p-Index From 2021 - 2026
10.873
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Jurnal Tamaddun QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Jurnal Psikologi Malahayati Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Al-Mujahidah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Jendela Pendidikan Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan MAUIZHAH JURNAL KAJIAN KEISLAMAN TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Journal Transformation of Mandalika Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Indonesian Research Journal on Education Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Multidisiplin Sahombu Muslim Heritage Lentera: Multidisciplinary Studies Journal of Law, Education and Business Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Journal of Management Accounting, Tax and Production Cendikia Pendidikan Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Journal of Education Transportation and Business AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Journal of Media, Sciences and Education Lentera: Multidisciplinary Studies Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Journal of Constitutional, Law and Human Rights
Claim Missing Document
Check
Articles

Legalitas Transaksi Jual Beli Online dalam Perspektif Fiqih Muamalah Mardiyah; Chanifudin; Abdul wahab
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v5i2.9810

Abstract

The rapid development of digital technology has given rise to new forms of economic transactions, one of which is online buying and selling conducted through digital platforms and internet networks. This phenomenon raises various legal issues from the perspective of fiqh muamalah, particularly concerning the validity of contracts, fulfillment of the pillars and conditions of sale, and the potential presence of prohibited elements such as gharar, tadlis, and dharar. This article aims to analyze the legality of online buying and selling transactions from the perspective of fiqh muamalah using a normative qualitative approach based on library research. The study finds that online buying and selling transactions are basically permissible in Islamic law as long as they fulfill the pillars and conditions of sale, including the presence of contracting parties, clear objects of contract, offer and acceptance (ijab and qabul), and the absence of prohibited elements. Online sale contracts may be analogized to salam contracts or bai’ al-mu’athah, depending on the transaction mechanism. Thus, online buying and selling has legal validity in fiqh muamalah as long as it is conducted in accordance with the principles of justice, honesty, and public benefit. Keywords: online buying and selling, fiqh muamalah, contract, legal validity.
FIQH PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF KLASIK DAN MODERN Mhd. Maulana Ansori; Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v5i2.9811

Abstract

This article discusses educational fiqh from classical and modern perspectives as a normative framework that guides the practice of Islamic education. This study aims to analyze the basic concepts of educational fiqh, the characteristics of classical and modern thought, and their implications for contemporary Islamic educational practice. Using a qualitative approach using library research methods, this article examines primary and secondary sources relevant to the theme of Islamic fiqh and education. The results of the study indicate that classical educational fiqh emphasizes normative, ethical, and transcendental aspects with an orientation toward the formation of morals and scientific etiquette. Meanwhile, modern educational fiqh develops contextually with a maqāṣid al-syarī‘ah approach, integrative, and responsive to the challenges of the times. A comparative analysis reveals that the two perspectives are complementary. Therefore, the future development of educational fiqh needs to integrate classical values ​​with a modern approach so that Islamic education remains relevant, just, and oriented towards the welfare of the community. Keywords: Educational fiqh, Islamic education, Classical perspective, Modern perspective, Maqāṣid al-syarī‘ah.
Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Perspektif Fikih Faridah Faridah; Chanifudin Chanifudin
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum pendidikan Islam dalam perspektif fikih, dengan fokus pada bagaimana prinsip-prinsip hukum Islam diterapkan dalam perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum pendidikan. Kajian ini didasarkan pada kebutuhan untuk memastikan keselarasan antara nilai-nilai Islam dan praktik pendidikan, khususnya dalam membentuk generasi yang berkarakter Islami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari dokumen kurikulum pendidikan Islam yang relevan. Analisis dilakukan dengan cara menafsirkan prinsip-prinsip fikih yang terkait dengan pendidikan, seperti kewajiban menuntut ilmu, prioritas ilmu yang diajarkan, dan pembentukan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan Islam dalam perspektif fikih menekankan integrasi antara ilmu agama dan ilmu duniawi, dengan tujuan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan material peserta didik. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kurikulum berbasis fikih, terutama dalam konteks modern yang dinamis, serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman.
Modernisasi Pendidikan Islam Menurut Nurcholish Madjid Sri Norafiza; Chanifudin Chanifudin
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5404

Abstract

Modernisasi pendidikan merupakan upaya pembaharuan yang   bertujuan menjawab tantangan zaman dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur yang mendasari kehidupan masyarakat. Nurcholish Madjid seorang pemikir Islam terkemuka megajukan gagasan bahwa pendidikan modern harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana modernisasi pendidikan dalam pesantren menurut Nurcholish Madjid. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah library research atau penelitian kepustakaan dengan sumber-sumber tertulis sebagai data utama. Sedangkan hasil dari penelitian ini adalah modernisasi pendidikan yang berkaitan dengan teknologi dan perkembangan zaman. selain itu, modernisasi menurut nurcholish madjid menekankan pada pentingnya integrasi antara ilmu agama dan sains untuk menciptakan generasi yang berilmu, kritis, dan berakhlak. modernisasi pendidikan islam juga bertujuan untuk menyeimbangkan antara nilai-nilai religius dan kemajuan teknologi tanpa menghilangkan esensi ajaran Islam. Membicarakan tentang tujuan modernisasi pendidikan Islam maka tidak Bisa dilepaskan dengan tujuan hidup dari manusia, perlu diingat bahwa pendidikan sekedar alat Yang digunakan manusia untuk mensejahterakan dan merawat kelanjutan hidupnya, baik itu dari Segi individu maupun sebagai masyarakat. Maka, tujuan dari modernisasi dalam pendidikan Islam harus selaras dengan kebutuhan dan tuntutan yang sedang dihadapi manusia.
Aktualisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Fiqh Azizah Azizah; Chanifudin Chanifudin
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5366

Abstract

Fikih dalam konteks penddikan islam merujuk pada ilmu yang membahas dan mengatur segala aspek kehidupan manusia berdasarkan ajaran alqur’an. dan sunnah nabi saw. pendidikan yang bearti mendidik, fikih yang bearti pemahaman atau pengetahuan yang mendalam. dalam pengertian yang luas fikih mencakup berbagai disiplin lmu yang mengatur hubungan manusia dengan Allah. dalam pendidikan agama islam fiqih memainkan peran penting dalam membentuk krakter moral peserta didik. melalui pembelajaran fiqih peserta didik diajarkan tentang hukum-hukum islam yang berkaitan dengan fiqih ibadah. seperti, thaharah, shalat. puasa. Pertama, Thaharah, yang meliputi pengertian Thaharah Yang dimaksud dengan thaharah dari sisi etimologi adalah bersuci.Air mensucikan najis yang dimaksud disini adalah  Apabila ada air yang sedikit menjadi najis dengan bersentuhan dengan najis, tetapi tidak mengalami perubahan sifat apapun. Najis-najis yaitu anjing, babi, bangkai, darah, mani, nanah, kencing, sisa binatang muntah, madzi dan wadzi. Alat-alat mensucikan menurut mazhab hanafi dan maliki seperti air muthlaq walaupun air musta’mal, Benda cair yang suci, Menggosok, Mengusap yang dapat menghilangkan bekas najis, Pakaian panjang yang dipakai menyentuh tanah yang najis dan kemudian menyentuh tanah yang suci secara berulang kali, Mengerik sedangka menurut mazhab syafi’i dan hambali memiliki empat pendapat yaitu Air muthlak, Tanah Menyucikan yang tidak digunakan untuk kefardhuan dan tidak tercampur dengan sesuatu yang lain, Samak, Takhollul, Kedua, Shalat. Yang meliputi Pengertian Shalat yang dimaksud dengan shalat Sedangkan menurut terminologi para ulama fiqih, shalat adalah sejumlah gerakan dan ucapan yang diawali dengan takbir, diakhiri dengan salam, dengan syarat-syarat tertentu. Hukum Shalat yaitu hukumnya shalat itu terbagi menjadi empat, pertama, fardhu ain, yaitu seperti shalat lima waktu. Kedua: fardhu kifayah, yaitu seperti shalat jenazah. Ketiga: wajib, yaitu seperti shalat witir, atau shalat Ied, atau juga mengqadha shalat sunnah yang dianggap tidak sah dalam pelaksanaanmya. Keempat: shalat nafilah, baik itu yang disunnahkan ataupun dianjurkan. Ketiga, puasa yang meliputi hukum puasa Berpuasa di bulan Ramadhan hukumnya fardhu ain bagi setiap mukallaf yang mampu untuk melakukannya. Rukun Puasa menurut madzhab Hanafi dan Hambali hanya memiliki satu rukun saja, yaitu menahan diri dari segala hal yang membatalkan. Sedangkan untuk pendapat madzhab Asy-Syafi'i dan Maliki ada dua pedapat yang berbeda, sebagian mereka berpendapat bahwa puasa itu ada dua rukun yaitu menahan diri, dan niat. Puasa yang diharamkan Ada beberapa hari yang diharamkan bagi siapa pun untuk melakukan puasa menurut syariat Islam, di antaranya adalah berpuasa pada hari raya idul fitri, berpuasa pada hari raya idul adha, dan berpuasa pada hari tasyriq.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Syafe'i, Syafe'i; Chanifudin, Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.9838

Abstract

The advancement of digital technology has propelled the use of social media as an innovative learning resource, including in Islamic Religious Education (PAI). This study aims to analyze the utilization of social media as a PAI learning source based on prior research findings. Employing a qualitative approach through journal review (literature review), data were sourced from reputable national and international scholarly articles on social media, learning innovation, and PAI. Data analysis utilized content analysis techniques to identify forms of utilization, contributions, and challenges of social media in PAI learning. Findings reveal that platforms like YouTube, Instagram, TikTok, WhatsApp, Telegram, and Facebook serve as supplementary learning resources that enhance access to materials, student motivation, and engagement. However, challenges persist, including inconsistent content quality and risks of unverified religious information. Thus, content curation, strengthened digital literacy, and pedagogical integration by teachers are essential to align social media use with PAI learning objectives under the Merdeka Curriculum
INTEGRASI NILAI-NILAI FIKIH DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Sari Haryati; Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.10227

Abstract

Artikel ini mengkaji integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat dimensi normatif dan amaliyah pembelajaran. Fikih dipahami tidak hanya sebagai ilmu hukum Islam, tetapi juga sebagai sistem nilai yang membimbing perilaku individu dan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap buku-buku klasik dan kontemporer serta jurnal ilmiah nasional yang relevan dengan pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fikih dapat dilakukan secara sistematis melalui perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan materi dan konten kurikulum, penerapan metode dan strategi pembelajaran kontekstual, serta evaluasi pembelajaran yang menekankan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Integrasi tersebut berimplikasi positif terhadap penguatan praktik pedagogis, pembentukan karakter sosial dan moral peserta didik, serta pengembangan kelembagaan pendidikan Islam. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum merupakan kebutuhan penting agar pendidikan Islam tetap relevan, holistik, dan responsif terhadap tantangan sosial kontemporer. Kata kunci: kurikulum pendidikan Islam, fikih, integrasi nilai, pembelajaran kontekstual.
ANALISIS USHUL FIQH SEBAGAI FONDANSI PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM Hazani, Hazani; Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.10228

Abstract

Ushul fiqh merupakan bidang keilmuan pokok dalam studi hukum Islam yang berperan sebagai kerangka metodologis dalam penetapan serta pengembangan hukum. Artikel ini bertujuan mengkaji fungsi ushul fiqh sebagai landasan epistemologis dan metodologis dalam pengembangan hukum Islam, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan persoalan-persoalan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan di bidang ushul fiqh. Pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip utama ushul fiqh, meliputi sumber-sumber hukum, metode istinbāṭ al-aḥkām, kaidah kebahasaan, serta konsep maqāṣid al-sharī‘ah. Temuan kajian menunjukkan bahwa ushul fiqh tidak semata-mata berfungsi sebagai perangkat penalaran normatif, melainkan juga sebagai instrumen yang bersifat dinamis dan adaptif dalam merespons perkembangan zaman tanpa mengabaikan otoritas teks-teks syar‘i. Oleh karena itu, penguatan dan pengembangan kajian ushul fiqh menjadi syarat utama bagi pembaruan hukum Islam yang kontekstual, sistematis, dan berkesinambungan. Kata Kunci: Ushul Fiqh; Hukum Islam; Ijtihad; Maqāṣid al-Sharī‘ah; Metodologi Hukum
Implementasi pendidikan karakter pada peserta didik melalui budaya sekolah Efi Nur Amira; Ferry Irawan Saputra; Selly Pitia; Chanifudin
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i3.3149

Abstract

The formation of student personality is significantly influenced by character education in schools, which aims to instill moral, ethical, and social values in everyday life. This study aims to explore how school culture can effectively implement character education. The research employs a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation studies. The findings reveal that a conducive school culture plays a crucial role in shaping students’ character. Consistent discipline, positive role modeling from teachers and staff, and well-structured extracurricular activities are key factors in character development. Furthermore, values such as integrity, responsibility, cooperation, and social awareness are embedded through routine school activities, including ceremonies, group work, and social programs. The integration of character education into school culture not only enhances students’ academic performance but also develops individuals with strong moral values and high competitiveness. Therefore, schools hold a strategic role in producing a generation that is not only intellectually competent but also possesses strong character to face global challenges
Co-Authors , Najwa Az-Zahra Abdul Wahab Adha, Haidil afida, nurul Afriani, Lenny Ahmad Madany Alfin Nurofikoh Ammar, Ammar Amrina Rosyada Ansori, M. ZAKARIYA AL Arif Rahmadhani Arhan Asmawati, Sri Astika, Lusi ASWATI, FAJAR Ayu, Ayu Azizah Azizah Azrin, Hasnita Chinta Fatharani Efi Nur Amira Efi Nur Amira Elmiah, Tanti Erlin Sarwila Erlina , Gusti Erna Sulistia Eti Susanti Fariati, Betti Faridah Faridah Fatma Zahra Febriyani, Safna Ferry Irawan Saputra Ferry Irawan Saputra Fitri Barokah Fitri Oktofia Fitriany, Rany Haris Septian Hartati, Lis Hazani, Hazani Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilma Safitri Irna Saputri Ivonesti, Syarifah Jamiatussoleha, Siti Junianti, Resty Karimah, Siti karmila karmila Kurnia Eka Sari Laili, Laili Listiani, Elsita Luqman Bin Haji Abdullah Mahsuri, Mahsuri MARDIANA Mardiyah Marlizayani, Marlizayani Maya Hijratunnisak Mesi Angela Mhd. Fikri Hidayat Mhd. Maulana Ansori Mochamad Yogie Alfikri Muhamad Fazli Muhammad Nurin MUHAMMAD SYAFIQ Mulyanti, Hikmah Mustika, Siti Mardian Nabila, Mir’atun Nadia Syarinur Nadila Juanda Najwa Az-Zahra Nasrun Harahap Nopita, Rini Nor Susilawati Nova Riska Safitri Novia Ulfa Novita, Ika Nur Evisa, Siti Nuratika, Nuratika Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurhasanah Putri Nilasari Nuriyati, Tuti Pajriati, Desi Pangestu, Endy Dharma Putri Nopiani Putri, Nurlidia Rahayu Ratna Ningsih, Sri Rahmah Fitri, Dwi raihanaaulia Raja Selvia Fazira Ramadhan, Firly Reski Lestari Rini Nopita Ritonga, Supardi Robi'ah, Robi'ah Rofiki, Sahari Rosalinda Rosalinda Rusnawati Rusnawati, Rusnawati Sa'diah, Halimatu Safira, Imas Indah Salsabila Inda Rafifah Santi Nurul Fianti Saputri, Hesti Agusti Sari Haryati Sari, Zalia Selly Pitia Selly Pitia seri astuti Sistya Pratiwi Siti Nur Kholifah Siti Zulaikha Sofia Erlinda Sri Handayani Sri Hartati Sri Norafiza Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sufia, Neng Suhernawati, Suhernawati Suheryeni Sukma Ningsih Suprapto, Muhammad Suseno Suseno Suswanto Suswanto, Suswanto Syafe'i, Syafe'i Syah, M. Maulidiyan Syahada, Putri Syamira, Syamira Tekwana, Peryoly Tengku Monita Dawani Tuti Nuriyati ulfa, maya - Wahyudha, Rizki Arzi Widia Kurniasih Yanda, Mhd Yulia Pratiwi Zuraida, Siti