such as limited teacher training, a lack of inclusive teaching materials, and unstructured program sustainability remained significant. These strategies have been shown to enhance students’ multicultural awareness, cross-identity interaction skills, and empathy. The study recommends strengthening context-based teacher training, developing relevant learning resources, and engaging local communities to support the sustainable implementation of multicultural education.
Peran Civic Engagement dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di Kampung Hijau Bang Jago Kota Pontianak Vhiasyah Raeinady; Afandi; Shilmy Purnama; Amrazi Zakso; Thomy Sastra Atmaja
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v11i1.41

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui 1) konsep dari Kampung Hijau Bang Jago Kota Pontianak dalam mewujudkan karakter peduli lingkungan, 2) dampak keterlibatan masyarakat di Kampung Hijau Bang Jago Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Subjek penelitian yang dipakai yaitu Lurah Tengah, pengurus Kampung Hijau Bang Jago, ketua RW 007, ketua RT 001, dan masyarakat lokal. Peneliti dalam hal mengumpulkan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah diperoleh sebelumnya menunjukkan bahwa 1) Kampung Hijau Bang Jago terdiri berbagai konsep dalam mewujudkan karakter peduli lingkungan berupa latar belakang program, tujuan program, sasaran program, pendekatan program, bentuk program pendukung, pendanaan program, dan sosialiasasi program, 2) dampak keterlibatan masyarakat di Kampung Hijau Bang Jago dapat dilihat dari segi sosial, ekonomi, edukasi, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan kesehatan.   The aim of this research is to find out 1) the concept of Kampung Hijau Bang Jago, Pontianak city in realizing an environmentally caring character, 2) the impact of community involvement in Kampung Hijau Bang Jago, Pontianak city. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects used were the central village head, the Bang Jago Green Village administrator, the head of RW 007, the head of RT 001, and the local community. Researchers collect data by means of observation, documentation and interviews. Then, it was analyzed using the Miles and Huberman model which consists of data reduction, presentation and drawing conclusions. The research results that have been obtained previously show that 1) Kampung Hijau Bang Jago consists of various concepts in realizing the character of caring for the environment in the form of program background, program objectives, program targets, program approaches, forms of supporting programs, program funding, and program socialization, 2) impact Community involvement in Kampung Hijau Bang Jago can be seen in terms of social, economic, educational, environmental protection and management, and health.
Implementasi Implementasi Peraturan Desa Untuk Meningkatkan Civic Engagement Masyarakat: Civic Engagement Fandi, Fandi Zahri; Erwin; Purnama, Shilmy; Bistari; Sastra Atmaja, Thomy
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 2 (2023): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v8i2.6212

Abstract

Village regulations are legal products that have their own position in the life of village communities as guidelines for the administration of village government. There is a lack of development facilities that are suitable for the village environment to support the community, thus encouraging the creation of village regulations. The aim of the research is to find out a picture of the implementation of village regulations towards increasing community civic engagement. The research method used is a qualitative approach through observation, in-depth interviews with the community, community institutions and village government and documentation. The results of the research show that the implementation of village regulations on community civic engagement takes the form of implementation of village regulations by building facilities and infrastructure in the form of roads and banjars, bridges, irrigation and water gates, as well as installing street lighting. Description of the implementation of the community being able to contribute, build organization, take action or take action, motivate and be responsible for implementing village regulations. There is a need to increase communication, education and the use of technology to help increase community involvement. Thus, it is hoped that this research will be able to contribute to further understanding of the implementation of village regulations to increase community civic engagement.
Civic Engagement Relawan PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas Dalam Meningkatkan Literasi Aldi Imanula; Achmadi; Sastra Atmaja, Thomy; Sulistyarini; Zakso, Amrazi
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 2 (2023): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v8i2.6272

Abstract

This research aims to find out about the civic engagement of Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Pintar Punggur Cerdas in improving literacy read. Based on the results of this research, the researchers found PKBM volunteers. The PKBM holds a number of programs starting from setting up huts learning, tutoring, digital libraries,reading in the environment, learning english and eradicating illiteracy. Civic engagement volunteers include dedicating themselves as volunteers, collaborating with several parties, providing an understanding of the importance of literacy, and as a mentor in increase literacy. The factors behind volunteers being involded in PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas activities are social factors, self develompment, the same goal, and contributing to society. Obstacles faced by volunteers include obstacles in the field of funding, lack of teaching staff from volunteers, not all volunteers are present during activities, and there are not enough self-confident. Meanwhile, solutions include making donations from fellow volunteers, opening up recruiting volunteers, holding regular evaluations of each activity and taking turns be responsible for the activity. Thus, the actions taken by PKBM Rumah Pintar Punggur Cerdas volunteers are included in civic engagement.
Fenomena Hiperrealitas Anime Dikalangan Remaja Terhadap Identitas Warga Negara Indonesia ( Studi Kasus Komunitas Anime di Pontianak) Bela Febriyanti; Sulistyarini; Syamsuri; Bistari; Atmaja, Thomy Sastra
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.8017

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the phenomenon of hyperreality towards the identity of Indonesian citizens, especially among teenage anime fans in Pontianak. The method used is a case study method with a qualitative approach. Data collection in this study used observation, interview and documentation techniques. The results of the study indicate that the form of hyperreality in the teenage anime community in Pontianak is in the form of cosplay activities, considering anime characters alive and real, the emergence of consumerism attitudes, and forgetting real life. The existence of the anime community in Pontianak also has positive impacts such as increasing piety to God Almighty, the growth of mutual cooperation attitudes, the existence of friendly attitudes, and increasing social awareness. Hyperreality in anime can indeed make someone have a new identity, but this identity cannot become part of the identity of the Indonesian nation because to become part of the Indonesian identity requires a long and complex process.
Peran Guru PPKn, Partisipasi Pol Peran guru ppkn dalam menumbuhkan partisipasi politik pemilih pemula di man 1 pontianak Pamilu, Suryo; Achmadi; Atmaja, Thomy Sastra
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.8163

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of PPKn teachers in encouraging political involvement of students as first-time voters. The researchers used qualitative research techniques that include a descriptive approach. Data collection methods include interviews, observations, literature reviews, and documentation. The data analysis approach consists of three steps: data reduction, data presentation, and inference. Credibility tests are used to assess the veracity of the data. The research findings revealed that: (1) the role of PPKn teachers in fostering student political participation as beginner voters through learning activities in MAN 1 Pontianak was carried out through the learning implementation plan (RPP), the implementation of PPKn learning, and evaluation of learning outcomes. (2) PPKn teachers play a role in fostering political participation of students as beginner voters outside the classroom by organizing election activities for Class Leaders, Study Group leaders, and student council leaders in MAN 1 Pontianak. In practice, the student council president is elected by majority vote, as well as the class president, and the head of the study group is elected by agreement.
PENGUATAN PROFESIONALISME GURU DI WILAYAH PERBATASAN: PELATIHAN PENGGUNAAN BOOK CREATOR DI ENTIKONG Imran Imran; Thomy Sastra Atmaja; Yusawinur Barella; Ika Rahmatika Chalimi; Sutoyo Budiharto; Muhammad Nur Imanulyaqin; Eko Wahyu Junaidi; Fauziah Sri Wahyuni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.46224

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di wilayah perbatasan Entikong melalui pelatihan penggunaan aplikasi Book Creator sebagai media ajar digital interaktif. Pelatihan dilatarbelakangi oleh keterbatasan infrastruktur dan akses pelatihan teknologi yang masih menjadi tantangan bagi guru di daerah 3T. Metode pelatihan mengintegrasikan ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif berbasis pendekatan IPTEKS. Sebanyak 32 guru berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini, menghasilkan produk berupa media ajar digital (flip book) yang kontekstual dan aplikatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis peserta, dengan tingkat kepuasan rata-rata sebesar 76%. Selain itu, pelatihan ini juga membangun kesadaran guru tentang pentingnya pengembangan profesional yang berkelanjutan dan integrasi nilai-nilai lokal dalam pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan urgensi pelatihan kontekstual berbasis praktik sebagai strategi pemberdayaan guru di wilayah perbatasan.
Perilaku Toleransi Beragama Suku Melayu Dan Tionghoa Di Desa Pemangkat Kota Kecamatan Pemangkat Putri Meiensi; Amrazi Zakso; Thomy Sastra Atmaja
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perilaku toleransi beragama antara masyarakat Suku Melayu dan Tionghoa di Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap 11 informan dari kedua suku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku toleransi beragama tampak dalam perilaku saling menghormati perayaan hari besar keagamaan dan pelaksanaan ibadah masyarakat Suku Melayu dan Tionghoa di Desa Pemangkat Kota, perilaku saling membantu dalam perayaan hari besar keagamaan dan pelaksanaan ibadah Suku Melayu dan Tionghoa di Desa Pemangkat Kota, perilaku tidak saling mengejek atau menghina dalam perayaan hari besar keagamaan dan pelaksanaan ibadah Suku Melayu dan Tionghoa Suku Melayu dan Tionghoa serta perilaku mengutamakan persamaan dalam memperingati hari besar keagamaan dan pelaksanaan ibadah oleh Suku Melayu dan Tionghoa di Desa Pemangkat Kota. Adapun faktor yang memberi dampak dalam terbentuknya perilaku toleransi beragama tersebut meliputi pemahaman masyarakat mengenai toleransi, peran keluarga, dan lingkungan tempat tinggal. Sedangkan tantangan dalam menjalankan toleransi beragama terlihat pada belum adanya dialog antaragama yang terstruktur, kurangnya sosialisasi nilai toleransi, serta pengaruh negatif dari penggunaan teknologi. Upaya yang dilakukan sejauh ini berupa pertemuan antar masyarakat yang terjadi dan terlaksana secara spontan di lingkungan sekitar, seperti di pasar. Serta pengawasan anak-anak dalam penggunaan gadget oleh orang tua mereka, agar komunikasi dan sosialisasi masyarakat terjaga. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk bekerja sama dalam menjalankan perilaku toleransi beragama di Desa pemangkat Kota, agar tetap berjalan tanpa hambatan apapun.
Implementasi Program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa Melalui Tema Kewirausahaan Di SMPN 16 Pontianak Yumiantika; Thomy Sastra Atmaja
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v9i1.7709

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui (1.) implementasi program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa melalui Tema Kewirausahaan Di SMP Negeri 16 Pontianak, (2.) gambaran karakter gotong-royong yang dibangun dalam program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan, (3.) hambatan yang terjadi dalam proses pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan, (4.) solusi yang didilakukan dalam proses pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui tema kewirausahaan. Pada siswa kelas VIII G. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, tim fasilitator, siswa. Pengambilan sampel atau pemilihan subjek informan penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling yang didasarkan atas peritmbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumtasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman (2014) yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1.) Implementasi Program P5 Sebagai Bentuk Penguatan Karakter Gotong-Royong Siswa Melalui Tema Kewirausahaan Di SMP Negeri 16 Pontianak melalui beberapa tahapan mulai dari perencanaan, orientasi, kontekstualisasi, aksi nyata, refleksi, dan tindak lanjut lanjut. (2.) Gambaran kaarkter gotong-royong hanya fokus pada satu elemen, yaitu kolaborasi yang mengacu pada siswa diharapkan dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik dalam mencapai tujuan bersama, serta membentuk ketergantungan positif dan koordinasi sosial yang baik. (3) Hambatan yang muncul berasal dari internal maupun eksternal, berupa latar belakang dan pengalaman akademisi guru, kemampuan dalam menggunakan model pembelajaran, kesiapan siswa dalam mengikuti program, sarana dan prasarana, kebijakan pemerintah, serta ketersediaan dana dalam mendukung kegiatan. (4.) Solusi yang dilakukan untuk mengurangi hambatan, yaitu dengan melakukan diskusi rutin guru dan komunitas belajar, memahami model pembelajaran, melakukan pendekatan dengan siswa, pengoptimalisasian penggunaan sarana dan prasarana, pengadaan pelatihan lanjutan dengan narasumber ahli, serta pengadaan iuran untuk kegiatan. Kata kunci : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kewirausahaan, Karakter Gotong-royong
Co-Authors Abdul Latief Abl, Peni Achmadi Achmadi , Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Afandi Afandi Agus Sastrawan Noor Aldi Imanula Aldian Tomia Alfiani, Alma Aminuyati Aminuyati Aminuyati Aminuyati Amrazi Zakso Anggreni, Adetiya Ardita, Lilis Ariya Winandar Arjon, Viktorianus Marterik Astrini Eka Putri Aulia Andika Rukman Auliah Andika Rukman Awaludin Awaludin Ayu Andini AYU LESTARI Ayuni, Nina Bambang Budi Utomo Bambang Budi Utomo Bambang Genjik Sutomo Bela Febriyanti Bistari Daim, Ahmad Daniel Daniel Daniel Daniel Darmawan Darmawan Dea Tami Restu Bumi Desi Ratnasari Desky, Handoko Devi, Visensia Dewantara, Jagad Aditya Dwi Lestari, Syhinta Bella Eko Wahyu Junaidi Elly Hasan Sadeli EMI EMI, EMI Emita Emita Emita, Emita Endang Purwaningsih Endang Susilowati Erwin Erwin Erwin Evan, Teoderus Fachry Abda El Rahman Fahira, Nurul Fandi, Fandi Zahri Firmansyah, Haris Fitri Wulandari fitriani, nani Fusnika Fusnika, Fusnika Gita Oktavianti Hadi Wiyono Hamidah . Hamidia Hamidia Haris Firmansyah Haris Firmansyah Hazirawati Hazirawati Heni Kuswati Herdianty Ramlan Herdiyati, Nur Herma Suriyani Sianturi Husni Syahrudin Ika Rahmatika Chalimi Ilham Fajar Suhendar Imelda Yanti Imran Imran Imran Imran Indah Ainun Mutiara Indah Sari Putri Isma Dewi Ismiyani, Nining Iwan Ramadhan Jasmine, Khariza Arnita Jepri Saputra Jumarni Jumarni Karolina, Venny Kurita Ayunina Kurniawati, E Titin Lala, Lala Latipa Latipa Leonardus Leonardus Lona, Urai Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah Maria Ulfah Mariatul Kiptiah Mariatul Kiptiah Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Melisa Melisa Merry Krisdayanti Mikaria, Mikaria Mohammad Mathuro Muhajir Muhajir Muhamad Supriadi Muhammad Fachrurrozi Bafadal Muhammad Iqbal Muhammad Jailani Muhammad Nur imanulyaqin Muhammad Supriadi, Muhammad Muhammad Syawaludin Nadiah Nadiah Nina Ayuni Nining Ismiyani Novia Elisabet Nurkhotimah, Siti Nurul Fadilah Nurul Fahira Okianna Okianna Okianna Okianna Oktapiani Risti Pamilu, Suryo Pandu, Kristian Trikurnianto Pina Pina Pudjiastuti, Sri Rahayu Purnama, Shilmy Putra, Dede Yas Putri Meiensi Rahayu, Novia Sri Restu Bumi, Dea Tami Ria Andriani Ria, Hildegardis Rini Musdalifah Rokiaske Rokiaske Rokiaske, Rokiaske Rub’i, Muhammad Anwar Rum Rosyid Rum Rosyid Rum Rosyid Rustiyarso Rustiyarso Rustiyarso, Rustiyarso Sari, Iga Fiolita Scolastika, Gracia Efra Shilmy Siska Rahayu Sisna Sisna Soni Harsono Sri Buwono . Sri Hartini Suardi Suardi Sulanda, Sulanda Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini Sulistyarini, Sulistyarini Sulviani, Sulviani Superman Superman Suriyanisa Suriyanisa Suriyanisa, Suriyanisa Sutoyo Budiharto Syamsuri SYAMSURI Syamsuri Syamsuri Syariefudin, Muhammad Tenggon, Tenggon Tomi, Tomi Tri Utami Tri Utami Tri Utami Venny Karolina Venny Karolina Vhiasyah Raeinady Vhicka Cantika Vincent Obedly Wisely Wahyudi, Subhi Wahyuni, Fauziah Sri Wela Sri Ardian Wisely, Vincent Obedly Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa, Witarsa Yohanes Bahari Yudhistira Oscar Olendo Yumiantika Yusawinur Barella Yuver Kusnoto