p-Index From 2021 - 2026
10.805
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Jurnal Tamaddun QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Jurnal Psikologi Malahayati Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Al-Mujahidah : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Jendela Pendidikan Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran MAUIZHAH JURNAL KAJIAN KEISLAMAN TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Journal Transformation of Mandalika Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Indonesian Research Journal on Education Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Multidisiplin Sahombu Muslim Heritage Lentera: Multidisciplinary Studies Journal of Law, Education and Business Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Journal of Management Accounting, Tax and Production Cendikia Pendidikan Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah DEWANTECH MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Journal of Education Transportation and Business AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Journal of Media, Sciences and Education Lentera: Multidisciplinary Studies Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Journal of Constitutional, Law and Human Rights
Claim Missing Document
Check
Articles

Aktualisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Fiqh Azizah Azizah; Chanifudin Chanifudin
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5366

Abstract

Fikih dalam konteks penddikan islam merujuk pada ilmu yang membahas dan mengatur segala aspek kehidupan manusia berdasarkan ajaran alqur’an. dan sunnah nabi saw. pendidikan yang bearti mendidik, fikih yang bearti pemahaman atau pengetahuan yang mendalam. dalam pengertian yang luas fikih mencakup berbagai disiplin lmu yang mengatur hubungan manusia dengan Allah. dalam pendidikan agama islam fiqih memainkan peran penting dalam membentuk krakter moral peserta didik. melalui pembelajaran fiqih peserta didik diajarkan tentang hukum-hukum islam yang berkaitan dengan fiqih ibadah. seperti, thaharah, shalat. puasa. Pertama, Thaharah, yang meliputi pengertian Thaharah Yang dimaksud dengan thaharah dari sisi etimologi adalah bersuci.Air mensucikan najis yang dimaksud disini adalah  Apabila ada air yang sedikit menjadi najis dengan bersentuhan dengan najis, tetapi tidak mengalami perubahan sifat apapun. Najis-najis yaitu anjing, babi, bangkai, darah, mani, nanah, kencing, sisa binatang muntah, madzi dan wadzi. Alat-alat mensucikan menurut mazhab hanafi dan maliki seperti air muthlaq walaupun air musta’mal, Benda cair yang suci, Menggosok, Mengusap yang dapat menghilangkan bekas najis, Pakaian panjang yang dipakai menyentuh tanah yang najis dan kemudian menyentuh tanah yang suci secara berulang kali, Mengerik sedangka menurut mazhab syafi’i dan hambali memiliki empat pendapat yaitu Air muthlak, Tanah Menyucikan yang tidak digunakan untuk kefardhuan dan tidak tercampur dengan sesuatu yang lain, Samak, Takhollul, Kedua, Shalat. Yang meliputi Pengertian Shalat yang dimaksud dengan shalat Sedangkan menurut terminologi para ulama fiqih, shalat adalah sejumlah gerakan dan ucapan yang diawali dengan takbir, diakhiri dengan salam, dengan syarat-syarat tertentu. Hukum Shalat yaitu hukumnya shalat itu terbagi menjadi empat, pertama, fardhu ain, yaitu seperti shalat lima waktu. Kedua: fardhu kifayah, yaitu seperti shalat jenazah. Ketiga: wajib, yaitu seperti shalat witir, atau shalat Ied, atau juga mengqadha shalat sunnah yang dianggap tidak sah dalam pelaksanaanmya. Keempat: shalat nafilah, baik itu yang disunnahkan ataupun dianjurkan. Ketiga, puasa yang meliputi hukum puasa Berpuasa di bulan Ramadhan hukumnya fardhu ain bagi setiap mukallaf yang mampu untuk melakukannya. Rukun Puasa menurut madzhab Hanafi dan Hambali hanya memiliki satu rukun saja, yaitu menahan diri dari segala hal yang membatalkan. Sedangkan untuk pendapat madzhab Asy-Syafi'i dan Maliki ada dua pedapat yang berbeda, sebagian mereka berpendapat bahwa puasa itu ada dua rukun yaitu menahan diri, dan niat. Puasa yang diharamkan Ada beberapa hari yang diharamkan bagi siapa pun untuk melakukan puasa menurut syariat Islam, di antaranya adalah berpuasa pada hari raya idul fitri, berpuasa pada hari raya idul adha, dan berpuasa pada hari tasyriq.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Syafe'i, Syafe'i; Chanifudin, Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.9838

Abstract

The advancement of digital technology has propelled the use of social media as an innovative learning resource, including in Islamic Religious Education (PAI). This study aims to analyze the utilization of social media as a PAI learning source based on prior research findings. Employing a qualitative approach through journal review (literature review), data were sourced from reputable national and international scholarly articles on social media, learning innovation, and PAI. Data analysis utilized content analysis techniques to identify forms of utilization, contributions, and challenges of social media in PAI learning. Findings reveal that platforms like YouTube, Instagram, TikTok, WhatsApp, Telegram, and Facebook serve as supplementary learning resources that enhance access to materials, student motivation, and engagement. However, challenges persist, including inconsistent content quality and risks of unverified religious information. Thus, content curation, strengthened digital literacy, and pedagogical integration by teachers are essential to align social media use with PAI learning objectives under the Merdeka Curriculum
INTEGRASI NILAI-NILAI FIKIH DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Sari Haryati; Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.10227

Abstract

Artikel ini mengkaji integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat dimensi normatif dan amaliyah pembelajaran. Fikih dipahami tidak hanya sebagai ilmu hukum Islam, tetapi juga sebagai sistem nilai yang membimbing perilaku individu dan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap buku-buku klasik dan kontemporer serta jurnal ilmiah nasional yang relevan dengan pendidikan Islam dan pengembangan kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fikih dapat dilakukan secara sistematis melalui perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan materi dan konten kurikulum, penerapan metode dan strategi pembelajaran kontekstual, serta evaluasi pembelajaran yang menekankan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Integrasi tersebut berimplikasi positif terhadap penguatan praktik pedagogis, pembentukan karakter sosial dan moral peserta didik, serta pengembangan kelembagaan pendidikan Islam. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai fikih dalam kurikulum merupakan kebutuhan penting agar pendidikan Islam tetap relevan, holistik, dan responsif terhadap tantangan sosial kontemporer. Kata kunci: kurikulum pendidikan Islam, fikih, integrasi nilai, pembelajaran kontekstual.
ANALISIS USHUL FIQH SEBAGAI FONDANSI PENGEMBANGAN HUKUM ISLAM Hazani, Hazani; Chanifudin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v6i1.10228

Abstract

Ushul fiqh merupakan bidang keilmuan pokok dalam studi hukum Islam yang berperan sebagai kerangka metodologis dalam penetapan serta pengembangan hukum. Artikel ini bertujuan mengkaji fungsi ushul fiqh sebagai landasan epistemologis dan metodologis dalam pengembangan hukum Islam, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan persoalan-persoalan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan di bidang ushul fiqh. Pembahasan difokuskan pada prinsip-prinsip utama ushul fiqh, meliputi sumber-sumber hukum, metode istinbāṭ al-aḥkām, kaidah kebahasaan, serta konsep maqāṣid al-sharī‘ah. Temuan kajian menunjukkan bahwa ushul fiqh tidak semata-mata berfungsi sebagai perangkat penalaran normatif, melainkan juga sebagai instrumen yang bersifat dinamis dan adaptif dalam merespons perkembangan zaman tanpa mengabaikan otoritas teks-teks syar‘i. Oleh karena itu, penguatan dan pengembangan kajian ushul fiqh menjadi syarat utama bagi pembaruan hukum Islam yang kontekstual, sistematis, dan berkesinambungan. Kata Kunci: Ushul Fiqh; Hukum Islam; Ijtihad; Maqāṣid al-Sharī‘ah; Metodologi Hukum
Implementasi pendidikan karakter pada peserta didik melalui budaya sekolah Efi Nur Amira; Ferry Irawan Saputra; Selly Pitia; Chanifudin
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i3.3149

Abstract

The formation of student personality is significantly influenced by character education in schools, which aims to instill moral, ethical, and social values in everyday life. This study aims to explore how school culture can effectively implement character education. The research employs a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation studies. The findings reveal that a conducive school culture plays a crucial role in shaping students’ character. Consistent discipline, positive role modeling from teachers and staff, and well-structured extracurricular activities are key factors in character development. Furthermore, values such as integrity, responsibility, cooperation, and social awareness are embedded through routine school activities, including ceremonies, group work, and social programs. The integration of character education into school culture not only enhances students’ academic performance but also develops individuals with strong moral values and high competitiveness. Therefore, schools hold a strategic role in producing a generation that is not only intellectually competent but also possesses strong character to face global challenges
Pembelajaran Fiqih Berorientasi Capaian Hasil Belajar (Outcome-Based Education) dalam Pendidikan Islam Febby Erika; Chanifudin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.516

Abstract

This study aims to examine the implementation of Outcome-Based Education (OBE) in fiqh learning within Islamic Religious Education. It employs a qualitative approach using a library research method by analyzing relevant scholarly literature from the past ten years. The findings indicate that OBE provides a systematic framework to reconstruct fiqh learning through the integration of learning outcomes, pedagogical strategies, and assessment. Learning outcomes are formulated to be specific, measurable, and inclusive of cognitive, affective, and psychomotor domains. Student-centered strategies, such as problem-based learning and case studies, are shown to enhance critical and applicative thinking skills. Authentic assessment methods, including portfolios and performance assessments, are more effective in measuring holistic competencies than traditional written tests. However, challenges remain in terms of teachers’ readiness, the validity of affective assessment, and institutional support. This study concludes that the alignment between learning outcomes, strategies, and assessment is essential for effective OBE-based fiqh learning
Fiqih dan Pendidikan Karakter di Era Modern: Tinjauan Literatur Endy Dharma Pangestu; Chanifudin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.562

Abstract

This study aims to examine the role of fiqh in character education for students in the modern era through a systematic literature review approach. The background of this research is based on the increasing moral challenges faced by the younger generation due to technological advancement, globalization of values, and rapid social change, which require strengthening character education based on Islamic values. The research method employed is a systematic literature review of journal articles, academic books, and empirical studies published over the past ten years from reputable scientific sources. The findings indicate that fiqh has a significant contribution to the development of students’ character, particularly in aspects such as religiosity, discipline, responsibility, honesty, tolerance, and social awareness. Fiqh learning that is implemented through contextual approaches, value habituation, practical activities, and teacher role modeling has proven effective in bridging theoretical understanding of Islamic law with its application in daily life. Furthermore, fiqh is adaptive and relevant to be developed within the context of character education in the digital era without neglecting the principles of Islamic law. This study concludes that the integration of fiqh and character education serves as an essential foundation for developing holistic, contextual, and responsive Islamic education in facing modern challenges
MODEL PEMBELAJARAN FIQIH BERBASIS TEORI BELAJAR MODERN Rika Riauwati; Chanifudin
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 21 No. 1 (2026): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v21i1.373

Abstract

The development of 21st-century education requires a reorientation of learning models, including in Fiqh instruction within Islamic education. In practice, Fiqh learning is still dominated by traditional approaches that emphasize memorization and lectures, resulting in low student engagement and limited meaningful understanding. This study aims to formulate a Fiqh learning model based on the integration of modern learning theories, namely liberal learning, cognitive constructivism, social constructivism, and contextual learning. Using a qualitative approach with a library research method, this study analyzes and synthesizes relevant literature from books and scholarly journals related to learning theories, Fiqh education, and Islamic pedagogy. The findings indicate that integrating Cooperative Learning, Problem-Based Learning, and Contextual Teaching and Learning within a modern theoretical framework can enhance students’ active participation, critical thinking, social interaction, and contextual understanding of Fiqh concepts. This integrative model contributes theoretically to the development of holistic Fiqh pedagogy and practically offers guidance for educators to design more relevant and meaningful learning experiences in contemporary Islamic education.
Kurikulum Merdeka: Dampak Peningkatan Beban Administrasi Guru terhadap Efektivitas Pembelajaran Amrina Rosyada; Putri Syahada; Chanifudin Chanifudin
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.491

Abstract

Kurikulum merupakan seperangkat rencana yang berisi tujuan, isi, metode, evaluasi pembelajaran yang menjadi pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Salah satu kurikulum yang baru diciptakan dikenal dengan kurikulum merdeka yang mana menghadirkan perubahan signifikan terhadap pemangku pendidikan. Di mana terjadi peningkatan beban administrasi bagi seorang guru. Peningkatan beban yang dimaksudkan meliputi ketentuan dalam penyusunan RPP, pelaporan capaian pembelajaran serta evaluasi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan beban administrasi guru dalam kurikulum merdeka dan dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode library research yang merujuk dari berbagai sumber data. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dampak peningkatan beban administrasi guru dalam kurikulum merdeka meliputi waktu yang terbuang, peningkatan stress, mengurangi kolaborasi, dan inovasi terhambat, serta biaya tambahan. Sehingga hal ini tentunya dapat mempengaruhi efektivitas pembelajaran di dalam kelas.
Co-Authors Abdul Wahab Adha, Haidil afida, nurul Afriani, Lenny Ahmad Madany Alfin Nurofikoh Ammar, Ammar Amrina Rosyada Ansori, M. ZAKARIYA AL Arif Rahmadhani Arhan Asmawati, Sri Astika, Lusi ASWATI, FAJAR Ayu, Ayu Azizah Azizah Azrin, Hasnita Chinta Fatharani Efi Nur Amira Efi Nur Amira Elmiah, Tanti Endy Dharma Pangestu Erlin Sarwila Erlina , Gusti Erna Sulistia Eti Susanti Fariati, Betti Faridah Faridah Fatma Zahra Febby Erika Febriyani, Safna Ferry Irawan Saputra Ferry Irawan Saputra Fitri Barokah Fitri Oktofia Fitriany, Rany Haris Septian Hartati, Lis Hazani, Hazani Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilma Safitri Irna Saputri Jamiatussoleha, Siti Junianti, Resty Karimah, Siti karmila karmila Laili, Laili Listiani, Elsita Luqman Bin Haji Abdullah Mahsuri, Mahsuri MARDIANA Mardiyah Marlizayani, Marlizayani Maya Hijratunnisak Mesi Angela Mhd. Fikri Hidayat Mhd. Maulana Ansori Mochamad Yogie Alfikri Muhammad Nurin Mulyanti, Hikmah Mustika, Siti Mardian Nabila, Mir’atun Nadia Syarinur Nadila Juanda Najwa Az-Zahra Nasrun Harahap Nopita, Rini Nor Susilawati Nova Riska Safitri Novia Ulfa Novita, Ika Nur Evisa, Siti Nuratika, Nuratika Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurhasanah Putri Nilasari Nuriyati, Tuti Pajriati, Desi Pangestu, Endy Dharma Putri Nopiani Putri Syahada Putri, Nurlidia Rahayu Ratna Ningsih, Sri Rahmah Fitri, Dwi raihanaaulia Raja Selvia Fazira Ramadhan, Firly Reski Lestari Rika Riauwati Rini Nopita Ritonga, Supardi Robi'ah, Robi'ah Rofiki, Sahari Rosalinda Rosalinda Rusnawati Rusnawati, Rusnawati Sa'diah, Halimatu Safira, Imas Indah Salsabila Inda Rafifah Santi Nurul Fianti Saputri, Hesti Agusti Sari Haryati Sari, Zalia Selly Pitia Selly Pitia seri astuti Sistya Pratiwi Siti Nur Kholifah Siti Zulaikha Sri Handayani Sri Hartati Sri Norafiza Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sufia, Neng Suhernawati, Suhernawati Suheryeni Sukma Ningsih Suprapto, Muhammad Suseno Suseno Suswanto Suswanto, Suswanto Syafe'i, Syafe'i Syah, M. Maulidiyan Syamira, Syamira Syarifah Ivonesti Tekwana, Peryoly Tengku Monita Dawani Tuti Nuriyati ulfa, maya - Wahyudha, Rizki Arzi Widia Kurniasih Yanda, Mhd Yulia Pratiwi Zuraida, Siti